Meimonews.com – Gerak cepat tanggap darurat ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang.

Itu terlihat ketika terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 SR mengguncang wilayah barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Senin (8/6/2026) pagi, Pemkot Manado lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado langsung membentuk Satgas (Satgas),

‘Kami segera membentuk Tim Satgas untuk memantau kondisi di sekitar pesisir kota Manado dan berkoordinasi dgn aparat di wilayah kecamatan dan kelurahan terutama yang berada di pesisir kota Manado,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Manado Donald Sabuaga kepada Meimonews.com, usai memantau lokasi di pesisir teluk Manado.

Lokasi yang dimaksud adalah di kawasan Boulevard Megamas, Sindulang Tumumpa, Bailang, Malalayang, Bahu, Bunaken Pesisir, Kawasan Pelabuhan dan Reklamasi.

Walikota dan.Wakil.Walikota, menurut Sambuaga, mengimbau agar masyarakat tetap waspada namun tidak panik serta segera mencermati kondisi alam apakah ada tanda tanda di laut seperti penurunan muka air laut atau tidak, dan segera melaporkan
Ke BPBD dan Pemkot lewat layanan telegon 112.

Diungkapkan, hingga saat ini (wawancara), belum ada laporan resmi mengenai kerusakan atau korban di Kota Manado akibat gempa tersebut. (elka)

Meimonews,com – Guna meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan daerah serta mendukung penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran, Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut menggelar Sosialisasi, Labeling dan Hunting Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang dirangkaikan dengan Inspeksi Mendadak (Sidak) di SPBU secara serentak di seluruh wilayah Sulawesi Utara, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan ini dipimpin Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen bersama jajaran, di dampingi Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sulawesi Utara beserta jajaran, Ditlantas Polda Sulut, Ditreskrim Polda Sulut, Polresta Manado, serta seluruh UPTD PPD Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara yang berkolaborasi dengan Polres di masing-masing wilayah.

Melalui kegiatan ini, petugas melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi guna memastikan penerima manfaat sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus melakukan pemeriksaan kesesuaian identitas kendaraan, status pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta pelunasan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Selain sebagai upaya pengawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan tepat waktu, yang hasilnya digunakan untuk mendukung pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik di Sulut.

Pemerintah Sulut berharap melalui sinergi lintas instansi ini dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak, mengoptimalkan penerimaan daerah, serta memastikan distribusi BBM subsidi berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku. (elka)

Meimonews.com – Wakil Menteri (Wamen) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI Veronika Tan mengadakan kunjungan kerja ke Manado, Sabtu (6/6/2026).

Wamen diterima Walikota Manado Andrei Angouw di dampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Manado Irene Angouw Pinontoan.

Kunjungan kerja ini dilaksanakan dalam rangka meninjau pelaksanaan layanan perlindungan perempuan dan anak yang diberikan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPTD) PPA Kota Manado.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri PPPA meninjau secara langsung berbagai fasilitas layanan yang tersedia serta memperoleh pemaparan mengenai penanganan kasus yang sedang ditangani oleh UPTD PPA.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam upaya perlindungan perempuan dan anak dapat semakin diperkuat, sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal, responsif, dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Manado Lenda Pelealu beserta jajaran terkait. (elka)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan melakukan telusur akhir pekan di ruang perawatan pasien Irina B, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan yang dilakukan secara langsung di kamar-kamar pasien itu bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan serta kondisi fasilitas dan lingkungan perawatan tetap terjaga dengan baik.

Dalam kunjungannya, Dirut menyambangi pasien yang dirawat di Gedung Rawat Inap Irina B dan berinteraksi langsung dengan para pasien dan keluarga untuk mendengarkan berbagai masukan terkait pelayanan yang mereka terima selama menjalani perawatan.

Selain memantau kondisi ruangan dan sarana pendukung, Dirut juga menanyakan secara langsung kepada pasien mengenai pelayanan yang diberikan oleh dokter dan perawat, termasuk aspek keramahan, kesopanan, serta responsivitas tenaga kesehatan dalam melayani kebutuhan pasien.

“Bagaimana pelayanan dokter dan perawat ? Apakah mereka ramah dan sopan selama memberikan pelayanan?” tanya Dirut kepada sejumlah pasien.

Para pasien yang ditemui memberikan respons positif. Mereka mengaku puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan di RSUP Kandou dan merasa diperhatikan selama menjalani perawatan.

Tidak hanya melakukan pemantauan pelayanan, Dirut juga memberikan dukungan moril kepada pasien serta menyemangati mereka agar tetap optimistis dalam menjalani proses pengobatan dan pemulihan.

Dalam beberapa kesempatan, Dirut turut menyampaikan pesan-pesan rohani dan motivasi kepada pasien sebagai bentuk dukungan psikologis agar mereka tetap kuat menghadapi kondisi kesehatan yang dialami.

Kegiatan telusur akhir pekan ini merupakan bagian dari upaya manajemen RSUP Kandou untuk memastikan mutu pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar, sekaligus memperkuat komunikasi antara pimpinan rumah sakit dengan pasien sebagai penerima layanan. (Fer)

Meimonews.com – Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan menegaskan, keberhasilan rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik tidak hanya ditentukan oleh kompetensi tenaga kesehatan, tetapi juga oleh kerjasama seluruh elemen rumah sakit.

“Kerja tim harus menjadi budaya kerja di RSUP Kandou. Setiap bagian harus saling mendukung dan bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing demi peningkatan mutu pelayanan,” ujar Starry saat memimpin kegiatan telusur internal di RSUP Kandou Manado, Kamis (4/6/2026).

Saat melakukan telusuran sebagai upaya mastikan kesiapan rumah sakit menghadapi akreditasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat tersebut Dirut di dampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Penunjang Yune Laukati, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang, Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto, manajemen rumah sakit dan tim akreditasi.

Dalam telusur tersebut, jajaran direksi melakukan pemantauan langsung di sejumlah unit pelayanan yang menjadi fokus pemeriksaan, yakni Instalasi Rehabilitasi Medik, Intensive Care Unit (ICU), Instalasi Bedah Sentral (IBS), hingga area halaman dan lingkungan rumah sakit.

Selain meninjau kesiapan akreditasi bersama tim terkait, Direksi juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sumber daya manusia guna memastikan kepatuhan dan disiplin pegawai dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada pasien.

Dalam telusuran ini, berbagai aspek menjadi perhatian khusus Direksi mulai dari kondisi sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan. Saluran air yang mengalami penyumbatan turut menjadi objek pemantauan karena dinilai dapat memengaruhi kenyamanan dan keamanan lingkungan rumah sakit.

Perhatian juga diberikan terhadap kondisi ruangan-ruangan intensif, termasuk ketersediaan dan kelayakan fasilitas penunjang yang digunakan dalam pelayanan pasien kritis.

Dirut menegaskan setiap peralatan medis yang mengalami kerusakan, meskipun tergolong ringan, harus segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti secepatnya.

“Peralatan medis yang mengalami kerusakan ringan jangan dibiarkan. Harus segera dilaporkan untuk dilakukan tindak lanjut agar tidak mengganggu pelayanan kepada pasien,” ujarnya.

Kebersihan area pelayanan maupun lingkungan luar rumah sakit juga menjadi fokus utama dalam telusur tersebut. Menurutnya, kebersihan merupakan salah satu indikator penting dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berkualitas.

Usai melakukan telusur lapangan, Dirut bersama jajaran direksi langsung menggelar briefing dengan seluruh unit dan bagian terkait.

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing bagian diminta mempresentasikan hasil temuan selama telusur untuk dilakukan evaluasi bersama.

Dirut menegaskan, seluruh temuan yang diperoleh tidak boleh berhenti pada tahap laporan semata, melainkan harus segera ditindaklanjuti oleh unit terkait.

“Setelah telusur selesai, setiap bagian harus langsung melakukan tindak lanjut terhadap seluruh temuan. Perbaikan harus dilakukan secara cepat dan berkelanjutan demi peningkatan mutu layanan rumah sakit,” ujarnya.

Melalui kegiatan telusur internal ini, manajemen RSUP Kandou berharap seluruh unit pelayanan semakin siap menghadapi proses akreditasi serta mampu mempertahankan standar pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan terus melakukan telusuran guna memastikan pelayanan di rumah sakit yang dipimpinnya berjalan baik, terkontrol dan terpenuhinya kepuasan pasien.

Hal tersebut terlihat ketika Dirut melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus monitoring langsung ke sejumlah fasilitas vital rumah sakit unggulan di Indonesia Timur ini, Rabu (3/6/2026).

Langkah ini diambil guna memastikan pelayanan medis berjalan lebih cepat, efisien, dan berkualitas bagi masyarakat.

Fokus utama pemantauan kali ini tertuju pada alur distribusi obat dan kesiapan operasional di ruang farmasi.

Dirut menegaskan, ketersediaan obat dan kecepatan pelayanan farmasi merupakan salah satu kunci utama kepuasan pasien.

“Kami ingin memastikan tidak ada hambatan dalam distribusi obat. Sistem di ruang farmasi harus berjalan optimal agar pasien tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan hak mereka. Pelayanan yang cepat dan berkualitas adalah harga mati,” ujar Starry di sela sidak.

Selain sektor farmasi, Dirut juga memberikan perhatian serius pada aspek keselamatan pasien dengan memonitor langsung penguatan program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di lingkungan rumah sakit.

Menurut Dirut, penguatan PPI sangat krusial untuk menciptakan lingkungan rumah sakit yang aman, baik bagi pasien, pengunjung, maupun para tenaga medis yang bertugas.

Dalam telusuran tersebut, Dirut menginstruksikan seluruh jajaran kepala instalasi dan tenaga kesehatan untuk memperketat protokol kebersihan, sterilisasi alat medis, serta manajemen limbah klinis.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendongkrak mutu pelayanan RSUP Kandou Manado sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Utara. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting merupakan langkah penting dalam mempersiapkan masa depan bangsa, termasuk pembangunan sumber daya manusia di Kota Manado.

“Generasi saat ini harus lebih baik dari generasi sebelumnya, terutama dalam hal kualitas sumber daya manusia. Melalui upaya pencegahan stunting, kita menyiapkan generasi unggul sejak dini,” ujarnya ketika membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Kota Manado.

Kegiatan yang diadakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Rabu (3/6/2026) ini mengangkat tema Bersama Cegah Stunting, Wujudkan Generasi Manado yang Sehat, Cerdas, dan Berkualitas Unggul.

Hadir pada kegiatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Irene Angouw Pinontoan, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Asisten I Setda Kota Manado Julises Oehlers, Camat, Lurah, dan Ketua Lingkungan se-Kota Manado.

Selain itu, pengurus TP-PKK Kota Manado, Ketua TP-PKK Kecamatan dan Kelurahan, Kepala-kepala Puskesmas, kader Posyandu, serta undangan lainnya.

Generasi muda, sebut Walikota, harus dipersiapkan menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing, karena di masa depan mereka akan menghadapi berbagai tantangan dan persaingan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Menurut mantan Ketua DPRD Sulut ini, perhatian terhadap pemenuhan gizi dan kesehatan harus dimulai sejak masa kehamilan, perkembangan janin, hingga masa tumbuh kembang anak.

Dengan asupan yang sehat dan bergizi, diharapkan dapat tercipta sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Walikota meminta para Ketua Lingkungan untuk aktif melakukan pendataan dan identifikasi terkait program pencegahan serta percepatan penurunan stunting di wilayah masing-masing, dengan harapan angka stunting di Kota Manado dapat terus ditekan hingga tidak ada lagi kasus stunting di masa mendatang. (elka)

Meimonews.com – Wakil Walikota Manado Richard Sualang mengatakan, kehadiran Koperasi ASN diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

“Koperasi juga diharapkan menjadi wadah yang dikelola secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab demi mendukung kesejahteraan anggota secara berkelanjutan,” ujarnya ketika membuka kegiatan Sosialisasi Koperasi ASN Pemerintah Kota Manado di Aula Serbaguna Pemerintah Kota Manado, Selasa (2/6/2026).

Pemerintah Kota Manado, sebutnya.mewakili Walikota Manado Andrei Angouw, meyakini bahwa keberhasilan koperasi membutuhkan dukungan, partisipasi, dan komitmen seluruh anggota.

Dengan pengelolaan yang baik serta berpedoman pada ketentuan dan peraturan yang berlaku, koperasi dapat berkembang dan memberikan manfaat optimal bagi ASN.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Koperasi ASN Pemerintah Kota Manado dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan, meningkatkan kesejahteraan, serta mendukung produktivitas ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan dan Pembangunan Kelautan dan Perikanan.

Turut pula menerima Satylancana Wira Karya seperti ini adalah Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Gubernur Kepri Ansar Ahmad , Gubernur Kalteng Periode 2016-2024 Sugianto Sabran, Bupati Demak Eisti’anah, Bupati Pangkep Muhamad Yusran Lalogau, dan Kadis Perikanan dan Kelautan Jawa Timur Muhamad Isa Anshori.

Tanda Kehormatan ini diserahkan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian di Aula Sasana Bakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Diketahui, Satyalancana Wira Karya adalah tanda kehormatan sipil yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada warga negara Indonesia yang telah memberikan darma bakti dan kontribusi besar kepada negara.

Satyalancana ini adalah bentuk apresiasi negara atas jasa, inovasi, atau prestasi luar biasa di bidang tertentu yang memberikan manfaat bagi keselamatan, kesejahteraan, dan kemajuan bangsa.

Penerima penghargaan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden, setelah sebelumnya dilakukan verifikasi lapangan dan sidang dari tim penilai untuk kelayakan penerima.

Walikota Manado menerima tanda kehormatan ini sebagai bukti nyata bahwa kinerja pembangunan kelautan dan perikanan di Kota Manado telah mendapat pengakuan di tingkat nasional, terutama dengan kebijakan Walikota Manado terkait dengan pemanfaatan pesisir laut Kota Manado sebagai area ekonomi dan pembangunan.

Diketahui, sjak awal kepemimpinan Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil.Walikota Richard Sualang telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam memperkuat dan memberdayakan sektor ekonomi kreatif, khususnya melalui pemberdayaan Industri Kecil Menengah (IKM), UMKM, serta optimalisasi potensi pariwisata daerah.

​Langkah ini menjadi krusial karena ekonomi kreatif terbukti memberikan dampak berganda (multiplier effect) yang langsung dirasakan oleh masyarakat, mulai dari sektor kuliner, kriya, fashion, hingga pemanfaatan platform digital seperti Tabea Manado. (elka)

Meimonews.com – Jumat (29/5/2026) menjadi hari yang istimewa bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang.

Betapa tidak, di tanggal tersebut Pemkot Manado mencatatkan capaian membanggakan dengan meraih tiga prestasi signifikan dalam satu hari.

Prestasi tersebut mencakup pengelolaan keuangan daerah, penanganan kemiskinan dan stunting, serta inovasi pembiayaan pembangunan.

Pada siang hari, bertempat di Aula Kantor BPK Perwakilan Sulawesi Utara, Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Manado Tahun 2025 resmi memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Capaian ini menjadi yang kelima kalinya secara beruntun sejak tahun 2022.

LHP diserahkan oleh Kepala BPK Perwakilan Sulut Bombit Agus Mulyo dan diterima oleh Wakil Walikota Manado bersama Ketua DPRD Kota Manado Dra. Aaltje Dondokambey.

Pada malam harinya, di Hotel Claro Kendari, Walikota Manado menerima dua penghargaan nasional yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri bekerjasama dengan Kompas.

Penghargaan tersebut adalah Peringkat II kategori Pemerintah Daerah yang berhasil menekan angka kemiskinan dan stunting di wilayah Pulau Sulawesi, serta Peringkat III kategori Pemerintah Daerah yang berhasil mengupayakan Creative Financing dalam pembiayaan pembangunan daerah. (elka)