Meimonews.com – Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Sulawesi Utara menggelar Muayawarah Wilayah (Muswil) di Rumah Sakit Daerah ODSK Manado, Jumat (12/6/2026).
Agenda utama dalam Muswil yang diikuti para pimpinan atau perutusan rumah sakit di daerah Sulawesi Utara ini adalah pemilihan pengurus baru masa bakti tahun 2026 – 2030.
Setelah pembentukan Presidium Sidang, pembahasan tata tertib serta pembahasan laporan pertanggungjawaban pengurus masa bakti empat tahun sebelumnya di bawah kepemimpinan Jimmy Panelewen, peserta Muswil melakukan pemilihan pengurus baru empat tahun ke depan.
Dalam proses pemilihan yang berlangsung demokratis tersebut, Starry Homenta Rampengan (Dirut RSUP Kandou) terpilih sebagai Ketua Pengurus Persi Sulut yang baru sementara Erwin Gidion Kristanto (Manager Hukum dan Humas RSUP Kandou) terpilih sebagai Ketua Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit (Makersi).

Dalam sambutannya, Rampengan menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh anggota Persi Sulut.
“Kepercayaan ini bukan hanya sebuah kehormatan tetapi juga tanggung jawab beaar untuk melayani, merangkul, menyatukan, dan bekerja bersama demi kemajuan rumah sakit di Sulawesi Utara serta kepentingan masyarakat,” ujar pejabat karier pemilik Certifiet Patient Centered Care Professional (CPPCC) di Komisi Akreditasi Rumah Sakit 2025 ini.
Rampengan menegaskan, Persi merupakan rumah besae bagi seluruh rumah sakit baik milik pemerintah, swasta, TNI/Polri, pendidikan, keagamaan maupun pemerintah daerah. Karena itu, dokter kelahiran Manado, 7 September 1973 ini mengajak seluruh anggota Persi untuk meninggalkan perbedaan pilihan pasca pemilihan dan fokus membangin organisasi yang lebih solid.
“Tidak ada lagi kelompok-kelomppk. Yang ada hanya satu semangat yakni menjadikan Persi Sulut semakin kuat, semakin solid dan semakin bermanfaat bagi seluruh anggotanya,” tandas peserta Khoo Teck Puat Hospital – Manjemen Rumah Sakit di Simgapura 2010, Fellow of International College of Angiology di International College of Angiology 2011 dan Fellow of American College of Cardiology di American College of Cardiology 2012 ini.
Wakil Ketua Komite Medik RSUP Kandou 2019, Sekretaris Bagian/SMF Kardilogi dan Kedokteran Vascular Faked Unsrat 2015-2023 serta Kepala Bagian/SMF Kareiolpgi dan Kedokteran Vascular ini memaparkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus kepemimpinannya empat tahun ke depan.
Program tersebut antara lain memperkuat solidaritas antarrumah sakit, meningkatkan mutu dan keselamatan pasien, membangun budaya pelayanan prima serta mendorong peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, workshop, dan forum berbagi ilmu.
Tantangan dunia kesehatan ke depan, menurut mantan peserta Pelatihan Tata Kelola Etik mengacu Kodersi 2022 dan Penerapannya di Rumah Sakit di PERSI 2024 ini, semakin kompleks, termasuk dampak kondisi geopolitik global yang berpengaruh terhadap kenaikan harga obat dan biaya pelayanan kesehatan.
Karena itu, Persi Sulut diharapkan dapat menjadi mitra strategis, wadah komunikasi sertan pusat pembelajaran bagi seluruh rumah sakit dj Sulut dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.
Kristanto dalam sambutannya menyanpaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Makersi Sulut periode yang baru.
Dokter spesialis kedokteran forensik dengan pengalaman dalam menangani berbagai kasus forensik ini menegaskan, Makersi akan terus berperan sebagai lembaga independen yang mendukung penerapan etika rumah sakit, kepatuhan regulasi serta fungsi advokasi bagi anggota Persi.
Dijelaskan, perkembangan teknologi dan dinamika pelayanan kesehatan, menuntut pembaruan berbagai pedoman etik termasuk etika promosi rumah sakit dan tata kelola pelayanan kesehatan yang profesional.
“Kami ingin memastikan seluruh anggota mendapat dukungan, panduan serta akses terhadap berbagai dokumen dan standar etika yang diperlukan dalam pengelolaan rumah sakit,” ujar doktor yang telah menulis beberapa artikel/jurnal ini. (Fer)





