Meimonews.com – Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) Lanud Sam Ratulangi (Lanudsri) mengajak warga Desa Tasuka untuk membersihkan area sekitar Landasan Udara di pinggir Danau Tondano (Minahasa), Rabu (20/10/2021).

Babinpotdirga Lanudsri Serka Marsoni, seperti dikutip Kepala Penerangan Lanudsri Mayor (Sus) Michiko Moningkey kepada Meimonews.com, Rabu (20/10/2921), menginisiasi pembersihan dan pemangkasan rumput di area Landasan Udara Tasuka.

Menurut Marsoni, kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan potensi dirgantara yang gencar dilaksanakan oleh TNI dalam rangka Ketahanan Nasional.

Pada tahun 1950-an, Landasan Udara Tasuka dikhususkan bagi pendaratan pesawat-pesawat amphibi di atas permukaan air Danau Tondano.

Landasan udara ini termasuk dalam cagar budaya yang dilindungi oleh Pemerintah RI. Sebab, terdapat tiga bangunan benteng yang kokoh hingga saat ini, lengkap dengan gudang-gudang mesiu, penjara bawah tanah dan posisi tinjau di atas bukit.

Menurut sejarah TNI Angkatan Udara, Basjir Soerya Komandan Lanud Tasuka, namanya diabadikan menjadi nama ruang rapat di Komando Pemeliharaan Material TNI AU di Bandung. Tahun 1957 menjabat sebagai pimpinan Lanud Tasuka.

Melihat kondisi landasan sekarang ini, dapatlah dibayangkan seperti apa keadaannya di tahun 1950-an. Belanda di awal abad 19 telah membangun benteng pertahanan di Tasuka, daerah di kaki bukit tepat di bibir Danau Tondano. Tempat take off dan landingnya pesawat Amphibi. Di tempat ini juga terdapat helipad yang kadang tenggelam kala air danau pasang.

Masih terdapat pula, beberapa rumah dinas AURI yang kondisinya ditempati oleh putra-putri pensiunan TNI AU.

Dari Landasan Tasuka dapat terlihat bekas runway Landasan Kalawiran yang saat ini sudah tertutup permukaannya menjadi hamparan pematang sawah.

Kegiatan bersih-bersih ini didukung sepenuhnya oleh Perwakilan Lanudsri Letda Sus Andri Shawaludin dan Komandan Regu Paskhas Pos Kalawiran Serka Muhadi bersama Regu Satuan Tugas Pengamanan Aset TNI Angkatan Udara. Satuan tugas ini melaksanakan perintah BKO (Di bawah Komando Operasi) Panglima Koopsau. (lk)

Meimonews.com – BNN.(Badan Narkotika Nasional) Republik Indonesia kembali menggelar pemusnahan barang bukti (babuk) narkotika, Selasa (19/10/2021). Sejumlah babuk yang dimusnahkan antara lain 465.005,217 gram sabu, 113.710 gram ganja, 1001,7 gram MDMB-4-en-PINACA.

Pemusnahan kesepuluh ini, sebut siaran pers Biro Humas dan Protokol BNN RI, Selasa (19/10/2021) merupakan hasil dari pengungkapan 10 (sepuluh) kasus yang berbeda.

Adapun kronologis sepuluh kasus dari barang bukti narkoba yang dimusnahkan adalah pertama, petugas sita 2,2 kg sabu dalam kantong plastik berwarna hitam. Berdasarkan Informasi dari masyarakat ditketahui akan adanya transaksi narkoba jenis sabu di wilayah Rempoa, Jakarta Selatan, pada Jumat (20/8/2021).

Tim BNN kemudian melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial IT di rumah kontrakan di Jl. Veteran, Bintaro, Jakarta Selatan sekitar pukul 13.35 Wib. Tersangka ditangkap setelah tim melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti narkotika berupa sabu seberat 2.226,42 gram. Sabu tersebut ditemukan di dalam 12 (dua belas) bungkus plastik klip bening dan 1 bungkus teh cina yang tergantung dalam kantong plastik warna hitam di dinding rumahnya.

Kedua, Operasi Laut Interdiksi Terpadu gagalkan penyelundupan 218,8 kg Sabu Jaringan Aceh.

Salah satu kasus yang berhasil diungkap dalam operasi laut interdiksi terpadu yaitu pengungkapan Jaringan Aceh dengan babuk narkotika berupa sabu sebanyak 218.801,2 gram.

Kerjasama BNN dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ini berhasil menangkap 5 orang tersangka, masing-masing berinisial B alias YAT, M alias Su, T alias CM, ES alias E, AN alias WY, dan Ay alias R.

Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat, tim gabungan kemudian menangkap B alias YAT. Ia ditangkap dengan babuk 198 bungkus teh cina berisi sabu seberat 218.801,2 gram yang disembunyikan di sebuah kebun di Jl. Lorong Mawar Teunom, Desa Seurapong, Kabuoaten Aceh Besar. Berdasarkan hasil interogasi tim kemudian menangkap 4 tersangka lainnya yaitu R, AN alias Wak Yong, ES alias Edi, dan T alis Cek Midi.

Ketiga, 105,6 kg sabu berhasil diamankan dari Jaringan Thailand – Aceh Timur. Berawal dari penyelidikan intelijen yang dilakukan, tim BNN menangkap seorang pria Aceh berinisial S alias Thailand alias Udir sekitar pukul 20.00 WIB. Ia ditangkap saat perjalanan menuju rumahnya.

Usai menangkap tersangka tim kemudian mengamankan babuk sabu yang dikemas dalam 100 bungkus teh cina seberat 105.561,3 gram yang disimpan di halaman belakang gudang bengkel kapal di Desa Kampung Jalang Kecamatan Idi Rayeuk.

Keempat, 22,3 kg sabu gagal edar di Sulawesi Tengah. Tim BNN lakukan penangkapan terhadap tersangka dengan inisial A, R dan I di jalan Poros Palu Sabang, Sulawesi Tengah pada Kamis (2/9/2021) pukul 07.00 Wita.

Selain menangkap para tersangka tim juga berhasil menyita sabu yang dibungkus dalam 20 bungkus kantong plastik berwarna coklat dengan berat total 22.308 gram.

Berdasarkan hasil penyidikan tim kemudian melakukan pengembangan dan menangkap M alias Anca, B, dan As sekitar pukul 15.30 WITA di Dusun II Bontolugus, Sulawesi Tengah. Dari hasil keterangan diketahui peredaran gelap narkotika ini dikendalikan oleh AM narapidana Lapas kelas II-A Parepare.

Kelima, seorang tersangka diamankan bersama 1 kg sabu. Seorang tersangka berinisial T alias Acong bin Timah ditangkap petugas BNN, Senin (13/9/2021) sekitar pukul 15.10 Wib. Ia ditangkap bersama babuk sabu sebanyak + 1.013 gram di depan PT Rimau Group, Jalan A.M. Sangaji Kel. Petojo, Kec. Gambir, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, petugas yang mendapatkan informasi akan adanya transaksi narkotika melakukan pemantauan dan membuntuti T alias Acong bin Timah. Petugas BNN kemudian mendapati tersangka menaiki taxi dan berhenti di depan SPBU Shell Jembatan V, Tambora, Jakarta Barat untuk mengambil sesuatu dari tempat sampah di depan lokasi tersebut. Selanjutnya petugas menangkap tersangka dan mendapatkan barang bukti dari hasil penggeledahan di dalam mobil tersebut.

Keenam, BNN gagalkan peredaran ganja 114,7 kg di Bengkalis. BNN RI mengamankan dua tersangka berinisial MS dan AH di sebuah rumah yang terletak di daerah Jalan Rawa Panjang Kabupaten Bengkalis beserta babuk ganja seberat 114.725 gram, pada 3 September 2021. Kasus ini berhasil diungkap berkat laporan informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran ganja di daerah Riau.

Ketujuh, BNN dan Kantor Pos Pasar Baru ungkap 1 kg paket narkotika dari Belanda. BNN RI mendapatkan informasi dari Bea Cukai Pasar Baru tentang adanya kiriman paket dari Belanda. Setelah dilakukan pemeriksaan pada 15 April 2021, paket tersebut berisi narkotika jenis MDMB-4-en-PINACA seberat 1.001,7 gram. Selanjutnya, petugas melakukan controlled delivery untuk menangkap pemesan barang tersebut, namun tidak membuahkan hasil.

Kedelapan, Tim Operasi Laut Interdiksi Terpadu Amankan Sabu 105,93 kg di Rokan Hilir. Berawal dari laporan masyarakat tentang dugaan peredaran narkotika di daerah Riau, tim operasi laut interdiksi terpadu melakukan penyelidikan.

Pada 21 September 2021, petugas BNN berhasil mengamankan tiga tersangka berinisial JP, AS dan DY di daerah Bagan Punak Pesisir, Rokan Hilir, Riau berikut babuk sabu seberat 105.926 gram. Setelah dilakukan pengembangan, petugas BNN mengamankan SU dan RK di Rokan Hilir, serta ZU di Pekanbaru.

Kesembilan, Tim BNNP DKI Jakarta gagalkan peredaran sabu. Berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar pukul 18.00 Wib Tim BNNP DKI Jakarta berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial DD di depan pool taksi di wilayah Jakarta Timur, Rabu (15/9/2021).

Saat dilakukan penggeledahan di dalam kantong jaket tersangka di temukan 1 bungkus amplop warna putih yang di dalamnya terdapat 1 bungkus plastik klip bening yang diduga merupakan narkoba jenis sabu.

Selanjutnya tim melakukan pengembangan dan mengamankan BS Alias Kebo di di Jalan Telkom, Kota Bekasi sekitar pukul 22.30 Wib. BS diamankan bersama babuk.111,98 gram sabu.

Kesepuluh, 10,5 kg sabu dalam bungkus teh Cina. Tim BNN RI melakukan penangkapan terhadap dua orang laki-laki berinisial MS dan SB di Gerbang Tol Gunung Sugih, Lampung (30/9/2021) sekitar pukul 03.05 dini hari. Tim kemudian melakukan penggeledahan dalam bus yang mereka tumpangi dan menemukan 10 bungkus teh cina berwarna hijau yang diduga sabu dengan berat 10.519 gram.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan (2) subsider pasal 112 ayat (1) dan (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009. Kini, seluruh tersangka beserta banuk yang ditemukan telah diamankan dan dibawa ke Kantor BNN guna penyelidikan lebih lanjut.

Pemusnahan barang bukti narkotika yang dilakukan oleh BNN RI kali ini telah menyelamatkan jutaan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. (lk)

Meimonews.com – Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 74 Korps Pasukan Khusus Angkatan Udara (Paskhas AU) diperingati secara sederhana tapi khidmat di Pos Perwakilan Paskhas AU di Desa Kalawiran Kecamatan Kakas, Minahasa, Senin (18/10/2021).

Komandan Lanud Sam Ratulangi (Lanudsri) Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo memimpin upacara dilanjutkan dengan syukuran peringatan. Sejumlah pejabat TNI AU yakni Kadispers, Kadispotdirga, dan Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9 Daerah II mendampingi Marsma Utomo.

Saat tiba di lokasi kegiatan, Marsma Utomo dan rombongan, disambut jajar kehormatan oleh Regu Satuan Tugas Pengamanan Aset TNI Angkatan Udara.

Ketika memberikan sambutan,. Danlanudari meyakinkan personil Paskhas sebagai alat negara untuk tetap ingat Delapan Wajib TNI di dalam menjalankan tugas di tengah-tengah masyarakat.

“Salam juga dari Ketua PIA AG Cabang 9 D.II kepada isteri-isteri prajurit Paskhas yang tentunya sudah menunggu kepulangan kembali bapak-bapak Paskhas yang bertugas di Kalawiran selama tiga bulan. Jaga kesehatan selalu,” sebut Danlanudsri.

Marsma Utomo berpesan jugs untuk hati-hati di dalam berinteraksi dengan masyarakat. Jika ada hal-hal yang tidak baik, jangan menjadi kebiasaan yang melekat pada diri sendiri.

Tidak mudah menjalani tugas dengan berada jauh dari keluarga. “Sebab itu, berhati-hatilah di dalam membawa diri. Tetap jaga silahturahmi dengan Lanud Sam Ratulangi.” pesannya.

Saat berada di Pos Perwakilan Paskhas, sebut Kapen Lanudsri Mayor (Sus) Sanra Michiko Moningkey dalam siaran persnya kepada Meimonews.com, ‘Selasa (19/10/2021), Danlanudsri menyerahkan dukungan materi kepada Komandan Regu Paskhas Pos Kalawiran.

Satgas ini melaksanakan perintah BKO (Di bawah Komando Operasi) Pangkoopsau II dalam rangka tugas Operasi Pengamanan Pertahanan Aset TNI AU Kalawiran. (lk)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Utara mengelar. kegiatan Informasi dan Edukasi melalui Talkshow / Tatapmuka kepada Siswa-siswi SMK Negeri 2 Manado di kompleks persekolahan yang terletak di Jl. Pumorow Manado, Kamis (7/10/2021).

Sejunlah naraumber / pembicara ditampilkan pada kegiatan yang dimoderatori Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran dan diikuti 55 siswa dengan mengikuti protokol kesehatan pandemi Covid-19 tersebut.

Narasumber / pembicara tersebut adalah Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Victor J. Lasut yang sekaligus membuka acara, Koordinator Bidang P2M BNN Sulut Sam G. Repy yang membawakan materi Upaya P4GN dalam rangka War on Drugs, Sekdispora Sulut Ronny F. Siwu tentang Peran Pemuda dalam Memerangi Narkoba.

Selain itu, Irene DC Rindorindo tentang Teknik Komunikasi Langsung dan Pemanfaatan Media Komunikasi untuk War on Drugs serta Plt Sub Koordinator Pencegahan Bidang P2M BNN Sulut Dian Yuni Seria tentang Penjelasan dan Pengisian Dectari.

Lasut dalam pemaparan materinya menjelaskan tentang apa itu narkoba jenis-jenis narkoba, bahaya narkoba, Indonesia Darurat Narkoba, Prevalensi penyalahgunaan Narkoba di Indonesia da khususnya di Sulut, upaya P4GN dan peran pemuda dalam P4GN.

Diungkapkan, saat menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Sulut, ia pernah menangkap pengedar Narkoba di depan Kompleks sekolah, yang dulunya masih belum seramai saat ini dan di beberapa sekolah lainnya di daerah ini.

Lasut berharap, setelah kegiatan informasi dan edukasi ini, siswa-siswa di sekolah ini bisa menyampaikan tentang bahaya narkoba ke teman-teman lainnya baik yang bersekolah di SMK Negeri 2 Manado maupun teman-teman sekolah lain dan keluarga.

“Dengan demikian, adik-adik telah berperan dalam P4GN (pencegahan dan Pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” ujar mantan Direktur Reserse Umum Polda Sulut ini.

Kegiatan di SMK Negeri 2 Manado pimpinan Julius R. Koloay ini dilaksanalan oleh panitia yang diketuai Sub Koordinator Pemberdayaan Bidang P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat) BNN Sulut Terry Tikoalu. (lk)

Meimonews.com – Mantan Dirjen Imigrasi Ronny  F. Sompie dipercayakan Direktorat Imigrasi sebagai Ketua merangkap Anggota Tim Asistensi Dirjen Imigrasi.

Pengangkatan tersebut berdasarkan Surat Keputusan No. IMI-0378.KP.04.01 tahun 2021 yang ditandatangani Plt Direktur Jenderal Imigrasi Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana, SH, M.Hum pada Senin (4/10/2021).

Tim yang bertugas untuk program pendampingan, penguatan serta koordinasi pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian unit pelaksana teknis di daerah dan perwakilan Republik Indonesia di luar negeri ini, beranggotakan 17 orang . Sekretaris merangkap Anggota adalah Alif Suaidi.

Plt Direktur Jenderal Imigrasi Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana, SH, M.Hum mengatakan, pembentukan tim tersebut untuk menguatkan tugas dan fungsi keimigrasian serta meningkatkan capaian target kinerja Direktorat Jenderal Imigrasi.

“Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, target Direktorat Jenderal Imigrasi sebagai bagian dari urusan pemerintahan negara memberikan pelayanan keimigrasian, penegakan hukum, keamanan negara dan fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat serta dalam rangka menjaga kedaulatan atas wilayah NKRI,” jelasnya, Kamis (7/10/2021)

Disebutkan Widodo, seperti dikutip Sompie kepada Meimonews.com, Jumat (8/10/2021), di samping melaksanakan tugasnya sebagai Analis Keimigrasian, Tim Asistensi baik secara sendiri maupun bersama melaksanakan tugas untuk dan atas nama Dirjen Imigrasi melakukan program pendampingan, penguatan serta koordinasi pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian dan pelaksanaan kebijakan di unit pelaksana teknis di daerah dan perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.

Kemudian, mengkordinasikan percepatan pelaksanaan program kerja Ditjen Imigrasi yang ditetapkan dalam target kinerja di wilayah yang melibatkan para pemangku kepentingan di pusat dan wilayah (Pimpinan Tinggi Pratama Ditjen Imigrasi, Kakanwil, Kepala Divisi Imigrasi, Kepala Divisi Administrasi, Kepala Unit Pelaksana Teknis dan pimpinan instansi terkait di wilayah) dan Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.

Selain itu, menganalisis permasalahan keimigrasian yang terjadi di wilayah sesuai lingkup penugasan Tim Asistensi, menyusun rekomendasi kebijakan atau alternatif solusi atas dasar analisis terhadap permasalahan yang timbul di wilayah sesuai lingkup penugasan Tim Asistensi.

Selanjutnya, membantu Unit Pelaksana Teknis dan Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri sesuai dengan arahan Dirjen Imigrasi untuk menyelesaikan permasalahan keimigrasian yang dihadapi.

“Tim Asistensi harus menghindari kegiatan, tindakan, keputusan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan; konflik kepentingan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi; dan intervensi dan overlapping atau tumpang tindih pelaksanaan tugas dan fungsi yang menjadi kewenangan oleh pejabat lainnya
di pusat, daerah dan perwakilan Republik Indonesia di luar negeri,” tambahnya. (lk)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut menggelar dua kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peresaean Gelap Narkoba.(P4GN) di tempat yang sama tapi peserta dan waktunya berbeda.

Bimtek pertama dilakukan bagi lingkungan pemerintahan pada Selasa – Rabu (14-15/9/2021) yang diikuti puluhan peserta sedang bimtek kedua dilakukan bagi Lingkungan Pendidikan pada Kamis-Jumat (16-17/9/2021) yang diikuti puluhan peserta.

Tampil sebagai pengajar pada dua kegiatan tersebut adalah Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Victor Jefry Lasut yang membawakan materi Strategi Pencegahan dalam P4GN, Ditreserse Narkoba Polda Sulut Kompol Elia Maramis (Aspek Hukum dalam P4GN, Psikolog Lengkana Nasman (Pengerahuan Dasar Adiksi, Konsoling dan Rehabilitasi).

Dosen Politeknik Manado Beldi Tombeg (Dinamika Kelompok). Ketua Komunitas Anti Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran (Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam P4GN), Direktur LBPPPSDM Jeinner J. Rawung (Pengembangan Karakter Individu sebagai Penggiat P4GN), Staf Balai Bahasa Irene DC Rindorindo (Public Speacking dalam Penyampaian P4GN), dan Kabid P2M BNN Sulut Sam G. Repy (Action Plan).

Pembukaan kedua Bimtek tersebut dilakukan Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Victor Jefry Lasut di dampingi Kabid P2M Sam G. Repy dan Kasie Pemberdayaan Bid. P2M Terry Tikoalu. (af)

Meimonews.com  – Langkah / terobosan positif dilakukan Polresta Manado dalam upaya membuka peluang bagi warga untuk mendapatkan vaksinasi.

Langkah / terobosan itu adalah mendirikan gerai vaksin keliling di Polsek Wanea untuk melayani pemberian vaksinasi kepada masyarakat.

Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli melalui Kapolsek Wanea AKP Arie Najoan, SH menjelaskan, gerai vaksin ini didirikan khusus untuk melayani masyarakat yang belum menerima vaksin Covid-19.

“Buat warga yang mau vaksin silakan. Cukup membawa KTP,” sebut AKP Arie Najoan di sela-sela giat vaksin, Jumat (3/9/2021), seperti dikutip Humas Polresta Manado, baru-baru.

Ditambahkan, kegiaant ini merupakan sumbangsih Polri buat program pemerintah demi terwujudnya kekebalan kelompok (herd immunity).

“Ini merupakan giat rutin Polresta Manado yang dilaksanakan di setiap Polsek,” ujar Najoan seraya menambahkan, vaksinasi ini gratis atau tidak dipungut biaya.

Kegiatan ini sangat berguna dan mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju.

“Saya mengimbau agar seluruh masyarakat memperhatikan protokoler kesehatan (Prokes),” ajak mantan Kapolsek Pineleng ini. (lk)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut memasang baliho Selamat Dies Natalis ke-60 Unsrat Manado di sejumlah tempat di seputaran Kampus Unsrat Manado.

“Ada empat baliho yang kami pasang yakni di dekat pintu-pintu gerbang Unsrat baik yang dari Kelurahan Kleak maupun dari Kelurahan Bahu,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Sulut Sam G. Repy kepada Meimonews.com di Manado, Kamis (2/9/2021).

Isi dari kalimat yang ada di baliho, sebut Repyv adalah terkait dengan Dies Natalis ke-60 Unsrat Manado. Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat P2M BNN Sulut Terry Tikoalu yang mengkoordinasi pemasangannya.

“”Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia mengucapkan Selamat dan Sukses Dies Natalis Unsrat Manado ke-60,” ujar Repy mengutip Repy mengutip isi baliho seraya menambahkan di baliho tersebut ada tambahan kalimat War on Drugs Menuju Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba) serta foto Kepala BNN RI Komjen Pol. Dr. Petrus Golese dan ada juga Komjen Golose dan Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Drs. Victor J. Lasut, MM.

Pemasangan baliho tersebut, menurut Repy, merupakan partisipasi baik BNN RI maupun BNN Sulut di momen Dies Natalis Unsrat Manado tahun 2021 serta merupakan informasi dan Edukasi kepada Masyarakat untuk perang terhadap Narkoba menuju Indonesia Bersinar (bersih dari narkoba). (lk)

Meimonews.com – Saat ini, laju pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah mencapai 100 juta penyuntikan. “Per kemarin 31 Agustus 2021 kita telah mencapai lebih dari 100 juta penyuntikan vaksin Covid-19,” ujar Jubir Vaksinasi Kememterian Kesehatan (Kemenkes) RI Siti Nadia Tarmizi

Vaksinasi Covid-19 tersebut, jelasnya dalam keterangan persnya di Jakarta seperti dikutip Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI, Rabu (1/9/2021), merupakan kombinasi vaksinasi dosis pertama, dosis kedua dan dosis ketiga.

Dirincikan, total vaksinasi dosis pertama sebanyak 63.265.720 atau (30,49 %), vaksinasi dosis kedua 36.050.866 atau (17,31 %) dan vaksinasi dosis ketiga (booster) bagi tenaga kesehatan telah mencapai 640.532 atau (43,61 %).

Menurutnya, capaian ini tidak terlepas dari dukungan dan bantuan dari berbagai pihak seperti TNI, Polri, Pemda, organisasi masyarakat, organisasi sosial, organisasi keagamaan, pelaku usaha serta masyarakat secara keseluruhan.

Sampai saat ini, pemerintah terus akan menggenjot cakupan vaksinasi nasional Covid-19 untuk mempercepat tercapainya kekebalan kelompok. Adapun strategi yang dilakukan adalah dengan memastikan ketersediaan stok vaksin Covid-19 di seluruh pelosok Indonesia serta meningkatkan target penyuntikan harian.

Nadia menjabarkan, sejak pelaksanaan vaksinasi hingga saat ini total vaksin Covid-19 yang telah didistribusikan ke daerah sebanyak 140 juta dosis vaksin.

Agustus lalu, rata-rata vaksin yang dikirimkan sebanyak 8-15 juta dosis vaksin. Sekitar 15,2 juta didistribusikan pada minggu keempat Agustus dan 20,3 juta di minggu kelima Agustus hingga awal September nanti.

September mendatang, rencananya jumlah vaksin yang akan didistribusikan ke daerah lebih banyak dibandingkan bulan Agustus. “Seiring dengan penambahan ini, target penyuntikan harian juga akan ditingkatkan,” tegasnya.

Diungkapkan, pada September ini, apa yang sudah dicapai di bulan Agustus akan terus kita tingkatkan kapasitas maupun kecepatannya untuk mencapai target penyuntikan 2 juta dosis/hari.

Selain menambah jumlah vaksin, Jubir Kememkes RI ini mengimbau kepada Dinas Kesehatan Provinsi untuk mempercepat laju distribusi vaksin dari provinsi ke kabupaten/kota mengikuti laju pengiriman pusat terutama kabupaten/kota yang mudah dijangkau.

Apabila ketersediaan vaksin di provinsi tidak mencukupi, pemerintah provinsi dapat melakukan realokasi pada kabupaten/kota yang masih memiliki stok vaksin yang cukup banyak untuk diberikan ke kabupaten/kota lain yang memiliki stok vaksin lebih sedikit di minggu tersebut.

“Kita masih memerlukan fokus untuk serbuan dan respon baik dari TNI, Polri, Kementerian dan Lembaga lain, swasta, organisasi masyarakat, organisasi agama pada kabupaten/kota yang masih merah dengan capaian dosis pertama dan laju suntikannya rendah,” ujarnya. (lk

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut menggelar Pelatihan Softskill di SMP dan SMA sederajat di Warong Kobong Manado, Jumat (20/8/2021).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Victor J. Lasut di dampingi Kabid P2M Sam G. Repi dan Kasi Pemberdayaan Bidang P2M ini diikuti oleh 20 orang guru-guru SMP Negeri 4 Manado.

Sejumlah materi diberikan kepada peserta yakni Jenis serta Dampak Narkoba dan NPS oleh Brigjen Lasut, Bahaya Penyalahgunaan Narkoba oleh Lexie Kalesaran (Ketua KTN / Komunitas Tolak Narkoba), Faktor Resiko dan Protektif Remaja terhadap Narkoba oleh Direktur Ditres Narkoba Polda Sulut diwakili Kompol Elia Maramis (Kasubdid III ditres Narkoba Polda Sulut).

Selain itu, Upaya Menghindari Penyalahgunaan Narkoba oleh Beldie Aryona Tombeg, ST. M.Ars (Ketua Relawan Anti Narkoba, dan Pencegahan berbasis Sekolah oleh Dr. Daghlan Walangitan, M.Pd (Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado)

Tujuan diselenggarakannya Pelatihan ini adalah untuk memberikan pemahaman serta mengembangkan kemampuan yang aplikatif kepada sekolah dalam menciptakan siswa yang adaptif dalam menolak penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada sekolah untuk semakin memperkuat nilai dan mutu anak didik dalam menghadapi tantangan dan kemajuan teknologi, yang sifatnya dapat diaplikasikan pada anak didik selanjutnya.

Manfaat dilaksanakannya pengembangan softskill ini yakni anak dan remaja (siswa) memiliki kesiapan untuk bersih narkoba, menumbuhkan kepercayaan diri dalam bersosialisadi sehingga akan memperkuat citra positif siswa.

Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protap Covid-19 yakni seluruh peserta wajib menggunakan masker, seluruh peserta kegiatan dites suhu badan menggunakan thermal gun.

Seluruh peserta kegiatan dites Swab antigen terlebih dahulu sebelum registrasi,.para peserta harus menjaga jarak dan oleh panitia disediakan handsanitizer dan tempat cuci tangan untuk para peserta. (lk)