Meimonews.com – Suatu prestasi yang membanggakan dibuat Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. RD Kandou Manado di bawah pimpinan Dr. dr. Jemmy Panelewen, SpB-KBD (Direktur Utama).

Operasi pemisahan kembar siam yang biasanya dilakukan di rumah sakit besar di Jakarta, kini bisa dilakukan di Manado, di RSUP Prof Kandou Manado. Dan, operasi ini adalah yang pertama kalinya.

Ini terlihat saat RSUP Prof. Kandou Manado melaksanakan operasi pemisahan bayi kembar siam pada Kamis (21/4/2022). Bayi kembar siam yang berhasil dipisahkan adalah anak dari seorang anggota TNI AD yang bertugas di Kodim Minahasa. Operasi berlangsung selama 9 jam, lebih cepat dengan estimasi waktu jadual oleh tim operasi yaitu 12 jam.

Operasi  ini disaksikan Panglima Kodam 13 Merdeka Mayor Jenderal TNI Alfret Denny Tuejeh,  Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Mukhlis SAP MM, Direktur Utama RSUP Kandou Manado Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD, Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes, Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, dr Jeheskiel Panjaitan, SH., MARS, dan pejabat terkait RSUP Kandou melalui layar monitor di ruang jantung CVBC RSUP Kandou.

Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP Prof Kandou Manado dr Jeheskiel Panjaitan sekaligus sebagai penanggung jawab Tim Terpadu Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam, saat konfrrensi pers, usai operasi mengungkapkan, pemisahan bayi kembar siam dijadualkan pada Kamis karena kedua bayi tersebut berjenis kelamin perempuan.

“Setelah berkoordinasi dengan tim maka dijadualkan operasi pada tanggal 21 April, karena kedua bayi kembar siam tersebut adalah perempuan sekaligus untuk memperingati Hari Lahir RA Kartini. Puji Tuhan semua boleh berjalan dengan baik dan lancar. Terima kasih atas kerjasama dari semua pihak,” ujarnya seraya menyebut ada 67 tenaga medis yang terlibat dalam operasi ini.

Ketua Tim Terpadu Operasi Pemisahan Kembar Siam RSUP Kandou Dr. dr. Harsali F, Lampus, MHSM, SpBA menambahkan, rencananya operasi ini akan berlangsung selama 12 jam 15 menit. Jam 6 pagi kita sudah mulai persiapan. Tim anestesi sudah mempersiapkan pasien dua jam. Pada jam 08.45 tim dokter sudah siap untuk melakukan operasi dengan kondisi pasien sudah terbius.

“Pada saat jalannya operasi, puji Tuhan kami tidak mendapatkan banyak masalah karena sebelumnya kami sudah melakukan pemeriksaan dan simulasi dengan waktu yang cukup lama,” ujar Lampus seraya menyampaikan terima kasih kepada manajemen RSUP Kandou yang memberikan kepercayaan dan selalu mengsuport bagi tim terpadu.

“Terima kasih kepada pak Dirut yang sudah menyiapkan fasilitas, sarana prasarana, peralatan yang terbaik yang tak kalah saing baik nasional  maupun internasional,” ujarnya pada konferensi pers yang turut dihadiri semua tim dokter yang melakukan operasi, Dandim Minahasa Letnan Kolonel ( Letkol ) Inf Ircham Effendy, serta pejabat terkait lingkup RSUP Kandou.

Dirut RSUP Kandou Manado Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB, KBD menjelaskan, operasi kembar siam ini baru pertama kalinya dilakukan RSUP Kandou Manado, yang sebelumnya setiap kasus kembar siam selalu dikirim ke Jakarta.

Diungkapkan, terlaksananya operasi pemisahan kembar siam tersebut merupakan atensi dari seluruh jajaran TNI-AD, dan dari sisi RSUP Kandou sendiri mampu untuk melaksanakannya. “Saya mendapat kunjungan dari Danrem 131/Santiago pak Mukhlis untuk silahturahmi, tetapi poin utamanya untuk membahas kedua pasien ini, untuk dilakukan operasi pemisahan,” sebut Panelewen.

Panglima Kodam XIII / Merdeka Mayor Jenderal TNI Alfret Denny Tuejeh menyampaikan terima kasih kepada pimpinan RSUP Kandou dan tim dokter yang sudah berjuang untuk kedua anak tersebut.

“Saya selaku Pangdam terharu melihat perjuangan, semangat dari tim dokter yang melaksanakan operasi besar ini, dan semuanya berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Apresiasi buat RSUP Kandou sudah membantu anak buah saya, yang mempunyai anak kembar siam ini,” ujar Pangdam seraya berharap ada pemantauan terhadap kedua anak kembar siam ini pasca operasi dan berharap kepada Tuhan agar semuanya lancar. (af)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw berterima kasih dan mengapresiasi kerja Panitia Khusus (Pansus), lembaga DPRD Manado dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Manado terkait dengan LKPJ Walikota Manado Tahun Anggaran 2021.

Hal tersebut disampaikan Walikota Manado Andrei Angouw ketika memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Manado dalam rangka Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Manado Tahun Anggaran 2021.

Bagi Walikota, rekomendasi-rekomendasi Pansus menjadi masukan berarti dalam pelaksanaan program Pemerintah Kota Manado ke depan.

Walikota juga menyampaikan soal beberapa pejabat yang baru saja dilantik untuk dapat bekerjasama dengan pihak DPRD demi pelaksanaan pembangunan di Kota Manado yang lebih baik ke depan.

Rapat Paripurna DPRD Manado terkait dengan LKPJ Walikota Manado Tahun Anggaran 3021 dilaksanakan di ruang rapat paripurna DPRD Manado, Kamis (14/4/2022).

Mendampingi Walikota pada Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Manado Dra. Altje Dondokambey M.Kes, Apt tersebut adalah Wakil Walikota Manado Richatd Sualang.

Hadir dalam rapat paripurna ini para pimpinan dan anggota DPRD Manado, Sekretaris Kota Dr. Micler C.S. Lakat S.H, M.H, Forkopimda Manado, Staf Ahli DPRD Kota Manado, Pejabat Eselon Pemerintah Kota Manado serta undangan lainnya.

Rapat Paripurna diawali dengan penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Walikota Tahun Anggaran  2021 yang disampaikan Ketua Pansus LKPJ Jein Laluyan (Anggota Dewan dari Fraksi PDIP).

Selesai Laporan Pansus dilaksanakan Penandatanganan Surat Keputusan DPRD Kota Manado dan Berita Acara tentang Rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Manado Tahun Anggaran 2021.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan DPRD tentang Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Walikota Manado Tahun Anggaran 2021. (lk)

Meimonews.com -Terkait dengan penanganan masalah stunting Kota Manado, Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado dan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut melakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Hotel Peninsula Manado, Rabu (13/4/2022).

Penandatanganan dilakukan Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Kerja Sama Unika De La Salle Manado Dr. Jozef R. Raco, M.Sc mewakili Rektor Pastor Dr. Yohanes Ohoitimur MSC dan Kepala BKKBN Sulut oleh Ir. D. Tino Tandayu, M.Eng.

Kepala LPPM Unika De La Salle Manado Angelia Melani Adrian, S.Kom, M.Sc. Eng, Ph.D menjelaskan, penandatangan PKS ini merupakan tindak lanjut MoU (Memorandum of Understanding) antara Unika De La Salle Manado dan BKKBN Sulut terkait dengan penanganan stunting di Kota Manado, beberapa waktu lalu.

Unika De La Salle Manado diminta untuk menyusun program penanganan stunting di Kota Manado yang harus tuntas pada tahun 2024, sesuai dengan harapan Presiden Joko Widodo dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE.

“Itu berarti bahwa pada tahun 2024 Sulawesi Utara khususnya Kota Manado sudah harus bebas dari masalah stunting,” ujar Angelia kepada Meimonews.com, usai penandatanganan PKS.

PIC Tim Pelaksana Pendampingan Perguruan Tinggi dalam Percepatan Penurunan Stunting Kota Manado ini menyebutkan, penandatanagan PKS seperti ini dilakukan pula oleh BKKBN Sulut dengan Unsrat, Unima, dan Universitas Muhamadiah Manado.

Kepala Biro Kerja Sama Unika De La Salle Manado Joppie Supit, SH, MBA menambahkan, penandatanganan PKS ini dipadukan dengan Rapat Koordinasi Daerah Tahun 2022 yang mengangkat tema Akselerasi Penurunan Stunting Melalui Penguatan Program Bangga Kencana  dan Konvergensi Lintas Sektor Provinsi Sulawesi Utara, yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandou. (lk)

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado pimpinan Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD (Direktur Utama) menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) terkait Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) dan Covid-19 di aula lantai 2 kantor pusat RSUP Kandou, Rabu – Jumat (29-31/3/2022).

Diklat ini wajib dilaksanakan sesuai dengan regulasi RSUP Kandou sebagai Rumah Sakit Pendidikan Nasional dan sudah terakreditasi.

Semua proses pelayanan maupun administrasi sudah terstandarisasi. Setiap peserta yang baru bergabung dengan RSUP Kandou, baik Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), pegawai baru dalam bentuk BLU, Pegawai kontrak dan peserta diklat harus mengikuti workshop dan orientasi.

Hal tersebut disampaikan Direktur SDM Pendidikan dan Umum RSUP Kandou Manado, Dr. dr. Ivonne Rotty, M.Kes, saat membuka kegiatan tersebut, Rabu (29/3/2022).

Dokter Ivonne yang di dampingi Koordinator SDM Ns. Suwandi Luneto, S.Kep, M.Kes, dan Subkoor Pendidikan dan Penelitian, Jemmy Sambul, SE, menyebutkan, pelatihan ini merupakan orientasi umum yang tergabung dalam 2 Institusi besar. Seluruh proses kegiatan diklat mengacu pada regulasi Covid-19 tentang protokol kesehatan, juga mengikuti pada program pemerintah.

“Dalam diklat ini jika mengikuti regulasi awal tidak ada materi Covid-9 regulasi berubah setelah adanya pandemi Covid-19. Ini merupakan ilmu yang baru dan sama-sama kita belajar karena pemahaman Covid-19 ini semua harus tau”, ujar Sekretaris PERSI Daerah Sulawasi Utara ini.

Dokter yang pernah menjadi Kepala Puskesmas Dodaga, Kecamatan Wasile Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku tahun 1991 – 1992 ini menambahkan, banyak orang-orang pintar dil uar sana, tetapi soft skillnya masih kurang. Yang berhubungan dengan pelayanan publik harus diutamakan soft skill, cara dan perilaku, serta komunikasi yang baik.

“Saat adik-adik menimbah ilmu selama 5 hari ked epan, saya minta untuk mengikutinya dengan baik agar apa yang didapatkan bisa terimplementasikan sesuai dengan SOP yang ada.” ujar dokter Ivonne. (lk)

Meimonews.com – Menindaklanjuti Memorandum on Understanding (MoU) yang telah dilakukan beberapa waktu sebelumnya, Pemkab Talaud dan Unika De La Salle Manado melakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Penandatangan PKS ini dilakukan di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, Melongguane, Selasa (29/3/2022).

Mewakili Pemkab Talaud untuk penandatanganan PKS adalah Sekda Dr. Yohanis B.K. Kamagi, AP., M.Si sedang dari Unika De La Sale Manado Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Kerja Sama Dr. Jozef R Raco, M.Sc.

PKS ini merupakan perwujudan dari MoU yang sudah ditandatangani sebelumnya antara Universitas Katolik De LaSalle dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud yang masing-masing telah dilakukan oleh Prof. Dr. Johanis Ohoitimur sebagai Rektor dan Dr.dr. Elly Engelbert Lasut, ME.

Dalam sambutannya pada acara penandatangan PKS, Raco menyampaikan bahwa dengan diluncurkannya program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka, pihak Universitas baik dosen dan mahasiswa harus lebih aktif terlibat dalam penerapan ilmu bagi pengembangan masyarakat, industri dan komunitas di luar kampus.

Perjanjian Kerja Sama adalah dasar dan arah bagi para dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Ilmu dan teori yang dipelajari di bangku kuliah diharapkan membumi dan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Raco.

Sekda Kamagi meminta supaya PKS ini dapat diaplikasikan bagi masyarakat Talaud.

Melansir apa yang sering dikatakan oleh Bupati Talaud Dr. dr. Elly Engelbert Lasut bahwa sudah ada banyak penandatanganan PKS yang telah dibuat oleh Pemerintah Talaud dengan berbagai Lembaga Pendidikan Tinggi, tetapi yang sungguh dibutuhkan adalah implementasinya.

Hadir dalam acara PKS tersebut para SKPD Kabupaten Talaud. Sedangkan yang hadir dari Unika De La Salle adalah Wakil Rektor Dr. Jozef R. Raco, M.Sc, Ketua LPPM Dr. Melani Adrian, Ph.D, Ketua Bidang Kerja Sama Joppie Supit, SH., MBA, dari Fakultas Hukum Dr. Steven Pailah, dari Fakultas Keperawatan Johanis Kerawan S.Kep Ners, dari Fakultas Teknik Vivie Kumenap, S.T., M.Cs. (lk)

Meimonews.com – Kepemimpinan Partai NasDem (Nasional Demokrat) Sulawesi Utara mengalami perubahan menyusul keluarnya SK (Surat Keputusan) DPP NasDem tertanggal 25 Maret 2022 yang ditandatangani Surya Paloh (Ketua Umum) dan Johny G. Plate (Sekjen).

Dalam SK Nomor : 94 -Kpts/DPP-NasDem/111/2022 tentang Pengesahan Pengangkatan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Provinsi Sulawesi Utara Periode 2022-2024 tersebut, Dr. Johannes Victor Mailangkay, SH, MH diangkat menjadi Ketua DPW.

Dengan adanya SK tersebut maka SK DPP NasDem Nomor : 343-SK/DPP-NasDem/X1/2018, tertanggal 8 November 2018 tentang Pengesahan Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Provinsi Sulawesi Utara Periode 2022 — 2024 dinyatakan tidak berlaku lagi.

Kepada Mailangkay yang kini Wakil Ketua DPRD Sulut diberikan tugas, wewenang dan tanggung jawab untuk menyusun struktur pengurus definitif DPW Partai NasDem Sulut dalam batas waktu 30 (tiga puluh) hari kalender.

Khusus untuk jabatan Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Sulut, DPP mempercayakan dipegang oleh Maximiliaan Jonas Lombam, SE, MSi. (lk)

Meimonews.com – Wakil Ketua DPRD Sulut Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Talaud. Ada sejumlah agenda kunker Mailangkay yang adalah juga Ketua I DHD 45 Sulut.

Agenda kunker tersebut, antara lain memonitor pelaksanaan vaksinasi di SMA/SMK/SLB dan mendengarkan aspirasi mereka serta menyosialisasikan JSN 45.

Saat monitoring vaksinasi, Mailangkay di dampingi Anggota DPRD Sulut Sherly Cjanggulung, S.Farm dan Wakil Bupati Kabupaten Talaud Drs. Mochtar Arunde Parapaga.

Dalam kegiatan monitoring, di SMA Negeri I Tule Kecamatan Melongguane, Talaud, Selasa (8/3/2022), Mailangkay bertemu langsung dengan Kepala-kepala SMA/SMK/SLB se-kabupaten Talaud yang dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Merry Abbas Supit, STh, MPd, Ketua MKKS SMA dan SMK.

Mailangkay menjelaskan, kunjungannya ini dimaksudkan untuk memonitoring sudah sampai dimana tindakan yang dilakukan dan hal-hal yang menjadi kendala dalam vaksinasi serta hal-hal yang dibutuhkan atau aspirasi dari sekolah-sekolah.

“Tujuan dari kunjungan ini juga adalah untuk melihat persiapan guru-guru dan adik-adik siswa sudah divaksinasi dan siap mengikuti pelajaran dan ujian sekolah tatap muka,” ujar Mailangkay.

Vaksinasi ini, jelas Mailangkay adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita untuk lebih kuat melawan virus Covid-19 dan sudah siap baik sebagai guru maupun siswa untuk belajar tatap muka langsung.

Saat kunjungan tersebut diperoleh data sudah kurang 10 persen yang belum tervaksinasi tahap 2. SMA berjumlah 19, SMK 10 dan SLB 2.

Selain monitoring pelaksanaan vaksinasi, Mailangkay yang adalah juga Ketua I DHD 45 Sulut memperkenalkan DHD 45 Sulawesi Utara dan menyosialisasikan JSN (Jiwa, Semangat dan Nilai) 45 dan Wawasan Kebangsaan.

“Pada awal pembentukan organisasi DHD 45 pada 20 Maret 1960 bernama Badan Musyawarah Angkatan 45 yang disingkat Angkatan 45 dan sekarang sudah berubah menjadi DHN (Dewan Harian Nasional) 45, dan kalau di daerah (DHD) 45,” ujar Mailangkay.

Mantan Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Panca Marga (PPM) Sulutr ini menjelaskan, oganisasi ini dapat diisi oleh para akademisi, politisi, birokrasi maupun mahasiswa dan generasi muda yang eksis dalam berbangsa dan bernegara.

“DHD 45 Sulut ketua umumnya dr. Fransiskus Andi Silangen, Sp.B, KBD. Pengurus DHD 45 Sulut, ada anggota dewan, birokrasi, dan masih banyak lagi,” ujarnya.

Terkait dengan kebangsaan, Mailangkay mengatakan, wawasan kebangsaan adalah suatu bagian penting dalam kehidupan bernegara.

“Wawasan kebangsaan Indonesia lahir sebagai reaksi dan perlawanan yang gigih terhadap kolonialisme Belanda yang sangat mendominasi di bidang politik, eksploitasi ekonomi serta penetrasi budaya sehingga rakyat Indonesia merasakan penderitaan lahir dan batin yang sangat mendalam,” ungkapnya.

Menurutnya, sosialisasi wawasan kebangsaan ini dimaksudkan untuk memberikan imunisasi dan vaksinasi kebangsaan bagi warga Indonesia agar semakin mantap wawasan dan kesadaran akan rasa dan nilai nilai kebangsaan Indonesia.

“Lewat sosialisasi ini semakin memantapkan dan kokoh jiwa kita, semangat dan rasa kebangsaannya serta menjadi garda terdepan bersama seluruh elemen bangsa lainnya dalam berjuang melawan berbagai virus dan penyakit yang menyerang integritas dan keutuhan bangsa Indonesia,” jelas Mailangkay. (lk)

Meimonews.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut terus berupa agar pendapatan daerah (patda) yang merupakan sumber penting dana pembangunan daerah serta upaya memudahkan wajib pajak membayar pajak kendaraan bermotor (ranmor).

Salah satu upaya agar wajib pajak ranmor mudah membayar kewajibannya yang adalah lewat Tokopedia

Wajib pajak sudah bisa melakukan pembayaran pajak kendaran, baik itu untuk motor maupun mobil lewat salah satu marketplace yang sangat digemari penjual maupun pembeli digital di Indonesia tersebut.

“Selain lewat offline melalui kantor Samsat atau Samsat Keliling, pihak Bapenda juga melayani pembayaran pajak ranmor lewat online. Saat ini sudah bisa lewat Tokopedia,” ujar Kepala Bapenda Sulut Olvie Atteng kepada Meimonews.com, Selasa (8/3/2022).

Atteng menjelaskan, proses pembayaran lewat online melalui layanan e-Samsat di Tokopedia, cukup mudah dan praktis. Caranya, pemilik kendaraan terlebih dahulu mendapatkan kode bayar pada aplikasi Info Pajak Kendaraan Sulut yang dapat diunduh pada Google Play Store atau klik Info Pajak Kendaraan Sulut.

Ditambahkan, setelah mendapatkan kode bayar, data kendaraan dan jumlah bayar dapat dibayarkan melalui teller/ATM/M-Banking Bank SulutGo, Kantor Pos terdekat atau juga lewat Tokopedia.

Atteng Atteng lantas menguraikan cara membayar pajak tahunan melalui Tokopedia.

Unduh aplikasi Tokopedia di Play Store / App Store
Daftar / Login
Pilih menu Top-Up dan Tagihan
Pilih layanan Pemerintah
Klik E-Samsat
Pilih wilayah : Samsat Sulut
Masukan Kode Bayar
Klik Cek Tagihan

Halaman akan menampilkan detail kendaraan, rincian jumlah tagihan, dan biaya administrasi

Cek kesesuaian data
Masukan kode promo jika ada
Klik pilih pembayaran

Lakukan pembayaran sesuai metode yang dipilih, kemudian ikuti instruksi sampai proses pembayaran sukses

“Simpan Invoice E-Samsat dan tukarkan sekaligus pengesahan di Samsat terdekat dengan membawa STNK, notice pajak dan identitas KTP,” ujar Atteng mengingatkan. (lk)

 

Meimonews.com – Berdasarkan data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, hingga akhir Februari 2022, ada 14 Provinsi di Indonesia yang konsisten dalam penurunan kasus konformasi positif Covid-19.

Menariknya, dari 14 provinsi tersebut, satu di antaranya adalah Sulawesi Utara. 13 Provinsi lainnya adalah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, Maluku, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua, dan Papua Barat.

Selain itu, 7 provinsi lain tercatat kasus hariannya sudah melandai, yaitu Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Gorontalo, Bengkulu, dan Lampung.

Faktor inilah yang juga membuat posisi perawatan pasien di rumah sakit melandai karena kontribusi pasien di daerah dengan populasi besar juga ikut turun. Hingga Selasa (1/3/2022), pasien dirawat di rumah sakit secara nasional turun menjadi 34 persen dari hari sebelumnya di posisi 35 persen (28/2/2022).

”Per hari ini (1/3/2022), konfirmasi kasus harian berada di posisi 24.728 kasus per hari. Sangat jauh jika dibandingkan posisi tertinggi yang sempat mencatat angka 64.718 kasus per hari. Tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (bed occupancy ratio/BOR) juga masih sangat terkendali dengan kecenderungan menurun,” kata dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid., Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI, pekan lalu, seperti dikutip humas Kemenkes.

Data Kemenkes juga menunjukkan, di beberapa daerah dalam minggu terakhir Februari mengalami penurunan positivity rate, di antaranya: DKI Jakarta, Bali, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Maluku, Papua, NTB, Papua Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Tengah.

”Meskipun dalam pantauan kami masih ada beberapa provinsi di Jawa dan luar Jawa yang meningkat, tapi secara agregat kita bisa melihat penanganan pandemi secara nasional membaik karena provinsi dengan kota-kota besar padat penduduk sudah melewati puncaknya dalam waktu yang cukup konsisten,” ujar dr. Nadia.

Perbaikan indikator penanganan pandemi juga tampak dari angka kesembuhan pasien di rumah sakit yang terus meningkat secara nasional. Hingga Senin (28/2/2022), angka kesembuhan pasien ada di posisi 43.992. Angka ini lebih baik dari hari sebelumnya Minggu (27/2/2022) yang ada di posisi 39.384.

”Beberapa hari yang lalu, kita juga mencatat rekor angka kesembuhan harian tertinggi sejak awal pandemi ini diumumkan sebesar 61.361 (25/2/2022), melewati rekor sebelumnya pada 6 Agustus 2021 yang sempat menyentuh angka 48.832,” ujar dr. Nadia.

Namun demikian, data menunjukkan risiko kematian tertinggi masih terjadi pada pasien yang belum menerima vaksinasi lengkap, lansia, dan memiliki komorbid.

Dari catatan Kemenkes pada 5.013 pasien yang meninggal akibat COVID-19 dari 21 Januari-26 Februari 2022, komorbid terbanyak yang ditemukan di pasien meninggal adalah diabetes melitus dan bahkan 21persen pasien memiliki komorbid lebih dari satu.

”Hingga Sabtu (26/2/2022), dari 5.013 pasien yang meninggal akibat Covid-19, 69 persen belum divaksinasi lengkap, 57 persen di antara pasien meninggal tersebut adalah lansia dan 45 persen memiliki komorbid,” jelas dr. Nadia.

Untuk menekan angka kematian, Kemenkes terus meningkatkan dan memperluas layanan kesehatan serta mempercepat laju vaksinasi.

Memberikan vaksinasi lengkap hingga booster adalah upaya agar pertahanan terhadap virus Covid-19 menjadi lebih tinggi, terutama bagi lansia, pasien dengan komorbid, dan anak-anak terhadap risiko bergejala berat hingga kematian akibat Covid-19.

Untuk vaksinasi booster, kini sudah dapat diberikan kepada seluruh masyarakat yang berusia di atas 18 tahun, dan telah menerima vaksinasi dosis primer minimal tiga bulan sebelumnya.

Pemerintah juga telah resmi menambahkan regimen vaksin booster, yakni vaksin sinopharm. dengan demikian ada 6 jenis regimen vaksin booster yang digunakan di indonesia; Sinovac, Astrazeneca, Pfizer, Moderna, Janssen (J & J), dan Sinopharm. (lk)

Meimonews.com – Beberapa titip rawan banjir ditinjau Walikota Manado Andrei Angouw sebelum ke kantornya di kawasan Tikala, Jumat (4/3/2022) pagi.

Begitu keluar dari rumah pribadinya, walikota tidak langsung ke kantornya, melainkan singgah di lokasi Stadion Klabat untuk melihat kondisi lokasi ini, mengingat sehari sebelumnya terdapat beberapa lokasi terendam air karena hujan deras berkepanjangan.

Begitu selain dari Stadion Klabat, walikota berjalan kaki melewati Kelurahan Kleak ke jalan Bethesda hingga menyusuri Keluruhan Sario Utara sampai ke Ajen dan kompleks Kantor Camat Sario.

Di lokasi, selain melihat kondisi drainase dan aliran air, walikota berinteraksi dengan warga dan menyampaikan beberapa hal terutama rumah-rumah warga yang berada dibantaran-bantaran sungai.

Turun lapangan (turlap) mantan Ketua DPRD Sulut di beberapa titik ini untuk melihat kondisi wilayah pasca hujan deras sejak kemarin sore hingga malamnya.

Terdapat beberapa wilayah di Kota Manado yang terendam air setalah hujan lebat kemarin. Tapi, satu hal yang nyata di lapangan adalah terdapat beberapa wilayah yang selama ini menjadi langganan banjir dan genangan air tapi saat ini kendati tergenang airnya cepat surut.

Di lokasi, walikota menginstruksikan instansi teknis untuk segera antisipasi dan melakukan perbaikan terhadap berbagai sarana yang rusak atau lokasi-lokasi publik yang terdampak banjir dan genangan air kemarin.

Pejabat yang rajin turlap (turun lapangan) ini berharap agar masyarakat selalu waspada dalam menghadapi cuaca ekstrim akhir-akhir ini. Cuaca hujan juga sangat berkebihan sebab sudah beberapa bulan hujan belum berhenti.

Ikut mendampingi kunjungan Walikota yakni Sekretaris Kota Manado Micler C.S. Lakat, Kadis PUPR Johny Suwu, Kadis Perkim Peter Eman, Camat Karombasan, Camat Sario, Lurah dan Ketua-Ketua Lingkungan serta pejabat teknis lainnya. (lk)