Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menerima kunjungan BPJS Ketenagakerjaan Manado untuk beraudiensi di ruang kerjanya, Senin (22/11/2021).

Hadir Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Manado sedang yang mendampingi Walikota adalah Kadis Ketenagakerjaan Manado Donald Supit.

Dalam audiensi ini, pihak BPJS Ketenagakerjaan ikut menyerahkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis bagi pekerja Non ASN (THL), Ketua Lingkungan dan Pekerja Rentan yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah Kota Manado.

Selanjutnya, pembahasan terkait jumlah pekerja rentan Kota Manado yang akan dilindungi pada tahun 2022.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan juga menyampaikan soal publikasi atas inisiatif Pemerintah Kota Manado dalam mengimplementasikan Inpres No. 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual melalui video conference (vicon) dengan Mendagri RI di ruang Kerja Walikota, Senin (22/11/2021).

Rakor virtual ini menyangkut evaluasi penyerapan anggaran daerah tahun 2021 dan diikuti seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia.

Dalam zoom meeting ini, Walikota di dampingi Sekretaris Kota Manado Micler C.S. Lakat, Kepala Inspektorat Kota Manado Atto Bulo, Kepala Bapelitbang Liny Tambajong, dan Plt. BPKAD Bart Assa yang juga sebagai Asisten III.

Kegiatan ini diawali pemaparan oleh Menteri Dalam Negeri R.I Tito Karnavian yang menyampaikan kondisi perekonomian dan penganggaran nasional secara umum.

Selesai pemaparan Mendagri, dilanjutkan dengan pemaparan dan penjelasan dari Menteri Keuangan R.I Sri Mulyani.

Kasus Covid 19 di Indonesia terus membaik tapi kita harus tetap waspada, demikian salah satu kalimat dalam rakor ini. (lk)

Meimonews.com – Generasi Muda Forum Keluarga Putra Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Sulawesi Utara menyambut positif dan mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mempercayakan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.

“Sebagai keluarga besar TNI Polri, kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang dengan cepat melakukan pelantikan Panglima TNI bersamaan dengan KSAD dan Kepala BNPB di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11/2021),” ujar Ketua GM FKPPI Sulut Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com via telefon, Kamis (18/11/2021 Mailangkay menyebutkan, pelantikan secara bersama Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI, Letjen TNI Dudung Abdurachman sebagai KSAD, serta Mayjen TNI Suharyanto sebagai Kepala BNPB, membuktikan Presiden Jokowi sangat aspiratif dan akomodatif. Jenderal- jenderal ini diyakini akan membawa dampak positif terhadap kondisi keamanan NKRI.

Jenderal Andika, menurut Wakil Ketua DPRD Sulut ini adalah sosok yang humanis dan memiliki banyak program aktifitas sosial yang membantu masyarakat sangat penting untuk lebih ditingkatan intensitasnya agar sinergi TNI dan rakyat makin solid dan kuat.

Dikemukakan, sebagai bagian dari GM FKPPI nasional, pihaknya berkewajiban mendukung arahan Pimpinan Pusat GM FKPPI di bawah kepemimpinan Ryanta Soerbakti, MBA.

Penegasan Ketua Umum Pengurus Pusat GM FKPPI Ryanta Soerbakti, MBA bahwa seluruh kader loreng bergerak agar menyambut dan mengapresiasi pimpinan baru TNI, GM FKPPI di daerah ini (Sulut dan Kabupaten/Kota), sebut Mailangkey, siap.

Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang akan purna tugas.

Bagi Soerbakti, Jenderal Hadi telah memberikan dedikasinya yang cukup besar bagi negara, TNI dan GM FKPPI.
“Bapak Hadi benar benar menjadi figur orang tua kami yang sangat dekat dan perhatian kepada anak-anaknya di GM FKPPI,” ujarnya.

Diungkapkan, beberapa kali Jenderal Hadi memberikan arahan untuk menjadikan GM FKPPI sebagai organisasi kader anak anak TNI/Polri yang memiliki jiwa solid, kuat dan militan dalam turut membantu mensosialisasikan sekaligus mengaktualisasikan program TNI Polri di seluruh tanah air.

Hampir selama 2 tahun, GM FKPPI selalu dilibatkan dan berinisiatif membantu para prajurit TNI Polri ke pelosok tanah air berada di garda terdepan bersama para nakes bergotong royong berupaya menekan penyebaran Covid-19.

Tidak hanya itu, dalam beberapa kesempatan melakukan arahan via zoom bersama kader-kader GM FKPPI Se-Indonesia, beliau berpesan agar para kader GM FKPPI berpegang teguh kepada nilai nilai Pancasila dalam menghadapi tantangan dan ancaman terhadap kedaulatan NKRI dari berbagai aspek kehidupan. (lk)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN-RI) selaku leading sector dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Indonesia telah melakukan berbagai upaya yang komprehensif dalam mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar).

Salah satu upaya yang telah dilakukan Deputi bidang Pencegahan BNN RI adalah menggandeng stakeholder terkait yang berada di tingkat pusat maupun daerah dalam rangka optimalisasi pelaksanaan program Desa Bersinar melalui peranserta pemerintah daerah.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah Webinar Desa Bergerak Menuju Indonesia Bersinar yang diselenggarakan Deputi Bidang Pencegahan BNN-RI dengan tema Peran Pemerintah Daerah Dalam Rangka Optimalisasi Pelaksanaan Program Desa Bersih Narkoba di Bigland Hotel and Convention Sentul Bogor dan disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube BNN-RI, Selasa (16/11/2021).

Deputi Pencegahan BNN-RI Drs. Sufyan Syarif menjelaskan pada Webinar kali ini, pihaknya menggandeng Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT)

Tiga keynote speaker tampil pada kegiatan yang diikuti 784 peserta ini yaitu Kepala BNN-RI Komjen Pol. Dr. Petrus R. Golose, Dirjen Pembangunan Desa dan Pedesaan Kemendes PDTT Sugito, S.Sos., M.H serta Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd.

Kepala BNN-RI dalam sambutannya mengungkapkan, saat ini, kelurahan/desa menjadi wilayah yang strategis untuk jalur masuk barang terlarang terutama kelurahan/desa yang menjadi sasaran bandar narkoba.

“Oleh karena itu, kelurahan/desa perlu ambil bagian terlibat secara aktif dengan didukung instansi terkait dan komponen masyarakat. Keterlibatan pemerintah daerah dalam memerangi narkoba (War on Drugs) melalui upaya P4GN menjadi sebuah strategi yang tepat ” ujar Golose.

Hal ini, tambahnya, sejalan dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 tentang Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan diperkuat dengan Permendagri Nomor 12 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika yang juga diatur dalam Permendes PDTT Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Melalui webinar ini diharapkan dapat menyatukan persepsi dan pandangan bersama terkait pelaksanaan kebijakan terutama Program Desa Bersinar sehingga terjadi sinkronisasi kebijakan BNN-RI dengan pemerintah daerah.

Diharapkan pula, kutip Biro Humas dan Protokol BNN-RI, pelaksanaan Program Desa Bersinar di daerah-daerah akan lebih optimal, terstruktur, sistematis dan massif dalam rangka mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menerima Pimpinan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (BG KESDM) RI di ruang Kerja Walikota, Rabu (17/11/2021)

Kehadiran mereka selain silaturahmi juga memperkenal Tupoksi Badan Geologi serta kerja-kerja yang akan dilaksanakan di daerah Sulut termasuk di Manado.

Mereka juga menyampaikan Surat Peraturan Menteri ESDM Nomor 23 tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Gerakan Tanah untuk Wilayah Sulawesi dan Maluku yang rencananya akan didirikan di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Bagi mereka, selama ini, Balai Pemantauan ini belum ada di daerah ini, sehingga mereka bermohon ada bantuan dari Pemerintah Kota soal peminjaman gedung untuk tahap awal kerja Badan Geologi ini di Provinsi Sulawesi Utara.

Mereka berharap memiliki Gedung sebagai Kantor Balai dengan kapasitas 10 pegawai untuk tahap awal dari yang idealnya kurang lebih 40 orang pegawai. Artinya mereka berharap bisa ada kebijakan Walikota untuk meminjamkan gedung yang sifatnya pinjam pakai.

Walikota sendiri merespon permintaan ini dan selanjutnya nanti akan dikoordinasikan bersama Kabid Aset Pemerintah Kota untuk penyiapan gedungnya serta administrasi pinjam pakainya.

Hadir dalam pertemuan ini Sekretaris Badan Geologi KESDM Dr. Ediar Usman (Sekretaris Badan Geologi, KESDM, Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Kelembagaan, Percepatan Regulasi dan Bantuan Hukum H. Hufron Asrofi, S.H., M.Hum, Koordinator Kelompok Mitigasi Gunung Api BG KESDM Ir. Kristianto, M.Si.

Selain.itu, Koordinator Kepegawaian dan Organisasi Sekretariat BG KESDM H. Amin Hamidi, S.Psi, Subkorkel Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur BG KESDM Dr. Devy Kamil Syahbana M.Si .Analis Hukum Biro Hukum KESDM Jaya Kusuma Wardana, S.H dan staf pendamping dari Dinas ESDM Provinsi Sulut.

Walikota di dampingi Plt. Kepala BKD Donald Supit dan Kabid Aset Pemerintah Kota Jeffry Andries. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw memimpin rapat teknis soal arus lalulintas di Kota Manado di ruang kerjanya, Selasa (16/11/2021).

Pokok bahasan dalam rapat tersebut menyangkut titik-titik kemacetan di Kota Manado. Bahasan menarik soal kemacetan di seputaran terowongan khususnya simpang tiga masuk ke Bumi Nyiur.

Salah satu masalah inti di lokasi ini adalah baik terowongan maupun ruas jalan keluar terowongan yang masih sempit belum mengikuti lebar jalan ring road yang dua jalur.

Salah satu tindakan yang akan dilakukan adalah pelebaran bahu jalan di sekitaran terowongan. Konsekuensi dari pelebaran bahu jalan ini adalah penertiban kios-kios yang berada di bahu jalan.

Pertemuan dan pembahasan teknis ini melibatkan Kabid Perhubunhan Darat Dishub Kota Manado, Balai Jalan Nasional, Balai Perhubungan Darat, Kasat Lantas Manado dan tim teknis lainnya.

Selesai pembahasan seputaran terowongan, pertemuan dilanjutkan dengan pembahasan dalam kaitan rekayasa arus lalulintas seputaran TKB dan Shopping Centre.

Hal ini dibahas bersama PD Pasar Manado sebab direncanakan beberapa pintu masuk di lokasi ini akan dibuat portal untuk kepentingan parkir yang pengelolaannya oleh PD Pasar Manado.

Hadir dalam permbahasan ini Kabid Perhubungan Darat Kota Manado Donald Wilar, Direktur Umum PD Pasar Manado Lucky Senduk bersama Kasat dan Kanit Lantas Polresta Manado. (lk)

Meimonews.com– Kodim 1309/Manado menggelar kegiatan Pembinaan Kemampuan Keluarga Besar TNI (KBT di Makodim 1309/Manado, Winangun Dua Manado, Senin (15/11/2021).

Kegiatan yang diikuti utusan GM (Generasi Muda) FKPPI Manado, KB (Keluarga Besar) FKPPI Sulut dan Manado yang adalah bagian dari KBT tersebut mengangkat tema Melalui Pembinaan Peningkatan Kemampuan Keluarga Besar TNI, KBT menjadi organisasi masyarakat yang profesional dan militan guna mendukung tugas pokok TNI AD.

Hadir pada kegiatan ini Kolonel Inf Daniel Edgar Syaloom Lalawi (Dandim), Letkol Inf Dedi Junaedi, SE (Kasdim), Mayor Inf Yance Walangitan, SH., MH (Pasi Intel), Mayor Inf M.Z. Efendi (Pasi Pers), Mayor Inf Vence Mamarodia ( Pasiter), dan Kapten Chb Nixon Kukus ( Danramil 1309-02/WTPM).

Tiga narasumber dijadikan pada kegiatan yang dipandu Mayor Inf Vence Mamarodia (Pasiter) yakni Meiske Conny Lantu, SE (Kaban Kesbangpol dan Linmas Manado), Dolvie Makawena, SH (Sekrataris PD GM FKPPI Sulut) dan Ferry Soesanto, S.Sos (PD KB FKPPI Sulut)

Dandim 1309/Manado Kolonel Inf Daniel Edgar Syaloom Lalawi dalam sambutan pembukaan mengemukakan beberapa hal, di antaranya bahwa keluarga besar TNI merupakan salah satu sumber daya atau potensi yang harus dibina terus

Hal tersebut, jelas Dandim, karena negara mengamanatkan pada TNI untuk menyelenggarakan pembinaan ini termasuk dari keluarga besar TNI sehingga kapanpun dibutuhkan mereka siap, kemampuan tetap ada, siap dalam mendukung laju pembangunan untuk kepentingan negara .

“Sehingga mendapatkan bekal untuk menghadapi berbagai perkembangan situasi baik yang ada di TNI-AD maupun dalam lingkungan kita,” kata Dandim.

Dikemulakan juga, pembinaan kemampuan keluarga besar TNI bertujuan untuk memelihara dan memantapkan rasa cinta Tanah Air, wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara.

Selain itu, terbentuknya kader-kader pemimpin dari keluarga besar TNI yang memiliki kepribadian yang memiliki jiwa Pancasila dan nasionalis, meningkatkan pemahaman tentang mempertahankan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 45 dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.

Kaban Kesbangpol dan Linmas Kota Manado Meiske Conny Lantu, SE Salam pemaparan materinya tentang Peran Pemerintah dalam Pelaksanaan Wawasan Kebangsaan (Permendagri Nomor 17 Tahun 2012 dan Implementasi Bela Negara memberikan penjelasan Tupok dan Fungsi Kesbangpol dan Linmas Kota Manado, pendidikan wasbang, penyelenggaran pendidikan wasbang dan bentuk kegiatannya serta definisi bela negara.

Narasumber berikutnya adalah Ferry Soesanto, S.Sos (PD KB FKPPII Sulut yang membawakan materi tentang Sinergitas FKKPI dengan TNI-POLRI dalam menjaga persatuan bangsa serta Dolvie Makawena, SH (Sekretaris PD GM FKPPI Sulut) dengan materi Profesionalisme dan Sinergitas KB FKPPI, GM FKPPI, PPM dan Hipakad dengan TNI-AD.

Letkol Inf Dedi Junaedi, SE (Kasdim 1309/Manado) menanggapi pertanyaan peserta kegiatan antara lain menjelaskan tentang peranan kebhinekanan dalam menghadapi potensi ancaman yang sangat besar terkait kondisi bangsa dilihat dari banyak aspek.

Salah satunya aspek wilayah yang jadi incaran dan juga diposisikan sebagai ancaman bagi bangsa lain. Hakekat ancaman yang terus berkembang yang perlu diwaspadai. Banyak kerawanan yg jadi sumber konflik, perkuat nasionalisme.

Selain itu, waspadai aksi propaganda yang akan berusaha pengaruhi pemahaman dan perilaku untuk mencapai tujuannya yang bertentangan dengan UUD 45, Pancasila dan NKRI, mengganggu tujuan nasional, lebih bijak dalam penggunaan media dan alat komunikasi cermati agar tidak jadi korban penyalahgunaan IT. (lk)

Meimonews.com – Gerakan turun lapangan (turlap) untuk mengecek keberadaan apa adanya di lokasi yang dikunjungi terus dilakukan Walikota Manado Andrei Angouw.

Pagi hingga siang (Senin, 15/11/2021), sejumlah sekolah dikunjungi lamgsung di antaranya SS Katolik 3 Don Bosco Manado di Jalan Sudirman, SD Negeri 6 Manado dan SD Negeri 11vang berada di Jalan Sarapung serta SD Islamic Center Manado di Jalan WR Supratman.

Saat road show (berkunjung)  ke sekolah-sekolah tersebut, Walikota Andrei Angouw disambut pimpinan sekolah dan staf/guru.

Di SD Katolik 3 Don Bosco Manado yang menjadi sekolah pertama yang dikunjungi, mantan Ketua DPRD Sulut ini diterima Frater Valerie Halawa, SPd (Kepala Sekolah) dan staf pengajar.

Setelah diterima pimpinan sekolah, walikota yang rajin turlap ini langsung melihat Kegiatan Belajat Mengajar (KBM) dan pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Kompetensi (ANBK) di sekolah ini.

Hal yang sama (disambut pimpinan sekolah dan walikota langsung melihat KBM dan ANBK) terjadi di sekolah-sekolah lain yang dikunjungi mantan Anggota Dewan Sulut daerah pemilihan Manado ini. (lk)

Meimonews.com – Pelabuhan Petta di Kepulauan Sangihe belum ada kegiatan yang berkaitan dengan pengawasan Bea Cukai, Imigrasi dan Karantina sebagaimana pelabuhan Internasional lainnya.

“Hal ini perlu menjadi perhatian Pemerintah Pusat agar bisa bekerjasama dengan Pemda Kabupaten Sangihe,” ujar Ketua Tim Asistensi Ditjen Imigrasi Wilayah Sulut Irjen Pol. (Purn) Dr. Ronny F. Sompie kepada Meimonews.com, Senin.(14/11/2021) usai kunjungan ke Kabupaten Sangihe termasuk ke Pelabuhan Petta, pekan lalu.

Kerjasama tersebut adalah dalam memperkuat posisi strategis Pelabuhan Petta dalam menunjang pengawasan kegiatan ekspor dan impor barang masuk dan keluar Indonesia setelah melalui pengawasan di Pos Lintas Batas Laut di Pulau Marore yang berada sangat dekat dengan Philipina Selatan.

Artinya, sebut mantan Dirjen Imigrasi ini, pengawasan bea cukai, imigrasi dan karantina tidak bisa dilepaskan satu sama lainnya, karena perlintasan barang tidak bisa dipisahkan dengan perlintasan orang yg memanage barang tsb masuk dan keluar Indonesia termasuk berkaitan dengan Karantina baik hewan, tumbuhan dan kesehatan.

Diungkapkan, posisi Pelabuhan Petta lebih strategis dibandingkan dengan posisi pelabuhan Nusantara di Tahuna, sehingga kajian Pemerintah Pusat perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas Pelabuhan Nusantara di Tahuna yang posisinya tidak memudahkan kapal-kapal dari arah Philipina Selatan yang akan menuju Pelabuhan Internasional Bitung dalam kegiatan ekspor dan impor apa saja termasuk ikan.

Sementara para nelayan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, menurutnya, akan sangat terbantu bila Pelabuhan Petta bisa menjadi pelabuhan Internasional bagi kegiatan ekspor dan impor di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Hal ini menjadi bagian dari upaya mencegah terjadi ekspor dan impor ilegal di areal pantai Kepulauan Sangihe, karena pengawasannya dapat diperkuat oleh keberadaan bea cukai, Polair, KPLP, dan pengawasan perlintasan orang yang melakukan ekspor dan impor tersebut oleh Pejabat Imigrasi di Kanim Kelas II TPI Tahuna.

Pekan lalu,. Sompie dan Tim mengadakan kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang diawali pertemuan dengan Bupati di Kantor Bupati. Mendampingi Bupati adalah Sekda, Asisten 1, Kepala Dinas Dukcapil dan Kabag Kerjasama.

Turut hadir instansi terkait yang berkompeten seperti Ditjen Perhub Laut cq KPLP dan unsur terkait yang bertugas di Wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe,l yakni Kodim, Polres, dan pemangku kepentingan lainnya.

Usai bertemu Bupati, Tim Asistensi berkunjung ke Pelabuhan Petta yang merupakan lokasi sangat strategis bagi kegiatan ekspor dan impor di Sulut dan Philipina Selatan sejak jaman sebelum kemerdekaan sampai saat ini.

Sompie juga berharap agar jangan menyebut warga Sangihe Philipine apalagi disingkat, karena akan menyakiti perasaan torang pe sodara di Sangihe deng Talaud.

“Jadi pake istilah warga tanpa dokumen baik kependudukan maupun kewarganegaraan, sehingga mereka tanpa paspor deng KTP pasti nyanda punya visa deng izin tinggal waktu maso deng melakukan kegiatan di Sulut terutama melalui perairan Sangihe – Talaud sampai Bitung,” imbaunya.

Sementara dorang, sebut Ketua Umum KKK Indonesia tersebut, ada yang menduduki wilayah di Manado dan sebagian besar di Bitung. (af)

Meimonews.com – Tidak hanya mendengar laporan semata, namun turun lapangan (turlap) dan melakukan peninjauan langsung dilakukan Walikota Manado Andtei Angouw.

Sabtu (13/11/2021), AA (Walikota Manado Andrei Angouw) mengunjungi Teling Bawah untuk melihat progres pelaksanaan perbaikan bendungan untuk pencegahan meluapnya air sekitar lokasi Teling Bawah.

Perbaikan bendungan dilakukan sebab di Teling Bawah sering terjadi luapan air jalan-jalan dan halaman rumah penduduk jika hujan deras.

Di dampingi Plt Kadis PUPR Manado Johny Suwu, mantan Ketua DPRD Sulut ini melihat soal pengerjaan perbaikan bendungan termasuk mencari tahu target penyelesaiannya.

Perbaikan drainase dan parit-parit termasuk normalisasi sungai, anak sungai dan bendungan di Kota Manado adalah untuk menghindari ancaman banjir serta air tergenang di jalan raya.

Program ini selain meminimalisir banjir, juga ada kaitan dengan mekanisme pengelolaan sampah di Kota Manado. Makanya Walikota selalu berharap agar ada kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan apalagi sampai dibuang di parit dan drainase yang membuatnya tersumbat.

“Saya harap masyarakat punya kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan. Ketidak sadaran inilah yang sering membuat Manado dilanda banjir jika hujan lebat,” kata Walikota. (lk)