Meimonews.com – Restorative Justice (RJ) lagi-lagi menjadi cara yang digunakan Polres Simalungun Polda Sumatera Utara  dalam menyelesaikan perkara. Penyelesaian perkara melalui RJ diberikan kepada 70 tersangka pencuri sawit.

RJ memang menjadi program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. Sebagaimana yang ditekankan Kapolri, penanganan kasus dengan pendekatan RJ merupakan langkah untuk mengikuti dinamika perkembangan dunia hukum yang mulai bergeser dari positivisme ke progresif untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat.

“Sebab itu, merupakan prinsip utama dalam keadilan restoratif, yakni penegakan hukum yang selalu mengedepankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan mengembalikan pola hubungan baik dalam masyarakat,” ujar Kapolres Simalungun AKBP Ronald F. C. Sipayung kepada wartawan, Selasa (5/9/2023).

Dalam kasus pencurian sawit ini, 70 tersangka melakukan aksinya pada kurun waktu 2021-2023. Delapan dari 70 tersangka merupakan ibu rumah tangga dan sisanya laki-laki berusia 15-56 tahun.

RJ diberikan kepada 70 tersangka tanpa cuma-cuma. Mereka tetap mendapatkan sanksi sosial yang harus dijalani berupa membersihkan rumah ibadah.

“Tentu, kegiatan sanksi sosial ini tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Kegiatan ini hanya dilaksanakan dua kali seminggu, Senin-Kamis dari jam 09.00 sampai jam 10.30 WIB,” jelasnya.

70 tersangka tersebut ada yang mendapat sanksi sosial selama satu sampai tiga bulan, yakni membersihkan rumah ibadah, kantor instansi pemerintah, dan kantor PTPN dua kali dalam seminggu setiap hari Senin dan Kamis.

“Putusan ini sesuai permintaan PTPN IV bahwa tersangka agar melakukan kegiatan sosial dengan membersihkan masjid, gereja, kantor desa, dan kantor PTPN,” ujar Kapolres.

Ditegaskan, pemberlakuan keadilan restoratif diterapkan oleh Polsek Tanah Jawa terhadap perkara yang memenuhi enam syarat sebagaimana diatur dalam Peraturan Polri (Perpol) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Tindak Pidana berdasarkan Keadilan Restoratif. Syarat itu antara lain kasus tersebut bukan perbuatan pidana yang dilakukan secara berulang, tidak menimbulkan kerugian lebih dari Rp 1 juta, tidak menimbulkan ancaman bagi masyarakat, serta bukan merupakan tindak pidana terorisme dan narkoba.

“Sanksi sosial ini tentunya kami harapkan memberikan efek jera, dengan menggunakan rompi khusus tentu akan menimbulkan rasa malu dari para tersangka, karena disaksikan oleh masyarakat,” ujar Kapolres. (AF)

Meimonews.com – Jajaran Ditlantas Polda Jateng dipimpin Wadirlantas Polda Jateng AKBP Rahman Wijaya bersama pihak PT Jasa Raharja dan Bapenda Provinsi Jateng melaksanakan sosialisasi tertib berlalulintas dan tertib pajak dalam rangka Operasi Zebra Candi 2023 di sekitar Jalan Majapahit Semarang, Selasa (5/9/2023).

Kasatgas Gakkum Ops Zebra Candi Kompol Christopher Adhikara Lebang menjelaskan, kegiatan sosialisasi tertib berlalulintas serta program taat pajak dilakukan dengan membagikan brosur dan leaflet serta pemberian helm maupun bingkisan kepada pengendara yang tertib berlalulintas.

“Giat ini kita lakukan bersama  Bapenda Provinsi Jateng dan Jasa Raharja untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang  tertib berlalulintas dan tertib pajak kepada pengendara,”ujar Kompol Lebang.

Ditambahkan, dalam kegiatan kali ini sifatnya sosialisasi. Jadi tidak ada penindakan pelanggaran, masyarakat yang kedapatan STNK telat bayar maupun sudah waktunya bayar akan kita arahkan ke petugas Samsat yang disediakan di lokasi.

Kegiatan ini tidak dilakukan upaya represif/penegakan hukum dengan tilang,. Pihaknya lebih mengutamakan upaya preemtif dan preventif kepada masyarakat.

“Kami hanya membantu dan sekaligus memberikan sosialisasi kepada para pengendara, tidak ada upaya penindakan, hanya memberikan edukasi dan sosialisasi dalam kegiatan ini” jelasnya.

Untuk itu, diharapkan seluruh masyarakat yang telah mengetahui informasi tentang pentingnya keselamatan dalam berlalulintas termasuk tertib pajak bisa berperan serta dalam  menyebarluaskan.

“Alhamdulilah tadi surat surat saya lengkap dan dapat bingkisan dari petugas, ” kata Windi Putri, salah seorang pengendara motor yang diperiksa  petugas, seperti dikutip Kabid Humas Polda Jateng Kombespol Satake Bayu Setianto kepada Meimonews.com, Selasa (5/9/2023) sore.

Kombes Pol. Satake mengajak masyarakat khususnya pengendara untuk lebih tertib berlalulintas dengan memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan.

“Tujuan etika dalam berlalulintas adalah dapat mengatur individu dalam menggunakan jalan raya. Terciptanya keamanan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas. Selain itu juga dapat menekan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas maupun fatalitas,” ujar mantan Kabid Humas Polda Bali ini. (AF)

Meimonews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Tribrata Jaya 2023 dalam rangka pengamanan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN yang digelar di Jakarta, Selasa-Kamis (5-7/9/2023). Dalam pengamanan ini, Polri membagi beberapa satgas, salah satunya Satgas Preventif.

Kasatgas Humas Operasi Tribrata Jaya 2023 Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan, Satgas Preventif bertugas melakukan pengamanan dalam rangka pencegahan terhadap ancaman dan gangguan keamanan baik sebelum, sesaat maupun setelah kegiatan KTT ASEAN.

“Satgas Preventif terdiri dari beberapa Subsatgas. Salah satunya, Subsatgas pengamanan Bandara. Subsatgas ini mempunyai tugas mengamankan kedatangan delegasi atau tamu negara ke Indonesia,” ujar Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/9/2023).

Ada juga Subsatgas pengamanan akomodasi atau hotel. Satgas ini mengamankan akomodasi atau hotel para delegasi dan tamu negara menginap. Satgas ini berkoordinasi dengan Paspampres yang berjaga di wilayah ring 1.

“Ada juga Subsatgas Pengamanan Objek ada di beberapa tempat yang akan didatangi delegasi dan tamu negara, termasuk di JCC,” tambahnya.

Selain itu, ada Subsatgas Sterilisasi yang melakukan pengamanan barang-barang yang dibawa delegasi dan tamu negara. Subsatgas ini melakukan sterilisasi dan memastikan tempat-tempat yang akan didatangi delegasi dan tamu negara steril, dengan menggunakan alat-alat yang ada, termasuk dengan K9 atau anjing pelacak.

“Jadi Subsatgas ini bekerjasama dengan Paspampres karena ada di ring 1,” tandasnya.

Selanjutnya, ada Subsatgas Kawasan yang terdiri dari Polres-Polres tempat penyelenggaraan KTT ASEAN dan venue yang akan dihadiri para delegasi dan tamu negara.

Subsatgas ini bertugas mengantisipasi ancaman dan gangguan kamtibmas termasuk kegiatan unjuk rasa atau masyarakat lainnya. Ada juga Subsatgas Pengamanan Wilayah. Selain di DKI Jakarta, ada dua wilayah lainnya dalam Subsatgas ini yaitu Polda Banten dan Polda Jawa Barat.

“Semua Subsatgas yang tergabung dalam Satgas Preventif ini melakukan secara terpadu melakukan pencegahan mulai dari mengatur, menjaga, melakukan pengawalan termasuk patroli-patroli baik patroli jalan kaki, pakai kendaraan dan patroli gabungan tiga pilar,” katanya.

Satgas Preventif ini terdiri dari 3.784 personil gabungan baik dari Mabes Polri, Polda maupun Polres-Polres. Semua personil yang ditugaskan mengamankan para delegasi maupun tamu negara mulai dari kedatangan hingga kepulangan nanti.

Satgas Preventif ini juga, sebut Ramadhan, akan berkoordinasi dengan stakeholders lainnya seperti Paspampres, TNI, Pemda dan Kementerian/Instansi lainnya.

Ramadhan tak lupa meminta peranserta masyarakat guna mendukung pelaksanaan KTT ASEAN agar berjalan aman dan nyaman.

“Satgas Preventif terus berkolaborasi juga dengan stakeholders lainnya dan masyarakat agar semua berjalan dengan lancar kegiatan dan membawa nama baik bangsa negara. Masyarakat diharapkan ikut berperan serta menjaga situasi selama KTT ASEAN ini sehingga memberikan kesan negara ini betul aman, damai, dan nyaman,” katanya. (AF)

Meimonews.com – Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Zebra Samrat 2023 resmi dilaksanakan di Polda Sulut dan jajaran, mulai 4 hingga 17 September mendatang.

Dimulainya operasi yang difokuskan pada bidang lalulintas ini diawali dengan apel gelar pasukan, di Kawasan Megamas Manado, Senin (4/9) sore.

Pembukaan apel yang dipimpin Kapolda Sulut Irjen. Pol. Setyo Budiyanto ditandai penyematan pita tanda operasi sekaligus penyerahan bekal kesehatan kepada perwakilan personel TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Sat Pol PP serta Jasa Raharja.

“Tujuan utama Operasi Zebra ini adalah menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalulintas,” ujar Kapolda, usai memimpin apel.

Dikemukakan, operasi ini sudah beberapa kali dilakukan secara reguler atau rutin, dan tema operasi kali ini adalah, Cipta Kondisi Kamseltibcar Lantas yang Kondusif Menuju Pemilu Damai 2024 di Wilayah Sulawesi Utara.

“Harapannya dengan pelaksanaan operasi yang dilakukan secara reguler atau rutin, disiplin masyarakat dalam berkendara, disiplin dalam menggunakan jalan raya, itu semuanya bisa berjalan dengan baik. Sehingga berkurang angka pelanggaran, terlebih berkurang angka kecelakaan lalu lintas,” ujar Kapolda.

Kapolda mengajak para pengguna jalan untuk memperhatikan keselamatan bersama. “Ingat bahwa, pada saat kita berada di jalan raya, bukan hanya pribadi saja tetapi ada hak orang lain, ada kepentingan orang lain yang harus diperhatikan, sama-sama memiliki hak untuk memanfaatkan jalan raya,” imbaunya.

Kapolda mengapresiasi dukungan unsur pemerintah, TNI, dan beberapa instansi terkait lainnya dalam pelaksanaan Operasi Zebra Samrat 2023.

“Ini sebagai bentuk sinergitas demi suksesnya Operasi Zebra. Jadi pelaksanaannya nanti di lapangan tentu akan memudahkan segala penertiban atau mungkin ada kekurangan-kekurangan fasilitas jalan yang perlu perbaikan demi mendukung kelancaran lalulintas,” ujar Irjen Pol. Setyo.

Usai apel gelar pasukan, dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan lain yakni, tarian keselamatan berlalulintas oleh Polwan Ditlantas Polda Sulut dan simulasi pengawalan VVIP oleh personil Satuan PJR.

Kemudian, penyerahan piagam penghargaan kepada beberapa komunitas otomotif, penyerahan helm SNI dan diakhiri dengan show of force kampanye tertib lalu lintas. (AF)

Meimonews.com – Operasi Zebra Samrat 2023 dimulai Senin (4/9/2023) dan akan berakhir Minggu (17/9/2023).

Apel gelar pasukan dilaksanakan Senin (4/9/2023) di kawasan Megamas Manado yang dipimpin Kapolda Sulut Irjen Pol. Setyo Budiyanto ini turut dihadiri pejabat utama (PJU) Polda dan Polresta Manado.

Operasi ini digelar dalam rangka menjaga dan memelihara kondusifitas kamtibmas menjelang Pesta Demokrasi Pemilu Tahun 2024.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait menjelaskan, Operasi Zebra Samrat 2023 juga bertujuan untuk mengurangi angka pelanggaran lalulintas di wilayah Polresta Manado.

Ditambahkan, pelanggaran lalulintas seperti pengguna kendaraan roda dua harus menggunakan helm standar SNI; tidak diperbolehkan berboncengan lebih dari satu orang; menghindari pelanggaran jalur,; tidak mengizinkan pengemudi di bawah umur untuk mengemudikan kendaraan,

Selain itu, tidak boleh menggunakan knalpot bronk (knalpot bising) dan pengemudi kendaraan roda empat harus menggunakan sabuk pengaman (seat belt).

Operasi ini juga, sambung Kapolresta Manado, bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalulintas. Kecelakaan lalulintas dapat menyebabkan kerugian material dan korban jiwa, dan operasi ini berusaha mencegahnya.

Menurutnya, keselamatan berlalulintas menjadi fokus utama operasi ini. Upaya seperti penegakan hukum yang edukatif dan persuasif, serta teguran yang simpatik, dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

Operasi bertemakan Mewujudkan kamseltibcarlantas yang kondusif menuju Pemilu Damai 2024 menekankan pentingnya keamanan dan ketertiban lalulintas dalam rangka mendukung pemilihan umum yang damai pada tahun 2024. Dengan pemilihan umum yang akan datang, operasi ini berusaha untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman dan tertib.

Dengan pelaksanaan operasi ini, sebut Kombes.Pol. Sirait, diharapkan, kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalulintas di wilayah hukum Polresta Manado akan meningkat, dan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat berkurang, sehingga dapat mengurangi kerugian material dan korban jiwa. (AF)

Meimonews.com – Tim Bravo Polresta Manado yang dipimpin Kanit Buser Ipda Maria Rurupadang mengamankan KL, pelaku kasus membawa senjata tajam (sajam) tanpa ijin, Rabu (30/8/2023)

Pelaku tersebut berusia 30 tahun yang adalah warga Kecamatan Bintauna Kabupaten Bolaang Mongondouw Timur Boltim).

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasat Reskrim Kompol Sugeng Wahyudi Santoso membenarkan penangkapan tersebut.

Disebutkan, pada Rabu (30/8/2023) pukul 01.00 Wita bertempat di jalan pertigaan Pasar Tuminting, Tim Bravo yang dipimpin Kanit Buser Polresta Manado menemukan 2 pemuda yang sudah mabuk dan salah satunya menyimpan senjata tajam jenis samurai yang diselipkan di bagian belakang punggung. Pemuda yang membawa sajam itu berinisial KL.

“Melihat hal itu, tim pun langsung mengamankan pelaku tersebut tanpa ada perlawanan,” ujar Kompol Sugeng.

Selanjutnya, sambung Kompol Sugeng, pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mako Polresta Manado guna diproses lebih lanjut. (AF)

Meimonews.com – Tim Patroli Rayon B Samapta Polresta Manado berhasil mengamankan seorang pria berinisial YA, pedagang berusia 24 dan beralamatkan Kelurahan Sindulang Satu Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Senin (28/8/2023).

Kronologis penangkapan, jelas Kasat Samapta Polresta Manado Kompol Bartholomeus Dambe mewakili Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait berawal dari Tim Patroli Rayon melaksanakan patroli di jalan Wolter Monginsidi Kelurahan Sario Tumpaan, tepatnya di depan Toko Antartica Variasi Mobil.

Saat itu, petugas menemukan dua orang yang berboncengan yang dicurigai sehingga Patroli Rayon melakukan pengeledahan badan, dan menemukan pelaku menyelipkan pisau jenis badik di pinggang sebelah kiri.

“Dengan adanya temuan sajam tanpa ijin tersebut Patroli Rayon langsung mengamankan dan mengiring pelaku ke Mako Polresta Manado,” ujar Kompol Barto (sapaan akrab Kasat Samapta). (AF)

Meimonews.com – Puluhan personil Polda Sulut ikut tes kesamaptaan jasmani (TKJ)  guna kenaikan golongan dari Tamtama ke Bintara dan dari Bintara ke Perwira di GOR Wolter Robert Mongisidi Sario Manado, Senin (28/8/2023).

Ada sejumlah test yang harus diikuti di antaranya lari 12 menit berputar lapangan sepakbola, sit-up, push-up dan pull-up. Namun, sebelum tes dimulai diadakan pemeriksaan tensi/tekanan darah.

Selain itu, diadakan warming up yang dipandu beberapa personil Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulut.

Setelah itu, sebelum warming up, Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol. Ari Wahyu memberikan arahan secara terpisah kepada peserta tes.

Dalam arahannya, Kombes Ari menegaskan, jodoh, rezeki, umur itu takdir Tuhan. Tapi kita sebagai manusia harus berusaha. “Yang mengubah nasib kita adalah doa, upaya dan perjuangan kita, usaha kita,” ujarnya.

Mau panjang umur, menurutnya, ya jaga kesehatan, olahraga, jaga makanan  dan jangan lupa doa. Kalau kita rajin berdoa, rajin bersedekah maka Tuhan yang akan ubah nasib kita.

Kombes Ari mengingatkan agar peserta tidak memaksakan diri. Sesuaikan saja dengan kesehatan yang ada. “Yang tahu kesehatannya khan diri mereka sendiri,” ujarnya.(AF)

Meimonews.com – Gubernur Sulut Olly Dondokambey membuka kegiatan Pameran Pelayanan Publik dan Legal Expo Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Sulawesi Utara di Lapangan Basket Megamas Manado, Selasa (22/8/2023).

Pembukaan kegiatan ditandai penempelan tangan oleh Gubernur bersama Kapolda Sulut  Irjen Pol. Listyo Sigit, Kakanwil Kemenkumham Sulut Ronald Lumbuun, Walikota Manado Andrei Angouw dan Bupati Minsel Frangky Wongkar di layar kegiatan.

Kakanwil Kemenkumham Sulut Ronald Lumbuun menjelaskan, Pameran Pelayanan Publik dan Legal Expo Kanwil Kemenkumham Sulut ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan Hari Kemenkumham RI, yang jatuh pada 19 Agustus 2023.

Kegiatan yang diselenggarakan 22 – 24 Agustus 2023 ini mengangkat tema Kemenkumham Semakin Berkualitas untuk Indonesia Maju.

Ada sejumlah produk UMKM dari masing-masing kabupaten yang ditampilkan dalam pameran, selain produk dari warga binaan lapas-lapas di Sulut  serta pelayanan pembuatan paspor.

Di acara pembukaan yang dihadiri Forkopimda Sulut, Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Pitra A. Ratulangi, Bupati Minsel, Walikota Manado, serta peserta pameran ini, Kakanwil memberikan sertifikat bagi merk dagang UMKM kepada Pemkab Kepulauan Sangihe berupa Sertifikat kerajinan kain tenun kerawang dan miniatur musik bambu.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya mengatakan, pameran ini menggarisbawahi betapa pentingnya inovasi dan kerjasama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Inovasi merupakan kunci dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.

Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulawesi Utara, gubernur menyampaikan selamat HUT kepada pimpinan Kemenkumham terutama Kemenkumham Sulut yang sudah melaksanakan kegiatan-kegiatan termasuk memberikan hak cipta kepada UMKM-UMKM yang ada di Sulut.

“Ini, tentu membanggakan bagi kita karena generasi-generasi kita mendapat perlindungan secara langsung dari inovasi-inovasi yang mereka berikan buat bangsa dan negara,” ujar Gubernur.

Gubernur berharap dengan bertambahnya usia ini, pelayanan Kemenkumham semakin meningkat untuk kemajuan bangsa dan negara. (Fer)

Meimonews.com – Menyambut HUT ke-75 Polisi Wanita (Polwan), Srikandi Polresta Manado mengadakan aksi Bakti Sosial dengan memberikan puluhan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di daerah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo, Selasa (8/8/2023).

Bakti sosial yang merupakan wujud kepedulian di momen HUT Polwan Tahun 2023 ini dilakukan para Srikandi Polresta Manado dengan turun langsung mengunjungi masyarakat secara door to door untuk memberikan paket sembako agar tepat sasaran.

“Pemberian paket sembako ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Kabag Sumda Polresta Manado AKP Winfried Cynthya Lenti mewakili Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait.

Momen bakti sosial ini juga dimanfaatkan oleh para personil Polwan Polresta Manado untuk dapat bersilaturahmi sehingga lebih dekat dengan masyarakat.

AKP  Lenti berharap, pada peringatan Hari Jadi Polwan yang jatuh pada 1 September 2023 mendatang, Polwan Indonesia khususnya Polwan Polresta Manado akan lebih dekat dengan masyarakat, dan lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk menuju Polri yang presisi.

“Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Manado ,” ujarnya. (AF)