Meimonews.com – Wakil Bupati Minahasa Dr. (Hc) Robby Dondokambey dan Asisten Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa mendatangi sejumlah lokasi untuk menyerahkan bantuan kepada warga yang terkena bencana alam angin kencang dan kebakaran.

Sebanyak sebelas keluarga yang terkena bencana tersebut didatangi langsung dan diserahkan bantuan Pemkab Minahasa, Selasa (9/5/2023).

Wakil Bupati menyerahkan bantuan kepada 3 keluarga di Kelurahan Peleloan Kecamatan Tondano Selatan. Sementara Asisten I dan III bersama jajaran, menyerahkan bantuan kepada 7 keluarga di kelurahan Liningaan Kecamatan Tondano Timur dan 1 keluarga di Kelurahan Wewelen Kecamatan Tondano Barat.

Wabup mengungkapkan, Pemlab Minahasa turut prihatin dengan terjadinya bencana alam fan berharap semoga bantuan yang diberikan membantu meringankan beban warga.

“Bencana tidak bisa kita prediksi, Oleh karena itu, saya mengimbau kita harus selalu waspada,” ujar Wabup.

Bantuan dana diberikan dengan besaran bervariasi. Untuk kebakaran Rp. 7.5 juta dan Rp. 10 juta sedangkan untuk angin kencang bantuan bervariasi dari Rp. 1 juta – Rp.  7.5 juta, sesuai dengan kerusakan rumah.

Adapun keluarga penerima dana bencana alam tersebut adalah Keluarga Rumate – Maith (angin kencang) Kelurahan Wewelen Kecamatan Tondano Barat; Keluarga Assa – Pense (angin kencang) Kelurahan Liningaan Kecamatan Tondano Timur; Keluarga Senduk – Deeng (angin kencang) Kelurahan Papakelan Kecamatan Tondano Timur.

Keluarga Deeng – Nurani (angin kencang) Kelurahan Papakelan Kecamatan Tondano Timur; Keluarga Sumarauw – Suoth (angin kencang) Kelurahan Papakelan Kecamatan Tondano Timur, Keluarga Denly Ranpen (angin kencang) Kelurahan Peleloan Kecamatan Tondano Selatan; Youke Mukuan (angin kencang) Kelurahan Peleloan Kecamatan Tondano Selatan.

Keluarga Surentu – Wauran (kebakaran) Kelurahan Liningaan Kecamatan Tondano Timur;  Keluarga Noula Palilingan (kebakaran) Kelurahan Liningaan Kec. Tondano Timur
Surentu – Watuseke (kebakaran) Kelurahan Liningaan Kecamatan Tondano Timur; Keluarga Walalangi – Nonutu (kebakaran) Kelurahan Peleloan Kecanatan Tondano Selatan.

Turut hadir Kadis Sosial Maya Rambitan, Kepala BPKAD Joice Pua, Staf Ahli Agustivo Tumundo, Kadis Perhubungan David Mangundap, Kasat Pol PP Alex Mamesah, Kadispora Arody Tangkere, Kabag Kesra Giovani Rorora, Kabag Prokopim Jhonny Tendean.

Selain itu, Camat Tondano Selatan Joris Tumilantow, Camat Tondano Timur, Steward Lumanauw, Camat Tondano Barat Robert Ratulangi. (*)

Meimonews.com – Berbagai upaya dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut dan jajarannya agar sumber dana daerah untuk pembiayaan pembangunan di daerah ini tercukupi.

Itulah sebabnya, pajak daerah yang merupakan salah satu sumber dana pembangunan tersebut dioptimalkan, walau masih ada keterbatasan seperti Pandemi Covid-19.

“Hingga triwulan 1 tahun 2023, pajak daerah yang berhasil dikumpulkan telah berjumlah Rp. 245 milar lebih,” ujar Plt. Kepala Bapenda Sulut June Silangen kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (10/5/2023).

Pajak daerah tersebut, sambungnya, belum termasuk pajak rokok. Data pajak daerah yang ada sekarang adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Air Permukaan (PAP), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Kasub PTIPD (Pengembangan Teknologi Informasi Pendapatan Daerah) Bapenda Sulut Gerry Rumondor saat ditemui terpisah merincikan pajak daerah yang telah masuk tersebut.

“Untuk BBNKB yang terkumpul berjumlah Rp. 66 miliar lebih, PAP Rp. 245 juta lebih, PBBKB Rp. 80,8 miliar lebih dan PKB Rp. 98 miliar lebih,” ujar Rumondor seraya menyebut bahwa pajak daerah tersebut belum termasuk pajak rokok.

Terkait dengan adanya program Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven O. Kandouw berupa keringanan pajak 3 Hebat, June mengajak warga wajib pajak untuk memanfaatkan momen tersebut yang akan berakhir pada 26 Mei mendatang.

Mari jo bayar pajak. Mari jo memanfaatkan program 3 Hebat,” ajak June seraya menyebutkan rincian program tersebut yakni bebas PKB,  Bebas Pokok dan BBNKB serta diskon PKB 5-10 persen. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang terus memberi perhatian serius terhadap masalah persampahan yang ada di Kota Manado.

Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setiap harinya melakukan pengangkatan sampah yang terjaring kubus apung yang ada di sungai-sungai.

Seperti terlihat, Selasa (8/5/2023), petugas DLH mengangkat sampah-sampah yang ada di jembatan Megawati.

Kadis Kominfo Manado Erwin Kontu menjelaskan, jika melihat orang membuang sampah sembarangan, masyarakat dapat melaporkan langsung di Call Center 112 (telepon) dan 085161167112 (Whatsapp), disertai bukti dokumentasi foto/video.

“Pelaku akan ditindak dengan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) sesuai dengan Perda Kota Manado Nomor 1 tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah,” tandasnya.

Kontu mengimbau warga Ibukota Provinsi Sulut dan yang melakukan aktivitas/kegiatan di Kota Manado untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Mari jo stop buang sampah sembarangan di sungai,” ujar Kontu bernada imbauan. (elka)



Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Mercure Teteli Resort and Convention, Senin (8/5/2023).

Materi yang dibahas dalam FGD tersebut berkaitan dengan naskah akademik organisasi tata kerja Unsrat Manado.

Tampil sebagai pembicara adalah Wakil Rektor 2 Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ronny Maramis, SH, MH dan Wakil Rektor 4  Bidang Perencanaan, Penganggaran dan Kerjasama Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA, serta yang menjadi narasumber Daniel Pangemanan, SH, MH.

Sebagai universitas negeri yang terletak di Manado, Sulawesi Utara, Unsrat secara teratur melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas tata kelola universitas.

Ini termasuk menyusun naskah akademik organisasi yang dirancang untuk membantu memperkuat tata kerja universitas. (FA)

Meimonews.com – Pemerintah Desa Poopoh mendapat bantuan pinjam-pakai alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda empat dari Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si, M.Eng, IPU (ROR) dan Wakil Bupati Dr. (Hc) Robby Dondokambey, S.Si, MM, MAP (RD).

Penyerahan alsintan tersebut dilakukan Wakil Bupati RD di Desa Poopoh Kecamatan Tombariri, Senin (8/5/2023).

Bantuan pinjam-pakai traktor kepada Pemerintah Desa Poopoh dalam rangka memberikan pelayanan pengolahan lahan pertanian di wilayah Kecamatan Tombariri.

Peningkatan produksi pertanian, sebut Eakil Bupati, perlu menjadi perhatian mengingat situasi saat ini yang ditandai dengan perubahan iklim yang mengarah pada Elnino.

“Ini juga sesuai dengan program Gubernur Sulawesi Utara yaitu Mari Jo Bakobong yang perlu didukung oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota,” ujar RD seraya berharap, petani yang akan menggunakan traktor merawatnya.

Camat Tombariri David Suluh, SSTP menyebutkan, alsintan ini sangat membatu para petani untuk mengelola lahan pertanian di wilayahnya, khususnya Desa Poopoh.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Tombariri dan pribadi, saya menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa, yang sudah memberikan alsintan kepada Pemerintah Desa Poopoh untuk digunakan para petani,” ujar Sulut. (*)

Meimonews.com – Ribuan dokter dan tenaga kesehatan yang tergabung dalam Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan empat organisasi profesi tenaga kesehatan (nakes);lainnya menggelar aksi damai  di depan Kantor Menkopolhukam, Senin (8/5/2023).

Massa yang bergerak dari Patung Kuda menuju Kantor Menkopolhukam tersebut menolak RUU Kesehatan yang dikenal sebagai Omnibus Law Kesehatan karena dinilai sangat merugikan pelaku kesehatan.

Beberapa hal yang menjadi keberatan antara lain ancaman kriminalisasi tenaga kesehatan, rencana pendidikan tidak berbasis perguruan tinggi, liberalisasi dan kapitalisasi kesehatan, serta penghilangan peran organisasi profesi.

Koordinator Lapangan Aksi dari Pengurus Besar PDGI drg. Eka Erwansyah mengatakan, aksi terpaksa dilakukan karena kebuntuan jalan dialog, dan pemerintah memaksakan kehendak yang tidak sesuai dengan aspirasi dari bawah.

Eka menjelaskan, peserta aksi dokter gigi datang dari seluruh Indonesia dan juga aksi serupa juga berlangsung secara serentak di daerah daerah. “Ini merupakan bentuk kepedulian dokter gigi Indonesia yang tergabung dalam PDGI terhadap ancaman RUU Kesehatan yang tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, tambah Eka, seperti dikutip Biro Humas, Data dan Informasi PDGI kepada Meimonews.com, berbagai upaya telah dilakukan oleh PDGI untuk menyuarakan ketidaksepakatan terhadap RUU Kesehatan secara lisan maupun tertulis kepada Kementerian Kesehatan maupun DPR RI.

PDGI menilai proses penyusunan draft RUU Kesehatan telah bermasalah sejak awal karena tidak taat asas dan prematur. Pasal-pasal yang disusun terlihat banyak yang saling kontradiktif dan hal ini dapat terjadi karena proses penyusunan yang terburu-buru dan tidak memperhatikan partisipasi publik secara sungguh-sungguh.

Usulan masyarakat dan juga dari organisasi profesi kesehatan dapat dikatakan diakomodasi pada RUU Kesehatan inisiatif DPR, namun sayangnya dimentahkan lagi dalam DIM (Daftar Inventarisasi Masalah) yang disampaikan kementerian Kesehatan kepada DPR.

Oleh karena itu, PDGI menolak RUU Kesehatan karena memandang perlu terlebih dahulu dipersiapkan konsepsi yang lebih matang, juga perlu dipertimbangkan dengan seksama berbagai esensi permasalahan dan aspirasi masyarakat maupun dari kalangan profesi kesehatan  dalam rangka memajukan pembangunan kesehatan Indonesia.

Diketahui, PDGI adalah satu satunya organisasi profesi yang mewadahi seluruh dokter gigi di Indonesia. Organisasi ini didirikan di Bandung pada 22 Januari 1950. Saat ini, PDGI memiliki 43.207 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw melakukan penempelan striker di rumah KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Kelurahan Sumompo Kecamatan Tuminting, Senin (8/5/2023).

Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten I Drs. Heri Saptono, Asisten II/Plt. Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Manado Atto Bulo SH., MM, Camat Tuminting Reintje Heydemans, SE.Ak, SH., M.Si, Lurah serta Ketua-ketua Lingkungan.

Dalam kegiatan ini, Walikota menempelkan stiker secara simbolis di rumah beberapa KPM sebagai perwakilan dari ribuan penerima manfaat yang ada di Kelurahan Sumompo.

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini menegaskan, penempelan stiker ini diperuntukan kepada semua KPM. “Ini dilakukan transparan dan berhak harus dapat. Jadi harus disortir betul-betul bahwa yang mendapat ini adalah yang berhak. Pemerintah ada untuk mensejahterakan masyarakatnya,” ujarnya.

Menurut Walikota, semakin sedikit stiker yang ditempel, berarti semakin berhasil program pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat.

Walikota menyentil dana lansia yang harus disesuaikan dengan data kemiskinan di Kota Manado, serta dana duka yang harus tepat sasaran berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Mantan Ketua DPRD Sulut ini langsung bertanya kepada Lurah dan Ketua-Ketua Lingkungan sehubungan pelaksanaan program ini di wilayah kerja masing-masing. Walikota mengapresiasi kegiatan ini untuk terus dilakukan dan didokumentasikan. (elka)

Meimonews.com – Personil Polsek Mapanget Polresta Manado bersama instansi terkait melaksanakan pam (pengamanan) Drag Race yang dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Mapanget, Minggu (7/5/2023).

Kegiatan pelaksanaan pengamanan tersebut adalah kegiatan yang sudah terjadual dan dilakukan oleh Polsek Mapanget Polresta Manado untuk antisipasi gangguan Kamtibmas dan antisipasi tindak pidana lainya.

Kegiatan pengamanan tersebut melibatkan personil Kodim 1309 Manado serta Sat Pol PP Kota Manado.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK melalui Kapolsek Mapanget Iptu I Gusti Ayu Utami menjelaskan, kegiatan drage race dilaksanakan tadi pagi dan kita (Polsek Mapanget) memonitor dan melakukan pengamanan,” ujarnya.

Saat melakukan pengamanan, pihaknya tidak lupa menyampaikan imbauan-imbauan Kamtibmas baik kepada pengelola dan para peserta agar kegiatan itu berjalan dengan aman lancar dan kondusif. (AF)

Meimonews.com – Pelatihan Pengawas dan Teknis Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diadakan di Gedung UPTK TIK Unsrat Manado dibuka pelaksanaannya, Rabu (3/5/2023).

Pelatihan ini diadakan terkait dengan akan diselenggarakannya Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) yang dilaksanakan dua gelombang.

Gelombang pertama, Senin-Minggu (8-14/5/2023) sedang gelombang kedua, Senin-Minggu (22-28/5/2023).

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng.IPU dalam sambutan yang disampaikan Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, MSc menekankan kembali bahwa seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) Unsrat Tahun Akademik 2023 dilakukan secara obyektif berdasarkan hasil ujian secara murni.

“Ada perubahan materi tes yang baru yaitu tes potensi skolastik; tes literasi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris; tes penalaran matematika. Tes ini ada penambahan waktu dibanding tes tahun sebelumnya,” sebutnya.

Kepada peserta pelatihan pengawas dan teknisi, Wakil Rektor 2 Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH mengingatkan kembali bahwa penerimaan mahasiswa baru tahun 2023, tidak ada penerimaan calon mahasiswa titipan. Hati- hati dengan adanya oknum penipu atas nama pimpinan Unsrat menawarkan kelulusan masuk Unsrat.

“Jangan percaya hal tersebut. Itu dusta. Jika ada oknum penipu tolong dilaporkan kepada Pimpinan Unsrat, dan akan ditindaklanjuti dengan proses hukum,” tandasnya. (FA)

Meimonews.com – Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob menggelar Sosialisasi Keamanan, Keselamatan dan Tertib Berlalulintas (Kamseltiblantas) di  Manado Happy Land School Manado, Rabu (3/5/2023).

Sebanyak 20-an murid sekolah pimpinan Sonya Rumondor menjadi peserta sosialisasi yang menampilkan narasumber Brigadir Adrian Sariowan dari Ditlantas Polda Sulut dan Lexie Kalesaran (Ketua PPP Brimob).

Sejumlah hal terkait dengan Kamseltiblantas dipaparkan kedua narasumber kepada murid-murid sekolah tersebut dengan cara dialogis/interaktif serta menyesuaikan gaya dan kondisi peserta, yang merupakan anak-anak berusia sekitar 3-6 tahun.

Sejumlah rambu-rambu lalulintas sesuai UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan yakni Rambu Perintah, Rambu Peringatan, Rambu Larangan dan Rambu Petunjuk berbentuk gambar dan alat peraga diperlihatkan kepada para murid agar mereka mudah mengetahui/memahami.

Lagu-lagu bernarasikan pengenalan tentang rambu-rambu lalulintas diputar, diajarkan dan dinyanyikan bersama-sama disertai pendampingan guru-guru.

Di penghujung sosialisasi, diadakan praktik/simulasi menyeberang lewat zebra cross. Semua murid melakukannya, bahkan ada yang sampai.mengulang beberapa kali karena senangnya.

Suasana riang-gembira khas anak-anak balita terlihat saat sosialisasi. Banyak murid antusias untuk menjawab pertanyaan dan ingin bertanya ketika diberikan kesempatan.

Sonya Rumondor berterima kasih atas pelaksanaan sosialisasi ini yang akan bermanfaat bagi murid-muridnya baik saat ini maupun ke depannya.

“Terima kepada kepada Pengurus PPP Brimob yang telah berkenan memberikan sosialisasi ini dengan menghadirkan juga narasumber dari Polda Sulut,” ujar mantan Kepala TK Berkat Manado, yang di TK tersebut pernah mengadakan sosialisasi seperti ini dan juga sosialisasi bahaya narkoba. (**)