Meimonews com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou), panitia pelaksana yang diketuai dr. Wega Sukanto, SpB TKV (Direktur Layanan Operasional) akan menggelar lomba Fun for Run.

Lomba bertemakan Transformasi Layanan Kesehatan ini dijadualkan diadakan pada Sabtu (24/2/2024)

Lomba ini akan dimulai pukul 05.30 Wita dengan titik start dan finish di Manado Town Square (Mantos). Para peserta akan menempuh jarak sejauh 7 kilometer, menjadikan acara ini sebagai ajang yang menggabungkan olahraga dan keceriaan.

Dirut RSUP Kandou dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes menjelaskan, RSUP Kandou memilih tema kegiatan yakni Transformasi Layanan Kesehatan dimaksudkan untuk menekankan pentingnya kesehatan dan kebugaran dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui lomba ini, kami berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh,” ujarnya.

Selain itu, tambahnya, acara ini juga diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi dan hiburan bagi masyarakat Manado.

Manager Hukmas RSUP Kandou Ruslianto Urendeng menjelaskan, panitia menyiapkan total hadiah senilai Rp. 30 juta yang akan dibagikan kepada para pemenang.

Oleh karena itu, pihaknya mengundang seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam lomba Fun for Run’ ini.

Untuk informasi lebih lanjut tentang lomba Fun for Run, masyarakat dapat menghubungi panitia di RSUP Kandou, melalui contak person 085341774999 dan 085396280725. (Fer)

Meimonews.com – SMA Negeri 8 (Smandel) Manado menggelar Workshop Implementasi Pembelajaran Paradigma Baru sebagai tindaklanjut dari kegiatan Launching Program Unggulan Sekolah Kamberu (Kampanye Bertani Urban).

Workshop dengan peserta baik guru dan pegawai maupun siswa dilaksanakan di kompleks sekolah mulai Senin (17/2/2024) dan akan berlangsung sekitar satu minggu dengan kegiatan praktik langsung di lapangan.

Tampil sebagai narasumber adalah Dr. Marten Meruntu yang di dampingi/dipandu Kepala SMA Negeri 8 Manado Dra. Mediatrix Maryani Ngantung, M.Pd.

Narasumber Dr. Marthen Meruntu saat pemaparan materi dipandu/di dampingi Kepala SMA Negeri 8 Manado Dra. Mediatrix Maryani Ngantung, M.Pd

Yoga, seorang siswa kelas 10 sekolah ini berbagi pengalaman di kegiatan workshop ini tentang apa yang sudah diperbuat yakni Jamur Tiram, yang sudah menghasilkan uang untuknya

Berbagai hal terkait dengan bagaimana pelaksanaan salah satu program unggulan sekolah ini dipaparkan narasumber, yang merupakan orangtua siswa.

Mekanisme pelaksanaan dijelaskan secara rinci berikut contoh-contohnya lewat gambar-gambar yang dipresentasikan lewat lcd dan mempraktikkannya di halaman sekolah, usai tatapmuka di dalam ruangan.

Yoga, salah satu siswa SMA Negeri 8 Manado saat berbagi pengalaman tentang pembuatan jamur tiram

Beberapa hal terkait dengan dilaksanakannya kegiatan yang masuk dalam program P5  ini dijelaskan Mediatrix saat memandu acara.

Menurut Kepala Sekolah Penggerak kreatif ini, program Kamberu ini dimaksudkan agar para siswa maupun guru dan pegawai bisa mendapat pengetahuan yang bermanfaat baik saat ini maupun ke depan.

Dr. Marthen Meruntu (narasumber) saat mempraktikkan cara membuat media tanam berikut campurannya bersama beberapa siswa dan disaksikan guru sekolah

“Dengan adanya program ini, kami ingin ada perubahan di sekolah ini serta bagi siswa serta guru dan pegawai karena program ini bisa dipraktikan di rumah,” ujar Mediatrix.

Mantan Kepala SMA Negeri 9 Manado ini mengingatkan bahwa dalam program Kamberu, yang terpenting adalah prosesnya. Hasilnya penting tapi lebih penting prosesnya.

Diketahui, pada Rabu (7/2/2024), SMA Negeri 8 Manado melakukan Launching program unggulan sekolah Kamberu di kompleks sekolah. Launching dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut Dr. Femmy Sulut, M.Si bersamaan dengan penutupan pelatihan Google for Education yang diadakan Senin-Rabu (5-7/2/2024).

Launching Kamberu ini, seperti diberitakan Meimonews.com 11 Februari 2024 (baca : SMA Negeri 8 Manado Launcing Program Unggulan Sekolah Kamberu) merupakan kelanjutan dari program sekolah penggerak (PSP) Smandel yang digagas untuk membuat branding baru SMA Negeri 8 PSP Kamberu. (Fer)

Meimonews.com  – Dengan adanya komitmen untuk memberi pelayanan terbaik, Direktur  Utama Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes kembali melakukan kegiatan penelusuran di beberapa unit pelayanan yang ada di rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou itu.

Mendampingi Dirut pada kegiatan telusur yang dilakukan Jumat (16/2/2024) adalah Dewan Direksi, para Manager, Asisten Manager dan bagian unit terkait.

Beberapa unit pelayanan yang ditelusuri termasuk di antaranya adalah Instalasi Gawat Darurat (IGD), Poliklinik Kedokteran Nuklir, dan Unit Nyiur Melambai.

Salah satu fokus utama managemen adalah di IGD, di mana Dokter Ivonne menekankan pentingnya memberikan kepastian pelayanan kepada pasien dalam waktu 4 jam, baik itu keputusan untuk rawat inap atau pulang.

“Pasien yang datang ke IGD membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Kami (rumah sakit – red) harus dapat memberikan kepastian pelayanan dalam waktu 4 jam untuk memastikan bahwa pasien mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan.

Dirut meninjau kondisi infrastruktur rumah sakit, termasuk bangunan toilet dan area parkir serta kebersihan rumah sakit untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pasien serta pengunjung rumah sakit.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, dan ini mencakup juga fasilitas yang kami sediakan,” tandasnya seraya menyebutkan, kondisi bangunan toilet dan area parkir harus selalu terjaga dan nyaman untuk digunakan oleh pasien dan pengunjung.

Dirut dan tim juga melakukan tinjauan ke lokasi yang direncanakan akan menjadi area parkir yang berada di samping gedung Nyiur Melambai. Kunjungan ini merupakan bagian dari rencana strategis rumah sakit untuk meningkatkan fasilitas dan kenyamanan bagi pengunjung di RSUP Kandou. (Fer)

Meimonews.com – Ketua Majelis Ulama (MUI) Sulawesi Utara (Sulut) KH Abd. Wahab Abd Gafur, LC mengapresiasi pelaksanaan proses pemungutan suara Pemilu pada 14 Februari 2024 di Provinsi Sulawesi Utara yang telah berjalan dengan aman dan tertib.

“Alhamdulillah, kita sudah melaksanakan tugas kita sebagai warga negara yang baik yaitu melaksanakan pemungutan suara. Alhamdulillah, itu berjalan dengan aman, tenteram dan damai, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya kepada wartawan di Manado Kamis (15/2/2024) pagi.

Kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif pada saat dan pasca pencoblosan, menurutnya, tak lepas dari kontribusi warga yang mendukung tugas pengamanan yang dilakukan oleh aparat baik Polri, TNI maupun Linmas.

“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh aparat keamanan baik Polri, TNI, Linmas dan seluruh masyarakat atas kerjasamanya dalam menjaga proses pemungutan suara berjalan dengan aman dan damai. Terima kasih semoga sukses di dalam melaksanakan semua aktifitasnya,” ujar Gafur.

Ia juga mengimbau kepada seluruh warga agar tetap menjaga kamtibmas pasca pemungutan suara. “Kami imbau mari kita jalin kembali persatuan, kesatuan dan kerukunan sebagai warga negara dan warga Sulut,” ajaknya.

Diajak pula untuk  bergandengan tangan kembali yang semula berbeda warna pilihan. Siapapun yang menang jangan terlalu eforia dan siapa yang kalah jangan berputus asa, yang duduk Alhamdulillah dan yang belum agar bersabar.

“Kita jaga kamtibmas di Sulawesi Utara, mari kita kembali kepada situasi dan kondisi semula,” tambahnya. (AF)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang (akrab disebut AARS) menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Manado di kantor dewan setempat, Selasa (23/2/2024).

Hadir dalam rapat paripurna ini, Ketua DPRD Kota Manado Dra. Aaltje Dondokambey, M.Kes., Apt,  Anggota DPRD Kota Manado, Sekretaris Daerah Kota Manado Dr. Micler Lakat, SH, MH, Forkopimda Kota Manado, Kepala SKPD, Staf Ahli Walikota, Camat se-Kota Manado, Direksi dan pimpinan PD Pasar Kota Manado dan PDAM Wanua Wenang Manado, serta undangan lainnya.

Ada empat agenda yang dibahas dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Manado Adrey Laikun, ST tersebut.

Empat agenda tersebut adalah pertama, Penetapan Rencana Kerja Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Manado tahun 2024; Kedua, Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah tahun 2024;

Ketiga, Penyampaian Walikota Manado atas Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045; Keempat, Pembicaraan Tingkat II dan Pendapat Akhir Walikota Manado atas Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah Pasar Kota Manado dan Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah PDAM Wanua Wenang Kota Manado.

Rapat Paripurna diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan laporan hasil pembahasan Bapemperda dan Panitia Khusus, serta penandatanganan dan penyerahan Berita Acara Persetujuan Bersama dan Surat Keputusan oleh Pemerintah Kota Manado dan DPRD Kota Manado.

Rapat dilanjutkan dengan penyampaian Walikota Manado atas Rancangan Awal RPJPD tahun 2025-2045. Walikota memberikan gambaran tentang dokumen perencanaan pembangunan selama 20 tahun ke depan.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini juga memberikan penjelasan tentang program pembentukan Perda tahun 2024. Wali Kota berharap, seluruh mekanismenya dapat terlaksana dengan baik.

Terkait Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah Pasar dan PDAM Wanua Wenang, Walikota berpendapat, pembentukannya harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah.

“Menjadi harapan kita semua agar kedua Ranperda ini bisa menjadi Perda dan dapat menjadi langkah positif untuk pelayanan, baik untuk pasar maupun air bersih bagi masyarakat Kota Manado,” ujar orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini. (lk)

Meimonews.com – Untuk memperkuat pendampingan terhadap PKB (Penyuluh Keluarga Berencana) dan PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) maka perlu melakukan feedback ke kabupaten/kota.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg pada kegiatan Pemaparan Data Pemantauan Status Gizi (PSG) menggunakan elektronik- Pencatatan Pelaporan  Gizi  Berbasis  Masyarakat  (e-PPGBM).

Kegiatan yang diikuti sekitar 65 orang yang merupakan Satgas dan pegawai ini dilaksanakan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) BKKBN Perwakilan Sulut di Ruang Lestari BKKBN Perwakilan Sulut, Jalan 17 Agustus Manado, Selasa (13/2/2024).

Koordinator Program Manager Satgas PPS Sulut Danny Lalamentik, SE saat memaparkan data e-PPGM

Kaper memberi contoh, sebagaimana data yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondouw Selatan yang ada kenaikan dan data keluarga resiko stunting (KRS) paling rendah.

Oleh karena itu, Kaper menegaskan perlunya kolaborasi/kerjasama antara Satuan Tugas (Satgas) PPS dan PKB/PLKB dalam rangka akselerasi percepatan penurunan stunting (PPS).

Hal senada disampaikan Sekretaris BKKBN Perwakilan Sulut Lady D. Ante, S.pd, MAP. Menurut Ante, perlu kerjasama secara internal antara BKKBN dan Satgas PPS dalam rangka penurunan jumlah absolut dalam bentuk angka secara prosentase serta bagaimana plan of action dari Satgas PPS.

Ketua Tim Kerja KB/KR dr. Alfrida Bayang, M.Kes mengingatkan agar harus  ada langkah mencari balita yang belum diukur, pendampingan KRS, serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) tidak  memahami tupoksi kerja.

Ketua Tim Kerja Hubalila dr. Cyndi PO Taloko, M.Kes menjelaskan beberapa hal di antaranya pola asuh kembali ke tugas  dan fungsi TPK dan mendampingi calon pengantin baru, ibu hamil, baduta/balita serta perkuat  dan pelatihan, sosialisasi  tambahan  dari PKB/PLKB ke TPK.

Pemaparan data e-PPBGM dilakukan Koordinator Program Manager Satgas PPS Sulut Danny Lalamentik, SE.

Dalam pemaparannya diungkapkan, data KRS menurut PK 2023 menunjukkan sebanyak 25 persen BNBA merupakan KRS Baduta dan 2 persen PUS Hamil. Oleh karenanya, perlu pemanfaatan data KRS untuk intervensi risiko dan dijadikan sasaran kegiatan tagging stunting.

Diketahui, pentingnya pemenuhan informasi status gizi berdasarkan individu terpenuhi maka  dengan menggunakan sistem aplikasi e-PPGBM di mana dengan aplikasi  ini kebutuhan intervensi dalam penguatan surveilans gizi melalui kegiatan  PSG secara by name by addres.

Penggunaan e-PPGBM bertujuan agar tenaga pelaksana gizi dan pemangku kebijakan di daerah lebih muda dalam mengamati permasalahan gizi dan selanjutnya mengambil keputusan dan tindakan apa yang akan dilaksanakan, baik secara komunitas maupun individu.

Data keluarga beresiko stunting Sulut tahun 2023 adalah PUS (pasangan usia subur) hamil yang terdiri dari PUS 321.668 orang, PUS  hamil 7.281 orang, PUS Hamil tingkat kesejahteraan 1 sebanyak 448 orang, PUS hamil tingkat kesejahteraan 2 sebanyak 581orang, PUS  hamil tingkat kesejahteraan di atas 2 sebanyak 1.029 orang.

Untuk bayi bawah dua tahun (Baduta) terdiri dari Resiko Stunting 5.235 orang, PUS hamil tingkat kesejahteraan 1 sebanyak 1.052 orang, PUS  Hamil tingkat kesejahteraan 2 sebanyak 1.378 orang, PUS  Hamil tingkat kesejahteraan di atas 2  sebanyak 947 orang.

Berdasarkan data e-PPGBM Oktober 2023 (penarikan 5 Februari 2024), Entry Balita e-PPGBM 147,815 orang, Entry Pengukuran Balita  212.263 orang, Stunting 2.430 orang, jumlah balita tidak diukur 26.299 orang.

Data e-PPGBM dan Gizi RPJMN (penarikan data 5 Februari 2024),
Rekapitulasi Capaian Indikator Gizi RPJMN Gizi Terpadu 31 Januari 2024 adalah jumlah balita diukur 51.118 orang dan jumlah balita stunted 1.543 orang. (Fer)

Meimonews.com – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado pimpinan Maya Pingkan Warouw, SS, M.Hum, M.Ed, Ph.D (dekan) menggelar pembukaan Dies Natalis ke-59 di kompleks fakultas, Selasa (13/2/2024).

Pembukaan kegiatan diwarnai pelepasan balon ke udara oleh Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Prof. Dr. Or. Grevo Soleman Gerung, M.Sc mewakili Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng.

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Wakil Rektor 4 Unsrat Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA, civitas akademika FIB Unsrat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Prof. Gerung mengatakan, tema dies yakni Nurturing Traditions, Building Characters, Expanding International Network ini mengandung makna yang dalam dan luas dan memberi pesan kepada warga Fakultas Ilmu Budaya, bahwa perguruan tinggi tentunya jejaring internasional penting untuk diperluas.

Selain itu, wajib pula mempertahankan warisan budaya dan karakter kelokalan serta kebangsaan kita.

Di akhir sambutannya, Prof. Gerung berpesan, layanilah mahasiswa dengan baik dan benar agar supaya juga mereka
menjadi generasi muda yang baik dan benar. (FA)

Meimonews.com – Kemendikbudristek melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (PLPP/Puslapdik) resmi membuka kesempatan bagi mahasiswa baru di seluruh Indonesia untuk menjadi penerima KIP Kuliah Merdeka sesuai jenjang studinya baik sarjana maupun diploma untuk tahun 2024.

Hal tersebut terungkap pada webinar Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka di Jakarta, Senin (12/2/2024).

Dalam siaran persnya, Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Setjen Kementerian pendidikan, Kebudayaan riset dan teknologi (Kemendikbudristek) menjelaskan, Kemendikbudristek terus berkomitmen untuk meningkatkan akses pendidikan dasar, menengah, dan tinggi untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul guna meningkatkan produktivitas, memajukan kebudayaan, dan mencapai kesejahteraan menuju Indonesia Emas 2045.

Wujud komitmen tersebut berfokus pada peningkatkan pembangunan SDM yang salah satunya dilakukan melalui Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi atau yang umum disebut Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) Merdeka.

Pelaksana tugas Kepala Puslapdik Abdul Kahar, mengatakan, Kemendikbudristek telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,9 triliun di tahun 2024. Dana tersebut, akan digunakan untuk membiayai Program KIP Kuliah Merdeka dengan total sasaran penerima 985.577 mahasiswa yang terdiri dari 200.000 mahasiswa penerima KIP Kuliah baru dan sisanya adalah mahasiswa penerima KIP Kuliah on going dan mahasiswa penerima bantuan biaya pendidikan on going.

Penerima KIP Kuliah Merdeka di 2024 akan mendapatkan pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi pada jalur UTBK-SNBT serta seleksi lain oleh perguruan tinggi bagi pelamar KIP Kuliah Merdeka yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan/atau menerima program bantuan sosial sesuai Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 4/PMK.02/2023.

Penerima KIP Kuliah Merdeka di tahun 2024 akan mendapatkan biaya pendidikan atau biaya kuliah (UKT/SPP) yang dibayarkan langsung ke rekening perguruan tinggi dan bantuan biaya hidup per bulan yang ditransfer langsung ke rekening mahasiswa yang besarannya ditetapkan berdasarkan perhitungan indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi.

Dana tersebut akan diberikan dalam 5 klaster besaran per bulan, yaitu Rp. 800.000, Rp. 950.000, Rp. 1.100.000, Rp. 1.250.000, dan Rp. 1.400.000.

Bantuan biaya hidup tersebut sepenuhnya merupakan hak mahasiswa yang digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan selama kuliah dan tidak boleh dimanfaatkan perguruan tinggi untuk biaya tambahan apapun.

Dijelaskan, pada tahun 2024 akan dilaksanakan peningkatan kualitas sasaran dan inovasi Program KIP Kuliah Merdeka. Di antaranya pertama, peningkatan kuota penerima KIP Kuliah Merdeka menjadi 200.000 penerima, meningkat kembali dari tahun 2022 dan 2023 sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk peningkatan sumberdaya manusia dan pemerataan akses pendidikan tinggi;

Kedua, integrasi data calon penerima yang lebih baik dengan Pusdatin Kemendikbudristek untuk data ekonomi calon penerima sebagai upaya peningkatan ketepatan sasaran; Ketiga,  peningkatan layanan KIP Kuliah Merdeka melalui pengembangan Monitoring Proses Pencairan;

Keempat, penyediaan layanan penyaluran biaya hidup melalui layanan keuangan digital (fintech) yang akan diujicoba bagi mahasiswa baru pada semester gasal tahun akademik 2024/2025.

Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti mengatakan, Kemendikbudristek melihat bahwa kesempatan untuk melanjutkan kuliah pada program studi unggulan di kampus-kampus terbaik di seluruh Indonesia harus diberikan kepada seluruh anak Indonesia.

Pihaknya berharap, tunas bangsa yang menyelesaikan studinya tersebut nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan berkontribusi dalam membangun negeri.

“Diutamakan orang pertama dari keluarga miskin atau rentan miskin yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi, tidak perlu khawatir melanjutkan studi ke perguruan tinggi di prodi unggulan dengan akreditasi terbaik karena dijamin pembiayaan pendidikan sampai lulus sesuai jangka waktu pemberian KIP Kuliah Merdeka,” ujarnya.

Suharti berharap, KIP Kuliah Merdeka di tahun 2024 dapat berjalan lebih baik dan senantiasa  memberi asa bagi generasi muda Indonesia dari seluruh pelosok negeri untuk menggapai pendidikan tinggi sehingga dapat memutus mata rantai kemiskinan demi Indonesia yang lebih sejahtera di masa depan menuju Indonesia Emas tahun 2045. (Fer)

Meimonews.com – SMA Negeri 8 Manado melakukan softlaunching program unggulan sekolah Kamberu (kampanye bertani urban) di kompleks sekolah, Rabu (7/3/2024).

Softlaunching oleh Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut Dr. Femmy Sulut, M.Si itu dilaksanakan bersamaan dengan penutupan pelatihan Google for Education yang diadakan Senin-Rabu (5-7/2/2024).

Pelatihan Google for Education dilakukan untuk semua guru-guru karena sekolah ini merupakan salah satu sekolah rujukan Google di Sulut.

Launching Kamberu ini merupakan kelanjutan dari program sekolah penggerak (PSP) sekolah yang akrab disebut Smandel yang digagas untuk membuat branding baru SMA Negeri 8 PSP Kamberu.

Sekolah yang berfokus pada Merdeka Belajar Siswa dengan mengangkat semangat muatan budaya lokal Minahasa akan berjalan di TP 2025 bekerjasama dengan pelibatan penuh stakeholder (para guru, khususnya walikelas, seluruh orangtua siwa, para siswa).

Kepala SMA Negeri 8 Manado Dra. Mediatrix Maryani Ngantung, M.Pd menjelaskan, kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang  ada dipastikan dalam kolaborasi dan terintegrasi dari kegiatan green school, diving hingga robotik serta pihak luar Aqua Danone dalam progres serta persiapan yang sudah berjalan dari Unima yang dimotori  Dr. Mariana Rengkuan.

“Penanggungjawab dan kepanitian program sudah terbentuk,” ujar Mediatrix, yang adalah Kepala Sekolah Penggerak inovatif dan kreatif dalam membangun dan memajukan pendidikan di Sulut ni.

Mediatrix menjelaskan, kamberu merupakan sebuah rencana aksi wirausaha pertanian di SMA Negeri 8 Manado yang menggerakkan seluruh elemen sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan pertanian berkelanjutan sebagai proyek pembelajaran.

Nama kamberu digunakan karena terinspirasi dari salah satu babak dalam tarian maengket yang disebut Maowey Makamberu, di mana gerak dan lagunya megungkapkan syukur kepada Tuhan atas hasil pertanian berlipat ganda.

Secara etimologis, kamberu berasal dari bahasa suku-suku Minahasa -beberapa dialek menyebut juga kan weru- yang berarti makanan baru. (Fer)

Meimonews.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikbudristek menyelenggarakan webinar bertajuk Menjadi Orangtua Bijak di Era Digital. Webinar disiarkan secara langsung melalui Youtube Ditjen GTK Kemdikbud RI, Rabu (7/2/2024).

Diselenggarakannya webinar ini dilatarbelakangi oleh kondisi dewasa ini, di mana gawai dan peranti digital semakin masif digunakan anak dan remaja Indonesia untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh, baik untuk jenjang pendidikan anak usia dini hingga pendidikan tinggi.

Namun di saat yang sama, muncul pula berbagai permasalahan akibat meningkatnya intensitas penggunaan gawai tersebut.

Ketua DWP (Dharma Wanita Persatuan) Kemendikbudristek Franka Makarim

Ketua DWP (Dharma Wanita Persatuan) Kemendikbudristek Franka Makarim menjelaskan, isu yang diangkat dalam webinar ini sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi orangtua maupun pendidik terkait penggunaan teknologi digital di dalam dunia pendidikan.

Teknologi digital merupakan salah satu sarana untuk memudahkan pertukaran informasi namun menciptakan ekosistem pendidikan digital yang sehat bagi tumbuh-kembang anak-anak Indonesia masih menjadi tugas besar berbagai pihak terkait.

Tak dapat dipungkiri, kemajuan teknologi dapat mengoptimalkan pertukaran informasi yang berguna untuk menstimulasi keterampilan berpikir dan nalar kritis anak.

Di sisi lain, maraknya bahaya siber yang mengancam ketika berselancar di internet, membuat peran orangtua sebagai figur teladan pengguna teknologi digital yang cermat, kritis, dan produktif menjadi sangat penting.

Selain itu, anak-anak juga memerlukan bimbingan orang dewasa agar dapat mengeksplorasi fitur yang sesuai dengan rentang usia dan kebutuhan mereka.

“Di era ini, pengaruh teknologi digital tidak dapat dihindari sepenuhnya. Tapi sebagai orangtua, kita memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk mengatasi, berdialog, dan memberi pengertian kepada anak-anak dalam pemakaian teknologi,” ujar Franka.

Menurutnya, diperlukan kolaborasi yang baik antara orangtua dan pendidik untuk menciptakan lingkungan digital yang aman bagi generasi masa depan. Selain itu, lingkungan keluarga dan sekolah diharapkan mampu menjadi tameng yang mampu melindungi anak dari pengaruh negatif dunia digital.

“Dalam tantangan era digital yang semakin besar ini, kita harus bisa saling membantu, saling memperkaya pengetahuan, dan tidak malu bertanya terkait isu ini, sehingga kita dapat menerapkannya baik di lingkungan rumah maupun sekolah,” jelasnya.


Direktur Jenderal GTK Kemendikbudristek Nunuk Suryani

Direktur Jenderal GTK Nunuk Suryani menjelaskan, webinar ini diselenggarakan karena Ditjen GTK melihat pentingnya peran orangtua dalam memastikan keamanan penggunaan teknologi digital yang semakin masif pada anak-anak.

Salah satu platform yang dikembangkan oleh Kemendikbudristek, yaitu Platform Merdeka Mengajar (PMM), merupakan salah satu praktik baik penggunaan teknologi sekaligus strategi implementasi dari Kurikulum Merdeka. Saat ini, sebanyak 2,6 juta guru sudah menggunakan PMM.

“Penggunaan PMM merupakan wujud kontribusi pemerintah untuk memastikan pendidik dan peserta didik di seluruh Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses konten pembelajaran yang kontekstual,” ujarnya.

Pihaknya percaya, perkembangan teknologi digital merupakan satu keniscayaan. Untuk menghadapinya, pemerintah proaktif menyiapkan regulasi agar peserta didik mampu menghadapi kemajuan teknologi dengan rasa percaya diri dan karakter yang unggul.

Selain itu, berbagai kebijakan Kemendikbudristek diterbitkan guna mengembangkan kompetensi pendidik agar proses pembelajaran dapat terselenggara sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik di era digital.

Dalam konteks pendidikan bagi anak, upaya pemerintah ini tentunya perlu dibarengi dengan peran dan kecakapan literasi orang tua sebagai pendamping anak. Menurut Dirjen, literasi bukan hanya kemampuan menggunakan gawai dengan cerdas, namun juga bijak dalam memilah konten yang sesuai.

“Kemendikbudristek terus mengakselerasi penggunaan teknologi digital. Oleh karena itu, kita sebagai orang tua perlu memahami kebijakan tersebut untuk kebaikan masa depan anak-anak kita,” ujarnya. (Fer)