Meimonews.com – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Dr. (Hc) dr. Hasto Wardoyo, SP. OG(K) menegaskan, Program Peningkatan Keluarga untuk mencegah stunting (yang terus digalakkan BKKBN termasuk BKKBN Sulawesi Utara) harus disukseskan.

“Mari jadikan keluarga menjadi keluarga yang tenteram, mandiri dan bahagia. Mari bahu membahu membangun keluarga. Jagalah kebersihan lingkungan keluarga dengan menata sanitasi,” ujar Wardoyo pada acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tingkat Provinsi Sulut di Ruang Terbuka Publik (RTP) Amurang, Minahasa Selatan, Minggu (27/8/2023).

Hadir pada kegiatan ini di antaranya Deputi KB BKKBN RI dr. Eni Agustina, MPH, Kepala Dinas Dukcapil dan KB Sulut Christodharma Sondakh, SH (mewakili Gubernur Sulut), Bupati Minahasa Selatan Frangky Donny Wongkar, SH dan jajaran, Pemkab/Pemkot se-Sulut, Kepala BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Eng dan jajaran serta para undangan lainnya.

Wardoyo menyebutkan, melahirkan anak lebih tidak masalah, yang paling penting jaga jarak kelahiran. Angka hidup pria lebih rendah karena lelaki lebih banyak ensidennya.

Stunting itu, menurutnya, pendek tapi pendek tidak tentu stunting. Stunting. Itu  sakit sakitan, pertumbuhan lambat.

Diungkapkan, akhir 2023 stunting ditargetkan menjadi 17 persen dan pada tahun 2024, sesuai harapan Presiden Joko Widodo, akan menjadi 14 persen.

Oleh karena itu, Wardoyo menyarankan untuk mengumpulkan para bidan dan melaksanakan pengukuran dan penimbangan dengan baik semua anak balita.

Selain itu diingatkan agar anggaran diserap dengan baik, untuk membelikan makanan tambahan bagi anak dan keluarga beresiko dan anak stunting.

Di kesempatan itu, Wardoyo mengungkapkan apresiasi BKKBN RI terhadap Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Frangky Donny Wongkar, SH dan jajaran yang telah menjadi tuan rumah penyelenggaraan Harganas ke-30 tingkat Provinsi Sulut.

Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Eng saat memberikan sambutan

Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Eng menjelaskan, dalam rangka pelaksanaan Harganas ke-30 tahun 2023 antara lain dilaksanakan Gelar Dagang Produk (yang tergabung dalam kelompok UPPKA),  pelayanan kesehatan dan pelayanan KB, gelar Dapur Sehat atasi stunting (Dahsat) serta pentas seni dan budaya dari 15 Kabupaten dan Kota se-Sulut.

Harapan dengan kegiatan Harganas ke-30 yang bertemakan Keluarga Bebas Stunting untuk Sulut Laju, sebut Tandaju, dapat memberikan daya ungkit dalam pencapaian program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.

Kepala Dinas Dukcapil dan KB Sulut Christodharma Sondakh dalam sambutannya mewakili Gubernur Sulut menegaskan, momen Harganas ke 30 ini merupakan  momentum yang luar biasa, bukan sekedar memperingati tapi bagaimana memahami pentingnya keluarga  dalam membangun fondasi keluarga.

“Mari kita tingkatkan waktu yang berkualitas dan   menjunjung tinggi nilai nilai keluarga,” ajaknya.

Ketika memberikan sambutan, Bupati Minahasa Selatan Frangky Donny Wongkar, SH memberikan apresiasi yang tinggi kepada  Kepala BKKBN Pusat, Gubernur Sulut yang diwakili oleh Kadis Dukcapil Sulut yang telah mempercayai Kabupaten Minsel menjadi tuan rumah penyelenggaraan peringatan Harganas ke-30 tingkat Provinsi Sulut.

Bupati menyapa seluruh hadirin dengan salam bahagia dan menyampaikan selamat mengikuti peringatan Harganas Tahun 2023 tingkat Provinsi Sulut. (Fer)

Meimonews.com – SMA Negeri 7 Manado menggelar Gen Z Talent Activation dengan mengusung tema Membangun generasi digital bebas stunting di kompleks persekolahan, Jumat (25/8/2023).

Kegiatan yang diikuti siswa, guru dan staf sekolah pimpinan Hanny Rawung ini menghadirkan perwakilan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perwakilan beberapa perusahaan di bawah naungan BUMN serta Kadis Dikda Sulut Femny Suluh dan Kabid Pendidikan Dikda Sulut Ratna Pasiak.

Ada sejumlah kegiatan dan atraksi ditampilkan pada acara yang digelar sekolah yang terletak di Kelurahan Teling Tingkulu ini. Di antaranya talk show dengan pembicara dari Jasa Marga, Telkomsel dan ASDP dengan inspirator talk perwakilan Kementerian BUMN Floristo P. Siahaan (Direktur Utama Jasa Marga Manado Bitung) mewakili Stafsus III Menteri BUMN Arya Sinulingga

Ada juga penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak sekolah dengan Telkomsel, games and activity BUMN (safety fiding Jasa Marga dan kompetisi games  (Telkomsel), serta tarian kabasaran, tarian bakera, kolintang dari siswa sekolah.

“Ada juga pembagian hadiah pemenang E-Sport baik juara 1, 2 dan 3 yang masing-masing mendapat uang berjumlah Rp. 500.000, Rp. 300.000 dan Rp. 200.000 serta hadiah dari telkomsel,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan Lisye Manumpil di dampingi Wakil Kepala Sekolah Bagian Humas Meiske Maindoka kepada Meimonews.com.

Kepala SMA Negeri 7 Manado dalam sambutannya menyampaikan rasa gembiranya dengan kehadiran perwakilan Kementerian BUMN dan sejumlah pimpinan beberapa perusahaan di bawah naungan BUMN di sekolah yang dipimpinnya.

“Segenap civitas akademika mulai dari pendidik dan tenaga kependidikan dan siswa sekolah merasa terhormat dan sungguh luar biasa dengan kunjungan dari Kementerian BUMN di sekolah kami,” ujarnya.

Selain itu, sambungnya, menghadirkan beberapa perusahaan berkompeten di bawah naungan Kementerian BUMN

Pihaknya merasa bersyukur karena dari ratusan SMA/SMK yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, sekolah yang dipimpinnya mendapat kehormatan untuk dipilih dikunjungi perwakilan Kementerian BUMN.

Rawung berharap, suatu saat nanti, Menteri BUMN (Erick Tohir) dan Stafsus III (Arya Sinulingga) bisa berkunjung langsung ke sekolah ini untuk bertemu dengan siswa-siswa yang hebat untuk menginspirasi dan bersama-sama membangun NKRI agar makin berkembang di era digital ini. “Teruslah melaju untuk Indonesia maju,” ujarnya.

Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh mengapresiasi kolaborasi SMA Negeri 7 Manado dan Kementerian BUMN dalam kegiatan ini, apalagi dari sekian banyak sekolah yang ada di daerah ini, Kementerian BUMN memilih sekolah ini sebagai mitranya.

“Mudah-mudahan, sekolah ini menjadi roll model dan bisa menjangkau sekolah-sekolah lain dengan tema-tema spesifik, sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan,” ujar Suluh dalam sambutannya.

Pihaknya menyadari, di satu sisi pemerintah bertanggung jawab tapi di sisi lain pemerintah memiliki keterbatasan, apalagi di dunia digital saat ini.

Tema kerjasama ini, sebutnya, akan dijadikan roll model untuk ke depan dikembangkan dengan berbagai kreativitas, inovasi yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.

“Terima kasih untuk momen yang membanggakan ini. Terima kasih untuk kerjasama yang luar biasa ini,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Gubernur Sulawesi Utara Profesor Olly Dondokambey, SE tampil membawakan orasi ilmiah pada Rapat Terbuka Senat Fakultas Hukum Unsrat Manado yang dipimpin Dr. Donald Mawuntu (Ketua Senat) di dampingi Dekan Dr. Emma VT Senewe, SH, MH dan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng..Asean IPU dalam rangka Dies Natalis ke-65 yang dilaksanakan di halaman fakultas, Selasa (22/8/2023).

Hadir pada acara ini di antaranya Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc, Wakil Rektor 2 Dr. Ronny Maramis, SH, MH, Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, M.Sc, pimpinan lembaga tingkat Unsrat, para Dekan se-Unsrat, Forkopimda, Bupati Minsel Frangky Wongkar, SH (alumni Fakultas Hukum Unsrat), undangan lainnya serta dosen, staf, mahasiswa dan alumni civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat dan panitia yang diketuai Toar Palilingan, SH, MH.

Dalam orasinya, Gubernur mengangkat tema Sinergi Kebijakan dan Strategi Pembangunan Provinsi Sulawesi Utara. Materi tersebut mengacu pada visi dan misi Pemerintah Provinsi Sulut.

Visi tersebut adalah Menjadikan Sulut Maju dan Sejahtera Sebagai Pintu Gerbang Indonesia Ke Asia Pasifik.

Misinya adalah pertama, Meningkatan kualitas manusia Sulut; kedua, Penguatan ekonomi yang bertumpu pada industri pertanian, perikanan, pariwisata dan jasa; ketiga, pembangunan infrastruktur dan perluasan konektivitas; keempat, pembangunan daerah yang berkelanjutan; dan kelima, Pemerintahan yang baik dan bersih didukung oleh sinergitas daerah.

Apa-apa yang sudah dibuat Pemerintah Provinsi Sulut serta bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota di bumi Nyiur Melambai ini dipapar Profesor Olly Dondokambey disertai data/contoh yang ada.

Sejumlah keberhasilan yang dilakukan Pemprov Sulut termasuk kerjasama dengan, antara lain negara Cina, menurut Gubernur, tak terlepas dari perhatian salah satu Universitas di sana sehingga memberinya gelar profesor.

Saat memberikan sambutan pada acara puncak dies ini, Rektor Unsrat menyebut Gubernur Sulut dengan sebutan Profesor Olly Dondokambey.

Di bagian awal orasinya, Gubernur memapar keadaan geografis Indonesia yang berada di Bibir Pasific, yang sudah tentu, memiliki potensi yang cukup strategis.

Potensi itu, termasuk juga potensi strategis yang dimiliki daerah kita harus dikembangkan sehingga membuat Sulawesi Utara menjadi maju. Apalagi, menurutnya, potensi yang dimiliki daerah kita ini sungguh besar.  “Daerah kita ini memiliki letak geografis dan geostrategis,” ujarnya.

Sulawesi Utara memiliki potensi ekonomi yang bertumpuh pada sektor perikanan, kelautan, pertanian, perkebunan dan pertambangan. Itu berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat di daerah ini ke depan.

Dalam mendukung hal-hal tersebut, Pemprov Sulut membuat kebijakan-kebijakan seperti pembuatan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Gubernur (Pergub). Telah ada beberapa Perda dan Pergub yang dibuat Pemprov Sulut.

Adanya Perda dan Pergub tersebut, menurut Gubernur, akan membuat investor akan nyaman berinvestasi di daerah ini. Dengan demikian, dengan semakin banyaknya investor masuk ke daerah ini  maka akan mendorong kemajuan pembangunan di daerah ini.

Pemprov Sulut telah membuat program peningkatan kualitas sumber daya manusia. Telah banyak beasiswa diberikan kepada mereka yang berstudi di luar negeri.

Perhatian Pemprov terhadap kaum disabilitas, fakir miskin dan anak terlantar, menurut Gubernur, juga cukup besar, yang dapat dilihat pada kebijakan yang dibuat Pemprov seperti terlihat pada Perda yang telah ada atau  Ranperda.yang sementara disusun.

Gubernur menyebut pula perhatian terhadap petani cukup besar. Diberikan contoh, bila saja ada gagal panen maka petani (bukan penggarap) akan diberikan kompensasi.

Diinformasikan pula bahwa Pemprov sedang menggarap Perda Kebudayaan Daerah karena hal ini sangat penting.

Kehadiran dua bendungan baik Bendungan Kuwil di Minahasa Utara maupun Bendungan Lolak di Bolmong, sebutnya akan memberikan dampak positif bagi sejumlah daerah. Selain adanya pengendalian banjir tapi sekaligus bermanfaat dari segi pertanian.

Ada sejumlah hal lain yang telah dibuat terkait misi Pemprov Sulut yang disampaikan pada orasi ilmiah, yang diharapkan akan bermanfaat bagi civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Hukum Unsrat mengadakan Puncak Peringatan Dies Natalisnya ke-65 yang mengangkat tema Maju bersama dalam melaksanakan tri dharma perguruan tinggi dalam Rapat Terbuka Senat Fakultas yang dipimpin Ketua Senat Dr. Donald  Mawuntu di halaman fakultas, Selasa (22/8/2023).

Hadir pada acara tersebut di antaranya Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU,  Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc, Wakil Rektor 2 Dr. Ronny Maramis, SH, MH, Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, M.Sc, pimpinan lembaga tingkat Unsrat, para Dekan se-Unsrat, Forkopimda, Bupati Minsel Frangky Wongkar, SH (alumni Fakultas Hukum Unsrat), undangan lainnya serta dosen, staf, mahasiswa dan alumni civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat.

Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU saat memberikan sambutan

Di penghujung rapat yang sekaligus merupakan salah satu acara utama, Gubernur Sulut diberikan kesempatan untuk menyampaikan orasi ilmiah. Gubernur yang di salah satu Universitas di Cina memberikan gelar profesor (yang dalam sambutan Rektor menyebut pak Gubernur dengan sebutan Profesor Olly Dondokambey) membawakan orasi ilmiah dengan judul Sinergi Kebijakan dan Strategi Pembangunan Provinsi Sulawesi Utara.

Di awal sambutannya,  Rektor menyampaikan banyak selamat kepada fakultas hukum karena boleh memasuki usia yang ke-65 (Fakultas Hukum hadir pada 1 Agustus 1958 – Red).

Usia yang ke 65, sebut Rektor adalah usia yang matang bagi dunia pendidikan sehingga ia berharap fakultas hukum dalam program ke depan dapat berkompetisi baik secara internal maupun eksternal dalam pencapaian akreditasi program studi  yang Unggul.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Dr. Emma VT Senewe, SH, MH saat memberikan laporan

“Pencapaian indikator utama maksimal. Akreditasi internasional sehingga dapat menjadi salah satu tumpuan tugas menuju institusi Unsrat Unggul dan Berbudaya,” ujarnya mengandung harapan.

Rektor memuji panitia yang bisa menghadirkan Gubernur Sulut Prof. Olly Dondokambey untuk menyampaikan orasi ilmiah terkait dengan keberhasilan otonomi daerah  termasuk aspek hukum yang menjadi social enginering dalam pembangunan Sulawesi Utara.

Kepada gubernur, Rektor menyampaikan terima kasih atas perhatian yang cukup besar bagi Unsrat.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Dr. Emma VT Senewe, SH, MH dalam laporannya mengungkapkan keberadaan fakultas yang dipimpinnya baik jumlah mahasiswa, tenaga dosen maupun program-program yang telah dilakukan dan akan dilakukan dalan kepemimpinan empat tahun ini.

Sejumlah keberhasilan yang dicapai di tahun 2022-2023 oleh mahasiswa, dosen dan institusi dipaparkan Senewe disertai data-data yang ada. Beberapa kerjasama dengan pihak ketiga termasuk dalam lembaga/institusi pendidikan tinggi disebutkannya.

Ketua Panitia Dies Toar Palilingan, SH, MH dalam laporannya menjelaskan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan panitia sejak dicanangkan (pada acara pembukaan yang dibuka pelaksanaannya oleh Rektor, beberapa waktu lalu).

Ada sejumlah kegiatan sosial yang dilakukan seperti anjangsana ke panti-panti asuhan sekaligus memberikan sumbangan, ziarah ke makam-makam mantan Dekan, pertandingan olahraga dan kuliah umum dari Ketua KPK-RI Komjen Pol. Purn. Firly dan di momen acara puncak ada orasi ilmiah dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Palilingan berterima kasih karena ketika ia dan Dekan bertemu dengan Gubernur, beliau langsung menyatakan kesediaannya untuk hadir dan memberikan orasi ilmiah.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-65 Fakultas Hukum Unsrat Toar Palilingan, SH, MH saat memberikan laporan

Di awal orasinya, Gubernur menyampaikan terima kasihnya atas kontribusi Fakultas Hukum Unsrat baik untuk daerah Sulut maupun Indonesia. Itulah sebabnya, Gubernur berharap dukungan dari civitas akademika termasuk alumni untuk berperan dalam mendorong kemajuan pembangunan di daerah ini.

Acara puncak diakhiri pemasangan dan peniupan lilin oleh Gubernur di dampingi Dekan, Ketua Panitia dan pimpinan senat. (FA)

Meimonews.com – Gubernur Sulut Olly Dondokambey membuka kegiatan Pameran Pelayanan Publik dan Legal Expo Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Sulawesi Utara di Lapangan Basket Megamas Manado, Selasa (22/8/2023).

Pembukaan kegiatan ditandai penempelan tangan oleh Gubernur bersama Kapolda Sulut  Irjen Pol. Listyo Sigit, Kakanwil Kemenkumham Sulut Ronald Lumbuun, Walikota Manado Andrei Angouw dan Bupati Minsel Frangky Wongkar di layar kegiatan.

Kakanwil Kemenkumham Sulut Ronald Lumbuun menjelaskan, Pameran Pelayanan Publik dan Legal Expo Kanwil Kemenkumham Sulut ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan Hari Kemenkumham RI, yang jatuh pada 19 Agustus 2023.

Kegiatan yang diselenggarakan 22 – 24 Agustus 2023 ini mengangkat tema Kemenkumham Semakin Berkualitas untuk Indonesia Maju.

Ada sejumlah produk UMKM dari masing-masing kabupaten yang ditampilkan dalam pameran, selain produk dari warga binaan lapas-lapas di Sulut  serta pelayanan pembuatan paspor.

Di acara pembukaan yang dihadiri Forkopimda Sulut, Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Pitra A. Ratulangi, Bupati Minsel, Walikota Manado, serta peserta pameran ini, Kakanwil memberikan sertifikat bagi merk dagang UMKM kepada Pemkab Kepulauan Sangihe berupa Sertifikat kerajinan kain tenun kerawang dan miniatur musik bambu.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya mengatakan, pameran ini menggarisbawahi betapa pentingnya inovasi dan kerjasama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Inovasi merupakan kunci dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.

Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulawesi Utara, gubernur menyampaikan selamat HUT kepada pimpinan Kemenkumham terutama Kemenkumham Sulut yang sudah melaksanakan kegiatan-kegiatan termasuk memberikan hak cipta kepada UMKM-UMKM yang ada di Sulut.

“Ini, tentu membanggakan bagi kita karena generasi-generasi kita mendapat perlindungan secara langsung dari inovasi-inovasi yang mereka berikan buat bangsa dan negara,” ujar Gubernur.

Gubernur berharap dengan bertambahnya usia ini, pelayanan Kemenkumham semakin meningkat untuk kemajuan bangsa dan negara. (Fer)

Meimonews.com – BKKBN Perwakilan Sulut bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Sulut menggelar Safari Stunting di Bolaang Mongondouw Selatan (Bolsel), Senin (21/8/2023).

Kegiatan yang diadakan di Lapangan Futsal Panango ini dihadiri Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Eng, Ketua TP PKK Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan, Kepala Dinas Dukcapil Sulut Christhodarma Sondakh, dan Tim PPS Sulut.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Bolsel Itja Selpian Kamaru Manoppo dan Kadis PP-KB-PA Kabupaten Bolsel Dra Suhartini Damo ME, Pengurus dan anggota TP PKK Kabupaten Bolsel, jajaran Pemkab Bolsel dan TPK Kabupaten Bolsel.

Kegiatan safari ini sejalan dengan arahan Presiden RI untuk mengeliminasi permasalahan stunting di Indonesia yang tertuang dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021 dan ditindaklanjuti oleh BKKBN lewat Perka BKKBN Nomor 12 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI).

Perwakilan BKKBN Sulut melaksanakan berbagai kegiatan sebagai upaya Percepatan Penurunan Stunting (PPS) khususnya di Sulut. Salah satu kegiatan intervensi yang dilakukan adalah melaksanakan Safari Stunting dan evaluasi penguatan PPS di Kabupaten Bolsel.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 tercatat angka prevelensi stunting di Sulut pada angka 20,5 persen dan capaian Presentase Prevalensi Stunting pada RPJMD Kabupaten Bolmong Selatan diukur 100 persen.

Kegiatan Percepatan Penurunan Stunting Non-APBD dilaksanakan melalui Kerjasama dengan perusahaan dan pelaksanaan program Berkah Tuntaskan Stunting (BAAS), dimana telah dilaksanakan beberapa inovasi oleh perangkat daerah dan inovasi Sistem Informasi Penanganan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Bolsel (SI PINTER BOLSEL).

SI PINTER Bolsel adalah sistem informasi berbasis Web, Geographyc Information System (GIS) dan Android, guna untuk menjadi media pelaporan masyarakat, terkait pelaksanaan intervensi Stunting.

Ketua Tim Penggerak PKK Sulut Rita Tamuntuan yang juga selaku Bunda Pendamping Keluarga berharap agar Tim Pendamping Keluarga (TPK) harus jeli memantau anak berpotensi stunting.

“Tim Pendamping Keluarga di kabupaten dan kota harus melihat desa yang mempunyai keluarga dan anak beresiko stunting,” ujar Rita seraya berharap pada tahun 2024 tidak ada lagi stunting.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bolsel Mazanzius Arvan Ohy, SSTP, MAP menjelaskan, pemerintah daerah akan terus berinovasi dan melaksanakan kegiatan kolaborasi, yang bertujuan menekan angka stunting di Bolsel. “Tentunya kami akan kerja maksimal demi tercapainya tujuan turunnya prevalensi stunting Bolmong Selatan,” ujarnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Eng berharap melalui inovasi Safari Stunting, dapat menurunkan angka stunting secara cepat.

“Penurunan angka stunting di Kabupaten Bolsel sangat signifikan sehingga Ketua TP PKK Sulut ikut hadir dalam pelaksanaan safari stunting kali ini,” ujar Tandaju mengapresiasi kinerja seluruh stakeholder di Bolsel.

Usai pelaksanaan Safari Stunting, Ketua TP-PKK Sulut  di dampingi Kaper BKKBN Sulut, Sekdakab Bolsel, Ketua TP-PKK Kabupaten Bolsel, Kadis PP KB PP Kabupaten Bolsel melaksanakan kunjungan sekaligus penyerahan bantuan bagi anak beresiko dan anak stunting.

Mereka yang mendapat bantuan adalahHanna Pranaya Higa, Safira Bangalo, Azzaki  Z  Mangantjo, Nakaya Masambe, dan Marwah A Sahrly. (Fer)

Meimonews.com -:Menteri Hukum dan Hak.Asasi Manusia (Menkumham) RI memberikan hak paten kepada Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie M.Eng. IPU Asean Eng untuk invensi dengan judul Alat uji konsolidasi cepat.

Penyerahan hak paten tersebut dilakukan perwakilan Menkumham kepada Rektor di ruang rektorat,  Senin (21/8/2023). Turut hadir di antaranya Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi dan pimpinan LPPM Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, Lembaga Penelitian Pada Masyarakat (LPPM)  Unsrat telah banyak meraih prestasi khususnya peringkat 10 besar capaian paten perguruan tinggi di Indonesia.

Rektor mengharapkan Unsrat mendapatkan peringkat Unggul dan tetap maju dalam meraih permohonan paten peringkat di Indonesia.

Kedepannya, hilirisasi produk dari invensi di lingkungan Unsrat dapat digunakan oleh industri di Indonesia, sehingga dapat meningkatkan income bagi Unsrat. (FA)

Meimonews.com -;Ada hal menarik disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan adanya media sosial (medsos) sekarang ini saat berpidato pada Sidang Tahunan MPR-RI dan Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI dalam rangka HUT ke-76 Proklamasi Kemerdekaan RI.

Pada sidang yang digelar di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2023) ini, Presiden menjelaskan mengapa sampai beliau menyampaikan rasa sedihnya itu pada bagian awal pidatonya.

Dikemukakan, posisi Presiden tidak senyaman yang dipersepsikan. Ada tanggung jawab besar yang harus diemban. Ada banyak permasalahan permasalahan rakyat yang harus diselesaikan.

“Dengan adanya media sosial seperti sekarang ini, apapun bisa sampai ke Presiden, mulai dari masalah rakyat di pinggiran, sampai kemarahan, ejekan, bahkan makian dan fitnah bisa dengan mudah disampaikan,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi tahu ada yang mengatakan dia bodoh, plongo-plongo, tidak tahu apa-apa, Firaun, tolol. Tapi, itu menurutnya, tidak masalah.  Sebagai pribadi, diterimanya saja. “Tapi yang membuat saya sedih, budaya santun dan budi pekerti luhur bangsa ini tampak mulai hilang,” tandasnya.

Kebebasan dan demokrasi, sebut mantan Gubernur DKI Jakarta ini, digunakan untuk melampiaskan kedengkian dan fitnah. Polusi di wilayah budaya ini sangat melukai keluhuran budi pekerti bangsa Indonesia.

Diakui, memang tidak semua seperti itu. Presiden Jokowi melihat mayoritas masyarakat juga sangat kecewa dengan polusi budaya tersebut. Cacian dan makian yang ada justru membangunkan nurani bangsa untuk bersatu menjaga moralitas ruang publik, bersatu menjaga mentalitas masyarakat sehingga kita bisa tetap melangkah maju, menjalankan transformasi bangsa menuju Indonesia Maju, menuju Indonesia Emas 2045.

Terkait pula dengan beliau yang dikait-kaitkan dengan memasuki tahun politik ini, Presiden Jokowi menegaskan, ia bukan ketua umum partai politik, bukan juga ketua koalisi parpol.

Sesuai ketentuan undang-undang, yang menentukan capres dan cawapres adalah partai politik dan koalisi partai politik. “Jadi saya mau bilang, itu bukan wewenang saya. Bukan wewenang Pak Lurah,” tandasnya.

Penyebutan Pak Lurah, ini berhubungan dengan yang sedang tren di kalangan politisi dan partai politik, dimana setiap ditanya siapa Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, jawabannya adalah belum ada arahan dari Pak Lurah.

“Saya sempat berpikir, siapa ‘Pak Lurah’ ini . Sedikit-sedikit kog Pak Lurah. Belakangan saya tahu, yang dimaksud Pak Lurah ternyata saya. Saya jawab saja, saya bukan Lurah, saya Presiden Republik Indonesia. Ternyata Pak Lurah itu kode,” ujar Presiden Jokowi. (elka)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU. Asean Eng menegaskan, para wisudawan tidak hanya menutup babak studi mereka di Unsrat tetapi membuka pintu untuk babak baru dalam hidup mereka, dan akan menghadapi dunia nyata yang penuh dengan peluang dan tantangan.

Penegasan tersebut disampaikan Rektor saat memberikan sambutan pada Sidang Terbuka Senat Unsrat yang dipimpin Prof. Dr. dr. Barnabas Harold Ralph Kairupan, SpKJ-K, KARKAP (Ketua) di dampingi Prof. Dr. Jacobus Ronald Mawuntu, SH, MHum (Sekretaris) dalam rangka wisuda Unsrat periode 1 tahun akademik 2023/2024 yang diselenggarakan di Auditorium Unsrat, Rabu (16/8/2023).

Mereka yang diwisuda terdiri dari program S1 berjumlah 694 orang, program pendidikan profesi berjumlah 29 orang, program pendidikan dokter spesialis berjumlah 34 orang, program magister (S2) berjumlah 40 orang, dan program doktor (S3) berjumlah 3 orang

Oleh karena itu, Rektor berharap para wisudawan yang berjumlah 800 orang inj akan menjadi alumni yang terus membawa nama baik Unsrat dan menjadi alumni yang Si Tou Timou Tumou Tou.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Drs. Edwin L. Kindangen, dalam sambutannya mengatakan, pencapaian luar biasa telah diraih dalam perjalanan pendidikan di Universitas Sam Ratulangi tercinta ini.

Mungkin itu tidak selalu mudah tapi membentuk saudara-saudara menjadi individu yang siap menghadapi tantangan di daerah ini, terlebih turut mengambil bagian dalam mendukung tujuan pembangunan di daerah  dan bangsa untuk terus maju dan sejahtera;” ujar Kindangen mengutip Gubernur.

Gubernur berharap, para wisudawan kiranya senantiasa mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan untuk berkontribusi pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Turut pada wisuda ini antara lain Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc, Wakil Rektor 2 Dr. Ronny Maramis, SH, MH, Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA, para Dekan, Pimpinan Lembaga Unsrat serta orangtua/keluarga wisudawan. (FA)

Meimonews.com – Guna meningkatkan peran rumah sakit terhadap pelayanan keluarga berencana (KB)  dengan memperhatikan akses dan kualitas pelayanan KB, BKKBN Pusat menggelar Focus Group Discussion (FGD).

Kegiatan yang dilaksanakan, Kamis (10/8/2023) di Rumah Sakit Bhayangkara Manado, yang merupakan rumah sakit unggulan pelayanan KB ini difasilitasi BKKBN Perwakilan Sulut pimpinan Ir. Diano Tino Tandaju, M.Eng bekerjasama dengan Dinas PPKB Kota Manado.

Hadir pada kegiatan ini, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN RI Dr. Eni Gustina, MPH, Direktur Bina Akses Pelayanan KB BKKBN RI H. Zamhir Setiawan, M.Epid, UNFPA Mr, Shandeep Tarman,  Wakil Kepala Rumah Sakit Bhayangkara dr. Sri Marioni Sandag, M.Kes, Kadis PPKB Kota Manado Drs. Sammy Kaawoan, MAP, mewakili Kadis Kesehatan Kota Manado Ketua IBI Kota Manado Master Takalase, dan Ketua Pokja Peningkatan Pelayanan KB Ignasius P. Worung, SE, M.Si.

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan, Tandaju mengungkapkan, peran rumah sakit dalam pelayanan KB merupakan salah satu strategi dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan KB, sehingga diharapkan mampu memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat.

Deputi KBKR BKKBN-RI berharap kepada Pemerintah Kabupaten/kota untuk dapat mendukung tercapainya program KB khususnya pelayanan KB di rumah sakit unggulan yang sudah ditetapkan, dikarenakan rumah sakit merupakan pusat pelayanan KB yang memegang peranan yang sangat penting khususnya dalam pelayanan KB pasca persalinan, KB pasca keguguran, KB operatif dan penanganan komplikasi KB dari seluruh penyedia pelayanan KB.

Pada FGD yang bertujuan meningkatkan komitmen pimpinan rumah sakit unggulan pelayanan KB, meningkatkan peran stakeholder dan mitra kerja terkait terhadap rumah sakit rujukan pelayanan KB, serta meningkatkan capaian pelayanan KB ini ada dua pemaparan.

Yang pertama disampaikan dr. William Wangko, Sp. PD (spesialis penyakit dalam) dengan materi Strategi peningkatan pelayanan KB di rumah sakit Unggulan; dan kedua dr. H. Zamhir Setiawan, M. Epid  tentang Kebijakan dan strategi peningkatan pelayanan KB rumah sakit.

Usai FGD, dilanjutkan peninjauan lokasi pelayanan KB dengan jenis kontrasepsi Implan, IUD, MOP yang dilakukan oleh Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Hermina.

Untuk RS Hermina diharapkan dapat dijadikan rumah sakit unggulan dilihat dari segi sarana prasarana yang telah memadai serta hasil capaian pelayanan KB pasca persalinan yang cukup tinggi terutama dari jenis kontrasepsi IUD dan MOW pasca persalinan. (Fer)