Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri berziarah serta tabur bunga ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2023).

Kapolri mengungkapkan, ziarah serta tabur bunga ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2023.

“Hari ini kami bersama Pejabat Utama Mabes Polri dan juga Bhayangkari serta anggota Mabes Polri melaksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga. Dimana kegiatan yang kami lakukan ini sebenarnya adalah rutin setiap tahun menjelang kita memasuki Hari Bhayangkara,” ujarnya di TMP Kalibata.

Menurut Kapolri, berziarah ke makam para pendahulu ini merupakan wujud untuk mengenang nilai-nilai perjuangan maupun keteladanan dari seluruh pahlawan negara Indonesia.

“Sehingga dengan demikian, kita harapkan nilai-nilai keteladanan tersebut menjadi motivasi, menjadi semangat bagi kita dalam menyongsong Hari Bhayangkara yang ke-77,” sebut Jenderal Sigit.

Dengan mengenang dan merefleksikan keteladanan serta perjuangan para pahlawan, hal ini bisa menjadi semangat untuk seluruh personel Polri dalam menghadapi seluruh tantangan maupun tugas kedepannya.

Apalagi, sambungnya, kedepan Indonesia akan melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 sehingga diperlukan kerja keras dari jajaran Kepolisian maupun seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal nilai persatuan dan kesatuan demi mewujudkan Indonesia menjadi negara maju.

“Dan kedepan, tentunya kita menghadapi berbagai macam tantangan dan tugas. Termasuk kita akan memasuki tahun politik. Kita juga harus terus mengawal untuk mewujudkan Indonesia maju dan tentunya ini menjadi tugas kita bersama,” kata Kapolri.

Karenanya, menurut Jenderal Sigit, mengenang perjuangan serta nilai positif dari para pahlawan Indonesia menjadi penting untuk seluruh insan bhayangkara. Hal itu harus dijadikan semangat dan motivasi bagi generasi penerus untuk membawa Indonesia menjadi jauh lebih baik lagi.

“Oleh karena itu, pentingnya mewarisi nilai-nilai semangat untuk menjadi motivasi kita bersama seluruh insan Bhayangkara di seluruh Indonesia,” tandas Kapolri. (AF)

Meimonews.com – Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2023, Komisariat Daerah Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (Komda PMKRi) Sulut menggelar Diskusi Publik.

Diskusi publik bertemakan Peran Pemuda dalam Memberantas Narkoba yang didukung Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob dan Komunitas Tolak Narkoba (KTN) ini diikuti 20-an mahasiswa yang tergabung dalam beberapa organisasi.

Tampil sebagai narasumber pada diskusi yang dipandu Ketua Komda PMKRI Sulut Cheryl JG Pukul adalah Kanit 2 Satnarkoba Polresta Tomohon Aipda Leri Rotinsulu serta Ketua Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob dan Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran.

Dalam pemaparan materinya, Rotinsulu yang mewakili Kasatnarkoba Polresta Tomohon Iptu Erwin Mantiri, SH, MH memaparkan tentang penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Tomohon serta berbagai langkah dan upaya yang dilakukan Satnarkoba Polresta Tomohon dalam rangka pemberantasannya.

Sejumlah kasus-kasus penyalahgunaan yang telah ditangani dirincikan Aipda Rotinsulu dengan harapan para peserta yang adalah generasi muda, generasi penerus bangsa tidak coba-coba pakai dan tidak menjadi pengedar narkoba.

Kalesaran, dalam pemaparan materinya menjelaskan tentang apa itu narkoba, jenis-jenis narkoba, pengelompokan narkoba, bahaya yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta sanksi hukumnya.

Selain itu, diberikan langkah dan upaya apa yang harus dilakukan generasi muda sebagai generasi penerus bangsa agar terhindari dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Di akhir pemaparan materinya, Kalesaran berharap, peserta dapat ikut dalam upaya P4GN (pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba).

Sejumlah peserta mengambil kesempatan bertanya dan memberikan masukkan saat sesi tanya-jawab. (*)

Meimonews.com – Kapolda dan sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Bali dimutasi berdasarkan pada lima surat telegram Kapolri yang berisikan mutasi 539 personil Perwira Tinggi dan Perwira Menengah di seluruh Indonesia.

“Benar Kapolri telah mengeluarkan lima Surat Telegram mutasi yang berisikan 539 personil Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di seluruh Indonesia, pada Senin (26/6/2023),” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Satake Bayu, SIK, M.Si kepada Meimonews.com, Senin (26/6/2023).

Di antara Surat Telegram mutasi tersebut, tambahnya, Kapolda Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, SH., M.Si dan Waka Polda Brigjen Pol. Drs. Ketut Suardana M.Si,. serta beberapa Pejabat Utama mendapat kepercayaan Pimpinan Polri untuk promosi jabatan baru baik ke Mabes Polri maupun ke Polda lain.

Adapun ST Mutasi Kapolri untuk Pejabat di Polda Bali yaitu Irjen Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra S.H., M.Si. Kapolda Bali dimutasikan sebagai Pati Baintelkam Polri (persiapan penugasan di luar struktur) dan digantikan Brigjen Pol. Ida Bagus Kd Putra Narendra, SIK, M.Si. yang sebelumnya menjabat sebagai Karoada B/J Slog Polri.

Brigjen Pol. Drs. I Ketut Suardana, M.Si. Wakapolda Bali dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri (Persiapan penugasan di luar struktur) yang digantikan Brigjen Pol. Dr. I Gusti Kade Budhi Harryarsana, SIK, SH, M.Hum yang sebelumnya menjabat sebagai Dirprogsarjana STIK Lemdiklat Polri.

Kombes Pol. Nuryanto, SIK, M.Si, Karoops Polda Bali diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagpakatkerma Rokerma KL Sops Polri yang Digantikan Kombes Pol Soelistijono, SIK, MH, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirpolairud Polda Bali.

Jabatan Dirpolairud Polda Bali digantikan Kombes Pol Ponadi, SIK., yang selumnya menjabat Kabagselbangyar Korpolairud Baharkam Polri. Jabatan Karo Log Kombes Pol. Nelson Pardamean Purba, SIK, SH yang kini dipercaya sebagai Kabagada B/J Slog Polri yang digantikan oleh Kombes Pol. Drs. I Gede Mega Suparwitha, M.Si. yang sebelumnya sebagai Karolog Polda Sumut.

Kombes Pol. Ketut Onik Suirawan, SH., Karorena Polda Bali dimutasikan sebagai Pamen Polda Bali (dalam rangka pensiun) yang digantikan Kombes Pol. Daniel Widya Mucharam, SIK, MAP. yang sebelumnya sebagai Akreditor Utama Divpropam Polri.

Kombes Pol. Surawan, SIK Dirreskrimum Polda Bali mendapat kepercayaan pimpinan sebagai Dirreskrimum Polda Jabar yang digantikan Kombes Pol. Yanri Paran Simarmata, SIK., yang sebelumnya bertugas di Bareskrim Polri.

Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setiyanto, SIK., M.Si. Kabidhumas Polda Bali dipercaya sebagai Kabidhumas Polda Jateng, yang digantikan Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, SIK., MH., yang sebelumnya menjabat sebagai Kabidhumas Polda Kepri.

AKBP Dewa Ngakan Nyoman Arinata, SIK, MH. Kapolres Merangin Polda Jambi, diangkat dalam jabatan baru sebagai Irbid Itwasda Polda Bali.

Kombes Pol. Dody Pribadi, SIK, M.Si. Kabidbinsis Diklat Reserse Lemdiklat Polri dimutasikan sebagai Pamen Polda Bali.

Dijelaskan, mutasi merupakan hal yang biasa dan bertujuan untuk menjaga kedinamisan dan penyegaran didalam tubuh Polri, serta memberikan kesempatan kepada anggota Polri untuk mengembangkan kemampuan diri dalam promosi tugas yang baru. (AF)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Fun Walk memperingati Hari Bhayangkara ke-77 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (25/6/2023).

Kegiatan Fun Walk Polri ini sendiri dilaksanakan bersama dengan lintas elemen. Di antaranya dihadiri Menkopolhukam, jajaran TNI, Ketua KPU, Ketua Bawaslu dan unsur masyarakat lainnya.

“Kita melaksanakan kegiatan Bhayangkara Fun Walk, yang merupakan rangkaian kegiatan kita dalam melaksanakan Hari Bhayangkara 1 Juli 2023 nanti. Di mana kami mengambil tema ‘Polri Presisi untuk Negeri Mewujudkan Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju’,” ujar Kapolri.

Sebagaimana tema yang diusung, dalam kesempatan ini, Sigit menggaungkan tentang semangat menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Apalagi, saat ini sudah memasuki tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024.

“Tentunya kegiatan kali ini merupakan perwujudan semangat dari kita semua. Ada TNI, Polri, ada KPU, Kominfo kemudian Bawaslu, masyarakat, para penyelenggara Pemilu, dan juga dikoordinir oleh Bapak Menko Polhukam (Mahfud MD),” ujar Jenderal Pol. Sigit.

Dengan adanya sinergisitas antar-elemen ini, Kapolri menekankan bahwa menjadi kunci utama untuk merawat dan mempertahankan nilai persatuan-kesatuan. Sehingga, terwujudnya pesta demokrasi yang aman dan damai.

“Ini adalah mewujudkan kebersamaan kita dalam mengantar perjalanan pemilu yang saat ini sudah masuk dalam tahapan. Harapan kita tentunya dengan semangat kebersamaan, semangat persatuan yang ada, kita bisa menjaga agar Pemilu 2024 yang akan kita laksanakan betul-betul berjalan dengan damai,” sebutnya.

Dalam Pemilu, tambahnya, perbedaan pendapat, pandangan dan pilihan adalah hal biasa dalam proses demokrasi. Namun, ditegaskan Sigit, seluruh perbedaan tersebut harus tetap dalam bingkai persatuan demi membawa Indonesia menjadi negara yang maju serta lebih baik lagi kedepannya.

Tentunya, perbedaan pendapat itu biasa, karena memang didalam pemilu selalu ada perbedaan, selalu ada konflik. Namun konflik ini tentunya harus dikelola. Sehingga kemudian hasilnya pun juga betul-betul bisa mendapatkan pemimpin yang memang siap untuk mengantarkan Indonesia menuju Indonesia Maju.

Menurutnya, semangat untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 harus menjadi hal utama yang dijaga oleh seluruh lintas elemen. Karena hal itu merupakan modal utamanya.

“Tentunya ini adalah pertaruhan kita semua. Oleh karena itu kami selalu sampaikan jaga persatuan dan kesatuan, walaupun pilihan kita berbeda. Karena ini adalah modal yang sangat penting,” tegasbya.

Indonesia, sambungnya, saat ini menjadi salah satu negara yang mendapatkan persepsi positif di kancah internasional. Hal itu terwujud ketika situasi global dilanda penuh dengan ketidakpastian.

Dikemukakan, Indonesia saat ini sudah di posisi yang sangat bagus. Posisi kita sudah on the track. Kita menjadi negara yang saat ini juga disegani di Asean, Asia dan negara G-20. Ini harus kita pertahankan. “Kalau kita bisa melaksanakan Pemilu dengan damai, tentunya kita bisa wujudkan demokrasi kita yang mapan,” pintanya.

Di sisi lain, Kapolri menyinggung soal adanya bonus demografi yang akan terjadi di Indonesia. Oleh sebab itu, Sigit menjelaskan apabila hal itu tidak bisa dimanfaatkan dengan baik maka akan merugikan bangsa Indonesia kedepannya.

Dengan itu, tentunya kita bisa memanfaatkan bonus demografi yang sudah di depan mata. sebaliknya kalau Pemilu ini kemudian terjadi masalah, maka potensi yang seharusnya kita bisa manfaatkan bonus demografi justru sebaliknya.

Kerusuhan yang terjadi, dan kemudian kita justru mundur dan mungkin bisa terancam untuk tidak bisa menjaga apa yang sudah kita raih. Oleh karena itu kita dorong masyarakat, seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan,” tegas Kapolri.

Dikemulala pula, dengan terwujudnya Pemilu 2024 yang berjalan aman dan damai, hal tersebut dapat menyampaikan pesan di mata Internasional, bahwa proses demokrasi di Indonesia sudah mapan dan modern.

“Perbedaan boleh ada namun persatuan dan kesatuan harus menjadi yang utama. Mari kita kawal dan jaga Pemilu yang ada, kita tunjukkan kepada dunia bahwa demokrasi Indonesia adalah demokrasi yang mapan, modern dan aman untuk memilih dan mendapatkan pemimpin nasional yang siap untuk menjadi nahkoda berikutnya untuk Indonesia Maju,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com -Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polri dan Polda jajaran yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terus melakukan penindakan terhadap para pelaku TPPO.

Hingga 22 Juni, Satgas telah menangani sebanyak 494 Laporan Polisi (LP). Dari ratusan LP tersebut, sebanyak 580 tersangka telah dibekuk.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, berbagai macam modus para tersangka menjerat para korban TPPO.

“Terbanyak yakni mengiming-imingi korban bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Pekerja Rumah Tangga (PRT). Modus ini tercatat ada 375 kasus,” kata Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/6/2023).

Salah satunya kasus yang diungkap oleh Polda Kepri. Dua orang korban yang akan dijadikan PMI diamankan oleh Polsek Batu Ampar, Polresta Barelang, Polda Kepri. Dalam pengakuannya, korban yang masih di bawah umur diimingi kerja di tempat biliard di Malaysia dengan gaji Rp 10 juta per 10 hari.

Lalu ada lagi kasus yang diungkap Polsek Kualuh Hili, Polres Labuhanbatu, Polda Sumatera Utara. Dalam kasus ini, aparat mengamankan beberapa TKI yang pulang dari Malaysia tidak sesuai prosedur.

Bahkan, untuk kepulangan ke Indonesia, para TKI ini harus dengan cara masuk ke dalam air laut untuk menuju perahu motor. Tak hanya di situ, para korban setelah berangkat naik perahu motor ditempatkan ke pinggir pantai yang banyak semak-semak, sebelum dijemput menggunakan motor.

Modus lainnya yang terbanyak yakni para korban dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK). Angka dalam kasus ini yakni sebanyak 132. Modus ini mempekerjakan korban wanita bahkan ada yang di bawah umur sebagai PSK melalui telepon atau aplikasi Online.

Salah satu kasus yang diungkap terjadi Bengkulu. Satgas TPPO Polda Bengkulu mengamankan pelaku yang sedang mengeksploitasi seksual terhadap anak yang masih berumur 14 tahun.

Ada juga kasus yang diungkap Polres Kutai Timur, Polda Kalimantan Timur yang menangkap seorang pria yang mempekerjakan wanita dengan modus open BO di salah satu tempat hiburan malam (THM) dengan tarif mencapai jutaan rupiah.

Dua modus lainnya TPPO ini yakni mempekerjakan korban sebagai Anak Buah Kapal (ABK) dengan 6 kasus dan eksploitasi anak sebanyak 32 kasus.

“Dari ratusan kasus yang ditangani Satgas TPPO Bareskrim Polri dan Polda jajaran, telah menyelamatkan korban sebanyak 1.671,” kata Ramadhan.

Dari ribuan korban tersebut, Ramadhan merinci ada 762 korban perempuan dewasa dan 96 perempuan anak. Kemudian untuk korban laki-laki dewasa ada 764 dan laki-laki anak ada 49 orang.

Lebih lanjut, Ramadhan mengatakan, dari ratusan kasus yang diungkap, saat ini perkembangannya 92 kasus masuk tahap penyelidikan. Kemudian 375 di tahap penyidikan dan berkas sudah lengkap atau P21 ada satu kasus.

Dalam kesempatan ini, Ramadhan mengimbau kepada masyarakat untuk tak mudah tergiur dengan tawaran bekerja dengan gaji tinggi baik di dalam maupun di luar negeri. Ia meminta masyarakat memastikan apakah perusahaan penyalur tenaga kerja ini resmi. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat mendapatkan hak-hak perlindungan sosial, kesejahteraan dan hukum.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan soal pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di acara ASEAN Senior Officials Meeting on Transnational Crime (SOMTC) Leaders di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa, 20 Juni 2023.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, pada pertemuan SOMTC salah satu yang akan dibahas yakni Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menurutnya, pembahasan TPPO ini sejalan dengan kesepakatan antara Presiden Jokowi dengan beberapa pemimpin negara, yang akan memberantas segala bentuk TPPO. Ia pun berjanji akan melindungi dan menjaga WNI dari korban TPPO. (AF)

Meimonews.com – Upaya meningkatkan pengamanan dan menjaga ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Polresta Manado melaksanakan apel Kasatkamling sekaligus launching Polisi Lingkungan yang bertugas di wilayah hukum Polresta Manado.

Launching Polisi Lingkungan dan Apel Kasatkamling bersama jajaran Polda Sulut diadakan di Lapangan Tikala, Manado, Rabu (21/6/2023).

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait menjelaskan, Polisi Lingkungan merupakan program dari Kapolri yang tugasnya untuk mengedepankan masyarakat. “Jadi, program ini, di setiap Lingkungan ada petugas kepolisian,” ujarnya.

Tugas Polisi Lingkungan sendiri, menurut Kapolresta, berbeda dengan Bhabinkamtibmas. Tugasnya yaitu untuk polisi yang selalu berhubungan dekat dengan masyarakat.

“Jadi dia (Polisi) ini berhubungan dengan masyarakat, sehingga mereka tahu dan mengetahui situasi masalah masyarakat itu, seperti masalah ekonomi, masalah sosial, masalah kamtibmas, masalah kesehatan lalu menyampaikan ke pimpinan dan dicarikan solusi,” jelasnya.

Kapolresta berharap, dengan adanya Polisi Lingkungan tersebut kedepannya bisa mampu untuk membawa pihaknya lebih dekat lagi dengan masyarakat dan bekerjasama dengan Babinsa, Babinkamtibmas. ‘Mereka harus saling bekerjasama dan tidak berpisah,” tandasnya.

Jadi, intinya, sambung Kapolresta, adalah mendekatkan diri dengan masyarakat, pelayanan langsung ke masyarakat untuk menciptakan situasi yang harmonis, kamtibmas kondusif dan nyaman,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan soal pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di acara Asean Senior Officials Meeting on Transnational Crime (SOMTC) Leaders di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (20/6/2023).

“Alhamdulillah, hari ini kita baru saja melaksanakan pembukaan SOMTC dimana kebetulan Indonesia jadi keketuaan. Untuk dapatkan ini (keketuaan) cukup lama 10 tahun. Jadi, tentunya kegiatan ini menjadi kegiatan penting buat Polri, khususnya untuk bisa membicarakan secara lebih serius beberapa pembicaraan yang selama ini sudah kita laksanakan,” ujarnya.

Diungkapkan, pada pertemuan-pertemuan SOMTC sebelumnya dihadapkan dengan situasi Covid-19, sehingga dilaksanakan secara virtual.

Kapolripun berharap, dengan acara yang saat ini berlangsung secara offline akan ada pembicaraan khusus yang bisa kemudian diharapkan tidak hanya sekedar kerjasama formalitas biasa, namun kerja sama ini betul-betul bisa dioperasionalkan, khususnya dalam hal penegakan hukum terhadap transnational crime.

“Karena selama ini yang  menjadi masalah pada saat pelaku tindak pidana kemudian kabur keluar negeri, sementara kita dihadapkan dengan birokrasi-birokrasi yang sulit sehingga harapan dari para korban dan harapan kita bisa menangkap pelaku tindak pidana terhambat,” tandasnya.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, pada pertemuan SOMTC salah satu yang akan dibahas yakni Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menurutnya, pembahasan TPPO ini sejalan dengan kesepakatan antara Presiden Jokowi dengan beberapa pemimpin negara yang akan memberantas segala bentuk TPPO.

“Tentunya, TPPO menjadi perhatian internasional. Di dalam SOMTC ini menjadi salah satu hal serius yang tentunya kita harapkan ke depan betul-betul bisa melindungi WNI,” jelasnya.

Kerjasama lintas negara, menurut Kapolri, tidak hanya sekedar kerjasama tukar-menukar informasi. Akan tetapi bagaimana bisa meningkatkan untuk dilakukan penegakan hukum dengan menangkap pelaku di luar negeri.

“Dengan kerjasama yang lebih operasional dan tentunya juga akan  menyelamatkan para korban-korban yang ada di luar negeri untuk bisa kembali ke Indonesia,” ujarnya.

Mantan Kapolda Banten ini menegaskan, setelah Presiden Jokowi mengeluarkan kebijakan, Polri telah menangkap 457 tersangka TPPO selama dua pekan. Ia pun menegaskan akan menindaktegas siapapun yang melakukan TPPO.

“Kita harapkan dengan langkah-langkah yang kita lakukan membuat masyarakat yang akan kerja ke luar negeri melalui jalur resmi, sehingga kemudian mendapatkan perlindungan hukum dan hak-haknya serta tidak terjadi hal-hal yang merugikan WNI kita yang bekerja di luar negeri,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Kapolri pun mengimbau kepada masyarakat jangan mudah terpancing akan bujuk rayu gaji tinggi, namun masalah skill dan persyaratan diabaikan.

“Bagi para pelaku saya sudah perintahkan ke anggota siapapun yang terlibat baik dari instansi luar maupun polisi sendiri saya minta tindak tegas. Tanpa kompromi saya kira silahkan masyarakat melapor kalau memang ada informasi seperti itu akan kami tindaklanjuti karena kita sayang kepada masyarakat. Kita ingin melindungi masyarakat kita yang kerja di luar negeri. Mereka adalah pahlawan-pahlawan Indonesia yang harus kita lindungi,” tegas Sigit. (AF)

Meimonews.com – Polri menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) dalam rangka HUT Bhayangkara ke-77. Pelaksanaan kegiatan baksos ini serentak digelar di 34 Polda jajaran seluruh Indonesia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pelaksanaan kegiatan baksos ini adalah bagian dari pelaksanaan tugas pokok Polri, baik di bidang Harkamtibmas, perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Apalagi, tambah Kapolri dalam pelepasan kegiatan baksos di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Senin (19/6/2023), Indonesia akan menghadapi Pemilu 2024. Ia pun berharap agar Pemilu bisa berjalan dengan damai.

“Dalam kesempatan rangkaian Hari Bhayangkara ke 77 ini, Polri tentunya melaksanakan kegiatan-kegiatan agar bisa terus berinteraksi dan hadir di tengah masyarakat, dalam berbagai bentuk kegiatan,” ujarnya.

Baksos ini meliputi kegiatan bedah rumah, perbaikan pembersihan tempat ibadah atau biasa disebut bakti religi, perbaikan rumah bagi anggota dan masyarakat, serta pembangunan sumber-sumber air, khususnya di wilayah yang membutuhkan.

Mantan Kabareskrim Polri ini pun berharap dengan terselenggaranya berbagai kegiatan baksos ini, semakin mendekatkan hubungan Polri dengan masyarakat. Sebab, menurutnya, dengan sinergisitas baik, antara Polri dengan masyarakat, tokoh agama, TNI, dan seluruh stakeholder bisa menguatkan kesiapan TNI-Polri untuk menghadapi tahun politik.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjaga perdamaian, persatuan, kesatuan dan keberagaman yang kita miliki sebagai kekayaan NKRI yang harus terus kita kawal dan jaga. Siapapun pemimpinnya nanti,” ujar Sigit.

Selain itu, mantan Kapolda Banten ini menuturkan, kegiatan baksos ini digelar guna menghadapi situasi ketidakpastian global yang berdampak pada situasi ekonomi masyarakat.

Dengan begitu, ia pun ingin jajaran Polri bisa hadir untuk masyarakat yang membutuhkan, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan langsung.

“Harapan kita, dengan interaksi di masyarakat, anggota kami bisa merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat. Kemudian tentunya kita bisa lebih empati dan juga kerja lebih baik karena masyarakat dalam kondisi yang tentu sangat membutuhkan kehadiran aparat, pemerintah dan kepolisian. Ini yang saya selalu titipkan kepada seluruh anggota Polri,” sebutnya.

Sekedar informasi, dalam kegiatan baksos ini, Polri memperbaiki sebanyak 2.170 tempat ibadah dengan rincian 1.195 Masjid, 706 Gereja, 118 Pura, 77 Vihara, dan 74 Klenteng.

Selain itu, Polri juga melakukan bedah rumah untuk anggota dan masyarakat sebanyak 269 unit. Lalu pembangunan fasilitas air bersih di 70 lokasi.

Kemudian ada bantuan sosial sebanyak 322.085 paket sembako yang akan disalurkan mulai tanggal 20 hingga 30 Juni 2023, dengan sasaran PKL, buruh korban PHK, buruh harian, nelayan, panti asuhan, korban kebakaran, pengemudi ojol, purnawirawan Polri dan pemulung. (AF)

Meimonews.com -:Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polri menerima 314 laporan polisi terkait TPPO dan kejahatan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dari ratusan laporan polisi tersebut, Satgas TPPO Polri menangkap sebanyak 414 tersangka.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, laporan terkait TPPO sebanyak 237 dan kejahatan perlindungan PMI sebanyak 77.

“Angka tersebut berdasarkan data tanggal 5 hingga 15 Juni 2023,” kata Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/6/2023).

Ramadhan menuturkan, dari ratusan laporan polisi tersebut, tercatat jumlah korban yakni sebanyak 1.314 orang. Para korban terdiri dari perempuan dewasa 507 orang, perempuan anak 76 orang, laki-laki dewasa 707 orang dan laki-laki anak sebanyak 24 orang.

Adapun berdasarkan data pengungkapan kasus, saat ini 64 kasus tahap penyelidikan dan 250 kasus tahap penyidikan.

Lebih lanjut, Ramadhan mengatakan, tiga tempat terjadinya kejadian TPPO terbanyak di perumahan atau pemukiman yakni 129 kasus. Kedua di hotel 33 kasus dan di pelabuhan 16 kasus.

Sementara tempat kejadian perkara kejahatan perlindungan migran terbanyak di perumahan atau pemukiman yakni 41 kasus, jalan umum 10 kasus dan perkantoran 9 kasus. “Adapun 3 modus tertinggi TPPO yakni membujuk sebanyak 92 kasus, mengangkut/membawa 27 kasus dan merayu 23 kasus,” katanya.

Sementara 3 modus tertinggi kejahatan perlindungan migran yakni membujuk 36 kasus, mengangkut atau membawa 12 kasus dan penipuan 9 kasus.

Terkait motif, untuk kejahatan TPPO terbanyak yakni ekonomi ada 123 kasus. Selanjutnya karena sengaja ada 69 kasus dan permasalahan sosial 21 kasus.

Untuk kejahatan perlindungan migran, tertinggi motifnya karena sengaja sebanyak 32 kasus, ekonomi 30 kasus dan permasalahan sosial 6 kasus. (AF)

Meimonews.com – Memperingati Hari Bhayangkara ke-77 Tahun, Polresta Manado menggelar Bakti Kesehatan Donor Darah di Manado Town Square, Jumat (16/6/2023).

Kegiatan yang bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUP Prof. Dr. RD Kandou  ini dibuka pelaksanaannya oleh Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait.

Sebanyak lima tenaga medis dari Klinik Polresta Manado yang dipimpin dr. I Wayan Arya dan enam tenaga medis UTD RSUP Kandou pimpinan dr. Sumilat BSX Lapian bertugas melayani 120 calon pendonor darah (yang memenuhi syarat 95 orang).

Sejumlah pejabat utama termasuk Kapolresta, Kabagops, Kasat Samapta, Kasat Reskrim, Kasatpolair, Kasat Bimas, beberapa Kapolsek serta personil Polresta dan jajaran menjadi pendonor darah.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com, usai mendonorkan daràhnya, Kapolresta mengungkapkan rasa senangnya karena bisa ikut menyumbangkan darahnya yang akan digunakan untuk kegiatan kemanusiaan.

“Saya bersyukur, di tengah kesibukan dan lain-lain, bisa mendonorkan darah saya untuk kegiatan kemanusiaan. Dan, ini menyehatkan,” ujar Kapolresta.

Dijelaskan, ia melakukan donor darah untuk tahun ini, baru yang pertama dan ingin agar tiga bulan ke depan bisa mendonorkan lagi.

Kombes Pol. Sirait menjanjikan bahwa kegiatan donor darah seperti ini akan dilakukan Polresta Manado setiap tiga bulan sekali. “Pertiga bulan, anggota-anggota Polresta Manado kami rekomendasikan untuk ikut kegiatan donor darah karena ini juga bagus untuk kesehatan mereka masing-masing,” ujarnya.

Kapolresta mereka yang sudah tahu tentang manfaat donor darah agar mengajak kepada masyarakat agar mau terlibat dalam kegiatan donor darah.

“Ayo kita beritahu yang lain-lain bahwa donor darah itu baik dan menyehatkan. Tidak salahnya kita mengajak mereka mendonorkan darahnya untuk kegiatan kemanusiaan,” imbau Kapolresta.

Kasat Samapta Polresta Manado Kompol Bartolomeus Dambe ketika dimintai komentarnya atas keterlibatannya dalam kegiatan donor darah ini menyatakan rasa senangnya karena bisa lagi menyumbangkan darahnya untuk kemanusiaan.

“Saya sudah sering mendonorkan darah untuk kegiatan kemanusiaan. Bukan baru pertama kalinya saya mendonorkan darah tapi sudah beberapa kali sehingga telah punya kartu donor darah,” ujar Kompol Barto, sapaan akrabnya seraya tersenyum senang karena bisa ikut lagi mendonorkan darahnya di momen Hari Bhayangkara tahun ini. (AF)