Belajarlah dari Bunda Maria, Jadikanlah Pengalaman Hidup yang Lalu sebagai Bekal untuk Membawa Damai

by -1762 Views

Meimonews.com – Hari ini, Minggu (1/1/2024) gereja Katolik merayakan tiga peristiwa penting secara bersamaan yakni Hari Raya Maria Bunda Allah,Tahun Baru dan Hari Perdamaian Sedunia.

Oleh karena itu, saat memberikan kotbah di gereja Paroki St. Josep Pelindung Pekerja Manado, Pastor Yohanes I Made Pantyasa Pr (Pastor Rekan) mengupas makna tiga peristiwa penting itu yang didengar umat paroki setempat yang mengikuti misa pertama ini.

Berkaitan dengan Maria Bunda Allah, seperti yang termuat dalam bacaan Injil Lukas 2:16-21, Pastor Made menjelaskan, (Bunda) Maria memberi teladan hari ini, ‘Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hati dan merenungkannya.’

Ditegaskan, menyimpan pergumulan dan pengalaman hidup saja tidak cukup. Jika pengalaman itu baik pasti ada rasa bersyukur, namun jika pengalaman itu buruk maka yang akan lahir adalah dendam, karena hanya menyimpan dendam, karena hanya menyimpan tanpa ada permenungan.

“Maka menyimpan pengalaman dan merenungkan dalam hati adalah dua hal yang tak dapat dipisahkan. Merenungkan pengalaman dalam hidup adalah karakter hidup dari Maria Bunda Allah,’ ujar Ketua Komsos Keuskupan Manado ini.

Merenungkan dalam hati atas apa yang dialami, menurutnya, menjadi semangat hidup Bunda Maria untuk bisa mendengarkan dalam hati suara Allah dan apa yang menjadi kehendak Allah di dalam diri.

Baca juga  Rektor Lantik Senat Unsrat Periode 2023 - 2027

Merenung bukan berarti kita menghayal akan apa yang akan terjadi ke depan, namun merefleksikan pengalaman seraya memetik hikmah dan belajar dari apa yang terjadi. Bermenung menjadi kesempatan untuk sejenak membuka hati mendengarkan suara Allah di dalam hati kita. Untuk menjadi motivasi bergerak ke depan.

“Maria sebagai Bunda Allah hari ini sungguh memberi teladan bagi kita bahwa dia yang melahirkan Putra Allah tidak larut hanya dalam kegembiraan semata namun mampu memberi sukacita kepada orang yang menjumpainya,” tandasnya.

Dikemukakan, tahun yang baru ini juga memberi kesempatan  kepada kita untuk melahirkan buah damai dari permenungan atas pengalaman hidup yang kita alami. Damai yang lahir dari refleksi atas pengalaman hidup sebagai Bunda Maria yang merenungkan semua kehendak Allah sehingga layak menjadi bunda Allah, Sang Damai.

“Hari ini juga merupakan Hari Perdamaian Sedunia. Jadikanlah pengalaman hidup yang lalu dan yang akan kita jalani sebagai bekal untuk membawa damai bukan permusuhan, dan kesatuan bukan perpecahan. Maka renungkanlah awal perjalanan yang akan kita mulai hari ini agar benar-benar membawa damai dan sukacita,” ujarnya mengajak.

Baca juga  Walikota : Mari Tutup Tahun dengan Rasa Syukur, Songsong Tahun Baru dengan Komitmen

Karena itu, tambahnya, tahun yang baru ini juga menjadi kesempatan bagi kita untuk sejenak bermenung atas apa yang menjadi keberhasilan tahun lalu dan juga mungkin kegagalan untuk bergerak maju dengan iman yang kokoh.

Berilah dalam hari-hari kita waktu sejenak untuk bermenung, membiarkan Allah berbicara dalam hati kita. Memberi waktu sejenak untuk mendengarkan suara Allah. Semua itu akan dapat kita temui dalam doa-doa kita dan dalam perjumpaan kasih dengan sesama. Sehingga hidup kita tetap bersukacita bukan hanya saja pada saat Natal tetapi juga untuk hari-hari selanjutnya. Bukan hanya untuk pribadi kita sendiri tetapi juga untuk orang lain yang kita jumpai.

Semoga tahun ini, sebutnya, kita dapatkan yang baru, lupakan masa lalu, biarlah berlalu. Tahun lalu mungkin kelabu, sampai buat luka membiru, sudahlah tak perlu ada yang tahu. Semoga saja jalan ke depan ini tak berliku.

“Semoga ada semangat yang baru, warnai hidup yang mungkin kadang abu- abu. Maka mulailah hari ini dengan pasti, jangan pernah ragu. Berilah waktu untuk sejenak bermenung dan berseru dalam doa dan syukur, seperti Maria yang berserah pada Allah,” harap Pastor Made. (lk)

About Author: Redaksi Meimo News

Gravatar Image
Meimonews.com Pengelola : PT Meimo Berjalan Bersama Badan Hukum : Keputusan Menkumham dan HAM RI No. : AHU-0057475-AH.01.01 Tahun 2022 Notaris : Budiharto Prawira, SH Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Lexie Kalesaran Alamat : Jl. Kampus Timur No. 84 Kleak Manado 95115 Telp. 082190565818 - WA 0895395534143

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *