Meimonews.com  – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara korps raport atau kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi terhadap 13 Perwira Tinggi (Pati) Polri.

Sebelas di antaranya bertugas di lingkungan BNN (Badan Narkotika Nasional) baik BNN Pusat maupun BNN Provinsi.

Kenaikan pangkat itu sebagaimana dengan tertuang dalam surat telegram nomor :  STR/1252XI/KEP./2023 per tanggal 15 November 2023 yang ditandatangani oleh As SDM Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo atas nama Kapolri.

“Iya benar, ada kenaikan pangkat ke dan dalam golongan pati,” ujar Dedi saat dikonfirmasi wartawan di Mabes Polri, Jumat (17/11/2023).

Di lingkungan BNN adalah
Alexander Sabar menjadi Brigjen Pol sebagai Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN; Dicky Kusumawardhana menjadi Brigjen sebagai Inspektur II Ittama BNN; Raden Rudy Marfianto menjadi Brigjen Polri sebagai Kepala BNN Maluku.

Anak Agung Made Sudana menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Papua Barat;  Norman Widjajadi menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Papua; Marzuki Ali Basyah menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Gorontalo

Jemmy G. Paulus Suatan menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Sulawesi Barat; Tri Julianto Djatiutomo menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Maluku; Deni Dharmapala menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Maluku Utara.

Joko Setiono menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Kalimantan Tengah, Christ Reinhard Pusung menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Sulawesi Tenggara.

Di luar lingkungan BNN yang mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi berjumlah dua orang yakni Hery Heryawan menjadi Irjen Pol untuk jabatan Staf Khusus Menteri Dalam Negeri; dan Azis Saputra menjadi Brigjen Polri sebagai Direktur Penyidikan Obat dan Makanan BPOM RI. (Fer)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut menggelar Workshop dan Diseminasi Kasus dan Pembelajaran Baik Stunting Tingkat Provinsi Sulut di Roger’s Hotel Manado, Senin (13/11/2023).

Tujuan kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg ini adalah untuk menyosialisasi hasil studi kasus dan pembelajaran baik tentang stunting di Provinsi Sulut.

Yang diharapkan lewat kegiatan sehari ini adalah hasil studi kasus stunting yang dilaksanakan di empat lokus dapat dijadikan rekomendasi dalam penentuan kebijakan dan pengambilan keputusan serta pembelajaran baik dan direplikasi di lokus yang lain.

Kegiatan ini menghadirkan 4 narasumber dan 5 penanggap.

Narasumber terdiri dari Drs. Meildy Pasqual, M.Kes (Politeknik Kesehatan Manado) yang menyampaikan materi Studi Kasus Stunting Bolaang Mongondow Timur; Hendra Herlambang, SKM, M.Kes (Universitas Muhammadiyah Manado) yang membawakan materi Studi Kasus Stunting Bolaang Mongondow Selatan.

Ada juga Dr. Nancy Malonda, MPH (FKM Universitas Sam Ratulangi) yang membawakan materi Studi Kasus Stunting Kota Bitung; dan Ns. Angelia Tendean, S.Kep., M.Kep (Universitas Klabat) yang membawakan materi Studi Kasus Stunting Minahasa Utara

Lima penanggap terdiri dari Valentino Lumowa, S.Si, MA, Ph.D; Frederik G. Worang, SE, BSBA, M.Com, PhD; Dr. Muksin Pasambuna, M.Si;  Prof. DR. Dr. John Wantania, Sp.OG (K); dan Dr. Bobby Pambudi, Sp.A (K).

Pejabat yang hadir  adalah Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, S.Si., M.Eng (daring – zoom), Ketua IPADI Sulut  Dr. Tri Oldi Rotinsulu, dan Ketua Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Sulut Drs. Jefry Paat, M.Si

Peserta kegiatan terdiri dari perutusan Bappeda Sulut, Dinas Dukcapil dan KB Sulut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, IPADI Sulut, Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Sulut.

Selain itu, para Ketua Pokja di Perwakilan BKKBN Sulut, Kepala OPD KB Kabupaten/Kota dan jajaran (daring – zoom), Satgas Stunting Kabupaten/Kota (daring – zoom) dan PKB/PLKB (daring – zoom)

Dalam sambutannya, Tandaju mengatakan, dalam upaya terbaik percepatan penurunan stunting diperlukan komitmen yang mencakup penempatan penurunan stunting sebagai salah satu prioritas utama pembangunan.

Selain itu, mobilisasi sumber daya; serta menguatkan koordinasi, pemantauan, dan evaluasi untuk memastikan program berjalan dengan baik.


“BKKBN bersama-sama dengan perguruan tinggi serta organisasi profesi dan kemasyarakatan perlu mengawal konvergensi program dan kegiatan percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Selain itu, turut memastikan intervensi dan sumber daya yang diperlukan tersedia dan menjangkau kelompok sasaran yaitu remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.

Lumowa dalam.tanggapannya mengatakan, salah satu contoh pembelajaran baik penanganan stunting adalah hanya Bolsel yang memiliki Peraturan Bupati yang mengatur bahwa pengukuran setiap bulan harus 100 persen yang hasilnya dapat dicek melalui ePPBGM”

Wantania dalam tanggapannya menegaskan, sangat jarang stunting hanya disebabkan satu faktor. Biasanya saling berhubungan antar faktor langsung, intermediate, dan tidak langsung. Sehingga perlu dilakukan penelitian pengaruh antar faktor di masyarakat.

Pambudi dalam tanggapannya menegaskan, status gizi tidak melihat dari stunting dan tidak stunting.

Disebutkan, status gizi menurut Permenkes Nomor 2 Tahun 2020 tentang Antropometri Anak adalah gizi baik, gizi buruk, gizi kurang, gizi lebih, obesitas dan lain lain. Sehingga penanganan stunting harus menyelesaikan masalah gizi sebagai prioritas.

Worang dalam tanggapannya menegaskan, perlunya tindak lanjut pertemuan ini. Ada tiga saran yang disampaikan.

Pertama, pengawasan pengambilan data (apakah ada keberpihakan, kemudahan akses data, dan lain-lain. Kedua, melakukan penelitian kualitatif selain kuantitatif. Ketiga, penyebarluasan ide pemikiran hasil diskusi ke pemerintah daerah dan masyarakat luas salah satunya melalui media cetak. (Fer)

Meimonews.com – Polda Sulut yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Mafia Tanah bersama Kejaksaan Tinggi dan Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulut menerima penghargaan berupa pin emas dari Kementerian ATR/BPN Republik Indonesia.

Penghargaan pin emas ini diterima Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto yang diserahkan langsung oleh Menteri ATR/BPN RI Hadi Tjahjanto  pada acara Rakor Pencegahan dan Penyelesaian Tindak pidana Pertanahan di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2023).

Provinsi Sulut merupakan salah satu dari 13 provinsi di Indonesia yang menerima penghargaan dari Kementerian ATR/BPN.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Iis Kristian menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan karena Satgas Mafia Tanah Sulut telah berhasil menyelesaikan target penyelesaian tindak pidana di bidang pertanahan, yang diberikan oleh Kementerian ATR/BPN RI.

“Satgas Mafia Tanah di Sulawesi Utara berhasil menyelesaikan 3 kasus tindak pidana pertanahan, di mana 1 kasus merupakan target operasi, dan 2 kasus merupakan target tambahan,” ujarnya kepada wartawan di Polda Sulut, Rabu (8/11/2023) sore.

Dari 3 kasus tersebut, lanjutnya, Satgas Mafia Tanah Sulut menetapkan sebanyak 7 orang menjadi tersangka, dengan potensi nilai tanah yang diselamatkan sebesar Rp. 32.721.000.000. (AF)

Meimonews.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima pengurus baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/11/2023).

Dalam pertemuan di mana Presiden di dampingi Mensekneg Pratikno tersebut, PWI melaporkan kepada Presiden Jokowi atas terpilihnya Ketua Umum PWI Pusat serta upaya PWI dalam peningkatan kompetensi wartawan.

“Kami melaporkan bahwa telah terpilih Ketua Umum baru (dalam) Kongres PWI di Bandung pada 25-26 September yang lalu. Yang kedua, kami melaporkan bahwa kami ingin fokus kembali pada masalah pendidikan, peningkatan kompetensi wartawan, dan wawasan kebangsaan wartawan,” ujar Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch. Bangun di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, selepas diterima Presiden Jokowi.

Hendry mengatakan, PWI menyampaikan terkait dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam penyelenggaraan sekolah jurnalisme Indonesia dan uji kompetensi wartawan. Hendry menyebut, mendengar hal tersebut Presiden pun langsung menindaklanjutinya.

“Tadi Bapak Presiden langsung menelepon Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk membantu kembali PWI agar apa yang telah dilaksanakan dulu dapat berjalan kembali,” jelasnya.

PWI, sebutnya, membahas terkait sosialisasi pers kebangsaan sekaligus peluncuran Graha Pers Pancasila yang akan digelar di Yogyakarta pada November 2023 mendatang. Selain itu, PWI pun menyampaikan terkait acara Hari Pers Nasional yang direncanakan akan digelar di Ancol, Jakarta.

“Bapak Presiden mengatakan seandainya nanti memang ada kekurangan dari pemerintah Provinsi Yogyakarta, pemerintah pusat akan membantu,” ujar Hendry, seperti dikutip Setkab.go.id, Selasa (7/11/2023).

Di samping itu, Hendry menyebut, dalam pertemuan tersebut juga turut membahas terkait bagaimana pers menyikapi pemilihan umum (pemilu) mendatang. Hendry mengatakan, Presiden mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga pemilu tetap damai.

“Disampaikan, sebetulnya sekarang ini tidak ada persoalan, biasa-biasa saja, sejuk-sejuk saja, diimbau agar kita semua masyarakat ikut menjaga pemilu yang damai, yang menjaga keutuhan bangsa dan negara, tidak memecah belah,” ujar Hendry.

“Saya kira kami menerima itu dengan sama pikiran kami juga sebetulnya pers itu bukan pihak yang mengompor-ngomporin, membuat suasana jadi tegang, suasana jadi seolah-olah ini event permusuhan,” tambahnya.(*/Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou, Smile Train dan Yayasan Senyum Sulut berkolaborasi dalam Operasi Bibir Sumbing, Rabu (8/11/2923).

Operasi dimulai dengan proses konsultasi pasien di mana tim medis akan menilai kelayakan pasien untuk operasi.

Para ahli medis akan menilai persyaratan pasien, termasuk memiliki fotokopi KTP dan KK, serta bayi dengan celah bibir minimal usia 3 bulan dan berat 5 kg, atau celah lelangit minimal usia 1,5 tahun dan berat badan 10 kg.

Pasien yang memenuhi persyaratan akan dijadualkan untuk operasi pada 11 – 12 November 2023. Salah satu syarat penting adalah pasien harus dalam kondisi sehat saat menjalani operasi.

Plt Dirut RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Rotty, M.Kes menjelaskan, kegiatan merupakan program dari serangkaian acara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59, kerjasama dengan beberapa organisasi.

Organisasi tersebut adalah Yayasan Senyum Sulut, Smile Train Indonesia, Persatuan Ahli Bedah Mulut Indonesia (PABMI) Sulawesi, Perhimpunan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Manado, Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN) Sulut, Ikatan Psikologi Klinis Indonesia Wilayah Sulut, serta Ikatan Terapis Wicara Indonesia (IKATWI).

“Ini merupakan kerjasama pertama yang dilakukan oleh RSUP Kandou bersama Smile Train dan Yayasan Senyum Sulawesi Utara,” ujar dokter Ivonne, sapaan Plt. Dirut RSUP Kandou seraya menyebutkan bahwa saat ini sudah terdaftar 36 pasien.

Kegiatan ini, menurut dokter Ivonne, sangat membantu masyarakat yang ada di Sulut terutama masyarakat yang kurang mampu, dan diharapakan kegiatan ini bisa berkelanjutan karena tujuan kita untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara dan sekitarnya.

Penanggung jawab kegiatan drg. Victor Tengar Pamolango, MMRS, Sp.BM(K) memastikan penyelenggaraan operasi berlangsung lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi pasien yang membutuhkan.

“Ya, tentunya kami berharap operasi ini berjalan dengan lancar dan tidak ada komplikasi, sehingga anak anak yang akan di operasi dapat tersenyum kembali,” ujarnya.

Saat ini, menurut drg Victor, pasien yang mendaftar ada dari Bolaang Mongondouw, Daerah Kepulauan dan Kota Manado.

“Proses screening pasien akan segera dimulai, membawa harapan baru bagi mereka yang mengidap bibir sumbing untuk mendapatkan perawatan yang memadai dan mendukung mereka dalam mencapai kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.(Fer)

Meimonews.com – Perintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O. Kandouw lewat Bapenda Sulut memberlakukan kebijakan baru dalam rangka memberikan keringanan bagi masyarakat dalan membayar pajak kendaraan bermotor (ranmor)nya.

Kebijakan tersebut dibuat dalam program Keringanan Tiga Hebat Tetap Lanjutkan. Program ini berlaku sebulan yakni mulai tanggal 1 hingga 31 November 2023.

Keringanan pertama adalah keringanan pokok dan denda PKB (pajak kendaraan bermotor). Untuk pokok PKB (plat hitam/putih milik pribadi dan badan usaha) tahun berjalan dibayar seluruhnya, untuk tahun kedua diberikan keringanan 50 persen persen dari pajak pokok, untuk tahun ketiga diberikan keringanan 60 persen dari pokok pajak, untuk tahun keempat diberikan keringanan 70 persen dari pokok pajak, untuk tahun kelima diberikan keringanan 80 persen dan untuk tahun keenam diberikan keringanan 100 persen.

Untuk denda PKB (seluruh kendaraan) tahun berjalan dibayar seluruhnya sementara tahun yang telah lewat bebas denda 100 persen.

Keringanan kedua, pembebasan pokok dan denda BBNKB (bea balik nama kendaraan bermotor). Seluruh kendaraan kepemilikan kedua dan seterusnya diberikan pembebasan pokok dan denda BBNKB sebesar 100 persen.

Keringanan ketiga, diskon pokok PKB. Untuk kendaraan plat hitam/putih yang belum membayar 1-30 hari sebelum jatuh tempo diberikan diskon 5 persen, 31-60 hari sebelum jatuh tempo diberikan diskon 7,5 persen, 61-90 hari diberikan diskon 10 persen.

Dengan adanya keringanan ini, Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen mengajak masyarakat wajib pajak ranmor untuk memanfaatkan momen ini dengan membayar pajaknya, sebab dengan membayar pajak maka akan aman dalam berkendara dan telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi kantor Samsat terdekat,” imbau June, Kamis (1/11/2023). (elka)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU ASEAN Eng mengukuhkan 11 guru besar (profesor) pada sidang senat terbuka Unsrat Manado yang dilaksanakan di Auditorium Unsrat Manado, Rabu (31/10/2023).

Rapat senat yang dihadiri Anggota Senat dan guru besar, Rektor dan Wakil-wakil Rektor Unsrat dan pimpinan lembaga Unsrat, para Dekan se-Unsrat, para undangan ini dipimpin Ketua Senat Prof. Dr. Ir. Ralf Kairupan, M.Sc.

Kesebelas guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Ronny Adrie Maramis, SH, MH, Prof. Dr.  Dra. Jullie Jeanette Sondakh, Ak, M.Si, CPA, CA,  ASEAN CPA, Prof. Dr. Hendri Fonda Aritonang, S.Si, M.Si, Prof. Dr. Ir. Afriza Yelnetty, MP, Prof. Dr. Ir.  Erwin Wantasan, MP.

Selain itu, Prof. Dr. Ir. Jimmy Rimbing, MP, Prof. Dr. Ir. Netty Salindeho, M.Si, Prof. Dr. Ir. Grace Sanger, M.Si, Prof. Dr. Joshian Nicolas Wiliam Schaduw, SIK, M.Si, Prof. Dr. Ir. Feny Mentang, M.Sc dan Prof. Dr. Ir. Lefrand Manoppo, M.Si.

Dalam sambutannya, Rektor mengatakan, dengan adanya guru besar ini maka akan memperkaya prodi, jurusan dan fakultas di mana dengan kesebelas guru besar ini akan banyak mahasiswa akan tamat lewat tangan mereka (guru-guru besar ini).

” Jadi akan lebih memudahkan segala sesuatu yang sulit menjadi lebih baik dan mudah dikerjakan demi pengembangan akademik di mana mahasiswa adalah custumer,” ujarnya.

Dan sebagai Rektor, Prof. Sompie menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian para profesor baru ini dan terus mendukung mereka sebagai tim yang akan menendang bola Unsrat menjadi gol unggul berkualitas dunia.

Sidang Senat yang dipimpin Prof. Dr. dr. Bernabas H. R. Kairupan M.Sc, Sp.KJ (Ketua) didahului laporan Prof. Dr. Jacobus Ronald Mawuntu, SH, M.Hum (Sekretaris) dan pembacaan SK Pengukuhan Mendikbudristek RI oleh Wakil Rektor 1 Unsrat Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc.

Setelah pembacaan SK Pengukuhan, sebelas guru besar baru tersebut (satu persatu) menyampaikan orasi ilmiah mereka. Setelah itu, Rektor di dampingi Wakil Rektor dan pimpinan senat mengukuhkan 11 guru besar. (FA)

Meimonews.com – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Sulut resmi dilantik di Roger’s Hotel Manado, Kamis (26/10/2023).

Ketua Umum DPP IPTI Ardy Susanto di dampingi Sekretaris Jenderal Yen Yen Kuswati melantik Hillary Brigitta Lasut (HBL) menjadi Ketua terpilih DPW IPTI Sulut Periode 2023-2026.

Turut hadir dalam pelantikan ini PSMTI Sulut, perwakilan organisasi keagamaan, Pemuda Katolik, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia PMKRI, organisasi masyarakat, TNI Polri.

HBL mengungkapkan, dirinya merasa terhormat dengan kepercayaan yang diamanatkan kepadanya sebagai Ketua DPW IPTI Sulut.

“Saya berterima kasih kepada kawan-kawan yang telah mempercayakan saya untuk bisa memimpin IPTI Sulut dan saya merasa terhormat atas kepercayaan dari kawan-kawan,” ujarnya.

Anggota DPR-RI ini mengatakan,  ia dan teman-teman DPW akan melakukan advokasi bagi masyarakat Sulut yang kurang mampu serta cita-cita yang diharapkan pemuda Tionghoa untuk menjalankan berbagai kegiatan sosial.

“Kasus yang terjadi di Sulut banyak dialami masyarakat yang ekonominya rendah. Kami akan mengawal warga kurang mampu yang menghadapi persoalan dan ikut serta membantu,” tandasnya.

Susanto dalam sambutannya menjelaskan, IPTI berdiri untuk mengakselerasi pembangunan bangsa yang pada saat orde baru tergoyah.

“Manado merupakan kota yang toleran, kota yang sangat aman, IPTI terbentuk di daerah yang banyak konflik dan itu yang harus kita selesaikan. Tugas IPTI tidak ringan, tugas rekan-rekan berkomunikasi dengan organisasi lain yang ada di Sulut dan berikan pengertian kepada pemuda Tionghoa di Indonesia,” ujarnya. (*)

Meimonews.com – Guna membahas nilai perolehan air permukaan (NPAP), Bapenda Sulut mengikuti zoom mèeting dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Indonesia.

Pertenuan yang dilaksanakan, Senin (23/10/2023) pagi hingga siang ini diikuti  seluruh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) provinsi di Indonesia.

Dari Bapenda.Sulut, hadir Kepala Badan June E. Silangen, Sekretaris Filma Kepel, Kabid Dalev Johanis Gerald Tamuntuan,
Plh Kabid Pajak Aprine Siwi, dan jajaran terkait serta Kepala UPTD PPD (Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah) Minahasa Harold Lumempouw.

June dalam pengantarnya menjelaskan upaya-upaya yang telah dilakukan Bapenda Sulut terkait dengan penerimaan pajak dari sumber ini (Pajak Air Permukaan/PAP).

Dalam pemaparan itu, disebut pula kendala-kendala yang dihadapi di lapangan dan langkah-langkah yang dilakukan Bapenda Sulut sesuai regulasi/aturan yang ada/berlaku.

Sekretaris Bapenda Filma Kepel dalam percakapan dengan Meimonews.com, usai kegiatan menjelaskan, dalam zoom meeting ini banyak hal terkait dengan upaya dan langkah penerimaan PAP termasuk hal-hal yang akan dilakukan berhubungan dengan NPAP.

Dibahas pula hal-hal teknis mulai dari perhitungannya, pengambilan datanya dari hulu sampai ke hilir baik dari PDAM industri, pertambangan, dan lain.

“Dari pertemuan ini masing-masing memberikan masukkan terkait dengan bagaimana untuk penetapan penerimaan  pajak air permukaan,” ujar mantan Kabid Pajak Bapenda.Sulut ini.

Bapenda Sulut, menurut Filma, terus menyimak upaya-upaya/langkah-langkah yang dilakukan beberapa Bapenda terkait  dengan cara-cara perhitungan mereka, yang bisa diterapkan di daerah ini, sesuai kondisi yang ada.

“Pada prinsipnya, sama. Kami akan melaksanakan NPAP mengacu pada peraturan Menteri PUPR seperti nilai perolehannya, ambang batas atas dan bawah, serta bobotnya,” ujar Filma. (elka)

Meimonews.com  – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU ASEAN IPU membuka International Sustainable, Environment and Architecture yang diadakan di Arya Duta Manado, Jumat (20-21/102023).

Kegiatan yang diselenggarakan Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat Manado ini berlangsung Jumat – Sabtu (20-21/10/2023).

Kegiatan yang mengusung tema Facing climate chance trouch green cities for sustainable culture society development in the 5 0 era ini diselenggarakan di Arya Duta Hotel Manado, Jumat – Sabtu (20-21/10/2923l).

Dalam sambutannya, Rektor mengapresiasi pelaksanaan kegiatan seminar yang mengangkat tema Facing climate chance trouch green cities for sustainable culture society development in the 5 0 era ini.

Dikemukakan, saat ini kita berada di Era Revolusi Industri 4.0, dan dunia sedang diperkenalkan dengan konsep Society 5.0, konsep yang menggunakan ide teknologi digital dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup, memecahkan masalah dan menciptakan lingkungan lebih baik.

Contoh penerapan Society 5.0, sebut Rektor, adalah smart city yang bertujuan memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan kota, sistem transportasi, pengelolaan sampah, pengawasan keamanan dan pelayanan publik.

Rektor berharap para peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk lebih memahami dan memunculkan ide-ide cemerlang terkait konsep pembangunan perkotaan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU ASEAN IPU Eng saat memberikan sambutan

Dekan Fatek Unsrat Prof. Dr. Ir. Fabian J. Manoppo, M.Agr dalam sambutannya mengungkapkan,  selain Era Revolusi Industri 4.0 kita juga sedang diperkenalkan dengan konsep Society 5.0 yang berasal dari negara Jepang yang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan konsep Revolusi Industri 4.0.

Revolusi industri 4.0 menggunakan Artificial Intelligence sebagai komponen utama sedangkan Society 5.0 ini menggunakan teknologi modern dengan mengandalkan manusia sebagai komponen utama.

Dekan Fatek Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Fabian J. Manoppo, M.Agr. (kanan) memoderàtori konferensi

Konsep Society 5.0 ini, menurutnya, bisa diimplementasikan untuk membantu kehidupan masyarakat terutama masyarakat perkotaan dalam menciptakan lingkungan yang baik dan berkelanjutan.

“Karena itu saya selaku Dekan Fakultas Teknik sangat mengapresiasi Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Unsrat yang berinisiatif untuk melaksanakan International conference for sustainable, environment and architecture dengan tema facing climate change through green cities for sustainable culture society development in the 5.0 era,” ujarnya.

Dekan berterima kasih kepada pimpinan Universitas dalam hal ini Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Oktovian B. A. Sompie, M.Eng, IPU, ASEAN Eng. yang turut mendukung dan akan membuka dengan resmi acara international conference ini.

“Semoga international conference ini bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya sebagai media untuk saling bertukar ketrampilan, ilmu pengetahuan dan teknologi demi kemajuan pendidikan tapi juga kemajuan kehidupan masyarakat pada umumnya,” ujarnya.

Ketua Panitia Dr. Eng. Ir. Pingkan Peggy Egam, MT, PM dalam laporannya menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan dari suatu komunitas yang terpanggil dan peduli di bidang arsitektur termasuk dalam hal perkembangan global change dan lain-lain.

“Hal ini menjadi penting karena hubungan manusia dan lingkungan tidak bisa dilepaskan,” ujar dosen Fatek Unsrat Manado.

Ketua Panitia Dr. Eng. Ir. Pingkan Peggy Egam, MT, PM saat memberikan laporan

Oleh karena itu, sebutnya, ada suatu kepedulian untuk melihat sejauhmana arah perubahan-perubahan yang terjadi termasuk perubahan perilaku, building, disain termasuk disain.

“Itulah yang menjadi latar sehingga Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat menggelar kegiatan ini,” ujar doktor Peggy.

Seminar menampilkan enam pembicara yakni dari Jepang dua orang, Thailand satu orang dan dari Indonesia tiga orang dengan moderator Dekan Fatek Unsrat Manado Prof. Dr. Fabian J. Manopo, M.Eng..

Pembicara utama adalah Prof. Naburo Mishima (Saga Univercity – Japan), Prof. Johanis Widodo (National Univercity Singapore) dan Prof. Dr. Ir. Jefry I. Kindangen, DEA (Sam Ratulangi Univercity -Indonesia).

Peserta berjumlah 75 orang yang berasal dari empat negara yakni Jepang, Thailand, Singapura dan Indonesia baik yang datang langsung maupun lewat daring. (FA)