Meimonews.com -Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri kegiatan Rapat Dengar Pendapat Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Kepala Daerah se-Sulawesi Utara yang dilaksanakan di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (6/3/2024).

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia ini dihadiri langsung Ketua Sementara KPK Nawawi Pomolango.

Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw dalam sambutannya, mengatakan bahwa jalannya pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean goverment) harus menjadi tekad bersama semua penyelenggara negara.

“Kita semua tetap harus mendapatkan pencerahan, kita semua harus mendapatkan tambahan ilmu. Karena kita tahu persis bahwa tiap tahun, tiap saat, terjadi regulasi-regulasi baru, ada tantangan-tantangan baru,” katanya.

“Kami percaya, kegiatan hari ini yang dipimpin langsung oleh Ketua KPK, pasti akan memberikan kontribusi positif terhadap sikap, tekad dan pengetahuan kita semua untuk melaksanakan pemerintahan yang bersih yang berintegritas,” tambahnya.

Ketua Sementara KPK dalam sambutannya, mengapresiasi kemajuan yang terjadi di Sulawesi Utara, termasuk dalam upaya pencegahan korupsi.

Berdasarkan data dari KPK, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menjadi yang terbaik dalam penyelenggaraan Monitoring Center of Preventation (MCP) KPK pada pemerintah daerah se-Sulawesi Utara.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Steve Kepel, Forkopimda Sulawesi Utara, dan Kepala Daerah se-Sulawesi Utara. (lk)

Meimonews.com – Polda Sulawesi Utara menggelar audiensi dan rapat koordinasi (rakor) pemberantasan korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) dan Kejati Sulut di aula Catur Prasetya Polda Sulut, Rabu (6/3/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua KPK RI Nawawi Pomolango, Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudhiawan, Kajati Sulut Andi Muhammad Taufik, Tim Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK, para PJU Polda, para Kapolres/ta dan para para Kasat Reskrim jajaran Polda Sulut.

“Selamat datang di Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara. Suatu kehormatan bagi saya beserta jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, menerima kunjungan Pimpinan KPK RI dan Tim Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK,” ujar Kapolda dalam sambutannya.

Kapolda berharap, dengan kunjungan ini menjadi momentum dalam memotivasi anggota Polda Sulut dalam upaya meningkatkan performa pelaksanaan tugas-tugas kepolisian ke depan khususnya dalam penanganan tindak pidana korupsi.

Rapat koordinasi ini, jelas Kapolda, merupakan momen penting dalam upaya bersama melawan tindak pidana korupsi yang telah meresahkan masyarakat dan menciderai kehormatan bangsa.

“Sebagai aparat penegak hukum, kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keadilan, kejujuran, dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum,” katanya.

Irjen Pol. Yudhiawan juga menegaskan komitmen Polda Sulut dalam memerangi dan memberantas tindak pidana korupsi akan terus berkelanjutan, bekerja sama dengan aparat penegak hukum lainnya dan KPK, untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari korupsi dan menjaga integritas institusi Polri.

“Pemberantasan korupsi bukanlah tugas yang mudah, diperlukan sinergi dan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, swasta, dan pemerintahan. Kita harus bersama-sama menjalin koordinasi yang baik untuk menciptakan mekanisme yang efektif dalam memberantas dan mencegah potensi terjadinya tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Kapolda juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan mengawal penggunaan anggaran negara dengan transparansi.

“Mari bersama-sama kita tingkatkan kesadaran hukum dan budaya anti-korupsi di tengah-tengah masyarakat. Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh aparat penegak hukum yang telah bekerja keras dalam upaya mitigasi pemberantasan korupsi,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Hari pertama Operasi Kepolisian dengan sandi ‘Keselamatan Samrat-2024’ di Sulawesi Utara, petugas berhasil menjaring ratusan pelanggaran.

“Operasi Kepolisian Keselamatan Samrat-2024 hari pertama, yang dimulai pada tanggal 4 Maret 2024, menjaring sebanyak 784 pelanggaran dengan rincian 664 Teguran dan 120 Tilang melalui ETLE statis,” ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Michael Irwan Thamsil kepada wartawan, Selasa (5/3/2024).

Jumlah pelanggaran terbanyak untuk kategori kendaraan roda 2 adalah tidak menggunakan helm berstandar SNI, disusul dengan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi dan pengendara dibawah umur.

“Sedangkan untuk kendaraan roda 4, pelanggaran terbanyak adalah tidak menggunakan sabuk pengaman dan melebihi muatan,” lanjutnya.

Di hari pertama Operasi, telah terjadi satu kecelakaan di wilayah Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) yang menyebabkan 1 korban luka berat.

Selain melakukan penindakan terhadap para pelanggar lalu lintas, petugas juga memberikan pembinaan dan edukasi kepada masyarakat, seperti komunitas ojek, angkutan dan anak-anak sekolah.

“Tentunya, Kepolisian terus mengajak kepada semua warga agar taat dan disiplin dalam berlalulintas serta selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara,” ujar Kombes Pol. Michael Irwan Thamsil. (AF)

Meimonews.com – Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudhiawan bersama sejumlah PJU Polda dan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Sulut melakukan pengecekan harga kebutuhan pokok di Pasar Bersehati, Manado, Sabtu (2/3/2024) pagi.

Pengecekan dilakukan untuk memantau langsung harga eceran kebutuhan pokok di tingkat para pedagang pasar.

“Hari ini, saya bersama Satgas Pangan, ada dari Bulog, Dinas Pasar, Dinas Ketahanan Pangan, Biro Ekonomi Pemprov dan Kota Manado serta Krimsus Polda, kita semua turun. Kenapa polisi harus turun, karena Polri merupakan kepanjangan tangan dari Pemerintah. Kita harus menstabilkan harga pangan sesuai dengan harga eceran yang ditetapkan,” kata Kapolda.

Hal ini, menurutnya, untuk kepentingan masyarakat terutama menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. “Kalau harga pangan terlalu mahal dan masyarakat tidak mampu membeli tentu bisa menimbulkan gangguan kamtibmas, khususnya menjelang Ramadhan,” jelas Irjen Pol. Yudhiawan.

Kegiatan ini juga merupakan kebijakan Presiden supaya masyarakat tidak membeli pangan terlalu mahal, khususnya beras.

“Kita cek langsung, kalau mahal nanti akan dicek siapa distributornya, dari mana, kenapa mahal. Kita bersama Bulog juga akan melaksanakan operasi pasar sesuai harga yang ditetapkan Pemerintah,” tegas Kapolda.

Ditegaskan pula bahwa akan melakukan pengawasan pasar dan penindakan kepada distributor atau pedagang nakal. “Satgas Pangan akan melakukan pengawasan harga dan ketersediaan pangan di Sulawesi Utara. Ada aturan pidana bagi pihak-pihak yang sengaja menaikkan harga seenaknya,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Irwasda Polda Sulut Kombes Pol. Bayu memimpin apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Samrat-2024 di Lapangan Presisi Polda Sulut, Jumat (1/3/2024).

Apel diikuti personil Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Bapenda, Jasa Raharja dan anggota Pramuka Saka Bhayangkara serta dihadiri para PJU Polda dan para pejabat daerah di antaranya Kasat Pol PP Sulut, Kadis PUPR, Kepala Balai Jalan Nasional XI Sulut, Kadis Pendidikan dan Kadis Kesehatan Sulut.

Irwasda menjelaskan, kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam pelaksanaan tugas Polri dan terjalin sinergitas bersama unsur lintas sektoral dan instansi terkait di bidang lalulintas guna meningkatkan simpatik masyarakat kepada Polri khususnya Polantas.

“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauhmana kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,” kata Kombes Pol. Bayu.

Operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi Keselamatan Samrat- 2024 ini dilaksanakan untuk menciptakan sitkamseltibcarlantas yang aman dan kondusif menjelang perayaan Idul Fitri 1445 H.

“Tujuannya untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sebelum, selama dan setelah perayaan bulan suci Ramadhan dan perayaan Idul Fitri 1445 H di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Operasi Keselamatan Samrat-2024 akan dilaksanakan di Sulawesi Utara selama 14 hari dimulai tanggal 4 hingga 17 Maret 2024, dengan tema Keselamatan berlalu lintas yang pertama dan utama.

Sasaran operasi meliputi segala bentuk potensi menyebabkan kemacetan dan lakalantas baik sebelum, pada saat maupun pasca Operasi Keselamatan Samrat-2024, dengan target meliputi pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan ponsel, pengemudi kendaraan bermotor yang masih di bawah umur, pengendara R2 berboncengan lebih dari 1 orang.

Selain itu, pengemudi yang tidak menggunakan helm dan safety belt, mengemudikan kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol, pengemudi yang melawan arus lalu lintas, pengemudi ranmor yang melebihi batas kecepatan, knalpot bising dan kendaraan tidak menggunakan TNKB.

Kombes Pol. Bayu berharap kepada seluruh masyarakat khususnya para pengguna jalan agar mematuhi aturan dalam berlalulintas dan utamakan keselamatan.

Dimulainya Operasi Keselamatan Samrat 2024 ditandai dengan penyematan pita operasi dan penyerahan bekal kesehatan kepada perwakilan personil. (AF)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan, akan menindaklanjuti instruksi serta pengarahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri 2024.

Hal itu disampaikan Kapolri saat membuka pelaksanaan Rapim Polri di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis (29/2/2024).

“Hari ini adalah rangkaian kegiatan Rapim TNI-Polri yang kemarin telah dibuka Bapak Presiden di Cilangkap. Tentunya masing-masing melaksanakan Rapim untuk tindaklanjuti beberapa direktif dari Bapak Presiden,” kata Sigit.

Pada Rapim Polri, Sigit mengungkapkan, ada beberapa agenda penting yang harus diamankan oleh personil kepolisian. Mulai dari tahapan Pemilu yang masih berjalan, kesiapan pengamanan bulan Ramadan hingga Idul Fitri, event internasional hingga pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 37 Provinsi Indonesia.

Lebih dalam, Sigit menekankan soal pentingnya menjaga nilai persatuan-kesatuan Bangsa Indonesia. Menurutnya, hal itu adalah modal utama dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Meskipun dalam Pemilu terjadi perbedaan pendapat, kata Sigit, persatuan dan kesatuan merupakan nilai yang harus terus dijaga oleh seluruh unsur lapisan masyarakat, demi mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045.

“Menjaga persatuan dan kesatuan sebagai modal utama stabilitas keamanan sebagai prasyarat utama untuk betul-betul bisa menuju Visi Indonesia Emas 2045. Yang saat ini kita rasa, kita sudah melihat angka-angkanya, on the track dibandingkan negara lain. Indonesia saya kira angkanya sudah sangat bagus,” ujar Sigit.

Dengan adanya tren positif itu, Sigit menyebut, seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu mempertahankan hal tersebut. Mengingat, Indonesia bisa terus bertumbuh di saat negara lain menghadapi resesi.

“Ini harus dipertahankan, beberapa negara menghadapi situasi resesi termasuk beberapa negara maju. Tapi Indonesia bisa dalam kondisi yang baik. Ini jadi modal yang tentunya harus kita pertahankan bersama,” tandasnya.

Oleh karena itu, diingatkan untuk tidak larut dalam perbedaan yang berpotensi melahirkan polarisasi masyarakat. Yang paling terpenting saat ini adalah bersinergi serta bekerjasama untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sudah baik.

“Tentunya tugas kita semua untuk mengawal ini. Karena sulit dan tidak mudah. Namun kita yakin kalau kita semua bersatu, seluruh stakeholder dengan seluruh masyarakat,  kita jaga jangan sampai terjadi polarisasi, seluruh kementerian/lembaga, utamanya polisi, bisa menjaga stabilitas kamtibmas, kita yakin pencapaian ini bisa tercapai pada waktunya,” papar Sigit.

Disisi lain, diingingatkan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk menyiapkan pengamanan dalam rangka menghadapi pelaksanaan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri.

“Kita tetap memiliki tugas pokok yang harus kita kawal dan kita jaga. Karena sebentar lagi kita masuk bulan Ramadan di bulan Maret dan ini juga membutuhkan perhatian khusus karena akan terjadi pergerakan mudik yang sangat besar, yang tentunya harus mampu kita amankan,” sebutnya.

Tak hanya itu, dijelaskan, aparat kepolisian juga menyiapkan pengamanan dalam menghadapi event internasional di Bali yang dihadiri oleh 43 negara. Serta, pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 37 Provinsi Indonesia.

“Alhamdulillah, sampai sekarang, hari ini berbagai dinamika yang ada kita bisa kelola. Memang ramai di medsos dan juga mungkin ada yang turun di lapangan terkait hasil. Namun demikian semuanya dalam kondisi yang terkendali, terukur dan tentunya saya harapkan menjadi bagian demokrasi kita yang terus bisa kita jaga,” tutup Sigit. (AF)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2024 yang diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (29/2/2024).

Tema yang diangkat dalam Raker yang dihadiri Wakil-wakil Rektor dan pimpinan unit kerja, pimpinan dan staf lembaga Unsrat dan pimpinan Fakultas se-Unsrat dan undangan lainnya ini adalah Academic Discipline and Student Services Towards The Internalization of Unsrat.

Dengan tema ini, sebut Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng dalam sambutannya mengatakan, pihaknya berusaha mewujudkam Unsrat sebagai universitas yang berada di ekosistim internasional melalui disiplin dalam proses akademik yang berbasis pada layanan mahasiswa.

Dengan tema tersebut, ada empat yang yang diingatkan Rektor. Pertama, para dosen harus memberikan keteladanan dan pedoman serta berusaha menumbuhkan budaya akademik yang bebas berinovasi dalam pengembangan keilmuan mereka melalui peningkatan kompetensi sehingga seluruh mahasiswa dapat mewujudkan cita-cita yang tinggi dan menempa jalannya sendiri di masa depan.

Kedua, para dosen harus membantu mahasiswa untuk menjadi individu yang berpikiran mandiri, menghormati individualitas mereka sambil mendorong  agar mampu bekerjasama dengan kelompok serta memperlakukan mereka setara dengan manusia.

Ketiga, pimpinan fakultas harus dengan jelas tujuan pembelajaran, melakukan upaya terus-menerus untuk meningkatkan dan mendukung pembelajaran yang berbasis pada peningkatan kemampuan literasi mahasiswa.

Keempat, dosen harus secara terbuka memberikan kriteria penilaian akademik yang jelas kepada mahasiswa dan memberikan penilaian yang adil sesuai dengan tujuan pembelajaran serta kemampuan pembelajaran  mahasiswa.

Rektor mengemukakan, tahun 2024 ini, Unsrat akan mulai membuka kelas internasional melalui kerjasama dengan Wuhu Institute Technology dan Monash University.

“Dalam upaya untuk mewujudkan internasionalisasi Unsrat maka infrastruktur akan difokuskan pada fasilitas yang berstandar internasional dan pelayanan mahasiswa dan melakukan akreditasi internasional untuk semua program studi yang layak untuk itu,’ ujarnya.

Rektor berharap, tahun 2024 ini akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Bersama-sama berusaha mencapai internasionalisasi Unsrat yang Unggul dan Berbudaya.

Di awal sambutannya, Rektor mengungkapkan, tahun 2023 telah kita selesaikan dengan capaian baik di bidang akademik, kemahasiswaan dalam pengelolaan administrasi umum.

Oleh karenanya,Rektor menyampaikan terima kasih kepada pimpinan unit kerja, para dosen, tenaga kependidikan dan seluruh mahasiswa yabg telah bersama-sama menunjukkan integritas dalam membangun Unsrat.

Tak lupa pula disampaikan penghargaan kepada Dewan Pengawas yang selalu melakukan evaluasi bahkan memberikan koreksi terhadap proses manajemen di Unsrat. (FA)

Meimonews.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) melalui Komisi III memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang berjalan lancar di Sulawesi Utara.

Hal tersebut disampaikan sejumlah Anggota Komisi III usai melakukan tatapmuka Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2023-2024 dalam rangka pengawasan kepada mitra kerja di Provinsi Sulawesi Utara, yang digelar di Hotel Four Points Manado, Rabu (28/2/2024) malam.

“Kami semua mengapresiasi kinerja yang dilakukan oleh mitra kami di Sulawesi Utara, pertama karena berhasil mengawal Pemilu yang aman, damai dan lancar,” ujar salah satu Anggota Komisi III, Romo HR Muhammad Syafi di dampingi sejumlah anggota Komisi III lainnya, Wakapolda Sulut  Irjen Pol. Jan de Fretes, Kajati Sulut dan Kepala BNN Provinsi Sulut.

Kemudian, lanjutnya, kunjungan tersebut juga membahas sejumlah hal terkait pelaksanaan tugas, baik dari institusi Kepolisian, Kejaksaan dan BNN Provinsi.

“Kami juga menerima masukan beberapa hal yang menurut mitra kami perlu penyempurnaan dari sisi anggaran dan personel dan itu kita maklumi, dan masukan ini akan kita sampaikan kepada pimpinan yang lebih tinggi di Jakarta. Dan juga kita memberikan masukan, terkait tanah dan objek vital nasional di Sulawesi Utara,” sebutnya.

Ditambahkan juga oleh Anggota Komisi III lainnya yaitu Hinca Pandjaitan, Polda Sulut harus menjaga perbatasan NKRI bagian luar, terutama objek vital nasional yaitu Likupang. “Likupang ini merupakan 1 dari 5 destinasi super prioritas yang ditetapkan Presiden, yang harus dijaga. Di Sulut ini saya titipkan Likupang yang harus dijaga karena sangat indah sekali,” ujarnya.

Terkait penegakan hukum dalam kasus money politic di Sulawesi Utara, Komisi III juga memberikan apresiasi. “Terkait penanganan kasus money politic,  kami apresiasi karena penting untuk melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran pemilu, kami sangat mengapresiasi,” tandasnya.

Wakapolda Sulut menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja reses Komisi III di Sulawesi Utara. “Kami mewakili Kapolda mengucapkan terima kasih kepada Komsi III yang sudah datang di Sulut.

Ditambahkan, banyak masukan yang kami terima dan ada beberapa masukan juga yang kami usulkan, mudah-mudahan itu terealisasi terutama masalah anggaran dan sarpras di Polsek dan Polres-Polres baru, yang belum ada dukungan dari pusat seperti pembanguan  asrama, dan untuk menjaga laut kita butuh kapal.

Kegiatan kunjungan kerja reses ini dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, dan dihadiri juga oleh seluruh pejabat utama dan para Kasatwil, baik dari Polda Sulut Kejati maupun dari BNN Provinsi Sulut. (AF)

Meimonews com – Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho memberikan penghargaan kepada enam anggotanya yang mendapat nilai tertinggi dalam Kompetensi Umum Kehumasan. Enam anggota yang merupakan Bintara ini akan mendapatkan beasiswa sekolah.

Selain memberikan beasiswa, Sandi juga memberikan sertifikat kepada 31 peserta yang mengikuti kompetensi tersebut. Sertifikasi di Divisi Humas Polri ini juga akan ditindaklanjuti di tingkat Polda jajaran.

“Untuk yang enam orang ini, tolong bapak Karopenmas, ini mendapat beasiswa. Jadi, yang belum kuliah, silakan ambil S1 nanti daftar ke Karopenmas dan yang sudah sekolah silakan kalau mau double degree,” ujar Sandi dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/2/2024).

Sandi menjelaskan, kompetensi ini sendiri diselenggarakan menindaklanjuti Perkap Kapolri Nomor 6 Tahun 2023 tentang penyelenggaraan kehumasan di lingkungan Polri.

Sebanyak 36 anggota dengan level Bintara mengikuti pelatihan dengan menggunakan salah satu fitur yang tersedia dalam Portal Humas Presisi, yaitu e-Learning humas Presisi.

Fitur ini menyediakan akses anggota ke dalam berbagai materi pembelajaran kehumasan, serta anggota dapat mengikuti peningkatan kompetensi dengan mengikuti ujian dan rumah belajar.

Adapun materi yang diberikan antara lain pengetahuan umum peraturan UU kehumasan, pengetahuan umum fotografi dan videografi, pengetahuan umum tentang penulisan narasi dan artikel berita, serta pengetahuan umum public speaking.

“Selamat kepada rekan-rekan brigadir yang telah mengikuti pelatihan tersebut dan meraih nilai terbaik,” katanya.

Untuk anggota yang berhasil, diminta agar terus meningkatkan kompetensi dengan tetap belajar dan mempelajari bahan ajar di e-Learning Humas Presisi, sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal di kesempatan tes berikutnya.

Ke depan, sebutnya, akan diadakan pelatihan kehumasan level perwira pertama (pama) sebanyak 41 personil. Lalu dilanjutkan level perwira menengah (pamen) sebanyak 28 personil. “Sehingga diharapkan dengan pelatihan ini semakin mengembangkan kemampuan kompetensi kehumasan personel,” ujarnya.

Menurut Sandi, pelatihan kompetensi kehumasan adalah cita-cita dari seluruh satker yang ada di Mabes Polri. Namun yang sudah terkonsep dengan sistematis baru milik Divisi Humas Polri. “Ini bukan uji coba tapi suatu kehormatan bagi rekan-rekan mengikuti pelatihan kehumasan yang pertama,” ujarnya.

Ditambahkan, nantinya e-Learning Humas Presisi akan dikembangkan dengan melibatkan pihak eksternal yang kompeten di bidangnya seperti PWI, Dewan Pers serta akademisi.

Diharapkan dengan hal tersebut akan meningkatkan tidak hanya sistem pembelajaran dan uji kompetensi yang dapat menjadi role model bagi satker-satker lain, namun dapat membuat postur Humas Polri yang semakin Presisi.

Menurut Sandi, dari adanya perkap soal kehumasan, dapat menjadi tugas seluruh anggota Polri untuk mempelajari soal kehumasan. “Paling tidak kita tahu masalah kehumasan, jadi kalau ditanya kita bisa menjawab dan bisa menyampaikan minimal berdasarkan standar kehumasan,” ungkapnya.

Dikemukakan, apabila anggota sudah menjadi public relation Polri, maka sama saja dengan marketing Polri. Dalam menjalankan peran ini, etika menjadi hal penting yang harus menjadi komitmen bersama. “Maka harus saling mengingatkan, kalau ada yang mengingatkan agar menjadi bahan evaluasi,” jelasnya. (AF)

Meimonews.com – Sekitar 100 siswa perwakilan kelas 10 dan 11 SMA Negeri 7 Manado ikut dalam kegiatan Diseminasi dan Edukasi Kamtibmas dan Bahaya Radikalisme di aula sekolah, Senin (26/2/2024).

Kegiatan yang diprakarsai Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob dan didukung pimpinan sekolah yang beralamatkan di Kelurahan Tingkulu Manado ini dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Sekolah Kepala SMA Negeri 7 Manado Dr. Willem Hanny Rawung, SS, M.Hum.

Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran saat pemaparan materi

Tampil sebagai narasumber/ pembicara pada kegiatan yang di dampingi Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan Andyka Lontoh, S.Pd dan Wakil Kepala Sekolah Kehumasan Dra. Meiske Maindoka ini adalah Wakasat Binmas Polresta Manado Nelson Tuju mewakili Kasat Kompol Arie Nayoan dan Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran.

Wakasat Binmas Polresta Manado saat membawakan materinya

Rawung mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini dan berharap para siswa yang ikut kegiatan ini dapat memahami apa itu Kamtibmas dan radikalisme secara benar dan tidak terlibat dalam kegiatan yang mengganggu kamtibmas dan yang berkaitan dengan radikalisme.

Rawung juga berharap, para siswa tidak mudah terpengaruhi dengan postingan atau informasi di medsos yang belum tentu benar dan dapat membahayakan negara karena adanya paham radikalisme.

Foto bersama di akhir kegiatan Diseminasi dan Edukasi Kamtibmas dan Bahaya Radikalisme

Kalesaran dan Tuju berkolaborasi memberikan materi tersebut dengan cara dialogis/interaktif sehingga para siswa bisa dengan mudah memahami materi yang dipaparkan, apalagi pemaparan materi disertai contoh-contoh praktis. (Fer)