Meimonews.com – Sesuai Kalender Liturgi Gereja Katolik, mulai Rabu (14/2/2024), komunitas gereja Katolik memasuki masa Prapaskah tahun 2024, yang diawali dengan Perayaan Penerimaan Abu, tanda pertobatan.

Di hari itu juga, sesuai Kalender Pemerintah Indonesia, komunitas gereja Katolik  akan ambil bagian dalam Pesta Demokrasi untuk memilih Presiden/Wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Di hari yang sama, sebagaimana sudah mulai menjamur dalam lingkungan kehidupan anak remaja dan orang muda serta orang dewasa, khususnya pasangan suami istri, ada merayakan Hari Cinta Kasih atau Hari Kasih Sayang.

Oleh karena itu, Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengeluarkan Surat Puasa Tahun 2024 yang ditandatangani 9 Februari 2024.

Surat Gembala Keuskupan Manado yang bertemakan Sejahtera Ekonomiku, Lestari Alamku ini ditujukan kepada para pastor, biarawan/biarawati dan umat Katolik di seluruh wilayah Keuskupan Manado, yang tersebar di tiga provinsi yakni Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah.

Tiga momen tersebut, menurut Mgr. Rolly, sapaan akrab gembala kelahiran Lembean, Minahasa Utara (dulu masih tergabung dalam Minahasa), punya nilai dan pesan penting untuk hidup pribadi, hidup berkeluarga, hidup menggereja dan hidup bernegara.

“Nilai yang memersatukan sebagai keluarga, warga gereja, dan warga  adalah Cinta. Dengan Cinta kita membangun hidup bersama lewat rupa-rupa perjumpaan. Itulah Cinta kepada sesama manusia yang semartabat,” sebut Mgr. Rolly.

Dengan kita menuju tempat pemungutan suara, jelasnya, untuk ambil bagian dalam pesta demokrasi sambil memilih Presiden/Wakil Presiden, dan Wakil-wakil Rakyat di semua tingkatan, itulah cinta untuk masa depan Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang kita cintai ini, itulah Cinta seorang patriot proklamasi (lagu Garuda Pancasila).

Dikemukakan, dengan Cinta, kita memasuki masa Prapaskah sambil mengupayakan pertobatan dan pembaruan hidup, sambil mengusahakan kesejahteraan ekonomi dan kelestarian alam, itulah cinta terhadap kehidupan dan alam sudah diciptakan Allah.

Dalam konteks masa Prapaskah, Komisi PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi – red) KWI (Konferensi Waligereja Indonesia – red) dan Keuskupan Manado, mengambil tema untuk Aksi Puasa Pembangunan 2024 ini yakni Ekonomi Berkeadilan Ekologis.

Muncul pertanyaan, mengapa Gereja mengangkat tema ini ? Mengapa kita harus peduli dengan ekonomi ekologis ?

Jawaban utama untuk pertanyaan tersebut, sebut Uskup, adalah kesadaran bersama bahwa manusia sejahtera tak terpisahkan dari fakta bumi yang subur. Manusia mengupayakam kesejahteraan hidup ekonominya sambil mengupayakan juga kesuburan alam yang menjadi tempat dan hidupnya.

Kesatuan atau ketakterpisahkannya manusia dari alam menegaskan tanggung jawab besar manusia. Manusia punya tanggung jawab untuk masa depan manusia dan juga masa depan alam. Itulah yang biasa dimengerti kalau kita berbicara tentang ekonomi dan ekologi berkelanjutan.

Orientasi permenungan dan aksi nyata dari tema ini, menurut mantan Superior Provinsial MSC Indonesia ini adalah Sejahtera Ekonomiku, Lestari Alamku.

Manusia dipersilakan mengambil manfaat dari alam demi kesejahteraan ekonominya, tetapi secara bertanggungjawab, yakni terhadap alam dan kekayaannya sehingga generasi-generasi selanjutnya masih dapat menikmati manfaat-manfaat dari alam itu.

Ditegaskan, alam dan kekayaannya dimaksudkan oleh Pencipta untuk memberi manfaat kepada segenap generasi manusia, dan bukan hanya kepada generasi tertentu, atau generasi kita sekarang ini.

Firman Tuhan yakni penuhilah bumi dan taklukkan itu, berkuasalah ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang di bumi’ (Kej. 1:28), menurutnya, harus ditafsirkan dengan benar.

Perlu ditegaskan terkait teks ini adalah penafsiran benar tentang ‘menaklukkan bumi. Untuk menaklukkan bumi, manusia sudah diperlengkapi dengan akal budi, suara hati dan organ fisik, khususnya tangan.

Manusia diberi akal budi supaya berpikir dengan benar dan menghasilkan pengetahuan yang benar. Manusia diberi suara hati supaya merangkai kehendak yang baik. Manusia diberi organ fisik, khususnya tangan, supaya dapat bekerja dengan rajin.

Semua perlengkapan yang sudah diberikan Allah ini dimaksudkan supaya manusia menaklukkan bumi secara benar dan baik, menjaga dan melestarikannya, dan bukan merusak dan menghancurkannya.

Manusia diberi kewenangan untuk menaklukkan bumi sambil mengedepankan Cinta, yaitu Cinta ekonomis dan cinta ekologis.

“Memang  pada hidup sudah ditunjukkan lewat upaya-upaya serius untuk mewujudkan hidup  sejahtera. Sudah banyak tips yang dibagikan dan dipelajari seperti kerja keras, hidup hemat, budayakan menabung, demi terwujudnya hidup makmur dan sejahtera,” tegas Mgr. Rolly.

Menurutnya, keberpihakan pada alam juga sudah ditunjukkan lewat upaya-upaya serius untuk melestarikan alam. Alam adalah bagian penting dari hidup manusia. Kesejahteraan ekonomi manusia adalah bagian dari kelestarian alam. Alam adalah tempat di mana manusia berpijak.

“Sejahtera ekonomiku, lestari alamku dapat menjadi pada waktu semua pihak yang berkepentingan mengelola ekonominya sambil menunjukkan cintanya juga pada alam.

“Selamat memasuki Masa Prapaskah dengan Cinta ! Selamat merayakan Pesta Demokrasi, dan Selamat Datang di Tempat Pemungutan Suara dengan Cinta ! Selamat merayakan Hari Kasih Sayang dengan semangat Puasa dan Pantang !” sebut Uskup di akhir surat puasanya. (lk)

Meimonews.com – Pelepasan balon simbol perubahan dan transformasi pelayanan ruma sakit mengawali perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Rumah Sakit Umum Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou.

Pelepasan balon ke udara yang dilaksanakan di halaman kantor admnistrasi rumah sakit yang akrab disebut RS Kandou atau RSUP Kandou, Jumat (9/2/2024) ini dilakukan Dirut RS Kandou Dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes.

Selain pelepasan balon, peringatan HUT kali ini ditandai pula dengan, antara lain pemasangan lilin dan pemotongan kue ulang tahun dan pelepasan jalan sehat dan senam bersama.

Saat memberikan sambutan, dokter Ivonne yang di dampingi Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto, SpB TKV (K) dan Plt Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Ns Suwandi I Luneto, S.Kep, M.Kes membagikan kabar gembira tentang berbagai penghargaan yang telah diterima RS Kandou.

Menurut dokter Ivonne, RS Kandou telah mencatat prestasi penting sebagai rumah sakit vertikal dengan sistem remunerasi.

“RS Kandou meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan sebagai Rumah Sakit Vertikal dengan Sistem Informasi Remunerasi Terbaik ke-3 dan Peringkat 2 Rumah Sakit Vertikal dengan Standar Klinis Terbaik. Selain itu, RS Kandou juga berhasil mendapat dua predikat penghargaan pada Pameran Inovasi Dan Teknologi Transformasi Kesehatan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2023,” ujarnya.

Ada juga penghargaan terbaik menulis narasi poster yang diprakarsai oleh Dirut Ivonne Rotty dan tim komite mutu RS Kandou. RS Kandou juga meraih penghargaan dalam acara nasional tahunan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Award tahun 2023. Penghargaan ini menunjukkan keunggulan RS Kandou dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Pada Pameran HKN di Jakarta, RS Kandou meraih penghargaan stand terbaik kategori Rumah Sakit, dan penghargaan juara 3 “Satu Sehat” Award 2023 kategori Most Integrated RS Vertikal.

“Pencapaian ini bukan hanya karena kerja keras dari pimpinan tetapi semua civitas RS Kandou, Ini adalah hasil dari dedikasi dan komitmen kita semua untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” ujar Dirut.

Ketua Panitia HUT RS Kandou dr. Wega Sukanto menyampaikan apresiasi kepada semua panitia yang sudah memberi yang terbaik, para sumbangsih donatur yang sudah berpartisipasi sehingga kegiatan boleh terlaksana.

“Perayaan HUT akan diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk Lomba Duta Mutu, Lomba Lari, dan E-sport,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Setelah melalui proses panjang dan sesuai aturan yang ada, dalam waktu dekat ini, Provinsi Sulawesi Utara akan ketambahan dua jenis pajak baru sebagai sumber pendapatan daerah (Patda).

Hal tersebut disampaikan Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen dan Sekretaris Bapenda Sulut Filma Kepel kepada Meimonews com saat ditemui terpisah di Kantor Bapenda Sulut, Selasa (6/2/2024).

“Memang, daerah kita ini akan ketambahan sumber baru pendapatan daerah yakni dari pajak alat berat (PAB) dan opsen pajak mineral bukan logam batuan (MBLB),” ujar June.

Proses penetapannya tinggal menunggu tahapan terakhir yakni registrasi Ranperda Pajak dan Retribusi Daerah oleh Biro Hukum Kemendagri dan Biro Hukum Setdaprov Sulut.

“Diperkirakan, dalam waktu 1-2 minggu di bulan Februari ini, Ranperda yang berisikan antara lain penambahan dua jenis pajak baru sebagai pendapatan daerah Sulut akan terregistrasi sehingga menjadi Perda dan bisa diberlakukan,’ tambah Filma.

Sekretaris Bapenda Sulut Filma Kepel

Saat ini, sebutnya, Ranperda tersebut sudah di Biro Hukum Kemendagri yang dalam waktu dekat akan diteruskan ke Biro Hukum Setdaprov Sulut agar ada penomoran Perda dan dicatatkan dalam lembaran negara sehingga sudah bisa diberlakukan.

Filma yang memang terlibat aktif dalam proses penyusunan Ranperda tersebut hingga akan ditetapkan sebagai Perda lantas menjelaskan secara detail latar belakang sehingga dua jenis pajak sebagai Patda baru itu bisa segera diberlakukan.

Dijelaskan, dimasukkannya dua jenis pajak baru sebagai Patda ini mengacu pada UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (AKPD) dan pada Peraturan Pemerintah RI No. 35 tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Mantan Kabid Pajak Bapenda Sulut ini mengungkapkan, di dalam Bab II Pasal 3 Peraturan Pemerintah tersebut telah diatur jenis pajak provinsi yang dipungut berdasarkan penetapan kepala daerah di antaranya PAB dan opsen pajak MBLB. (elka)

Meimonews.com – Pendapatan Daerah (Patda) Sulawesi Utara tahun 2024 ditargetkan sebesar Rp. 3.905319.788.596 atau naik sebesar 1,09 persen dari target tahun 2023 yang berjumlah Rp. 3.812.375682.921.

“Tahun ini (2024), target pendapatan daerah kita (Sulut) naik sebesar 1,09 persen atau Rp. 41,4 miliar lebih dari target tahun lalu (2023),”  ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut June E. Silangen, kepada Meimonews com di sela kegiatan rapat-rapat di kantor Bapenda Sulut, Senin (5/2/2024).

Disebutkan, tahun 2023 target yang ditetapkan berjumlah Rp. 3,8 triliun lebih sedang tahun 2024 target yang ditetapkan berjumlah Rp. 3,9 triliun lebih, yang berarti atau naik 1.09 persen.

June pun menjelaskan unsur-unsur Patda yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah.

Ditemui terpisah, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Ernie Purukan merincikan target Patda berdasarkan item-itemnya.

Untuk PAD targetnya sebesar Rp. 1,6 triliun lebih atau naik sebesar Rp. 92,8 miliar lebih (6,04 persen) dari target tahun 2023 yang berjumlah Rp. 1,5 triliun lebih.

Untuk Pendapatan Transfer targetnya Rp.  2,274 triliun lebih atau naik sebesar Rp. 50 miliar lebih (2,23 persen) dari target tahun 2023 yang berjumlah Rp. 2,273 triliun lebih.

Khusus untuk Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah targetnya Rp 875 juta atau turun sebesar Rp. 506 juta lebih (36,68 persen) dari target tahun 2023 yang berjumlah Rp. 1,3 miliar lebih.

Dengan adanya kenaikan target tersebut, June dan jajarannya bertekad untuk mengoptimalkan bahkan meningkatkan upaya-upaya dan kerja keras mereka agar target tersebut bisa tercapai. (elka)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado pimpinan Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng (Rektor) menggelar Sidang Terbuka Senat Unsrat Manado dengan acara wisuda periode IV tahun akademik  2023/2024 di auditorium Unsrat Manado, Senin (5/2/2024).

Sebanyak 945 sarjana diwisuda pada acara yang turut dihadiri Gubernur Sulut Prof. (Hc) Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE, Ketua Umum Ikatan Alumni Unsrat Manado Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan. Dengan demikian total sarjana yang telah diwisuda telah berjumlah 111.120 orang.

Dalam sambutannya, Rektor menjelaskan, dengan penuh integritas, wisudawan telah melalui tiga tugas pokok perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Rektor berharap, apa yang telah dipelajari di Unsrat akan menjadi motivasi untuk memanusiakan orang lain menjadi unggul dan Si Tou Timou Tumou Tou kiranya menjadi bagian dalam kehidupan para wisudawan.

Gubernur Sulut yang adalah juga Dewan Penyantun Unsrat dalam sambutannya mengingatkan, para wisudawan harus lakukan apa yang sudah dipelajari sesuai cabang-cabang keilmuan yang diapati, karena pengetahuan para wisudawan semua berbeda-beda.

“Dan, perbedaan itulah yang mempersatukan kita semua,” ujar gubernur. (FA)

Meimonews.com – Sebanyak 30 remaja kelompok beresiko tinggi yakni anak tidak sekolah yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondouw Timur (Boltim) mendapat pembinaan yang diadakan BKKBN Perwakilan Sulut di Tutuyan Boltim, Rabu (31/1/2024).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg ini menampilkan beberapa narasumber/pembicara di antarnya Kadis Pendidikan Boltim Yusri Damopolii, S.Pd, MM, Direktur RSU Boltim dr. Minarni Manoppo, M.Kes dan Kadis PPKB Fera Maria Sewow, S.Sos.

Diketahui, putusnya sekolah pada remaja mengakibatkan remaja tersebut erat kaitannya dengan perilaku remaja yang berisiko, di antaranya merokok, minum-minuman beralkohol, penyalahgunaan narkoba, dan melakukan hubungan seksual pranikah.

Pendidikan hak dan kesehatan reproduksi yang masih kurang mengakibatkan sederet masalah. Salah satunya adalah tingginya kehamilan tak diinginkan (KTD).

Data BKKBN tahun 2020 menyatakan angka kehamilan tidak diinginkan di Indonesia 17,5 persen. Dari jumlah  penduduk remaja (usia 14-19 tahun) terdapat 19,6 persen kasus KTD dan sekitar 20 persen kasus aborsi di  Indonesia dilakukan oleh remaja   (BKKBN, 2021).

Program Keluarga Berencana berupaya dalam menurunkan angka kehamilan yang tidak diinginkan melalui strategi pemberian promosi kesehatan.

Hal ini dibutuhkan untuk dapat memahami fungsi dari promosi kesehatan sendiri dengan meningkatkan pengetahuan, agar remaja memiliki sikap mendukung terhadap pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan dan juga akan mengurangi risiko penyimpangan kesehatan reproduksi.

Remaja pada sekolah menengah berisiko untuk  melakukan penyimpangan reproduksi seperti hubungan seksual di luar nikah.

Upaya promosi kesehatan dan pencegahan masalah kesehatan reproduksi sangat perlu diarahkan pada masa remaja, di mana terjadi peralihan dari masa anak menjadi dewasa, dan perubahan-perubahan dari bentuk dan fungsi tubuh terjadi dalam waktu relatif cepat.

Selain itu, lingkungan keluarga dan masyarakat harus ikut peduli dengan kondisi remaja ini sehingga dapat membantu memberikan jalan keluar bila remaja mengalami masalah tidak malah disalahkan, tetapi perlu diarahkan dan dicarikan jalan keluar yang baik dengan mengenalkan tempat–tempat pelayanan kesehatan reproduksi remaja untuk mendapatkan konseling ataupun pelayanan klinis sehingga remaja masih dapat melanjutkan kehidupannya.

Kehamilan pada usia muda atau remaja antara lain berisiko kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah (BBLR), perdarahan persalinan, yang dapat meningkatkan kematian ibu dan bayi.

Atas dasar beberapa risiko tersebut, tahun ini mengacu pada Renstra BKKBN 2020-2024 terus menekan angka kelahiran kelompok usia remaja sampai 18/1000 kelahiran hidup (KH) pada tahun 2024. Saat ini, ASFR di Sulawesi Utara masih berada pada posisi yang terbilang tinggi dengan angka 42/1000 KH.

Untuk menurunkan angka kelahiran pada kelompok tersebut, Perwakilan BKKBN Sulut  melaksanakan pembinaan kesehatan reproduksi bagi remaja kelompok resiko tinggi (anak tidak sekolah) untuk meningkatkan pengetahuan remaja terhadap kesehatan reproduksi pada remaja kelompok resiko tinggi dalam menurunkan resiko kehamilan yang tidak diinginkan.

Tandaju yang di dampingi
Ketua Tim Kerja Akses Kualitas Pelayanan KBKR BKKBN Sulut dalam sambutannya berharap dengan  kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para remaja yang hadir saat ini.

Selain itu, peserta dapat memahami fungsi reproduksi sehat pada remaja  dan  menghindari pernikahan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan  serta  dapat menyampaikan tentang kesehatan reproduksi sehat kepada sesama remaja dan menjadi panutan untuk hal-hal yang positif.

Tandaju mengungkapkan, kehamilan remaja merupakan fenomena  global  dengan penyebab yang diketahui dengan jelas serta dampak serius terhadap kesehatan, sosial dan ekonomi. Seiring kemajuan teknologi, remaja dapat mengakses dengan mudah semua berita melalui Internet.

Menurut data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, seperti dikutip Tandaju, ada 66,6 persen anak laki-laki dan 62,3 persen anak perempuan di Indonesia mengakses kegiatan seksual (pornografi) melalui online.  Hal ini dapat berdampak negatif dalam karakter remaja yang mempunyai sifat mau mencoba hal yang baru.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah kehamilan remaja adalah memberikan informasi kesehatan  reproduksi yang benar dan mudah dipahami. Sehingga remaja dapat mengerti dan memahami fungsi reproduksi dan akibat yang dapat timbul bila melakukan seks pra nikah.

Tandaju menegaskan, sering terjadi kehamilan yang tidak diinginkan, dimana pasangan yang masih usia remaja belum siap untuk menikah dan menjadi orangtua serta dapat mengakibatkan anak yang dilahirkan mengalami stunting.

Pemerintah Kabupaten Boltim melalui Kepala Dinas Pendidikan memfasilitasi remaja putus sekolah untuk bisa melanjutkan pendidikan secara gratis baik pendidikan reguler maupun paket  pendidikan non formal  (Kejar Paket). (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri serahterima Pengelolaan Rumah Susun (Rusun) Penghargaan Kota Manado di Kelurahan Karame Kecamatan Singkil, Rabu (31/1/2024).

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I Recky Walter Lahope, ST, MT, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulut Samuel Tandi, Kepala Dinas Perkim Peter Eman, ST, MT, Camat Singkil Fadhly Kasim, SH dan Lurah Karame.

Rusun penghargaan yang merupakan wujud kolaborasi antara Pemerintah Kota Manado dengan Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I ini mulai dibangun tahun 2022 dengan anggaran sebesar Rp. 31 miliar.

Rusun terdiri dari 4 lantai yang dilengkapi 60 unit kamar lengkap dengan perabot seperti tempat tidur, meja, kursi dan lemari pakaian. Adanya rusun diharapkan dapat menjadi salah satu solusi bagi penyediaan hunian layak skala besar di perkotaan.

Walikota dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I yang sudah menghadirkan rusun di Kota Manado. “Ini akan menjadi solusi bagi warga Kota Manado,” ujar walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menambahkan, Pemerintah Kota Manado berkomitmen untuk menjaga dan mengelola Rusun Penghargaan ini dengan sebaik-baiknya.

Oleh karenanya, walikota berharap agar masyarakat yang menghuni rusun dapat menjaga dan merawat fasilitas yang disediakan dengan baik.

Setelah acara penandatanganan berita acara serahterima dan penyerahan kunci kepada walikota, di dampingi Lahope, walikota melihat kondisi gedung dan unit rusun serta fasilitas-fasilitas yang ada. (*)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng bertemu dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Prof. Yasonna H. Laoly, SH, M.Sc, Ph.D dan Bill Gates Foundation.

Pertemuan berlangsung di ruang kerja Menkumham RI, Jakarta, Rabu (31/1/2024).

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng foto bersama Menkumham RI Prof. Yasonna H. Laoly SH. M.Sc. Ph.D

Hadir mewakili Bil Gates Foundation adalah Christopher JL Murray MD. DPhil (Institute Director, Chair and Professor, Department of Health Metrics Sciences, Universitas of Washington) dan Diane Gu, Ph.D (Chief Philanthropy Officer, Faculty of Education, Universitas of Washington).

Pertemuan ini dalam rangka penjajakan kerjasama Unsrat Manado dan Bill Gates Foundation di bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat. (FA)

Meimonews.com – Manager Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) RSUP Prof. Dr. DR Kandou Ns. Suwandi Luneto, S Kep, M.Kes ditunjuk/diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur SDM dan Diklat RSUP Prof. Dr. RD Kandou.

Penunjukan/pengangkatan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menkes RI Budi Gunadi Sadikin melalui Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RId r. Azhar Jaya, SH, SKM, MARS.

Penunjukkan/pengangkatan ini dilakukan seiring dengan upaya Kemenkes RI (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia) dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi layanan kesehatan di Indonesia.

Pengangkatan ini menunjukkan komitmen Kemenkes RI dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Dengan kepemimpinan Luneto diharapkan, RSUP Kandou (sebutan akrab Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. DR Kandou) dapat terus berinovasi dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

Dalam perannya yang baru, Luneto akan bertanggung jawab atas rekrutmen, pengembangan, dan retensi tenaga kesehatan di RSUP Kandou serta memimpin dan mengkoordinasikan penelitian medis dan klinis.

Luneto menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Menkes RI Budi Gunadi Sadikin.

Dalam pernyataannya, Luneto mengungkapkan rasa hormat dan apresiasinya kepada Menkes Budi Gunadi Sadikin dan seluruh tim di Kemenkes RI. “Saya merasa sangat terhormat dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya,” ujarnya.

Luneto berkomitmen untuk bekerja keras dan memberikan yang terbaik dalam memimpin dan mengembangkan Direktorat SDM dan Penelitian di RSUP Kandou.

Luneto, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui peningkatan sumber daya manusia pendidikan dan penelitian. Ia berharap bisa membawa perubahan positif dan memastikan RSUP Kandou terus berada di garis depan inovasi dan penelitian medis.

“Saya berharap dapat bekerjasama dengan seluruh tim di RSUP Kandou dan Kementerian Kesehatan untuk mencapai tujuan kita bersama yaitu memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” tandas Luneto. (Fer)

Meimonews.com – Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Nawawi Pomolango menegaskan, harus ada penguatan peraturan dalam menyikapi conflict of interest (benturan kepentingan) yang kerap dilakukan penyelenggara negara.

“Diperlukan adanya pengaturan pengelolaan konflik kepentingan dalam perundang-undangan ataupun sebagai penyempurnaan pada UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,” ujarnya

Kepada Meimonews.com via telefon, Kamis (25/1/2024), Bam (sapaan akrabnya) menjelaskan, harus ada aturan khusus yang mengatur terkait benturan kepentingan penyelenggara negara.

Konflik kepentingan sebagai wujud dari perbuatan korupsi. Benturan kepentingan, sebutnya, bukan lagi sekadar embrio korupsi melainkan wujud nyata perilaku korupsi itu sendiri.

Ada tiga opsi yang ditawarkan dalam penguatan aturan tersebut. “Ada tiga usulannya untuk dibuat dalam satu perundang-undangan khusus atau dimasukkan sebagai penyempurnaan UU Nomor 28 Tahun 1999 atau memasukkannya dalam UU Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai salah satu instrumen pencegahan korupsi sebagaimana LHKPN dan Gratifikasi,” ujarnya.

Menurut alumni SMA Negeri 1 Manado dan Fakultas Hukum Unsrat Manado ini,  KPK dan Mahkamah Agung (MA) RI, saat ini telah bekerjasama dalam membentuk kelompok kerja (pokja) untuk menyusun aturan konflik kepentingan di lingkungan MA.

Diungkapkan, KPK sedang bekerjasama dengan MA dengan support dari OPDAT (overseas prosecutorial development assistance and training), telah membentuk pokja di MA yang terdiri dari sejumlah Hakim Agung untuk menyusun aturan tentang konflik kepentingan di lingkungan MA.

Persoalan konflik kepentingan, menurutnya, harus mulai disikapi serius. “Masalah itu pun menjadi salah satu materi yang dibahas KPK saat menggelar program Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas (Paku Integritas),” ujarnya.

Dikemukakan, materi konflik kepentingan ini juga saat Paku Integritas capres-cawapres kemarin merupakan salah satu yang diangkat KPK. (lk)