Meimonews.com – Kepala BKKBN RI Dr. (Hc) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K) memaparkan 5 (lima) pilar dasar menyukseskan program Bangga Kencana dan penurunan stunting.

Pemaparan tersebut disampaikan Hasto pada Temu Kader Pembantu Pembina Keluarga Keluarga Berencana (PPKBD) Jawa Tengah yang dilaksanakan di BPSDM Banyumanik Semarang, Senin (25/3/2024).

Disebutkan, pilar pertama adalah komitmen. Pilar kedua adalah dalam penyampaian informasi baiknya menggunakan metode massive information system. “Gethok tularnya ke masyarakat harus kenceng, meski uangnya hanya sedikit kita bisa menggunakan banyak cara untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Perubahan perilaku dalam masyarakat, sambungnya, bisa terjadi dengan penyampaian informasi baik yang terus menerus.

Pilar ketiga adalah peningkatan konvergensi intervensi spesifik dan intervensi sensitif di Kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota dan pemerintah desa.

Pilar yang keempat adalah harus tersedia bahan makanan dalam masyarakat.  Makanan berprotein hewani tidak harus mahal.

Hasto mencontohkan protein yang terdapat di ikan lele lebih baik daripada protein hewani yang berasal dari ayam atau daging.

Pilar yang terakhir (kelima) adalah penguatan dan pengembangan sistem data informasi. “Dengan bangga saya sampaikan bahwa SIGA BKKBN, menjadi satu-satunya data tolak ukur Program Bangga Kencana,” tandas Hasto.

Disebutkan pula, ada 3 (tiga) tantangan penurunan stunting dalam masyarakat yaitu menyangkut perilaku makan, perilaku sanitasi dan perilaku reproduksi.

Ditegaskan, BKKBN tanpa adanya kader PPKBD tidak ada apa-apanya. “Seperti yang kita tahu, kader PPKBD merupakan ujung tombak pelaksanaan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting dalam masyarakat,” ujarnya.

Kader PPKBD, menurutnya, merupakan unit langsung yang bersentuhan dengan masyarakat. “Peran kader PPKBD dalam masyarakat sangat strategis. Mereka sangat dekat dan mengenal lingkungan masyarakatnya,” sebut Hasto.

Dijelaskan, salah satu penyebab penurunan stunting yang tidak terlalu signifikan adalah mengenai perilaku masyarakat. “Standar prevalensi angka stunting dari WHO kurang lebih 20 persen sehingga kalau bisa prevalensi angka stunting di Indonesia bisa di bawah 20 persen.

Beberapa tantangan penurunan stunting dalam masyarakat menyangkut perilaku makan, sanitasi dan perilaku reproduksi.  “Untuk itulah, peran kader PPKBD membantu mensosialisasikan Program Bangga Kencana dan Penurunan Stunting sangat dibutuhkan,” tandanya.

Menilik hasil survey prevalensi angka stunting, dokter Hasto menyebut jangan berkecil hati. Ibaratnya hasil survey itu adalah quick count, sedangkan hasil EPPGBM yang terdata benar dalam masyarakat adalah real count. “Mari kita bersama-sama berdoa untuk hal yang terbaik,” pintanya.

Di kesempatan itu pula, Kepala BKKBN RI menjelaskan tentang korelasi pemakaian kontrasepsi dengan penurunan stunting tentu berkaitan erat. Dengan pemakaian kontrasepsi, promo 4T (terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering dan terlalu dekat) dapat dilaksanakan, sehingga resiko melahirkan bayi yang terpapar stunting dapat dihindari.

“Kita harus punya komitmen yang fokus, terhadap program penurunan stunting dan program bangga kencana. Kita harus dapat memberikan contoh baik perilaku yang baik, dan tidak hanya ucapan saja. Teman-teman kader PPKBD tersebut yang sudah memakai kontrasepsi jangka panjang  (vasektomi dan tubektomi) merupakan salah satu contoh teladan kepada masyarakat,” ujar Hasto. (*/Fer)

Meimonews.com – Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado lolos program Indonesian International Student Mobility Award (IISMA) 2024.

Kelima belas mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas Hukum (FH) dan Fakultas Teknik (Fatek) masing-masing empat orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) tiga orang, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Fakultas Kedokteran (Faked) masing-masing satu orang.

“Mereka akan ikut dalam program ini di 15 perguruan tinggi ternama di 15 negara di dunia,” ujar Wakil Rektor 2 Unsrat Manado Prof. Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH kepada Meimonewa.com di Gedung Rektorat Unsrat Manado, Selasa (26/3/2024).

Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng (kiri) bersama Wakil Rektor Unsrat Prof. Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH

Daniela Vanessa Wowor (FH) akan studi di Durham University Inggris), Yefta Adriano Lengkong (FH) di Leiden University Belanda, Andrea Luvtania Rooroh (FH) di The University of Western Australia, dan Dircia Beatriz Angelo Kamagi De Jesus Osorio Soares (FH) di Belarusian State University Belarusia.

Gabrie Key Tirayoh (Fatek) di Massey University Selandia Baru, Marcelino Paendong (Fatek) di RUDN University Rusia, Tania Syalonita Kangiras (Fatek) di  Pontificia Universidad Catolica de Chile, dan Stefanus Victory Vicky Kaseger (Fatek) di University of Watetloo Canada.

Christopher Henly Pattiwael (FEB) di University of Warsaw Polandia, Enrico Gerald Turalaki (FEB) di University of Pecs Hungaria dan Tesalonika Gabriela Rotty (FEB) di  University of Zagreb Kroasia.

Rafael Dwi Putra Momongan (FIB) di UC Chile Santiago Chili, Angelica Christy Hadiwidjaja (FPMIPA) di Sapienza University of Rome Italia, Utari Sembiring (FISIP) di Universitat Pompeu Fabra Barcelona Spain, dan Rifat Rasendriya Rasyid (Faked) di Taipe Medical University Taipe Taiwan.

Keberhasilan ini diapresiasi Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU Asean Eng ketika diwawancarai Meimonews.com di ruang kerjanya, Selasa (26/3/2024) siang.

“Ini merupakan salah satu perwujudan visi Unsrat yakni bersama menata Universitas Sam Ratulangi menjadi universitas  yang unggul dan berbudaya,” ujar Rektor di dampingi Wakil Rektor 2 Unsrat Prof. Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU. Asean Eng menegaskan, Unsrat secara konsisten berupaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi, baik institusi maupun program studi dan memastikan seluruh program studi (prodi) memenuhi standar akreditasi internasional.

Penegasan tersebut disampaikan Prof. Sompie dalam sambutannya pada acara Workshop Akreditasi dan Implementasi Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi Nomor 53 Tahun 2023.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng ketika memberikan sambutan

Kegiatan yang turut diikuti antara lain Wakil Rektor 2 Unsrat Manado Prof. Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH, pimpinan lembaga dan para Dekan se-Unsrat ini dilaksanakan di Luwansa Hotel and Convention Center Manado, Senin (25/3/2024).

Selain itu, “Unsrat melaksanakan tahapan strategis menuju standar akreditasi internasional,” tambah Rektor.

Rektor berharap, dengan hadirnya Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT di tempat kegiatan, mendapatkan wawasan yang berharga tentang tata cara pengimplementasian Permendikbud No. 53 Tahun 2023 terkait akreditasi perguruan tinggi dan program studi serta isu-isu konkrit yang terkait di dalamnya.

Di kesempatan itu, Wakil Rektor 2 Unsrat
Prof. Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH mengungkapkan beberapa hal.

Wakil Rektor 2 Unsrat Manado Prof. Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH saat berbicara pada forum workshop

Pertama, hasil workshop hendaknya menjadi panduan dalam pemahaman yang benar terkait proses akreditasi berdasarkan Permendikbudristek No. 53 tahun 2023.

Kedua, workshop ini dapat membantu perguruan tinggi swasta di Sulut yang belum terakreditasi atau langkah-langkah apa yang harus dilaksanakan terkait peningkatan status akreditasi baik prodi/jurusan di perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi negeri serta termasuk keabsahan dalam mengikuti proses akreditasi internasional yang berkompeten. (FA)

Meimonews.com – Kabar baik diterima Sulawesi Utara (Sulut) terkait sistem pembayaran digitalisasi. Sulut masuk lima besar se-Indonesia.

Kabar baik itu terungkap saat kegiatan Sosialisasi Evaluasi Kinerja (Championship) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TPPDD) yang diselenggarakan Bank Indonesia di Makasar, Sulawesi Selatan, pekan lalu.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Asisten Deputi Menkoinves Budi ini diikuti 100-an peserta dari Bapenda dan Bank Pemerintah se-Indonesia Timur. Dari Sulut dihadiri langsung Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen dan salah satu Deputi BI Manado Darman.

Prestasi membanggakan itu karena Bapenda Sulut telah melaksanakan sistem pembayaran secara digital sudah lama. “Sudah sejak tahun 2018,’ ujar June dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang kerjanya, Selasa (18/3/2024).

Penerapan sistem tersebut, tambah pejabat pekerja keras ini, akan terus dievaluasi dan ditingkatkan karena untuk memberikan pelayanan/kemudahan terbaik bagi masyarakat wajib pajak di bawah pemerintahan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven O. Kandou.

Sistem pembayaran yang dilakukan Bapenda Sulut tersebut masuk dalam Sistem Penerimaan Berbasis Elektronik (SPBE)  yang dibahas saat rapat evaluasi di Makassar tersebut.

Dalam pembayaran sistem ini, bisa dilakukan secara online, mobile banking, simtaq seperti pembayaran lewat Tokopedia, Alfamart, Indomart, teler bank. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, Kota Manado adalah Kota Multikultur dan rumah bagi kerukunan dalam keberagaman.

Penegasan Walikota Manado tersebut disampaikan ketika memberikan sambutan pada acara Dharma Shanti Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946 yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Sabtu (16/3/2024).

Hadir dalam kegiatan ini,  Kabag Kesra Setda Kota Manado Otniel Tewal, SS, MM, Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Judi Tunari, Ketua PD KMHDI Sulawesi Utara dan DPK PERADAH Indonesia Kota Manado, tokoh-tokoh agama Hindu, serta undangan lainnya.

Acara ini terlaksana atas kolaborasi Pengurus Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PD KMHDI) Sulawesi Utara dan DPK Perhimpunan Pemuda Hindu (PERADAH) Indonesia Kota Manado.

“Pemerintah Kota Manado berkomitmen untuk mendukung penuh setiap kegiatan keagamaan yang diselenggarakan semua agama di Kota Manado,” tandas Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengingatkan, acara dan upacara keagamaan seperti ini harus dirayakan, dan masyarakat diharapkan dapat saling mengenal antar umat beragama yang lain agar tercipta kerukunan di Kota Manado.

“Pemerintah Kota Manado sebagai pemerintah mendorong seluruh masyarakat untuk beribadah dengan baik sesuai dengan agamanya,” ujarnya.

Tak lupa pula orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini mengucapkan selamat merayakan Dharma Shanti Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946 untuk saudara-saudara seluruh umat Hindu. (lk)

Meimonews.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar seluruh umat Islam selalu bersyukur atas karunia Allah SWT yang telah memberikan kesehatan dan kesempatan sehingga dapat bertemu kembali dengan bulan Ramadhan.

‘Mari kita bersama-sama memanfaatkan bulan Ramadan dengan meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amalan kebaikan, termasuk berinfak, bersedekah, dan berzakat,” ujar Jokowi saat menyerahkan zakat di istana Negara, Rabu (13/3/2024).

Presiden Jokowi di dampingi Wakil Presiden Ma’aruf Amin menyerahkan zakatnya lewat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

“Semoga zakat yang kita keluarkan menyempurnakan ibadah Ramadan kita, meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tambah Presiden.

Di kesempatan itu pula, Presiden mengingatkan agar zakat yang terkumpul dapat disalurkan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. (lk)

Meimonews.com – Menyambut bulan Ramadhan, Idul Fitri dan Hari Raya Paskah tahun 2024, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandou (ODSK) lewat Bapenda Sulut memberlakukan program keringanan pajak.

Keringanan pajak lewat program Keringanan Ramadhan dan Paskah yang mulai berlaku 13 Maret hingga 19 April 2024 ini meliputi keringanan denda PKB (pajak kendaraan bermotor), keringanan pokok dan BBN-KB (bea balik nama kendaraan bermotor) serta pembebasan Progresif.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Sulut June E. Silangen, SE, Ak, MM kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (23/3/2024).

“Program keringanan pajak ini merupakan bukti pemerintah hadir di tengah masyarakat,” jelas June seraya berharap agar wajib pajak menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

June juga mengimbau kepada wajib pajak agar melakukan pembayaran melalui UPTD  PPD/Samsat atau gerai-gerai yang ada tanpa melalui calo agar semua senang, nyaman dan mendapatkan hasil memuaskan. (elka)

Meimonews.com – Personil Kapal KP Baladewa-8002 milik Baharkam Polri yang bawah koordinasi operasi (BKO) di Polda Sulut berhasil menangkap sebuah kapal penangkap ikan asal Filipina. Kapal asing ini diduga melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia, yakni di Laut Sulawesi.

Hal tersebut diungkap dalam press conference dipimpin Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol. Kumuh Prabowo
yang digelar di atas Kapal KP. Baladewa-8002, Senin (11/3/2024) pagi.

Mendampingi Kombes Pol. Prabowo pada press conference ini Komandan KP Baladewa AKBP Sukoco, Kabid Humas diwakili Kaur Penum Subbid Penmas Kompol Selfie Torondek, Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Sulut AKBP Handoko Sanjaya dan Kepala Pangkalan PSDKP Bitung Kurniawan.

“Kapal penangkap ikan bernama Queen Davie ini ditangkap oleh KP Baladewa-8002 pada hari Kamis, 7 Maret 2024 sekitar pukul 04.00 Wita di wilayah Perairan Indonesia yaitu sekitar ± 4 NM dibawah garis batas wilayah Perairan ZEE (Laut Sulawesi), pada posisi 04°.40′.670″ LU – 124°.25′.960″ BT,” jelas Kombes Pol. Prabowo.

Kapal asal Filipina ini ditangkap karena diduga telah melakukan illegal fishing atau penangkapan ikan di laut Indonesia, tanpa ada dokumen perijinan penangkapan ikan.

“Kapal tersebut ditangkap saat KP Baladewa-8002 sedang melaksanakan patroli perairan di Laut Sulawesi pada hari Kamis, 7 Maret 2024. Setelah dilakukan pengecekan dan plotting posisi, ternyata kapal tersebut berada di wilayah Perairan Indonesia yaitu sekitar ± 4 NM di bawah garis batas wilayah Perairan ZEE, Laut Sulawesi,” tambahnya.

Polisi sudah mengamankan nakhoda kapal yaitu pria asal Filipina berinisial RD (44) yang membawa 19 ABK bersama sejumlah barang bukti di Direktorat Polairud Polda Sulut.

“Selain nakhoda kapal, polisi juga sudah mengamankan 1 unit kapal, 1 ekor ikan blue marlin, 5 kilo ikan campuran, 9 unit katinting, 4000 ikan air laut, cumi sejumlah ± 200 kg, 1 unit GPS, 6 unit radio dan 5 unit handphone,” katanya.

Disebutkan, modus kapal ikan asing yang melaksanakan kegiatan illegal fishing di Perairan Laut Sulawesi, pada umumnya masuk ke Perairan Indonesia pada malam hari.

“Setelah mendapatkan ikan, mereka keluar pada pagi hari dengan memanfaatkan informasi dari nelayan Indonesia untuk memberitahukan apabila ada patroli petugas Indonesia,” ujarnya.

Pelaku illegal fishing ini diduga melanggar Pasal 92 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan.

“Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun dan denda paling banyak Rp1.500.000.000,- (satu miliar lima ratus juta rupiah),” lanjutnya.

Dampak dari illegal fishing ini, negara dirugikan sebesar Rp15.000.000.000,- (lima belas miliar rupiah) selama kapal tersebut beroperasi.

“Selain itu, kegiatan illegal fishing juga memberi dampak negatif bagi nelayan Indonesia, karena hasil perikanan yang seyogyanya dapat dimanfaatkan bagi nelayan Indonesia, justru diambil oleh nelayan asing sehingga hasil perikanan nelayan Indonesia menurun, yang juga akan memberi dampak negatif pada ekonomi masyarakat nelayan serta ekonomi nasional,” ujarnya

Kapal illegal fishing ini selanjutnya diserahkan ke PSDKP untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. (AF)

Meimonews.com – Setelah sukses dengan penyelenggaraan program pilot tahun lalu, di mana terjadi peningkatan pada jumlah peserta guru dari 150 menjadi 273 orang guru pada jenjang SMP, SMA, dan SMK maka Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbudristek RI bekerjasama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyelenggarakan kembali Program Microcredential CS50x Indonesia–Harvard University.

Setelah Program CS50x berlangsung selama 22 minggu secara daring, para peserta terpilih akan mengikuti rangkaian program luring 5 hari di Jakarta Intercultural School yang dipandu Prof. David J. Malan, Gordon McKay Professor, Practice of Computer Science Harvard University.

Mendikbudristek Nadiem Makarim turut hadir bersama Prof. David Malan pada pembukaan seminar luring yang bertajuk “Digital Skill Bagi Guru” di Graha Ristekdikti Gedung D Kompleks Kemendikbudristek, Jakarta, Kamis (7/3/2024).

Dalam dialognya dengan Prof. David Malan, Mendikbudristek menekankan bahwa pelaksanaan program CS50x merupakan wujud komitmen gerakan Merdeka Belajar dalam meningkatkan kompetensi guru.

“CS50x Indonesia–Harvard University adalah langkah nyata, sebagai komitmen gerakan Merdeka Belajar, untuk terus meningkatkan kompetensi guru-guru di Indonesia. Dengan mengikuti program ini, saya berharap para guru akan mendapatkan ilmu yang relevan dengan perkembangan zaman sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Mendikbudristek.

Dijelaskan, program ini telah dilaksanakan dengan format kegiatan secara daring dan luring semenjak Oktober 2023 sampai dengan Maret 2024. Para guru diajarkan langsung oleh para teacher fellow dari Harvard University tentang ilmu komputer dan seni pemrograman. Sasaran program ini terbuka untuk semua guru dan tidak terbatas pada  yang mengajar di bidang komputer dan informatika.

Salah satu prinsip dasar yang didapatkan para guru dalam program ini, menurut Mendikbudristek, adalah seperti Computational Thinking sebagai landasan berfikir dalam bidang informatika. Selanjutnya, ditanamkan prinsip bahwa pelajaran Informatika bukan sekadar soal penggunaan TIK sebagai alat, melainkan sebagai sarana menjadikan peserta didik sebagai digital citizen.

Para guru peserta juga mendapatkan pemahaman bahwa Informatika adalah ilmu yang fleksibel dengan bidang keilmuan lain. Sebab, pada hakikatnya, perangkat informatika dibuat untuk memudahkan menuntaskan pekerjaan di berbagai bidang kehidupan serta membantu menyelesaikan permasalahan di era modern.

“Prinsip yang tak kalah krusial di zaman ini adalah bahwa pembelajaran Informatika mestinya dapat melahirkan generasi kreator sehingga peserta didik tidak hanya menjadi pengguna teknologi,” jelasnya.

Dengan prinsip-prinsip tersebut, program CS50x Indonesia–Harvard University  sejalan dengan semangat Merdeka Belajar yang mengedepankan peningkatan kompetensi guru. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman para pendidik untuk menerapkan prinsip komputer sains dalam proses pembelajaran.

Pada gilirannya, setelah guru kembali mengajar di sekolah masing-masing, peserta didik diharapkan dapat berpikir secara algoritmik dan memecahkan masalah secara efisien.

“Ke depannya, semoga CS50x Indonesia–Harvard University tetap berlanjut dan banyak program-program serupa yang lahir dengan semangat Merdeka Belajar,” sebut Mendikbudristek.

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) mempunyai perhatian khusus terhadap peningkatan kemampuan guru di bidang digital, khususnya Informatika. Mengingat Informatika merupakan salah satu mata pelajaran dalam Kurikulum Merdeka.

“Ditjen GTK menyadari bahwa mata pelajaran Informatika akan dapat menyumbangkan kemampuan berpikir komputasional yang dilandasi oleh logika,” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nunuk Suryani.

Oleh karena itu, lanjutnya, mata pelajaran ini menjadi salah satu mata pelajaran yang berkontribusi pada terwujudnya Profil Pelajar Pancasila, khususnya dalam hal menumbuhkan daya nalar kritis dan kreatif siswa, serta bergotong royong dalam kebhinekaan global di dunia nyata maupun dunia maya.

Ditambahkan, tak hanya di dalam sekolah, di luar sekolah pun para peserta didik diharapkan mampu berpikir kritis, kreatif dalam berkarya dan berteknologi, serta memiliki kemampuan literasi digital yang mumpuni sebagai anggota masyarakat sekaligus warga digital yang berakhlak baik. (Fer)

Meimonews.com – Untuk  meningkatkan cakupan kesertaan KB, khususnya KB MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) sebagai salah satu  upaya percepatan penurunan stunting termasuk wilayah khusus, BKKBN Perwakilan Sulut menggelar pelayanan KB di Pulau Gangga Kecamatan Likupang Barat, Minahasa  Utara.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua IDI Sulut dr. Frankie Maramis, M.Kes, SpKK-KLP, perwakilan Kodam XIII/Merdeka Serda Reksi, dr. Meivy Tuegah, M.Kes (mewakili Kadis PPKB Minut), Merke Lengkong, STr Keb (mewakili Kadis Kesehatan Minut), Kepala Desa dan Gangga I Permenas Gorlete, S.Sos, Tim BKKBN Sulut (Sekretaris dan  para Ketua Tim Kerja).

Kegiatan dengan tujuan untuk mencapai 100 akseptor yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg ini berlangsung Kamis-Jumat (7-8/3/2024).

Kaper dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya percepatan penurunan stunting (PPS) di Sulut.

“Untuk menurunkan angka stunting diperlukan upaya dan kerja keras melalui peningkatan kesertaan KB dan menunda atau menjarangkan kelahiran pada keluarga yang beresiko stunting, dengan strategi memperluas akses atau cakupan pelayanan KB di wilayah khusus seperti di Pulau Gangga ini,” ujarnya.

Ditambahkan, kegiatan fasilitasi intensifikasi pelayanan KB/KR di wilayah khusus seperti di Pulau Gangga ini merupakan Program Prioritas Nasional (PRO-PN), dengan beberapa Indikator Kinerja Utama (IKU) pada tahun 2024 dalam rangka mendukung visi BKKBN.

Pertama, meningkatkan kesertaan KB modern menjadi 63,41 persen; kedua, penurunan unmet need menjadi 7,4 persen; ketiga, peningkatan KB MKJP menjadi 28,39 persen; keempat, penurunan kelahiran pada remaja lage specific rate 15-19 tahun menjadi 18/100; dan kelima, wanita usia subur 15-19 tahun. (Fer)