Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Betty Alexander Sompie, M. Eng Asean IPU Eng berharap Lomba Paduan Suara Mahasiswa Nasional (LPSMN) Tahun 2024 bukan hanya ajang kompetisi menghasilkan pemenang tetapi juga menjadi arena untuk saling berbagi ilmu seni paduan suara.
Harapan tersebut disampaikan Rektor saat memberikan sambutan pada acara pembukaan LPSMN Tahun 2024 yang diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Senin (1/6/2024). LPSMN ini akan berlangsung hingga Jumat (5/7/2024).
Hatapan tersebut terkait dengan adanya motto Unsrat Manado yakni Sitou Timor Tumou Tou (manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain).
Rektor berterima kasih kepada Mendikbudristek yang telah mempercayakan Unsrat Manado untuk menyelenggarakan LPSMN Tahun 2024 ini.
“Sebagai penyelenggara, maka kewajiban kami untuk melaksanakannya sesuai arahan Badan Pengembangan Talenta Indonesia,” tegas Rektor.
Terkait maskot LPSMN Tahun 2024, Rektor menjelaskan, maskot LPSMN adalah ikan raja laut, yang dalam bahasa Latin disebut Latimeria menadoensis. Ikan ini adalah sejenis ikan purba yang dianggap sudah punah tetapi ternyata masih hidup di perairan Manado.
“Seni paduan suara tidak akan punah, bahkan terus tumbuh, berkembang memperkaya keanekaragakan budaya Negara Kesatuan Republik Indonesia, ‘ ujar Rektor.
Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE dalam sambutannya yang sibacakan Staf Ahli Gubernur Sulut Bidang Kemasyarakatan dan SDM dr. Devi Kartika Tanos, MARS mengatakan, kehadiran para peserta dari pelbagai penjuruh Indonesia di Sulawesi Utara sungguh sebuah kebanggan dan kehormatan bagi pemerintah dan masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.
Oleh karenanya kehadiran tersebut disambutn dengan hangat setiap langkah kaki dengan keindahan alam yang mempesona dan keramahtamahan masyarakatnya dengan tulus.
Menyinggung esensi pelaksanaan LPSMN Tahun 2024, Gubernur menjelasksn, LPSMN ini bukan sekedar ajang kompetisi tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan dan kerjasama antar mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
“Melalui harmoniasi suarasuara, kita berharap dapat membangun jembatan-jenbatan persahabatan yang kuat dan kokohkokoh, yang melintasi batas-batas geografis dan budaya., ” ujar Devi (sapaan akrab Staf Ahli Gubernur tersebut) mengutip Gubernur.
Karenya, sebut Gubernur, LPSMN ini adalah sebuah kesempatan emas untuk memperkuat persatuan dan kerukunan serta menimbuhkan semangat toleransi di antara mahasiswa se-Indonesia.
Menurut Gubernur, dalam setiap harmoni yang diciptakan, tersimpan pesan- pesan damai dan persaudaraan yang harus dijaga dan dipelihara bersama. “Untuk itu, mari kita jadikan ajang ini sebagai simbol kebhinekaan yang memperkaya kita semua, ” pinta Gubernur.
Kepada para peserta, Gubernur berharap dapat menunjukkan penampilan terbaik dalam perlombaan ini. Jadikan setiap nada dan melodi sebagai wujud ekspresi diri dan kecintaan terhadap seni.
Diingatkan, setiap kompetisi yang terpenting bukan hanya tentang kemenangankemenangan, tetapi juga tentang proses pembelajaran dan pengalaman berharga yang didapat.
Turut hadir pada acara pembukaan yang ditandai pemukulan tetengkoren ini adalahp ara Wakil Rektor Unsrat, Pimpinan Lembaga/UPT/Biro Unsrat, Senat Unsrat, sejumlah Dekan se-Unsrat, perwakilan PT se-Indonesia, dan undangan lainnya. (FA)
Meimonews.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sulut menggelar Upacara Hari Bhayangkara ke-78 di halaman Kantor Gubernur, dan dilanjutkan Acara Syukuran di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Senin (1/7/2024)
Walaupun sempat hujan gerimis, namun upacara yang dipimpin Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudhiawan dan dihadiri Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE, Pangdam XIII/Merdeka, Forkopimda Sulut lainnya, PJU Polda dan instansi terkait lainnya dengan peserta pasukan Polri dan TNI serta PNS Polda Sulut, yang dibagi dalam 8 Kompi tetap berjalan dengan baik dan sukses.
Upacara diawali dengan menyanyikan lagu Mars Polri, dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan, penghormatan kepada Pataka Polda Sulut “Maesa’an Waya”, mengheningkan cipta, pengucapan Tribrata, penganugerahan tanda kehormatan dan Andhika Bhayangkari.
Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini mengusung tema Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas.
Kegiatan upacara ditutup dengan tarian kolosal oleh gabungan personel Polda Sulut di halaman Kantor Gubernur, dan dilanjutkan dengan kegiatan syukuran Hari Bhayangkara di Aula Mapalus.
Hadir pada acara syukuran, Kapolda Sulut, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut beserta Forkopimda, Wakapolda dan PJU Polda Sulut, Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Sulut beserta staf, sesepuh Polri, Anggota Polri dan PNS Polda Sulut, pejabat instansi terkait serta tamu undangan lainnya
Acara syukuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Yudhiawan dan Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Sulut Ny. Yunita Yudhiawan. Potongan tumpeng tersebut kemudian diserahkan kepada Anggota Polri tertua dan termuda.
Kapolda Sulut dalam sambutannya mengatakan, peringatan Hari Bhayangkara tiap tahun bukan sekadar perayaan rutin. “Melainkan juga ajang untuk introspeksi dan refleksi atas perjalanan panjang organisasi dalam melayani masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Terkait tema peringatan yakni Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas, Kapolda menjelaskan, tema tersebut sangat relevan dengan tantangan dan peluang yang kita hadapi saat ini.
“Dalam upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, Polri dituntut untuk terus berinovasi dan adaptif dalam mendukung transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Kapolda.
Kapolda menyampaikan terima kasih sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat serta dukungan dari stakeholders untuk terus membantu Polri dalam meningkatkan profesionalisme, kualitas pelayanan, dan inovasi penegakan hukum.
Apresiasi dan ucapan terima kasih juga disampaikannya kepada seluruh Anggota Polri dan PNS, yang dengan penuh dedikasi telah mengabdi dan berjuang demi kebaikan masyarakat, bangsa, dan negara.
“Mari kita jadikan momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-78 ini sebagai titik tolak untuk lebih memperkokoh persatuan dan kesatuan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Mari kita bersama-sama membangun citra Polri yang semakin baik di mata masyarakat,” ujar Kapolda,
Dalam syukuran tersebut, juga dilakukan pemberian penghargaan Kapolda Sulut kepada satuan kerja dan personel yang berprestasi serta penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba Hari Bhayangkara ke-78.
Jalannya acara turut dimeriahkan dengan hiburan dari group band Satbrimob Polda Sulut, komedian terkenal Ronny Mongol, line dance Bhayangkari Daerah Sulut serta penampilan spesial Kapolda Sulut yang menyanyikan dua buah lagu.
Kepada wartawan, usai upacara, Gubernur Sulut menyampaikan apresiasi kepada Polri khususnya Polda Sulut yang saat ini telah berusia ke-78 tahun.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sangat berterimakasih kepada Polri khususnya Polda Sulut di mana kemananan di Sulut begita aman. Dengan menjamin keamanan di tengah-tengah masyarakat, mempengaruhi jumlah wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Bumi Nyiur Melambai,” ujar Gubernur.
Terkait Pilkada, Gubernur juga berharap pelaksanaannya akan berjalan aman dan lancar. “Apa yang sudah kita lihat dalam Pileg dan Pilpres lalu sudah berjalan dengan baik, begtu juga kita harapkan dalam Pilakda nanti semua berjalan dengan aman dan tertib,” ujarnya.
Kapolda Sulut juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah membantu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Utara. “Kami ucapkan terima kasih kepada Gubernur, Pangdam dan seluruh jajaran Forkopimda Sulut yang sudah membantu menciptakan situasi kamtibmas,” ujarnya.
Polda Sulut, sebut Irjen Pol. Yudhiawan, siap mendukung jajaran Pemda, jajaran TNI dan seluruh stake holder, apalagi menjelang Pilkada dan menjamin keamanan demi kemajuan perekonomian apalagi pariwisata yang semakin maju. (AF)
Meimonews.com – Hari Keluarga Nasional (Harganas) tahun 2024 menjadi momen bersejarah bagi tiga pejabat Pemerintah Daerah dan dua Ketua TP PKK di Sulawesi Utara. Betapa tidak, di hajatan nasional yang diselenggarakan BKKBN-RI yang berpuncak di Semarang, 3 pejabat Pemda dan 2 Ketua TP PKK tersebut menerima penghargaan membanggakan.
Tiga (3) pejabat Pemda dimaksud adalah Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven OE Kandou, Bupati Minahasa Utara Joune JE Ganda, SE, MAP, MM, M.Si dan Bupati Minahasa Selatan Franky D. Wongkar, SH sementara 2 Ketua TP PKK dimaksud adalah Ketua TP PKK Tomohon drg. Jean D’Arc Karundeng dan Ketua TP PKK Minsel Elsje Rosje Sumual.
Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven OE Kandouw saat menerima penghargaan dari Kepala BKKBN-RI Dr. (Hc) dr! Hasto Wardoyo, Sp.OG(K)
Penyerahan piagam penghargaan dilakukan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN-RI) Dr. (Hc). dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) kepada tiga pejabat dan dua Ketua TP PKK tersebut di Gala Dinner acara Puncak Harganas di Semarang, Jumat (28/6/2024).
Wagub Sulut selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Sulut menerima penghargaan Dharma Karya Kencana (DKK). Bupati Minut dan Bupati Minsel serta Ketua TP PKK Tomohon dan Minsel mendapat penghargaan Manggala Karya Kencana.
Penghargaan tersebut diberikan kepada mereka karena dinilai mempunyai dedikasi tinggi terhadap program pengendalian penduduk, Keluarga Berencana (KB) dan Pembangunan Keluarga, serta percepatan penurunan stunting dan keluarga berkualitas menuju Indonesia emas.
Kepala BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg mengapresiasi kerja yang dibuat tiga pejabat dan dua Ketua TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Kota/Kabupaten tersebut sehingga mereka mendapat penghargaan dari BKKBN-RI.
“Banyak selamat untuk mereka yang mendapat penghargaan tersebut, ujar Tandaju. (FA)
Meimonews.com – Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc). Olly Dondokambey, SE berharap kepada Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Sulut untuk terus menjadi agen perubahan yang inspiratif dan berdampak positif bagi masyarakat.
“Teruslah berinovasi dan berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan. Semoga semangat dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama 100 tahun ini dapat terus berlanjut dan semakin menguat di masa mendatang,” pinta Gubernur dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kadis Pertanian dan Peternakan Sulut Wilhelmina Jasinta Nova Pangemanan, S.Pt, M.Si pada acara puncak Peringatan 100 Tahun WKRI di Lapangan Pohon Kasih Kompleks Megamas Manado, Sabtu (29/6/2024).
Gubernur mengakui kontribusi WKRI termasuk WKRI Sulut bagi pembangunan bangsa tidaklah kecil. Di Sulut kontribusi itu terlihat pula dalam bentuk sinergitas dengan pemerintah dalam bidang pembangunan.
Sejumlah undangan di antaranya Kadis Pertaniam dan Peternakan Sulut Wilhelmina Jasinta Nova Pangemanan, S.Pt, M.Si mewakili Gubernur Sulut, Ketua WKI Sinode GMIM Pnt. Nining Lumanauw, Pembimaskat Kanwil Depag Sulut Joula Makarawung
Oleh karena itu, Gubernur mengajak seluruh anggota WKRI terus bersinergi dengan pemerintah dalam setiap lini pembangunan. Terutama dalam upaya meningkatkan kualitas manusia Sulut melalui pendidikan generasi muda.
Pendidikan, menurutnya, adalah fondasi utama dalam upaya membangun bangsa yang kuat dan bermartabat. Dengan kolaborasi yang erat, kita dapat menciptakan generasi penerus yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan global.
Atas nama Pemerintah Daerah Sulut dan pribadi, Gubernur menyampaikan selamat kepada seluruh anggota WKRI yang telah mencapai usia seabad. Usia yang penuh dengan dedikasi, komitmen dan perjuangan dalam membangun karakter bangsa yang beradab.
Pelepasan balon ke udara
Perayaan 100 tahun WKRI ini, menurut Gubernur, memiliki makna yang mendalam. Seabad bukanlah waktu yang singkat. Ini adalah bukti nyata dan keteguhan, kesetiaan dan dedikasi WKRI dalam mengembang visi dan misi organisasi.
Terkait tema yang diusung dalam peringatan 100 tahun ini yakni Geraknya budi, membangun pribadi, mewujudkan peradaban kasih, bagi Gubernur sangatlah relevan dan bermakna. “Esensi 100 tahun Wanita Katolik adalah perjalanan panjang dalam mengamalkan nilai-nilai moral dan etika yang luhur,” sebutnya.
Perarakan
Dalam konteks ini, jelas Gubernur, geraknya budi, mencerminkan dinamika kebijaksanaan yang selalu berkembang. Membangun pribadi berarti menciptakan individu yang berintegritas. Mewujudkan peradaban kasih adalah tujuan akhir dari segala upaya yaitu membangun masyarakat yang penuh kasih dan harmonis.
Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Manado RD Agus Sumarauw dalam sambutannya mewakili Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengatakan, ada rasa bangga bahwa 100 tahun yang lalu ada awam Katolik R. Ay Maria Suryadi Darmosaputro Sasradiningrat (RA Sulastri) telah melihat jauh ke depan tentang kiprah kaum wanita. Beliau ingin meningkatkan martabat wanita Indonesia atas dasar iman Katolik.
Peluncuran buku kenangan kenangan yang disusun Selvie Rumampuk.dkk. Buku kenangan diserahkan Selvie kepada Vikjen
RA Sulastri, menurut Pastor Agus, menginginkan supaya wanita Katolik Indonesia dapat menjadi anggota gereja yang beriman dan militan dan anggota masyarakat yang berkarakter dan penuh tanggung jawab seperti, antara lain terbaca pada mars WKRI. Maka dia mendirikan suatu organisasi wanita Indonesia yang Katolik (WKRI -red).
“Sungguh amat membanggakan inisiatif dan lebih membahagiakan lagi bahwa sesudah 100 tahun, ormas ini telah tumbuh dan berkembang dengan pesat,” ujar mantan Prokur Keuskupan Manado dan Pastor Paroki Hati Tersuci Maria Katedral Manado ini.
Ormas WKRI ini, sebutnya, adalah organisasi Katolik yang benar-benar hidup, berjalan lancar dan berkembang terus dan selalu eksis sepanjang tahun. Semboyan Pro ecclesia et patria amat mewarnai ormas ini yang hidup dan aktif terus di Keuskupan Manado.
Partisipasinya dalam karya pastoral gereja amat nyata. Mereka adalah mitra yang amat aktif bagi para pastor. Mereka bukan hanya aktif dalam karya-karya sosial kemasyarakatan tetapi juga ambil bagian banyak dalam perayaan liturgi gereja dan bentuk-bentuk karya pewartaan lain.
“Kita berharap, organisasi ini akan semakin solid, tumbuh dan berkembang lebih subur. Semoga para anggota semakin bersatu dan semakin mendalami cita-cita founding mothers (ibu pendiri),” ujar Pastor Paroki Raja Damai Tikala sekaligus Penasehat Rohani WKRI Cabang Raja Damai Tikala Manado ini.
Penampilan tari Selendang Biru, tarian khas WKRI
Semoga lewat WKRI, semua anggota dibentuk menjadi pribadi-pribadi yang matang sebagai anggota masyarakat, anggota gereja dan anggota inti keluarga. Hal ini perlu supaya dapat berjalan bersama semua orang lain untuk bisa membangun pribadi-pribadi dan bersama mewujudkan peradaban kasih di bumi Indonesia sebagaimana tema perayaan mulai ini.
Ketua Panitia Pelaksana Neltje Eman (Presidium 1 DPD WKRI Sulut) dalam laporannya menjelaskan kegiatan-kegiatan yang telah panitia laksanakan dalam rangka 1 abad WKRI, yang jatuh pada 26 Juni.
Di antaranya, Jalan salib di Bukit Doa Mahawu, Penghijauan di beberapa kabupaten/kota, Pembukaan Doa Rosario Mei 2022, misa dan Paskah bersama di Bukit Doa Kelong Kakaskasen, Doa Rosario bersama Oktober 2022 di Bukit Doa Mahawu, Paskah bersama 2023 dan lomba jalan sehat di Kawasan Megamas.
Lomba line dance, penanam pohon, gotong royong, pembuatan MCK umum dan bedah rumah, Memberikan bansos kepada korban erupsi Gunung Ruang, bansos tanah longsor dan banjir bandang, kunjungan sosial ke panti asuhan, seminari-seminari, panti tuna grahita, panti werda.
pelepasan lomba defile
Sambutan dari Gubernur Sulut dan Vikjen Keuskupan Manado itu merupakan bagian dari rangkai acara puncak peringatan 100 Tahun WKRI yang diselenggarakan WKRI Sulut pimpinan Meity Rampengan (Ketua Presidium DPD).
Momen acara puncak ini diawali perarakan perarakan, misa syukur, sambutan-sambutan, peluncuran buku kenangan 100 tahun WKRI, pelepasan balon ke udara, penampilan tampilan selendang biru, makan bersama dan defile.
Perarakan bendera merah putih dan vandel WKRI diawali pemain drum band, kemudian Ketua dan Wakil Ketua WKRI Cabang, DPD WKRI, Panitia Pelaksana, Putra Putri Altar dan para imam/pastor, yang berjumlah sekitar 180 orang.
Selanjutnya misa syukur yang dipimpin Vikjen Keuskupan Manado RD Agus Sumarauw dan di dampingi 20-an imam/pastor.
Usai misa, dilanjutkan sambutan-sambutan, peluncuran buku kenangan 100 tahun WKRI, pelepasan balon ke udara, penampilan tampilan selendang biru, makan bersama dan defile yang akan diikuti 8.000-an anggota WKRI dari 55 Cabang.
Turut hadir pada acara puncak ini, di antaranya Kadis Pertanian dan Peternakan Sulut mewakili Gubernur Sulut, Pembimaskat Kanwil Depag Sulut Joula Makarawung, sejumlah pastor, suster, frater, bruder, Pimpinan ormas/organisasi kategorial gereja seperti PK, PMKRI, ISKA, KBK dan LC, sejumlah undangan lainnya seperti Ketua WKI Sinode GMIM Pnt Nining Lumanaw, Pimpinan Dharma Wanita Sulut.
Terselenggaranya kegiatan-kegiatan dalam rangka 100 Tahun WKRI ini, menurut Sekretaris Panitia Pelaksana Emy Maturbongs, dikarenakan adanya penyelenggaraan Tuhan dan dukungan dari banyak pihak termasuk pimpinan Keuskupan Manado dan jajarannya (Kevikepan dan paroki), Pemda, pihak sponsor, internal WKRI di daerah ini (DPD, DPC dan Pengurus Ranting) termasuk teman-teman panitia dan lainnya.
DPD yang dipimpin Panitia, sebut Emi, tak menyangka pada acara puncak dihadiri 10.000-an orang, bukan hanya anggota WKRI tapi juga keluarganya serta undangan lainnya dan umat Katolik.
“Puji syukur kepada Tuhan karena dengan penyelenggaraanNya dan didukung banyak pihak, acara dalam rangka 100 Tahun Wanita Katolik RI yang diselenggarakan DPD WKRI Sulut lewat panitia pelaksana dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses. Terima kasih untuk semuanya itu,” ujarnya di dampingi Wakil Ketua Panitia Telly Mathilda Kapoh (Presidium 2 DPD WKRI Sulut) kepada Meimomews.com, usai acara puncak. (lk)
Meimonews com – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek) RI Prof. Dr. ret.nod. Abdul Haris, M.Sc menyakini, Unima bisa menjadi leading university dan garda terdepan bagi Kemendikbudristek di Indonesia bagian Timur.
Keyakinan tersebut disampaikan Dirjen Diktiristek ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Rapat Kerja (Raker) Universitas Negeri Manado (Unima) Tondano di Four Points Hotel Manado, Jumat (28/6/2024).
Dikemukakan, ini merupakan suatu kebanggaan bagi Unima yang bisa diorganirair secara global. Secara geografi, sebutnya, Unima memiliki potensi yang bisa jadi branding di samping terus dibangun reputasi. Kenapa ? Karena memiliki keunggulan wilayah dan keunggulan geografi.
Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek Prof. Dr. ret.nod. Abdul Haris, M.Sc saat memberikan sambutan
Keunggulan wilayah dan keunggulan geografi ini Unima ini, jelasnya, sangat menarik bagi mitra luar negeri. Hal-hal yang berkaitan dengan local wisdom dan in the geesstudy ini yang harus kita jual kepada mitra-mitra luar negeri.
Dirjen meyakini, untuk menggaet mahasiswa-mahasiswa internasional dan mitra-mitra luar negeri bagi Unima tidak terlalu sulit karena adanya keunggulan tersebut.
Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd saat memberikan sambutan
“Ini menjadi tantangan tersendiri bagi ibu Rektor dan jajaran untuk terus mengembangkan strategi Unima ke depan,” ujarnya seraya mengungkapkan bahwa ia melihat untuk menjadi BLU Unggul, ini juga menjadi tantangan tersendiri.
Apa tantangan utama itu ? Itu tak lain adalah sumber daya manusia (SDM) dan tata kelola serta keterbatasan anggaran.
Rektor dan jajaran diingatkan untuk tidak pesimis dengan keterbatasan anggaran. Selama memiliki SDM yang hebat, justru SDM inilah yang ditugaskan untuk memenuhi logistik atau anggaran untuk menjalankan program-program yang akan menjadikan Unima besar.
Diingatkan pula untuk tidak menjadikan masalah-masalah klasik atau lainnya sebagai ganjalan tapi justru semangat kebersamaan dan kerjasama seperti yang disebut dalam motto Unima yakni Kerja beesama, bersama-sama kerja itu yang harus dipegang.
Peserta Rapat Kerja Unima Tahun 2024
Kehebatan dan kebesaran yang saat ini dimiliki universitas besar seperti UI diminta untuk tidak membuat Unima iri hati melainkan menjadi tantangan.
Disebutkan, dengan keterbatasan yang dimiliki namun bisa mengembangkan SDM dan menjadikan Unima Unggul maka bukan hanya satu jempol melainkan empat jempol.
Ditegaskan, penting bagi para manajemen untuk secara bersma-sama dengan faculty member untuk bersama-sama memetakan bagaimana pengenbangan Unima ke depan.
Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd dalam sambutannya mengungkapkan, tema yang dipilih dalam raker ini yakni Strategi peningkatan layanan PTN-BLU menuju BLU ungul dipilih berkenaan dengan tantangan dan prioritas kerja Unima sebagai institusi pemerintah yang menerapkan pola pengelolaan keuangan badan layanan umum (BLU).
“Rapat kerja pimpinan diharapkan akan mendorong terjadinya akselerasi Unima dalam.proses transformasi dan revitalisasi perguruan tinggi negeri (PTN) di lingkungan Kemendikbudristek,” ujar Prof. Deitje (sapaan Rektor Unima).
Disebutkan, dalam rangka proses transformasi dan akselerasi tersebut, pada raker ini akan ada pemaparan dari Dirjen Diktiristek mengenai Building international academic reputation through global egagement, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Faisal Syahrul, SE, M.Pd mengenai Strategi peningkatan layanan PTN BLU menuju BLU unggul serta Kepala Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kemendikbudristek Vivi Andriani, ST, M.Sc tentang Perencanaan tahun anggaran 2025.
Bahkan, tambahnya, Rakerpim ini akan semakin bermakna karena dalam rangka penandatangan kerjasama telah hadir Rektor Universitas Indonesia Prof. Ari Kuncoro, SE, Rektor Universitas Pendidikan Ganesha Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd, Rektor Univerrsitas Negeri Gorontalo Prof. Dr. Ir. Eduard Wolok, ST, MT.
Berbagai paparan dan kerjasama yang dibangun bersama, diharapkan Rektor akan dapat menjawab berbagai isu strategis pengembangan Unima ke depan.
“Dengan visi Unima Unggul, inovatif berdasarkan Mapalus yang bermakna gotong royong, Unima bertekad membangun budaya mutu dan budaya kerja yaitu kerja bersama dan bersama-sama bekerja,” tandas mantan Wakil Rektor 1 Unima ini.
Rektor, Wakil Rektor 1 (paling kiri) dan Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Humas Vivi M. Saroinsong, S.Pi, MAP (paling kanan)
Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Humas/Ketua Panitia Vivi W. Saroinsong, S.Pi, MAP berharap melalui Raker ini dapat menghasilkan strategi yang komprehensif dan implementatif untuk meningkatkan layanan PTN-BLU.”Kolaborasi dan komitmen dari semua pihak sangat diperlukan untuk mencapai tujuan ini,” ujar Karo kepada Meimonews.com di sela kegiatan.
Raker yang berlangsung dua hari (28-29/6/2024) ini, jelasnya, diikuti 200-an peserta mulai dari Rektorat (Rektor dan Wakil-wakil Rektor), pimpinan lembaga, Dekan-dekan, unit kerja, UPA, Tim BLU Unima dan undangan lainnya.
Dalam raker ini, tambahnya, selain ada pemaparan dari Kemendikbudristek dan Rektor UI, ada pula penyampaian materi dari Rektor UI, Rektor Universitas Pendidikan Ganesha, Rektor Univerrsitas Negeri Gorontalo, Kepala KPPN Manado Saripudin SST, Ak, M.S. Ak, Kepala LLDIKTI Wilayah XXVI Gosulutteng Munawir Sadzali Rasak, SIP, M.Sc, serta pemaparan usulan program kegiatan rencana bisnis dan anggaran tahun 2025 dari tiap fakultas/lembaga/unit yang ada di lingkungan Unima. (FA)
Meimonews.com – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2024 menjadi momen membahagiakan bagi BKKBN Perwakilan Sulut dan mitra kerjanya terkait dengan program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS).
Berdasarkan hasil penilaian, Provinsi Sulut berhasil menyabet berbagai penghargaan dan prestasi pada lomba Bangga Kencana dan PPS di momen Harganas ke-31 yang diumumkan pada acara Harganas yang diselenggarakan BKKBN RI di Semarang (Jawa Tengah), Rabu (26/6/2024).
Penghargaan dan prestasi yang diperoleh provinsi Nyiur Melambai itu adalah pertama, Juara 1 Pelayanan KB Pasca Persalinan Tingkat Nasional Kategori Regional Provinsi. Apresiasi Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor Tahun 2024 diterima oleh Kaper BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg, yang diserahkan Deputi Bidang KB-KR BKKBN RI.
Kedua, Juara 1 Kampung KB Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2024 Kategori Regional 2 yang diraih Desa Munte Kabupaten Minahasa Selatan. Penghargaan diserahkan Deputi Dalduk BKKN RI kepada Hukum Tua Desa Munte.
Ketiga, Juara 2 Nasional Kategori Provinsi Pelayanan KB MKJP. Keempat, Juara 3 Nasional Kategori Kabupaten/Kota Pelayanan KB MKJP Tingkat Nasional yang diraih Kabupaten Kepulauan Talaud. Penghargaan diserahkan Kepala BKKBN RI dan di terima oleh Kepala BKKBN Perwakilan Sulut.
Kelima, Juara 2 Nasional Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor. Keenam, Juara 1 Apresiasi ASN BKKBN Keren dan Berakhlak Ratnenda Siwu. Ketujuh, Juara 3 Pemilihan Role Mode TPMB Tingkat Nasional Regional II Kategori Wilayah Non DTPK tahun 2024 diterima oleh Bidan Yully.
Kepala BKKBN Sulut berterima kasih kepada setiap pihak yang telah memberikan dukungan dan kerjasama yang baik di tahun ini.
“Semoga prestasi ini dapat dijadikan motivasi bagi semua pihak untuk terus berjuang menurunkan angka prevalensi stunting dan menyukseskan program Bangga Kencana di Bumi Nyiur Melambai,” ujar Tandaju. (FA)
Meimonews.com – Bank SulutGo pimpinan Revino M. Pepah (Direktur Utama) membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) Layanan Kas di Kompleks Unsrat Manado, Kelurahan Bahu, Senin (24/6/2024).
Peresmian ditandai pengguntingan pita oleh Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng, Asean IPU Eng di dampingi Direktur Operasional PT Bank SulutGo Louisa Parengkuan.
Hadir pula pada acara peresmian ini Wakil Rektor 2 Unsrat Manado Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH, Wakil Rektor 4 Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Sangkertadi,
DEA, IPU Asean Eng, Dekan FISIP Dr. Daud Markus ‘Ferry Liando, SIP, M.Si dan undangan lainnya.
Pembukaan KCP Layanan Kas Unsrat ini merupakan bagian dari komitmen Bank SulutGo untuk meningkatkan akses layanan keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi civitas akademika Unsrat.
Dengan adanya KCP ini, dosen, mahasiswa, dan karyawan Unsrat dapat dengan mudah melakukan berbagai transaksi perbankan, seperti setoran tunai, penarikan tunai, transfer uang, pembayaran tagihan, dan pembelian pulsa.
“Pembukaan KCP Unsrat ini merupakan wujud nyata komitmen Bank SulutGo untuk mendukung kemajuan pendidikan di Sulawesi Utara. Kami berharap KCP ini dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi civitas akademika Unsrat dalam melakukan transaksi perbankan,” ujar Louisa ketika memberikan pada acara peresmian KCP Unsrat.
Rektor Unsrat menyambut baik pembukaan KCP Unsrat. “Kehadiran KCP Unsrat ini sangat bermanfaat bagi civitas akademika Unsrat. Dengan adanya KCP ini, dosen, mahasiswa, dan karyawan Unsrat tidak perlu lagi pergi ke bank yang jauh untuk melakukan transaksi perbankan,” ujar Prof. Berty.
KCP Unsrat buka setiap hari Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WITA. KCP ini dilengkapi dengan mesin ATM yang dapat digunakan oleh nasabah Bank SulutGo untuk melakukan transaksi secara mandiri.
Bank SulutGo terus berkomitmen untuk memperluas jaringan layanannya ke seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Dengan pembukaan KCP Unsrat ini, Bank SulutGo saat ini memiliki total jaringan kantor sebanyak 116 yang tersebar di Sulawesi Utara, Gorontalo, Jakarta, Surabaya dan Malang (KP 1, Kanwil 1, Cabang 26, CP 25, KCP-LK 63) dengan didukung oleh 288 ATM, 3 CDM serta Layanan Digital Banking seperti BSGtouch, BSGdirect, BSGqris dll.
Hal ini menunjukkan komitmen Bank SulutGo untuk terus berkembang dan memberikan layanan terbaik bagi para nasabahnya. (FA)
Meimonews.com – Program organisasi mahasiswa (Ormawa) Himpunan Mahasiswa Jurusan (Himaju) Teknologi Pertanian (Teta) Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat Manado di Kelurahan Wailan Tomohon dilaunching.
Launching program peningkatan produktivitas sektor pertanian Kelurahan Wailan Tomohon melalui pengelolaan limbah organik menjadi pupuk dalam mewujudkan sustainable agriculture for smart sub-district ini ditandai pengguntingan pita dan pemukulan tetengkoren.
Launching dilakukan Staf Ahli Walikota Tomohon drg Jeane d’arc Karundeng mewakili Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, SH dan Dekan Faperta Unsrat Manado Ir. Dedie Tooy, M.Si, Ph.D di aula Kelurahan Cerdas ini, Senin (24/6/2024).
Turut mendampingi Kadis Pertanian Tomohon Dr. Karel Lala, Lurah Wailan Sefri Pungus, SIP, Wakil Dekan 3 (Bidang Kemahasiswaan) Ir. Tineke Langi, M.Si, Ketua Himaju Teta Nathalie Toar, dosen pendamping Ir. Teltje Koapaha, MP, Tim Pokja Ormawa Unsrat Manado Dr. Diane Pioh dan Dr. Nixon Kawung, serta Ketua Tim PPK Ormawa Gishel Lengkong.
Ada tiga tujuan khusus program PPK Ormawa ini. Pertama, meningkatkan kapasitas Ormawa; Kedua, meningkatkan soft skills mahasiswa pelaksana PPK Ormawa dalam hal ini Himaju Teta Faperta Unsrat; Ketiga, meningkatkan kemajuan wilayah desa/kelurahan di Indonesia sesuai topik yang dipilih, di mana Kelurahan Wailan adalah Kelurahan Cerdas. (FA)
Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) mengadakan Sosialisasi Permendikbudristek No. 35 Tahun 2023 Akreditasi Program Studi (APS) atau Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dan Strategi Mencapai Akreditasi Unggul di Auditorium Kantor Pusat Unima Tondano, Jumat (21/6/2024).
Hadir pada kegiatan ini, Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd, Wakil-wakil Rektor Unima (Wakil Rektor Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Orbanus Naharia, M.Si, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Prof. Dr. Sanusi Gugule, M.Si, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Donal Matheos Ratu, S.Pd, M.Hum).
Selain itu, Ketua Tim Pengembang Unima Prof. Dr. Sjamsi Pasandaran, M.Pd, Ketua Senat Unima Prof. Dr. Herry Sumual, M.Si, Sekertaris Senat Unima Prof. Dr. Beatrix Jetje Podung, M.Kes, AIFO, Ketua SPI Prof. Dr. Philoteus Tuerah, M.Si., DEA, Dekan FT Dr. Djubir Ruslan Eddy Kembuan, M.Pd, Dekan FIKKM Prof. Dr. Theo WE. Mautang, M.Kes., AIFO, Dekan FBS Dr. Ignatius Javier C. Tuerah, SS, M.Pd, Dekan FISH Recky HE Sendow, SP, MM. Ph.D, Dekan FEB Dr. Joseph P. Kambey, MBA, Ak, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Tinneke EM Sumual, MS, LP3M Dr. Patricia M. Silangen, S.Pd, MSi, Sekretaris LPPM Lenny L. Evinita, BSc.MA, MBA, Ph.D., Koordinator PPG, Prof. Dr. Cosmas Poluakan, MS.
Hadir juga Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Vivi Winny Saroinsong, S.Pi, MAP, Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan, dan Umum, Joudia Meyke Rangkang, SE, MAP, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Akademik, Agustin Tulong, Kepala Humas Drs. Titof Tulaka, SH, MAP, para Wakil Dekan, para Ketua Jurusan dan para Koorprodi.
Memberikan sambutan dan materi pada sosialisasi sekaligus penyamaan persepsi strategis APS dan APT Unggul adalah Rektor Unima, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali Razak, SIP, MA, Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Prof. Ari Purbayanto, Ph.D dan Sekretaris Dewan Eksekutif BAN-PT Prof. Tjokorde Walmiki Samadhi, Ph.D.
Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd saat memberikan sambutan
Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd dalam sambutannya mengungkapkan kegiatan ini dihadiri full team dan semua lapisan Unima yang merupakan praktik baik (best practices) yang selalu dikembangkan untuk membangun budaya mutu.
“Budaya mutu itu ditandai dengan akreditasi kelembagaan yang unggul baik program studi maupun akreditasi perguruan tinggi,” ujar Prof. Deitje.
Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali Razak, SIP, MA saat memberikan sambutan
Di pagi ini, sebut mantan Wakil Rektor 1 Unima ini, kita semua akan menerima pencerahan bagaimana strategi pengembangan program studi (prodi) dan institusi menuju (akreditasi) Unggul. Unima siap menerima pencerahan, belajar dan selalu mau meningkatkan diri.
Kehadiran Direktur dan Sekretaris BAN-PT telah lama dinanti-nantikan. “Kehadiran bapak-bapak sangat berarti bagi Unima yang sedang dan terus membangun budaya mutu di Unima.
“Unima masih harus terus mengejar perguruan tinggi yang sudah maju, bahkan ada perguruan tinggi yang dahulunya merupakan cabang IKIP Manado (sekarang Unima-Red), sekarang telah berkembang jauh melesat dan melampaui Unima,” ujar Rektor merendah tapi bermakna semangat.
Rektor lantas menguraikan perjalanan sejarah awal hingga menjadi Unima yang waktu lalu masih beralamatkan di Manado tapi kini di Tondano Kabupaten Minahasa. Tahun 2022, Unima telah menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan PPK-BLU.
Diungkapkan, tahun 2015 dilakukan APT pertama dengan akreditasi B. Sangat panjang perjuangan Unima menuju PT Unggul. Sejarah menunjukkan, Unima ternyata masih harus berjuang mempertahankan eksistensi kelembagaan yang sangat panjang dan lama.
“Tetapi kami di Unima tetap semangat. Komitmen kami semua teman-teman pimpinan pada semua lapisan manajemen, para guru besar, senat akademik, dosen dan mahasiswa tetap memiliki komitmen yang saat ini diwujudkan dalan visi yaitu Unima Unggul Inovatif berdasarkan Mapalus,” tandasnya.
Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali Razak, SIP, MA mengapresiasi Unima yang senantiasa berkoordinasi dan berkoordinasi terhadap perkembangan yang ada di Unima.
Dari 35 PTN yang ada di Sulawesi, sebut Munawir, ada beberapa PTN termasuk Unima yang didorong agar mendapat predikat Unggul, sesuai tugas dan fungsi mereka.
“Minimal beberapa prodi yang ada di Unima kita dorang agar ada percepatan dan bisa menjadikan Unima menjadi Perguruan Tinggi Unggul,” ujarnya.
Usai Prof. Deitje dan Munawir memberikan sambutan, Direktur dan Sekretaris Dewan Eksekutif BAN-PT memaparkan materi terkait Permendikbudristek No. 35 Tahun 2023 dan diikuti Kepmendikbudristek No. 135 Tahun 2024 dan Kemendikbudristek No. 136 Tahun 2024 serta Strategi PT Mencapai Akreditasi Unggul.
Prof. Purbayanto memaparkan pula proses akreditasi perguruan tinggi (APT) secara rinci sementara Prof. Tjokorde memaparkan pula roadmap program studi akreditasi internasional. (FA)
Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Gebyar Mini Lokakarya di 8 Kecamatan di 2 Kabupaten, Kamis (20/6/2024).
Dua Kabupaten itu adalah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Untuk Bolsel dilaksanakan di Kecamatan Bolaang Uki, Kecamatan Pinolosian, Kecamatan Helumo dan Kecamatan Tomini. Untuk Boltim di Kecamatan Kotabunan, Kecamatan Tutuyan, Kecamatan Matongkad dan Kecamatan Nuangan.
Di setiap kecamatan, kegiatan ini dihadiri para Camat, Kepala Puskesmas, Tenaga Gizi, Dokter Bidan dan Tim Penggerak PKK Kecamatan,.Penyuluh KB, PLKB, ASN dan non ASN.
Pelaksanaan kegiatan ini dipantau Direktorat Lini Lapangan BKKBN RI melalui daring.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya percepatan penurunan stunting berupa pertemuan di kecamatan yang diinisiasi dan dipimpin oleh camat dalam rangka mengawal dan mengevaluasi pelaksanaan pendampingan keluarga dan hasil pendampingan keluarga di tingkat kecamatan agar terwujud tiga standar.
Ketiga standar tersebut adalah adanya TPK yang terlatih, tersedianya alat ukur/aplikasi pengukuran sasaran stunting, dan tersedia dan terlaksananya prosedural operasional Percepatan Penurunan Stunting dan terwujudnya empat PASTI.
Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg yang diwakili Ketua Tim Kerja Hubungan Antar Lembaga, Kemitraan dan BOKB Maurend J. Lesar, S.Sos berharap pelaksanaan Mini Lokakarya ini dapat menjadi forum strategis bagi setiap pemangku kepentingan di kecamatan untuk memastikan semua sasaran keluarga berisiko stunting (catin, bumil, pasca salin, baduta dan balita) terdata.
Selain itu, memastikan semua sasaran memperoleh pelayanan, memastikan semua sasaran memanfaatkan intervensi dari pelayanan serta memastikan semua pelaksanaan dan pendampingan tercatat dan terlaporkan baik di EPPGBM, Elsimil dan SIMKAH. (FA)