Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw terus melakukan pemantauan penanganan sampah yang ada di Kota Manado. Demikian pun, penanganan sampah di TPA Sumompo terus menjadi perhatian orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini.

Seperti, Jumat (2/9/2022), Walikota langsung mendatangi TPA (tempat pembuangan akhir) Sumompo untuk melihat kondisi dan progres penanganan sampah di lokasi tersebut.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini berharap, ke depannya, seiring dengan penataan dan pembenahan pengelolaan sampah yang terus dilakukan, sampah-sampah yang ada di TPA Sumompo bisa diolah dan dimanfaatkan untuk pupuk, energi listrik dan hal-hal yang bermanfaat lainnya.

Seperti diketuai, Walikota sudah beberapa kali mendatangi TPA Sumompo untuk mengecek penanganan sampah di tempat ini. Hal ini dimaksudkan agar progresnya penanganan/pengelolaannya seperti yang diharapkan.

Walikota, menurut Kepala Dinas Kominfo Manado Erwin Kountu kepada Meimonews.com via telefon, Sabtu (3/9/2022), tidak ingin proses penanganan / pengelolaan sampah di TPA Sumompo tidak berjalan cepat.

“Pak Walikota ingin agar proses penangan dan pengelolaan sampah di TPA Sumompo berjalan cepat dan sampah-sampah tersebut ada yang bisa dimanfaatkan seperti pupuk, energi listrik dan lain-lain,” ujarnya.

Meimonews.com – Usai melakukan senam dan menghadiri kegiatan HUT ke-88 GMIM Bersinode di Kawasan Megamas, Walikota Manado Andrei Angouw mengunjungi Kompleks Kantor Camat Malalayang dan Polsek Malalayang, Kamis (1/9/2022).

Di lokasi Kecamatan Malalayang ini, Walikota di dampingi Camat Malalayang Royke Kalalo, Lurah dan Ketua-ketua Lingkungan melihat sistem pengumpulan sampah yang ada di Stasiun Peralihan Antara (SPA).

Kepada Camat, Lurah dan Ketua Lingkungan, orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini menegaskan, pemetaan pengumpulan sampah yang harus dilakukan.

Walikota berharap agar proses dan mekanisme pengumpulan sampah ini dapat berlangsung cepat. Artinya, truk dan motor sampah tidak haeus lama-lama di SPA ini supaya tidak menjadi pemandangan yang kurang menarik karena seolah-olah sampah terbiarkan di pinggir jalan.

Analisa lapangan memperkirakan, di setiap SPA terdapat kurang lebih 5 kendaraan motor sampah. Menurut Walikota, pengaturan jam juga sangat penting ketika bertemu di SPA baik oleh motor sampah maupun truk pengangkut sampah.

“Rute, jalur dan alur motor sampah harus diketahui supaya alur ini menjadi kebiasaan setiap hari bahwa proses pengumpulan sampah akan terintegrasi lewat sistem yang sudah dibuat dan dibiasakan,” tegas Walikota.

Bagi mantan Ketua DPRD Sulut ini,  hal tersebut harus dievaluasi setiap hari agar formatnya menjadi jelas untuk dijadikan patokan pengumpulan sampah setiap hari.

“Harus diatur, jam berapa truk masuk, jam berapa motor sampah kumpul atau bawa sampah di SPA. SPÀ ini tidak harus paten tempatnya sehingga titiknya fleksibel bisa bergeser sesuai dengan volume sampah yang tersedia di setiap lokasi yang saja berbeda-beda,” tandas Walikota. (lk)

Meimonews.com – Kepedulian Pemerintah Kota Manado terhadap ketersediaan listrik di wilayah kepulauan yang ada di Kota Manado diwujudkan dengan mendatangi Kantor Wilayah PLN Suluttenggo di Jalan Bethesda Manado, Senin (29/8/2022).

Walikota Manado Andrei Angouw di dampingi Kadis Perkim Piter Eman menemui General Manager PLN Suluttenggo di kantornya, yang terletak di depan Mapolda Sulut.

Kedatangan mantan Ketua DPRD Sulut (dari daerah pemilihan Manado) ini langsung diterima oleh GM PLN Suluttenggo Leo Basuki Brehmani bersama jajarannya.

Dalam kunjungan ini dibicarakan hal-hal terkait dengan dukungan PLN dalam menyediakan listrik di kepulauan yakni Manado Tua, Bunaken dan Siladen.

Pihak PLN juga mensuport untuk penerangan jalan umum (PJU) di Kota Manado baik itu penambahan meter dan jaringan baru dan juga untuk lokasi-lokasi perdagangan di Kota Manado. (elka)

Meimonews.com – Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Manado yang berada di Jalan Boulevard Manado diinspeksi Walikota Manado Andrei Angouw, Rabu (8/6/2022) siang.

Kehadiran Walikota di dampingi Kabag Umum Setda Noviyanti Mongkau di MPP tersebut untuk melihat kondisi kantor dan ruangan serta beberapa counter pelayanan yang ada di lokasi ini.

Baca juga : Walikota Manado : Pelaksanaan Parkir Bahu Jalan Harus Sesuai Konsep dan Visi Pembangunan Kota

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini ingin memastikan berbagai fasilitas yang ada dan tersedia menunjang aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Terdapat beberapa fasilitas yang masih kurang dan harus dilengkapi menjadi perhatian Walikota.

Kantor MPP ini, memang belum lama beroperasi. Sebab bangunannya baru selesai dibangun setelah bertahun-tahun terbengkalai.

Baca juga : Buka Kegiatan Penajaman Cascading Kinerja Pemkot, Walikota Ingatkan Tolok Ukur Pencapaian Target

Bagi mantan Ketua DPRD Sulut ini, kehadiran Kantor MPP yang sangat megah ini tentunya dimaksudkan untuk   menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Artinya, kehadiran MPP ini dapat membantu masyarakat dan mempermudah untuk berbagai urusan administrasi dan segala surat menyurat serta masalah perijinan. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, menata parkiran tentu harus disesuaikan dengan konsep dan visi pembangunan Kota Manado dalam melakukan penataan kota

Penegasan tersebut disampaikan Walikota Manado ketika mengikuti pembahasan teknis tentang Pelaksanaan Parkir Bahu Jalan di ruang rapat Kantor Walikota, Rabu (8/6/2022)

“Ada hal-hal yang harus terintegrasi dengan program pembangunan lainnya. Maka harus dibicarakan lebih lanjut dengan instansi terkait,” ujar pejabat yang sangat peduli terhadap pembangunan infrastruktur untuk kepentingan rakyatnya.

Baca juga : Buka Kegiatan Penajaman Cascading, Walikota Ingatkan Tolok Ukur Pencapaian Target

Konsep yang ditawarkan pihak ketiga direspon Walikota namun disampaikan bahwa ada hal-hal substansial yang harus dibahas bersama instansi teknis berdasarkan program pembangunan yang sedang dilaksanakan di Kota Manado.

Sebelum memberikan respon, Walikota yang di dampingi Sekretaris Dinas PerhubunganJeffry Worang dan Kabag Umum Setda Noviyanti Mongkau, mendengarkan pemaparan pihak perusahaan/pihak ketiga yang menawarkan konsep parkiran di Kota Manado.

Baca juga : Peringatan Setahun Kepemimpinan AARS Diwarnai Ibadah dan Launching Batik Manado

Pihak ketiga menyampaikan beberapa contoh penerapan sistem dan aplikasi parkir ini di beberapa daerah di Indonesia yang sudah diterapkan seperti di Semarang, Batam, Makasar dan lain-lain. (lk)

Meimonews.com – Momen membuka pelaksanaan kegiatan Penajaman Cascading Kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dipakai Walikota Andrei Angouw untuk mengingatkan aparat Pemkot Manado terhadap kinerja yang hendak dicapai.

Ketika memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Gran Puri Manado, Selasa (7/6/2022), Walikota memaparkan soal tolok ukur agar dapat mencapai target dari visi dan misi AARS (Andrei Angouw dan Richard Sualang) sesuai dengan RPJMD Pemkot Manado saat ini.

“Dengan ada target, semua pekerjaan akan menjadi jelas dan saya berharap hal ini menjadi acuan dalam melaksanakan pekerjaan kita. Sekali lagi bahwa target-target itu tercapai dan realistis,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini lantas memberikan beberapa contoh dari beberapa Dinas/Badan yang harus dilakukan sesuai tupoksinya dalam meningkatkan kinerja.

Walikota menyarankan beberapa hal penting yang harus dilakukan oleh Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, PTSP, Dinas Pariwisata dan Dinas/Badan lainnya supaya fokus dengan target dan tolok ukur yang sudah disiapkan sesuai dengan tupoksi masing-masing SKPD.

Di kesempatan tersebut, Walikota juga kembali menyinggung soal gaji dan honor bagi ASN dan THL yang sering tertunda.

Masalah ini sering diutarakannya dalam berbagai pertemuan dan kegiatan bersama jajaran pemerintah kota. Baginya, hal seperti ini akan mengganggu kinerja. “Makanya harus diperhatikan soal gaji ini,” tegas Walikota.

Kegiatan diawali laporan Kepala Bapelitbangda Kota Manado Dr. Lini Tambayong yang memaparkan tentang substansi kegiatan pelaksanaan ini serta hasil evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Kota Manado beberapa tahun terakhir sejak 2011-2021 berdasarkan RPJMD Kota Manado.

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Pemerintah Kota Manado Dr. Micler C.S. Lakat S.H.,M.H, para Asisten, Kepala Balitbangda Kabupaten Banggai, Kepala SKPD Pemerintah Kota Manado, para Camat dan peserta lainnya serta para narasumber dari Menpan RB. (lk)

Meimonews.com – Selain mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) X Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Sulawesi Utara, Walikota Manado Andrei Angouw mengungkapkan beberapa harapan.

Harapan-harapan tersebut disampaikan Walikota ketika memberikan sambutan pada acara Musprov X Inkindo Sulut di Four Point Manado, Selasa (17/5/2022).

Baca juga : Program Guru Penggerak Diharapkan jadi Pendorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di Manado

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan selamat atas pelaksanaan Musprov Inkindo ini dan berharap agar acara ini dapat berjalan dengan baik serta organisasi ini dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan.

“Jadilah ahli untuk bidang yang digeluti dan dapat mengawal pembangunan baik secara nasional maupun di daerah Sulut dan Kota Manado,” ujar mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Pejabat yang rajin turun ke bawah (turba) ini  mengapresiasi pula kegiatan Musprov ini dan  berharap dapat menghasilkan hasil yang terbaik untuk Inkindo Sulut juga bagi kepentingan Inkindo secara nasional.

Acara pembukaan Musprov bertema “Inkindo Kerja, Inkindo Membangun, Sulut Maju” yang ditandai pemukulan gong ini diakhiri dengan pemberian cendera mata dari DPP Inkindo Sulut kepada Walikota.

Baca juga : Menkes Beberkan Cara Cegah Hepatitis Akut

Hadir dalam Musprov Inkindo ini, pimpinan Inkindo Pusat, Ketua DPP Inkindo Sulut beserta Pengurus Inkindo, mantan Ketua-Ketua Inkindo Sulut, Ketua-Ketua Asosiasi serta para peserta dan undangan lainnya. (lk)

Meimonews.com Walikota Manado Andrei Angouw berharap, lewat program guru penggerak akan menjadi buster, pendorong untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Manado.

Harapan tersebut disampaikan Walikota ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Lokakarya 7 Festival Hasil Belajar Calon Guru Penggerak Angkatan 3 Kota Manado yang diadakan di Hotel Arya Duta Manado, Jumat (13/5/2022).

“Kalau kita mau berubah maka cara kita juga harus berubah. Lewat program guru penggerak ini diharapkan akan ada perubahan yang cukup cepat. Siapa yang menjadi guru penggerak hendaknya bisa menggerakkan perubahan dimaksud,” ujar Angouw.

Baca juga : Menkes Beberkan Cara Cegah Hepatitis Akut

Guru penggerak, menurut Angouw, hendaknya menjadi agen perubahan baik bagi siswa, teman-teman guru maupun lingkungannya. “Guru penggerak harus menjadi pendorong baik bagi siswa-siswa, bagi temam guru maupun lingkungannya,” ujarnya.

Di awal sambutannya tanpa teks, Walikota menyampaikan terima kasih dan  mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta berharap agar semakin banyak mencetak guru-guru penggerak.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyebutkan, pendidikan sangat penting untuk masa depan dan kepentingan bersama kita, untuk kesinambungan bangsa ini. “Kita tidak bisa membangun bangsa ini kalau putus pendidikan kita.,” tandasnya.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Sebelum meninggalkan lokasi kegiatan, Walikota  mengambil kesempatan untuk  melihat hasil karya guru penggerak yang ada di lokasi pameran, di kompleks kegiatan.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan kelas berbagi di mana beberapa CGP berbagi pengalamannya sebagai CGP di sekolahnya, yang dipandu Syuaib Suleman (Guru SMA Negeri 9 Manado), dan Pameran.

Baca juga : Unsrat Siap Laksanakan UTBK SBMPTN Tahun 2022

Kegiatan ini diselenggarakan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan  Pendidikan Jasmani dan Bimbingan Konseling (P4TK Penjas BK) Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek selama dua hari yakni Kamis-Jumat (12-13/5/2022).

Hendra Massie selaku panitia melaporkan, kegiatan program Guru Penggerak ini diikuti 36 peserta yang adalah calon guru penggerak (CGP) Angkatan 3 sedang pengajar praktek berjumlah 8 orang.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menampilkan hasil karya CGP di bawah bimbingan pengajar praktek dan fasilitator. Adapun yang ditampilkan apa yang dipelajari selama mengikuti Pendidikan Guru Penggerak sekitar 7 bulan dengan harapan guru-guru dapat menjadi agen perubahan, membawa transformasi pada dunia pendidikan.

Selain itu, untuk mewujudkan Merdeka Belajar serta mencetak generasi yang memiliki profil Pelajar Pancasila yang adalah pilar dan masa depan bangsa.

Acara pembukaan dihadiri Kepala Balai Guru Penggerak Sulut Mohamad Hartono, perwakilan Dinas Pendidikan Sulut, Sekretaris Dikbud Manado Steven Tumiwa, Kasikur Bidang SMP Dikbud Manado Youla Paimin, Pengawas, beberapa Kepala Sekolah di antaranya Mediatrix Ngantung (Kepsek Penggerak SMA Negeri 8 Manado) dan Jemmy Jermias (SMA Negeri 1 Manado) serta sejumlah undangan lainnya termasuk praktisi pendidikan. (lk)

Meimonews.com – Peringatan setahun kepemimpinan duet Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS) sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado diwarnai dengan ibadah syukur dan launching Batik Manado.

Kegiatan peringatan diselenggarakan di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota Manado, Selasa (10/5/2022) diawali ibadah yang dipimpin Ketua Sinode GMIM Pendeta Hein Arina.

Baca juga: Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Hadir dalam ibadah syukur ini Kepala Kesbangpol Sulut Fery Sangian (mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey), Ketua dan Anggota DPRD Kota Manado, Forkopimda Manado,  Sekretaris Kota Manado Micler C.S. Lakat, para Asisten, Staf Ahli dan Staf Khusus Walikota, Kepala SKPD dan pejabat eselon, Direksi PD Pasar dan Direksi PDAM, para Camat, Lurah, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Selesai kotbah dari pendeta Arina,  Walikota dan Wakil Walikota Manado di dampingi istri masing-masing (Irene Golda Angouw dan Merry Sualang Mawardi) melantunkan lagu Alangkah Bahagiannya.

Baca juga : 6 Imam Baru Ditahbiskan Mgr. Rolly

Selesai ibadah acara dilanjutkan dengan pemutaran video hasil kerja AARS selama 1 tahun kepemimpinan yang disambut aplaus hangat yang hadir, serta pemasangan lilin dan pemotongan kue HUT ke 1 Tahun Kepemimpinan AARS.

Ketika diberikan kesempatan menyampaikan kesaksian sekaligus sambutan, Walikota memgucapkan syukur dan sangat berterima kasih atas apa yang sudah dilakukan selama 1 tahun ketika memimpin Kota Manado.

Walikota sangat berterima kasih kepada Tuhan atas penyertaanNya sehingga mampu menjalankan program-program pemerintah Kota Manado selang satu tahun ini.

Baca juga : Unsrat Siap Laksanakan UTBK SBMPTN Tahun 2022

Mantan Ketua DPRD Sulut ini berkali-kali menyampaikan banyak terima kasih atas dukungan yang sudah diberikan sehingga dapat menjalankan program pembangunan selama satu tahun ini.

“Kita harus membangun dan kami ada di sini adalah karena amanah dari masyarakat juga tentunya amanah dari Tuhan untuk membangun dan melayani masyarakat Kota Manado,” ujar Walikota.

Dalam kesaksian dan sambutan, berkali-kali Walikota menyentil agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi harus membuangnya di parit-parit dan aliran sungai. Harapan ini, menurut Walikota perlu dukungan semua pihak agar bisa terwujud. ” Semua ini untuk masyarakat Manado yang lebih sejahtera,” ujar AA, sebutan akrab Walikota.

Acara dilanjutkan dengan Launching Batik Manado yang ditandai dengan memukul tetengkoren serta penyampaian narasi arti motif Batik Manado oleh Felix Panelewen yang merupakan staf khusus Wali Kota. Acara diakhiri dengan pagelaran Busana yang dilakukan oleh Ikatan Nyong dan Nona Manado. (lk)

Meimonews.com – Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI No. 003/2219/SJ tanggal  22 April 2022, Pemerintah Kota Manado mengeluarkan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Halal Bihalal pada Perayaan Idul Fitri Tahun 1443 H / 2022 dan untuk mencegah terjadinya peningkatan jumlah kasus Corona Virus Disease (Covid-19).

SE bernomor 044/B.06/BPBD/519/2022 yang dikeluarkan pada 25 April 2022 tersebut ditandatangani Sekretaris Daerah Kota Manado Micler CS Lakat, SH, MH atas nama Walikota Manado Andrei Angouw.

Baca juga : Tim Pembina Samsat Gelar Rakor, 3 Hal Penting Dibahas

Dalam SE tersebut disebutkan, dalam hal akan dilakukan halal bihalal oleh masyarakat, diminta  untuk memperhatikan empat hal.

Pertama, kegiatan halal bihalal disesuaikan dengan level Kota Manado yang ditetapkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Coroma Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua yang masih berlaku.

Kedua, maksimal junlah tamu yang dapat hadir pada pada acara halal bihalal adalah 75 persen dari kapasitas tempat untuk daerah yang masuk kategori Level 2.

Baca juga : Torehkan Prestasi, RSUP Kandou Berhasil Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Pertama Kalinya

Ketiga, untuk kegiatan halal bihalal dengan jumlah di atas 100 orqng, makanan/minuman disediakan dalam kemasan yang bisa dibawa pulang dan tidak diperbolehkan ada makanan/minuman yang disajikan di tempat (prasmanan). Harus dihindari acara makan-makan ramai yang membuat peserta membuka masker karena rawan penularan Covid-19.

Keempat, tetap melaksanakan protokol kesehatan secara lebih ketat yang pengaturannya diatur lebih lanjut oleh Pemerintah Daerah, dengan sekurang-kurangnya  memakai masker, mencuci tangan/menggunakan hand sanitizer secara berkala serta menjaga jarak.

Baca juga : Tindaklanjuti MoU Pemkab Talaud dan Unika De La Salle Manado, Kamagi dan Raco Tandatangani PKS

Surat Edaran tersebut ditujukan kepada Kepala Satpol PP,  Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan BUMN/BUMN, Para Camat dan Lurah, Para Kepala Sekolah,  Pimpinan Rumah Ibadah, Para Pelaku Usaha, dan Warga Masyarakat Kota Manado. (lk)