Meimonews.com – Beberapa personil Polresta Manado mengadakan kegiatan bersih-bersih di Kompleks Mesjid Nurul Huda Ketang Baru Kecamatan Singkil Manado, Jumat (2/1/2026).

Dengan rasa gembira dan penuh semangat “beri diri” serta humanis, beberapa personil termasuk beberapa pejabat Polresta Manado turun langsung ke lokasi untuk kegiatan bersih-bersih.

Rumput, sampah dan lain-lain yang ada di kompleks dikumpulkan dan diangkut untuk dibuang ke tenpat pembuangan ssmpah.

Jamaah setenpat berterima kasih kepada Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid karena ada anggota Polrests Manado mau bersih-bersih di Hari Jumat di mesjid Nurul Huda Ketang Baru Kecamatan Singkil.

“Terima kasih pak Kapolreara atas programnya untuk membantu masyarakat Kota Manado dengan bersih-bersih di hari Jumat,. Tetap semangat. Manado hebat, Manado aman,'” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Indek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) Polresta Manado mencapai angka 4,54 dengan kategori kinerja level 5 atau istimewa.

Kendatapun demikian, Polresta Manado dan jajaran (polsek-polsek) tetap terus melakukan berbagai upaya termasuk inovasi-inovasi dalam kaitannya agar kamtibmas di wilayah hukum Polresta Manado tetap aman dan kondusif.

Hal tersebut terungkap saat Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid di dampingi Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbioantoro, Pejabat Utama (PJU) Polresta Manado, serta para Kapolsek jajaran memaparkan Press Release Akhir Tahun 2025.

Puluhan wartawan mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat Polresta Manado, Rabu (31/12/2025).

Kapolresta Manado menyampaikan gambaran umum perkembangan situasi kamtibmas serta hasil pelaksanaan tugas Polri di wilayah hukum Polresta Manado sepanjang tahun 2025.

“Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Manado masih dalam kondisi aman dan kondusif,” ujar Kapolresta.

Dikemukakan, berdasarkan data, meskipun terjadi peningkatan crime total sebesar 142 kasus atau 9,07 persen, namun crime clearance mengalami penurunan 69 kasus atau 8,78 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini, menurut Kapolresta, menunjukkan adanya tantangan sekaligus upaya berkelanjutan Polresta Manado dalam meningkatkan kualitas penanganan perkara

Sejumlah indikator strategis juga menunjukkan hasil yang sangat baik, di antaranya respon time kehadiran polisi di TKP, pemenuhan pengamanan objek vital dan target rentan, serta kemampuan reduksi potensi gangguan kamtibmas.

Di bidang lalu lintas, tercatat 723 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 56 orang, serta kerugian materiil mencapai lebih dari Rp1,18 miliar. Polresta Manado terus melakukan upaya preventif dan edukatif guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Manado.

Pada aspek community policing, Polresta Manado mencatat keberhasilan Bhabinkamtibmas dalam menyelesaikan 850 permasalahan masyarakat melalui problem solving, meskipun dengan jumlah personel yang terbatas.

Selain itu, kehadiran Polisi Lingkungan dan respon cepat Samapta Rayon Presisi melalui layanan Call Center 110 dan 112 mendapat apresiasi positif dari masyarakat dan pemerintah daerah.

Dalam bidang pembinaan dan pengawasan internal, Kapolresta Manado menegaskan komitmen untuk tidak mentolerir pelanggaran anggota. Sepanjang tahun 2025, seluruh laporan pengaduan masyarakat (Dumas) ditindaklanjuti 100 persen, serta terjadi penurunan pelanggaran personel seiring dengan penguatan sistem pembinaan dan pengawasan.

Polresta Manado juga berhasil meraih berbagai penghargaan tingkat nasional dan daerah, di antaranya Kompolnas Award 2025, penghargaan dari Kementerian Keuangan RI, serta apresiasi dari Pemerintah Kota Manado atas kecepatan tindak lanjut laporan masyarakat.

Kapolresta Manado menyampaikan apresiasi kepada seluruh personil Polresta Manado dan masyarakat Kota Manado atas sinergi dan dukungan yang telah terjalin selama tahun 2025.

Polresta Manado, sebutnya, akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan, penegakan hukum, serta menjaga stabilitas kamtibmas demi terwujudnya Manado yang aman dan kondusif. “Mapalus torang jaga Manado aman,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Personil Polresta Manado melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di depan Markas Komando (Mako) Polresta Manado, Jumat (2/8/2024) malam.

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan kondusif, serta tidak ditemukan barang-barang terlarang selama pemeriksaan.

Dalam kegiatan tersebut, personil Polresta Manado juga melakukan pembinaan terhadap pelanggar aturan lalu lintas. Para pelanggar langsung diberikan pembinaan oleh personil yang bertugas untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dan menjaga ketertiban umum.

Diketahui, KRYD ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Manado. (AF)

Meimonews.com – Personil Polresta Manado dengan khidmat mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2023 di lapangan Apel Mapolresta Manado, Minggu (1/10/2023) pagi.

Upacara yabg dipimpin Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait ini diikuti oleh berbagai peleton, termasuk peleton perwira, peleton Sat Samapta, peleton Sat Reskrim, gabungan Sat Intelkam dan Sat Narkoba, serta satu peleton ASN lingkup Polresta Manado.

Tema kegiatan yakni Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Maju ini mencerminkan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai landasan utama bangsa Indonesia.

Dalam amanatnya, Kapolresta Manado menyampaikan bahwa upacara ini sebagai penghormatan kepada pahlawan Revolusi yang gugur dalam tragedi nasional tahun 1965.

“Tujuannya adalah untuk memperingati dan mengenang para pahlawan, serta memberikan penghormatan kepada peristiwa Gerakan 30 September yang terjadi pada tahun tersebut,” ujarnya.

Dijelaskan bahwa kegiatan serupa dilaksanakan secara serentak di seluruh markas kepolisian di seluruh Indonesia.

Dengan adanya upacara ini diharapkan masyarakat dapat semakin menghargai dan memahami pentingnya Pancasila sebagai ideologi negara, yang menjadi pondasi kuat bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. (AF)

Meimonews com – Merespons aduan masyarakat melalui Call Center 110/112 terkait dengan adanya keributan yang dilakukan sekelompok anak muda di Paniki Bawah Lingkungan IX, Polresta Manado langsung bergerak cepat.

Sejumlah personil Samapta Polresta Manado langsung mendatangi lokasi dan membubarkan keributan tersebut, Senin (21/5/2023).

“Merespon cepat laporan warga melalui Call Center 110/112, personel Satuan Samapta Polresta Manado langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Kasat Samapta Polresta Manado Kompol Bartholomeus Dambe mengutip Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait.

Setibanya di TKP, personil Satuan Samapta melakukan pemeriksaan dan mengamankan tempat kejadian perkara.

“Polisi langsung mengamankan anak-anak muda yang membuat keributan selanjutnya diberikan pembinaan,” ujarnya.

Polresta memberikan apresiasi kepada warga masyarakat yang telah tanggap dan cepat melapor melalui call center 110/112.

Kepada seluruh masyarakat Kota Manado, diimbau, apabila mengetahui dan melihat hal yang mencurigakan yang dapat memicu tindakan kriminalitas di wilayah masing-masing, segera menghubungi kami di Polresta Manado melalui call center 110/112 atau langsung bisa mendatangi Kantor Polresta Manado.

“Kami selalu siap dalam memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat yang ada di wilayah hukum Polresta Manado,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait mengingatkan kepada personil Polri Polresta Manado untuk lebih profesional dalam melaksanakan tugas di lapangan.

Peringatan tersebut disampaikan Kapolresta terkait dengan sosialisasi Peraturan Kapolri (Perkap) No. 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Ruang Vicon Mako Polresta Manado, Rabu (28/12/2022) dilakukan Kasi Was Iptu Jani Ramoh dan Kasi Kum Iptu Utiarahman.

Kapolresta mengingatkan agar para personil lebih profesional dalam melakukan tugas di lapangan khususnya dalam penggunaan kekuatan dalam tindakan Kepolisian karena telah tertuang dalam Perkap No. 1 Tahun 2009.

Sosialisasi Perkap No. 1 tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian, agar payung hukum tersebut dapat lebih meyakinkan dan menjamin profesionalitas tugas Polri di lapangan.

“Dengan memahami Perkap ini pelaksanaan tugas di lapangan dalam melakukan tindakan Kepolisian menjadi jelas dan pastinya sudah sesuai dengan standar dan peraturan yang ada serta dapat dipertanggung jawabkan jika terjadi apa-apa nantinya,” ujar Kombes Pol. Sirait.

Kapolresta juga meminta Kepada para Kapolsek jajaran Polresta Manado untuk segera kembali mensosialisasikan Perkap tersebut ke personil jajaran Polsek dan kemudian direalisasikan dengan praktek dan latihan penggunaan kekuatan dalam tindakan Kepolisian kepada personel Polresta Manado secara berkala yang akan dilaksanakan di Mako Polresta Manado.

“Sosialisasi Perkap ini penting karena selain bisa menambah wawasan anggota tentang peraturan Kapolri yang ada di Kepolisian juga sebagai tugas bekal anggota di lapangan,” jelasnya. (AF)

Meimonews.com – Personil Polresta Manado bersama dengan masyarakat bergotong royong dalam memperbaiki jalan yang rusak di Kelurahan Mahakeret Timur, Manado, Selasa (27/12/2022).

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait menjelaskan, perbaikan jalan yang dilaksanakan bersama-sama ini, supaya masyarakat yang melintas tidak mengalami kecelakaan.

Menurutnya, kondisi jalan yang berlubang tersebut dapat menyebabkan kecelakaan. Makanya, diperbaiki dengan bergotong royong agar tidak terjadi kecelakaan.

“Dengan adanya perbaikan jalan yang dilakukan Polri bersama warga sekitar ini diharapkan dapat membantu kelancaran aktivitas masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (27/12/2022).

Disebutkan, kegiatan ini dapat meningkatkan tali silaturahmi. Dan melalui kegiatan ini, warga diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, serta mewujudkan kamtibmas yang kondusif.

Kombes Pol. Sirait mengimbau kepada masyarakat apabila mendengar atau mendapati indikasi dari gangguan Kamtibmas dapat melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian Polresta Manado. (AF)

Meimonews.com – Warga yang tinggal di Lingkungan VII Kelurahan Malendeng Kecamatan Paal Dua, Selasa (13/12/2022) sekitar pukul 11.00 Wita  dihebohkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki yang bernama Tonni Maramis, warga Kelurahan Malendeng.

Mayat ditemukan pertama kali oleh saksi Yulia Wuisan. Saksi menerangkan, pada pukul 11.00 Wita, saat keluar rumah dengan maksud untuk memanggil korban yang tinggal bersebelahan dengan rumahnya untuk mengecek keberadaan  korban apakah berada di dalam rumah atau tidak.

Setelah saksi memanggil nama korban sebanyak tiga kali tetapi tidak ada respon. Oleh karenanya, saksi langsung pergi melihat korban di dalam rumah miliknya dan sesampainya di dalam rumah milik korban saksi terkejut karena menemukan korban sudah dalam keadaan terbaring di samping tempat tidur miliknya dengan keadaan sudah tidak bernyawa.

Saksi langsung menelpon  kepada Ketua Lingkungan Kelurahan Malendeng untuk memberitahu kejadian tersebut.

Ketua Lingkungan langsung menghubungi Polsek Tikala Polresta Manado. Mendapat laporan tersebut, personil Polsek Tikala yang dipimpin Kapolsek Tikala Iptu Sofyan Ramin langsung melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara).

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait mengatakan, memang benar ada informasi yang diterima dari masyarakat, kalau ada kejadian penemuan mayat di Kelurahan Malendeng.”Tak tunggu lama, kami langsung menuju ke TKP,” ujar Kombes Sirait.

Dijelaskan, telah dilakukan olah TKP dan pulbaket (pengumpulan barang bukti) terhadap para saksi dan korban tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan.

”Pukul13.15 Wita personil Sub Bid Dokkes Polda Sulut melakukan evakuasi terhadap korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulut untuk dilakukan visum. Selanjutnya menunggu pihak keluarga untuk dimakamkan,” sebutnya. (AF)

Meimonews.com – Sejumlah personil Polresta Manado mengikuti latihan menembak di Lapangan Tembak Satuan Brimob Polda Sulut, Selasa (29/11/2022). Latihan ini dipimpin Wakapolresta Manado AKBP Faisol Wahyudi.

Latihan menembak yang dilaksanakan jajaran Polresta Manado ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan personil dalam menggunakan senjata api (senpi) baik laras panjang maupun laras pendek.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait mengatakan, latihan menembak ini dilakukan rutin, guna mengasah kemampuan setiap personil dalam menggunakan senjata api.

“Sebelum dilaksanakan latihan menembak, setiap personil diberi bimbingan teknis menggunakan senjata pendek maupun laras panjang, tujuannya supaya para personil memahami cara pengunaannya ketika melaksanakan tugas keamanan,” ujarnya.

Disebutkan, meski para personil yang sudah memegang senpi laras pendek, mereka juga mengikuti latihan tersebut guna mengasah kembali kemampuan dan penggunaan senjata, sehingga mereka bertanggung jawab terhadap senjata yang mereka miliki.

“Latihan menembak wajib diikuti personil terutama bagi personil yang sudah mengikuti tes psikologi untuk pemegang senpi, karena tugas polisi sangat berat di lapangan saat melaksanakan tugas” jelas Kombes Pol. Sirait.

Apalagi, sambungnya, dengan kondisi saat sekarang, tingkat ancaman semakin berat, maka personel diperlukan kemampuan dan keterampilan menembak serta terus diasah. (AF)

Meimonews.com – Sejumlah personil Polresta Manado diterjunkan ke lokasi kebakaran rumah di Kelurahan Teling Kota Manado, Jumat (18/11/2022) sore.

Ketika mendapat laporan warga tentang adanya kebakaran dua unit rumah di Kelurahan Teling tersebut, personil Polresta dibantu Pemadam Kebakaran Kota Manado dan warga sekitar dengan sikap memberikan bantuan memadamkan api.

Ketika sampai di lokasi kebakaran, personil Polri langsung mengamankan lokasi kebakaran dan melaksanakan pengaturan lalulintas serta bersama petugas pemadam kebakaran yang dibantu warga memadamkan api.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasi Humas Polresta Manado Ipda Agus, SH menjelaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sebesar 50 juta rupiah.

“Tidak ada korban jiwa. Api dapat dengan cepat dipadamkan berkat kerjasama petugas damkar, bersama personil Polresta Manado dan juga warga sekitar,” ujarnya.

Menurut keterangan saksi, ungkap Ipda Agus, api bersumber dari dapur yang diduga penyebab kebakaran akibat kelalaian pemilik rumah yang lupa mematikan kompor gas di mana rumah semi permanen ini yang terbuat dari kayu/triplek sehingga dengan cepatnya si jago merah melahap dua unit rumah milik warga.

Dengan adanya kejadian tersebut, Ipda Agus mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada agar tidak terjadi kebakaran.

‘Diharapkan warga untuk selalu memperhatikan keamanan dalam rumah dengan mengecek kembali instalasi listrik dan benda-benda elektronik lainnya yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujarnya. (AF)