Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menghadiri ibadah ucapan syukur atas satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI Purnm Yulius Selvanus dan Johanis Victor Mailangkay di Graha Gubernuran Sulut, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Kehadiran Dirut RSUP Kandou dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan serta sinergi antara institusi pelayanan kesehatan dengan pemerintah daerah (Pemda) dalam upaya bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat (kesmas), khususnya di bidang kesehatan.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin Eva Monginsidi, S.Th.

Dalam ibadah tersebut, seluruh hadirin diajak untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara.

Selain ibadah, kegiatan juga diisi dengan doa syafaat yang dipanjatkan oleh para pimpinan kerohanian dari berbagai denominasi, sebagai bentuk dukungan spiritual bagi keberlanjutan kepemimpinan dan pembangunan di Sulawesi Utara. (Fer)

Meimonews.com – Bupati Bolaang Mongondouw Utara (Boltara) Sirajudin Lasena menegaskan, Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) bukan hanya dokumen tapi janji untuk membangun industri yang berbudaya, ramah lingkungan, membuka lapangan kerja dan menjadi kebanggaan generasi esok.

“Ia (RPIK Red) adalah kompas yang akan menuntun pemerintah daerah dalam membangun ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujar Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Boltara Abdul Mutoh Daeng Mulisa membacakan sambutan Bupati pada Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Dokumen RPIK, Jumat (28/11/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan Pemkab Boltara, dalam hal ini Dinas Perdagangan dilaksanakan secara secara online.

Oleh karena itu Bupati mengajak untuk mengikuti FGD ini dengan hati yang terbuka, dengan pikiran yang jernih, dan dengan komitmen yang kuat. Karena daerah yang maju adalah daerah yang pemimpinya tak berhenti belajar, tak lelah berdiskusi, dan tak gentar menatap masa depan.

FGD ini diikuti beberapa perwakilan perangkat daerah seperti Bapelitbangda, Dinas PUTR, Dinas LH, Dinas PMPTSP, Bagian Hukum, Bagian Perekomomian dan SDA, serta Bagian Administrasi Pembangunan.

Empat Tenaga Ahli Sulut dihadirkan dalam FGD sebagai Tim Penyusun. Mereka adalah Rene Chales Kepel, Vicky AJ Masinambouw, Robert Winerungan, dan Een Walewangko.

Kepel membawakan materi Kriteria teknis kawasan peruntukan industri yang diatur dalam Permenperin No. 30 Tahun 2020, Masinambouw tentang Keterkaitan dokumen perencanaan dengan arah kebijakan RPJPD dan simulasi prediksi industri Kabupaten Boltara.

Winerungan tentang Penetapan imdustri unggulan dan Walewangkooo tentang Program industri daerah. (Fer)

Meimonews.com – Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, ST, M.Erg menegaskan, Pemerintah Daerah (Pemda), Tim Percepatan Penurunan Stunting (PPS) dan mitra kerja harus bersinergis dan berkomitmen dalam upaya capaian target penurunan stunting.

Penegasan tersebut disampaikan Tandaju ketika memberikan sambutan pada acara Orientasi Pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting Kabupatwn Bolmong Timur di Balai Penyuluh Tutuyan, Rabu (28/8/2024).

Kegiatan ini dibuka pelaksanaannya oleh Tandaju di dampingi Kepala Dinas PP KB Kabupaten Boltim Fera Maria Sewow, S.Sos, Sekretaris BKKBN SulutLady D Ante, S.Pd, MAP, Ketua Tim Kerja Dalduk Ignasius P. Worung, SE.M.Si.

Peserta kegiatan diri Sangadi Tutuyan 2 dan Tutuyan 3, para Sekretaris Desa, Ketua dan Pengurus Pokja Kampung Keluarga Berkualitas, PLKB dan P3K dan unsur Dinas PPKB Boltim.

Tandaju menjelasksn, mengoptimalkan kinerja percepatan penurunan stunting di tahun 2024, ada sepuluh langkah strategis dengan outline rencana yang terdiri dari tiga periode yakni persiapan, pengukuran dan pelaporan.

“Jika hal ini dilaksanakan dengan maksimal maka prevalensi stunting khususnya kegiatan pencegahan akan semakin optimal,” tandas Tandaju.

Tandaju berharap, Kepala Dinas PPKB Kabuoaten Boltim dan jajaran agar memperluas jerjasama dengan mitra kerja untuk mendorong dan meningkatkan kehadiran sasaran dalam kegiatan Posyandu, peran aktif TPPS Kecamatan, Desa/Kelurahan.

Dalam sambutan, Sewow memberikan apresiasi kepada Kaper BKKBN Sulut yang sudah memberikan pemahaman tentang percepatan penurunan stunting.

Sewow berharap,dengan adanya kegiatan ini akan meningkatkan pemahaman dan kompetensi para pengelola KB dan sebagai acuan dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bolmong Timur. (FA)