Meimo News

Meimonews.com – Rapat paripurna DPR RI akhirnya memutuskan mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Kesehatan menjadi undang-undang (UU) Kesehatan pada sidang paripurna DPR RI pada masa persidangan V Tahun Sidang 2022-2023, Selasa (11/7/2023).

Ada sejumlah aspek yang disempurnakan dalam Undang-undang Kesehatan, yaitu pertama, dari fokus mengobati menjadi mencegah. Pemerintah sepakat dengan DPR RI, pentingnya layanan primer yang mengedepankan layanan promotif dan preventif berdasarkan siklus hidup.

Untuk mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat, Pemerintah menekankan pentingnya standardisasi jejaring layanan primer dan laboratorium kesehatan masyarakat di seluruh pelosok indonesia

Kedua, dari akses layanan kesehatan yang susah menjadi mudah. Pemerintah sepakat dengan DPR RI bahwa diperlukan penguatan pelayanan kesehatan rujukan melalui pemenuhan infrastruktur SDM, sarana prasarana, pemanfaatan telemedisin, dan pengembangan jejaring pengampuan layanan prioritas, serta layanan unggulan nasional berstandar internasional.

Ketiga,  dari industri kesehatan yang bergantung ke luar negeri menjadi mandiri di dalam negeri. Pemerintah sepakat dengan DPR RI bahwa diperlukan penguatan ketahanan kefarmasian dan alat kesehatan melalui penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir. Memprioritaskan penggunaan bahan baku dan produk dalam negeri, pemberian insentif kepada industri yang melakukan penelitian, pengembangan, dan produksi dalam negeri.

Dari sistem kesehatan yang rentan di masa wabah menjadi tangguh menghadapi bencana. Pemerintah sepakat dengan DPR RI bahwa diperlukan penguatan kesiapsiagaan pra bencana dan penanggulangan secara terkoordinasi dengan menyiapkan tenaga kesehatan yang sewaktu-waktu diperlukan dapat dimobilisasi saat terjadi bencana.

Keempat, dari pembiayaan yang tidak efisien menjadi transparan dan efektif. Pemerintah sepakat dengan DPR RI untuk menerapkan penganggaran berbasis kinerja. Ini mengacu pada program kesehatan nasional yang dituangkan dalam rencana induk bidang kesehatan yang menjadi pedoman yang jelas bagi pemerintah dan pemerintah daerah.

Kelima,  dari tenaga kesehatan yang kurang menjadi cukup dan merata. Pemerintah sepakat dengan DPR RI bahwa diperlukan percepatan produksi dan pemerataan jumlah dokter spesialis melalui penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit.

Dari perizinan yang rumit dan lama menjadi cepat, mudah dan sederhana. Pemerintah sepakat dengan DPR RI bahwa diperlukan penyederhanaan proses perizinan melalui penerbitan STR yang berlaku seumur hidup dengan kualitas yang terjaga

Dari tenaga kesehatan yang rentan dikriminalisasi menjadi dilindungi secara khusus. Pemerintah sepakat dengan DPR RI bahwa tenaga medis dan tenaga kesehatan memerlukan perlindungan hukum dalam melaksanakan tugasnya, baik dari tindak kekerasan, pelecehan, maupun perundungan. Secara khusus bagi tenaga medis yang diduga melakukan tindakan pidana dan perdata dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan harus melalui pemeriksaan majelis terlebih dahulu.

Keenam,  dari sistem informasi yang terfragmentasi menjadi terintegrasi. Pemerintah sepakat dengan DPR RI bahwa diperlukan integrasi berbagai sistem informasi kesehatan ke sistem informasi kesehatan nasional yang akan memudahkan setiap orang untuk mengakses data kesehatan yang dimilikinya tanpa mengurangi jaminan perlindungan data individu.

Dari teknologi kesehatan yang tertinggal menjadi terdepan. Pemerintah sepakat dengan DPR RI perlunya akselerasi pemanfaatan teknologi biomedis untuk pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan kedokteran presisi.

“Pengesahan RUU Kesehatan ini merupakan salah satu langkah dari transformasi kesehatan. Langkah ini dibutuhkan untuk membangun arsitektur kesehatan Indonesia yang tangguh, mandiri dan inklusif,” sebut siaran pers Biro Humas dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Selasa (11/7/2023).

Disebutkan pula, ada 11 undang-undang terkait sektor kesehatan yang telah cukup lama berlaku sehingga perlu disesuaikan dengan dinamika perubahan zaman. Pemerintah sependapat dengan DPR terkait dengan ruang lingkup dan pokok-pokok hasil pembahasan yang telah mengerucut berbagai upaya peningkatan kesehatan Indonesia ke dalam 20 bab dan 458 pasal di RUU Kesehatan.

Sebelumnya, pemerintah telah melaksanakan setidaknya 115 kali kegiatan dalam rangka meaningful participation, baik dalam bentuk forum diskusi maupun seminar yang dihadiri 1.200 pemangku kepentingan dan 72 ribu peserta. Pemerintah sudah menerima setidaknya 6.011 masukan secara lisan dan tulisan, maupun melalui portal partisipasi sehat.

Pimpinan Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, RUU tentang Kesehatan bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. RUU ini menjabarkan agenda transformasi kesehatan yang bersifat reformis untuk perbaikan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan primer dan sekunder melalui penguatan upaya kesehatan dalam bentuk upaya promotif, preventif, kuratif rehabilitatif, dan atau paliatif.

“RUU kesehatan memberikan ruang ekosistem untuk pengembangan inovasi kesehatan, serta penguatan peran kesehatan,” ujar Melki, seperti dikutip Biro Humas dan Pelayanan Publik Kemenkes RI.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dengan disahkannya RUU Kesehatan kiranya menjadi awal yang baru untuk membangun kembali sistem kesehatan yang tangguh di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di daerah terpencil, tertinggal, di perbatasan, maupun kepulauan.

“Saya ingin mengajak seluruh elemen pemerintah pusat, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, swasta, maupun organisasi non pemerintah, untuk ikut membangun kesehatan sampai ke pelosok negeri negeri,” ujar Menkes. (Fer)

Meimonews.com  – Siswa baru SMA Negeri 8 Manado mendapat bekal informasi tentang Bahaya Narkoba di salah satu sesi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2023/2024, Selasa (11/72023).

Penggiat dan Relawan Anti Narkoba Sulut Lexie Kalesaran (Ketua Komunitas Tolak Narkoba dan Ketua Perhimpunan Putra Putri Brimob) menjadi pembicara/narasumber materi tersebut.

Penyampaian materi dilakukan dengan cara dialogis sehingga para siswa yang baru lulus penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2023/2024 ini bisa lebih mudah mencerna dan memahami materi yang diberikan.

Dalam.pemaparan materinya, Kalesaran menjelaskan apa itu narkoba, jenis-jenisnya, efek-efek yang ditimbulkannya, faktor-faktor penyebabnya, fenomewa/kondisi terkini penyalahgunaan narkoba dan bagaimana para siswa baru ini bersikap.

Ada beberapa cara/langkah/upaya yang perlu dilakukan para siswa baru ini agar terhindari dari   bahaya narkoba. Dengan melakukan cara/langkah/upaya tersebut, diyakini para siswa tidak akan terjerat pada penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Bila aktif dalam kegiatan ekstra kurikuler seperti pramuka, olahraga, kesenian, kerohanian serta tekun mengikuti kegiatan akademik di sekolah dan kegiatan sejenis di lingkungan tempat tinggal/masyarakat, diyakini para siswa yang adalah generasi penerus akan terluput/terhindar dari bahaya narkoba ini.

Pemaparan materi dipandu Peggy Lieke Roring, S.Pd di dampingi Ketua Panitia MPLS Susana J. Kindangen, S.Pd, M.Si. Kepala Sekolah Dra. Mediatrix Mariana Ngantung memantau kegiatan di sela kegiatan/aktivitas persekolahan lainnya.

Usai pemaparan materi bahaya narkoba, pemaparan materi berikutnya dilakukan oleh personil Densus 88 yang dipandu Peggy (Sekretaris Panitia) di dampingi Wakepsek Kehumasan Dalvian M. Taroreh, S.Pd, M.Si. Materi yang disampakan adalah Pencegahan Intoleransi, Radikalisme dan  Terorisme.

Materi ini perlu dibekali kepada para siswa agar mereka memahami betapa pentingnya menjaga toleransi dalam kehidupan bermasyarakat serta tidak terlibat dalam kegiatan radikalisme dan terorisme.

MPLS SMA Negeri 8 Manado dilaksanakan Senin-Jumat (10-14/7/2023) di kompleks sekolah (ada di aula dan ada juga di lapangan). (Fer)

Meimonews.com – SMA Negeri 8 (Smandel) Manado melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di kompleks sekolah, Senin-Jumat (10-14/7/2023).

Selang lima hari dalam kegiatan yang dilaksanakan Panitia yang diketuai Susana J. Kindangen, S.Pd, M.Si ini sejumlah materi dengan berbagai pembicara/narasumber baik dalam lingkungan sekolah maupun pihak terkait dihadirkan.

Semua materi yang diberikan dari para pembicara/narasumber diharapkan menjadi bekal bagi para siswa baru di sekolah terakreditasi A ini dalam menjalani proses belajarnya.

Kepala SMA Negeri 8 Manado dalam percakapan dengan Meimonews.com  mengatakan, MPLS imi dilaksanakan dalam rangka mengenalkan siswa baru sekolah ini agar mereka tahu/kenal lingkungan sekolahnya, guru-gurunya, aturan-aturan yang berlaku di sekolah dan lain-lain.

“Pokoknya, semuanya tentang sekolah termasuk kegiatan-kegiatan ekstra kurikuker yang ada dan tanggung jawab siswa di sekolah diberikan pembekalan kepada mereka,” ujar Mediatrix  di dampingi Wakil Kepala.Sekolah Bidang Kesiswaan Dra. Jenny Carolina Paulus.

Ditemui terpisah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan Dalvian M Taroreh, S.Pd, M.Si menambahkan, dalam MPLS ini, para siswa baru dibekali pula dengan materi-materi yang bermanfaat bagi mereka baik saat menjalani pendidikan di sekolah maupun di masyarakat.

Dari rencana jadual yang telah disusun Panitia, pemateri dari internal sekolah di antaranya Mediatrix, Jenny, Dalvian,  Susana, Dra. Jetty Sualang, Peggy Roring, S.Pd,  Edwar Widodo, ST,  Ronald Rahanjaan, S.Pd,  Ronald Rondonuwu,  S.Th dan eksternal sekolah di antaranya Fasilitator Roots/Agen Perundungan,  Penggiat dan Relawan Anti Narkoba Sulut Lexie Kalesaran, Densus 88 dan Jasa Raharja Rivai. (Fer)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Alexander Berty Sompie, M.Eng IPU dan Branch Manager PT Prima Karya Sarana Sejahtera Anky Octorindha Atmaja, S.Si melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) di Rektorat Unsrat,  Senin (10/7/2023).

Mendampingi Prof. Sompie saat penandatangan MoU tersebut di antaranya Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi.

Dalam sambutannya, Prof. Sompie mengatakan, pihak Unsrat menyambut baik pihak PT Prima Karya Sarana Sejahtera untuk melakukan kerjasama di mana implementasi kerjasama itu berupa dosen tamu, tim ahli, magang dan lain-lain.

Rektor mengemukakan, Unsrat sebagai mitra PT. Prima Karya Sarana Sejahtera bekerjasama dalam pengembangan pendidikan dan penelitian untuk meningkatkan kualitas Sumberdaya Manusia yang unggul dan berdaya saing melalui kegiatan pendidikan dan pengajaran.

Rektor berharap, MoU ini, akan dilanjutkan dengan berbagai perjanjian kerjasama bersifat implementatif secara intens dan cukup aktif. “Tentang implementasi kerjasama, kami juga dipantau oleh pihak Kementerian,” ujar Prof. Sompie. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M. Eng IPU menerima kunjungan Prof. Masimo dan Dr. Eva Turicchia dari Field Student University of Bologna di ruang kerjanya, Senin (10/7/2023).

Mendampingi Rektor pada kunjungan tersebut adalah Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, M.Sc, DEA, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Dr. Roike Iwan Montolalu, S.Pi, M.Sc, Wakil 1 Deasy Monica Makapedua, S.Pi, M.App, Sc, PhD dan Ir. Renny Umboh.

Kunjungan ini dalam rangka kuliah umum dengan topik Kesehatan Terumbu Karang di Sulawesi Utara yang akan diadakan di Unsrat.

Kuliah ini bertujuan untuk menjelaskan topik kritis tentang kesehatan terumbu karang dan signifikansinya dalam ekosistem laut Sulawesi Utara.

Prof. Ponti dan Dr. Turicchia akan berbagi hasil penelitian, wawasan, dan pengalaman mereka terkait kesehatan terumbu karang dan upaya konservasi.

Sesi ini akan mencakup berbagai aspek, termasuk keadaan terumbu karang di Sulawesi Utara saat ini, dampak aktivitas manusia, dan strategi potensial untuk pelestariannya. (FA)

Meimonews.com – Dalam rangkaian Dies Natalis ke-65 Fakultas Hukum Manado mengadakan anjangsana ke dua panti asuhan (PA) anak dan  Panti Werda serta ziarah ke makam mantan Dekan.

Kegiatan yang dilaksanakan Panitia yang Ketua Umumnya Toar Palilingan, SH, MH dengan Panitia lainnya yang adalah alumni Fakultas Hukum Unsrat seperti Maya Kainde, SH, MAP ini dilakukan Jumat (7/7/2023).

Selain dihadiri panitia, alumni, para dosen dan Dekan Fakultas Hukum Unsrat Dr. Emma VT Senewe, SH. MH, tampak hadir pula Wakil Rektor 2 Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ronny Maramis, SH, MH.

“Kami mengadakan kunjungan ke
Panti Asuhan Kasih Sayang dan Panti Asuhan Cinta Kasih serta Panti Jompo di Kecamatan Remboken dan  ziarah ke makam mantan-mantan Dekan Fakultas Hukum Unsrat  tersebut adalah dalam rangka Dies Natalis ke-65 Fakultas,” ujar Toar kepada Meimonews.com.

Disebutkan, saat mengunjungi beberapa panti itu, telah diserahkan bantuan sosial dan khusus untuk panti werda/lansia, diserahkan pula kursi untuk buang air.

Setelah itu, masih dalam rangkaian kegiatan dies, sambung Toar, panitia telah menjadualkan untuk menggelar kejuaraan catur dan kegiatan akademik bersama Ketua KPK dan berakhir pada acara puncak pada awal Agustus. (FA)

Meimonews.com – Kepala SMA Negeri 8 (Smandel) Manado Dra. Mediatrix Maryani Ngantung, M.Pd yang adalah Kepala Sekolah Penggerak Berbagi Praktik Baik di SMA Katolik Seminari Kakaskasen Kota Tomohon, Jumat (7/7/2023).

Belasan guru sekolah yang dikepalai Pastor Cornel Kupea Pr ini mengikuti pembekalan yang diberikan Mediatrix dalam rangka Penguatan Kurikulum Merdeka Belajar saat In House Training (IHT), Rabu-Jumat (5-7/7/2023).

Sejumlah hal terkait dengan Implementasi
Kurikulum Merdeka (IKM) yang telah pula dipraktikkan di Smandel Manado dipaparkan agar bisa menjadi bahan untuk penerapan di sekolah ini yang sejak tahun lalu sudah menerapkan IKM.

Memang, sebut Mediatrix dalam percakapan dengan Meimonews.com , tidak begitu mudah untuk menerapkan program ini. “Perlu waktu. Dan, kami sebagai Kepala Sekolah Penggerak bertugas untuk berbagi informasi dan pengalaman kepada sekolah-sekolah lainnya.

Di SMA Katolik Seminari Kakaskasen ini memang ada salah seorang gurunya yang telah menjadi guru penggerak. Tapi, yang bersangkutan sudah bertugas di daerah lain sebagai Kepala Sekolah.

Oleh karenanya, sambung Mediatrix, adalah wajar dan menjadi tugas guru atau kepala sekolah penggerak untuk berbagi di sekolah yang membutuhkan, namun tidak mengganggu tugas utama di sekolah mereka. (Fer)

Meimonews com – RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado, sebagai Hub Extension for Community Healthcare Outcomes (ECHO), yang bekerja sama dengan ECHO Instituti dan Rumah Sakit Pengampuh Nasional Layanan Kanker beserta dengan Direktorat Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menggelar kegiatan Prelaunching Telemonitoring.

Kegiatan yang dilakukan rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou dalam rangka penguatan kegiatan jejaring layanan kanker di Indonesia, yang salah satu bentuk kegiatan adalah Telemonitoring itu dilakukan di Aula Lantai 2 Kantor Pusat Administrasi, Kamis (6/7/2023).

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan, Direktur Utama RSUP Kandou Manado Dr, dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada Rumah Sakit Kanker Darmais yang merupakan rumah sakit pengampuh nasional dalam memperluas akses layanan kanker melalui telemonitoring.

Dokter Jimny (sapaan akrabnya) berharap, dengan peluncuran telemonitoring ini, pasien kanker di seluruh Indonesia akan dapat mengakses perawatan yang lebih mudah dan efektif, serta meningkatkan tingkat kesembuhan dan kualitas hidup mereka.

Telemonitoring ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kanker di Indonesia,” ujarnya.

Diketahui, telemonitoring ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang diadakan dalam rangka penguatan jejaring layanan kanker di Indonesia. Melalui teknologi telemonitoring, para pasien kanker dapat memantau kondisi kesehatan mereka dari jarak jauh, sehingga memungkinkan mereka untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan berkualitas.

Acara ini juga menjadi kesempatan bagi RSUP Kandou dan mitra kerja samanya untuk memperkenalkan dan menjelaskan secara detail tentang implementasi telemonitoring dalam praktik pelayanan kanker.

Turut hadir Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes, Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto, Sp, BTKV, serta Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN Dr. Erwin Sondang.Siagian. SSTP, M.Si. (Fer)

Meimonews.com – Rencana pelaksanaan Operasi Patuh Samrat 2023 dan pembangunan pedistrian di Kecamatan Wenang menjadi bahasan dalam program Jumat Bacirita Polresta Manado yang diadakan di salah satu cafe di Manado, Jumat (7/7/2023).

Sekitar 50 orang baik dari Polresta Manado maupun perwakilan Dinas PUPR, Dinas Perhubungan dan Organda Manado serta dua komunitas basis hadir pada kegiatan yang dibuka dan dipandu pelaksanaannya oleh Kasat Binmas Polresta Manado AKP Fatrius Muis Padena mewakili Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait.

Narasumber kegiatan adalah Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Yulva, Kabid LLAJ Dinas Perhubungan Kota Manado Donald Wilar dan dari PUPR Manado Paulus RL.

Setelah pemaparan materi dari narasumber, peserta mengajukan sejumlah pertanyaan dan masukkan kepada instansi terkait.

Operasi Patuh Samrat akan dilaksanakan 10-23 Juli 2023. Operasi akan dilaksanakan secara kemanusiaan/humanis. Petugas akan memberikan imbauan-imbauan agar masyarakat tidak melanggar aturan lalulintas dan membahayakan keselamatan orang.

“Tapi, bila sudah melanggar ketertiban lalulintas, sudah kasatmata melakukan pelanggaran, kami akan menindaknya,” ujar Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Yulva dalam percakapan dengan Meimonews.com, usai kegiatan.

Terkait dengan rencana pembangunan pedistrian di beberapa ruas jalan, pihaknya akan menurunkan petugas untuk mengatur lalulintasnya agar tidak terganggu atau bisa memacetkan bahkan membahayakan keselamatan orang lain.

Pembangunan pedistrian di sejumlah jalan di Kecamatan Wenang akan dimulai pada 10 Juli hingga awal Desember 2023. (AF)

Meimonews.com – Statistik PBB 2020 mencatat, lebih dari 149 juta (22 persen) balita di seluruh dunia mengalami stunting, dimana 6,3 juta balita stunting adalah balita Indonesia. Menurut UNICEF, stunting disebabkan anak kekurangan gizi dalam dua tahun usianya, ibu kekurangan nutrisi saat kehamilan, dan sanitasi yang buruk.

Saat ini, prevalensi stunting di Indonesia adalah 21,6 persen, sementara target yang ingin dicapai adalah 14 persen pada 2024. Untuk itu, diperlukan upaya bersama untuk mencapai target yang telah ditetapkan, salah satunya dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat, yakni keluarga.

“Keluarga menjadi aktor kunci dalam mengatasi sebab-sebab stunting tersebut. Keluarga mesti memiliki kesadaran untuk memprioritaskan pemenuhan  asupan gizi dan pengasuhan anak secara layak, termasuk menjaga kebersihan tempat tinggal dan lingkungan,” ujar Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin pada acara puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 di Halaman Kantor Bupati Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (6/7/2023).

Wapres mengingatkan, masalah stunting bukan semata persoalan tinggi badan, namun yang lebih buruk adalah dampaknya terhadap kualitas hidup individu akibat munculnya penyakit kronis, ketertinggalan dalam kecerdasan, dan kalah dalam persaingan.

“Anak stunting memiliki badan dan otak yang stunting. Anak stunting memiliki kehidupan yang stunting pula,” ujar Wapres mengutip UNICEF seraya menambahkan, dampak penuh dari stunting di masa kecil kemungkinan baru terjadi pada tahun-tahun yang akan datang, dan dikuatirkan sudah terlambat untuk diatasi. Oleh sebab itu, kita mesti serius melakukan upaya menurunkan angka stunting di negara kita.

Terkait makanan bergizi untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Wapres menekankan, Indonesia sangat kaya akan potensi pangan lokal. Untuk itu, diminta potensi tersebut harus dioptimalkan pemanfaatannya mulai dari tingkat keluarga. “Bagi keluarga yang memiliki anak remaja agar dipastikan remaja kita mempunyai perilaku hidup dan pergaulan yang sehat,” imbaunya.

Di sisi lain, Wapres mengingatkan, saat ini  pernikahan anak masih relatif tinggi. Untuk itu, ditegaskan agar pernikahan anak harus dihindari karena lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya, termasuk berisiko lebih tinggi menghasilkan anak stunting. “Saya juga meminta keluarga untuk memanfaatkan layanan di posyandu dan puskesmas untuk memantau kesehatan ibu hamil, serta pertumbuhan dan perkembangan anak,” pinta Wapres.

Selain itu, Wapres berharap keluarga Indonesia terus memperkaya pengetahuan tentang pemenuhan gizi dan pengasuhan anak agar optimal. “Saya minta petugas kesehatan untuk menyediakan informasi yang mudah dipahami dan lengkap terkait hal tersebut, baik secara langsung maupun melalui portal-portal digital,” ujarnya seraya berpesan agar seluruh keluarga Indonesia terus meningkatkan peran untuk mewujudkan Indonesia bebas dari stunting.

“Maka pada peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30 ini, saya titip kepada seluruh keluarga Indonesia untuk terus memperkokoh peranan keluarga dalam mencetak generasi penerus yang bebas stunting, fisiknya, mentalnya maupun kehidupannya. Kelak mereka menjadi generasi yang mampu mengguncang dunia, seperti yang diucapkan Presiden Soekarno,” tandasnya.

Kepala Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat Hasto Wardoyo mengungkapkan,  tantangan yang dihadapi keluarga Indonesia saat ini bukanlah ledakan penduduk, melainkan masih terjadinya kesenjangan dan bagaimana meningkatkan kualitas, khususnya percepatan penurunan stunting.

Di momen Harganas tahun 2023 yang turut dihadiri Hj. Wuri Ma’ruf Amin (istri Wapres), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Sumsel Herman Deru dan undangan lainnya termasuk Kepala BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju. M.Erg, yang mengusung tema Menuju Keluarga Bebas Stunting untuk Indonesia Maju ini diwarnai pula dengan pencanangan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) Provinsi Sumsel dan Kabupaten Banyuasin oleh Kepala BKKBN Pusat.

Diketahui, Harganas dicanangkan Presiden Soeharto 29 Juni 1993 di Provinsi Lampung. Pada 15 September 2014, diterbitkan Keputusan Presiden RI Nomor 39 tahun 2014 yang menetapkan tanggal 29 Juni sebagai Harganas. (Fer)