Meimo News

(Oleh :  Dr. Paulus Januar)

Meimonews.com – Mata merupakan suatu indra terpenting dalam bekerja. Betapa tidak,  penelitian menunjukkan gangguan penglihatan yang paling ringan sekali pun dapat mengurangi akurasi kerja hingga 22 persen serta menurunkan produktivitas sekitar 10 persen.  Sebaliknya, penggunaan kacamata koreksi pada orang yang mengalami gangguan penglihatan kelainan refraksi ternyata dapat meningkatkan produktivitas sampai 22 persen.

Saat ini, di seluruh dunia terdapat sekitar 160,7 juta orang angkatan kerja yang menderita gangguan penglihatan taraf sedang hingga parah. Selanjutnya, gangguan penglihatan tersebut bila tidak diatasi dapat berisiko terjadinya kehilangan penglihatan.

Padahal menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 90 persen kehilangan penglihatan sebenarnya dapat dicegah. Sebagian besar penyakit mata dapat disembuhkan, paling tidak perkembangannya dapat dihambat, terutama bila dilakukan deteksi dan penanganan sejak dini.

World Sight Day 2023
Mungkin tidak banyak yang mengetahui, Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) setiap tahun diperingati pada hari Kamis kedua bulan Oktober. Tahun ini berlangsung pada 12 Oktober 2023 dan tema yang ditetapkan adalah Love Your Eyes At Work (Sayangi mata anda di tempat kerja).

Tema tersebut ditetapkan badan internasional untuk pencegahan kebutaan IAPB (International Agency for the Prevention of Blindness) yang setiap tahunnya secara internasional mengkoordinasikan kegiatan World Sight Day. Berdasar tema tersebut diharapkan diberikannya prioritas yang memadai bagi kesehatan mata, serta tersedianya pelayanan kesehatan mata yang terjangkau bagi para pekerja.

Diharapkan kondisi kerja yang kondusif bagi kesehatan mata seperti penerangan yang cukup, kesempatan istirahat untuk menghindari ketegangan mata (eye strain), dan juga fasilitas peralatan proteksi terhadap gangguan penglihatan. Serta pula dilaksanakannya protokol gawat darurat bila terjadi kecelakaan kerja yang mengenai organ penglihatan pekerja.

Patut disadari, gangguan penglihatan tidak saja menurunkan produktivitas, namun juga berpengaruh terhadap kualitas hidup dan motivasi kerja. Selain itu gangguan penglihatan dapat pula menimbulkan depresi serta menghambat relasi sosial pekerja.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan pada arahan dalam rangka Hari Penglihatan Sedunia 2023 mengharapkan agar dunia usaha memperhatikan kesehatan mata para pekerjanya.

Pada pernyataan yang disampaikan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Eva Susanti, dikemukakan bahwa edukasi dan informasi untuk menjaga kesehatan penglihatan di tempat kerja perlu dilakukan secara masif agar masyarakat dapat terhindar dari gangguan penglihatan.

Kementerian Kesehatan dalam memperingati Hari Penglihatan Sedunia mengupayakan peningkatan kepedulian dalam memberikan penyuluhan, kampanye dan sosialisasi melalui media sosial, serta mengadakan seminar dan bakti sosial. Termasuk mengajak para pekerja melakukan deteksi dini dengan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, terutama ketika merasakan gejala gangguan penglihatan.

Gangguan Kesehatan Mata di Tempat Kerja
Selama ini kesehatan mata di tempat kerja kerap diabaikan. Kenyataan menunjukkan, gangguan kesehatan mata di tempat kerja dapat berakibat hingga hilangnya penglihatan.

Menurut laporan Organisasi Pekerja Internasional (ILO), pada 2021 di seluruh dunia terdapat sekitar 13 juta orang yang mengalami gangguan penglihatan akibat kerja. Sebanyak 3,5 juta orang per tahun mengalami cedera dan kecelakaan kerja pada organ penglihatannya.

Dengan demikian penting untuk melakukan pencegahan gangguan kesehatan mata di tempat kerja. Sebenarnya sekitar 9 dari 10 gangguan kesehatan mata di tempat kerja dapat dicegah.

Terdapat berbagai faktor risiko yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata di tempat kerja. Faktor risiko tersebut seperti pekerjaaan yang memerlukan intensitas penglihatan, bekerja menangani obyek pekerjaan dalam jarak dekat yakni kurang dari 50 cm (near work), ataupun membaca teks yang ukurannya kecil, apalagi saat ini semakin berkembang penggunaan layar digital dalam bekerja dengan menggunakan komputer, laptop, maupun hand-phone.  Belum lagi ruang kerja dengan penerangan yang kurang, maupun posisi kerja yang tidak sesuai dengan ergonomi penglihatan.

Terdapat pula pekerjaan yang berisiko mengiritasi terhadap organ penglihatan seperti pada pekerjaan proses industri, serta penggunaan laser, radiasi, dan bahan kimia yang berbahaya. Termasuk pula risiko paparan yang dapat menimbulkan gangguan penglihatan seperti kondisi kerja yang berdebu, serta terpapar bahan yang infeksius.

Faktor risiko tersebut dapat menimbulkan penyakit mata akibat kerja. Berbagai penyakit mata akibat kerja yang berpotensi terjadi ataupun meningkat intensitasnya antara lain: kelainan refraksi, katarak, age related macular degeneration (ARMD), konjungtivitis, keratitis, dry eye syndrome, infeksi mata, dan trauma mata.

Kelainan refraksi banyak terjadi pada pekerja yang banyak melakukan aktivitas bekerja jarak dekat, dan pada penggunaan layar digital dengan durasi tinggi.  Risiko katarak akan meningkat bila mata terpapar radiasi atau kalau mengalami trauma.

Age Related Macular Degeneration (ARMD) merupakan degenerasi makula karena penuaan namun akan meningkat risikonya bila terkena paparan sinar dari komputer atau hand-phone.

Konjungtivitis yang merupakan radang pada konjungtiva dapat terjadi karena paparan bahan kimia seperti zat alkali, bahan pewarna, klorin, dan bahan kosmetik.

Keratitis yaitu radang pada kornea mata dapat terjadi pada orang yang dalam bekerja banyak terpapar sinar ultra violet seperti pada pekerja las dan petugas laboratorium.

Dry eye syndrome atau mata kering banyak terjadi pada mereka yang banyak bekerja menggunakan layar digital serta pada orang yang bekerja di ruang AC dengan intensitas tinggi.

Infeksi organ mata akan terjadi bila terpapar bahan yang infektius di tempat kerja. Trauma mata dapat terjadi karena masuknya benda asing, atau pun terkena bahan kimia, dan radiasi.

Berdasarkan kenyataan terdapatnya gangguan penglihatan akibat kerja, maka dalam rangka pencegahan dan perlindungan kesehatan mata pekerja, perlu dilakukan upaya yakni pertama, mengidentifikasi dan menghindari faktor risiko yang dapat berpengaruh negatif terhadap kesehatan mata pekerja.

Kedua, penatalaksanaan prosedur serta penggunaan peralatan perlindungan terhadap faktor risiko yang dapat membahayakan kesehatan mata pekerja. Ketiga, edukasi dan pelatihan kesehatan dan keselamatan kerja yang berkaitan dengan kesehatan mata pekerja. Keempat, pelayanan kesehatan mata bagi pekerja, termasuk penyediaan kacamata koreksi bagi pekerja yang mengalami kelainan refraksi.

Perkembangan mutahir dalam kesehatan mata di tempat kerja adalah dampak perubahan pola kerja akibat pandemi Covid-19. Dalam hal ini Covid-19 telah menimbulkan perubahan drastis dalam kehidupan masyarakat.

Perubahan yang signifikan adalah peningkatan intensitas penggunaan layar digital dalam bekerja dengan menggunakan komputer, laptop, maupun handphone.

Penggunaan layar digital yang berkepanjangan bila tidak dilakukan secara seksama dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mata. Dampak negatif penggunaan layar digital yang tidak terkendali selain dapat berakibat meningkatnya kelainan refraksi juga terutama menimbulkan CVS (Computer Vision Syndrome) atau disebut juga Digital Eye Strain.

CVS adalah memburuknya kondisi kesehatan mata akibat tingginya intensitas penggunaan layar digital. CVS ditandai dengan sekumpulan gejala berupa mata menjadi lelah, nyeri, kering, tegang, serta penglihatan kabur dan sulit fokus.

Mencegah CVS dilakukan dengan cara menggunakan layar digital dengan penerangan yang cukup, pada jarak yang ideal yaitu sekitar 50-60 cm dari layar, serta posisi kerja yang ergonomis. Sebaiknya juga dibatasi waktu penggunaan layar digital (screen time) sesuai dengan anjuran maksimal 6-8 jam sehari bagi orang dewasa.

Dalam mengendalikan dampak buruk penggunaan layar digital terdapat pula anjuran 20 – 20 – 20. Setiap kali menggunakan layar digital selama 20 menit, usahakan beristirahat selama 20 detik, dengan memandang obyek yang berjarak minimal 20 feet atau sekitar 6 meter.  (Penulis adalah dosen ARO KIP Akademi Refraksi Optisi Kartika Indra Persada Jakarta)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan wisuda di Auditorium Unsrat, Kamis (12/10/2023. Sebanyak 800 orang yang diwisuda pada acara ini.

Turut hadir pada acara ini Wakil-wakil Rektor Unsrat, pimpinan lembaga Unsrat, Senat Unsrat, para Dekan, orangtua wisudawan dan undangan lainnya.

Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU. Asean Eng dalam sambutannya mengatakan,  wisuda adalah puncak dari perjalanan akademik, tetapi juga awal dari usaha untuk meraih pencapaian yang harus direbut.

Dengan jumlah 800 wisudawan, sebutnya, kita melihat beragam bakat dan minat yang telah berkembang di kampus Unsrat dari proses akademik dalam menciptakan sarjana, magister, doctor, profesi  dan dokter spesialis yang unggul dan berdaya saing tinggi.

Rektor berharap, wisudawan hari ini akan membawa pengaruh positif pada masyarakat, industri dan dunia dalam membangun NKRI.

Gubernur Sulut Prof. (Hc), Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE yang diwakili  Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Drs. Edwin L. Kindangen dalam sambutannya mengatakan, pendidikan adalah hal penting yang harus diperjuangkan dan juga diharapkan mampu menghadirkan SDM-SDM unggul dan berdaya saing tunggi, yang secara langsung maupun tidak langsung akan turut meningkatkan pembangunan di daerah Nyiur Melambai.

Staf Ahli Gubernur Sulut Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Drs. Edwin L. Kindangen saat membawakan sambutan mewakili Gubernur Prof. (Hc), Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE

“Saudara tentunya akan menghadapi banyak rintangan dan hambatan, tapi ingat, tak ada yang dapat menghentikannya jika kita memiliki motivasi yang kuat,” sebutnya.

Diingatkan jangan takut untuk gagal, karena dari kegagalan kita belajar tumbuh dan menjadi lebih kuat. (FA)

Meimonews.com – Tim Humas Polda Sulut di dampingi Kapolsek Pineleng Iptu Ronald H melaksanakan sosialisasi pencegahan radikalisme dan intoleransi di SMA Negeri 1 Pineleng, Kabupaten Minahasa, Kamis (12/10/2023).

Puluhan siswa-siswi dan guru-guru sekolah ini mengikuti sosialisasi dengan narasumber Kaur Penum Subbid Penmas Bidang Humas Polda Sulut Kompol Selfie Torondek dan Kapolsek Pineleng.

Dalam kegiatan tersebut, kedua narasumber mengajak para pelajar agar mengedepankan sikap saling menghargai perbedaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Tentunya, sesuai tema hari ini, kami mengajak para pelajar agar mengedepankan sikap toleransi dalam bersikap, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari, menghargai segala perbedaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kompol Selfie.

Disebutkan, dari hal-hal kecil menghargai perbedaan, maka akan terhindar kepada hal-hal yang bersifat radikal dan kekerasan.

Contoh toleransi yang harus dikembangkan seperti menjaga kerukunan antar umat beragama, menghargai keberagaman budaya, menghormati dan menghargai pendapat orang lain, termasuk menghormati Hak Asasi Manusia.

Kapolsek juga menambahkan beberapa pesan kamtibmas kepada para pelajar. “Jauhi kenakalan remaja, seperti miras, sajam, tawuran, narkoba, pergaulan bebas dan tentunya bijak dalam bermedia sosial,” katanya.

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini mendapat apresiasi dari Kepala SMA Negeri 1 Drs. Hendriek Pelle, M.Pd.

“Hari ini adalah hari kami sebagai SMA Negeri 1 Pineleng. Banyak hal yang bisa kami dapati dalam kegiatan ini, khususnya buat anak didik kami. Terima kasih kepada Tim Humas Polda Sulut dan Kapolsek Pineleng yang sudah menyampaikan materi dan imbauan kamtibmas,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Ada beberapa hal penting dan pesan  disampaikan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng, IPU Asean Eng pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji dokter spesialis, dokter, dokter gigi dan ners Fakultas Kedokteran Unsrat di aula fakultas, Rabu (11/10/2023).

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan, setelah melewati proses pendidikan dokter spesialis, dokter, dokter gigi dan ners, tiba waktunya kalian menerapkan dan mengabdikan ilmu kepada masyarakat baik hard skill maupun soft skill.

Rektor mengingatkan untuk selalu update ilmu dan sebisanya melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, karena tantangan ke depan semakin tinggi.

Rektor berpesan bekerjalah secara profesional karena anda dibentuk dengan kepribadian akhlak baik, integritas dan daya juang tinggi, serta jagalah dan junjung tunggi nama baik almamater.

Hadir pada acara ini Dekan Faked Unsrat Prof. Dr. dr. Nova Hellen Kapantouw, M.Sc, SpGK, para guru besar/dosen, dan undangan lainnya. (FA)

Meimonews.com – Sebanyak 400-an pramuka penggalang dan pembimbing gugus depan (Gudep) SD dan SMP se-Minahasa Utara serta perutusan dari Kwarcab Talaud mendapat penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba yang diadakan di pendopo Kantor Bupati Minahasa Utara,  Rabu (11/10/2023).

Penyuluhan ini termasuk dalam rangkaian kegiatan Orientasi pembimbing gugus depan se-Kwarcab Minut dan Penyuluhan bahaya narkoba serta Lomba pramuka penggalang SD dan SMP Minahasa Utara yang diselenggarakan Dispora Minut, Rabu -Jumat (11-13/10/2023).

Kegiatan kepramukaan Dispora Minut ini dibuka pelaksanaannya oleh Bupati Minut/Ketua Majelis Pembimbing Kwarcab Minut Joune Ganda di dampingi Ketua Kwarcab Minahasa Utara Denny Lolong, Kadispora Audy Farly Sambul, Sekdispora Johan Wewengkang dan Ketua Panitia Pelaksana/Sekretaris Kwarcab Minut Jane E. Sangian.

Turut hadir Asisten 1 Umbase Mayuntu, Kadis Pendidikan Aldrin Posumah, Staf Ahli Bupati Jofieta Supit, Staf Khusus Bupati Bidang Pemuda dan Olahraga Leopold Toar Bokong dan Staf Khusus Bupati Bidang Pengembangan Komunikasi dan Informasi Publik Fernando

Pembawa materi penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba adalah Ketua Perhimpunan Putra Putri Brimob Lexie Kalesaran. Penyampaian materi dilakukan dengan cara dialogis/interaktif.

Di awal pemaparannya, Kalesaran menjelaskan apa itu narkoba, jenis-jenis dan dampak dari penyalahgunaannya, penggolongan/pengelompokan narkotika, sanksi pidana penyalahgunaan narkoba, tanda-tanda/perilaku pecandu narkoba.

Dijelaskan pula penyebab penyalahgunaan narkoba baik karena faktor internal maupun eksternal, ciri-ciri penyalahguna baik fisik, psikis maupun sosial.

Selain itu, kondisi terkini penyalahgunaan narkoba termasuk jumlah pengguna, jenis-jenis baru narkoba termasuk jumlah yang sudah masuk di Indonesia.

Disampaikan pula aspek-aspek resiko yang merugikan pribadi/individu, merugikan negara, merugikan masyarakat, dan merugikan negara.

Beberapa kepribadian remaja yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, halmana menjadi pasar potensial bagi pengedar/bandar/pemilik pabrik narkoba diulas agar peserta memahami.

Khusus bagi penggalang yang adalah generasi penerus bangsa, Kalesaran yang adalah juga Ketua Komunitas Tolak Narkoba mengingatkan untuk tidak coba-coba pakai.

“Seharusnya, para pelajar yang adalah generasi penerus bangsa belajar. Belajar menahan diri, belajar tentang arti kehidupan, dan belajar untuk masa depan,” ujarnya.

Penggiat dan relawan anti narkoba ini menyarankan untuk meraih cita-cita dengan berprestasi baik di bidang pendidikan, pramuka, olahraga, kesenian, aktif dalam kegiatan keagamaan dan lain-lain.

“Jadilah generasi muda yang dibanggakan keluarga, sekolah dan masyarakat dan lembaga keagamaan,” imbaunya.

Untuk pembimbing/pembina pramuka, diharapkan menjadi contoh/teladan dengan tidak menggunakan narkoba, berperan dalam upaya P4GN (pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba), serta bersinergi dengan instansi/lembaga terkait.

“Peran dalam upaya P4GN diatur dalam UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” sebutnya. (elka)

Meimonews.com – Bupati Minahasa Utara Joune Ganda di dampingi Ketua Kwarcab Minahasa Utara Denny Lolong, Kadispora Audy Farly Sambul, Sekdispora Johan Wewengkang dan Ketua Panitia Pelaksana/Sekretaris Kwarcab Minut Jane E. Sangian membuka kegiatan kepramukaan yang diselenggarakan Dispora Minut di Pendopo Kantor Bupati, Rabu (11/10/2023).

Kegiatan kepramukaan yang berlangsung hingga Jumat (13/10/2023) tersebut adalah Orientasi Majelis Pembimbing Gudep se-Kwarcab Minahasa Utara, Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Lomba Regu Pramuka Tingkat Penggalang SD dan SMP Minahasa Utara.

Untuk lomba terdiri dari cerdas cermat pramuka, hiking, LKBBTT, dan pionering. Lomba ini untuk putra dan putri.

Sebanyak 400-an pembimbing gudep dan Penggalang Gudep SD dan SMP se-Minut dan petutusan Kwarcab Talaud mengikuti kegiatan ini yang pada pembukaannya turut dihadiri antara lain Asisten 1 Umbase Mayuntu, Kadis Pendidikan Aldrin Posumah, Staf Ahli Bupati Jofieta Supit, Staf Khusus Bupati Bidang Pemuda dan Olahraga Leopold Toar Bokong dan Staf Khusus Bupati Bidang Pengembangan Komunikasi dan Informasi Publik Fernando Adam.

Ketua Kwarcab Minut/Ketua DPRD Minut Denny Lolong saat menyampaikan materi

Tampil sebagai narasumber di antaranya Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Minahasa Utara/Ketua DPRD Minahasa Utara Denny Lolong dan Ketua Perhimpunan Putra Putri Brimob/Ketua Komunitas Tolak Narkoba Lexie Kalesaran.

Bupati Minut yang adalah juga Ketua Majelis Pembimbing Kwarcab Minut di awal sambutannya menyampaikan bahwa kita semua patut bersyukur kepada Tuhan yang Mahakuasa karena bisa berkumpul di tempat ini untuk mengikuti kegiatan orientasi dan lomba pramuka penggalang SD dan SMP se-Minut.

Ketua PPP Brimob/Ketua KTN Lexie Kalesaran saat membawakan materi

Kegiatan orientasi ini, menurut Bupati adalah dalam.rangka membekali gugus depan (gudep) se-Minahasa Utara  sebagai kader-kader gerakan pramuka yang ada di Minahasa Utara.

“Tentunya, kita mengetahui, pendidikan gerakan kepramukaan yang dilaksanakan ini adalah bertujuan untuk makin meningkatkan rasa saling mengenal, keterampilan, dan kita akan memiliki rasa tanggung jawab di masing-masing gugus depan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini juga, disampaikan Bupati bahwa bekal yang akan diterima dalam kegiatan ini baik berupa arahan-arahan maupun lomba-lomba yang dilaksanakan ini akan terus menjadi modal dan harapan agar semakin memahami dan mengerti apa yang menjadi tugas sebagai pramuka.

“Saya sebagai Majelis Pembimbing berharap, kita juga meningkatkan orientasi serta saran dan arahan dalam kegiatan ini sehingga kita mampu menjadi gerakan pramuka yang bisa diandalkan di tengah-tengah lingkungan, keluarga dan masyarakat,” ujar Bupati. (elka)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar S Seminar Pendidikan Karakter Pancasila bagi mahasiswa Unsrat bertempat di Auditorium Unsrat, Senin (9/10/2023).

Seminar ini dihadiri Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU. Asean Eng, Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI WR. Jatmiko, SIP, MM, Direktur Intelkam Polda Sulut  Kombes Pol Albert Barita Sihombing, (mewakili Kapolda Sulut), Kaban Kesbangpol Sulut Feri Sangian dan Ketua IMA Manado Ivanry Matu (mewakili Ketua Kadin Sulut).

Seminar Pendidikan Karakter
“Mahasiswa Unsrat berkarakter Pancasila yang semakin unggul, inovatif, bermakna dan berkelas internasional” ini menunjukkan kembali komitmen Unsrat dalam membentuk mahasiswa berkarakter Pancasila yang kuat pada generasi muda terutama di lingkungan pendidikan.

Seminar ini membuktikan pula komitmen Unsrat dalam menghasilkan lulusan-lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Pancasila yang kuat, inovatif, bermakna dan mampu bersaing di tingkat internasional. (FA)

Meimonews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Tribrata Agung 2023 guna mengamankan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island State (AIS) Forum 2023 di Bali pada 10-11 Oktober 2023.

Dalam operasi ini, Polri membagi beberapa Satgas (satuan tugas), salah satunya Satgas Tindak.

Kasatgas Tindak Operasi Tribrata Agung 2023 Brigjen Pol Waris Agono mengatakan, Satgas Tindak sudah melakukan persiapan pengamanan seminggu sebelum penyelenggaraan KTT AIS Forum 2023.

“Kami sudah melakukan persiapan pengamanan ini dari jauh hari, bahkan kami sudah satu minggu lalu sudah melakukan pergeseran sarana prasarana kesini untuk melakukan persiapan,” kata Waris di Command Center 91, Nusa Dua, Bali, Minggu (8/10/2023).

Satgas Tindak ini, nantinya akan bertugas mengantisipasi, menangani dan menindak apabila terjadi peristiwa yang bersifat kontinjensi selama pergelaran KTT AIS Forum 2023.

“Seperti konflik sosial, terorisme, atau kejahatan yang menggunakan senpi, bahan peledak, bom dan drone yang tidak terdaftar dalam forum antidrone yang sudah disepakati,” jelasnya.

KTT AIS Forum 2023, sebut Waris, akan diikuti oleh 51 negara dan Indonesia menjadi tempat KTT pertama digelar. Untuk itu, berbekal pengalaman keberhasilan pengamanan KTT G20 dan KTT ASEAN, maka pola pengamanan KTT AIS Forum 2023 akan dilakukan hal yang sama.

“Kami persiapan betul pengamanannya agar KTT berjalan lancar sebagaimana kita punya pengalaman KTT G20, KTT ASEAN di Labuan Bajo dan Jakarta. Kami sudah merencanakan pengamanan KTT AIS ini mengacu keberhasilan pengamanan KTT G20 dan KTT ASEAN lalu,” tandasnya.

Dalam pengamanannya, Command Center 91 nantinya akan menggunakan 18 aplikasi, mulai dari pemantauan penerbangan pesawat delegasi, kondisi cuaca hingga kondisi di lapangan. Ada juga aplikasi face recognition yang berisi database Daftar Pencarian Orang (DPO) atau orang yang dicurigai guna mencegah terjadinya tindak pidana.

Adapun personil Brimob yang dikerahkan dalam pengamanan ini sebanyak 842 personil. Ratusan personil tersebut nantinya disebar ke lima klaster dan ditempatkan di titik-titik yang sudah ditentukan.

“Personil di lapangan dilengkapi peralatan yang kita siapkan ada setiap objek. Ada kendaraan trail, ada kendaraan rantis, sampai ada tabel cara bertindak sehingga anggota mengerti,” jelasnya.

Personil juga dibekali dengan aplikasi yang berguna melaporkan situasi di lapangan. Nantinya, jika personil tersebut membutuhkan bantuan tinggal melaporkan ke Command Center lalu dari Command Center akan menggerakkan personil lain yang terdekat untuk membantu.

Selain pengamanan di Bali, Polri juga melakukan pengamanan di jalur penyebrangan laut. Wilayah sekitar seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa Timur juga melakukan pengamanan dengan menggelar kegiatan kepolisian rutin yang ditingkatkan.

Dalam kesempatan ini, Waris juga menjelaskan beberapa titik yang menjadi perhatian pengamanan yakni Bandara, jalur perjalanan para delegasi hingga venue KTT AIS Forum 2023 berlangsung.

“Kemudian ada juga tempat wisata manakala di sela-sela waktu ada delegasi yang melakukan kunjungan ke tempat wisata dan tempat belanja itu kita sterilisasi dan dilakukan pengamanan,” katanya.

Waris meminta para personil yang bertugas selalu ingat prinsip pelaksanaan tugas yakni prosedural, profesional, dan proporsional. Anggota juga diingatkan agar menghormati hak asasi manusia (HAM) dan humanis, sehingga tindakan tidak boleh berlebihan.

“Kecuali ada ancaman yang sifatnya agresi segera. Kalau masih pasif dan aktif tidak perlu dengan kekerasan yang berlebihan. Kita awali dengan imbauan. Tapi kalau tidak diindahkan kita lakukan dengan penindakan tangan kosong lunak yakni kita evakuasi,” tegasnya. (AF)

Meimonews.com – Dirjen GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) Kemendikbudristek RI Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd dan rombongan di antaranya Sekretaris Temu Ismail, S.Pd., M.Si, Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK) Dr. Kasiman, dan Direktur Pendidikan Profesi Guru Adhika Ganendra, S.Si., MM  berkunjung ke SMA Negeri 7 Manado, Kamis (5/10/2023).

Dirjen dan rombongan diterima di lembaga pendidikan yang terletak di Kelurahan Tingkulu Kota Manado ini oleh Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung, S.Sos dan staf serta sejumlah siswa mulai dari pintu gerbang hingga ruang pertemuan.

Turut hadir di antaranya Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Daerah Sulut Debbie Mamangkey, S.Pd dan Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pendidikan Dra. Anne Areros Dondokambey.

Saat berada di sekolah ini, Dirjen dan rombongan disuguhi sejumlah atraksi dan diperlihatkan hasil karya siswa/sekolah.

Sejumlah penjelasan diberikan baik oleh kepala sekolah dan staf maupun siswa sehingga Dirjen dan rombongan mendapat informasi/keterangan terkait hal yang disuguhi/diperlihatkan.

Usai melihat karya-karya siswa/sekolah, dan sebelum meninggalkan kompleks sekolah, Dirjen dan rombongan makan siang bersama.

Rawung sangat berterima kasih dengan kunjungan yang tak disangka ini dan berharap masukkan yang diberikan akan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti.

Diketahui, kunjungan Dirjen dan rombongan dari Jakarta ke daerah Sulut karena ada beberapa agenda kegiatan yang akan diikuti/dihadirinya, terutama Rapat Koordinasi Internal Ditjen GTK (Rapim B) Bersama BBGP/BGP se-Indonesia. (Fer)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandayu, M.Eng di dampingi Sekretaris Lady D. Ante, S.Pd, MAP, Ketua Pokja Adpin Rosilia Bionda Wowiling, S.Sos, M.Si dan staf mengadakan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Minahasa Tenggara, Kamis (5/10/2023).

Ada sejumlah agenda kegiatan saat berkunjung ke kabupaten tersebut yakni memberikan materi di Dinas PPKB, memberikan arahan kepada PLKB dan PPPK yang baru dilantik serta menyerahkan bantuan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di Desa Lobu Dua yakni Guenvere Poluan dan Jhaneta Sualang.

Materi yang disampaikan Tandayu saat berada di Dinas PPKB terkait dengan
Evaluasi dan penguatan percepatan penurunan stunting serta Evaluasi penyerapan BOKB (Biaya operasional keluarga berencana).

Terkait dengan bantuan BAAS, Tandayu berharap, semoga dengan adanya BAAS ini dapat membantu keluarga anak stunting agar anak – anak ini dapat keluar dari permasalahan stunting.

Kepala Dinas PPKB Kabupaten Mitra
dr. Helny Sonya Ratuliu berterima kasih atas kunjungan kunjungan kerja ini dan akan terus berjuang bersama untuk mencapai target – target Program Percepatan Penurunan Stunting dan Bangga Kencana di Kabupaten Minahasa Tenggara.

Kadis atas nama Pemerintah Kabupaten Mitra berterima kasih atas bantuan BAAS dan akan dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara kepada keluarga – keluarga stunting lainnya. (Fer)