Meimo News

Meimonews.com – Tim Satuan Tugas (Satgas) Money Politik Polda Sulawesi Utara melakukan operasi tangkap tangan terhadap 2 pelaku tindak pidana pelanggaran Pemilu di masa tenang, yang dilaporkan Bawaslu Sulut.

Dikonfirmasi pada Rabu (14/2/2024) sore, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Michael Irwan Thamsil membenarkan penangkapan tersebut.

“Satgas Polda Sulut telah menangkap 2 pelaku praktik money politik yang terjadi di Kelurahan Teling, Kecamatan Wanea Manado yaitu pria berinisial FA dan JW pada Selasa, 13 Februari 2024. kemudian dikoordinasikan ke Gakkumdu Sulawesi Utara untuk dilakukan penelitian, apakah perbuatan kedua pelaku merupakan pidana, atau administrasi” ujarnya.

Pelaku JW ditangkap pada Selasa sore sekitar pukul 15.30 Wita. Dirinya merupakan Tim Sukses dari salah satu calon legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Sulut Dapil Manado.

“Dari tangan JW, polisi mendapatkan sejumlah barang bukti berupa 436 buah stiker, 9 buah handphone, uang sejumlah Rp.113.000.000, 10 lembar rekapan jumlah daftar pemilih dan 1 buah buku kwitansi,” jelas Thamsil.

Sementara itu, untuk pelaku FA ditangkap pada Selasa malam sekitar pukul 18.30 Wita. Dirinya merupakan Tim Sukses dari calon legislatif DPRD Kota Manado Dapil Wenang-Wanea.

“Barang bukti yang diamankan dari pelaku FA yaitu 8 buah stiker, 2 buah handphone, uang sejumlah Rp. 6.450.000,-, 129 buah amplop yang masing-masing berisi uang Rp. 50.000,-, dan 2 buah kartu keluarga,” tambahnya.

Dari hasil gelar perkara yang dilaksanakan Polda Sulut, kedua pelaku terbukti telah melakukan tindak pidana pelanggaran Pemilu. “Dan saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka,” tegas  Thamsil.

Kedua tersangka terancam dijerat dengan Pasal 523 ayat (2) UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, dengan pidana penjara paling lama empat tahun dan denda paling banyak Rp. 48 juta. (AF)

Meimonews.com – Untuk memperkuat pendampingan terhadap PKB (Penyuluh Keluarga Berencana) dan PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) maka perlu melakukan feedback ke kabupaten/kota.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg pada kegiatan Pemaparan Data Pemantauan Status Gizi (PSG) menggunakan elektronik- Pencatatan Pelaporan  Gizi  Berbasis  Masyarakat  (e-PPGBM).

Kegiatan yang diikuti sekitar 65 orang yang merupakan Satgas dan pegawai ini dilaksanakan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) BKKBN Perwakilan Sulut di Ruang Lestari BKKBN Perwakilan Sulut, Jalan 17 Agustus Manado, Selasa (13/2/2024).

Koordinator Program Manager Satgas PPS Sulut Danny Lalamentik, SE saat memaparkan data e-PPGM

Kaper memberi contoh, sebagaimana data yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondouw Selatan yang ada kenaikan dan data keluarga resiko stunting (KRS) paling rendah.

Oleh karena itu, Kaper menegaskan perlunya kolaborasi/kerjasama antara Satuan Tugas (Satgas) PPS dan PKB/PLKB dalam rangka akselerasi percepatan penurunan stunting (PPS).

Hal senada disampaikan Sekretaris BKKBN Perwakilan Sulut Lady D. Ante, S.pd, MAP. Menurut Ante, perlu kerjasama secara internal antara BKKBN dan Satgas PPS dalam rangka penurunan jumlah absolut dalam bentuk angka secara prosentase serta bagaimana plan of action dari Satgas PPS.

Ketua Tim Kerja KB/KR dr. Alfrida Bayang, M.Kes mengingatkan agar harus  ada langkah mencari balita yang belum diukur, pendampingan KRS, serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) tidak  memahami tupoksi kerja.

Ketua Tim Kerja Hubalila dr. Cyndi PO Taloko, M.Kes menjelaskan beberapa hal di antaranya pola asuh kembali ke tugas  dan fungsi TPK dan mendampingi calon pengantin baru, ibu hamil, baduta/balita serta perkuat  dan pelatihan, sosialisasi  tambahan  dari PKB/PLKB ke TPK.

Pemaparan data e-PPBGM dilakukan Koordinator Program Manager Satgas PPS Sulut Danny Lalamentik, SE.

Dalam pemaparannya diungkapkan, data KRS menurut PK 2023 menunjukkan sebanyak 25 persen BNBA merupakan KRS Baduta dan 2 persen PUS Hamil. Oleh karenanya, perlu pemanfaatan data KRS untuk intervensi risiko dan dijadikan sasaran kegiatan tagging stunting.

Diketahui, pentingnya pemenuhan informasi status gizi berdasarkan individu terpenuhi maka  dengan menggunakan sistem aplikasi e-PPGBM di mana dengan aplikasi  ini kebutuhan intervensi dalam penguatan surveilans gizi melalui kegiatan  PSG secara by name by addres.

Penggunaan e-PPGBM bertujuan agar tenaga pelaksana gizi dan pemangku kebijakan di daerah lebih muda dalam mengamati permasalahan gizi dan selanjutnya mengambil keputusan dan tindakan apa yang akan dilaksanakan, baik secara komunitas maupun individu.

Data keluarga beresiko stunting Sulut tahun 2023 adalah PUS (pasangan usia subur) hamil yang terdiri dari PUS 321.668 orang, PUS  hamil 7.281 orang, PUS Hamil tingkat kesejahteraan 1 sebanyak 448 orang, PUS hamil tingkat kesejahteraan 2 sebanyak 581orang, PUS  hamil tingkat kesejahteraan di atas 2 sebanyak 1.029 orang.

Untuk bayi bawah dua tahun (Baduta) terdiri dari Resiko Stunting 5.235 orang, PUS hamil tingkat kesejahteraan 1 sebanyak 1.052 orang, PUS  Hamil tingkat kesejahteraan 2 sebanyak 1.378 orang, PUS  Hamil tingkat kesejahteraan di atas 2  sebanyak 947 orang.

Berdasarkan data e-PPGBM Oktober 2023 (penarikan 5 Februari 2024), Entry Balita e-PPGBM 147,815 orang, Entry Pengukuran Balita  212.263 orang, Stunting 2.430 orang, jumlah balita tidak diukur 26.299 orang.

Data e-PPGBM dan Gizi RPJMN (penarikan data 5 Februari 2024),
Rekapitulasi Capaian Indikator Gizi RPJMN Gizi Terpadu 31 Januari 2024 adalah jumlah balita diukur 51.118 orang dan jumlah balita stunted 1.543 orang. (Fer)

Meimonews.com – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado pimpinan Maya Pingkan Warouw, SS, M.Hum, M.Ed, Ph.D (dekan) menggelar pembukaan Dies Natalis ke-59 di kompleks fakultas, Selasa (13/2/2024).

Pembukaan kegiatan diwarnai pelepasan balon ke udara oleh Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Prof. Dr. Or. Grevo Soleman Gerung, M.Sc mewakili Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng.

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Wakil Rektor 4 Unsrat Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA, civitas akademika FIB Unsrat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Prof. Gerung mengatakan, tema dies yakni Nurturing Traditions, Building Characters, Expanding International Network ini mengandung makna yang dalam dan luas dan memberi pesan kepada warga Fakultas Ilmu Budaya, bahwa perguruan tinggi tentunya jejaring internasional penting untuk diperluas.

Selain itu, wajib pula mempertahankan warisan budaya dan karakter kelokalan serta kebangsaan kita.

Di akhir sambutannya, Prof. Gerung berpesan, layanilah mahasiswa dengan baik dan benar agar supaya juga mereka
menjadi generasi muda yang baik dan benar. (FA)

Meimonews.com – Kemendikbudristek melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (PLPP/Puslapdik) resmi membuka kesempatan bagi mahasiswa baru di seluruh Indonesia untuk menjadi penerima KIP Kuliah Merdeka sesuai jenjang studinya baik sarjana maupun diploma untuk tahun 2024.

Hal tersebut terungkap pada webinar Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka di Jakarta, Senin (12/2/2024).

Dalam siaran persnya, Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Setjen Kementerian pendidikan, Kebudayaan riset dan teknologi (Kemendikbudristek) menjelaskan, Kemendikbudristek terus berkomitmen untuk meningkatkan akses pendidikan dasar, menengah, dan tinggi untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul guna meningkatkan produktivitas, memajukan kebudayaan, dan mencapai kesejahteraan menuju Indonesia Emas 2045.

Wujud komitmen tersebut berfokus pada peningkatkan pembangunan SDM yang salah satunya dilakukan melalui Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi atau yang umum disebut Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) Merdeka.

Pelaksana tugas Kepala Puslapdik Abdul Kahar, mengatakan, Kemendikbudristek telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,9 triliun di tahun 2024. Dana tersebut, akan digunakan untuk membiayai Program KIP Kuliah Merdeka dengan total sasaran penerima 985.577 mahasiswa yang terdiri dari 200.000 mahasiswa penerima KIP Kuliah baru dan sisanya adalah mahasiswa penerima KIP Kuliah on going dan mahasiswa penerima bantuan biaya pendidikan on going.

Penerima KIP Kuliah Merdeka di 2024 akan mendapatkan pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi pada jalur UTBK-SNBT serta seleksi lain oleh perguruan tinggi bagi pelamar KIP Kuliah Merdeka yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan/atau menerima program bantuan sosial sesuai Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 4/PMK.02/2023.

Penerima KIP Kuliah Merdeka di tahun 2024 akan mendapatkan biaya pendidikan atau biaya kuliah (UKT/SPP) yang dibayarkan langsung ke rekening perguruan tinggi dan bantuan biaya hidup per bulan yang ditransfer langsung ke rekening mahasiswa yang besarannya ditetapkan berdasarkan perhitungan indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi.

Dana tersebut akan diberikan dalam 5 klaster besaran per bulan, yaitu Rp. 800.000, Rp. 950.000, Rp. 1.100.000, Rp. 1.250.000, dan Rp. 1.400.000.

Bantuan biaya hidup tersebut sepenuhnya merupakan hak mahasiswa yang digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan selama kuliah dan tidak boleh dimanfaatkan perguruan tinggi untuk biaya tambahan apapun.

Dijelaskan, pada tahun 2024 akan dilaksanakan peningkatan kualitas sasaran dan inovasi Program KIP Kuliah Merdeka. Di antaranya pertama, peningkatan kuota penerima KIP Kuliah Merdeka menjadi 200.000 penerima, meningkat kembali dari tahun 2022 dan 2023 sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk peningkatan sumberdaya manusia dan pemerataan akses pendidikan tinggi;

Kedua, integrasi data calon penerima yang lebih baik dengan Pusdatin Kemendikbudristek untuk data ekonomi calon penerima sebagai upaya peningkatan ketepatan sasaran; Ketiga,  peningkatan layanan KIP Kuliah Merdeka melalui pengembangan Monitoring Proses Pencairan;

Keempat, penyediaan layanan penyaluran biaya hidup melalui layanan keuangan digital (fintech) yang akan diujicoba bagi mahasiswa baru pada semester gasal tahun akademik 2024/2025.

Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti mengatakan, Kemendikbudristek melihat bahwa kesempatan untuk melanjutkan kuliah pada program studi unggulan di kampus-kampus terbaik di seluruh Indonesia harus diberikan kepada seluruh anak Indonesia.

Pihaknya berharap, tunas bangsa yang menyelesaikan studinya tersebut nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan berkontribusi dalam membangun negeri.

“Diutamakan orang pertama dari keluarga miskin atau rentan miskin yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi, tidak perlu khawatir melanjutkan studi ke perguruan tinggi di prodi unggulan dengan akreditasi terbaik karena dijamin pembiayaan pendidikan sampai lulus sesuai jangka waktu pemberian KIP Kuliah Merdeka,” ujarnya.

Suharti berharap, KIP Kuliah Merdeka di tahun 2024 dapat berjalan lebih baik dan senantiasa  memberi asa bagi generasi muda Indonesia dari seluruh pelosok negeri untuk menggapai pendidikan tinggi sehingga dapat memutus mata rantai kemiskinan demi Indonesia yang lebih sejahtera di masa depan menuju Indonesia Emas tahun 2045. (Fer)

Meimonews.com – Sesuai Kalender Liturgi Gereja Katolik, mulai Rabu (14/2/2024), komunitas gereja Katolik memasuki masa Prapaskah tahun 2024, yang diawali dengan Perayaan Penerimaan Abu, tanda pertobatan.

Di hari itu juga, sesuai Kalender Pemerintah Indonesia, komunitas gereja Katolik  akan ambil bagian dalam Pesta Demokrasi untuk memilih Presiden/Wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Di hari yang sama, sebagaimana sudah mulai menjamur dalam lingkungan kehidupan anak remaja dan orang muda serta orang dewasa, khususnya pasangan suami istri, ada merayakan Hari Cinta Kasih atau Hari Kasih Sayang.

Oleh karena itu, Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengeluarkan Surat Puasa Tahun 2024 yang ditandatangani 9 Februari 2024.

Surat Gembala Keuskupan Manado yang bertemakan Sejahtera Ekonomiku, Lestari Alamku ini ditujukan kepada para pastor, biarawan/biarawati dan umat Katolik di seluruh wilayah Keuskupan Manado, yang tersebar di tiga provinsi yakni Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah.

Tiga momen tersebut, menurut Mgr. Rolly, sapaan akrab gembala kelahiran Lembean, Minahasa Utara (dulu masih tergabung dalam Minahasa), punya nilai dan pesan penting untuk hidup pribadi, hidup berkeluarga, hidup menggereja dan hidup bernegara.

“Nilai yang memersatukan sebagai keluarga, warga gereja, dan warga  adalah Cinta. Dengan Cinta kita membangun hidup bersama lewat rupa-rupa perjumpaan. Itulah Cinta kepada sesama manusia yang semartabat,” sebut Mgr. Rolly.

Dengan kita menuju tempat pemungutan suara, jelasnya, untuk ambil bagian dalam pesta demokrasi sambil memilih Presiden/Wakil Presiden, dan Wakil-wakil Rakyat di semua tingkatan, itulah cinta untuk masa depan Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang kita cintai ini, itulah Cinta seorang patriot proklamasi (lagu Garuda Pancasila).

Dikemukakan, dengan Cinta, kita memasuki masa Prapaskah sambil mengupayakan pertobatan dan pembaruan hidup, sambil mengusahakan kesejahteraan ekonomi dan kelestarian alam, itulah cinta terhadap kehidupan dan alam sudah diciptakan Allah.

Dalam konteks masa Prapaskah, Komisi PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi – red) KWI (Konferensi Waligereja Indonesia – red) dan Keuskupan Manado, mengambil tema untuk Aksi Puasa Pembangunan 2024 ini yakni Ekonomi Berkeadilan Ekologis.

Muncul pertanyaan, mengapa Gereja mengangkat tema ini ? Mengapa kita harus peduli dengan ekonomi ekologis ?

Jawaban utama untuk pertanyaan tersebut, sebut Uskup, adalah kesadaran bersama bahwa manusia sejahtera tak terpisahkan dari fakta bumi yang subur. Manusia mengupayakam kesejahteraan hidup ekonominya sambil mengupayakan juga kesuburan alam yang menjadi tempat dan hidupnya.

Kesatuan atau ketakterpisahkannya manusia dari alam menegaskan tanggung jawab besar manusia. Manusia punya tanggung jawab untuk masa depan manusia dan juga masa depan alam. Itulah yang biasa dimengerti kalau kita berbicara tentang ekonomi dan ekologi berkelanjutan.

Orientasi permenungan dan aksi nyata dari tema ini, menurut mantan Superior Provinsial MSC Indonesia ini adalah Sejahtera Ekonomiku, Lestari Alamku.

Manusia dipersilakan mengambil manfaat dari alam demi kesejahteraan ekonominya, tetapi secara bertanggungjawab, yakni terhadap alam dan kekayaannya sehingga generasi-generasi selanjutnya masih dapat menikmati manfaat-manfaat dari alam itu.

Ditegaskan, alam dan kekayaannya dimaksudkan oleh Pencipta untuk memberi manfaat kepada segenap generasi manusia, dan bukan hanya kepada generasi tertentu, atau generasi kita sekarang ini.

Firman Tuhan yakni penuhilah bumi dan taklukkan itu, berkuasalah ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang di bumi’ (Kej. 1:28), menurutnya, harus ditafsirkan dengan benar.

Perlu ditegaskan terkait teks ini adalah penafsiran benar tentang ‘menaklukkan bumi. Untuk menaklukkan bumi, manusia sudah diperlengkapi dengan akal budi, suara hati dan organ fisik, khususnya tangan.

Manusia diberi akal budi supaya berpikir dengan benar dan menghasilkan pengetahuan yang benar. Manusia diberi suara hati supaya merangkai kehendak yang baik. Manusia diberi organ fisik, khususnya tangan, supaya dapat bekerja dengan rajin.

Semua perlengkapan yang sudah diberikan Allah ini dimaksudkan supaya manusia menaklukkan bumi secara benar dan baik, menjaga dan melestarikannya, dan bukan merusak dan menghancurkannya.

Manusia diberi kewenangan untuk menaklukkan bumi sambil mengedepankan Cinta, yaitu Cinta ekonomis dan cinta ekologis.

“Memang  pada hidup sudah ditunjukkan lewat upaya-upaya serius untuk mewujudkan hidup  sejahtera. Sudah banyak tips yang dibagikan dan dipelajari seperti kerja keras, hidup hemat, budayakan menabung, demi terwujudnya hidup makmur dan sejahtera,” tegas Mgr. Rolly.

Menurutnya, keberpihakan pada alam juga sudah ditunjukkan lewat upaya-upaya serius untuk melestarikan alam. Alam adalah bagian penting dari hidup manusia. Kesejahteraan ekonomi manusia adalah bagian dari kelestarian alam. Alam adalah tempat di mana manusia berpijak.

“Sejahtera ekonomiku, lestari alamku dapat menjadi pada waktu semua pihak yang berkepentingan mengelola ekonominya sambil menunjukkan cintanya juga pada alam.

“Selamat memasuki Masa Prapaskah dengan Cinta ! Selamat merayakan Pesta Demokrasi, dan Selamat Datang di Tempat Pemungutan Suara dengan Cinta ! Selamat merayakan Hari Kasih Sayang dengan semangat Puasa dan Pantang !” sebut Uskup di akhir surat puasanya. (lk)

Meimonews.com – SMA Negeri 8 Manado melakukan softlaunching program unggulan sekolah Kamberu (kampanye bertani urban) di kompleks sekolah, Rabu (7/3/2024).

Softlaunching oleh Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut Dr. Femmy Sulut, M.Si itu dilaksanakan bersamaan dengan penutupan pelatihan Google for Education yang diadakan Senin-Rabu (5-7/2/2024).

Pelatihan Google for Education dilakukan untuk semua guru-guru karena sekolah ini merupakan salah satu sekolah rujukan Google di Sulut.

Launching Kamberu ini merupakan kelanjutan dari program sekolah penggerak (PSP) sekolah yang akrab disebut Smandel yang digagas untuk membuat branding baru SMA Negeri 8 PSP Kamberu.

Sekolah yang berfokus pada Merdeka Belajar Siswa dengan mengangkat semangat muatan budaya lokal Minahasa akan berjalan di TP 2025 bekerjasama dengan pelibatan penuh stakeholder (para guru, khususnya walikelas, seluruh orangtua siwa, para siswa).

Kepala SMA Negeri 8 Manado Dra. Mediatrix Maryani Ngantung, M.Pd menjelaskan, kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang  ada dipastikan dalam kolaborasi dan terintegrasi dari kegiatan green school, diving hingga robotik serta pihak luar Aqua Danone dalam progres serta persiapan yang sudah berjalan dari Unima yang dimotori  Dr. Mariana Rengkuan.

“Penanggungjawab dan kepanitian program sudah terbentuk,” ujar Mediatrix, yang adalah Kepala Sekolah Penggerak inovatif dan kreatif dalam membangun dan memajukan pendidikan di Sulut ni.

Mediatrix menjelaskan, kamberu merupakan sebuah rencana aksi wirausaha pertanian di SMA Negeri 8 Manado yang menggerakkan seluruh elemen sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan pertanian berkelanjutan sebagai proyek pembelajaran.

Nama kamberu digunakan karena terinspirasi dari salah satu babak dalam tarian maengket yang disebut Maowey Makamberu, di mana gerak dan lagunya megungkapkan syukur kepada Tuhan atas hasil pertanian berlipat ganda.

Secara etimologis, kamberu berasal dari bahasa suku-suku Minahasa -beberapa dialek menyebut juga kan weru- yang berarti makanan baru. (Fer)

Meimonews.com – Pelepasan balon simbol perubahan dan transformasi pelayanan ruma sakit mengawali perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Rumah Sakit Umum Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou.

Pelepasan balon ke udara yang dilaksanakan di halaman kantor admnistrasi rumah sakit yang akrab disebut RS Kandou atau RSUP Kandou, Jumat (9/2/2024) ini dilakukan Dirut RS Kandou Dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes.

Selain pelepasan balon, peringatan HUT kali ini ditandai pula dengan, antara lain pemasangan lilin dan pemotongan kue ulang tahun dan pelepasan jalan sehat dan senam bersama.

Saat memberikan sambutan, dokter Ivonne yang di dampingi Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto, SpB TKV (K) dan Plt Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Ns Suwandi I Luneto, S.Kep, M.Kes membagikan kabar gembira tentang berbagai penghargaan yang telah diterima RS Kandou.

Menurut dokter Ivonne, RS Kandou telah mencatat prestasi penting sebagai rumah sakit vertikal dengan sistem remunerasi.

“RS Kandou meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan sebagai Rumah Sakit Vertikal dengan Sistem Informasi Remunerasi Terbaik ke-3 dan Peringkat 2 Rumah Sakit Vertikal dengan Standar Klinis Terbaik. Selain itu, RS Kandou juga berhasil mendapat dua predikat penghargaan pada Pameran Inovasi Dan Teknologi Transformasi Kesehatan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2023,” ujarnya.

Ada juga penghargaan terbaik menulis narasi poster yang diprakarsai oleh Dirut Ivonne Rotty dan tim komite mutu RS Kandou. RS Kandou juga meraih penghargaan dalam acara nasional tahunan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Award tahun 2023. Penghargaan ini menunjukkan keunggulan RS Kandou dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Pada Pameran HKN di Jakarta, RS Kandou meraih penghargaan stand terbaik kategori Rumah Sakit, dan penghargaan juara 3 “Satu Sehat” Award 2023 kategori Most Integrated RS Vertikal.

“Pencapaian ini bukan hanya karena kerja keras dari pimpinan tetapi semua civitas RS Kandou, Ini adalah hasil dari dedikasi dan komitmen kita semua untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” ujar Dirut.

Ketua Panitia HUT RS Kandou dr. Wega Sukanto menyampaikan apresiasi kepada semua panitia yang sudah memberi yang terbaik, para sumbangsih donatur yang sudah berpartisipasi sehingga kegiatan boleh terlaksana.

“Perayaan HUT akan diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk Lomba Duta Mutu, Lomba Lari, dan E-sport,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikbudristek menyelenggarakan webinar bertajuk Menjadi Orangtua Bijak di Era Digital. Webinar disiarkan secara langsung melalui Youtube Ditjen GTK Kemdikbud RI, Rabu (7/2/2024).

Diselenggarakannya webinar ini dilatarbelakangi oleh kondisi dewasa ini, di mana gawai dan peranti digital semakin masif digunakan anak dan remaja Indonesia untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh, baik untuk jenjang pendidikan anak usia dini hingga pendidikan tinggi.

Namun di saat yang sama, muncul pula berbagai permasalahan akibat meningkatnya intensitas penggunaan gawai tersebut.

Ketua DWP (Dharma Wanita Persatuan) Kemendikbudristek Franka Makarim

Ketua DWP (Dharma Wanita Persatuan) Kemendikbudristek Franka Makarim menjelaskan, isu yang diangkat dalam webinar ini sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi orangtua maupun pendidik terkait penggunaan teknologi digital di dalam dunia pendidikan.

Teknologi digital merupakan salah satu sarana untuk memudahkan pertukaran informasi namun menciptakan ekosistem pendidikan digital yang sehat bagi tumbuh-kembang anak-anak Indonesia masih menjadi tugas besar berbagai pihak terkait.

Tak dapat dipungkiri, kemajuan teknologi dapat mengoptimalkan pertukaran informasi yang berguna untuk menstimulasi keterampilan berpikir dan nalar kritis anak.

Di sisi lain, maraknya bahaya siber yang mengancam ketika berselancar di internet, membuat peran orangtua sebagai figur teladan pengguna teknologi digital yang cermat, kritis, dan produktif menjadi sangat penting.

Selain itu, anak-anak juga memerlukan bimbingan orang dewasa agar dapat mengeksplorasi fitur yang sesuai dengan rentang usia dan kebutuhan mereka.

“Di era ini, pengaruh teknologi digital tidak dapat dihindari sepenuhnya. Tapi sebagai orangtua, kita memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk mengatasi, berdialog, dan memberi pengertian kepada anak-anak dalam pemakaian teknologi,” ujar Franka.

Menurutnya, diperlukan kolaborasi yang baik antara orangtua dan pendidik untuk menciptakan lingkungan digital yang aman bagi generasi masa depan. Selain itu, lingkungan keluarga dan sekolah diharapkan mampu menjadi tameng yang mampu melindungi anak dari pengaruh negatif dunia digital.

“Dalam tantangan era digital yang semakin besar ini, kita harus bisa saling membantu, saling memperkaya pengetahuan, dan tidak malu bertanya terkait isu ini, sehingga kita dapat menerapkannya baik di lingkungan rumah maupun sekolah,” jelasnya.


Direktur Jenderal GTK Kemendikbudristek Nunuk Suryani

Direktur Jenderal GTK Nunuk Suryani menjelaskan, webinar ini diselenggarakan karena Ditjen GTK melihat pentingnya peran orangtua dalam memastikan keamanan penggunaan teknologi digital yang semakin masif pada anak-anak.

Salah satu platform yang dikembangkan oleh Kemendikbudristek, yaitu Platform Merdeka Mengajar (PMM), merupakan salah satu praktik baik penggunaan teknologi sekaligus strategi implementasi dari Kurikulum Merdeka. Saat ini, sebanyak 2,6 juta guru sudah menggunakan PMM.

“Penggunaan PMM merupakan wujud kontribusi pemerintah untuk memastikan pendidik dan peserta didik di seluruh Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses konten pembelajaran yang kontekstual,” ujarnya.

Pihaknya percaya, perkembangan teknologi digital merupakan satu keniscayaan. Untuk menghadapinya, pemerintah proaktif menyiapkan regulasi agar peserta didik mampu menghadapi kemajuan teknologi dengan rasa percaya diri dan karakter yang unggul.

Selain itu, berbagai kebijakan Kemendikbudristek diterbitkan guna mengembangkan kompetensi pendidik agar proses pembelajaran dapat terselenggara sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik di era digital.

Dalam konteks pendidikan bagi anak, upaya pemerintah ini tentunya perlu dibarengi dengan peran dan kecakapan literasi orang tua sebagai pendamping anak. Menurut Dirjen, literasi bukan hanya kemampuan menggunakan gawai dengan cerdas, namun juga bijak dalam memilah konten yang sesuai.

“Kemendikbudristek terus mengakselerasi penggunaan teknologi digital. Oleh karena itu, kita sebagai orang tua perlu memahami kebijakan tersebut untuk kebaikan masa depan anak-anak kita,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Komunitas akademisi, alumni dan mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengeluarkan pernyataan sikap seruan kebangsaan.

Pernyataan sikap tersebut dibacakan perwakilan pimpinan mahasiswa di taman Patung Unsrat, Rabu (7/2/2024).

Dikeluarkannya pernyataan sikap seruan kebangsaan itu merupakan respon atas keprihatinan situasi dan kondisi menjelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ada lima hal yang dinyatakan dalam seruan kebangsaan tersebut. Pertama, mengecam segala bentuk tindakan yang menekan dan menindas kebebasan berekspresi dan berpendapat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menjelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024.

Kedua, menuntut kepada pejabat negara, pejabat pemerintah, aparatur sipil negara, yang ada di Pusat dan di daerah; TNI/POLRI menjaga kewibawaan, mengedepankan etika, norma dan martabat sebagai aparatur untuk bersikap netral, jujur dan adil, mengedepankan sikap profesional, sesuai persyaratan perundang-undangan dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

Ketiga, mendesak kepada semua penyelenggara Pemilu dari tingkat Pusat KPU, Bawaslu Tingkat Provinsi, Kabupaten, Kota sampai di Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) untuk menjaga integritas demi mewujudkan Pemilu yang transparan, jujur adil dan bermartabat, tidak berpihak dan terbebas dari intervensi pihak manapun.

Keempat, hentikan pemberitaan bohong (hoaks) yang dilakukan atas nama organisasi, kelompok, maupun individu melalui sosial media, serta framing penggiringan opini yang mendiskreditkan orang atau kelompok tertentu, sehingga mengakibatkan terjadinya perpecahan sesama anak bangsa.

Kelima, menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan dengan menjunjung tinggi persaudaraan sebagai anak bangsa, sikap saling menghargai perbedaan di tengah keberagaman, serta menolak isu-isu identitas yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu yang menghancurkan sendi-sendi toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (FA)

Meimonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait dengan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024.

SE bernomor : 99/BM-ll-2024 tertanggal 7 Februari 2024  tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama ini ditandatangani Pj. Bupati Minahasa Dr. Jemmy Kumendong, M.Si.

Pj Bupati Minahasa melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Minahasa Maya Marina Kainde, SH, MAP menjelaskan Surat Edaran tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan bersama tiga menteri yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia,

PJ. Bupati Minahasa Dr. Jemmy Kumendong, M.Si

Keputusan Bersama bernomor 855 tahun 2023 dan nomor 4 tahun 2023 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2024 tersebut adalah pertama, Hari Libur Nasional Tahun 2024 yakni Hari Senin tanggal 1 Januari (Tahun Baru 2024 Masehi), Hari Kamis tanggal 8 Februari (Isra Miraj Nabi Muhammad SAW).

Hari Sabtu tanggal 10 Februari (Tahun Baru Imlek 2575 Kongzilli), Hari Senin 11 Maret (Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946), Hari Jumat 29 Maret (Wafat Isa Almasih), Hari Minggu 31 Maret (Hari Paskah).

Hari Rabu-Kamis 10-11 April (Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah), Hari Rabu 1 Mei (Hari Buruh Internasional), Hari Kamis 9 Mei (Kenaikan Isa Almasih), Hari Kamis 23 Mei (Hari Raya Waisak 2568 BE), Hari Sabtu 1 Juni ( Hari Lahir Pancasila), Hari Senin 17 Juni (Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah).

Hari Minggu 7 Juli (Tahun Baru Islam 1445 Hijriyah), Hari Sabtu 17 Agustus (Hari Kemerdekaan Republik Indonesia), Hari 16 September (Maulid Nabi Muhammad SAW), Hari Rabu 25 Desember (Hari Raya Natal)

Kedua, Cuti Bersama Tahun 2024 yang terdiri dari Hari Jumat 9 Februari (Tahun Baru Imlek 2575 Kongzilli), Hari Selasa 12 Maret (Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946), Hari Senin, Selasa, Jumat dan Senin 8,9,12 dan 15 April (Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah).

Hari Jumat 10 Mei (Kenaikan Isa Almasih), Hari Jumat 24 Mei (Hari Raya Waisak), Hari Selasa 18 Juni (Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah), Hari Kamis 26 Desember (Hari Raya Natal). (Fer)