Meimonews com – Walikota Manado  Andrei Angouw menghadiri Pelantikan Forum Kota Sehat Kota Manado Tahun 2022 di Aula Serbaguna Pemerintah Kota Manado, Kamis (15/9/2022).

Acara ini dirangkaikan dengan Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan di 87 Kelurahan dan 11 Kecamatan di Kota Manado.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua TP PKK Kota Manado Iren Angouw Pinontoan, Sekretaris TP PKK dr. Merry Sualang Mawardi, Sekretaris Pemerintah Kota Manado  Dr. Micler C.S. Lakat SH., para Asisten, Kepala SKPD, Anggota DPRD Kota Manado, Kabag Protokol Innov Walelang  para Camat, Tim Pembina Kota Sehat dan undangan lainnya.

Setelah acara pembukaan disampaikan laporan kegiatan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado dr. Steiven Dandel dan dilanjutkan dengan pembacaan Tim Pembina Kota Sehat serta Pembentukan Forum Kota Sehat Kota Manado yang disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Manado.

Sebagai Pengarah Forum Kota Sehat adalah Walikota, Wakil Walikota Manado dan Ketua DPRD Kota Manado, Penanggung Jawab adalah Sekretaris Pemerintah Kota dan Ketua TP PKK Kota Manado. Ketua Forum Kota Sehat yang dijabat dr. Merry Sualang Mawardi.

Setelah pembacaan pengurus dilanjutkan dengan pembacaan naskah pelantikan oleh Walikota Manado yang menandai pelantikan secara resmi Forum Kota Sehat Kota Manado serta Pengurus Tim Pembina Kota Sehat Kota Manado 2022.

Setelah itu, pembacaan Ikrar Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan oleh Walikota Manado yang diikuti seluruh Camat se-Kota Manado dan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Forum Kota Sehat, Tim Pembina Kota Sehat serta Stop Buang Air Besar Sembarangan.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan dari Walikota Manado di dampingi Ketua TP PKK Kepada Kecamatan yang telah melaksanakan Program Stop BABS dengan baik.

Dalam sambutannya, Walikota Manado menyampaikan selamat bekerja kepada pengurus yang baru saja dilantik. “Setiap organisasi pasti ada semangatnya,”  ujar Walikota di awal sambutannya.

Bagi mantan Ketua DPRD Sulut ini, Manado harus bisa bersaing dengan daerah lainnya. “Supaya bisa bersaing, masyarakat kita harus sehat,” tandasnya.

Ditambahkan, Kota Manado diharapkan maju dan berkembang dan salah satu parameternya adalah bahwa kota kita harus sehat dan nyaman ditinggali.

Walikota mewarning tentang sampah yang masih menghiasi Kota Manado. Menurutnya, diciptakan budaya dan hidup sehat dengan cara berani menegur jika ada yang kencing apalagi BAB sembarangan.

“Yang punya wilayah seperti para Camat agar memberdayakan para Lurah dan ketua lingkungan. Harus tegas dan kalau perlu keluarkan SP (Surat Perintah) supaya kita ada wibawa,” tegas Walikota seraya menambahkan, hal ini perlu sosialisasi dan sekali lagi harus ada ketegasan di lapangan.

Imunisasi juga menjadi perhatian Walikota untuk dicek di lapangan, sebab imunisasi membentengi anak-anak dari penyakit supaya kota ini bisa sehat, bisa maju dan masyarakatnya sejahtera.

Acara dilanjutkan dengan seremoni Deklarasi Stop BABS yang ditandai dengan penekanan tombol oleh Walikota Manado. (elka)

Meimonews.com – Pelayanan Gerai Samsat telah hadir di Mall Pelayanan Publik (MPP) Manado milik Pemerintah Kota Manado, jalan Piere Tendean (Boulevard), samping Mantos Manado.

Kehadiran tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kota Manado dan Bapenda Sulut serta sejumlah lembaga/instansi vertikal/horisontal  di MPP Manado, Kamis (15/9/2022).

Penandatangan kesepakatan bersama dilakukan oleh Walikota Manado Andrei Angouw, Kepala Bapenda Sulut Olvie Atteng serta beberapa perwakilan Kejati Manado, Kapolresta Manado, Kanwil Kemenkumhan Sulut, Ombusman RI Perwakilan Sulut,  BNN Sulut, PT Bank Pembangunan Daerah Sulutgo, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado, BPJS Kesehatan Cabang Manado.

Selain itu, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Manado, Kementerian Agraria dan Tata Ruang Kantor Pertanahan Manado, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Manado, Kantor Balai POM Manado, PT Garuda Indonesia Tbk Cabang Manado, dan Balai Monitor Spektrum Frekwensi Radio Kelas 2 Manado.

Turut hadir Sekretaris Kota Manado Micler Lakat serta Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Manado Jimmy C.E. Rotinsulu, Sekretaris Steven Nangoy dan Kabid Promosi dan Kerjasama Yunita Youlanda Kumaat.

“Untuk pelayanan Gerai Samsat di Mall Pelayanan Publik Manado kami melayani pembayaran pajak tahunan secara online, penukaran notice pajak dan pengesahan STNK, setiap hari kerja mulai jam 09.00 sampai dengan 15.00 Wita,” ujar Atteng. (Fer)

Oleh :

Dr. Paulus Januar, drg, MS, CMC

Meimonews.com – Pandemi Covid-19 dampaknya melanda seluruh kehidupan masyarakat, termasuk di bidang kedokteran gigi. Profesi kedokteran gigi mengalami disrupsi yang tidak ringan. Meski Pandemi Covid-19 belum usai, namun di samping upaya mengatasinya, perlu dilakukan pemulihan pelayanan kedokteran gigi, bersamaan dengan pemulihan seluruh sektor kehidupan masyarakat lainnya.

Telah hampir tiga tahun dunia dilanda Covid-19. Kasus pertama Covid-19 terdeteksi di Wuhan Cina pada Desember 2019. Sejak itu, Covid-19 menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Pada 30 Januari 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Covid-19 sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat internasional (Public Health Emergency of International Concern), kemudian pada 11 Maret 2020 ditetapkan sebagai pandemi.

Di Indonesia kasus Covid-19 pertama kali ditemukan pada 2 Maret 2020. Selanjutnya, dengan cepat penyakit tersebut menyebar ke pelbagai wilayah Indonesia. Hingga 12 September 2022, di seluruh Indonesia telah 6.394.340 orang terkonfirmasi Covid-19 dan 157,787 di antaranya meninggal.  Sedang di seluruh dunia sebanyak 603.711.760 orang telah terkena dan 6.484.136 orang meninggal karena Covid-19.

Disrupsi Kedokteran Gigi
Pandemi Covid-19 telah menimbulkan disrupsi terhadap pelayanan kedokteran gigi yang dapat dikatakan terparah di zaman modern ini. Dokter gigi dalam menjalankan profesinya rentan terhadap penularan Covid-19. Walaupun sebenarnya selama ini dokter gigi telah melakukan upaya pengendalian infeksi secara ketat, namun dengan merebaknya Covid-19 ternyata tidaklah memadai.

Hal ini menyebabkan jatuhnya korban yaitu dokter gigi yang terkena Covid-19 ketika menjalankan praktiknya, serta terdapat pula yang hingga meninggal. Akibatnya, dokter gigi menutup praktiknya, atau pun hanya secara terbatas pada kasus gawat darurat yang tidak dapat ditunda perawatannya. Di kalangan masyarakat juga terdapat rasa kuatir untuk menjalani pelayanan kedokteran gigi.

Keadaan ini menyebabkan hambatan aksesibilitas untuk mendapatkan pelayanan kedokteran gigi. Sedang di lain pihak, kebutuhan untuk mendapatkan pelayananan kedokteran gigi merupakan kebutuhan yang memang nyata terdapat di masyarakat.

Normal Baru Kedokteran Gigi
Agaknya praktik kedokteran gigi di masa mendatang tidak akan kembali seperti sebelum Pandemi Covid-19. Pelayanan kedokteran gigi mengalami perubahan seturut perkembangan yang terjadi. Prosesnya tidak mudah karena sama sekali tidak ada persiapan menghadapi bencana Covid-19 yang tiba-tiba muncul.

Namun, profesi kedokteran gigi tidak hendak larut terpuruk dalam disrupsi yang terjadi, melainkan berusaha bangkit mengatasinya. Berkembang pola pelayanan kedokteran gigi di era normal baru yang terjadi karena Covid-19.

Berkembang upaya pelaksanaan perlindungan pasien maupun dokter gigi pada pelayanan kedokteran gigi. Selain itu, berkembang pula penggunaan teledentistry, semakin disadari perlunya pencegahan penyakit gigi dan mulut, serta meningkatnya pemahaman mengenai pentingnya kesehatan dalam kehidupan masyarakat.

Kini pelayanan kedokteran gigi sudah mulai dibuka kembali, namun dengan pengamanan yang ketat untuk menghindari penularan Covid-19 terutama dalam bentuk penggunaan APD (Alat Pelindung Diri), peralatan untuk mengendalikan aerosol pada kegiatan praktik dokter gigi, penggunaan disinfektans secara meluas, dan tindakan pengendalian infeksi lainnya. Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan terhadap tenaga kesehatan gigi serta masyarakat luas juga mendukung dibukanya kembali pelayanan kedokteran gigi.

Selain tindakan untuk pengendalian infeksi dalam pelaksanaan praktik kedokteran gigi juga semakin dikembangkan kedokteran gigi dengan tindakan invasif seminimal mungkin (minimally invasive dentistry). Hal ini dilakukan untuk menjamin keselamatan bukan hanya tenaga kesehatan namun juga pasien pada pelaksanaan praktik kedokteran gigi.

Berkembang teledentistry yakni pelayanan kedokteran gigi menggunakan peralatan komunikasi untuk menghubungkan pasien dengan dokter gigi. Dengan teledentistry tidak lagi seluruh pelayanan kedokteran gigi perlu berlangsung secara tatap muka.

Teledentistry mengisi kebutuhan pada era pandemi Covid-19 ketika pelayanan kedokteran gigi terbatas, atau bahkan sama sekali tidak dapat dilaksanakan. Terjadinya pandemi Covid-19 telah mengakselerasi peningkatan perkembangan teledentistry. Keadaan ini diperkirakan akan berlangsung terus meskipun kelak pandemi Covid-19 telah berlalu.

Teledentistry bermanfaat pula untuk proses seleksi terhadap pasien yang sebenarnya tidak perlu melakukan kunjungan ke klinik gigi. Selanjutnya teledentistry efektif pula untuk melaksanakan pendidikan kesehatan gigi serta pencegahan penyakit gigi dan mulut dengan cakupan wilayah serta jumlah peserta yang meluas.

Covid-19 menyebabkan kesulitan dalam aksesibilitas untuk mendapatkan pelayanan kedokteran gigi. Pada situasi ini tumbuh kesadaran mengenai semakin pentingnya pencegahan penyakit gigi dan mulut. Sebenarnya, penyakit gigi dan mulut tidak perlu terjadi, apalagi sampai menimbulkan dampak yang parah, bila dilakukan upaya pencegahan.

Peningkatan kesadaran terhadap pencegahan penyakit gigi dan mulut perlu ditanggapi dengan baik oleh kalangan profesi kedokteran gigi. Perlu dirancang program pencegahan penyakit gigi dan mulut secara lebih intensif dan meluas. Inilah kesempatan untuk meningkatkan kegiatan seperti pendidikan kesehatan gigi bagi masyarakat, anjuran menyikat gigi secara teratur dan benar, pengendalian diet, hingga fluoridasi serta juga pemeriksaan untuk deteksi dini penyakit gigi dan mulut,

Dampak Covid-19 yang menimbulkan distrupsi dalam seluruh sektor kehidupan masyarakat juga semakin menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dalam kehidupan masyarakat. Dengan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya kesehatan, terdapat pula peluang bagi profesi kedokteran gigi untuk menumbuhkan pemahaman masyarakat bahwasanya kesehatan gigi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh kesehatan tubuh.

Pulih Bersama dengan Senyum Sehat Indonesia
Kementerian Kesehatan sejak 2011 menetapkan tanggal 12 September sebagai Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN). Hari Kesehatan Gigi Nasional merupakan momen untuk menggugah kesadaran mengenai peran kesehatan gigi dalam menunjang kesejahteraan masyarakat serta menggalang kebersamaan untuk mengatasi permasalahan kesehatan gigi dan mulut.

Kebersamaan bukan hanya di kalangan profesi kedokteran gigi, namun juga dengan tenaga kesehatan lainnya, pemerintah, para pengambil keputusan, LSM, perguruan tinggi, dunia usaha, serta seluruh masyarakat. Dengan keterpaduan bersama diharapkan melahirkan tekad bersama untuk ditingkatkannya upaya kesehatan gigi.

Tahun ini, dalam kaitan dengan bangkit dan pulihnya kehidupan masyarakat dari Pandemi Covid-19, maka tema HKGN 2022 adalah: Pulih Bersama Dengan Senyum Sehat Indonesia. Tema ini menunjukkan komitmen profesi kesehatan gigi untuk berperan serta dalam upaya seluruh masyarakat untuk bangkit dan pulih dari pandemi Covid-19.

Pelbagai kegiatan dilakukan dalam rangka HKGN 2022 seperti bakti sosial pemeriksaan dan pengobatan gigi, seminar, penyuluhan, perlombaan, kampanye kesehatan gigi, dan juga talk show serta konperensi pers. Dalam rangka hari kesehatan gigi dilakukan pula program penjangkauan masyarakat secara meluas melalui media massa maupun media sosial.

Walau Pandemi Covid-19 belum berakhir, namun kegiatan HKGN di tahun 2022 ini lebih leluasa dilakukan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian harus tetap taat menjalankan protokol kesehatan.

Hal yang menonjol pada HKGN tahun 2022 ini adalah PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) menyelenggarakan kegiatan sikat gigi massal bagi siswa sekolah yang dijalankan di seluruh wilayah Indonesia. Dicanangkan kegiatan sikat gigi massal diikuti sekitar 700 ribu siswa dari 2.521 sekolah dasar di seluruh Indonesia, serta dicatatkan sebagai rekor MURI.

Kegiatan sikat gigi massal dijalankan sesuai dengan kesadaran untuk pencegahan penyakit gigi yang semakin tumbuh di era Pandemi Covid-19. Selain itu pada HKGN 2202 juga dijalankan bentuk baru yaitu kegiatan bakti sosial berupa teledentistry yang semakin berkembang akhir-akhir ini.

Kegiatan HKGN 2022 merupakan dedikasi kalangan profesi kesehatan gigi untuk pemulihan bersama kehidupan masyarakat. Pulih bersama termasuk pula di bidang kesehatan gigi sebagai bagian integral seluruh kehidupan masyarakat. Dengan pulihnya pelayanan kesehatan gigi berarti akan semakin mewujudkan senyum sehat Indonesia!

Selamat Hari Kesehatan Gigi Nasional 2022. (Penulis: Dr Paulus Januar, drg, MS, CMC – anggota Pengurus Besar PDGI)

Meimonews.com – Suatu langkah dan upaya penting dibuat Dirut RSUP Prof. RD Kandou Manado Dr. dr. Jimmy Panelewen, Sp.B-KBD terkait dengan contact person hotline pengaduan di rumah sakit yang dipimpinnya.

Surat Edaran (SE) terkait dengan hal tersebut dikeluarkan tanggal 9 September 2022. Saat Apel pagi di halaman kantor RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado, dokter Jimmy (sapaan akrab Dirut) menegaskan hal itu termasuk mengapa dikeluarkan SE tersebut.

Dikeluarkannya surat edaran contact person hotline pengaduan di RSUP Prof. Dr. RD. Kandou Manado, menurut dokter Jimmy, adalah dalam rangka menuju informasi elektronik digital.

Untuk pelayanan medik, ada tiga person sebagai kontaknya yakni dr. Wijono dengan nomor 081356878911, Adeleida YA Kaawoan, S.Kep, NS, Sp.Kep, MB (082292785345), dan dr. Sherly Tandiling, Sp.B (K) KL (081340592295).

Untuk penunjang medik (obat/farmasi ada dua kontak person yakni Nurliah Arsam, S.Si.Apt, Mars (0895803717736) dan Agus Setiawan, S.Si.Apt (08114367784).

Untuk administrasi ada tiga kontak person yakni John Robert Tuwaidan, ST, M.Si (08124293105), Novita, SH (081245018286) dan Masraini, A.Md (081343718290).

Untuk layanan eksekutif dr. Karina Ansheila, M.Kes (082192442000). Untuk emergency call (call center) ada nomor HP Call Center 082196305119 dan nomor telepon call center 119.

SE bernomor : HK.02.03/XIX.3/3069/2022 tersebut ditujukan kepada Para Direktur, Kepala SPI dan Anggota, Para Ketua Komite dan Anggota, Koordinator dan Sub Koordinator, Para Ketua KSM/Bagian dan Staf, Para Kepala Instalasi, Kepala Ruangan/PJ dan Staf, Seluruh Karyawan/Karyawati, dan PPDS-1 (Residen) dan P3D (Co Asisten) RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado. (elka)

Meimonews.com– Setelah mempertimbangkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 218.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan maka Walikota Manado melakukan penyesuaian terhadap tarif angkutan kota di Kota Manado.

Untuk itu, Walikota Manado Andrei Angouw mengeluarkan Keputusan Walikota Manado No. 235/KEP/D.17/PERHUB/2022 tentang Perubahan Atas Keputusan Walikota Manado No. 35/KEP/D.17/PERHUB/2022 tentang Tarif Angkutan Kota di Kota Manado.

Keputusan Walikota yang ditetapkan tanggal 9 September 2022 tersebut memuat tarif angkutan di beberapa trayek.

Pertama, angkutan penumpang umum dari Rp. 5.000 menjadi Rp. 6.000 perpenumpang. Kedua, Angkutan penumpang khusus pelajar/siswa (berseragam) dan mahasiswa dari Rp. 3.200 menjadi Rp. 4.000. Ketiga, angkutan umum trayek Paa 2 – Perum/Politeknik Lapangan dari Rp. 5.500 menjadi Rp. 6.500. Keempat, angkutan umum trayek Paal 2 – Perum/Politeknik Lapangan khusus pelajar/siswa (berseragam) dan mahasiswa dari Rp. 4.000 menjadi Rp. 5.000.

Kelima, angkutan umum  trayek Tuminting – Pandu Rp. 5.500 menjadi Rp. 6.500. Keenam, angkutan umum trayek Tuminting – Pandu khusus pelajar,/siswa (berseragam) dan mahasiswa dari Rp. 4.000 menjadi Rp 5.000. Ketujuh, angkutan umum trayek Tuminting – Tongkaina dari Rp. 5.500 menjadi Rp. 6.500. Kedelapan, angkutan umum trayek Tuminting – Tongkaina khusus pelajar/siswa (berseragam) dan mahasiswa dari Rp. 4.000 menjadi Rp. 5.000.

Bagi pengusaha dan pengemudi angkutan umum yang tidak melaksanakan keputusan ini akan ditindak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-,undangan yang berlaku. (elka)

Meimonews.com – Sekitar 250 siswa kelas tiga SMA Negeri 3 Tondano mendapat Informasi dan Edukasi Bahaya Narkoba yang diselenggarakan PPP (Perhimpunan Putra Putri) Brimob bekerjasama dengan pimpinan sekolah tersebut, Jumat (9/9/2022).

Narasumber kegiatan yang diadakan di aula sekolah tersebut adalah Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Sulut Brigjen Pol. Drs. Victor Jefry Lasut, MM dan Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran.

Dalam pemaparan materinya, Brigjen Pol. Lasut menjelaskan tentang apa itu narkoba, jenis-jenis narkoba, bahayanya serta bagaimana peredarannya dan upaya yang telah dilakukan BNN dalam kaitannya dengan pencegahan dan pemberantasan serta upaya rehabilitasi bagi mereka yang telah dipapar narkoba.

Terkait dengan pengedaran narkoba, mantan Direskrimum Polda Sulut ini menegaskan, peredaran gelap narkoba di Indonesia khususnya di Sulut, ada yang melalui udara, laut maupun darat. “Dan, banyak modus pengedarannya,” ujar Brigjen Lasut

Sasaran pengedaran narkoba, sebutnya, bukan hanya orang dewasa tapi juga ada anak-anak. Belum lama ini, ungkapnya, ada anak SD berusia 10 tahun telah diketahui menggunakan barang berbahaya ini.

Oleh karena itu, Brigjen Lasut senang dan mengapresiasi di sekolah ini ada kegiatan informasi dan edukasi tentang bahaya narkoba. “Saya berharap, sekolah ini akan ada pencanangan sebagai sekolah bersinar (bersih dari narkoba),” pintanya.

Dalam penyampaian materinya, Kalesaran berharap para siswa di sekolah ini tidak coba-coba pakai, apalagi pakai teratur. Sebab, hal itu akan merusak masa depan para siswa sendiri.

“Bila para siswa sudah menggunakan narkoba, maka masa depan adik-adik akan terganggu, akan rusak. Kasihan, orangtua kirim adik-adik ke sekolah untuk mendapat bekal masa depan, menjadi orang yang berguna di masa mendatang, namun bisa terganggu bila adik-adik  menyalahgunakan narkoba itu,” ujarnya.

Oleh karena itu, disarankan untuk fokus belajar dan menimba ilmu sebanyak-banyak di sekolah, aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler serta memperkuat keimanan dan rajin beribadah, masuk gereja/tempat ibadah.

Sebelum penyampaian materi, Kepala SMA Negeri 3 Tondano Deny Pakasi di dampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Willem Yanrewav dan guru Joubert Supit memberi kata pengantar kegiatan.

Pakasi menegaskan, pihaknya merespon kerjasama dengan PPP Brimob untuk mengadakan kegiatan sosialisasi itu karena adanya keinginan untuk membuat sekolah ini terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Makanya, ketika Rabu (7/9/2022) dihubungi pak Lexie Kalesaran, Pengurus PPP Brimob dan penggiat anti narkoba untuk rencana mengadakan sosialisasi di sekolah ini, saya langsung meresponsnya,,” ujar Pakasi.

Mengapa langsung diresponsnya ? “Supaya sekolah ini bersih dari narkoba. Siswa-siswa di sekolah ini tidak ada yang memakai narkoba, apalagi menjadi pengedar,’ tambah pimpinan sekolah yang kreatif dan enerjik ini.(af)

Meimonews.com – Belasan Bunda dan Yanda (pendidik) Pembinaan Anak Usia Dini (PAUD) yang tergabung dalam Gugus 4 Kecamatan Mapanget ikut Diseminasi Informasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) dan Tiblantas (Tertib Berlalulintas).

Kegiatan yang diadakan di PAUD Pinaesaan, Griya Paniki Indah, Mapanget, Selasa (6/9/2022) itu diselenggarakan Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob dengan pembicara/narasumber  Lexie Kalesaran (Pengurus PPP Brimob).

Kegiatan yang dipandu Elinda Rugian (Ketua PAUD Gugus 4 Kecamatan Mapanget dan Pengurus PPP Brimob) ini turut dihadiri Ketua PKG PAUD Kecamatan Mapanget Meilan Lengkong.

Kalesaran memaparkan tentang pentingnya upaya pencegahan dini baik masalah narkoba maupun masalah terkait dengan ketertiban berlalulintas (tiblantas) dan keamanan dan keselamatan (kamsel).

Diungkapkan, lebih baik mencegah terjadinya penyalahgunaan  dan peredaran gelap narkoba serta dampak yang ditimbulkan karena tidak tertib berlalulintas daripada hal-hal tersebut sudah terjadi, baru kemudian disadari karena pengaruhnya yang sangat merugikan.

Dan sebagai lembaga pendidikan dini, Kalesaran berharap, para Bunda dan Yanda berkepentingan pula (di samping tugas pembelajaran pendidikan PAUD) untuk mensosialisasikan bahaya narkoba dan tiblantas bagi anak-anak di PAUD masing-masing.

“Kiranya Bunda dan Yanda berkenan menyempatkan waktu untuk adanya sosialisasi bahaya narkoba dan tiblantas di PAUD,” harapnya, yang langsung mendapat respons dari pimpinan PUAD. (af)

Meimonews.com – Pemerintah telah mengumumkan rencana penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). Oleh karena itu, Sabhara Polresta Manado melaksanakan kegiatan preventif dengan mengadakan patroli rayon di beberapa SPBU.

“Memang, kami (Sabhara Polresta Manado) atas arahan Pimpinan (Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto P. Sirait, SH, SIK) – Red) melakukan patroli rayon di beberapa SPBU,” ujar Kasat Sabhara Polresta Manado Kompol Bartholomeus Dambe kepada Meimonews.com, Kamis (1)9/2022).

Terlihat, ada dua SPBU (Sentra Pengisian Bahan Bakar Umum) Wanea dan Teling yang sudah didatangi. Antrian pengisian BBM terpantau panjang baik di SPBU Wanea maupun Teling.

Melihat kondisi tersebut, petugas melakukan koordinasi dengan pihak SPBU, melakukan kegiatan pengaturan lalulintas, dan melakukan sosialisasi kepada warga yang akan mengisi BBM terkait rencana penyesuaian harga.

“Hal-hal seperti itu, yang dilakukan petugas saat patroli rayon di beberapa SPBU,” ujar Dambe. (af)

Meimonews.com – Ada pesan pentiing disampaikan Ketua PC Bhayangkari Cabang Manado Ny. Melanie Julianto P. Sirait saat mengadakan kunjungan kerja (kunker) ke Bhayangkari Ranting Wenang, Selasa (30/8/2022).

Pesan penting bersifat mengingatkan itu ditujukan kepada Anggota Bhayangkari Ranting Wenang untuk selalu bijak dalam bermedia era jaman digital ini.

Hal itu dimaksudkan agar tidak melakukan perbuatan yang dapat bekerja dampak negatif pada organisasi Bhayangkari maupun pada institusi Kepolisian.

“Untuk ibu-ibu semua harus bijak dalam bermedia sosial dengan tidak memposting segala sesuatu yang dapat mencoreng nama organisasi maupun Institusi Kepolisian,” ujarnya ketika memberikan arahan  pada acara kunker tersebut.

Oleh sebab itu, Melanie yang dalam kunker ini di dampingi Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Manado Ny. Lilis Faisol dan sejumlah.Pengurus Cabang lainnya berharap agar Anggota Bhayangkari bisa sama- sama saling mengingatkan satu sama lain.

Dalam arahannya, Melanie mengingatkan pula untuk para Bhayangkari agar selalu hidup sederhana, serta bertutur kata dan bersikap yang santun dan sopan.

“Kita sebagai Ibu Bhayangkari merupakan Istri dari Anggota Polri. Untuk itu, kita harus berperilaku sopan dan santun dalam bertutur kata maupun dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, tetap hati dan hidup sederhana,” ujarnya.

Kunker yang dilaksanakan di Polsek Wenang tersebut, Ketua dan Pengurus Cabang lainnya disambut Ketua Pengurus Ranting Bhayangkari Wenang Ny. Sientje Lukas.

Kunker ini bertujuan untuk melihat langsung keadaan, situasi, kondisi dan kegiatan para anggota Ranting Bhayangkari yang berada di wilayah, sekaligus sebagai ajang silahturahmi dan mengenal lebih dekat anggota seksi organisasi yang ada di Cabang dan Ranting Manado. (af)

Meimonews.com – Guna menciptakan rasa aman dan nyaman serta menekan terjadinya tindak pidana dan gangguan Kamtibmas, Polsek Wori dan Polsek Bunaken mengadakan Patroli bersama.

Patroli yang melibatkan TNI dan pemerintah setempat (Kecamatan Wori dan Kecamatan Bunaken serta Kelurahan-kelurahan yang ada di dua kecamatan tersebut) dilakukan Minggu (28/8/2022) malam.

Sejumlah personil Polsek baik Wori maupun Bunaken dikerahkan selama beberapa jam patroli.

“Iya, semalam anggota Polsek Wori telah melaporkan sedang melaksanakan patroli bersama TNI, Polsek Bunaken, Lurah dan Pala-pala, demi kenyamanan masyarakat,” ujar Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto P. Sirait, SH, SIK seperti dikutip Humas Polresta Manado, Senin (29/8/2022).

Ditambahkannya, saat dilakukan patroli, situasi aman terkendali. Tidak ada kekacauan di wilayah hukum Polsek Wori dan Polsek Bunaken.

Patroli seperti ini, menurut Kombes Pol. Sirait, sudah sering dilakukan untuk menjaga kenyamanan masyarakat yang sedang beristirahat. (af)