Meimonews.com – Tiga nama calon Dekan (Cadek) Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ditetapkan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ellen Kumaat lewat Surat Keputusan No. : 326/UN12/KP/2022.

“Rektor Unsrat telah mengeluarkan Surat Keputusan tentang tiga nama calon Dekan Fakultas Hukum,” ujar Ketua Panitia Pemilihan Dekan Fakultas Hukum Unsrat Manado Toar Palilingan, SH, MH kepada Meimonews.com via telefon, Rabu (16/2/2022)

Dari tujuh nama bakal calon, sebut To (sapaan akrab Toar), Rektor menetapkan tiga nama calon yang akan bergabung dalam pemilihan Dekan untuk masa bakti 2022 – 2026.

Wakil Dekan III Fakultas Hukum ini lantas merinci ketiga nama calon dekan tersebut yakni Dr. Jemmy Sondakh, SH, MH, Dr. Donna O. Setiabudhi, SH, MH dan Dr. Emma VT. Senewa, SH, MH.

“Dekan Fakultas Hukum Unsrat periode 2022-2026 akan dipilih pada 21 Februari nanti dalam rapat senat setelah penyampaian visi, misi dan program mereka,” ujar To.

Proses pemilihan dekan kali ini terbilang cukup banyak diminati. Menurut To, sejak dibuka pada 8 Februari 2022 tercatat sudah 7 bakal calon yang mendaftar.

“Sesudah pendaftar pertama yakni Dr. Tommy Sumakul SH MH (Ketua Bagian Hukum Tata Negara), ada 6 bakal calon lain yang mendaftar,” sebut To.

Dengan di antar sejumlah mahasiswa, tambahnya, Dr. Jemmi Sondakh, SH, MH, yang adalah dosen pada Prodi Ilmu Hukum S1, S2 dan S3 dgn jabatan Ketua Bagian Hukum dan Masyarakat Fakultas Hukum Unsrat, mendaftar pada hari kedua.

Pendaftar selanjutnya, Dr Caecilia JJ. Waha, SH, MH yang adalah dosen pada Prodi S1, S2 dan S3 serta saat ini menjabat Koordinator Prodi Ilmu Hukum S3. Saat mendaftar, Dr. Caecilia ditemani Prof. Dr Ronald Mawuntu, SH, MH (mantan Rektor Unsrat).

Pendaftar berikut adalah Dr. Donna Okthalia Setiabudhi, SH, MH, Sekretaris Bagian Hubungan Tata Negara dan Dosen S1, S2 dan S3, Dr. Mukhammad H. Soepeno, SH MH (Ketua Bagian Dasar-sasar Ilmu Hukum dan Dr. Ralfie Pinasang, SH, MH (mantan Wakil Dekan I Fakultas Hukum)

Pendaftar terakhir (ketujuh) pada 11 Februari adalah Dr. Emma Valentine, SH MH (Ketua Bagian Hukum Internasional) yanh juga Dosen S1, S2 dan S3 Prodi Ilmu Hukum. (lk)

Meimonews.com – Wakil Ketua DPRD Sulut Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH melakukan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (SWK) di gedung serbaguna Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK), Selasa (15/2/2022).

Sebanyak 60 komunitas Kristen Advent mendapat sosialisasi oleh Mailangkay dan Dr. Merry Elisabeth Kalalo, SH, MH (Dekan Fakultas Hukum tahun 2008 – 2014) dengan moderator Ellen Tarunajaya, ST, MM idan pembawa acara Adel Rempet, SE.

Berdasarkan data yang diperoleh Meimonews.com, SWK berikut akan dilakukan Mailangkay bagi komunitas Kristen Advent di Jemaat Maasing pada Jumat (18/2/2022).

Akan tampil sebagai narasumber bersama Mailangkay pada kesempatan itu adalah Dr. Merry Elisabeth Kalalo SH sedangkan moderator Drs. Max Silinaung .MSi dengan Pembawa acara Delvis Makatika, S.Ag.

Di awal sosialisasi, Mailangkay menjelaskan, DPRD Sulut melakukan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ( SWK) pada 15 – 28 Februari 2022 oleh seluruh pimpinan dan anggota.

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan imunisasi dan vaksinasi kebangsaan bagi dirinya dan konstituensinya agar semakin mantap wawasan dan kesadaran akan jiwa, semangat, rasa dan nilai nilai kebangsaan Indonesia dalam diri dan kosntituennya.

Tujuannya adalah agar konstituen pada khususnya dan rakyat Indonesia pada umumnya memiliki imunitas dan daya tangkal atau resiliance terhadap berbagai virus dan penyakit yang menyerang integritas bangsa Indonesia baik yang datang dari dalam maupun dari luar Indonesia.

“Wawasan kebangsaan merupakan cara pandang dan kesadaran bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya dalam mencapai tujuan nasionalnya seperti yang termuat dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945,” ujar Mailangkay.

Selain itu, sambung Ketua DPD FKPPI Sulut ini, juga mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan idiologi, politik, sosial budaya, ekonomi dan pertahanan keamanan dengan berlandaskan dan berpedoman pada falsafah Ideologi Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945 sebagai Dasar Negara, dalam wadah NKRI yang Bhineka tunggal Ika.

Ada empat tujuan nasional bangsa Indonesia yang tercantum di dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 yaitu pertama, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Kedua, memajukan kesejahteraan umum; ketiga, mencerdaskan kehidupan bangsa; dan keempat, melaksanakan ketertiban funia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Mantan Sekretaris DPD PPM Sulut ini mengungkapkan, wawasan kebangsaan Indonesia lahir sebagai reaksi dan perlawanan yang gigih terhadap kolonialisme Belanda yang sangat mendominasi di bidang politik, eksploitasi ekonomi serta penetrasi budaya sehingga rakyat Indonesia merasakan penderitaan lahir dan batin yang sangat mendalam.

Sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan kolonialisme Belanda dan fasisme Jepang telah melibatkan dan ikut terlibat seluruh elemen rakyat Indonesia yang sangat beragam dalam hal suku, agama, etnis dan golongan sehingga telah melahirkan jiwa, semangat dan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme dan heroisme yang mampu dan berhasil mengusir penjajah Belanda dan fasisme Jepang dari Bumi Nusantara yang tercinta ini.

Adapun virus dan penyakit yang sedang dan akan menyerang Integritas atau keutuhan bangsa Indonesia, menurutnya, antara lain dalam bentuk derasnya arus tehnologi informasi dan globalisasi tanpa filter, separatisme, radikalisme, intoleransi, sikap diskriminasi suku, agama, ras, keturunan, warna kulit dan status sosial.

“Melalui Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini, diharapkan baik saya sebagai pimpinan dan anggota DPRD Sulut maupun yang ikut dalam sosialisasi khususnya Anggota Gereja Advent semakin mantap dan kokoh jiwa, semangat dan rasa kebangsaannya,” ujar Mailangkay kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (16/2/2022).

Selain itu, tambah anggota DPRD Sulut daerah pemilihan Manado ini, Alan menjadi garda terdepan bersama seluruh elemen bangsa lainnya dalam berjuang melawan berbagai virus dan penyakit yang menyerang integritas dan keutuhan bangsa. (lk)

Meimonews.com – Naik – turun kasus Covid-19 termasuk adanya varian baru yang dikenal dengan nama Omicron tak membuat pimpinan dan staf SMA Negeri 1 Manado melonggarkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Hal itu terlihat ketika baik komunitas / warga sekolah (guru, staf, siswa) maupun orangtua / wali, pengunjung / tamu datang ke lembaga pendidikan yang terletak di jalan Pramuka Kelurahan Sario Kotabaru tersebut tetap mengikuti prokes yang ada.

“Kami tetap disiplin menerapkan prokes dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sebagaimana diatur dalam ketentuan / peraturan Pemerintah baik Pusat maupun daerah termasuk dari Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut,” ujar Plt. Kepala SMA Negeri 1 Manado Noufi Karamaoy.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang kerjanya, Kamis (10/2/2022), Karamoy lantas membeberkan langkah-langkah / upaya-upaya yang dilakukan pihak sekolah dalam kaitannya dengan pencegahan penyebaran Covid-19.

Dijelaskan, ketika orang masuk ke area sekolah, prokes tersebut wajib diikuti. Ada disediakan alat pengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan, sabun dan lain-lain serta harus menggunakan masker.

“Kami berusaha untuk tidak lengah dengan kesadaran yang ada. Apalagi siswa-siswa sudah mulai belajar dengan cara tatapmuka, walau masih terbatas,” tegasnya.

Diungkapkan,.ketika orang datang ke sekolahnya, ada piket di muka yang melayani sekaligus mengingatkan prokes Covid-19.

Demikianpun, saat warga sekolah berada di kompleks sekolah, ada Wakil Kepala Sekolah dan guru yang melakukan kontrol agar warga sekolah tetap displin menerapkan prokes Covid-19.

“Kalau ada siswa atau warga sekolah lainnya tidak menggunakan masker, pasti petugas akan menegurnya,” tandas Karamoy. (lk)

Meimonews.com – Berkaitan dengan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di tahun 2022, Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut mengeluarkan Surat Edaran terbaru.

Kepala Dinas Dikda Sulut dr. Grace Punuh menjelaskan, Surat Edaran ini dikeluarkan sambil menunggu Instruksi Gubernur terkait Pelaksanaan PTMT sesuai Level PPKM daerah.

Beberapa hal yang termuat dalam SE tersebut adalah pertama, mulai Senin, 7 Februari 2022, seluruh cabdin dan sekolah  yang berada pada wilayah PPKM level 2  (Bolmong, Minahasa, Sangihe, Minut, Bolmut, Sitaro, Boltim, Manado, Bitung, Tomohon dan Kotamobagu) supaya memberlakukan PTM terbatas dengan jumlah peserta didik 50 persen dari kapasitas ruang kelas, dan sisanya melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kedua, seluruh sekolah menyampaikan kepada orangtua / wali peserta didik diberikan pilihan untuk mengizinkan mengikuti PTM Terbatas atau PJJ.

Ketiga, seluruh kepala unit kerja untuk memperhatikan dan meningkatkan kewaspadaan sebagai antisipasi pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah mmasing – masingdengan memberlakukan scanning peduli lindungi dan swab antigen bagi tamu yang datang;

Keempat, pola pengendalian minimal seperti 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan) wajib dilaksanakan kembali dan diawasi secara simultan.

Kelima, bagi wilayah dengan kriteria PPKM Level 1 (Talaud, Minsel, Mitra, dan Bolsel) mengikuti ketentuan sebagaimana Keputusan bersama 4 Menteri yang termaktub dalam Edaran Mendikbudristek No 2/2022 tanggal 2 Februari 2022. (lk)

Meimonews.com – Misa syukur mengawali Pesta Emas Hidup Membiara tiga konfrater MSC (Misionarii Sacratissimi Cordi Jesu / Misionaris Hati Kudus Yesus) yang dipusatkan di Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Karombasan, Selasa (11/1/2022)

Ketiga konfrater tersebut adalah Mgr. Petrus Canisius Mandagi (yang akrab disapa Mgr. Canis) serta dua kakak-beradik keluarga Santie yakni Pastor Christian Santie dan Pastor Andre Santie.

Misa Pesta Emas Hidup Membiara tersebut dipersembahkan Mgr. Canis sebagai selebran utama di dampingi Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, Uskup Emeritus Yos Suwatan MSC, Asisten General MSC Pastor Laurens Poltje Pitoy, Wakil Provinsial MSC Indonesia Pastor Hubertus Pareira, Supda MSC Sulkaltim Pastor Herry Purasa.

Turut mendampingi pula, Sekretaris Keuskupan Agung (KA) Merauke Pastor Hengky Kariwot MSC, Vikjen KA Merauke Pastor John Kandam Pr, Wakil Uskup (wilayah Makuku Utara) Keuskupan Amboina Pastor Titus Rahael MSC, Ketua UNIO Keuskupan Manado Pastor Revi Rafael Tanos Pr serta Frater Diakon Antonius Obe MSC dan Frater Diakon Firovani Adikila Pr.

Ratusan imam baik tarekat MSC, tarekat religius lain, frater, bruder, suster, perwakilan keluarga, sejumlah undangan dan umat paroki setempat hadir pada misa yang tetap menerapkan protokol kesehatan pandemi Covid-19.

Saat memberikan kesaksian (penggantI kotbah) di gereja, tiga konfrater diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman kehidupan membiara mereka, walau dengan durasi waktu terbatas.

Para yubilaris, satu persatu mengungkapkan kisah perjalanan hidup membiara mereka selama 50 tahun termasuk bagaimana awal – awal menjadi calon imam hingga ketika mereka menjadi imam dan ditempatkan di wilayah-wilayah pelayanan baik di Keuskupan Manado maupun di luar Keuskupan Manado atau tempat tugas / pelayanan lainnya.

Mgr. Canis mengungkapkan rasa terima kalinya kepada Tarekat MSC karena telah mendukung untuk hidup melaksanalan penyerahan diri secara total sebagai misionaris MSC. “Ada banyak hambatan, ada banyak halangan dalam perjalanan hidup membiara,” ujarnya.

Gembala kelahiran 27 April 1945 ini lantas menyebut beberapa contoh seperti saat ditunjuk menjadi Uskup Amboina dan merangkap tugas sebagai Uskup Keuskupan Agung Merauke (walau hanya administrator) dan kemudian ditetapkan sebagai Uskup Keuskupan Agung Merauke.

Bagi Mgr. Canis, menjadi Uskup di Ambon dan Merauke (Papua), tidak gampang. Apalagi harus bolak-balik Ambon-Merauke dan Merauke-Ambon. Cape. Lelah. Tapi, cinta mengatasi segalanya. Cinta mengatasi kelelahan. Cinta mengatasi kekurangan-kekurangan.

Dikemukakan, Allah adalah kasih. Inti hidup membiara adalah penyerahan diri kepada Tuhan secara total melalui kaul. Itulah sebabnya ia menyampaikan terima kasih kepada komunitas Tarekat MSC yang telah mendukung perjalanan penyerahan diri secara total.

Pastor Andre yang mendapat kesempatan pertama mengungkapkan kebahagiaannya karena Pemimpin MSC di Roma selalu mendukung dan mendoakannya supaya tetap setia sebagai MSC. Diceritakan pula masa-masa indahnya saat berada dalam pembinaan di novisiat.

Pastor Christian Santie yang adalah kakak Pastor Andre mengungkapkan kebahagiaannya yang luar biasa karena perayaan 50 tahun hidup membiara di dampingi oleh tiga uskup yakni Mgr. Canis, Mgr. Rolly dan Mgr. Yos.

Saat memberikan sambutan di acara syukuran di aula paroki, usai misa, Mgr. Rolly menyampaikan terima kasih kepada konfrater MSC yang merayakan Pesta Emas Hidup Membiara atas pemberian diri mereka karena kasih yang berasal dari Tuhan, yang telah tertanam dan mengalir dalam seluruh perjalanan hidup mereka.

Bersama dengan para imam, frater, bruder, suster dan umat, Mgr. Rolly menyampaikan selamat kepada yubilaris yang merayakan 50 tahun hidup membiara. “Selamat berbahagia,” ujar Mgr. Rolly.

Tentu, sambung mantan Provinsial MSC Indonesia itu, kasih itu menjadi konkrit / nyata mulai dari keluarga. Kehadiran keluarga yakni adik-adik, keponakan di sini (perayaan 50 tahun hidup membiara) mengingatkan kita sekalian khususnya para yubilaris bahwa apa yang terjadi saat ini punya kisah atau cerita yang sangat panjang mulai dari keluarga masing-masing hingga menjadi seperti sekarang.

Dijelaskan, tadi (di gereja – Red), kita sudah mendengarkan sukacita ketiga yubilaris serta sumber kekuatan dari ketiganya seperti disampaikan Mgr. Canis bahwa semua itu bisa terjadi atau bersumber dari kasih.

Dan kasih itu, menurut gembala kelahiran 5 Januari 1957 ini, bersumber dari Allah, seperti disebutkan dalam bacaan Injil (Yoh. 15 : 9-17 – Red). Allah adalah kasih sebagai pemrakarsa kehidupan ketiga yubilaris.

“Karena kekuatan kasih itu, kita boleh menyaksikan, bukan hanya mendengarkan sebagian dari sharing ketiga yubilaris pada saat misa, yang terlalu singkat (karena diibatasi – Red) tapi kita semua tahu ketiga yubilaris ini, yang memberikan diri karena kasih, dan bisa hadir di mana-mana, melayani di mana-mana dengan buah-buah yang luar biasa terutama buah kasih, buah iman, dan buah harapan,” ujar Mgr. Rolly.

Mengutip bacaan misa, Mgr. Rolly. menjelaskan, tiada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan diri dan nyawa untuk sahabat-sahabatnya. “Mgr Canis, Pastor Christian, dan Pastor Andre, terima kasih atas pemberian diri,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Asiano Gemmy Kawatu (yang hadir mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat syukuran) dan Wakil Walikota Wenny Lumentut ketika memberikan sambutan pada acara syukuran menyampaikan selamat atas 50 tahun hidup membiara konfrater MSC tersebut. (lk)

Meimonews.com – Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang menghadiri Perayaan Natal Yesus Kritus Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM di Ruang Serbaguna Kantor Walikota, Kamis (30/12/2021).

Selesai ibadah dan sambutan yang disampaikan Ketua Sinode GMIM Pdt. Dr. Hein Arina dilanjutkan dengan sambutan dari Walikota Manado.

Dalam sambutannya, Walikota Andrei Angouw menyampaikan selamat Natal Yesus Kristus mewakili Pemerintah Kota. Walikota berharap agar para pendeta dan jemaat dapat membawa damai untuk masyarakat di sekitar.

“Jika hal ini dapat berjalan dengan baik, bisa menjadi terang kepada siapa saja, maka beban Pemerintah Kota sudah terkurangi,” ujar mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Walikota juga ikut menyinggung soal perputaran ekonomi di Kota Manado yang butuh kenyamanan warga. Hal ini butuh sentuhan dan dukungan dari tokoh agama agar masyarakat ikut menjaga situasi kenyamanan dan kondusifitas di Kota Manado.

Hadir dalam ibadah ini Sekretaris Pemerintah Kota Manado Micler C.S. Lakat, Pimpinan Sinode GMIM, Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Yudi Tunari dan para Ketua-Ketua Wilayah yang ada di Kota Manado. (lk)

Meimonews.com – Ada pesan penting yang disampaikan Walikota Manado Andrei Angouw ketika memberikan sambutan pada acara Doa Bersama Lintas Agama Akhir Tahun 2021.

Walikota berpesan agar kita menutup tahun 2021 ini dengan rasa syukur dan mengajak menyongsong tahun depan (2022) dengan harapan dan komitmen.

“Mari berubah menjadi lebih baik, lebih matang dan lebih bijaksana sekaligus kita jaga kehidupan bersama kita dengan orang lain dimanapun kita berada,” ujar Walikota pada acara yang diadakan di ruang Serbaguna Pemkot Manado, Selasa (28/12/2021).

Walikota menyampaikan rasa syukur karena dapat melalui sepanjang tahun 2021 yang segera akan berakhir ini dengan baik.

Kegiatan doa bersama yang diselenggarakan Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Manado ini direspon positif oleh walikota sebagai bentuk kerukunan dalam keberagaman serta keharmonisan hidup antar umat beragama.

Doa bersama dilakukan oleh seluruh agama dengan menyampaikan doa masing-masing.

Hadir dalam kegiatan ini Asisten I Heri Saptono, Bagian Kesra Pemerintah Kota Manado, Ketua BKSUA Kota Manado Pendeta Yudi Tunari beserta para tokoh agama dari semua agama yang ada.

Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga doa bersama ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Bagi pejabat dan tokoh agama yang tidak hadir secara fisik, mengikuti rapat ini secara online/virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada handphone/laptop dari tempat masing-masing. (lk)

Meimonews.com – Pemerintah Kota Manado megadakan Safari Natal di Gereja Paroki Bunda Hati Kudus (BHK) Kairagi Manado, Minggu (26/12/2021).

Dalam kunjungan / safari tersebut, Walikota Manado Andrei Angouw di dampingi istri yang adalah juga Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Manado Irene G. Angouw Pinontoan, Sekretaris Daerah Micler CS Lakat dan istri serta jajaran Pemkot Manado lainnya.

Walikota dan rombongan mengikuti misa (perayaan ekaristi) yang bertepatan dengan perayaan Pesta Keluarga Kudus yang dipimpin Pastor Paroki BHK Kairagi Pastor Troyani R. Kalengkongan Pr.

Dalam sambutannya, Walikota Manado menyampaikan terima kasih kepada Pastor Paroki Bunda Hati Kudus Kairagi yang telah menjadi tuan rumah perayaan ekaristi bersama ini.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengimbau agar kita semua menjaga kerukunan di Kota Manado.

Di penghujung misa, walikota dan istri mendapat berkat dari Pastor Troy, yang adalah juga Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Manado. (lk)

Meimonews.com – Dalam masa adven ini, kita diingatkan dan disadarkan kembali untuk semakin teguh dan percaya akan kebaikan dan penyertaan Tuhan. Kita menyoroti adanya penyebaran etnis, ras, kelompok, budaya, dan agama di belahan dunia.

Menyikapi permasalahan tersebut, ISKA SMA Negeri 8 Manado yang Kepala Sekolahnya Mediatrix  N. Ngantung mengadakan Webinar Online, baru-baru yang dihadiri
siswa-siswi, guru-guru Katolik, pastor dan frater.

Kegiatan yang dilaksanakan secara luring bertempat di aula SMA Negeri 8 Manado dan daring dengan media zoom kali ini, dibuka dengan doa yang dipimpin Fr. Blasius Helyanan kemudian diikuti sambutan dari penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kota Manado Salvatore Ponomban.

Kegiatan bertema Lux In Tenebris Lucet (Terang Bersinar dalam Kegelapan)
ini menampilkan narasumber RP Stefanus Ardi Watuseke dan RD Troyani Ricard Kalengkongan.

Pastor Troy (sapaan akrab Pastor Troyani) menjelaskan bagaimana sikap kita sebagai seorang pelajar yang harus ditunjukkan. Kita perlu selalu menjadi terang di tengah lingkungan yang mayoritasnya memiliki kepercayaan berbeda dengan kita.

“Banyaknya perbedaan bukanlah alasan kita untuk tidak teguh pada kepercayaan iman kita sendiri,” ujar Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Manado ini.

Pada dasarnya, tambah Pastor Troy,
kita tidak perlu menyalakan terang yang besar. Karena kita semua tahu bahwa lilin kecil pun dapat membakar ketakutan dalam diri. Maka jadilah lilin sebagai simbol dari terang dan semangat.

Pastor Ardi menegaskan, untuk membangun sebuah sistem ikatan persaudaraan dalam suatu institut atau sekolah, yang paling utama adalah kerukunan, persaudaraan dan pribadi penerus bangsa yang baik dan tidak memiliki perselisihan.

“Yang penting semua agama yang ada rukun, bersatu, agar dapat membangun kepribadian bangsa yang lebih baik dan tidak ada perselisihan antar sesama,” ujar Pastor Ardi. (lk)