Meimonews.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut mengadakan Rapat Kerja (Raker) di ruang rapat Bapenda, Jalan 17 Agustus Manado, Kamis (19/10/2023).

Raker yang dipimpin June E. Silangen (Kepala Badan) diikuti para Kepala Bidang, Kepala Unit Pelaksana Teknik Daerah Pengelola Pendapatan Daerah (UPTD PPD) dan pejabat struktural.

Beberapa hal dalam rangka kegiatan pengolahan, pemeliharaan dan pelaporan basis data pajak daerah serta koordinasi dan evaluasi analisis target perhari yang harus dicapai tiap UPTD PPD dan target perubahan 2023 dibahas dalam Raker ini. (elka)

Meimonews.com – Panitia Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2023 Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. DR Kandou (RSUP Kandou) diutus saat ibadah umat kristiani RSUP Kandou, di ruan Irina A Bawah rumah sakit, Rabu (18/10/2023).

Pengutusan dilakukan Pdt. ML Rindengan, S.Th sebelum membawakan kotbah pada ibadah yang rutin dilaksanakan seminggu sekali pada setiap Rabu.

Saat ibadah tersebut, Panitia HKN 2023 mengisi puji-pujian sebelum kotbah yang mengacu pada pembacaan Alkitab Kitab Rut Pasal 1 : 1-22

Susunan panitia HKN ke 59 yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan Plt. Dirut RSUP Kandou Manado Dr. dr Ivonne E. Rotty, M.Kes terdiri dari Pengarah yakni Direktur Utama RSUP Prof Dr. RD Kandou Manado, Penanggung Jawab 1. Direktur Medik dan Keperawatan, 2. Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian, 3. Direktur Perencanaan dan Keuangan

Ketua I dr. Wega Sukanto, Sp.B.T.KV (K)
Ketua 2 dr. Agnes Lucia Panda, Sp.PD, Sp.JP (K), Wakil Ketua dr. Janry A. Pangemanan, Sp.JP (K), Sekertaris dr. Nancy Lampus, Sp.JP (K)
Bendahara Ahnec L. Sepang, SE dan Wakil Bendahara Rindang Winastuti Suwandi, SE, MSi.

Koordinator Seksi Acara, Ibadah, Dokumentasi dan Publikasi dr. Gratiani E. H. Reppi, Sp.JP(K), Koordinator Seksi Acara Ilmiah dr. Benny M. Setiadi, Sp.JP (K), Koordinator Seksi Usaha Dana  Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP (K) MARS

Koordinator Seksi Perlengkapan dan Dekorasi dr. Victor Rooroh, Sp.JP, Koordinator Seksi Lomba Olahraga dan Kesenian  dr. Victor Joseph, Sp.JP (K)

Koordinator Seksi Konsumsi dr. Nancy Lampus, Sp.JP(K), dan Koordinator Tim Sekretariat Dr. dr. Erling David Kaunang, Sp.A(K).

Setiap seksi dilengkapi dengan beberapa anggota.

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan/dilombakan pada HKN tahun ini adalah bulutangkis, tenis meja, bintang vokalis, konten Tiktok, duta mutu dan dance kesehatan. (Fer)

Meimomes.com – Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg menegaskan, penurunan sunting memerlukan strategi dan metode yang lebih kolaboratif dan berkesinambungan mulai dari hulu hingga hilir.

“Salah satu strategi yang diterapkan oleh Perwakilan BKKBN Sulut adalah dengan mengoptimalisasi peran dan fungsi Tim Pendamping Keluarga (TPK),” ujar Tandaju dalam sambutannya pada Workshop Tim Pendamping Keluarga (TPK) Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Minahasa Utara, Senin (16/10/2023).

Kaper BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg saat memberkan sambutan

Turut mendampingi Kaper pada kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Kantor Bupati Minut tersebut adalah Sekretaris Lady D. Ante, S.Pd, MAP, Ketua Pokja Adpin Rosilia Bionda Wowiling, S.Sos, M.Si dan Satgas PPS Provinsi Sulut.

Kegiatan ini dibuka Bupati Minahasa Utara Joune JE Ganda, SE, MAP, MM. M.Si dan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Minut / Bunda Pendamping Keluarga Rizya Ganda Davega serta dilanjutkan laporan kegiatan oleh Kepala Dinas PP dan KB Kabupaten Minahasa Utara dr. Jane Symons, M.Kes.

Untuk Percepatan Penurunan Stunting, sambung Tandaju, sasaran pendampingan yaitu keluarga beresiko stunting yakni CATIN, CAPUS, ibu hamil dan menyusui sampai dengan pasca salin dan anak 0-59 bulan.

Dikemukakan, dalam pelaksanaan pendampingan keluarga beresiko stunting perlu dilakukan kolaborasi di tingkat lapangan yang terdiri dari bidan, PKK serta kader Keluarga Berencana.

Menurutnya, untuk melaksanakan pendampingan keluarga ini akan berperan sebagai ujung tombak percepatan penurunan stunting di Kabupaten Minahasa Utara.

Usai pembukaan, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan pertama BKB KIT pada kelompok BKB yang ada di 20 desa sebagai lokus tahun 2023 yang diserahkan Bupati Minahasa Utara di dampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Minut, Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, Kepala Dinas PP dan KB Kabupaten Minut dan jajaran.

Setelah itu, penyerahan bantuan kedua bantuan Kelompok BKL yang diserahkan langsung di Desa Kauditan I. (Fer)

Meimonews.com – Selang tahun 2020 hingga 2023 sebanyak 1.112  kendaraan bermotor (ranmor) milik perusahaan yang berdomisili di Kota Manado menunggak membayar pajak kendaraan bermotor (PKB).

“Berdasarkan data di Bapenda Sulut, rekapitulasi tunggakan dari tahun 2020 hingga 2023 berjalan ini ranmor milik perusahaan di Manado yang menunggak membayar PKB mencapai Rp 3,6 miliar,” ujar June E. Silangen kepada wartawan, Senin (16/10/2023).

Oleh karenanya, June mengimbau kepada seluruh perusahaan yang berdomisili di Kota Manado untuk taat dalam pembayaran PKB.

“Kami minta kerjasama kepada perusahaan yang sudah terdata agar segera melunasi tunggakan PKB yang ada di lingkungan masing-masing perusahaan,” ujarnya.

Menurut undang-undang, sebutnya, perusahaan yang tidak membayar PKB dapat diberikan berupa sanksi pidana atau sanksi denda. “Sanksi kepada perusahaan yang tidak membayar PKB adalah denda maksimal 15 persen.

Untuk saat ini, sebutnya, baru sampai pada pemberian sanksi berupa denda berupa penambahan beban pajak yang harus dibayar. Ke depan akan dapat mengenakan sanksi pidana terhadap wajib pajak yang menunggak.

Menyinggung ranmor dengan nomor polisi luar, mantan Sekretaris Bapenda Sulut ini mengimbau agar pemiliknya segera memutasikan ranmornya ke daerah setempat.

“Kami mengimbau kepada pengguna kendaraan bermotor dengan plat nomor dari luar daerah untuk mutasi ke daerah Sulut, dengan tujuan untuk meningkatan pendapatan pajak daerah dari sektor kendaraan bermotor,” ujarnya.

Diungkapkan, ranmor berplat nopol luar memang banyak di Sulut, di mana berdasarkan Perda, 90 hari beroperasi di Sulut wajib melakukan mutasi, kecuali status kendaraan itu masih dalam keadaan lissing atau kredit di finance di daerah luar bukan di daerah Sulut.

Untuk tidak terkena sanksi, June mengajak pemilik ranmor plat nopol luar Sulut untuk segera dimutasikan.

“Kalau membayar pajak di Sulut, tentu akan membantu jumlah pendapatan pajak daerah di daerah ini,” ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sarjana Terapan Gizi dan Diatetika Poltekes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Gorontalo mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di RSUP Prof. Dr. RD Kandou (RSUP Kandou) Manado, yang diadakan di aula rumah sakit,  Senin (16/10/2023).

Sebanyak 30 mahasiswa tersebut mengikuti Orientasi Pendidikan dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja RS (K3RS) dan Covid-19, dalam rangka mengikuti Praktek Kerja Lapangan di RSUP Kandou.

Di awal sambutannya, Plt. Dirut RSUP Kandou Manado Dr. dr Ivonne E. Rotty, M.Kes menyampaikan selamat datang kepada direktur dan jajaran serta mahasiswa dari Poltekkes Gorontalo yang akan mengikuti Diklat di RSUP Kandou.

Sesuai dengan regulasi dari Kementerian Kesehatan, sebut dokter Ivonne, setiap peserta didik yang akan melakukan praktek kerja lapangan harus mengikuti orientasi.

“Pelayanan kami di RSUP Kandou sudah benar-benar sesuai standar, baik proses penyelenggara Diklat yang sudah terakreditasi maupun pelayanan kesehatan terhadap pasien,” ujarnya.
saat membuka kegiatan.

Dokter Ivonne mengingatkan instruksi dari Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/1512/2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Perundungan terhadap Peserta Didik pada Rumah Sakit Pendidikan di Lingkungan Kementerian Kesehatan

“Setiap peserta didik atau magang di RSUP Kandou, kami wajib untuk sosialisasikan instruksi dari Menteri Kesehatan RI terkait dengan regulasi Perundungan,” tandas di dampingi Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou, dr. Wega Sukanto, Sp.B.T.KV (K) dan Manager Diklat RSUP Kandou Ns, Suwandi Luneto, S.Kep, M.Kes.

Kegiatan Diklat ini juga sekaligus dengan penandatanganan MoU Dirut RSUP Kandou dengan Direktur Poltekes Kemenkes Gorontalo.

“Semua Poltekkes harus kerjasama MoU dengan RSUP dalam rangka memfasilitasi mahasiswa untuk bisa magang di Rumah Sakit,” jelas dokter Ivonne.

Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Gorontalo M. Anas Anasiru, SKM, M.Kes, menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan jajaran RSUP Kandou atas kerjasama yang selama ini selalu terjalin dengan baik.

Kepada peserta didik, diminta Anas, agar dapat mengikuti pelatihan dengan baik, karena kegiatan ini akan melengkapi proses kalian untuk meraih kompetensi. (Fer)

Meimonews.com – Tiga anak stunting di Desa Warembungan Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa mendapat bantuan dari Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) BKKBN Perwakilan Sulut.

Penyerahan bantuan dilakukan Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. D. Tino Tandaju, M.Erg bersama jajaran di rumah anak-anak tersebut, Jumat (13/10/2023).

Tiga anak stunting tersebut, dua di antaranya merupakan anak kembar berumur 1 tahun 3 bulan yaitu Galinea Matheos dan Galienka Matheos. Mereka mendapat kunjungan pertama.

Pemberian bantuan BAAS kedua diberikan kepada Kinanti Sarendeng balita berumur 11 bulan. Pada saat dikunjungi, Kinanti yang merupakan anak ke-5 ini terlihat memiliki penyakit lain yang harus segera ditangani, hanya saja keluarga belum mempunyai dokumen seperti Kartu Keluarga, KTP dan BPJS yang akan mempermudah pengurusan pengobatannya.

Kaper Sulut turut menyarankan kepada kader, kepala lingkungan untuk dapat membantu kepengurusan berkas yang dibutuhkan oleh keluarga.

Pemberian bantuan BAAS ini sejalan dengan arahan Presiden RI untuk mengeliminasi permasalahan stunting di Indonesia yang tertuang dalam Perpres nomor 72 tahun 2021 dan di tindaklanjuti oleh BKKBN lewat Perka BKKBN nomor 12 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI).

Perwakilan BKKBN Sulut melaksanakan berbagai kegiatan sebagai upaya Percepatan Penurunan Stunting (PPS) khususnya di Provinsi Sulawesi Utara.

Salah satu kegiatan intervensi yang dilakukan adalah melalui program BAAS (Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting). Program yang digagas dan diluncurkan oleh BKKBN ini sebagai gerakan gotong-royong oleh seluruh elemen bangsa dalam percepatan penurunan stunting dengan menyasar langsung kepada keluarga yang beresiko stunting.

Selain mengajak Pemerintah Daerah, swasta dan masyarakat untuk ikut membantu pada program ini, Perwakilan BKKBN Sulut di bawah kepemimpinan Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg sejak awal tahun 2023 juga turut terlibat langsung dengan menyisihkan gaji melalui kesepakatan bersama seluruh pegawai untuk disumbangkan kepada keluarga yang beresiko stunting dan anak anak stunting di Sulut. (Fer)

Meimonews.com – Sebanyak 400-an pramuka penggalang dan pembimbing gugus depan (Gudep) SD dan SMP se-Minahasa Utara serta perutusan dari Kwarcab Talaud mendapat penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba yang diadakan di pendopo Kantor Bupati Minahasa Utara,  Rabu (11/10/2023).

Penyuluhan ini termasuk dalam rangkaian kegiatan Orientasi pembimbing gugus depan se-Kwarcab Minut dan Penyuluhan bahaya narkoba serta Lomba pramuka penggalang SD dan SMP Minahasa Utara yang diselenggarakan Dispora Minut, Rabu -Jumat (11-13/10/2023).

Kegiatan kepramukaan Dispora Minut ini dibuka pelaksanaannya oleh Bupati Minut/Ketua Majelis Pembimbing Kwarcab Minut Joune Ganda di dampingi Ketua Kwarcab Minahasa Utara Denny Lolong, Kadispora Audy Farly Sambul, Sekdispora Johan Wewengkang dan Ketua Panitia Pelaksana/Sekretaris Kwarcab Minut Jane E. Sangian.

Turut hadir Asisten 1 Umbase Mayuntu, Kadis Pendidikan Aldrin Posumah, Staf Ahli Bupati Jofieta Supit, Staf Khusus Bupati Bidang Pemuda dan Olahraga Leopold Toar Bokong dan Staf Khusus Bupati Bidang Pengembangan Komunikasi dan Informasi Publik Fernando

Pembawa materi penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba adalah Ketua Perhimpunan Putra Putri Brimob Lexie Kalesaran. Penyampaian materi dilakukan dengan cara dialogis/interaktif.

Di awal pemaparannya, Kalesaran menjelaskan apa itu narkoba, jenis-jenis dan dampak dari penyalahgunaannya, penggolongan/pengelompokan narkotika, sanksi pidana penyalahgunaan narkoba, tanda-tanda/perilaku pecandu narkoba.

Dijelaskan pula penyebab penyalahgunaan narkoba baik karena faktor internal maupun eksternal, ciri-ciri penyalahguna baik fisik, psikis maupun sosial.

Selain itu, kondisi terkini penyalahgunaan narkoba termasuk jumlah pengguna, jenis-jenis baru narkoba termasuk jumlah yang sudah masuk di Indonesia.

Disampaikan pula aspek-aspek resiko yang merugikan pribadi/individu, merugikan negara, merugikan masyarakat, dan merugikan negara.

Beberapa kepribadian remaja yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, halmana menjadi pasar potensial bagi pengedar/bandar/pemilik pabrik narkoba diulas agar peserta memahami.

Khusus bagi penggalang yang adalah generasi penerus bangsa, Kalesaran yang adalah juga Ketua Komunitas Tolak Narkoba mengingatkan untuk tidak coba-coba pakai.

“Seharusnya, para pelajar yang adalah generasi penerus bangsa belajar. Belajar menahan diri, belajar tentang arti kehidupan, dan belajar untuk masa depan,” ujarnya.

Penggiat dan relawan anti narkoba ini menyarankan untuk meraih cita-cita dengan berprestasi baik di bidang pendidikan, pramuka, olahraga, kesenian, aktif dalam kegiatan keagamaan dan lain-lain.

“Jadilah generasi muda yang dibanggakan keluarga, sekolah dan masyarakat dan lembaga keagamaan,” imbaunya.

Untuk pembimbing/pembina pramuka, diharapkan menjadi contoh/teladan dengan tidak menggunakan narkoba, berperan dalam upaya P4GN (pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba), serta bersinergi dengan instansi/lembaga terkait.

“Peran dalam upaya P4GN diatur dalam UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” sebutnya. (elka)

Meimonews.com – Bupati Minahasa Utara Joune Ganda di dampingi Ketua Kwarcab Minahasa Utara Denny Lolong, Kadispora Audy Farly Sambul, Sekdispora Johan Wewengkang dan Ketua Panitia Pelaksana/Sekretaris Kwarcab Minut Jane E. Sangian membuka kegiatan kepramukaan yang diselenggarakan Dispora Minut di Pendopo Kantor Bupati, Rabu (11/10/2023).

Kegiatan kepramukaan yang berlangsung hingga Jumat (13/10/2023) tersebut adalah Orientasi Majelis Pembimbing Gudep se-Kwarcab Minahasa Utara, Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Lomba Regu Pramuka Tingkat Penggalang SD dan SMP Minahasa Utara.

Untuk lomba terdiri dari cerdas cermat pramuka, hiking, LKBBTT, dan pionering. Lomba ini untuk putra dan putri.

Sebanyak 400-an pembimbing gudep dan Penggalang Gudep SD dan SMP se-Minut dan petutusan Kwarcab Talaud mengikuti kegiatan ini yang pada pembukaannya turut dihadiri antara lain Asisten 1 Umbase Mayuntu, Kadis Pendidikan Aldrin Posumah, Staf Ahli Bupati Jofieta Supit, Staf Khusus Bupati Bidang Pemuda dan Olahraga Leopold Toar Bokong dan Staf Khusus Bupati Bidang Pengembangan Komunikasi dan Informasi Publik Fernando Adam.

Ketua Kwarcab Minut/Ketua DPRD Minut Denny Lolong saat menyampaikan materi

Tampil sebagai narasumber di antaranya Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Minahasa Utara/Ketua DPRD Minahasa Utara Denny Lolong dan Ketua Perhimpunan Putra Putri Brimob/Ketua Komunitas Tolak Narkoba Lexie Kalesaran.

Bupati Minut yang adalah juga Ketua Majelis Pembimbing Kwarcab Minut di awal sambutannya menyampaikan bahwa kita semua patut bersyukur kepada Tuhan yang Mahakuasa karena bisa berkumpul di tempat ini untuk mengikuti kegiatan orientasi dan lomba pramuka penggalang SD dan SMP se-Minut.

Ketua PPP Brimob/Ketua KTN Lexie Kalesaran saat membawakan materi

Kegiatan orientasi ini, menurut Bupati adalah dalam.rangka membekali gugus depan (gudep) se-Minahasa Utara  sebagai kader-kader gerakan pramuka yang ada di Minahasa Utara.

“Tentunya, kita mengetahui, pendidikan gerakan kepramukaan yang dilaksanakan ini adalah bertujuan untuk makin meningkatkan rasa saling mengenal, keterampilan, dan kita akan memiliki rasa tanggung jawab di masing-masing gugus depan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini juga, disampaikan Bupati bahwa bekal yang akan diterima dalam kegiatan ini baik berupa arahan-arahan maupun lomba-lomba yang dilaksanakan ini akan terus menjadi modal dan harapan agar semakin memahami dan mengerti apa yang menjadi tugas sebagai pramuka.

“Saya sebagai Majelis Pembimbing berharap, kita juga meningkatkan orientasi serta saran dan arahan dalam kegiatan ini sehingga kita mampu menjadi gerakan pramuka yang bisa diandalkan di tengah-tengah lingkungan, keluarga dan masyarakat,” ujar Bupati. (elka)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandayu, M.Eng di dampingi Sekretaris Lady D. Ante, S.Pd, MAP, Ketua Pokja Adpin Rosilia Bionda Wowiling, S.Sos, M.Si dan staf mengadakan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Minahasa Tenggara, Kamis (5/10/2023).

Ada sejumlah agenda kegiatan saat berkunjung ke kabupaten tersebut yakni memberikan materi di Dinas PPKB, memberikan arahan kepada PLKB dan PPPK yang baru dilantik serta menyerahkan bantuan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di Desa Lobu Dua yakni Guenvere Poluan dan Jhaneta Sualang.

Materi yang disampaikan Tandayu saat berada di Dinas PPKB terkait dengan
Evaluasi dan penguatan percepatan penurunan stunting serta Evaluasi penyerapan BOKB (Biaya operasional keluarga berencana).

Terkait dengan bantuan BAAS, Tandayu berharap, semoga dengan adanya BAAS ini dapat membantu keluarga anak stunting agar anak – anak ini dapat keluar dari permasalahan stunting.

Kepala Dinas PPKB Kabupaten Mitra
dr. Helny Sonya Ratuliu berterima kasih atas kunjungan kunjungan kerja ini dan akan terus berjuang bersama untuk mencapai target – target Program Percepatan Penurunan Stunting dan Bangga Kencana di Kabupaten Minahasa Tenggara.

Kadis atas nama Pemerintah Kabupaten Mitra berterima kasih atas bantuan BAAS dan akan dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara kepada keluarga – keluarga stunting lainnya. (Fer)

Meimonews.com  – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut menggelar kegiatan Orientasi Kampung KB dan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kampung KB Sitaro dalam rangka percepatan penurunan stunting (PPS).

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Ondong,  Selasa (3/10/2023) ini dibuka pelaksanaannya oleh Pejabat Bupati Kepulauan Sitaro Joy Etiano Bernadin Oroh ini.

Turut hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas PPPA, PP dan KB Fabiola Papona, S. Sos, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Sitaro Maja Eva Oroh Rumengan, SE, Sekda Sitaro Denny Kondoj, M. Si, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian Sekda dan Camat, Kapitalau, Ketua Pokja Kependudukan bersama tim BKKBN Sulut dan Satgas PPS Sulut.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M. Erg ketika memberikan sambutan,, memaparkan kondisi Sitaro dalam kegiatan percepatan penurunan stunting dan Program Bangga Kencana.

Saat ini, ungkap Tandaju, terdapat beberapa hal penting dalam pengelolaan program Bangga Kencana yang memerlukan akselerasi partisipasi dan peranserta seluruh mitra kerja terutama di Kepulauan Sitaro yaitu percepatan penurunan stunting

Disebutkan,  berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, prevalensi stunting di Kabupaten Kepulauan Sitaro sebesar 14,4 persen atau turun 8,1 persen dari prevalensi tahun 2021 yaitu sebesar 22,5 persen.

Bila melihat hasil pengukuran bulan Februari 2023 melalui elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM) masih terdapat 20 (0,58 persen dari 3.421 anak yang diukur) anak yang dikategorikan sebagai stunting.

Berdasarkan hasil updating data PK22 di Kabupaten Kepulauan Sitaro terdapat 4.311 keluarga yang punya resiko stunting.

Untuk itu, kelompok masyarakat terutama yang berada di Kampung Keluarga Berkualitas, sebutnya, perlu diberdayakan sehingga bersama-sama dengan Tim Pendamping Keluarga dapat melakukan pendampingan bagi anak stunting dan keluarga yang beresiko stunting.

Pejabat Bupati Kepulauan Sitaro Drs. Joy Eltiano Bernadin Oroh dalam sambutannya mengapresiasi jajaran BKKBN Perwakilan Sulut dan Dinas PPKB Kepulauan Sitaro yang telah memprakarsai kegiatan Orientasi Kampung KB dan Pemberdayaan Masyarakat di Sitaro dalam rangka percepatan penurunan stunting (PPS) tingkat Sulut

Kegiatan ini, menurutnya, bernilai penting terutama dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting di daerah.

Diharapkan, program ini mampu meningkatkan pemahaman pengelolaan tingkat desa tentang upaya penanganan stunting sebagai wujud komitmen kita bersama dalam menjawab tantangan yang dihadapi.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro gencarkan program Gesit Evas (Gerakan Sitaro Edukasi Intervensi Anak Stunting) demi Percepatan Penurunan Stunting daerah, sehingga melalui lingkungan terkecil yaitu keluarga setiap anak akan mendapatkan perawatan serta dukungan yang layak untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat. (Fer)