Meimonews.com – Sebanyak 61 mahasiswa Program Studi Diploma III Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kemenkes Gorontalo mengikuti BHD, PMKP, K3RS dan Covid-19 di Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. DR Kandou (RSUP Kandou) Manado.

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja RS (K3RS) dan Covid-19 ini dibuka pelaksanaannya oleh Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou dr. Wega Sukanto, Sp, BTKV, Senin (21/1/2024).

Dokter Wega di dampingi Manager Diklat Ns Suwandi Luneto, S.Kep, M.Kes menyambut kedatangan mahasiswa Poltekes Kemenkes Gorontalo dengan hangat do RSUP Kandou yang kini dipimpin Plt. Dirut. Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes.

Dalam sambutannya, dokter Wega menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan dalam meningkatkan kualitas tenaga kesehatan. Pendidikan dan pelatihan adalah kunci dalam mempersiapkan tenaga kesehatan yang kompeten.

“Kami sangat senang bisa berkontribusi dalam proses pembelajaran dan pengembangan diri mahasiswa Poltekes Kemenkes Gorontalo,” ujarnya saat membuka kegiatan tersebut.

Dia berharap, Diklat ini dapat menjadi platform yang efektif bagi mahasiswa Poltekkes Kemenkes Gorontalo untuk belajar dan berkembang, sekaligus membangun jaringan dengan profesional dan praktisi di bidang mereka.

“Kami berharap mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang lebih mendalam, yang akan membantu mereka ketika memasuki dunia kerja,” kata dokter Wega.

Dalam pelatihan ini, dokter Wega juga menyampaikan Instruksi dari Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/Menkes/1512/2023, tentang Pencegahan dan Penanganan Perundungan terhadap Peserta Didik pada Rumah Sakit Pendidikan di Lingkungan Kementerian Kesehatan.

“Dengan peran yang aktif dari individu dan institusi, kita dapat bekerjasama untuk mengatasi masalah bullying dan perundungan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan inklusif bagi semua orang,” ujarnya.

Direktur Poltekkes Gorontalo Mohamad Anas Anasiru, SKM, M.Kes, menyampaikan apresiasi dan terima kasih bagi pimpinan dan jajaran RSUP Kandou atas penerimaan/sambutannya.

“Terima kasih. Untuk kesekian kalinya kami datang membawa mahasiswa untuk belajar di sini. Terima kasih atas kerjasama yang selama ini terus terjalin dengan baik,” ujarnya.

Diungkapkan, selama di RSUP Kandou, mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari para profesional kesehatan yang berpengalaman.

“Saya berharap, mahasiswa juga akan mendapatkan kompetensinya sehingga diharapkan mereka bisa memberikan pengalamannya yang berharga dan mempersiapkan diri untuk menjadi tenaga kesehatan yang kompeten dan berdedikasi,” ujarnya.

Program diklat ini merupakan kerjasama antara Poltekes Kemenkes Gorontalo dan RSUP Kandou dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan dan mempersiapkan lulusan yang siap kerja. (Fer)

Meimonews.com – Mengawali tahun 2024, Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. DR Kandou yang akrab disebut RSUP Kandou mendapat dua penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Penghargaan tersebut diterima RSUP Kandou karena mencatat prestasi penting sebagai rumah sakit vertikal dengan sistem remunerasi terbaik ketiga dan peringkat kedua rumah sakit vertikal dengan standar klinis terbaik kedua.

Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen RSUP Kandou dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi.

Dua penghargaan tersebut diterima Plt. RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes pada acara penganugerahan yang dilaksanakan di Aula Kemenkes RI, Jakarta, Sabtu (20/1/2024).

Dengan sistem tersebut penerapan sistem informasi remunerasi yang ada di RSUP Kandou telah berjalan dengan efektif dan efisien.

Sistem ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kinerja dan motivasi pegawai, serta meningkatkan pelayanan kesehatan secara keseluruhan.

Menkes RI Budi Gunadi Sadikin

Dengan penerapan standar klinis di rumah sakit pemerintah ini menunjukkan komitmen RSUP Kandou dalam menjaga kualitas layanan kesehatan yang tinggi dan memenuhi standar klinis yang ketat.

Plt. Dirut RSUP Kandou  Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes menyampaikan rasa terima kasih kepada Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin atas penghargaan ini. “Kami sangat bangga dan berterima kasih atas penghargaan ini,” ujar dokter Ivonne (sapaan akrab Plt. Dirut RSUP Kandou ini).

Prestasi ini, menurut dokter Ivonne, adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh tim RSUP Kandou dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Penghargaan ini, sebutnya, menjadi motivasi bagi RSUP Kandou untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“RSUP Kandou berkomitmen untuk terus menjaga standar klinis yang tinggi dan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data pasien,” tandasnya. (Fer)

Meimonews.com – Rapat Satuan Tugas Percepatan Penurunan Stunting (Satgas PPS) dan mitra kerja BKKBN Sulut sekaligus sosialisasi DAK BOKB tahun 2024 menghadirkan dua pembicara/panelis.

Pembicara/panelis yang ditampilkan pada kegiatan yang diadakan di Peninsula Hotel Manado, Kamis (18/1/2024) tersebut adalah Inspektorat Wilayah 1 BKKBN RI Cinggih Widanarto, SE, M.Si dan Inspektur Pembantu Wilayah 1 Sulut Sherly D. Tendean, S. Pd, M. Si.

Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg saat memberikan sambutan

Widanarto membawakan materi Pendampingan pelaksanaan angkatan DAK di Provinsi Sulut sementara Tendean membawakan materi Peran Inspektorat dalam pengawasan pelaksanaan dana transfer (DAK Sub Bid KB).

Sebanyak 90 peserta yakni Kadis OPD-KB Kabupaten/Kota, TA Satgas Kabupaten/Kota, Tim Kerja BKKBN Perwakilan Sulut mengikuti kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg ini.

Penandatanganan pakta integritas

Setelah pemaparan materi oleh dua pembicara/panelis, dilakukan diskusi kelompok/FGD) dan penyampaian hasil diskusi serta pembacaan rumusan dan rekomendasi.

Dalam rapat ini diadakan pula penandatanganan kontrak kinerja Satuan Tugas (Satgas) PPS tahun 2024. (Fer)

Meimonews.com – Tim Jantung Anak RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado berhasil melakukan tindakan penyelamatan jiwa pada anak usia 1 tahun dengan diagnosis Pulmonary Atresia-Intact Ventricular Septum (monopartie) ASD bidirectional shunt PDA L-R shunt Sianotic spell + Bronkopneumonia, Kamis (18/1/2024).

Pulmonary Atresia-Intact Ventricular Septum (PA-IVS) adalah kondisi di mana katup yang mengontrol aliran darah dari jantung kanan ke paru-paru (katup pulmonal) tidak terbentuk dengan baik, menyebabkan aliran darah ke paru-paru terhambat.

Pada kasus ini, tim dokter melakukan prosedur PDA Stenting, sebuah tindakan untuk membuka dan mempertahankan pembukaan pada duktus arteriosus, sebuah pembuluh darah penting yang biasanya menutup sendiri setelah bayi lahir. Pada beberapa kondisi, seperti PA-IVS, pembukaan ini perlu dipertahankan untuk memastikan aliran darah ke paru-paru.

Prosedur ini dilakukan sebagai tindakan darurat (CITO) untuk menyelamatkan jiwa anak tersebut yang juga mengalami Sianotic spell, kondisi yang ditandai dengan penurunan tiba-tiba kadar oksigen dalam darah, dan Bronkopneumonia, infeksi paru-paru yang mempengaruhi bronkus dan jaringan paru-paru sekitarnya.

Tim Jantung Anak RSUP Kandou merasa bersyukur dan berterima kasih atas dukungan dan bantuan dari semua pihak yang telah membantu, serta pasien dan keluarga yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka.

“Terima kasih banyak Kepada Plt. Direktur Utama RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes beserta Dewan Direksi yang telah memfasilitasi tindakan intervensi jantung sehingga puji Tuhan karena kasih karuniaNya Tim Jantung Anak boleh berhasil melakukan tindakan penyelamatan ini,” ujar Dr. dr. David Kaunang, Sp.A(K)),

Salah satu Tim Jantung Anak ini, seperti dikutip Hukormas RSUP Kandou (sebutan akrab RSUP Prof. Dr. RD Kandou), menyampaikan terima kasih pula kepada pasien, orang tua, keluarga dan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada RSUP Kandou untuk melaksanakan tindakan ini.

Tim Jantung Anak Dr. David Waworuntu, Sp.A(K), Dr. dr. David Kaunang, Sp.A(K)), Dr. Sandro, Dr. Thomas, Dr. Fikri, Dr. Claresta, Dr. Avi dan Tim Anestesi Dr. Eka Lantang, Sp.An, KIC, Dr. Junior, Tim Keperawatan Penunjang Suster Florence, Broer Janry, Broer Ferry, Broer Edmond, pak Stephen serta Tim. (Fer)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut menggelar Optimalisasi Peran Bunda Pendamping dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di Sulut dengan tema Menuju  Keluarga Bebas Stunting  untuk  Indonesia Maju.

Kegiatan yang dilaksanakan di Peninsula Hotel Manado, Jumat (19/1/2024) dan diikuti 100-an peserta baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Sulut termasuk mitra kerja dan Tim  Kerja BKKBN Perwakilan Sulut ini dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BKKBN RI Dr. (Hc) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K) melalui daring.

Hadir pada acara pembukaan secara virtual adalah Inspektur Wilayah 1 BKKBN RI Cinggih Widanarto, SE, M.Si, Wakil Gubernur Sulut  Drs. Steven O. Kandou, Asisten 1 Setdaprov Sulut Dr. Denny Mangala, M.Si, Ketua TP PKK Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan dan sejumlah undangan lainnya.

Kepala BKKBN RI Dr. (Hc) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K) saat memberikan sambutan lewat daring

Dalam pelaksanaan kegiatan ini diberikan penghargaan bagi Kabupaten/Kota atas capaian penyerapan  anggaran  BOKB Tahun 2023 yakni terbaik I Kabupaten Bolmong Selatan  yang capaiannya 97,93 persen, terbaik II Kota Bitung (95,08 persen) dan terbaik III Kota Tomohon (94,37 persen) serta penyerahan bantuan Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) bagi 12 keluarga beresiko stunting  di Kota Manado.

Pada kegiatan ini, Bunda-bunda Pendamping Keluarga Kabupaten/Kota Se-Sulut tampil menjadi panelis seorang demi seorang. Masing-masing panel menampilkan lima pembicara dari 5 Kabupaten/Kota se-Sulut.

Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven O. Kandou saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Sulut Prof. (Hc), Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE

Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg dalam laporannya mengungkapkan, kegiatan ini diawali dengan rapat Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penurunan Stunting (PPS)  bersama mitra kerja sekaligus sosialisasi DAK BOKB tahun 2024 pada Kamis (18/2/2024).

Tandaju berterima kepada Gubernur Sulut, Wakil Gubernur Sulut, Ketua TP PKK Sulut Bunda Pendamping Keluarga Sulut, Bupati dan Walikota se-Sulut, Ketua TP PKK se-Sulut selaku Bunda Pendamping Keluarga Kabupaten/Kota se-Sulut dan kepada seluruh mitra kerja terkait Program Bangga Kencana  serta Program PPS.

Tandaju mengajak semua pihak yang hadir pada kegiatan ini untuk menyegarkan kembali komitmen bersama dalam Program Bangga Kencana dan PPS di Sulut.

Ketua TP PKK Sulut sekaligus Bunda Pendamping Keluarga Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan saat memberikan sambutan

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan dalam sambutannya mengapresiasi BKKBN Sulut yang telah menginisiasi dan memprakarsai kegiatan ini serta kepada Bunda Pendamping Keluarga Kabupaten/Kota yang hadir dalam kegiatan ini.

Apresiasi kepada Bunda Pendamping Keluarga Kabupaten/Kota karena tekad dan komitmen yang masih terjaga, untuk terus menjalankan peran dengan baik, terus bersinergi dan memberikan dukungan terhadap upaya penurunan stunting di daerah ini melalui optimalisasi pencegahan di tingkat hulu dan pendamping terhadap keluarga yang berisiko stunting.

Kepala BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg saat memberikan laporan

Ditegaskan, keluarga memegang peran penting dalan upaya pencegahan stunting pada setiap fase kehidupan. Mulai dari janin dalan kandungan, bayi, balita, remaja, menikah, hamil dan seterusnya.

“Sehingga setiap keluarga harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik,” ujar Rita yang adalah juga Bunda Pendamping Keluarga Sulut ini seraya merincikan pengtahuan yang dimaksud.

Pengetahuan yang dimaksud terkait dengan bagaimana mendapatkan dan memberikan nutrisi pada anak; bagaimana pemenuhan gizi; bagaimana upaya-upaya mitigasi dini untuk melindungi anak dari jangka panjang dampak stunting.

Selain itu, bagaimana mempersiapkan anak agar tumbuh optimal; dan bagaimana mempersiapkan remaja (sebagai calon keluarga baru, sebagai calon orangtua) mempunyai perencanaan sebelum kehidupan berkeluarga sehingga tercipta keluarga yang berkualitas, yang dapat memberi sumbangsih dalam pencegahan dan penurunan stunting .

Dalam sambutannya, Kepala BKKBN RI memberikan apresiasi kepada  Kaper BKKBN Sulut yang sudah  menyelenggarakan kegiatan  ini, juga kepada Bunda Pendamping Keluarga Provinsi Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan serta Bunda Pendamping Keluarga Kab/Kota yang sudah bekerja keras dalan penanganan dan percepatan penurunan stunting di Sulut. (Fer)

Meimonews.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Manado mengeluarkan penyesuaian jadual pelayanan baik yang berada di Mall Pelayanan Publik (MPP) Manado maupun di kantor Dukcapil Manado.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Dukcapil Manado Erwin Kountu kepada Meimonews.com via telefon, Kamis (17/1/2024). Kountu lantas merincikan jadual pelayanan yang telah disesuaikan itu.

Disebutkan, pelayanan di MPP, yang berada di samping Mantos 3 berlaku Senin-Jumat Untuk Senin-Kamis jam 08.30-15.30 Wita sementara Jumat jam 09.00-14.30 Wita. “Khusus Sabtu, tidak ada pelayanan di MPP,” ujarnya.

Pelayanan di kantor Dukcapil, yang berada di kompleks Kantor Walikota Manado (dekat gerbang pintu keluar kompleks), berlaku Senin-Sabtu.

“Untuk jadual pelayanannya, Senin-Jumat sama dengan di MPP sementara Sabtu jam 09.00-13.00 Wita,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Kominfo Manado ini mengingatkan kepada warga yang akan berurusan dengan kependudukan dan catatan sipil untuk tidak menggunakan calo atau perantara. Langsung saja datang ke MPP atau Kantor Dukcapil.

Kountu mengingatkan hal tersebut karena merupakan arahan/petunjuk dari Walikota Andrei Agouw dan Wakil Walikota Richard Sualang untuk memberantas calo dalam urusan kependudukan dan catatan sipil di Ibukota Provinsi Sulut ini. (elka)

Meimonews.com – Pembangunan  Zona  Integritas (ZI) bukan sekedar tentang capaian predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tetapi juga sebagai instrumen untuk meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Serangkaian dengan Kunjungan Kerja Inspektorat Wilayah 1 BKKBN RI Cinggih  Widanarto, SE, M.Si, Rabu (17/1/2024), BKKBN Perwakilan Sulut melaksanakan Evaluasi Penerapan ZI WBK dan Penilaian Mandiri Pelaksanaan  Reformasi Birokrasi (PMPRB) yang bertujuan untuk meningkatkan komitmen bersama (pimpinan dan seluruh pegawai  BKKBN Perwakilan Sulut) dalam melaksanakan program pembangunan dan evaluasi ZI menuju WBK dan wilayah birokrasi bersih dan melayani di lingkungan BKKBN Tahun 2024.

Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg dalam sambutanya menyampaikan harapan bagi seluruh aparat sipil negara (ASN) tetap terus bekerja dengan baik dan melakukan upaya peningkatan khususnya sesuai dengan tugas layanan masing-masing.

Pembangunan  ZI WBK merupakan upaya untuk pencegahan korupsi dan nepotisme. Selain itu, dalam pembangunan ZI WBK para ASN dituntut untuk berkreasi dan berinovasi.

Usai menyampaikan sambutan, Tandaju bersama Sekretaris Lady  D. Ante, S.Pd, MAP  dan seluruh ASN BKKBN Perwakilan Sulut melakukan penandatanganan komitmen bersama guna mewujudkan ZI WBK dan PMPRB  di BKKBN Perwakilan Sulut.

Inspektur Wilayah 1 BKKBN  RI Cinggih  Widanarto, SE, M.Si menyampaikan hasil evaluasi penerapan ZI WBK dan PMPRB di mana  BKKBN Perwakilan Sulut perlu adanya peningkatan sistem inovasi   yang mempengaruhi capaian kinerja.

Kegiatan  Evaluasi  Penerapan  ZI WBK  dan  Penilaian  Mandiri  Pelaksanaan  Reformasi Birokrasi (PMPRB)  diikuti  oleh  seluruh  ASN BKKBN Perwakilan Sulut. (Fer)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut melaksanakan Apel Kerja di aula kantor, Senin (15/1/2024).

Di momen tersebut, Sekretaris BKKBN Perwakilan Sulut Lady D. Ante, S.Pd, MAP dan seluruh Ketua Tim Kerja yang ada di lingkungan BKKBN Perwakilan Sulut (13 orang) melakukan penandatanganan pakta integritas di hadapan Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN) Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg.

Pakta integritas ini merupakan suatu  pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Menurut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 49 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Pakta Integritas di Lingkungan Kementerian/Lembaga dan Pemerintahan Daerah,  ketersediaan dokumen pakta integritas menjadi penting.

Hal ini sebagai bentuk komitmen tertulis dalam upaya menjalankan fungsi integritas dan akuntabilitas kinerja setiap pegawai, serta meminimalisir kemungkinan terjadinya malfungsi tugas dan peran pegawai, yang dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi.

Adapun tujuan pelaksanaan pakta integritas adalah memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi; menumbuhkembangkan keterbukaan dan kejujuran, serta memperlancar pelaksanaan tugas yang berkualitas, efektif, efisien dan akuntabel.

Selain itu, mewujudkan pemerintah dan masyarakat Indonesia yang maju, mandiri, bertanggung jawab dan bermartabat dengan dilandasi oleh nilai-nilai luhur budaya bangsa, Undang-Undang Dasar Negara RI 1945, dan Pancasila.

Dalam sambutannya, Tandaju menegaskan, penandatanganan  pakta integritas ini bukan hanya sebagai acara  simbolis saja,  namun agar selalu  diterapkan dalam melaksanakan tugas  sebagai ASN di Perwakilan BKKBN Sulut.

Selain itu, berperan  proaktif  dalam upaya  pencegahan dan pemberantasan  korupsi, kolusi dan nepotisme serta  tidak  melibatkan  diri  dalam  perbuatan  tercela, tidak meminta, memberi atau  menerima pemberian secara langsung  ataupun tidak langsung berupa suap,  hadiah, bantuan atau bentuk lainnya  yang tidak sesuai dengan ketentuan  yang berlaku.

Ditambahkan, pakta integritas tidak  sekedar kegiatan seremonial, namun  pakta integritas hendaknya dipahami  sebagai pondasi utama dalam  menjalankan kinerja.

“Tanda tangan di dalam pakta integritas merupakan wujud komitmen yang harus diimplementasikan dalam  setiap penugasan,” ujar Tandaju.

Kaper berharap, semoga dengan ditandatanganinya pakta integritas di lingkungan  Perwakilan BKKBN Sulut   akan membawa perubahan kinerja seluruh aparatur sipil negara Perwakilan BKKBN Sulut ke arah yang lebih baik   dan modern serta dapat meraih ZI-WBK  di tahun  2024.

Disebutkan, untuk  meraihnya  tidaklah  mudah. Sangat dibutuhkan kerja keras  dan semangat, komitmen dan  janji pengemban amanah semua  ASN.

Di akhir sambutannya, Kaper mengimbau  agar tetap menjaga kesehatan di cuaca  yang ekstrim saat ini. (Fer)

Meimonews.com – Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen mengutus dua pejabat Bapenda Sulut untuk mengikuti kegiatan Tim Pembina Samsat Nasional yang dilaksanakan di Hotel Luxury Trans Studio Bandung, Rabu-Jumat (10-12/1/2024).

Kedua pejabat yang diutus pada kegiatan yang diselenggarakan Tim Pembina Samsat Nasional (Kemendagri, Korlantas Mabes Polri dan PT Jasa Raharja) itu adalah Sekretaris Filma Kepel dan Kabid Pajak Aprine Siwi.

Selain dua pejabat dari Bapenda Sulut, kegiatan ini diikuti pula oleh Dirlantas Polda Sulut Kombes Pol. Rahmad Iswan Nusi, SIK, MH dan Kepala PT Jasa Raharja Cabang Manado Amaluddin Salam,  S.Kom, ITIL.

Foto bersama perutusan Sulut yakni (dari kiri ke kanan) Sekretaris Bapenda Sulut Filma Kepel, Dirlantas Polda Sulut Kombes Pol. Rahmad Iswan Nusi, SIK, MH, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Manado Amaluddin Salam, S.Kom, ITI dan Kabid Pajak Bapenda Sulut Aprine Siwi

Peserta kegiatan yang mengusung tema
Simplifikasi Pelayanan melalui Samsat Digital untuk mewujudkan Indonesia Modern adalah semua Dirlantas, Kepala Cabang PT Jasa Raharja dan Kepala Bapenda se-Indonesia.

Narasumber kegiatan yang ditutup pelaksanaannya oleh Dirregident Korlantas Brigjen Pol. Drs. Yusri Yunus berasal dari BSSN, Kakorlantas, Dukcapil Kemendagri, Keuda Kemendagri, Direktur Operasional PT Jasa Raharja, Kepala Bapenda Jabar selaku Ketua APPDI Indonesia.

Kepada Meimonews.com, Filma menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai penegasan atas pelaksanaan/penggunaan sistem digitalisasi Samsat untuk lebih menyederhanakan proses kesamsatan yang ada di seluruh Indonesia.

Komunikasi antarmitra kerja, sebutnya dalam percakapan lewat WA, Sabtu (13/1/2024), dilakukan secara intens untuk mencapai efektivitas penggunaan sistem digitalisasi.

“Untuk manfaat pasti akan lebih meningkatkan pelayanan dalam hal percepatan proses pembayaran pajak, proses administrasi STNK dan pencetakan plat nomor,” ujarnya.

“Semoga sinergi dengan mitra terkait membawa manfaat sebesar-besarnya bagi pelayanan kami ke masyarakat,” sebut Kepala Cabang PT Jasa Raharja
Amaluddin Salam, S.Kom, ITIL di kesempatan terpisah. (elka)

Meimonews.com – Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou Manado Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes, di dampingi Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang dr. Yehesikel Panjaitan, SH, MARS melakukan inspeksi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Poliklinik Kedokteran Nuklir.

Inspeksi Jumat (12/1/2024) ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua pelayanan berjalan dengan lancar dan pasien menerima perawatan terbaik.

Dokter Ivonne, yang dikenal karena dedikasinya yang luar biasa terhadap perbaikan layanan kesehatan, mengunjungi berbagai ruangan di rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou.

Dokter Ivonne berinteraksi dengan staf medis dan non-medis, serta pasien, juga mengevaluasi fasilitas dan prosedur yang ada.

Selama kunjungannya ke IGD, dokter Ivonne memeriksa prosedur penanganan pasien dan waktu respon tim medis. Dipastikan bahwa semua peralatan dan fasilitas darurat berfungsi dengan baik dan siap digunakan kapan saja.

“Memasuki awal tahun 2024 pasien di IGD sangat banyak dan kita berupaya melakukan mobilisasi sehingga pasien tidak tertampung di IGD. Setelah diputuskan pasien itu masuk rumah sakit, sesuai regulasi 4 jam pasien harus masuk ruangan rawat inap,” jelas dokter Ivonne.

Kunjungan ke Poliklinik Kedokteran Nuklir adalah bagian penting dari inspeksi hari ini. Dokter Ivonne meninjau prosedur dan protokol keselamatan, serta memeriksa peralatan dan teknologi terbaru yang digunakan di tenpat ini.

Dokter Ivonne mengungkapkan kepuasannya dengan hasil kunjungannya dan berjanji akan terus berupaya meningkatkan layanan dan fasilitas yang disediakan oleh RSUP Kandou.

Turut hadir dalam kegiatan ini Manager, Asmen, Kepala Instalasi dan tim kerja terkait. (Fer)