Meimonews.com – Bupati Minahasa Utara Joune Ganda di dampingi Ketua Kwarcab Minahasa Utara Denny Lolong, Kadispora Audy Farly Sambul, Sekdispora Johan Wewengkang dan Ketua Panitia Pelaksana/Sekretaris Kwarcab Minut Jane E. Sangian membuka kegiatan kepramukaan yang diselenggarakan Dispora Minut di Pendopo Kantor Bupati, Rabu (11/10/2023).

Kegiatan kepramukaan yang berlangsung hingga Jumat (13/10/2023) tersebut adalah Orientasi Majelis Pembimbing Gudep se-Kwarcab Minahasa Utara, Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Lomba Regu Pramuka Tingkat Penggalang SD dan SMP Minahasa Utara.

Untuk lomba terdiri dari cerdas cermat pramuka, hiking, LKBBTT, dan pionering. Lomba ini untuk putra dan putri.

Sebanyak 400-an pembimbing gudep dan Penggalang Gudep SD dan SMP se-Minut dan petutusan Kwarcab Talaud mengikuti kegiatan ini yang pada pembukaannya turut dihadiri antara lain Asisten 1 Umbase Mayuntu, Kadis Pendidikan Aldrin Posumah, Staf Ahli Bupati Jofieta Supit, Staf Khusus Bupati Bidang Pemuda dan Olahraga Leopold Toar Bokong dan Staf Khusus Bupati Bidang Pengembangan Komunikasi dan Informasi Publik Fernando Adam.

Ketua Kwarcab Minut/Ketua DPRD Minut Denny Lolong saat menyampaikan materi

Tampil sebagai narasumber di antaranya Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Minahasa Utara/Ketua DPRD Minahasa Utara Denny Lolong dan Ketua Perhimpunan Putra Putri Brimob/Ketua Komunitas Tolak Narkoba Lexie Kalesaran.

Bupati Minut yang adalah juga Ketua Majelis Pembimbing Kwarcab Minut di awal sambutannya menyampaikan bahwa kita semua patut bersyukur kepada Tuhan yang Mahakuasa karena bisa berkumpul di tempat ini untuk mengikuti kegiatan orientasi dan lomba pramuka penggalang SD dan SMP se-Minut.

Ketua PPP Brimob/Ketua KTN Lexie Kalesaran saat membawakan materi

Kegiatan orientasi ini, menurut Bupati adalah dalam.rangka membekali gugus depan (gudep) se-Minahasa Utara  sebagai kader-kader gerakan pramuka yang ada di Minahasa Utara.

“Tentunya, kita mengetahui, pendidikan gerakan kepramukaan yang dilaksanakan ini adalah bertujuan untuk makin meningkatkan rasa saling mengenal, keterampilan, dan kita akan memiliki rasa tanggung jawab di masing-masing gugus depan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini juga, disampaikan Bupati bahwa bekal yang akan diterima dalam kegiatan ini baik berupa arahan-arahan maupun lomba-lomba yang dilaksanakan ini akan terus menjadi modal dan harapan agar semakin memahami dan mengerti apa yang menjadi tugas sebagai pramuka.

“Saya sebagai Majelis Pembimbing berharap, kita juga meningkatkan orientasi serta saran dan arahan dalam kegiatan ini sehingga kita mampu menjadi gerakan pramuka yang bisa diandalkan di tengah-tengah lingkungan, keluarga dan masyarakat,” ujar Bupati. (elka)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandayu, M.Eng di dampingi Sekretaris Lady D. Ante, S.Pd, MAP, Ketua Pokja Adpin Rosilia Bionda Wowiling, S.Sos, M.Si dan staf mengadakan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Minahasa Tenggara, Kamis (5/10/2023).

Ada sejumlah agenda kegiatan saat berkunjung ke kabupaten tersebut yakni memberikan materi di Dinas PPKB, memberikan arahan kepada PLKB dan PPPK yang baru dilantik serta menyerahkan bantuan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di Desa Lobu Dua yakni Guenvere Poluan dan Jhaneta Sualang.

Materi yang disampaikan Tandayu saat berada di Dinas PPKB terkait dengan
Evaluasi dan penguatan percepatan penurunan stunting serta Evaluasi penyerapan BOKB (Biaya operasional keluarga berencana).

Terkait dengan bantuan BAAS, Tandayu berharap, semoga dengan adanya BAAS ini dapat membantu keluarga anak stunting agar anak – anak ini dapat keluar dari permasalahan stunting.

Kepala Dinas PPKB Kabupaten Mitra
dr. Helny Sonya Ratuliu berterima kasih atas kunjungan kunjungan kerja ini dan akan terus berjuang bersama untuk mencapai target – target Program Percepatan Penurunan Stunting dan Bangga Kencana di Kabupaten Minahasa Tenggara.

Kadis atas nama Pemerintah Kabupaten Mitra berterima kasih atas bantuan BAAS dan akan dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara kepada keluarga – keluarga stunting lainnya. (Fer)

Meimonews.com  – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut menggelar kegiatan Orientasi Kampung KB dan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kampung KB Sitaro dalam rangka percepatan penurunan stunting (PPS).

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Ondong,  Selasa (3/10/2023) ini dibuka pelaksanaannya oleh Pejabat Bupati Kepulauan Sitaro Joy Etiano Bernadin Oroh ini.

Turut hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas PPPA, PP dan KB Fabiola Papona, S. Sos, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Sitaro Maja Eva Oroh Rumengan, SE, Sekda Sitaro Denny Kondoj, M. Si, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian Sekda dan Camat, Kapitalau, Ketua Pokja Kependudukan bersama tim BKKBN Sulut dan Satgas PPS Sulut.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M. Erg ketika memberikan sambutan,, memaparkan kondisi Sitaro dalam kegiatan percepatan penurunan stunting dan Program Bangga Kencana.

Saat ini, ungkap Tandaju, terdapat beberapa hal penting dalam pengelolaan program Bangga Kencana yang memerlukan akselerasi partisipasi dan peranserta seluruh mitra kerja terutama di Kepulauan Sitaro yaitu percepatan penurunan stunting

Disebutkan,  berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, prevalensi stunting di Kabupaten Kepulauan Sitaro sebesar 14,4 persen atau turun 8,1 persen dari prevalensi tahun 2021 yaitu sebesar 22,5 persen.

Bila melihat hasil pengukuran bulan Februari 2023 melalui elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM) masih terdapat 20 (0,58 persen dari 3.421 anak yang diukur) anak yang dikategorikan sebagai stunting.

Berdasarkan hasil updating data PK22 di Kabupaten Kepulauan Sitaro terdapat 4.311 keluarga yang punya resiko stunting.

Untuk itu, kelompok masyarakat terutama yang berada di Kampung Keluarga Berkualitas, sebutnya, perlu diberdayakan sehingga bersama-sama dengan Tim Pendamping Keluarga dapat melakukan pendampingan bagi anak stunting dan keluarga yang beresiko stunting.

Pejabat Bupati Kepulauan Sitaro Drs. Joy Eltiano Bernadin Oroh dalam sambutannya mengapresiasi jajaran BKKBN Perwakilan Sulut dan Dinas PPKB Kepulauan Sitaro yang telah memprakarsai kegiatan Orientasi Kampung KB dan Pemberdayaan Masyarakat di Sitaro dalam rangka percepatan penurunan stunting (PPS) tingkat Sulut

Kegiatan ini, menurutnya, bernilai penting terutama dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting di daerah.

Diharapkan, program ini mampu meningkatkan pemahaman pengelolaan tingkat desa tentang upaya penanganan stunting sebagai wujud komitmen kita bersama dalam menjawab tantangan yang dihadapi.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro gencarkan program Gesit Evas (Gerakan Sitaro Edukasi Intervensi Anak Stunting) demi Percepatan Penurunan Stunting daerah, sehingga melalui lingkungan terkecil yaitu keluarga setiap anak akan mendapatkan perawatan serta dukungan yang layak untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat. (Fer)

Meimonews.com – Berbagai upaya dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut yang saat ini dipimpin June E. Silangen sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw terkait dengan bagaimana agar pendapatan/penerimaan daerah Sulut sesuai target yang ditetapkan.

Dengan pendapatan/penerimaan sesuai target atau minimal mendekati target maka biaya pembangunan dan lain- sebagaimana daerah Sulut bisa tercukupi.

Untuk tahun anggaran 2023, penerimaan pajak daerah ditargetkan berjumlah Rp. 1,194 triliun lebih. Dan, sampai 29 September sudah mencapai hampir 72 persen.

“Sampai 29 September, penerimaan pajak daerah sudah Rp. 857 miliar lebih atau sebesar 71,74 persen,” ujar Sekretaris Bapenda Sulut Filma Kepel ketika berbincang dengan Meimonews.com di ruang kerjanya, Selasa (3/10/2023).

Khusus penerimaan pajak daerah bulan September (1-29/9/2023), sebut mantan Kabid Pajak Bapenda Sulut ini, berjumlah Rp. 89,136  miliar lebih.

Filma berharap, target yang ditetapkan bisa terpenuhi atau minimal mendekati. Oleh karenanya, Bapenda Sulut dan jajaran (UPTD PPD/Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pendapatan Daerah) terus-menerus menggenjot semangat agar penerimaan pajak daerah sesuai target.

Lima item pendapatan daerah, sebutnya, terdiri dari pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pajak air permukaan (PAP), pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) dan pajak rokok.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan (Renbang) Ernie Purukan dan Kasub Pengembangan Teknologi Informasi Pendapatan Daerah (PTIPD) Jerry Rumondor yang ditemui terpisah merincikan penerimaan pajak-pajak daerah tersebut baik hanya bulan September maupun dari bulan Januari hingga September.

Untuk realisasi bulan September, sebut Rumondor, PKB mencapai Rp. 37,117 miliar lebih, BBNKB Rp. 20,862 miliar lebih, PAP Rp. 30,935 juta lebih, PBBKB Rp.31,126 miliar lebih. Jumlah tersebut tidak dengan pajak rokok.

Purukan menjelaskan, untuk Januari sampai September, PKB Rp. 293,085 miliar lebih atau 71,48 persen dari target Rp. 400 miliar; BBNKB Rp. 193,079 miliar lebih atau 61,67 persen dari target Rp. 303,081 miliar lebih; PAP Rp. 1,361 miliar lebih atau 24,75 persen dari target Rp. 5,500 miliar lebih.

Untuk PBBKB Rp 241,687 miliar lebih atau 86,18 persen dari target Rp. 280,438 miliar lebih; dan untuk pajak rokok Rp. 127,800 miliar lebih atau 68,84 persen dari target Rp. 185,647 miliar lebih. (elka)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Eng melantik dan mengambil sumpah/janji 103 PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) yang diadakan di halaman kantor, jalan 17 Agustus Manado, Senin (2/10/2023).

Pengangkatan tersebut berdasarkan surat keputusan (SK) Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut No. 3380-/A/KepKP/B2/20×3 tanggal 8 Agustus 2023.

Dalam sambutannya, Kaper mengingatkan, PPPK yang sudah dilantik agar menjadi ASN yang berakhlak yaitu berorientasi kepada pelayan, transparan dan bertanggung jawab.

Selain itu,  PPPK harus berkemampuan untuk melakukan pekerjaan yang dilandasi oleh pengetahuan dan keterampilan dan sikap kerja; harmonis kerjasama dan berkomunikasi  yang baik

Di samping itu, loyal mengabdi dan patuh terhadap organisasi / pimpinan; serta beradaptasi, bersemangat dan mampu berinovasi, berkreatif serta proaktif dalam menghadapi perubahan serta bekerjasama dan bersinergis.

103 PPPK yang dilantik itu akan ditempatkan  ke Kabupaten Kepulauan Talaud 18 orang, Kabupaten Kepulauan Sangihe 11 orang, Kabupaten Kepulauan Sitaro 6 orang, Kabupaten Bolmong 7 orang, Kabupaten Bolmut 3 orang.

Kabupaten Bolsel 5 orang, Kabupeten Boltim 6 orang, Kabupaten Minahasa 27 orang, Kabupaten Minut 10 orang, Kabupaten Mitra 10 orang, Kabupaten Minsel 1 orang dan Kota Manado 1 orang. (Fer)

Meimonews.com – Guna evaluasi dan strategi percepatan penurunan stunting (PPS) terkait E-PPGBM dan SKI/SSGI di Provinsi Sulawesi Utara, BKKBN Perwakilan Sulut menggelar executif meeting di Best Western The Langoon Hotel Manado, Jumat (29/9/2023).

Hadir dalam pertemuan ini Dinas Kesehatan Sulut, Bappeda Sulut dan Aster Kasdam XIII/Mdk.

Pertemuan ini dipimpin Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg di dampingi Koordinator Program Manager Murphy Kuhu, STP.

Beberapa hal terkait dengan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh BKKBN Perwakilan Sulut dan jajaran dan pihak termasuk pelaksanaan E-PPGBM (Elektronik-Pencatatan dan pelaporan Gisi Berbasis Masyarakat) dan SKI/SSGI (Survei Status Gizi Indonesia) tahun 2022 disampaikan Tandaju.

Diketahui, upaya perbaikan gizi masyarakat merupakan salah satu amanat UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009. Upaya perbaikan gizi ditujukan untuk peningkatan mutu gizi perseorangan dan masyarakat yang dilakukan pada seluruh siklus kehidupan sejak dalam kandungan sampai usia lanjut, dengan prioritas pada kelompok rawan yaitu bayi, balita, remaja perempuan, ibu hamil dan menyusui.

Diharapkan, dengan adanya pertemuan ini akan tercapai kesepakan-kesepakatan dalam melaksanakan program percepatan penurunan stunting. (Fer)

Meimonews.com – Pelbagai upaya terus-menerus dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut dan jajaran yakni Unit Pelayanan Teknis Daerah Pengelola Pajak Daerah (UPTD PPD) yang tersebar di Kabupaten/Kota se-Sulut.

Upaya-upaya yang dilakukan Bapenda Sulut sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Provinsi Sulut, antara lain untuk semakin mendekatkan pelayanan pengurusan pajak kendaraan bermotor (ranmor) kepada masyarakat dan memudahkan pengurusannya.

Salah satunya adalah disediakannya gerai-gerai Samsat (Sistem Administrasi Satu Atap) yang berkolaborasi dengan pihak terkait.

Telah banyak gerai-gerai Samsat yang dibuka dan tersebar di banyak lokasi di Bumi Nyiur Melambai.

Kali ini (Rabu, 27/9/2023), gerai Samsat BSG yang dibuka dan berlokasi di Kantor Bank SulutGo Cabang Langowan, Kabupaten Minahasa.

Pembukaan gerai dilakukan Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen di dampingi Sekretaris Filma Paula Pingkan Kepel, Kabid Dalev Gerard Tamuntuan, Kabid Rembang Ernie Purukan, Kasub PTIPD Jerry Rumondor, Kepala UTD PPD Tondano Harold Lumempow dan Kepala BSG Cabang Langowan Hery Kalengkongan.

Pada momen pembukaan gerai ini diadakan pula sosialisasi keringanan pajak kendaraan bermotor termasuk pula Program Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw berupa Keringanan Pajak Tiga Hebat Lanjutkan. (elka)

Meimonews.com – Menyusul pelantikan June E. Silangen, SE, Ak, MM yang adalah Sekretaris merangkap Pelaksana Tugas (Plt) menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut oleh Gubernur Sulut Prof. (Hc) Dr (Hc) Olly Dondokambey, SE, Rabu (20/9/2023) maka jabatan Sekretaris Bapenda diisi pejabat baru.

Pengisian pejabat baru tersebut dilakukan bersamaan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah beberapa Pejabat Administrasi dan Pengawas Provinsi Sulut oleh Gubernur Sulut di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur, Selasa (26/9/2023).

Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw, Sekdaprov Sulut Steve Harke Andries Kepel, ST, M.Si dan para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sulut.

Filma Paula Pingkan Kepel, SE, M.Si yang sebelumnya menduduki jabatan Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Sulut dipercayakan Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly dan Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw dipercayakan sebagai Sekretaris Bapenda Sulut.

Walaupun sudah dilantik sebagai Sekretaris Bapenda, Filma masih merangkap Kabid Pajak Daerah sampai adanya penggantinya untuk jabatan tersebut. (elka)

Meimonews.com – Saat ini, Pemerintah Provinsi Sulut dan DPRD Sulut, dalam hal ini Panitia Khusus (Pansus) sedang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Sulawesi Utara.

Rapat pembahasan yang dipimpin Ketua Pansus Sandra Rondonuwu di Ruang Rapat DPRD Sulut, Selasa (26/9/2023) ini diikuti instansi terkait Pemerintah Sulut seperti Bapenda Sulut dan Biro Hukum Setdaprov Sulut bersama Tim Pansus.

Dari Bapenda Sulut hadir Kepala Badan June E. Silangen, Sekretaris Filma Kepel (yang baru beberapa saat dilantik oleh Gubernur), Kabid Dalev Gerard Tamuntuan, Kabid Renbang Ernie Purukan beserta pejabat esalon IV dan staf.

Dalam rapat tersebut, selain respons dari Tim Pansus, Kepala Bapenda juga memberikan beberapa pemaparan terkait dengan hal-hal tentang pajak dan retribusi daerah yang merupakan sumber pendapatan daerah.

Pembahasan ini merupakan rapat awal, yang akan diikuti rapat-rapat lanjutan untuk pembahasan hingga penetapannya dalam rapat paripurna DPRD.

Pajak dan retribusi daerah merupakan sumber pembiayaan pemerintahan dan pembangunan daerah, di mana untuk penerapannya perlu landasan hukum yakni Peraturan Daerah (Perda).

Pembahasannya sangat urgen (mendesak) dan telah memiliki naskah akademik. (Fer)

Meimonews.com Pekan Pelayanan KB dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia (World Contraception Day) digelar secara serentak di Indonesia pada 26 September hingga 4 Oktober 2023

Kegiatan yang bertemakan Kolaborasi Pelayanan KB Nusantara dalam Percepatan Penurunan Stunting dicanangkan di semua fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) dan Fasyankes TNI baik langsung maupun virtual meeting, Selasa (26/9/2023).

Untuk daerah Sulut, pencanangannya dipusatkan di Markas Komando Rayon Militer (Koramil) 1310 – 06 Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Gerebek Pasar (Gerakan Pemberdayaan Keluarga Pas Sasaran), Selasa (26/9/2023).

Hadir pada acara ini Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M. Eng, Ketua Pokja KB/KR  Ignasius P. Worung. SE, M.Si dan jajaran, Asisten Teritorial  Kasdam XIII/ Mdk Kol. Arm Sumanto, S.Sos, MM bersama jajaran, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Minut dr. Jeane Simons M.Kes dan jajaran, Ketua IBI Sulut Maria Dondokambey, SKM, MM bersama jajaran.

Direktur  Bina Kualitas Pelayanan KB BKKBN RI  Martius Wangka dalam laporan penyelenggara menyampaikan apresiasi bagi semua jajaran yang sudah hadir mengikuti kegiatan Pencanangan Pekan Pelayanan KB dalam rangka World Contraception Day baik secara langsung maupun secara virtual meeting.

Momentum ini, menurutnya, sangat penting mengingat dalam RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah), penurunan stunting ditargetkan pada angka 14 persen tahun 2024.

Disebutkan, tujuan pelaksanaan World   Contraception Day tahun 2023 ini adalah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang  pentingnya kontrasepsi bagi rencana keluarga  dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting.

Diharapkan, dengan momentum ini dapat meningkatkan cakupan kesertaan KB pada semua metode kontrasepsi modern terutama MKJP,  meningkatkan pengetahuan dan wawasan stakeholder, provider medis, mitra kerja, dan masyarakat terkait pelayanan KB  dan kesehatan reproduksi yang berkualitas, serta meningkatkan komitmen dan kesertaan PUS dalam  program KB.

Disampaikan pula, target pelayanan KB pada Pekan Pelayanan KB berjumlah 1.500.000 akseptor untuk seluruh Indonesia (dan khusus Sulut 8.000 akseptor).

Asisten Teritorial Kepala Staf TNI AD dalam sambutan yang disampaikan oleh Waaster Kasat Bidang  Bakti TNI Brigjen TI Taufik M menyampaikan selamat Word  Contraception Day melalui hari kontrasepsi ini, yang lewat kegiatan ini diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan Keluarga Berencana.

Diungkapkan, masalah kesehatan merupakan masalah utama dalam pembangunan bangsa Indonesia. Dimana angka unmeetneed di Indonesia masih sangat tinggi yakni 16,8 persen dari target nasional  8 persen pada tahun  2022.

Penggunaan kontrasepsi moderen juga menurun dari  57.9 persen menjadi 57,2 persen. Penurunan tertinggi terjadi pada segmen usia 15  tahun hingga 29 tahun yang merosot hingga 4 persen.

Penyebab utama, menurutnya yaitu masih kurangnya pengetahuan kesadaran masyarakat khususnya pasangan muda akan pentingnya perencanaan berkeluarga dalam mempersiapkan pernikahan dan merencanakan kehamilan.

Taufik mengimbau agar dengan momentum ini  untuk meningkatkan komitmen dan peran dengan bahu-membahu, bekerjasama untuk membantu program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting guna mewujudkan SDM indonesia yang berkualitas.

DR (Hc) dr. Hasto Wardoyo, S.POG(K) dalam sambutannya mengatakan, meskipun kontrasepsi modern belum melebihi 60 persen dan MKJP belum sesuai harapan tapi TFR sudah mencapai 21,8 persen menurut  BPS dan menurut SIGA BKKBN 21,4 persen. Suatu perbedaan yang sangat kecil.

Disebutkan, resume kegiatan BKKBN sejak awal bekerja untuk kuantitas dalam arti jumlah anak yang sukses. Dan, sekarang kualitas anak  harus bagus.

Selesai memberikan sambutan, Kepala BKKBN RI menyapa beberapa Provinsi melalui virtual meeting. (Fer)