Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menerima kunjungan Kakanwil BKKBN Sulut Ir. Tino Tandayu di tuang kerjanya, Selasa (7/12/2021).

Kehadiran Kakanwil BKKBN Sulut di dampingi Kepala BKKBN Manado Ir. Meisje H.N.Wollah, MSi adalah untuk.audiensi serta penyamaan persepsi dalam kaitan kerja-kerja BKKBN di Kota Manado.

Mereka menyampaikan beberapa program yang akan dilaksanakan sekaligus sebagai bahan laporan kepada Walikota tentang hasil program Bangga Kencana BKKBN untuk Kota Manado.

Selain hal rersebut juga dilaporkan rencana kesiapan Tim Pendamping Keĺuarga Kota Manado untuk tahun 2022 dan rencana kesiapan program Bangga Kencana kaitan dengan BOKB untuk Kota Manado tahun 2022. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw di dampingi oleh Wakil Walikota (Wawali) Manado. Richard Sualang memimpin Rapat Koordinas (Rakor) i di ruang Toar Lumimuut (Tolu) Kantor Walikota Manado, Selasa (7/12/2021).

Rapat ini merupakan rapat koordinasi diperluas antara Walikota dan Wakil Walikota bersama Forkopimda Manado serta beberapa unsur terkait di Pemerintah Kota termasuk para Camat se Kota Manado.

Bahasan dalam rakor ini adalah kesiapan dalam menghadapi Perayaan Natal dan Tahun Baru. ,serta pembahasan soal penerapan level III secara nasional yang masih menunggu kepastian penerapannya untuk hmenhadapi Nataru.

Ikut dibicarakan juga soal rekayasa lalulintas, pesta kembang api, kesiapan terminal-terminal pinggiran Kota Manado yang akan menghubungan dengan daerah-daerah atau wilayah yang berbatasan dengan Kota Manado.

Pengawasan aktifitas publik di tempat umum seperti di tempat pariwisata, tempat hiburan, tempat belanja termasuk lokasi pedagang kaki lima dan di tempat-tempat lain yang memungkinkan banyak orang berkumpul.

Berbagai kemungkinan ini dibahas untuk dicari jalan terbaik agar tidak membatasi masyarakat tapi tetap prokes ditegakkan sambil menunggu beberapa kebijakan baik dari tingkat provinsi maupun kebijakan dari oemerintah pusat termasuk PPKM nantinya berada pada level berapa.

Walikota jmenyampaikan soal kegiatan keamanan d isetiap lingkungan yang nantinya akan dikoordinasi bersama oleh Camat dan Lurah-lurah termasuk Ketua-ketua lingkungan.

Soal kemacetan juga disinggung oleh Walikota dikaitkan dengan soal rekayasa lalulintas khusus hadapi malam Natal dan malam Tahun Baru.

Pada kesempatan ini juga terdapat beberapa hal yang digarisbawahi oleh Wakil Walikota Richard Sualang terutama dalam kaitan malam Natal dan waktu untuk berbelanja serta tempat-tempat hiburan yang akan melibatkan banyak warga masyarakat.

Bagi Wakil Walikota, hal ini juga memang harus disinkronkan dengan kebijakan yang nantinya akan dikeluarkan oleh pemerintah provinsi.

Hadir dalam pertemuan ini, Kapolres Manado, mewakili Dandim Manado, mewakili Danlanut, mewakiki Danlantamal, Ketua Pengadilan Negeri Manado, Sekretaris Kota Manado, Asisten I, PolPP, BPBD Kota Manado, dan para Camat. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri Diskusi Panel tentang Tantangan dan Solusi Air Bersih Kota Manado di Ruang Toar Lumimuut Kantor Walikota Manado, Senin (6/12/2021).

Acara pembukaan diawali laporan dan kajian YLKI Sulut tentang Tantangan dan Solusi Air Bersih Kota Manado yang disampaikan oleh Ketua YLKI Sulut Aldy Lumingkewas.

Ketika memberikan sambutan, Walikota mengatakan, air adalah sumber kehidupan, air merupakan masalah yang sangat penting bagi masyarakat.

Ketersediaan air di Kota Manado, menurut walikota, cukup banyak termasuk air bawah tanah. “Masalahnya adalah sambungan air bersih ke masyarakat baru mencapai 30%,” ujar walikota.

Jadi, sambung mantan Ketua DPRD Sulut ini, masalah sambungan air bersih ke rumah-rumah ini harus dicarikan solusi.

“Langkah awal adalah membenahi masalah kelembagaan yakni PDAM supaya kita dapat melakukan hal lain untuk kepentingan masyarakat,” tegas Walikota.

“APBD akan membantu agar air ini bisa sampai ke masyarakat. Masalah-masalah di lapangan akan dibenahi termasuk sambungan-sambungan liar akan ditertibkan,” sebut Walikota.

Mantan Anggota DPRD Sulut Daerah Pemilihan (Dapil) Manado ini berharap, diskusi panel ini dapat memberikan masukan kepada pemerintah untuk dipergunakan demi kepentingan masyarakat.

Selesai sambutan Walikota membuka acara diskusi panel ini secara resmi dan dilanjutkan dengan diskusi panel yang dimoderatori Trius Abast.

Panelis Diskusi terdiri dari Direktur Utama PDAM Manado M. Taliwuna, Theo M, Staf Khusus Walikota Rimata Narande dan Ketua YLKI Sulut Aldy Lumingkewas serta para pakar dan pemerhati masalah air bersih seperti Sefanya Oratmangun. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri Penyerahan DIPA dan Daftar Alokasi Tranfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) 2022 Provinsi Sulawesi Utara di Gedung Keuangan Negara Manado, Jumat (3/12/2021).

Acara diawali dengan sambutam Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sulut yang menyampaikan soal DIPA dan DKDD termasuk menyampaikan daerah, badan dan lembaga yang memperoleh penghargaan sehubungan dengan pengelolaan keuangan dan Pengelolaan dana transfer serta Dana Desa.

Sambutan selanjutnya adalah Wagub menyampaikan tentang enam hal pokok yang disampaikan Presiden Joko Widodo ketika melakukan penyerahan DIPA secara nasional kepada Kementerian Badan dan Lembaga serta Daerah Provinsi, Kabupaten Kota.

Wagub juga menyampaikan soal sinergitas pemerintahan yang membutuhkan koordinasi antar pemerintahan termasuk dengan kementerian dan lembaga.
Koordinasi juga dengan TNI Polri juga forkompinda secara umum dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhirnya.

Acara selanjutnya adalah Penyerahan DIPA yang dilakukan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw di dampingi Kepala Kanwil DJPb termasuk penghargaan kepada 11 pimpinan Satuan Kerja yang pengelolaan keuangannya baik.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Sulut dr. Fransiscus Silangen, Forkopimda Sulut, Rektor Unsrat, Bupati dan Walikota se Sulut, pejabat teknis dan satker serta pejabat yang berkepentingan lainnya.

Diakhir acara dilaksanakan Launching Aplikasi BAKUDAPA dari Kanwil DJPb di mana Aplikasi ini bisa mengkoordinasikan soal pelaksanaan program DIPA, Dana Alokasi dan Dana Desa yang ada di Badam dan Lembaga seta di Pemerintah Daerah. (lk)

Meimonews.com – Puluhan generasi muda paskibra (pasukan pengibar bendera) dan purna paskibra Minahasa Utara jadi peserta Sosialisasi Bahaya Narkoba yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Minut, Kamis (2/12!/2021).

Kegiatan yang diadakan di Aula Bapelitbang Minut tersebut dibuka pelaksanaannya oleh Kadispora Minut Drs. Sinpersli Maximilian Tapada, M.Sc di dampingi Kabid Pemberdayaan Pemuda Alfons Jorry Tintingon, AP, MSi dan Kasie. Peningkatan Wawasan dan Kapasitas Pemuda. Fanda Walangita, SS.

Ketua KTN dan Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran, Koordinator P2M Badan Narkotika Nasional Sulut Sam Repy dan Kasat Reserse Narkoba Minut Iptu. Manuel Joli Bansaga, SH menjadi narasumber kegiatan.

Kalesaran yang adalah penggiat Anti Narkoba membawa meteri “Bahaya Narkoba (Aspek Resiko dan Protektif Generasi Muda terhadap Narkoba,” Repy membawakan materi “War on Drugs Menuju Indonesia Bersinar.”

Dalam sambutannya pada acara pembukaan Tapada berharap setelah sosialisasi, peserta menjadi duta-duta anti narkoba.

Dispora Minut, ungkap Tapada telah melakukan beberapa kali kegiatan sosialisasi bahaya narkoba untuk generqsi muda agar mereka tidak pakai atau coba-coba pakai narkoba.

“Kami juga pernah mengadakan pemilihan Duta Anti Narkoba pada tahun 2019,” ujar Kadispora tentang upaya yang Dispora lakukan terkait dengan pencegahan bahaya narkoba.

Sekdispora Minut Johan Wewengkang menjelaskan kepada Meimonews.com, kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang diadakan  Dispora Minut antara lain di SMK Airmadidi dan di Desa Tumalumtung. (af)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw di dampingi Sekretaris Kota Manado Micler C.S. Lakat dan Kabag Hukum Pemerintah Kota Manado Yanti Putri mengunjungi Kantor Kejaksaan Negeri Manado di jalan Pemuda Sario, Rabu (1/12/2021).

Kehadiran Walikota di Kejari dalam rangka Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kota Manado dengan Kejaksaaan Negeri Manado tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN).

Kerjasama ini, jelas Kadis Infokom Manado Erwin Kountu kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (1/12/2021), adalah dalam kaitan pelaksanaan dan pemanfaatan dana bantuan pemerintah lewat Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diterima oleh Pemerintah Kota Manado.

Dalam sambutan singkat pada acara penandatangan itu, Walikota Manado mengungkapkan rasa berterima kasih atas pendampingan hukum yang selalu diberikan oleh Kejari Manado.

Walikota berharap agar dalam pendampingan Kejasaan Negeri Manado terhadap Program PEN ini juga supaya dapat melaksanakannya secara cepat dan tepat sesuai dengan arahan Presiden dan Pemerintah Pusat soal pelaksanaan Program PEN.

Acara yang terakhir adalah penandatangan Nota Kesepakatan yang dilakukan oleh Walikota Manado dan Kepala Kejaksaan Negeri Manado. (lk)

Meimonews.com – Varian baru virus corona B.1.1.529 terdeteksi di Afrika Selatan. Hal ini berdasarkan release dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Jumat (26/11/2021), dan ditetapkan sebagai variant of concern (VOC) bernama Omicron.

“Berdasarkan bukti yang disajikan, yang menunjukkan perubahan merugikan dalam epidemiologi Covid-19, TAG-VE menyarankan WHO bahwa varian ini harus ditetapkan sebagai VOC,” rilis WHO, akhir pekan lalu.

WHO mengungkapkan, varian Omricon telah terdeteksi pada tingkat penularan yang lebih cepat dari lonjakan infeksi sebelumnya di Afrika Selatan. “Menunjukkan, varian ini mungkin memiliki keunggulan pertumbuhan,” sebut WHO.

Sementara itu, Pemerintah Pusat kembali mengubah durasi karantina bagi WNA dan WNI dari luar negeri. Aturan itu imbas dari varian Omicron.

“Pemerintah juga akan meningkatkan waktu karantina bagi WNA dan WNI yang dari luar negeri di luar negara-negara yang masuk daftar pada poin A menjadi 7 hari dari sebelumnya 3 hari,” ujar Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam jumpa pers, Minggu (28/11/2021).

Menindak lanjuti hal itu, Pemerintah Kota Manado lewat Walikota Andrei Angouw menegaskan, seluruh warga Manado agar lebih waspada dengan varian baru virus tersebut.

Walikota meminta agar protokol kesehatan (prokes) selalu diterapkan dalam kegiatan. Karena waktu gelombang kedua serangan C19 pertengahan tahun ini, kota Manado mengalami peningkatan jumlah korban yang tertular Virus Delta C19.

” Jangan terjadi lagi serangan gelombang ketiga virus Omricon di Kota Manado, ” ujar walikota, seperti dikutip Kadis Indokom Manado Erwin Kountu kepada Meimonews.com, Senin (29/11/2021).

Pemimpin yang rajin turun ke bawah (turba) ini pun meminta agar seluruh warga Manado untuk ikut program Vaksinasi. “Yang belum vaksin, segera di vaksin. Yang baru pertama divaksin, segera tuntaskan vaksinasi sampai kedua kali,”.pintanya.

Karena bila sudah tuntas divaksin, jelas mantan Ketua DPRD Sulut ini, sistem imun kita segera terbentuk sempurna dan kita akan kebal dari serangan virus C19. (lk)

Meimonews.com – Walikota dan Wakil Walikota (Wawali) Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang menghadiri Ibadah  Pra Natal Yesus Kristus Pemerintah Kota Manado bersama BKSUA dan FKUB Kota Manado di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Senin (29/11/2021).

Ibadah menyanbut Natal Yesus Kristus ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Manado, BKSUA Kota Manado, FKUB Kota Manado dan Pimpinan Golongan Agama se Kota Manado.

Hadir dalam ibadah ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado yang juga merupakan istri Walikota Manado Irene Angouw Pinontoan, Forkopimda Manado, Pimpinan BKSUA Kota Manado, Pimpinan FKUB Kota Manado, pimpinan golongan Agama se Kota Manado, pejabat eselon serta ASN Pemerintah Kota yang dibatasi.

Acara diawali laporan sekaligus ucapan selamat datang Ketua BKSUA Kota Manado Pdt. Yudi Tunari sekaligus menyampaikan Program BKSUA Kota Manado yang sudah dan sedang dilakukan seperti program vaksinasi, Doa Bersama Lintas Agama, Rapat Koordinasi dengan Sinode GMIM, program kebersihan lingkungan bekerjasama dengan pihak kelurahan dan lain-lain.

Acara selanjutnya adalah Ibadah Natal Yesus Kritus dipimpin Pdt. Dr. Adolf Wenas, M.Th yang disertai pemasangan Lilin Natal oleh Walikota, Wakil Walikota dan Ketua Tim Penggerak PKK Manado, Forkopimda beserta pejabat lainnya.

Dalam khotbahnya, Pendeta Wenas menyentil soal kepemimpinan Andrei Angouw dan Richard Sualang sebelum menjadi Walikota dan Wakil Walikota Manado.

“Secara pribadi saya tidak kenal Andrei Angouw tapi lewat kerja Andrei Angouw sebagai Ketua DPRD Provinsi waktu lalu saya sangat mengenal dan mengetahui lewat kerja-kerja beliau yang sangat luar biasa untuk kepentingan masyarakat. Demikian juga Richard Sualang yang juga sebagai Anggota DPRD telah memperlihatkan kerja demi rakyat yang sangat baik,” ujarnya.

Selesai ibadah dilakukan penyerahan secara simbolis Dana Hibah kepada pimpinan agama se Kota Manado.

Penyerahan secara simbolis ini dilakukan oleh Walikota Manado di dampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, Wakil Walikota Manado dan Ketua BKSUA Kota Manado.

Dana hibah ini disalurkan lewat Bank SulutGo Cabang Calaca Kota Manado.

Walikota dalam pesan natalnya mengajak kita semua untuk mengambil makna tentang kelahiran Yesus Kristus yang menjadi terang untuk dunia ini, menjadi terang bagi orang lain.

“Kita harus bermanfaat bagi orang lain, bukan sebaliknya. Yesus lahir dengan kesederhaan sehingga kita menyambut natal dan bersyukur bukan dalam rangka berpesta pora,” kata Walikota.

Walikota ikut menyinggung soal kehidupan di era masih merebaknya Virus Corona terutama antisipasi varian baru yang akan muncul.

“Kuncinya adalah vaksinasi dan marilah kita menjadi terang bagai orang lain lewat dorongan atau bujukan kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi,” saran walikota.

Walikota juga menyampaikan sitiasi dan kondisi cuaca yang ekstrim saat ini yang dapat mengakibatkan banjir. Makanya, walikota menyampaikan kepada tokoh masyarakat agar dapat melihat di lapangan dan mengimbau masyarakat untuk tidak membangun di bantaran sungai serta tidak membuang sampah sembarangan.

Masalah kriminal termasuk mabuk dan minuman keras juga ikut diingatkan walikota agar peran tokoh agama ikut serta meminimalisir masalah ini ditengah masyarakat.

Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga Ibadah ini dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Bagi pejabat atau tokoh agama yang tidak hadir secara fisik, mengikuti rapat ini secara online/virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada handphone/laptop dari tempat masing-masing. (lk)

Meimonews.com – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI)menyetujui usulan Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah Pemerintah Kota Manado senilai Rp 205 miliar dalam rangka mewujudkan percepatan pemulihan ekonomi di Kota Manado.

Penandatanganan perjanjian pinjaman PEN Daerah dilakukan Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI Sylvi J. Gani dan Walikota Manado Andrei Angouw secara langsung di Kantor PT SMI, Kamis (25/11/2021).

Usulan pinjaman PEN Daerah Pemkot Manado kepada PT SMI ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur daerah akibat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Manado yang harus di realokasi akibat pandemi.

Realokasi APBD dilakukan agar dapat terus mendukung pembangunan infrastruktur prioritas Pemkot Manado, seperti jalan, jembatan, drainase, serta infrastruktur kesehatan dan perdagangan.

Sebelumnya, PT SMI bersama Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia telah melakukan evaluasi bersama, serta mempertimbangkan beberapa faktor risiko atas proposal permohonan yang diajukan oleh Pemkot Manado.

Pinjaman yang telah disetujui kemudian disalurkan kepada Pemkot oleh PT SMI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kemenkeu dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI, Sylvi J. Gani, dalam sambutannya menyatakan, penandatanganan perjanjian pinjaman PEN ini merupakan salah satu bentuk langkah responsif dan dukungan Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan atas dampak dari pandemi Covid-19 yang sangat mempengaruhi perekonomian di daerah.

“Dalam pelaksanaannya, PT SMI senantiasa berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan atas penyaluran dana pinjaman PEN ini agar tujuan yang dinyatakan di dalam dokumen teknis dapat tercapai seoptimal mungkin, serta mampu mendorong pemulihan ekonomi dan meningkatkan kualitas infrastruktur dasar di Kota Manado,” ujarnya.

Walikota Manado Andrei Angouw menyambut baik dukungan yang diberikan oleh PT SMI. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PT SMI atas kepercayaannya dalam memberikan pinjaman PEN Daerah ini,” ujar walikota.

Dana ini, menurut walikota, adalah pinjaman PEN yang tujuannya sudah jelas untuk membangun penyerapan tenaga kerja dan juga menggerakkan perekonomian daerah. “Tentu kami akan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya, dan akan kami kawal bersama-sama.,” tegas walikota yang di dampingi Plt Kaban BKAD Bart Assa.

PT SMI yang didirikan pada 26 Februari 2009 adalah Badan Usaha Milik Negera di bawah koordinasi Kementerian Keuangan yang berbentuk Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB). PT SMI berperan dan memiliki mandat sebagai katalis percepatan pembangunan nasional.

PT SMI memiliki berbagai fungsi dan produk/fitur unik untuk mendukung percepatan pembangunan infrasruktur yang tidak hanya berfungsi sebagai pembiayaan infrastruktur tetapi juga sebagai enabler melalui pelaksanaan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang mengikutsertakan berbagai institusi keuangan baik swasta maupun multilateral. PT SMI aktif mendukung pelaksanaan KPBU dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di daerah melalui produk pinjaman daerah.

PT SMI memiliki tiga pilar bisnis. Pertama, Pembiayaan dan Investasi, yaitu pembiayaan terhadap proyekproyek infrastruktur, kedua,  Jasa Konsultasi yaitu solusi atas kebutuhan tenaga professional dan ahli di bidang infrastruktur serta ketiga, Pengembangan Proyek yaitu membantu Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) untuk menyiapkan proyek infrastruktur. (lk)

Meimonews.com – Tren kenaikan kasus Covid-19 dilaporkan mulai melonjak di beberapa negara. Ini menjadi sinyal bagi dunia termasuk Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan di pintu masuk negara baik darat, laut maupun udara terutama menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Pemerintah mempelajari kenaikan kasus naik signifikan pasca libur panjang. Sebab, saat moment tersebut terjadi mobilitas dan interaksi yang tinggi antar masyarakat.

“Guna menekan penularan kasus yang kian meluas, mulai 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022, pemerintah mulai memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh Indonesia,” rilis Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan (RI), Sabtu 27/11/2021).

Semua kejadian kasus di negara-negara luar negeri ini, sambung rilis tersebut, dipelajari dan diawasi dengan ketat dan kita laporkan ke Presiden.

Kemenkes uga mengamati situasi pandemi di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. “Semuanya masih baik jadi kita tidak perlu kuawatir tetapi kita memonitor yang memiliki potensi kenaikan,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Konferensi Pers Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

Dari hasil pengamatan, dilaporkan total 19 kabupaten/kota mengalami kenaikan kasus dengan lama waktu yang berbeda-beda.

Dua daerah yakni Fak-Fak dan Purbalingga dalam kurun waktu 4 minggu berturut-turut ada kenaikan kasus terkonfirmasi. Selanjutnya, ada Lampung Utara yang sudah naik 3 minggu berturut-turut, dan 16 kota yang dua minggu naik. Kendati presentasenya kecil, monitoring terus dilakukan agar tidak terjadi ledakan kasus.

”Walaupun jumlahnya masih kecil, positivity rate dan BOR rumah sakit masih rendah, tapi kita mengikuti daerah-daerah ini agar jangan sampai kita terlambat kalau ada kenaikan,” jelasnya.

Kenaikan ini, menurut Menkes, salah satunya dipicu menurunnya kemampuan testing dan tracing terhadap kontak erat kasus terkonfirmasi serta berkurangnya kesadaran masyarakat menerapkan prokes 5M.

”Kita juga memperhatikan mengenai kota-kota tersebut apa yang harus diperbaiki, yaitu tracing dan testingnya. Testing harus dilakukan terhadap orang-orang kontak erat hasil dari tracing. Kami melihat kota-kota yang ada kenaikan, disiplin untuk tracing dan testingnya sangat rendah,” sebut Menkes.

Merespon hal ini, Menkes meminta kepala daerah agar memperkuat 3T (Testing, Tracing dan Treatment), menegakkan protokol kesehatan 5M dan menggenjot cakupan vaksinasi terutama pada kelompok-kelompok yang rentan terpapar Covid-19.

Terkait dengan vaksinasi, per 26 November 2021 pemerintah telah menyuntikkan 231,8 juta dosis vaksin Covid-19 dengan rincian 137,5 juta orang menerima dosis pertama, 93,1 juta orang telah mendapatkan dosis kedua dan 1,2 juta tenaga kesehatan sudah menerima vaksin dosis ketiga (booster).

Dalam tiga minggu terakhir, laju vaksinasi mengalami penurunan. Hal ini salah satunya disebabkan adanya ketakutan masyarakat menggunakan vaksin yang tersedia terutama vaksin dengan platform mRNA.

Menkes meminta masyarakat untuk segera vaksinasi Covid-19. Tidak perlu ragu dengan vaksin yang ada. Tidak perlu memilih merk vaksin, gunakan vaksin yang tersedia terlebih dulu saat ini. Pemerintah menjamin vaksin yang diberikan kepada masyarakat aman, bermutu, dan berkhasiat.

”Tidak usah kuawatir vaksin ini terbukti aman. Jangan sampai apa yang terjadi di Eropa terjadi di Indonesia,” tegas Menkes. (lk)