Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado lewat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Manado dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado dan kembali menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang terkena dampak kemarau panjang dan fenomena El Nino,

Kegiatan kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Sulut, Kementerian Kelauatan dan Perikan (KKP) melalui PT Pelni, serta Balai Wilayah Sungai Sulawesi 1 pekan lalu ini dilakukan di 4 (empat) lokasi di 3 (tiga) pulau yakni di Dermaga Bunaken, Dermaga Siladen, Dermaga Pangalingan Manado Tua 1 dan Dermaga Negeri Manado Tua 2.

“Ada sebanuak 64 liter air yang diberikan bantuan ke 3 (tiga) pulau tersebut,’ sebut Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di Kantor BPBD Manado, Selasa (6/10/2026).

Setelah berkoordinasi dengan Camat Bunaken Kepulauan Imanuel Mandak Camat, air bersih tersebut disalurkan,

Di Dermaga Bunaken ada 20.000 liter yang disalurkan. Di Dermaga Siladen 10.000 liter, di Dermaga Pangalingan Manado Tua 1 Lingkugan Tiga 10.000 liter dan di Dermaga Negeri Manado Tua Dua Lingkungan Satu 30.000 liter. (elka)

Meimonews.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Manado terus menjalankan program Capil Pdkt seperti terlihat pada Senin (5/10/2026) di lingkungan Polda Sulut, setelah apel pagi

Program itu dilaksanakan bersama Polda Sulawesi Utara untuk meningkatkan penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di kalangan anggota Polda Sulut.

Kolaborasi ini terjalin berkat sinergi Kepala Dinas Dukcapil Kota Manado, Erwin S. Kontu dan Direktur Binmas Polda Sulut Kombes Pol. Rio Alexander Panelewen. Kedua instansi berkolaborasi agar seluruh anggota Polda Sulut memiliki IKD.

Petugas Dukcapil Manado mendampingi anggota Polda Sulut mengaktifkan IKD di ponsel masing-masing. Dengan IKD, identitas kependudukan menjadi lebih praktis, aman, dan mudah diakses kapan saja.

Setelah ini, Polda Sulut akan berencana akan mewajibkan setiap peserta ujian satpam Polda Sulut memiliki IKD terlebih dahulu sebelum mengikuti ujian.

Kolaborasi Dukcapil Manado dan Polda Sulut ini diharapkan terus berlanjut untuk mewujudkan layanan administrasi kependudukan yang cepat dan mudah. (elka)

Meimonews.com – Guna memastikan kesiapan Gedung Pusat Onkologi RSUP Kandou Manado sebelum difungsikan menjadi fokus site visit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Selama beberapa hari, pekan lalu, Tim Kemenkes RI yakni Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Ghotama Airlangga dan staf di dampingi Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) turun langsung untuk pengecekan kesiapan fasilitas, termasuk nantinya penempatan alat kesehatan dan tempat tidur pasien.

Penempatan alat kesehatan (alkes) dan tempat tidur pasien diperhatikan secara cermat agar nanti tidak menghalangi pergerakan petugas maupun proses tindakan medis. Penataan peralatan juga akan disesuaikan dengan kondisi dan luas masing-masing ruangan.

Dirut mengatakan, pengecekan tersebut penting untuk memastikan seluruh fasilitas telah tertata dengan baik sebelum gedung digunakan untuk pelayanan pasien.

“Penempatan alat kesehatan harus diperhitungkan dengan baik. Jangan sampai mengganggu proses pelayanan dan tindakan kepada pasien. Yang paling penting adalah pasien merasa nyaman dan pelayanan dapat berjalan dengan optimal,” ujarnya.

Menurutnya, kesiapan gedung tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik bangunan, tetapi juga bagaimana fasilitas di dalamnya ditata untuk mendukung kelancaran pelayanan.

Site visit Kemenkes ini diharapkan dapat memastikan Gedung Pusat Onkologi RSUP Kandou siap digunakan dengan penataan fasilitas yang mendukung pelayanan aman, efektif dan mengutamakan kenyamanan pasien. (Fer)

Meimonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo memperkuat kemitraan strategis dengan Bank SulutGo (BSG) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta kepastian Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Tahun Anggaran 2027 yang diadakan di Rumah Dinas Bupati Kabupaten Gorontalo, Rabu (30/9/2026) malam.

Acara penting ini disaksikan Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Dandim 1315/KG Letkol Inf. Julius Jongen Matakena, Kapolres Gorontalo AKBP KI Ide Bagus Tri, Kajari Kabupaten Gorontalo Laurence Hasiholan Pasaribu, Dansatradar 207 Kwandang Letkol Lek. Yohanes Kristiardi, Ka Akun Lanal Gorontalo Kapten Laut (S) Andrik Sukarmoko, dan Sekdakab Gorontalo Sugondo Makmur beserta pimpinan OPD.

Selain itu, Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo M. Andi Destryan serta dua Komisaris BSG yakni Djafar Alkatiri dan Rania Riris Ismail.

Penandatangan PKS dan kepastian Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Tahun Anggaran 2027 ini menegaskan komitmen Pemkab Gorontalo dan Bank SulutGo dalam mempercepat digitalisasi sistem keuangan daerah, memperkuat transparansi, serta mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga ke tingkat desa.

Direktur Utama BSG Revino Maydi Pepah, bersama Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi menandatangani empat PKS strategis. PKS ini menjadi landasan utama membangun ekosistem keuangan daerah yang transparan, efisien, dan terintegrasi secara digital.

Adapun poin-poin PKS strategis yang disepakati mencakup Pengelolaan dan Penyimpanan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), Pengembangan serta penerapan digitalisasi sistem transaksi keuangan hingga ke pemerintahan desa, Akselerasi inklusi keuangan daerah dan efisiensi tata kelola kas, dan Penguatan pembiayaan Sektor Usaha Mikro melalui program khusus KUR Bohusami.

“Empat PKS ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem keuangan daerah yang transparan, efisien, dan terintegrasi secara digital. Harapan kami, Kabupaten Gorontalo bisa menjadi model kawasan digital yang inklusif di Sulawesi,” ujar Dirut BSG.

Bupati Kabupaten Gorontalo menegaskan, untuk Tahun Anggaran 2027, pengelolaan RKUD Kabupaten Gorontalo dipastikan tetap dipercayakan kepada Bank SulutGo. Pemkab berharap BSG terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam mengelola dana daerah.

Selain penandatanganan PKS, kegiatan malam itu dirangkaikan dengan peluncuran Kawasan Digital Kabupaten Gorontalo, launching SPTJ JAMKESDA, apresiasi TP2DD, penyerahan Business Matching, penyaluran KUR Bohusami BSG (seperti Baternak Sapi dan BSG Perempuan Hebat), hingga penyerahan QRIS Merchant dan hadiah undian.

Dirut BSG memuji terobosan dan inovasi Pemkab Gorontalo di bawah kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi. BSG berkomitmen untuk mengawal UMKM lokal agar naik kelas melalui program pembiayaan KUR Bohusami.

“Kami berkomitmen akan memberikan layanan yang sebaik mungkin. Apabila ada kekurangan, kami senantiasa menerima masukan dari pemerintah daerah demi menyempurnakan kemitraan ini ke depan,” sebut Dirut.

Acara penting ini disaksikan Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Dandim 1315/KG Letkol Inf. Julius Jongen Matakena, Kapolres Gorontalo AKBP KI Ide Bagus Tri, Kajari Kabupaten Gorontalo Laurence Hasiholan Pasaribu, Dansatradar 207 Kwandang Letkol Lek. Yohanes Kristiardi, Ka Akun Lanal Gorontalo Kapten Laut (S) Andrik Sukarmoko, dan Sekdakab Gorontalo Sugondo Makmur beserta pimpinan OPD.

Selain itu, Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo M. Andi Destryan serta dua Komisaris BSG yakni Djafar Alkatiri dan Rania Riris Ismail. (elka)

Meimnoews.com – Pemerintah Kota (Penkot) Manado menerima penghargaan Terbaik 2 Nasional Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026 Tingkat Kota dari Kementerian PPN/Bappenas RI.

Terbaik 1 diraih Kota Surabaya sementara terbaik 3 diraih Kota Pekalongan,

Penghargaan diterima Walikota Manado Andrei Angouw pada acara Penyerahan Penghargaan Pembangunan Daerah dan Knowledge Sharing Pembangunan Daerah Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Penghargaan bagi pemenang (terbaik 1-3) dianugerahkan Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Rachmat Pambudy dan Wakil Menteri Dalam Negeri RI Ribka Haluk.

PPD Tahun 2026 mengusung tema Perencanaan dan Kinerja Pelaksanaan Prioritas Nasional di Daerah.

PPD merupakan penghargaan level nasional yang sangat bergengsi dan penganugerahannya telah dilaksanakan sejak tahun 2011.

Penghargaan ini diberikan kepada daerah dengan kualitas perencanaan pembangunan terbaik yang dibarengi juga dengan pencapaian program pembangunan yang baik, termasuk didalamnya adalah sinergitas dengan Program Prioritas Nasional. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut terkait dengan operasionalisasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mamitarang.

Pengoperasian TPA Regional Mamitarang (Manado, Minahasa, Minahasa Utara dan Bitung) dirasa mendesak sekaligus sebagai upaya mengatasi permasalahan pemgelolaan sampah di Manado yang teedampak karena kebakaran TPA Sumompo.

Hal tersebut terlihat ketika adanya Rapat Koordinasi (Rakor) di Kantor Gubernur Sulut, Senin (28/9/2026). Rakor dipimpin Asisten Perekenomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sulut Jimmy Ringkuangan.

Turut hadir dalam pertemuan ini adalah Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Manado Julises Oehlers, Kasatpol PP Kota Manado, Kadis Lingkungan Hidup Kota Manado dan Kabag SDA Sekretariat Daerah Kota Manado.

TPA Regional Mamitarang dioperasikan oleh UPT Persampahan Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Utara yang nantinya akan menangani pengelolaan residu sampah dengan metode sanitary landfill dari wilayah regional Mamitarang. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe menggelar Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Aula Kantor Bupati, Jumat (25/9/2026).

Rapat strategis ini memfokuskan pembahasan pada penguatan sinergi lintas sektor guna memastikan program inklusi keuangan di daerah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Rapat pleno yang berlangsung dinamis ini dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Bupati Sangihe Michael Thungari, Kepala OJK Sulutgo Malut Robert Sianipar, serta Penjabat Sekda Sangihe Johanis Pilat, Kepala Dinas terkait di lingkungan Pemkab Sangihe beserta tamu undangan lainnya.

Turut hadir, jajaran pimpinan lembaga perbankan, seperti Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa J. Parengkuan bersama Pincab Bank SulutGo Tahuna Fernando Mamahi dan perwakilan Pincapem Tamako, serta pimpinan cabang Bank BRI dan Bank Mandiri.

Dalam arahannya, Bupati Sangihe memberikan penegasan keras agar agenda TPAKD tidak berhenti pada kegiatan seremonial belaka. Bupati menuntut agar setiap program yang dirancang mampu diterjemahkan menjadi aksi nyata di lapangan.

“Agenda TPAKD tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial yang minim tindak lanjut. Kita harus memastikan program ini mampu memberikan dampak nyata dan menghadirkan akses keuangan riil bagi peningkatan perekonomian masyarakat Sangihe,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Sangihe mendesak pihak perbankan (khususnya Bank SulutGo, BRI, dan Mandiri) untuk mempermudah proses penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pembiayaan ini diproyeksikan untuk memperluas akses modal bagi UMKM, petani, serta para nelayan lokal.

Selain sektor perdagangan dan pertanian, rapat pleno juga menyoroti pentingnya optimalisasi sektor kelautan melalui penguatan pembiayaan untuk budidaya ikan dan perikanan tangkap, mengingat potensi maritim Sangihe yang sangat besar.

Melalui sinergi yang solid antara Pemkab Sangihe, OJK, dan industri perbankan yang hadir, TPAKD diharapkan mampu menjadi motor penggerak percepatan pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkelanjutan. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud secara resmi menjalin kerjasama strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).

Kesepakatan ini berfokus pada pengembangan ekosistem jual beli hasil tangkap ikan yang dilaksanakan di Kantor Pusat PT Bank SulutGo, Jl. Piere Tendean, Manado, Kamis (24/9/2026).

Kerjasama ini diinisiasi sebagai bagian dari program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendorong pengembangan ekonomi daerah di Provinsi Sulawesi Utara, dengan fokus utama penguatan sektor maritim dan perikanan di wilayah Kepulauan Talaud.

Melalui ekosistem ini, diharapkan tercipta rantai jual beli hasil laut yang lebih terintegrasi, transparan, serta didukung oleh akses layanan keuangan digital yang memadai.

Manajemen Bank SulutGo menegaskan kesiapan perseroan untuk mendukung penuh ekosistem perikanan di Talaud melalui penyediaan layanan perbankan, digitalisasi pembayaran, hingga fasilitasi pembiayaan bagi nelayan dan pelaku usaha.

Keberadaan unit kantor seperti BSG Cabang Melonguane siap menjadi ujung tombak pelayanan di lapangan.

Kepala OJK Sulawesi Utara Gorontalo dan Maluku Utara (Sulugo Malut) Robert Sianipar menegaskan, kolaborasi ini menjadi momentum penting yang akan digerakkan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Selain memberikan akses pembiayaan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun program KUR Bohusami, program ini juga menekankan pentingnya edukasi dan literasi keuangan bagi para nelayan.

Hal ini dimaksudkan agar para pelaku usaha perikanan dapat mengelola keuangan secara bijak serta terhindar dari jeratan rentenir maupun pinjaman online ilegal.

Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kerja sama ini.

Mengingat Kepulauan Talaud memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat melimpah, Bupati berharap kesepakatan ini tidak berhenti pada acara seremonial semata, melainkan segera direalisasikan secara konkret oleh dinas-dinas teknis dan unit cabang bank untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan setempat.

Agenda penandatanganan ini dihadiri jajaran pimpinan dari berbagai instansi terkait.

Dari jajaran Bank SulutGo, hadir Komisaris Rania Dilalish Ismail, Direktur Kredit Ester Rampengan, serta Branch Manager BSG Cabang Melonguane Stevi P. Maringka.

Dari pihak OJK, hadir Kepala OJK Sulutgo Malut, Deputi Direktur Budiman Siahaan, Manajer Toar K. Datulong, dan Asisten Manajer Egmathia Marentek.

Dari jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud, hadir Bupati, Kepala Badan Perbatasan Daerah Fanny Unasong, Kepala Dinas Kominfo Stella Bentian, Kepala Dinas Perhubungan sekaligus Plt. Kepala BPBD Leida Dahlan, serta Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Pengelolaan TPI Elton Renjore. (elka)

Meimonews.com – Guna mendukung implementasi manajemen talenta, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado telah membentuk UPTD Penilaian Kompetensi ASN atau Assesment Center.

Hal tersebut disampaikan Walikota Manado Andrei Angouw.pada kegiatan Sosialisasi Penguatan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kota Manado di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (24/9/2026).

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Kantor Regional XI BKN Akhmad Syauki, Sekretaris Daerah Sulut Tahlis Gallang, para Sekretaris Daerah se-Sulut para Asisten Setda Kota Manado, Kepala BKD, BKPP, dan BKPSDM se-Sulawesi Utara, Kepala PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Manado Agus Humaedi, para Kepala Perangkat Daerah di jajaran Pemkot Manado serta undangan lainnya.

“Saat ini, fasilitas tersebut tengah dipersiapkan, baik dari sisi perangkat lunak maupun perangkat keras, dengan target dapat beroperasi secara penuh pada tahun depan,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menjelaskan, Pemkot Manado telah mulai menerapkan manajemen talenta secara mandiri sejak tahun 2025 melalui aplikasi internal.

Selanjutnya, Pemkot Manado akan berkolaborasi penuh dengan sistem Simata (Sistem Manajemen Talenta) milik BKN sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

Kepala BKN RI (Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan, manajemen talenta bukan sekadar sistem untuk melakukan pemetaan ASN, tetapi merupakan instrumen strategis bagi kepala daerah dalam mengelola sumber daya aparatur.

Sistem ini menerapkan prinsip meritokrasi untuk memastikan penempatan orang yang tepat pada posisi yang tepat (the right man on the right place).

Kepala BKN RI juga mengajak seluruh instansi pemerintah daerah di wilayah kerja Kantor Regional XI BKN untuk terus memperkuat penerapan manajemen talenta, sehingga pengelolaan karier ASN dapat berjalan secara lebih profesional, terencana, objektif, dan berbasis kinerja.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BKN RI menyerahkan piagam penghargaan kepada Walikota Manado. Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemkot Manado sebagai instansi di wilayah kerja Kantor Regional XI BKN yang dinilai patuh terhadap norma, standar, prosedur, dan kriteria manajemen ASN serta telah menerapkan manajemen talenta.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pertukaran cendera mata antara Kepala BKN RI dan Walikota Manado. (elka)

Meimonews.com – Sejumlah mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Manado memgikuti Orientasi Pendidikan dan Pelatihan BHD, PMKP, PPI, K3RS dan Pelayanan Prima di Aula Lantai Dasar Kantor Administrasi RSUP Kandou Manado..

Kegiatan yang berlangsung lima hari (22-25/9/2026) ini dibuka pelaksanaannya oleh Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou Starry Homenta Rampengan, Selasa (22/9/2026).

Ada sekitar sepuluh pemateri yang akan tampil dalam kegiatan ini. Pemateri tersebut berasal dari intern RSUP Kandou termasuk Dirut.

Hadir pada acara pembukaan, Asisten Manajer Pendidikan RSUP Kandou Sekplin Sekeon, serta Asisten Manajer Pelatihan Ns. Jimmy Kamagi.

Dirut RSUP Kandou menegaskan, keselamatan pasien menjadi perhatian utama rumah sakit yang dipimpinnya dalam penyelenggaraan pendidikan klinis bagi mahasiswa kesehatan.

“Sebagai rumah sakit rujukan sekaligus institusi pendidikan, RS Kandou membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar sebelum mereka terjun langsung dalam lingkungan pelayanan kesehatan,” ujar Dirut yang sekaligus memberikan materi,

Mahasiswa yang akan mengikuti pendidikan klinis, menurut dokter subspesialis Kardiologi Intervensi kelahiran Manado, 7 Septemner 1973 ini, perlu memahami berbagai aspek keselamatan dan mutu pelayanan.

Ditegaskan, pembekalan dinilai penting karena mahasiswa nantinya akan berada di lingkungan rumah sakit dan berinteraksi langsung dengan pasien. “RS Kandou merupakan institusi pelayanan publik yang memiliki tanggung jawab besar terkait keselamatan pasien. Karena itu, kami akan membekali mahasiswa dengan pelatihan sebelum masuk dalam pendidikan klinis,” ujar Dirut.

Ditambahkan, keselamatan pasien menjadi hal yang tidak dapat ditawar dalam setiap proses pelayanan kesehatan. “Bagi kami, keselamatan pasien di atas segala-galanya. Kematian seseorang hanya satu kali, tidak pakai ulang. Karena itu, sebagai rumah sakit pendidikan dan rumah sakit rujukan, kami sangat bertanggung jawab terhadap hal tersebut,” ujarnya,

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah ini lantas menjelaskan secara rinci lima materi pembekalan, yakni Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta Pelayanan Prima.

BHD membekali peserta dengan kemampuan memberikan pertolongan awal pada kondisi kegawatdaruratan, termasuk mengenali kondisi henti jantung dan henti napas. PMKP memberikan pemahaman mengenai pentingnya mutu pelayanan dan keselamatan pasien dalam setiap proses pelayanan.

Sementara PPI diarahkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan serta pengendalian infeksi di lingkungan rumah sakit. K3RS membekali peserta agar mampu mengenali dan mencegah berbagai risiko keselamatan dan kesehatan selama berada di lingkungan kerja.

Adapun Pelayanan Prima menekankan kemampuan berkomunikasi dan memberikan pelayanan yang baik kepada pasien serta masyarakat.

“Lima pelatihan ini bukan hanya mengenai kemampuan klinis. Mahasiswa juga harus memahami keselamatan pasien, pencegahan infeksi, keselamatan kerja dan bagaimana berinteraksi dengan pasien,” ujar Dirut.

Dirut mengingatkan keoada para mahasiswa agar menerapkan budaya 5S dan Sabar dalam setiap interaksi dengan pasien maupun masyarakat, yakni Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun dan Sabar. “Ketika berhadapan dengan pasien dan masyarakat, harus senyum, sapa, salam, sopan, santun dan sabar,” tegasnya.

Wakil Direktur Bidang Akademik Poltekkes Kemenkes Manado Semuel Tambuwun menyampaikan apresiasi kepada RSUP Kandou yang telah menerima mahasiswa untuk menjalani praktik pendidikan klinis.

Tambuwun mengatakan, pihak kampus siap melakukan evaluasi apabila terdapat mahasiswa yang tidak memenuhi ketentuan atau standar yang ditetapkan RSUP Kandou selama mengikuti praktik.

“Kalau ada mahasiswa yang tidak memenuhi spek RS Kandou, kami siap mengembalikan ke kampus. Terima kasih sudah menerima kami untuk berpraktik di Rumah Sakit Kandou,” ujarnya.

Ia berharap kerjasama antara Poltekkes Kemenkes Manado dan RSUP Kandou dapat terus berjalan dengan baik, khususnya dalam mendukung proses pendidikan mahasiswa bidang kesehatan. (Fer)