Meimonews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Kenendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut berkolaborasi dan memperkuat kerjasama pengentasan stunting di Sulawesi Utara.

Kolaborasi/kerjasama yang sudah terungkap saat Winokan dan tim berkunjung ke Kejati Sulut , Kamis, 6 Februari 2025 (Baca :
Dukung Program Genting, Kejati Sulut Siap Buat MoU dan Harap Kemendukbangga/BKKBN Sulut Sosialisasikan pada Rakorda Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Sulut) ini dimantapkan dengan adanya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Kejati Sulut, Manado, Jumat (28/2/2025).

Penandatanganan MoU dilakukan Kejati Sulut Andi Muhammad Taufik dan Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan, disaksikan Lady Deiby Ante (Sekretaris), para Ketua Tim Kerja serta jajaran Kejati Sulut.

Dalam sambutannya, Winokan menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga untuk menyelesaikan persoalan stunting yang menjadi prioritas nasional.

Program Genteng (Gerakan orangtua asuh cegah stunting), sebutnya, akan menyasar aspek nutrisi, non-nutrisi, akses air bersih, dan juga edukasi, dengan kelompok sasaran yakni ibu hamil, ibu yang memiliki baduta/menyusui, baduta 0-23 bulan, balita 24-59 bulan dari keluarga berisiko stunting miskin.

Kajati Sulut menyampaikan komitmennya dalam mendukung program pemerintah (Genting) untuk menurunkan angka stunting di Sulawesi Utara.

Kejati Sulut, menurutnya, akan turut mendukung terlaksananya program Genting dan Kajati bersama jajarannya turut berkomitmen akan menjadi Orang Tua Asuh (OTA) kategori perorangan bagi sasaran Genting di Sulut karena program ini juga mendukung Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo yaitu cita ke-4 mewujudkan pembangunan SDM.

Selain itu, untuk pendampingan hukum dalam pelaksanaan program Genting di daerah ini. (elka)

Meimonews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut mengadakan pelayanan KB dan KIE Kesehatan Reproduksi di Puskesmas Airmadidi, Rabu-Jumat (26-28/2/2025).

Kegiatan ini merupakan kegiatan nasional yang dilakukan Kemendukbangga/BKKBN se-Indonesia yang pembukaannya dilakukan secara serentak oleh Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN Wihaji dari Jawa Timur, Rabu (26/2/2025).

Kemendukbangga/BKKBN se-Indonesia mengikuti acara pembukaan secara daring. Perwakilan Sulut mengikutinya dari Puskesmas Airmadidi.

Perwakilan Sulut dihadiri Jeanny Yola Winokan (Kepala), Lady D. Ante (Sekretaris) dan tim serta Kadis Dalduk KB Minahasa Utara Janne MS Symon, Kepala UPTD Puskesmas Airmadidi Jansjye GL Luntungan, Sekcam Airmadidi Olly Pandean, Ketua IBI Minut Bidan Olly Koloway, Wahyu Tjahyono (mewakili Danramil), Kepala Puskesmas Kauditan Theresia Tiow.

Usai pembukaan secara serentak, Winokan, undangan dan mitra kerja melakukan peninjauan pelaksanaan pelayanan KB dan memberikan KIE kesehatan reproduksi bagi masyarakat yang ada di lokasi pasar tradisional Airmadidi, berdekatan dengan Puskesmas Airmadidi.

Winokan menyampaikan apresiasi yang setingginya atas kerja keras Tim Kerja AKL KB/KB Kemendukbangga/BKKBN Sulut, di mana semua PKB/PLKB telah berkolaborasi dengan Dinas PPKB/Dinkes dan IBI Minut serta mitra kerja terkait mulai persiapan sampai hari pelaksanaannya.

Pada kegiatan ini ditargetkan 850 akseptor di mana capaian yang dihasilkan 400 akseptor terlayani atau 47,06 persen. (elka)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan (Kaper) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Sulawesi Utara dan tim melakukan pemantauan program cegah stunting melalui Gerakan orangtua asuh cegah stunting (Genting).

Ada beberapa kecamatan di Kota Manado didatangi Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan dan tim yakni Lady D. Ante (Sekretaris), Tim Genting dan Kepala Dinas PPKB Kota Manado Mecky Gosal.

Saat berada di lokasi di sejumlah sasaran kegiatan yang adalah keluarga beresiko stunting, Jumat (28/2/2025), turut hadir aparat Kelurahan, kader dan PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana).

Adapun keluarga-keluarga sasaran yang dikunjungi terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita pasca persalinan.

Saat berada di okasi, Kaper melakukan dialog dengan keluarga serta menjelaskan program Pemerintah dan Kemendukbangga/BKKBN punya komitmen untuk berkolaborasi melibatkan banyak pihak secara gotong-royong.

“Program ini tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Genting sepenuhnya didukung oleh mitra kerja Penthalix. Kita bersinergi bersama,” ujar Kaper.

Program ini juga, tambahnya, mengedepankan metode berbasis data yang terintegrasi (by name, by address), memastikan bantuan tepat sasaran kepada anak-anak yang membutuhkan, sekaligus memantau perkembangan status kesehatannya untuk mencegah terjadinya risiko stunting.

Menurutnya, melalui program tersebut, bersama kepala daerah, provinsi dan kabupaten, kita akan bersama-sama bekerja keras untuk menyongsong generasi emas 2045.

“Melalui Genting, keluarga dengan balita berisiko stunting akan mendapatkan bantuan gizi, layanan kesehatan, serta edukasi untuk pemberdayaan keluarga,” jelasnya.

Disebutkan, langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas hidup anak-anak dan mengurangi risiko stunting secara signifikan. (elka)

Meimonews.com – Wakil Walikota Manado Richard Sualang membuka pelaksanaan Konsultasi Publik II Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wenang dan Wanea dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RDTR yang diadakan di Ruang Serbaguna Kantor Pemerintah Kota Manado. Senin (24/2/2025).

Dalam sambutannya, Wawali mengajak untuk mengikuti konsultasi ini agar dapat diketahui bagaimana tahapan dan aturan-aturan yang ada yang harus mengakomodasi kebutuhan masyarakat kota Manado.

“Semua untuk keberlangsungan program yang akan dan sementara kita lakukan,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Manado ini.

Kegiatan ini diharapakan bisa menjadi wadah di mana semua masukan dan pemikiran serta ide bisa ditampung dalam RDTR II di kecamatan Wenang dan Wanea.

Wawali menyampaikan trima kasih atas kehadiran Andy AM Malik sebagai narasumber pada kegiatan yang turut dihadiri Sekteraris Kota Manado Micler CS Lakat, Atto Bulo dan Kepala Dinas PUPR Kota Manado Jhon Suwuh. (Afer)

Meimonews.com – Kolaborasi Bagian Bedah Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat dengan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandouw (akrab disebut RSUP Kandou) sukses menggelar Uji Konpetensi Nasional (UKN).

Kegiatan UKN yang baru pertama kalinya digelar kologiun Bagian Bedah Indonesis dan Kemenkes RI sebagian ujian wajib bagi calon dokter spesialis bedah ini diadakan di RSUP Kandou, Sabtu-Minggu (22-23/2/225.

Sebanyak 16 dokter spesialis bedah dinyatakan lulus dan siap memperkuat layanan bedah di Indonesia.

Keberhasilan ini tak lepas dari kerja sama tim yang solid antara staf bedah, residen, tenaga administrasi, dan seluruh pihak terkait di RSUP Kandou serta dukungan penuh dari dewan direksi dan manajemen rumah sakit, beserta pimpinan Faked Unsrat.

Kehadiran para penguji nasional dari pusat pendidikan bedah terkemuka di Indonesia yakni Departemen Bedah Faked Unhas, Departemen Bedah Faked Unair dan Bagian Bedah Faked Unmul menjadi juga kunci keberhasilan UKN ini.

Sebagai bentuk apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan UKN, Kolegium Bedah Indonesia, melalui penanggung jawab dan pengawas UKN KBI Syaharudin memberikan piagam penghargaan kepada Bagian Bedah Faked Unsrat.

Penghargaan diterima Kepala Bagian/KSM Bedah Faked Unsrat Mendy J. Hatibie disaksikan Direktur Operasional RSUP Kandou Wega Sukanto. Seluruh penguji nasional yang berjumlah 16 orang, juga menerima penghargaan atas dedikasi mereka.

Prestasi membanggakan lainnya, peserta dari Prodi Ilmu Bedah Faked Unsrat berhasil meraih peringkat pertama lulusan terbaik, disusul Prodi Bedah Unmul di peringkat kedua dan Prodi Bedah Unhas di peringkat ketiga.

UKN Wilayah IV ini melibatkan 16 penguji nasional yakni Denny Saleh, Christian Manginstar, Husnul Ghaib, Marselus A. Merung, Billy E. Ch. R. Salem, Michael Tendean. M. Ihwan Kusuma, Bambang Suprapto, Rangga BV Rawung, A. Djarot Noersasongko, Harsali F. Lampus, Tommy Rubiyanto Habar, Richard Sumangkut, Billy Karundeng, Eko Prasetyo, dan Maximillian Ch. Oley.

Pemantau kegiatan UKN Wilayah IV ini adalah Olive Moniaga, sementara Penanggung Jawab KBI Syaharudin (kolegium bedah). (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang bersama 959 Kepala Daerah (Kepda) lainnya yakni Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota di Indonesia dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Pelantikan secara sinbolis dilakukan Presiden kepada enam Kepda yakni dua Gubernur, dua Bupati dan dua Walikota, yang merupakan perwakilan agama yang ada (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu).

Walikota Manado Andrei Angouw (agama Konghucu) merupakan salah satu Kepda yang mendapat kehormatan untuk dilantik secara simbolis oleh Presiden.

Walikota Manado bersama lima Kepda lainnya menerima pemasangan tanda pangkat oleh Presiden dan menandatangani berita acara pelantikan.

Pada acara pelantikan dan penganbilan sumpah jabatan periode 2025-2030 tersebut, Walikota dan Wakil Walikota Manado di dampingi istri yakni Irene Angouw-Pinontoan dan Merry Sualang-Mawardi. (Afer)

Meimonews.com – Sebanyak 961 Kepala Daerah (Gubernur dan Wakil Gubernur Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota) di Indonesia dilantik Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Mereka yang dilantik tersebut karena telah melalui proses sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Masih ada sejumlah Kepala Daerah lagi yang akan dilantik bila telah ada keputusan dari Mahkamah Konstitusi.

Di antara yang dilantik secara serentak tersebut, terdapat pasangan Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dan Dr. Johannes Victor Mailangkay, SH, MH sebagai Gubernur dan.Wakil Gubernur Sulut masa bakti 2025-2030.

Kepala Daerah di Sulut lainnya yang dilantik adalah Walikota dan Wakilkota Manado Andrei Angouw-Richard Henry Marten Sualang; Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu Weny Gaib-Rendy V. Mangkat; Walikota dan Wakil Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk-Sendy Gladys Adolfina Rumayar.

Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey-Vanda Sarundajang Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar-Theodorus Kawatu; Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara : Joune James Esau Ganda-Kevin William Lotulung.

Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi-Dony Lumenta;
Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan Iskandar Kamaru-Deddy Abdul Hamid; Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena-Mohammad Aditya Pontoh; Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Chyntia Ingrid Kalangit-Heronimus Makainas.

Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari-Tendris Bulahari;
Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli-Fredy Tuda; Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur: Oskar Manoppo-Argo Vinsensius Sumaiku.

Dengan pelantikan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulut Johnny Suak SE, M.Si dalam percakapan dengan Meimonews,com via telefon, Kamis (20/2/2025) siang, menyampaikan selamat bertugas kepada para pejabat yang dilantik.

“Selamat atas pelantikan pak Gubernur Sulut Mayjen (Purn) Yulius Selvanus, SE dan pak Dr. Johannes Victor Mailangkay, SH, MH serta Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota se-Sulut. Semoga Sulut semakin maju, sejahtera dan berkelanjutan,” ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Pembangunan gedung laboratorium dan diklat (Pendidikan dan Latihan) RSUP (Rumah Sakit Umum Pusat) Prof. Dr. RD Kandou Manado (akrab disebut RSUP Kandou) sedang berlangsung. Proyek ini merupakan hasil kerja sama operasional (KSO) dengan dukungan dana Corporatr Social Responsibility (CSR) dari PT Rajawali dengan RSUP Kandou.

“Pembangunan gedung ini sepenuhnya didanai melalui KSO dengan bantuan CSR dari PT Rajawali. Jadi, tidak menggunakan dana APBN,” ujar Manajer Hukum dan Humas RSUP Kandou Manado Ruslianto Urendeng dalam pertemuan dengan sejumlah wartawan dan LSM di ruang kerjanya, Rabu (19/2/2025)

Proyek ini, jelasnya, bertujuan untuk meningkatkan fasilitas kesehatan dan pendidikan tenaga medis di RSUP Kandou.

Gedung laboratorium yang sedang dibangun ini nantinya akan mendukung berbagai pemeriksaan medis dengan teknologi yang lebih modern. Sementara itu, gedung diklat akan menjadi pusat pelatihan tenaga kesehatan agar layanan di rumah sakit semakin berkualitas.

“Kami berharap dengan adanya fasilitas baru ini, kualitas pelayanan di RSUP Kandou bisa semakin baik dan lebih cepat dalam menangani pasien,” sebut Ruslianto.

Warga Manado menyambut baik pembangunan ini dan berharap fasilitas baru bisa segera digunakan. “Kalau laboratorium makin canggih dan pelayanan makin cepat, tentu sangat membantu pasien,” kata Billy, salah satu warga Manado yang berobat di RSUP Kandou, seperti dikutip Humas RSUP Kandou, Rabu (19/2/2025).

Dengan adanya fasilitas ini kesehatan di Manado diharapkan semakin maju dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango resmi menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Bank SulutGo Cabang Suwawa dalam pemanfaatan aplikasi Kasda Online Desa yang terintegrasi dengan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) link di seluruh Pemerintah Desa di wilayah tersebut.

Perjanjian kerja sama itu ditandatangani Pelaksana.Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemdes) Kabupaten Bone Bolango Nixon Adolong dan Branch Manager PT. Bank SulutGo Kantor Cabang Suwawa Sri Wahyuni Wantogia di Kopilabs Danau Perintis Suwawa, pekan lalu,

Wahyuni menjelaskan, dengan adanya perjanjian kerja sama pemanfaatan aplikasi Kasda Online Desa yang terintegrasi dengan Siskeudes link atau pemerintah desa (Pemdes), ini diharapkan dapat mempermudah aparat desa dalam mengakses keuangan daerah yang berada di desa, dan penyaluran dana desa di setiap desa yang ada di Bone Bolango.

Apalagi bagi mereka aparat desa yang akan mengeluarkan dana desa melalui Kasda Online Pemerintah Desa. ”Insya Allah untuk kelanjutan dari perjanjian kerja sama pemanfaatan aplikasi Kasda Online Desa yang terintegrasi dengan Siskeudes link ini, nantinya akan diadakan uji coba oleh Kantor Pusat BSG melalui Divisi Pengembangan Bisnis dan Jaringan (PBJ),” ujarnya.

Wahyuni mengungkapkan, di Provinsi Gorontalo sendiri, untuk pemanfaatan aplikasi Kasda Online Desa yang terintegrasi dengan Siskeudes link ini baru di Kabupaten Bone Bolango. Sementara untuk se-SulutGo baru sudah lima cabang yang uji coba. ”Untuk di Gorontalo, itu uji cobanya di Bone Bolango dalam waktu dekat ini, nanti mau kami konfirmasi dengan Divisi PBJ,” ujarnya.

Adolong menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak PT. Bank SulutGo, terutama pimpinan Bank SulutGo Cabang Suwawa dengan telah mengintegrasikan Kasda Online Desa dengan Siskeudes yang di Dinas Pemdes Bone Bolango.

“Ditambah lagi, cash managemen system aplikasi ini projectnya Bone Bolango yang pertama di Gorontalo oleh Bank SulutGo,” sebutnya.

Aplikasi ini, jelasnya, adalah aplikasi cash managemen system. Artinya, ini sebagai aplikasi pemanfaatan pengendalian internal atas keuangan dana desa. Biasanya di desa menyalurkan dana desa yang tadinya bisa menyalurkan dana desa tanpa bukti dan sebagainya, ini sudah tidak bisa lagi.

“Jadi, harus melampirkan bukti-bukti transaksi, bukti-bukti pembelian dulu, baru dana desa itu bisa cair. Intinya ini adalah pengendalian internal pengelolaan dana desa di tingkat desa,” tandasnya

Lewat aplikasi ini akan lebih muda desa mengakses, karena ini secara online untuk penyaluran dana desa. ‘Apalagi teman-teman di desa melakukan pelaporan keuangan, kemudian merekonsiliasi dana tahunan itu bisa dengan mudah,” ujarnya. (Afer)

Meimonews.com – Guna mendukung tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel, RSUP (Rumah Sakit Umum Pusat) Prof. Dr. RD Kandou Manado menggelar Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Kegiatan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) yang dibuka pelaksanaannya oleh Pelaksana Tugas Direktur Utama RSUP Kandou Yuli Astuti Saripawan ini diadakan di Aula Lantai 2 Kantor Administrasi RSUP Kandou (sebutan akrabnya), Senin (17/2/2025).

Sejumlah pejabat dan tim terkait, termasuk para Direktur, Kepala SPI, para Manajer dan Asisten Manajer, Pejabat Pembuat Komitmen Tahun 2024, Pejabat Pengadaan Tahun 2024, Tim Pendukung PPK Tahun 2024, dan Kepala ULP hadir dalam kegiatan ini.

Dengan adanya pertemuan ini diharapkan seluruh pihak terkait dapat memahami proses pemeriksaan serta bekerja sama untuk kelancaran pelaksanaan audit.

Dalam sambutannya, Astuti menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan serta kerja sama dari seluruh pihak agar proses pemeriksaan berjalan lancar. (Fer)