Meimonews.com – Tim Gabungan 3 pilar menggelar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan di tiga tempat berbeda, Kamis (22/10/2020). Pagi di Pelabuhan Manado, sore di Jln BW Lapian, seputaran Ananas Cafe Sparta Tikala dan malamnya di Jln. Bethesda Manado.

Puluhan personil baik dari Satpol PP Sulut, Polda Sulut, TNI AD, BPBD Sulut, Dishub Sulut dan Dinkes Sulut ikut terlihat dalam operasi pencegahan penyebaran covid-19 ini.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sulut Fransiskus H. Sule menjelaskan, dasar hukum pelaksanaan operasi antara lain Impres Nomor 06 Tahun 2020, Peraturan Gubernur No. 60 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Diseases 2019 serta Surat Perintah Tugas (SPT) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Daerah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 094/satpol/410/2020 .

“Mengacu kepada dasar-dasar hukum tersebut kami, tim gabungan mengadakan operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan setiap hari yang dimulai beberapa hari lalu dengan lokasi berbeda-beda,” ujar Sule kepada meimonews.com di lokasi operasi sore, di Jln. BW Lapian.

Saat operasi pagi, tim berhasil menjaring 21 pelanggar yang tidak memakai masker. Rinciannya, 20 pelanggar beralamatkan Manado sedang seorang dari Rumengkor (Minahasa).

Untuk operasi sore, sebanyak 15 warga tak memakai masker dijaring tim gabungan. Rinciannya, 12 orang beralamatkan Manado serta masing-masing seorang yang beralamatkan Kakas (Minahasa), Sea (Minahasa) dan Kema (Minahasa Utara).

Khusus untuk operasi malam, sampai berita ini diturunkan belum didapat informasi karena sementara berlangaung.

“Semua pelanggar yang tidak memakai masker mendapat teguran,” ujarnya seraya menyebutkan, masing-masing pelanggar sudah mengakui kesalahannya.

Ditambahkan, petugas patroli gabungan juga mengingatkan kepada pelanggar untuk ikut menyebarluaskan kepada keluarga dan teman-temannya pemberlakuan sanksi administratif tentang pelanggar Protokol Kesehatan. (lk)

Meimonews.com – Masyarakat Sulut yang hendak berlibur saat libur nasional dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad pada 28-30 Oktober diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin agar tidak terjadi kenaikan kasus Covid-19.

Oleh karena itu, kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan jadi kunci utama dalam mengurangi penyebaran virus. Masyarakat diimbau rajin cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak.

“Saya harapkan semua masyarakat Sulawesi Utara dapat melaksanakan protokol kesehatan dengan penuh kedisiplinan, penuh rasa kepedulian,” kata Fatoni di Manado, Kamis (22/10/2020), seperti dimuat Humas Provinsi Sulut di lamannya.

Fatoni mengatakan, sadar akan protokol kesehatan harus ada pada setiap orang. “Untuk patuh terhadap sesuatu tidak lepas dari faktor kedisiplinan,” tegasnya.

Menurutnya, memakai masker merupakan sebuah kewajiban. Masker berfungsi melindungi dirinya sendiri serta orang lain supaya tidak tertular Covid-19.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengingatkan jajarannya agar mengantisipasi peningkatan laju penularan pandemi pada masa libur tersebut.

“Kita memiliki pengalaman kemarin libur panjang, pada satu setengah bulan yang lalu mungkin. Setelah itu terjadi kenaikan yang agak tinggi. Oleh sebab itu, ini perlu kita bicarakan agar kegiatan libur panjang dan cuti bersama ini jangan sampai berdampak pada kenaikan kasus Covid-19,” ujarnya.

Kepala Negara berharap dan berupaya agar angka-angka perbaikan tersebut dapat semakin meningkat dari waktu ke waktu agar selanjutnya tren penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia semakin membaik.

Berdasarkan data per-18 Oktober 2020, rata-rata kasus aktif di Indonesia berada pada angka 17,69 persen. Angka tersebut sudah lebih rendah dari rata-rata kasus aktif dunia yang mencapai 22,54 persen. (lk)

Meimonews.com –– Percepatan penanaman komoditi pertanian dengan memanfaatkan teknologi, justru sangat membantu meningkatkan produksi bagi para petani di Minahasa Utara.

Mungkin pada beberapa tahun lalu, pola penanaman relatif sama. Akan tetapi perlu ada kajian-kajian pada cara bertanam dengan memanfaatkan teknologi yang patut diperkenalkan kepada petani.

“Untuk itu, para petani diharapkan bisa beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi, sehingga akan meningkatkan produksi pertanian,” ujar Pjs Bupati Minut Clay June Dondokambey ketika menghadiri kegiatan Dinas Pertanian Minut dalam rangka Percepatan Tanam Komoditi Pertanian Musim Panas Oktober 2020 – Maret 2021, dirangkai dengan Hari Pangan se-Dunia dan Apel Kerja jajaran Distan dan Kelompok Tani (Poktan) bertempat di Jln Soekarno, Minut, Selasa (20/10/2020).

Pjs Bupati mengapresiasi pernyataan Kepala Balitpalma Manado bahwa masyarakat harus up to date terhadap upaya-upaya peningkatan hasil pertanian, beradaptasi dengan tata kelola berbasis teknologi.

Kadis Pertanian Kabupaten Minut Wangke S. Karundeng mengatakan, guna mendukung pencapaian produksi pertanian tahun 2020 di Kabupaten Minut maka pada tahun anggaran 2020 pemerintah pusat mengalokasikan bantuan.

Adapun bantuan itu berupa; benih jagung untuk lahan seluas 15 ribu hektar, bantuan benih padi ladang untuk lahan seluas 1.500 hektar, bantuan benih padi sawah seluas 2.000 hektar, bantuan benih kedelai seluas 3.000 hektar dan perluasan areal tanam baru padi ladang 890 hektar, serta alat-alat mesin pertanian.

Selain itu, sebutnya, peringatan Hari Pangan se-Dunia yang jatuh pada 16 Oktober 2020 menjadi momentum meningkatkan kesadaran terhadap masalah di balik kemiskinan dan kelaparan.

Disebutkan, fokus Hari Pangan se-Dunia adalah pangan merupakan hak asasi manusia yang mendasar dan fundamental di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini.

“Hari pangan sedunia seharusnya menjadi kesempatan menggaungkan kerjasama dan solidaritas global untuk menghadapi ancaman krisis pangan,” ujarnya.

Dikemukakan, kita harus menyadari, setiap orang memiliki peran dalam mengubah sistem pangan dengan cara memperbaiki, cara memproduksi, mengolah, menkomsumsi, dan membuang makanan.

Karundeng berharap, selain mampu mempertahankan akses pangan yang aman bergizi bagi semua orang, juga dapat meningkatkan penghargaan bagi petani.

Pada kegiatan ini, Pjs Bupati Clay June Dondokambey menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para Kelompok Tani (Poktan) dan melakukan penanaman komoditi menggunakan teknologi, panen jagung serta ujicoba alat traktor.

Kegiatan ini dihadiri Sekdakab Minut Jemmy H. Kuhu, Asisten II Setdakab Minut Alan Mingkid, Kepala Balitpalma Manado Ismail Maskromo, Kepala BPTP Sulut, Sekertaris Dinas Pertanian Sulut, Camat Dimembe, Danramil, mewakili Kepala Kantor Karantina Pusat Manado, para penyuluh dan Ketua Poktan se-Kabupaten Minut. (lk)

Meimonews.com – Guna menyamakan persepsi, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, dalam hal ini Deputi Hukum dan Kerjasama (Hukker) menggelar Asistensi dan Diskusi tentang Kerjasama Nasional dan Internasional di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda), BNN Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Kegiatan yang diadakan di Hotel Senyum World Batu, Jatim, Selasa-Kamis (20-22/2020) dan diikuti puluhan orang perwakilan Pemprov Jatim, BNNP serta BNNK tersebut dibuka Direktur Kerjasama BNN RI Achmad Djatmiko mewakili Deputi Bidang Hukum dan Kerjasama BNN-RI Puji Sarwono.

Dalam sambutan Deputi Hukker yang dibacakan Direktur Kerjasama diungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menyatukan persepsi antara BNN RI dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka melaksanakan kerjasama di bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sehingga terwujud hubungan dan sinergitas yang berkesinambungan.

Dalam dinamikanya di lapangan, disadari bahwa kerjasama yang telah dilaksanakan dengan berbagai pihak belum sepenuhnya maksimal. Salah satu persoalan yang dihadapi adalah data dukung berupa dokumen nota kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama yang ada saat ini masih belum lengkap.

Oleh karena itulah lewat kegiatan ini dapat dimanfaatkan dalam hal penyusunan dokumen kerjasama baik Nota Kesepahaman maupun Perjanjian Kerjasama.

Dengan adanya globalisasi dan perubahan jaman yang terus berkembang sejak Badan Narkotika Nasional terbentuk, maka muatan dari ruang lingkup nota kesepahaman itu harus disesuaikan dengan kondisi terkini.

Momentum kegiatan ini juga bisa menjadi bahan diskusi, sehingga kegiatan kerjasama dapat terlaksana dengan baik. “Kita harapkan masalah terselesaikan, sehingga dalam pelaksanaan program dapat maksimal,” sebutnya.

Selain pembahasan kerjasama dengan Pemda setempat, disebutkan, kegiatan selama tiga hari kedepan ini juga membahas tentang isu terbaru di tingkat global yang perlu untuk dipahami oleh seluruh personil BNN di Indonesia yaitu tentang pembahasan rekomendasi WHO tentang ganja.

Kabag Umum BNNP Provinsi Jatim Hari Prianto berharap agar dengan kegiatan ini jajaran di daerah dan pusat bisa saling berkoordinasi dalam hal penyiapan dokumen kerjasama.

Dikemukakan, kondisi saat ini, animo sejumlah daerah untuk vertikalisasi BNN cukup tinggi. Beberapa pemerintah daerah sudah mengajukan untuk kerjasama namun karena adanya moratorium maka vertikalisasi belum bisa terlaksana.

Kepala BNN Kota Batu AKBP Mudawaroh menilai, kegiatan ini sangat penting sehingga ia sangat berharap agar selama tiga hari ke depan, banyak masukkan baru yang dapat dibahas untuk dijadikan pedoman di wilayah. (lk)

Meimonews.com – Bupati Talaud Elly Engelbert Lasut menguraikan adanya perbedaan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2021 dengan tahun sebelumnya.

Dijelaskan, KUA-PPAS dan RAPBD tahun 2021 menggunakan klasifikasi, kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah.

“ini sesuai Praturan Menteri Dalam Negeri dan secara elektronik, melalui sistem informasi pemerintahan daerah (SIPD),” ujar bupati saat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Talaud dengan agenda penyampaian Rancangan KUA-PPAS dan RAPBD tahun 2021 di gedung dewan, baru-baru.

Penyusunan KUA dan PPAS, menurut E2L (sapaan akrab bupati), mengacu dalam beberapa peraturan perundang-undangangan. Salah satunya adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) tentang Pedoman Penyusunan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Dikemukakan, penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah harus sejalan dengan pencapaian 7 Prioritas Pembangunan Nasional dan disesuaikan dengan karakteristik masing masing daerah. Tujuan pembangunan nasional tersebut untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian dalam pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkeadilan.

“Tujuan pembangunan ini pula untuk pengembangan wilayah  dan mengurangi kesenjangan dan pemerataan, mengembangkan sumber daya manusia yang berdaya saing, revolusi mental dan kebudayaan, membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan dan perubahan iklim, dan memperkuat politik, hukum, pertahanan keamanan, dan transformasi pelayanan publik,” tegasnya.

E2L mengisyaratkan untuk mengunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sesuai peruntukannya dan Dana Alokasi Umum (DAU) berdasarkan pembahasan seluruh wakil rakyat Talaud.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Talaud ini juga menegaskan akan tetap memprioritaskan sektor pendidikan.

Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Talaud Jakob Mangole di dampingi dua Wakil Ketua yakni Pocker Pelle dan Djekmon Amisi tersebut turut dihadiri
Wakil Bupati Muktar Arunde Parapaga (MAP), unsur Forkopimda, pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Talaud. (lk)

Walikota Manado GSV Lumentut menegaskan, peran perempuan termasuk ibu-ibu yang tergabung dalam TP PKK pada upaya pencegahan memutus mata rantai penyebaran covid-19 sangatlah penting.

Penegasan itu disampaikan Walikota Manado ketika diwawancarai meimonews.com seusai memberikan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran covid-19 kepada pengurus dan anggota Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di suatu kelurahan di Manado, Jumat (9/10/2020)

“Peran perempuan dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 sangat penting. Mereka punya posisi penting,” ujar walikota di dampingi Kepala BPBD Manado Donald Sambuaga dan Drg. Sanil (Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Manado).

Peran penting itu karena mereka ibu rumah tangga. Ia mempengaruhi suami dan anak dalam keluarganya. Kalau ia bicara, pasti suami dan.anaknya mendengar.

“Kalau ia (ibu) menjelaskan tentang bagaimana mencegah, memutus mata rantai penyebaran covid-19,.maka sang suami dan anaknya pasti mendengar, mengikuti,” ujar Lumentut.

Menyinggung tentang adanya Maklumat Kapolri No. 3 Tahun 2020 tentang Kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020, walikota menegaskan, semuanya harus melakukan itu. “Makanya saya berkeliling-keliling untuk mengingatkan hal itu,” katanya.

Kalau ada yang berkumpul-kumpul diingatkan untuk jangan berkumpul karena rentan terjadinya penularan. “Kita tidak boleh berhenti. Harus terus-menerus mengingatkan, mensosialisasikan pada setiap kesempatan tentang pencegahan penyebaran covid-19,” tegasnya. (lk)

Meimonews.com – Pemerintah Provinsi Sulut membuat kebijakan baru perpajakan kendaraan bermotor (ranmor) di masa pandemi covid-19. “Kebijakan Pemprov Sulut tersebut termuat dalam Pergub (Peraturan Gubernur) Sulut No. 61 Tahun 2020 tentang Tata Cara dan Besarnya Pemberian Keringanan, Pembebasan dan Insentif Pajak Daerah yang ditandatangani pak Gubernur Sulut Olly Dondokambey,” ujar Kepala Bapenda Sulut Olvie Atteng.

Dalam percakapan dengan meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (7/10/2020) siang tersebut, Atteng mengurai detail kebijakan baru itu dan keuntungan yang didapat masyarakat di balik keluarnya Pergub Sulut tertanggal 29 September 2020.

Kebijakan tersebut adalah diskon pajak ranmor sebesar 5-10 persen, bebas pembebanan pajak progresif dengan pembuka blok dan keringanan tunggakan pokok pajak, BBNKB II dan pembebasan denda 50-100 persen.

Untuk diskon PKB (pajak kendaraan bermotor), Atteng menjelaskan, pembayaran saat jatuh tempo sampai dengan 30 hari sebelum jatuh tempo, diberikan diskon sebesar 5 persen dari pokok pajak.

Pembayaran saat jatuh tempo lebih dari 30 -60 hari sebelum jatuh tempo, diberikan diskon sebesar 7,5 persen dari pokok pajak. Pembayaran saat jatuh tempo lebih dari 60 hari sebelum jatuh tempo, diberikan diskon sebesar 10 persen dari pokok pajak.

Untuk bebas pajak progresif, sebut wanita energik dan murah senyum ini, bebas pembayaran tarif progresif pokok pajak ranmor yang terkena lapor jual oleh pemilik pertama dengan buka blokir.

Menyinggung soal keringanan tunggakan pokok pajak, BBNKB II dan pembebasan denda, Atteng memaparkan, diskon tunggakan pajak ranmor lebih dari 2-5 tahun sebesar 50-80 persen. Diskon tunggakan pajak ranmor lebih dari 5 tahun sebesar 100 persen.

Diskon BBNKB II untuk tahun pembuatan 5 tahun terakhir sebesar 50 persen dan tahun pembuatan di atas 5 tahun terakhir sebesar 100 persen. Bebas denda PKB sebesar 100 persen.

“Segera manfaatkan kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur tersebut untuk periode pembayaran 5 Oktober hingga 23 Desember 2020,” imbau Atteng. (lk)

Meomonews.com – Pemerintah dan masyarakat Kecamatan Kawangkoan Utara termasuk Pemerintah dan masyarakat Desa Kiawa Satu Utara dan Desa Kiawa Dua, Kabupaten Minahasa patut berbangga dan bersyukur.

Hal ini terkait dengan pelaksanaan program sensus penduduk (susduk) online yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020.

Untuk tingkat kecamatan se-kabupaten Minahasa, Kecanatan Kawangkoan Utara mendapat penghargaan karena meraih response rate terbaik/tertinggi pertama.

Untuk tingkat desa/kelurahan se-kabupaten Minahasa, dua desa yang ada di Kecanatan Kawangkoan Utara yakni Desa Kiawa Satu Utara dan Desa Kiawa Dua mendapat penghargaan karena meraih response rate tertinggi pertama dan response rate tertinggi kedua.

Penyerahan penghargaan baik untuk tingkat kecamatan maupun desa/kelurahan dilakukan di Kantor Kecamatan Kawangkoan Utara, Senin (5/10/2020).

Penyerahan penghargaan dilakukan Kepala BPS Minahasa Leonard Rawung kepada Camat Kawangkoan Utara Fabian Mendur serta kepada Hukum Tua Kiawa Satu Utara Febe Tumbelaka dan Hukum Tua Kiawa Dua Jemmy Suak.

Dalam percakapan dengan meimonews.com, Selasa (6/10/2020), Camat Kawangkoan Utara Fabian Mendur mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada perangkat kecamatan, desa dan masyarakat di Kecamatan Kawangkoan karena peran besar mereka sehingga Kecamatan Kawangkoan Utara serta Desa Kiawa Satu Utara dan Desa Kiawa Dua bisa berprestasi dan mendapat penghargaan dari BPS Minahasa.

“Terima kasih kepada para perangkat dan masyarakat kecamatan dan desa-desa yang ada di wilayah Kecamatan Kawangkoan termasuk di Desa Kiawa Satu Utara dan Kiawa Dua karena peran besar mereka sehingga kami bisa meraih prestasi tersebut dan mendapat penghargaan dari BPS Minahasa,” ujarnya.

Diungkapkan,, keberhasilan yang diraih tersebut karena perangkat baik kecamatan maupun desa tak henti-hentinya melakukan sosialisasi kepada masyarakat berkaitan dengan program sensus penduduk, yang kali ini dilakukan dengan cara online.

Demikian pun, sambung Mendur, respons/tanggapan positif dari masyarakat sangat terlihat ketika program ini diluncurkan. “Masyarakat sangat mendukung, memberikan reaksi positif dan dengan cepat meresposnya,” jelasnya. (lk)

Meimonews.com – Pemerintah Kecamatan Wenang dan.jajarannya terus-menerus mengingatkan warganya untuk mencegah penyebaran virus corona (covid-19).

Dalam setiap kesempatan, tak henti-hentinya Camat Wenang Yunita Kumaat dan jajarannya menyosialisasikan tentang cara mencegah penyebaran virus ini.

“Kami senantiasa mengingatkan warga selallu 3 M dan 3 K. Memakai masker, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan serta tidak kuca-kuca mata, tidak kore-kore idong, tidak kore-kore gigi pake kuku,” ujar Kumaat ketika berbincang dengan meimonews.com di Manado, Senin (28/9/2020).

Mengubah kebiasaan tersebut, jelas Kumaat. memang tidak mudah. Tapi pihaknya tetap terus-menerus mengingatkan, mengedukasi warga/masyarakat untuk disiplin diri. Itu semua untuk kepentingan bersama.

Kita semua, tentunya berharap daerah ini berkurang warga yang positif terkonfirmasi covid-19. Makanya Pencegahan penyebaran virus ini harus selalu diupayakan.

Walikota Manado GSV Lumentut, menurutnya, selalu mengingatkan jajaran pemerintahan yang ada di Kota Manado sampai terbawah (kelurahan/lingkungan) untuk terus mengingatkan warga/masyarakat agar 3 M dan 3 K. “Makanya, saya selalu mengingatkan kepada para Lurah dan Pala untuk 3 M dan 3 K itu dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19 khususnya di wilayah Kecamatan Wenang,” sebut Kumaat. (lk)

Meimonews.com – Sebanyak lima penjabat sementara (Pjs) Bupati dan Walikota di Sulawesi Utara dilantik Pjs. Gubernur Sulut Agus Fatoni di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, Sabtu (26/9/2020).

Kelima Pjs. yang dilantik Fatoni di awal tugasnya sebagai Pjs. Gubernur Sulut adalah Pjs. Bupati Minahasa Utara Clay June Dondokambey (Karo Umum Setdaprov Sulut), Pjs. Bupati Bolaang Mongondouw,Selatan Praseno Hadi (Asisten Setdaprov Sulut Bidang Perekonomian dan Pembangunan).

Pjs. Bupati Bolaang Mongondouw Timur Christian Talumepa (Kadis Kominfo dan Statistik Sulut), Pjs. Minahasa Selatan Mecky Onibala (Kepala Inspektorat Daerah Sulut), dan Pjs. Walikota Bitung Edison Humiang (Asisten Setdaprov Sulut Bidang Pemerintahan).

Para penjabat sementara tersebut dilantik karena Bupati/Walikota di daerah itu ikut dalam kontestasi Pilkada Serentak 2020. (lk)