Meimonews.com – Menyusul terjadinya lonjakan kasus covid-19 di sejumlah daerah, Pemerintah RI menetapkan sejumlah kebijakan yang bertujuan untuk membatasi mobilitas dan interaksi masyarakat, khususnya di daerah-daerah dengan tingkat penularannya tinggi (zona merah). Hal ini dilakukan untuk mengurangi laju penyebaran virus covid-19.

Sejumlah langkah tegas yang diambil Pemerintah guna membatasi mobilitas masyarakat agar dapat mengurangi laju penyebaran virus covid-19 salah satunya dengan kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro.

PPKM Mikro akan diperpanjang selama 2 minggu, mulai 22 Juni hingga 5 Juli 2021 dengan membatasi pergerakan masyarakat sebanyak 75-100 persen, disesuaikan dengan kegiatan dan zona merah penularan covid-19.

“Kita harus menangani sisi hulu dengan baik agar bisa mengurangi tekanan di sisi hilirnya,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Selasa (22/6) seperti dikutip Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI drg. Widyawati, MKM dalam dalam siaran persnya.

Di sisi hulu, sambung Menkes, kita harus membatasi mobilisasi masyarakat melalui penerapan PPKM Mikro guna mengurangi penyebaran virus dan juga mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Di hilir, kita akan fokus pada peningkatan pelayanan kesehatan.

Terkait kecepatan penyuntikan vaksin, Kementerian Kesehatan didukung oleh TNI, Polri dan Pemerintah Daerah akan meningkatkan kecepatan penyuntikan menjadi 700 ribu/hari di bulan ini dan 1 juta/hari mulai bulan depan seiring dengan relaksasi batasan kriteria dan usia penerima vaksin di atas 18 tahun.

Setelah memprioritaskan vaksinasi Tahap 1 untuk tenaga kesehatan di bulan Januari hingga Februari, lalu Tahap 2 untuk penerima lanjut usia dan pekerja publik di bulan Maret hingga Juni, pemerintah akan membuka Tahap 3 untuk seluruh masyarakat Indonesia yang berusia 18 tahun ke atas.

Seiring dengan pembukaan Tahap 3, cakupan dan kecepatan vaksinasi akan dapat ditingkatkan menjadi rata-rata 1 juta/hari. “Pemerintah menargetkan vaksinasi untuk 181 juta penduduk untuk mencapai kekebalan kelompok. Saat ini lebih dari 23 juta penduduk atau 12.8% dari target, sudah mendapatkan vaksinasi pertama,” sebut Menkes.

Dikemukakan, saat ini, masyarakat umum dengan usia 18 tahun ke atas di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sudah dapat divaksinasi lebih awal dari jadwal Juli.

Menkes kembali mengingatkan masyarakat meskipun telah divaksinasi covid-19 secara lengkap, kemungkinan untuk terpapar virus masih ada. “Bisa dilihat dari tenaga kesehatan yang tingkat vaksinasinya tinggi dan sudah lengkap, masih ada yang tertular. Tapi hampir semua yang terpapar tanpa gejala dan tingkat kesembuhannya juga sangat baik,” ujar Menkes.

Di sisi hilir, Kemenkes sebelum libur Idul Fitri tahun ini, telah melakukan langkah-langkah sebagai antisipasi terjadinya lonjakan kasus merujuk pada pengalaman sebelumnya.

Langkah-langkah tersebut di antaranya memberikan instruksi kepada rumah sakit di seluruh Indonesia untuk menambah jumlah tempat tidur dan ruang isolasi, menambah obat-obatan yang diperlukan serta peralatan seperti APD, dan juga menambah tenaga kesehatan.

“Hingga Senin (21/6), jumlah total keterisian tempat tidur untuk pasien COVID-19 secara nasional ada di angka 57 ribu. Kemenkes kemudian menginstruksikan tempat tidur perawatan khusus covid-19 untuk ditingkatkan dari 75 ribu menjadi 83 ribu. Dengan asumsi seluruh rumah sakit di Indonesia memberikan 30% kapasitas ruangan untuk merawat pasien covid-19, kapasitas tempat tidur isolasi untuk pasien covid-19 masih bisa ditingkatkan hingga mencapai 130 ribu tempat tidur,” ungkap Menkes.

Untuk mengantisipasi kekurangan tenaga kesehatan di Rumah Sakit, Kemenkes bekerja sama dengan IDI dan PPNI terus mengirim bantuan tenaga kesehatan yang memang dibutuhkan, termasuk dokter pasca internship, peserta program Pendidikan Dokter Spesialis, peserta program Nusantara Sehat, lulusan Poltekkes Kemenkes, serta merekrut kembali relawan yg telah habis masa tugas.

Selain penanganan lonjakan kasus secara menyeluruh mulai hulu hingga hilir, Menkes juga menyampaikan bahwa seluruh vaksin covid-19 yang dipakai di Indonesia terbukti efektif untuk menangani varian covid-19, khususnya varian Delta. “Manfaat vaksinasi sudah terbukti. Mumpung sekarang vaksinnya makin banyak tersedia, masyarakat tidak usah ragu-ragu lagi untuk segera vaksinasi,” ujar Menkes, mengimbau.

Menkes tetap berpesan bahwa masyarakat harus terus disiplin mematuhi protokol 3M, yaitu Memakai Masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan. Selain mobilitas yang tinggi, lonjakan kasus pasca Lebaran tahun ini yang melebihi kenaikan kasus pasca liburan Lebaran dan Natal serta Tahun Baru 2020 juga dipicu oleh adanya varian of concern covid-19 yang telah masuk ke Indonesia.

Varian ini memang lebih cepat menular, tetapi cara menurunkan laju penularannya sama yakni dengan tidak lelah, tidak bosan, dan tidak abai dengan protokol 3M. “Saya menghimbau kepada masyarakat masih ada momentum libur-libur lain kedepannya, tolong untuk tinggal di rumah saja agar kita bisa melindungi keluarga, tetangga, dan orang terdekat dari penularan covid-19 ini,” ujar Menkes. (lk)

Meimonews.com – Wakil Walikota Manado Richard Suialang menyaksikan langsung vaksinasi covid-19 yang diadakan di halaman rumah Fatma Bin Syekh Abubakar Kelurahan Islam Lingkungan II Manado, Sabtu (19/6/2021).

Pada kegiatan Vmvaksinasi yang dilaksanakan Pemerintah Kelurahan Islam bekerjasama dengan Puskesmas Tuminting ini terlihat antusias masyarakat Kelurahan Islam dalam mengikuti dan mendaftar untuk mendapatkan suntikan vaksin

Yang mengikuti dan mendaftar Program Pemerintah Kota Vaksinasi Hebat, tercatat 80 orang yang melakukan Vaksinasi dari jumlah tersebut terdapat seorang lansia yang divaksin dosis 2 Astra Zeneca.

Bahkan, mereka yang divaksin dosis pertama Astra Zeneca terdiri dari 6 orang lansia, 22 orang dari kelompok rentan dan sisanya masyarakat umum dan publik.

Sejumlah tokoh masyarakat mengungkapkan, vaksin untuk Pencegahan Covid-19 terbukti aman walaupun ada efek samping ringan mengantuk dan panas ringan, seperti halnya mengkonsumsi obat lain.
“Saya dan keluarga sudah divaksin, bahkan isteri saya sudah vaksin yang kedua,” ujar Andi Roen Bangkang, Staf Ahli DPD/MPR – RI.

Untuk masyarakat diajuga mengajak untuk segera vaksin diri kita dan keluarga, karena manfaatnya jauh lebih besar dan jangan terprovokasi dengan berita – berita hoax tentang vaksin.

“Insya Allah vaksin hebat rakyat sehat, aktivitas akan kembali normal,” sebutnya seperti dikutip Kadis Infokom Setdakot Manado Erwin Kountu kepada Meimonews.com di Manado, Minggu (20/6/2021).(lk)

Meimonews.com – Terobosan yang dilakukan Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang (AARS) sehari setelah pelantikan diapresiasi dua anggota DPRD Manado dari dua fraksi yang berbeda.

Diwawancarai Meimonews.com  secara terpisah, Selasa (18/5/2021) di ruang kerja masing di DPRD Manado, Hengky Kawalo dari Fraksi PDIP dan Robert Tambuwun dari Fraksi Nasdem (gabungan Partai Nasdem dan Perindo) mengungkap secara terbuka dan tulus penilaian mereka terhadap kinerja awal yang ditunjukkan AARS (Walikota dan Wakil Walikota baru Manado).

“Dengan adanya Walikota dan Wakil Walikota Manado pak Andrei Angouw dan pak Richard Sualang, Manado pasti akan menjadi lebih baik,” tegas Kawalo terkait terobosan awal yang diperlihatkan duet AARD selaku Walikota dan Walikota Manado baru menggantikan Vicky GS Lumentut dan Mor Bastiaan.

Terobosan yang dilakukan AARS selaku Walikota dan Wakil Walikota Manado sesudah pelantikan adalah memberikan solusi terhadap Penanganan sampai. Sesudah pelantikan, ungkap Kawalo, AARS langsung turun ke lokasi TPA Sumompo dan langaung memberikan solusi.

Di TPA Sumompo, sebut,. Ketua KONI Manado ini, sudah disediakan eskavator. Sampah yang biasanya menumpuk di pinggir-pinggir jalan dapat diuraikan.

Terobosan lain dari AARS yang diapresiasi adalah soal managerial.. Ada pembenahan-pembenahan signifikan yang dilakukan duet tersebut. Ada pembenahana aset dan pelayanan publik.

“Ada pembenahan penting yang dilakukan seperti pembenahan aset-aset seperti terlihat tadi di Lapangan Sparta Tikala, di mana semua kendaraan dinas didata kembali saat apel aset,” tegas anggota Dewan daerah pemilihan Wenang Wanea ini

Ada juga terobosan dalam aspek manajerial pelayanan kepada masyarakat (publik). Walikota dan Walikota, ungkapnya, mengingatkan kepada SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah). Bukan cuma soal datang melapor kepada Walikota atau Wakil Walikota atau hormat-hormat tapi terutama memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dari sektor-sektor pelayanan publik seperti perijinan, catatan sipil dan perpajakan itu yang utama, yang diingatkan Walikota dan Wakil Walikota kepada SKPD yang ada di Manado,” ujar Kawalo yang adalah juga Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Manado.

Apresiasi yang sama disampaikan Robert Tambuwun ketika diawancarai terpisah. “Andrei Angouw dan Richard Sualang sebagai Walikota dan Wakil Walikota Mando yang baru langsung Bergerak cepat menangani masalah ssampah di Kota Manado,” ujar Tambuwun.

Mereka (AARS), ungkap Tambuwun, tidak menunggu 100 hari Kerja baru bergerak tapi langsung bergerak setelah dilantik. “Mereka langsung bekerja setelah dilantik saya mengapresiasinya,” tegas Anggota Komisi 1 DPRD Manado ini.

Disebutkan, kinerja yang telah ditunjukkan AARS seperti itu, kiranya dapat terus dipertahankan sampai akhir Masa jabatan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado untuk menjadikan Manado lebih baik, bisa merubah wajah Manado sejalan dengan visi dan misi mereka.

“Saya mengapresiasi mereka (duet AARS) karena tidak hanya retorika tapi langsung bergerak, bekerja, turun ke langan dan mengambil tindakan sesuai permasalahan yang ditemui di lapangan. (lk)

 


Meimonews.com – Upaya War on Drugs melalui upaya pemberantasan jaringan sindikat narkoba kembali membuahkan hasil signifikan. Dalam kurun waktu 20-27 April 2021, BNN berhasil mengungkap tiga jaringan sindikat narkoba internasional dengan barang bukti yang sangat fantastis yaitu sabu seberat 581,31 kilogram.

Jumlah yang berhasil disita tersebut tidaklah sepadan jika diukur dengan nilai uang, karena ketika sabu tersebut disita dan dimusnahkan maka tidak ada nilainya sama sekali.

“Akan tetapi, penyitaan sabu yang jumlahnya lebih dari setengah ton ini sangat bernilai penting yaitu menyelamatkan lebih dari 2,9 juta jiwa dari penyalahgunaan narkoba,” demikian Siaran Pers Biro Humas dan Protokol BNN-RI, Rabu (5/5/2021).

Keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari kerja sama lintas sektor, yaitu BNN dengan Bea Cukai serta didukung peran masyarakat yang responsif menyampaikan informasi kepada aparat di lapangan.

Adapun kronologi pengungkapan tiga jaringan sindikat narkoba tersebut, antara lain Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap sebuah rumah yang menjadi gudang penyimpanan narkoba di daerah Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, pada 21 April 2021.

Di TKP, petugas menyita 420 boks plastik yang berisi sabu seberat 536,84 kilogram dari tersangka berinisial BU. Dari hasil penyelidikan, sabu ini berasal dari Pakistan yang dibawa ke Aceh melalui jalur laut.

Berdasarkan keterangan tersangka, sabu tersebut diambil oleh kurir ABK dengan menggunakan kapal tuna. Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan HY di daerah Jalan Lintas Meulaboh-Banda Aceh.

Tak berhenti di situ, petugas BNN juga menangkap anggota jaringan sindikat lainnya yaitu MUR, di Aceh Besar serta dua warga binaan lapas yaitu AM dan MT. Pengembangan kasus ini terus dilakukan, dan tim penyidik saat ini sedang mendalami dugaan keterlibatan warga asing berinisial AZ.

BNN berhasil pula menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu yang dilakukan oleh tiga orang pria, masing-masing berinisial MH, US, dan RU pada Selasa, (20/4/2021).

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi tentang peredaran narkoba di wilayah Bireun yang dilanjutkan dengan penyelidikan dan pembuntutan terhadap kendaraan yang digunakan para pelaku. Pelaku pertama yang diamankan adalah MH, di parkiran Masjid di daerah Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Setelah dilakukan pengembangan, petugas mengamankan US di parkiran masjid di daerah Gampong Beusa Meuranoe, Kabupaten Aceh Timur. US diketahui merupakan oknum anggota DPRK Bireun.

Dari hasil penggeledahan di dalam kendaraan US, petugas menemukan sabu seberat 26,66 kg yang disembunyikan di bawah wiper, bemper depan, dan jok belakang. Selanjutnya petugas mengamankan RU di Bireun, yang ikut terlibat dalam upaya penyelundupan sabu Aceh – Medan tersebut.

Selain itu, Tim Gabungan BNN dan Bea Cukai mendapatkan informasi tentang adanya kapal kayu dari Malaysia yang diduga kuat menyelundupkan narkoba.

Selanjutnya, tim gabungan melaksanakan penyelidikan dan operasi bersama. Tepat pada 27 April 2021, tim gabungan melakukan patroli di sekitar Pulau Burung dan memberhentikan sebuah kapal kayu bernama KM Tohor Jaya yang mencurigakan. Selanjutkan kapal tersebut dibawa ke Kanwil DJBC Khusus Kepri untuk dilakukan pemeriksaan.

“Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil mengamankan 2 buah tabung gas yang di dalamnya terdapat 17 bungkus teh China berisi sabu seberat 17,81 kg berikut seorang tersangka berinisial SU,” sebut Biro Humas dan Protokol BNN RI. (lk)

Meimonews.com – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Manado mengadakan sosialisasi Surat Edaran (SE) Walikota Manado No. 44 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Kota dalam rangka Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Pandemi Covid-19.

Kegiatan dilaksanakan di Kantor Dinas Pariwisata Manado, Selasa (27/4/2021) yang dihadiri sekitar 50 orang stake-holder (pemangku kepentingan) pariwisata khususnya owner dan manager pengusaha hiburan malam/pub/cafe/karouke dan live music di Kota Manado.

Peserta sosialisasi

Turut hadir pada kegiatan yang tetap memperhatikan prokes Pandemi Covid-19 tersebut adalah Kasatpol PP, Kasat Binmas dan Kabag Ops Polresta Manado, Pasi Ops dan Pasiter Kodim 1309 Manado, BPBD Manado serta Jubir Covid-19 Pemkot Manado.

“Kegiatan yang difasilitasi oleh Ibu Kadis Pariwisata Manado ini diawali pemaparan maksud dan tujuan rapat serta menyampaikan dari beberapa narasumber terkait dengan SE Walikota tentang PPKM Berbasis Mikro (Lingkungan) dan Kota,” ujar Kepala BPBD Manado Donald Sambuaga.

Setelah penjelasan tersebut, debut Sambuaga kepada Meimonews.com di Manado, Rabu 28/4/2021), dilakukan tanya-jawab.

“Pada kesempatan itu, ada penandaranganan kesepakatan keputusan bersama untuk menaati SE Walikota terutama tentang pembatasan jam operasional dan kapasitas tempat duduk, pembelakuan prokes di tempat usaha,” ujar Sambuaga. (af)

Meimonews.com – Guna mengantisipasi kondisi alam dan cuaca ekstrim sebagaimana perkiraan BMKG bahwa akan terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir, personil Tim Gabungan melakukan pemangkasan pohon-pohon yang dapat membahayakan.

Puluhan personil Tim Gabungan yang berasal dari Dinas Lingkungan Hidup Sulut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut, BPBD Manado serta TNI dan Polri langsung berkolaborasi memangkas pohon serta membersihkan dan mengangkutnya.

Kegiatan pemangkasan tersebut terlihat seperti yang dilakukan tim Gabungan di.jalan Kalasey, Minahasa, baru-baru.

Kegiatan antisipasi dari tim gabungan, jelas Kepala BPBD Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di Manado, Minggu (25/4/2021), dilakukan selama seminggu, yang dimulai Kamis (22/4/2021).

“Langkah kolaborasi tersebut terkait dengan perkiraan dari BMKG yang perlu diantisipasi. Kondisi tersebut akibat fenomena bibit tropis menuju badai Thuzan Surigae di wilayah Nusantara khususnya di. Sulawesi Utara,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan langkah antisipasi terjadi bencana karena banyak pohon yang wilayah Kota Manado yang sudah tua dan rawan tumbang. “Maka perlu diambil langkah cepat dan koordinasi antarinstansi lebih mantap,” jelas Sambuaga. (af)

Meimonew.com – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Manado melakukan Rapat Koordinasi instansi terkait dalam rangka efektivitas pelaksanaan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Berskala Mikro di Kota Manado.

Rapat yang diadakan di Aula Kodim 1309/Manado, Kamis (8/4/3021) dibuka pelaksanaannya oleh Sekretaris Daerah Kota Manado Micler CS Lakat selaku Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Manado.

Hadir pada rapat tersebut Asisten 1 Setdakot Manado, Kasatpol PP Manado, Dandim 1309/Manado dan jajarannya, Kabag Ops Polresta Manado, Kasat Binmas Polresta Manado, para Camat dan Lurah, Babinsa dan Babhinkamtibmas di 29 kelurahan yang masuk resiko tinggi.

Saat rakor diadakan pemaparan dan contoh PPKM Mikro di beberapa kelurahan termasuk LMT yang sudah dilakukan, diskusi dan tanya jawab.

Hal ini, jelas Wakil Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Manado yang juga Kepala BPBD Manado Donald Sambuaga, dilakukan untuk memacu para Lurah segera mendirikan Posko PPKM Mikro di kelurahan masing-masing.

Selain itu, “menjalankan komando sebagai Ketua Posko untuk mengendalikan wilayah dari bencana non alam Covid-19,” ujar Sambuaga kepada Meimonews.com di Manado, Kamis (8/4/2021).

Dijelaskan, Rakor tersebut diadakan guna menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 7 tahun 2021, di mana Sulawesi Utara masuk sebagai salah satu daerah yang wajib menerapkan PPKM Berskala Mikro dalam penanganan Covid-19. (af)

Meimonews.com – Gerak cepat dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado ketika mencapai Informasi adanya warga yang terdampak bencana.

Saat ada warga yang terdampak bencana, TRC BPBD Kota Manado langsung turun lapangan (turlap) memberikan bantuan bencana di Kelurahan Kairagi Satu Lingkungan 1, Sabtu (27/3/2021) “ujar Kepala BPBD Kota Manado Donald Sambuaga.

Dalam percakapan dengan  Meimonews.com  di Manado, Minggu (28/3/2021), Sambuaga menjelaskan, rumah warga yang terkena danpak, airnya naik sampai ke atas rumah sehingga penghuninya harus mengungsi.

“BPBD sangat terkait kasih dengan informasi warga yang terkait warga yang terdampak bencana sehingga TRC BPBD Kota Manado bisa langsung turlap (turun lapangan),” ujar Sambuaga. (af)

Meimonews.com – Empat pastor yakni Pastor Yangko Alo Pr, Pastor Hanny Mentang Pr, Pastor Andre Santie MSC dan Pastor Christ Santie MSC memberikan berkat dan pengutusan kepada Wakil Walikota Tomphon Wenny Lumentut di penghujung misa yang diadakan di Terung Kabasaran Kolongan (Tomohon), Sabtu (6/3/2021).

Misa tersebut diselenggarakan dalam rangka syukuran atas dilantiknya Wenny Lumentut sebagai Wakil Walikota Tomohon, baru-baru.

Hadir pada syukuran tersebut sejumlah Badan Pengurus Kaum Bapak Katolik Keuskupan Manado (KBK-KM) yang dipimpin Edwin Kindangen (Ketua Umum), Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah LP3KD) Sulut, Pembimaskat Kemenag Sulut Joula Makarawung, JO Bolang (mantan Bupati Minahasa) , Anggota DPRD Sulut Fabian Kaloh, Anggota DPRD Minahasa Lucia Taroreh, Anggota DPRD Manado Jane Laluyan.

Dalam krisisnya, Wenny Lumentut yang adalah Ketua LP3KD Sulut dan Penasehat Awam KBK-KM menyampaikan terima kasih atas doa dan berkat yang diberikan para pastor.

Lumentut mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih atas penyertaan Tuhan serta dukungan dari umat Katolik termasuk LBK dan LPK3D sehingga bisa terpilih menjadi Wakil Walikota dan boleh mulai melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diamanatkan masyarakat Kota Tomohon bersama Walikota Caroll Senduk.

Kepercayaan ini akan terus dilakukan dirinya bersama Walikota Caroll Senduk untuk membangun dan menyejahterakan masyarakat Tomohon.

Dalam duet kepemimpinannya bersama Walikota Caroll Senduk, ungkap Lumentut, tidak akan ada pengkotak-kotakkan denominasi agama yang satu dengan yang lain.

“Agama tidak oleh dibawa pulang dalam politik. Agama untuk menilai iman di dalam berpolitik. Apa yang kita buat sehari-hari tentu Tuhan tidak akan tutup mata,” ujarnya.

Ia dan pak Senduk akan bertindak proporsional saja. Tomohon yang adalah Kota Pendidikan dan Kota Religius bisa berjalan dengan baik.

Wujud konkit dari komitmen mereka terlihat dari penyusunan FKUB dan BKSAUA, yang dalam waktu dekat akan keluar Surat Keputusan (SK) pengangkatannya.

Kalau sebelumnya di FKUB ,. JUMLAH (perwakilan agama) hanya 1-2 orang, sekarang sudah 3-4 orang. Di BKSAUA sudah 7-8 dari sebelumnya hanya 3-4 orang. (lk)

Meimonews.com – Kunjungan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikun di Sulut, yang baru membuat Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Manado bergerak cepat mempersiapkan hal-hal terkait, yang dibutuhkan.

“Kunjungan pak Menkes RI membuat kami, Satgas Covid-19 Kota Manado berkolaborasi untuk tenda, peralatan vaksinasi dan orang yang akan divaksinasi,” ujar Wakil Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Manado Donald Sambuaga.

Dalam percakapan dengan  Meimonews.com  di Manado, Sabtu (7/3/2021), Sambuaga menjelaskan, Satgas yang berkolaborasi tersebut terdiri dari Polri, TNI, Dinkes, BPBD, Satpol PP, Dishub, PD Pasar dan Pemerintah setempat.

Sambuaga yang adalah Kepala BPBD Kota Manado ini menjelaskan pula adanya kegiatan BPBD Manado berupa vaksinasi gelombang kedua yang dilakukan Puskesmas Ranomuut di kantor BPBD Manado, pekan lalu.

“Vaksinasi dilakukan bagi petugas publik, ASN dan THL BPBD Kota Manado. Ada 21 pegawai dan 37 THL yang divaksinasi,” sebut mantan Camat Wenang ini. (af)