Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mengunjungi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Utara di Jalan Dipanegoro Manado, Senin (7/2/2022).

Kehadiran Walikota di Kanwil Kemenkumham Sulut ini dalam rangka Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Kanwil Kemenkumham Sulawesi Utara dengan Pemerintah Kota Manado tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah dan Perlindungan, Pemanfaatan Kekayaan Intelektual Bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Penandatanganan ini adalah tindaklanjut dari pertemuan sebelumnya antara Walikota Manado Andrei Angouw dalam Pertemuan dengan Kanwil Kemenkumham Sulut di aula serbaguna Kantor Walikota Manado tanggal 22 Januari 2022.

Kehadiran Kanwil Kemenkumham Sulut saat itu dalam rangka penyamaan persepsi dalam pelaksanaan hukum dan HAM serta mengkoordinasikan keikutsertaan Pemerintah Kota Manado dalam kegiatan kompetisi pelayanan publik berbasis HAM.

Menurut Kanwil Kumham, selama tiga tahun terakhir ini Manado belum masuk kategori sebagai daerah peduli hukum dan HAM sebab absen dalam keikutsertaan Pemerintah Daerah dalam kompetisi pelayanan publik berbasis HAM agar bisa masuk dalam proyek percontohan secara nasional.

Makanya Kemenkumham berharap agar ada OPD di Pemerinrah Kota Manado yang diikutsertakan dalam kompetisi pelayanan publik berbasis HAM.

Pihak Kementrian lewat Kanwil Hukum dan HAM Sulut berharap agar bisa kembali dilakukan MOU untuk kerjasama dalam bidang Hukum dan HAM dalam kaitan dengan pelayanan publik antara pemerintah kota dengan Kanwil Hukum dan HAM Sulut.

Walikota ketika menanggapi penjelasan dari Kementerian Hukum dan HAM mengatakan, Pemerintah Kota Manado siap berkoordinasi dalam rangka Pelayanan Publik dengan membuka mall pelayanan publik di jalan Boulevard Kompleks Mantos III.

“Kalau ada yang bisa kami suport nanti tolong disampaikan,” kata Walikota.

Walikota menaggapi soal tiga tahun ketidakikutsertaan Pemkot Manado dalam kegiatan sebagai Kota Peduli HAM nanti disampaikan apa yang harus dilakukan Pemerintah Kota.

Soal MoU, Walikota siap dan bersedia mengunjungi Kantor Hukum dan HAM untuk melakukan penandatanganan MoU. Bahkan, dalam pertemuan awal itu Walikota meminta kepada jajaran pemerintah Kota baik kepada Sekretaris Kota dan instansi terkait untuk ikut serta merespon segala sesuatu dalam kaitan pelayanan publik yang berbasis dengan Hukum dan HAM.

Pertemuan awal inilah sehingga Walikota hadir di Kanwil Kemenkumham Sulut hari ini dalam rangka Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Utara dengan Pemerintah Kota Manado tentang Pembentukan Produk hukum Daerah dan Perlindungan, Pemanfaatan Kekayaan Intelektual Bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Selesai acara penandatanganan ini, Walikota Ketika diberikan kesempatan menyampaikan sambutan sangat berterima kasih atas kerjasama ini dan berharap dapat terlaksana dengan baik. Walikota mengatakan agar Kota Manado dapat menghasilkan produk hukum yang dapat mendukung pelaksanaan setiap program dan kegiatan pemerintah di Kota Manado.

Demikian halnya dengan kekayaan intelektual Walikota menganggap bahwa kekayaan intelektual dapat menciptakan pola pikir yang kreatif sehingga bisa mendukung program-program dibidang usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Soal penggunaan lahan oleh Kanwil Kemenkumham Sulut yang disuport Pemerintah Kota terutama soal administrasinya, Walikota berharap agar hal ini bisa dimanfaatkan untuk peningkatan kinerja dari Kanwil Hukum dan HAM Sulut.

Kepala Kanwil Kemenkukham Sulut ketika menyampaikan sambutan berterima kasih Kepada Walikota dan jajaran Pemerintah Kota atas penandatanganan kerjasama ini.

Kakanwil berharap, kerjasama ini akan berlanjut dengan instansi teknis seperti Dinas Koperasi agar supaya pelayanan publik dapat terlaksana dengan baik sesuai tupoksi yang ada.

Hadir mendampingi Walikota dalam penandatanganan ini pelaksana Kepala Kanwil Kemenkumham Sulut bersama jajaran pimpinan Kanwil Kemenkumham Sulut, juga Sekretaris Pemerintah Kota Micler C.S. Lakat, para Asisten, beberapa Kadis, Kabag Hukum dan Kabag Protokol Bpk. Innov Walelang serta pejabat teknis lainnya. (lk)

Meimonews.com – Suatu peringatan disampaikan Wakil Walikota Manado Richard Sualang saat acara pengambilan sumpah / janji dan pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Manado, Jumat (4/2/2022).

“Loyalitas saudara-saudara dituntut dan diharuskan. Jabatan ini titipan dari Tuhan. Dia titipkan pada Bapak Walikota dan dimandatkan pada saudara-saudara,” ujar Sualang.

Camat dan Lurah, sebutnya, adalah perpanjangan tangan dari Walikota di wilayah masing-masing. Tegakkan aturan, laksanakan perintah.

“Tugas kita adalah public servant. Melayani masyarakat, kekuasaan jabatan untuk melayani bukan menindas,” tegasnya.

Acara pengambilan sumpah / janji dan pelantikan yang diadakan di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado dipimpin Wakil Walikota Richard Sualang mewakili Walikota Andrey Anggouw.

Turut hadir Sekretaris Kota, lAsisten 1, Asisten 2, sejumlah pejabat eselon 2 serta para tamu undangan.

Ada 44 pejabat termasuk 5 Camat, 34 Lurah dan 1 Kepala Puskesmas yang dilantik. (lk)

Meimonews.com – Pandemi Covid-19 yang belum berakhir mempengaruhi pelbagai bidang termasuk perekonomian, yang berdampak pada target Pendapatan Daerah (Patda) Sulut.

“Kalau pada tahun anggaran 2021 targetnya Rp. 4, 072 triliun lebih maka pada tahun anggaran 2022 target Patda Sulut berjumlah Rp. 4,000 triliun lebih, berkurang sebesar 72 miliar lebih atau 1,77 persen,” ujar Olvie Atteng kepada Meimonews.com di ruang kerja, Senin (31/1/2022).

Dari unsur-unsur Patda Sulut TA berjalan ini (2022), sebutnya, ada target pendapatan yang bertambah, ada tetap tapi ada juga yang berkurang.

Yang bertambah adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yakni dari sebelumnya (TA 2021) sebesar Rp. 1.413 triliun lebih menjadi Rp. 1,715 triliun lebih atau meningkat sebesar 21,39 persen.

Pendapatan yang tetap adalah Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah yang berjumlah Rp. 20 miliar. Sedang yang berkurang adalah Pendapatan Transfer dari Rp. 2,639 triliun lebih menjadi Rp. 2,284 triliun lebih atau berkurang Rp. 354.452.323.000 (13,43 persen).

Terkait dengan upaya-upaya yang akan dilakukan Bapenda Sulut dan jajarannya yakni Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan (Renbang) Bapenda Sulut Ocvy Leke menjelaskan, berbagai upaya seperti yang dilakukan pihaknya pada tahun-tahun lalu akan terus dilakukan bahkan ditingkatkan di tahun ini.

Selain itu, “upaya-upaya inovatif atau baru akan dilaksanakan pada tahun berjalan (2022) agar target tersebut dapat dicapai,” ujarnya ketika ditemui terpisah.

Dalam tahun ini, ungkap Leke, pihaknya akan mengembangkan digitalisasi bekerjasama dengan sejumlah pihak seperti Bank SulutGo dan PT Pos.

“Untuk pendapatan dari kendaraan bermotor, kami akan bersinergi dengan pihak Ditlantas Polda Sulut dalam pengelolaan Samsat serta turun ke lapangan, door to door, datangi rumah ke rumah untuk mengingatkan kepada pemilik kendaraan yang pajaknya akan jatuh tempo,” ujar Leke.

Diungkapkan, untuk balik nama kendaraan bermotor, upaya yang akan dilakukan pihaknya yakni bekerjasama dengan pihak dealer-dealer yang ada di daerah ini sedangkan untuk pajak bahan bakar, pihaknya akan bekerjasama dengan penyedia bahan-bahan bakar kendaraan bermotor.

Untuk pajak air permukaan, sebutnya, pihaknya akan melakukan pendataan objek-objek air permukaan yang ada dan melakukan penetapan sesuai ojek yang ada.

“Untuk retribusi daerah, kami akan terus optimalkan digitalisasi pembayaran dan juga upaya-upaya lain yang dilakukan UPTD-UPTD bekerjasama dengan Pemerintah-pemerintah Kabupaten dan Kota dan Polres setempat,” kata Leke. (lk)

Meimonews.com – Arus pergerakan orang baik kedatangan maupun keberangkatan lewat Bandara Samratulangi Manado tahun 2021 bila dibandingkan tahun 2020 berkurang.

Berkurangnya pergerakan tersebut terlihat dari data rekapitulasasi perlintasan baik kedatangan maupun keberangkatan yang diperoleh Meimonews.com dari Kepala Kantor Imigrasi Manado Muhammad Akmal seperti dikutip Jeacky Gerung (Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian) ketika ditemui terpisah, baru-baru.

Untuk kedatangan, tahun 2021 jumlah negaranya 44 dengan total orang 18.357 (penumpang 16.792 dan kru 1.565) sedang tahun 2020 jumlah negaranya 62 dengan total orang 29.389 (penumpang 27.284 dan kru 2.105).

Dengan demikian dari sisi jumlah negara, berkurang 18 dengan total orang berkurang 11.032 (penumpang berkurang 10.482, kru berkurang 540).

Untuk keberangkatan, tahun 2021 jumlah negara 34 dengan total orang 2.662 (penumpang 1.031 dan kru 1.631) sedang tahun 2020 jumlah negara 61 dengan total orang 23.878 (penunpang 21.799 dan kru 2.079).

Jumlah negara, berkurang 27 dengan jumlah total orang berkurang 21.216 (penumpang berkurang 20.768 dan kru 448).

Jumlah pergerakan orang yang datang tahun 2021 terbesar berasal dari negara China yakni 15.796 orang (15.755 penumpang dan 41 kru), kemudian Indonesia 989 (587 + 402), Malaysia 542 (542 + 0), Thailand 239 (2 + 237), Singapore 229 (4 + 225) dan USA 152 (109 + 43).

Untuk tahun 2020, terbesar datang berasal dari negara China yakni 21.647 (21.616 + 31), kemudian Indonesia 4.597 (3.266 + 1.331), Malaysia 404 (37 + 367), Singapore 401 (147 + 254), Germany 394 (394 + 0) dan USA 262 (233 + 29).

Pergerakan orang yang berangkat tahun 2021 berasal dari Indonesia yakni 708 orang (204 penumpang dan 504 kru) diikuti China 707 (654 + 53), Malaysia 532 (0 + 532), Singapore 231 (3 + 228), Thailand 223 (0 + 223) dan USA 126 (87 + 39).

Untuk tahun 2020, terbesar berangkat dari China yakni 16.443 orang (16.417 penunpang dan 26 kru), disusul Indonesia 4.210 (2.903 + 1.307), Singapore 420 (164 + 256), Malaysia 402 (35 + 367), Germany 337 (337 + 0) dan USA 300 (276 + 24). (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrey Angouw bertemu dengan Tim Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) di aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Jumat (28/1/2022).

Kehadiran Tim Kemenkumham adalah dalam rangka penyamaan persepsi pelaksanaan hukum dan HAM (hak asasi manusia) serta mengkoordinasikan keikutsertaan Pemerintah Kota Manado dalam kegiatan kompetisi pelayanan publik berbasis HAM.

Dalam pertemuan tersebut, Tim Kemenkumaam di dampingi Kakanwil Hukum dan HAM Sulut menjelaskan Tupoksi (tugas pokok dan fungsi) mereka serta secara garis besar soal pelayanan hukum dan pelaksanaan undang-undang HAM.

Menurut data Kemenkumham, selama tiga tahun terakhir ini Manado belum masuk kategori sebagai daerah peduli hukum dan HAM sebab absen dalam keikutsertaan Pemerintah Daerah dalam kompetisi pelayanan publik berbasis HAM.

Agar bisa masuk dalam proyek percontohan secara nasional makanya Kementerian berharap agar ada OPD di Pemerinrah Kota Manado yang diikutsertakan dalam kompetisi pelayanan publik berbasis HAM.

Pihak Kementrian lewat Kanwil Hukum dan HAM Sulut berharap agar bisa kembali dilakukan MOU untuk kerjasama dalam bidang Hukum dan HAM dalam kaitan dengan pelayanan publik antara Pemerintah Kota dengan Kanwil Hukum dan HAM Sulawesi Utara.

Menanggapi penjelasan dari Kementerian Hukum dan HAM, Walikota Manado mengatakan, Pemerintah Kota Manado siap berkoordinasi dalam rangka pelayanan publik dengan membuka mall pelayanan publik di jalan Boulevard Kompleks Mantos III.

“Kalau ada yang bisa kami support nanti tolong disampaikan,” sebut Walikota

Walikota menaggapi soal tiga tahun ketidakikutsertaan Pemkot Manado dalam kegiatan sebagai Kota Peduli HAM nanti disampaikan apa yang harus dilakukan Pemerintah Kota.

Soal MOU (memorandum of understanding), mantan Ketua DPRD Sulut ini menyatakan siap dan bersedia mengunjungi Kantor Hukum dan HAM untuk melakukan penandatanganan MOU.

Walikota meminta kepada jajaran Pemerintah Kota baik kepada Sekretaris Kota dan instansi terkait untuk ikutserta merespon segala sesuatu dalam kaitan pelayanan publik yang berbasis dengan Hukum dan HAM.

Hadir dalam pertemuan ini selain perwakilan dari Kementerian Hukum dan HAM, Kakanwil Hukum dan HAM serta jajaran, juga Sekretaris Pemerintah Kota Micler C.S. Lakat dan Asisten I Heri Saptono. (lk)

Meimonews.com – Selang empat pelaksanaan vaksinasi Booster Ketiga, tak kurang dari empat ratusan Aparat Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Manado telah divaksin dengan jenis moderna di halaman Kantor Walikota.

Hal tersebut terungkap saat Meimonews.com berbincang dengan dokter Apriliana Maria Namsa selaku Penanggung Jawab Tim Tenaga Kesehatan (nakes) dari Puskesmas Tikala Baru di jeda istirahat makan siang, Kamis (27/1/2022).

 

“Sejak dimulainya pelaksanaa vaksinasi Booster ketiga, di mana kebetulan kami yang mendapat tugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado, Senin (24/1/2022) hiingga hari ini, sudah sekitar 400-an ASN yang divaksin booster ketiga dengan menggunakan moderna,” ujarnya.

Beberapa hari ini, akunya, nakes dari Puskesmas Tikala Baru menurunkan enam orang ditambah seorang sopir dan didukung dua personil dari Satpol PP Manado pada kegiatan vaksinasi Pemkot Manado, yang dilaksanakan Dinas Kesehatan di halaman Kantor Walikota.

Dijelaskan, pelaksanaan vaksinasi booster ketiga, Dinkes Manado mengatur penjadualan nakes- nakes yang bertugas, yang diambil dari Dinkes dan jajaran (puskesmas-puskesmas).

Ketika datanya, apakah bisa warga biasa (di luar ASN Pemkot Manado) bisa ikut vaksinasi, colter Namsa mengatakan bahw sejauh dosis vaksin cukup, Alan dilayani. Namun, bila tidak cukup, diarahkan ke Puskesmas Tikala Baru (lokasinya tak jauh dari Puskesmas Tikala Baru).

Mengenai vaksinasi booster ketiga baik yang dilakukan di halaman Pemkot Manado maupun di Puskesmas Tikala dilakukan Senin sampai Jumat.

Kadis Kominfo Manado Erwin Kountu ketika ditemui terpisah mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi Pemkot Manado di bawah kepemimpinan Walikota pak Andrey Angouw dan Wakil Walikota pak Richard Sualang telah dilaksanakan sejak usai pelantikan Walikota dan Wakil Walikota tahun 2021.

Pelaksanaan program vaksinasi baik bagi ASN maupun warga Manado akan terus dilakukan hingga semua terwaksinasi. “Program vaksinasi ini akan terus dilakukan sampai semua warga tervaksinasi,” ujar Kountu di ruang kerjanya.

Terkait dengan penghargaan yang diberikan Pemprov Sulut kepada Pemkot Manado karena berhasil menjadi terbaik pertama pengendalian Covid-19 dan capaian vaksinasi tingkat Sulut, baru-baru, Kountu mengutip Walikota Manado Andrey Angouw menyebutkan, akan menjadi pemacu semangat untuk terus bergiat dalam upaya pengendalian Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi. (lk)

Meimonews.com – BPK-RI Perwakilan Sulut menggelar Zoom Meeting, Selasa (25/1/2022), Walikota Manado Andrey Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang di dampingi Sekretaris Pemerintah Kota Micler C.S. Lakat, Inspektorat Kota dan Kepala BKAD Manado mengikuti dari Kantor Walikota Manado, Selasa (25/1/2022) sore.

Zoom meeting Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sulut ini berkaitan dengan Entry Meeting Pemeriksaan Pendahuluan Atas LKPD Provinsi/Kabupaten Kota se-Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2021dan Pemeriksaan Kinerja Pendahuluan atas Pengentasan Kemiskinan Dalam Rangka Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2021.

Hadir juga dalam zoom meeting tersebut Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Sekprov Sulut, Inspektorat Sulut, Badan dan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulut, Bupati/Walikota dan Wakil Bupati dan Wakil Walikota se Sulawesi Utara.

Kepala Perwakilan BPK-RI Perwakilan Sulut Karyadi, SE mengawali kegiatan dengan memberikan sambutan, yang antara lain menyampaikan kegiatan-kegiatan awal pemeriksaan terhadap LKPD Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2021.

Dijabarkan soal tujuan pemeriksaan dalam kaitan kinerja pendahuluan atas pengentasan kemiskinan serta apa yang akan dilakukan.

Disebutkan, kegiatan pemeriksaan ini akan berlangsung selama 40 sampai 45 hari setiap daerah dengan menyampaikan nama-nama personil tim yang akan bertugas di Kabupaten/Kota.

Mengenai teknik pengumpulan data, Karyadi menjelaskan antara lain akan diadakan wawancara, konfirmasi, FGD dan bentuk serta model pemeriksaan lainya.

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw ketika diberikan kesempatan menanggapi penyampaian Kepala Perwakilan BPK-RI Perwakilan Sulut sangat berterima kasih ketika dapat mengikuti kegiatan ini.

Menurut Wagub, hal ini merupakan kewajiban dalam rangka meningkatkan pemerintahan yang baik dan bersih yakni Good Governance dan Clean Goverment.

Wagub berharap, kegiatan pemeriksaan ini dapat berjalan dengan baik dan siap menghadirkan setiap person baik Sekretaris Daerah, Inspektorat, BKAD dan elemen terkait lainnya untuk menyiapkan segala sesuatu dalam kaitan pemeriksaan LKPD tahun 2021 ini.

Wagub juga berharap dan mendorong setiap Kabupaten dan Kota juga mempersiapkan segala materi yang dibutuhkan agar pemeriksaan LKPD tahun anggaran 2021 dapat berjalan dengan baik.

Di akhir sesi penyampaian materi, Karyadi menambahkan bahwa OPD-OPD yang besar seperti PU, Pendidikan, Kesehatan, Setwan untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan supaya waktu yang tersedia dapat dimaksimalkan.

Kegiatan terakhir adalah foto bersama peserta meeting secara virtual yang diambil dalam bentuk beberapa sreen karena pesertanya banyak. (lk)

Meimonews.com – Setelah beberapa waktu lalu melakukan rolling sejumlah jabatan, lagi Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melakukan rolling jabatan.

Kali ini, rolling jabatan berdasarkan SK Walikota Manado tersebut, ada 9 jabatan definitif dan empat jabatan pelaksana tugas (plt) yang diangkat.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin Wakil Walikota Manado Richard Sualang mewakili Walikota Manado Andrey Angouw dilakukan di Aula Pemkot Manado, Selasa (25/1/2022).

Pejabat pratama yang dilantik untuk jabatan definif adalah Atto Bulo sebagai Asisten II, Peter Assa,.Kepala BKAD, Harke Tulenan Asisten III, Steven Rende Kepala Bapenda, Deysi Lumowa Kadis Dikbud, Lenda Pelealu Kepala DP3A.

Selain itu, Ester Mamangkey Kadis Pariwisata, Donald Supit Kepala BKPSDM, dan Daglan Walangitan, Staf Ahli Walikota.

Untuk Pelaksana Tugas (Plt) terdiri dari Donald Supit sebagai Plt Kepala Disnaker,
Paul Sualang Kepala Inspektorat, Conny Lantu Kepala Kesbangpol dan Peter Eman Kadis Perkim.

Atas nama Walikota Andrey Angouw, Wakil Walikota Manado Richard Sulang menyampaikan banyak selamat dan sukses pada ASN yang dilantik.

Pejabat tinggi ini yang dilantik, sebut Sualang ketika memberikan sambutan, adalah senior. Sudah tentu ASN yang mengemban jabatan ini adalah ASN yang mempunyai kemampuan yang tinggi, dan tentu dituntut juga sikap dan kemampuan sebagai seorang pemimpin.

“Pada beberapa waktu yang lalu sudah mengikuti seleksi uji kopetensi dan tentunya ini untuk mencari formula yang pas bagi kita semua ke depan,” ujar Sualang.

Wawali berharap, ASN yang dilantik saat ini dapat bekerja dengan baik serta dapat mengunakan kepercayaan yang diberikan. Tentunya yang utama demi kemajuan Kota Manado dan masyarakat.

“Bekerjalah dengan professional sesuai dengan tupoksi, mempunyai minsed yang terbuka supaya kita semua bisa berproses maju ke depan, budaya kerja yang baik di lingkungan kita masing masing, menciptakan suasana yang aman dan nyaman dan menggayomi para pegawai bawahan kita,” pinta Wawali. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado kembali melakukan kegiatan turun ke lapangan untuk mengecek keadaan sebenarnya yang ada di lapangan. Dan turlap kali ini, Walikota melakukan dengan berjalan kaki dari kantor.

Kunjungan awal pada Selasa (25/1/2022) ketika keluar dari ruang kerjanya, Walikota berjalan kaki menuju lapangan Sparta Tikala. Di sini, Walikota melihat perbaikan lintasan lari serta beberapa fasilitas yang ada. Di sekitar sini, Walikota juga melihat drainase dan suluran-saluran air.

Usai dari Lapangan Sparta Tikala, Walikota menuju jalan Garuda Mahakeret untuk melihat pembongkaran dan perbaikan drainase.

Walikota menyusuri beberapa lokasi hanya untuk memastikan apakah parit-parit berfungsi dengan baik atau tidak. Jika tidak berfungsi langsung dibongkar untuk perbaikan.

Selesai dari jalan Garuda, Walikota dan tim menuju jalan DI Panjaitan Kelurahan Pinaesaan dan Kelurahan Istiqlal. Hal yang sama juga yang dilihat yakni aliran air di dirainase dan parit-parit.

Secara umum,.pembongkaran drainase ini dalam rangka membersihkan parit-parit yang sudah dipenuhi sampah serta terjadi pendangkalan akibat sedimen lumpur dan tanah serta matrial lainnya.

Pembongkaran drainase ini untuk perbaikan agar drainase atau parit-parit dapat menampung air ketika hujan lebat sehingga airnya tidak meluap kejalan-jalan atau bahkan pekarangan rumah dan tempat pemukiman warga lainnya. (lk)

Meimonews.com -Suatu prestasi penting dibuat Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terkait dengan pengendalian Covid-19 dan capaian vaksinasi tingkat Provinsi Sulut yakni terbaik pertama. Oleh karenanya, Pemkot Manado di bawah kepemimpinan Andrei Angouw (Walikota) dan Richard Sualang (Wakil Walikota).

Penghargaan diserahkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey kepada Walikota Manado Andrei Angouw di sela-sela Rapat Koordinasi Gubernur Sulut bersama Bupati, Walikota dan Forkopimda se Provinsi Sulut di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (19/1/2022).

Gubernur memberikan apresiasi kepada Walikota Manado dengan memberikan dana hibah kepada Pemkot Manado Rp 10 miliar karena telah menjadi terbaik pertama dalam capaian vaksinasi.

Bahkan, memberikan kesempatan kepada Walikota Manado untuk memberikan testimoni agar bisa diikuti daerah lain.

“Intinya capaian vaksinasi ini soal kemauan. Karena semua daerah memiliki konsep untuk pengendalian Covid-19 dan capaian vaksinasi. Kalau kita bersama-sama maka herd imunity akan terbentuk di Provinsi Sulut,” jelas Gubernur.

Bahkan, Gubernur Sulut mendorong kabupaten/kota mencapai 90 persen vaksinasi pertama pada bulan Maret, supaya bisa mendapatkan dana hibah 10 miliar.

“Kalau vaksinasi capai 90 persen, maka ekonomi Sulut bisa berjalan dengan baik. Masyarakat bisa beraktivitas tanpa ada ketakutan,” jelas Gubernur.

Walikota Manado menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang telah memberikan penghargaan.

Menurut Walokota capaian vaksinasi baik di Kota Manado dikarenakan pihaknya memegang data. “Jadi ketua-ketua lingkungan memegang data. Siapa yang belum vaksin pertama dan belum vaksin kedua, sehingga lebih afektif untuk melakukan sosialisasi,” ujar Walikota.

Selain itu, sambung mantan Ketua DPRD Sukut ini, waktu Natal dan Tahun Baru memberlakukan pemasangan aplikasi peduli lindungi di setiap pusat perbelanjaan.

“Jadi kalau masuk mall harus tunjukan aplikasi peduli lindungi. Kalau belum divaksin, disitu langsung disiapkan tempat untuk vaksinasi,” ujarnya.

Penghargaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulut, menurut Walikota, akan memicu Pemerintah Kota Manado untuk terus meningkatkan target vaksinasi. “Maret kita targetkan 90 persen sudah divaksin warga Kota Manado,” tandas Walikota. (lk)