Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Daerah Optimalkan Daerah Sehatkan Keluarga (RSUD ODSK) baru diresmikan oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE pada 23 April 2022 menyusul launching pada 1 April 2022 , namun kebutuhan pasien dimudahkan dan diprioritaskan.

Sejalan dengan itu, pelbagai upaya dan langkah dibuat pihak manajemen agar kepuasan pasien dan keluarga terpenuhi. Halmana, sejalan dengan motto rumah sakit yakni Our Patient’s, Our Priority (Torang Pe Pasien, Torang Pe Prioritas).

“Kebutuhan dan kepentingan pasien merupakan prioritas manajemen rumah sakit ini (RSUD ODSK),” ujarvDirut RSUD ODSK dr. Enrico H. Rawung, MARS kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Kamis (9/6/2022).

Baca juga : Dipimpin dokter Andi Silangen, RSUD ODSK Sukses Lakukan  Operasi Perdana Bedah Digestik

Ia lantas menguraikan langkah dan upaya manajemen rumah sakit terkait dengan kepuasan pasien tersebut.

Dijelaskan, ada dua pintu masuk di RSUD ODSK, yang pertama, bila pasien dalam kondisi darurat, langsung ke IGD (Instalasi Gawat Darurat), sementara non darurat atau yang rujukan dari RS kelas C, pasien ke poliklinik. Di sini, ada yang namanya anjungan pasien mandiri.dia daftar secara digital dan memilih sendiri dokter atau poliklinik yang pasien perlukan. Kemudian, dia mendapatkan kertas dan perlu ke ruang registrasi.

Begitu pasien tiba di RS, di depan pintu masuk, counter masuk, ada yang merah, dia daftar di situ, dokter atau poliklinik yang dipilih, yang diklik dan akan keluar kertas, nota untuk kemudian ke ruang registrasi, yang akan mengarahkan ke doktet atau poliklinik mana yang dituju.

Kalau pasien BPJS, akan terverifikasi kepesertaannya, dan akan keluar surat egalitas bahwa dia benar-benar pasien BPJS, yang rajin atau taat membayar iuran agar proses pembayaran pengobatannya bisa diklaim BPJS. Begitu keluar, dia akan ke poliklinik yang dituju untuk mendapat pelayanannya dan kemudian dia pulang.

Baca juga :  Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Untuk pasien yang non BPJS, yang membayar,  maka ketika di proses registrasi akan keluar stroke pembayaram, yang bisa dibayar pakai  cris secara caselest  atau bayar cash/langsung kemudian dibrigjing ke E-Pendapatan Bapenda atau Dispenda.

Jadi, sebutnya, kebocorannya nol. Setiap uang pendapatan, uang masuk, langsung ke report ke sistem Bapenda/Dispenda. Setelah itu, pasien ke atas untuk mendapatkan pelayanan, kemudian bisa pulang.

Kalau dia (pasien) baik BPJS maupun non BPJS harus menginap, dari poli, dia akan dikirim ke ruang rawat inap untuk menginap di kamar yang tersedia. Demikianpun pasien yang gawat darurat, yang perlu rawat nginap, disediakan tempat/kamar nginapnya. “Jadi, dibuat sesimpel mungkin pelayanan kepada pasien-pasien,” ujarnya.

Baca juga : Menkes Beberkan Cara Cegah Hepatitis Akut

Untuk kasus-kasus tertentu, pasien yang tidak sadar, kita tidak tahu siapa keluarganya, tidak bawa uang, kedaruratan. Kita handle dulu. Kita life saving dulu. Kita selamatkan dulu nyawanya. Bila sudah sadar baru diproses administrasinya.

Jadi, diutamakan dulu adalah bagaimana menolong orang, menyelamatkan pasien, menyelamatkan nyawanya. Masalah administrasi adalah tahap yang kedua.

Kalau pasien yang tidak mampu bayar ? Kalau pasien demikian, setelah kita rawat, kita siapkan carity program. Sudah ada beberapa pasien demikian yang kita tangani. Kita yang di rumah sakit yang melakukan dan melaporkan kepada pimpiman.

Baca juga : KTN Hadirkan Kepala BNN Sulut sebagai Pembicara Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA Katolik St. Ignatius Malalayang

RS ODSK memiliki 380 kamar. Satu lantai ada sekitar 30 kamar. Kamar-kamar tersebut tersebar di lantai 6 sampai lantai 11. Jenis kamarnya ada VVIP,  VIP, kelas 1 hingga kelas 3.

Dokter sekitar 60-an sudah termasuk dokter umum,  dokter spesialis dan dokter sub spesialis. Yang pasti semua layanan yang sudah dibuka full, dokternya sudah terpenuhi Operasionalnya sudah memenihi syarat.

Total tenaga medis dam non medis sekitar 300-an, yang terdiri dari dokter, perawat, admin dan tenaga penunjang lainnya.

Dokter Enrico dipercayakan jadi Dirut pada 21 Maret 2022. Hanya 10 hari setelah dilantik sebagai Dirut, rumah sakit yang dipimpinnya angsung dioperasionalkan. “Biasanya tiga bulan persiapannya.tapi saya hanya 10 hari. Saya percepat,” tukasnya tanpa bermaksud membanggakan diri.

Diungkapkan, waktu ia dipercaya memimpin rumah sakit ini, ‘mesinnya’ belum jalan. Sub sistemnya belum jalan. Kemudian, dipacu pelaksanaannya. Semua instalasi yang ada, baik utama maupun penunjang langsung dioperasionalkan. Yang macet-macet langsung dibenahi dan dibereskan dalam waktu cepat.

“Awal-awalnya, core bisnisnya yaitu pelayanan medik dibikin start lebih awal. Rumah sakit core bisnisnya khan pelayanan medik, kita bikin berjalan secara stabil. Dan, itu sudah dilakukan PPA baik dokter spesialis, dokter umum, perawat dan tenaga medis lainnya. Mereka sudah bekerja secara kolaboratif,” paparnya. (af)

Meimonews.com – Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Manado yang berada di Jalan Boulevard Manado diinspeksi Walikota Manado Andrei Angouw, Rabu (8/6/2022) siang.

Kehadiran Walikota di dampingi Kabag Umum Setda Noviyanti Mongkau di MPP tersebut untuk melihat kondisi kantor dan ruangan serta beberapa counter pelayanan yang ada di lokasi ini.

Baca juga : Walikota Manado : Pelaksanaan Parkir Bahu Jalan Harus Sesuai Konsep dan Visi Pembangunan Kota

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini ingin memastikan berbagai fasilitas yang ada dan tersedia menunjang aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Terdapat beberapa fasilitas yang masih kurang dan harus dilengkapi menjadi perhatian Walikota.

Kantor MPP ini, memang belum lama beroperasi. Sebab bangunannya baru selesai dibangun setelah bertahun-tahun terbengkalai.

Baca juga : Buka Kegiatan Penajaman Cascading Kinerja Pemkot, Walikota Ingatkan Tolok Ukur Pencapaian Target

Bagi mantan Ketua DPRD Sulut ini, kehadiran Kantor MPP yang sangat megah ini tentunya dimaksudkan untuk   menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Artinya, kehadiran MPP ini dapat membantu masyarakat dan mempermudah untuk berbagai urusan administrasi dan segala surat menyurat serta masalah perijinan. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, menata parkiran tentu harus disesuaikan dengan konsep dan visi pembangunan Kota Manado dalam melakukan penataan kota

Penegasan tersebut disampaikan Walikota Manado ketika mengikuti pembahasan teknis tentang Pelaksanaan Parkir Bahu Jalan di ruang rapat Kantor Walikota, Rabu (8/6/2022)

“Ada hal-hal yang harus terintegrasi dengan program pembangunan lainnya. Maka harus dibicarakan lebih lanjut dengan instansi terkait,” ujar pejabat yang sangat peduli terhadap pembangunan infrastruktur untuk kepentingan rakyatnya.

Baca juga : Buka Kegiatan Penajaman Cascading, Walikota Ingatkan Tolok Ukur Pencapaian Target

Konsep yang ditawarkan pihak ketiga direspon Walikota namun disampaikan bahwa ada hal-hal substansial yang harus dibahas bersama instansi teknis berdasarkan program pembangunan yang sedang dilaksanakan di Kota Manado.

Sebelum memberikan respon, Walikota yang di dampingi Sekretaris Dinas PerhubunganJeffry Worang dan Kabag Umum Setda Noviyanti Mongkau, mendengarkan pemaparan pihak perusahaan/pihak ketiga yang menawarkan konsep parkiran di Kota Manado.

Baca juga : Peringatan Setahun Kepemimpinan AARS Diwarnai Ibadah dan Launching Batik Manado

Pihak ketiga menyampaikan beberapa contoh penerapan sistem dan aplikasi parkir ini di beberapa daerah di Indonesia yang sudah diterapkan seperti di Semarang, Batam, Makasar dan lain-lain. (lk)

Meimonews.com ‘- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Bhayangkara, Polresta Manado menggelar Bakti Kesehatan berupa Donor Darah di Komplreks Polresta Manado, Selasa (7/6/2022).

Kegiatan yang melibatkan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUP Prof. Kandouw (tujuh orang termasuk Paul Hendrata), RS Bhayangkara Polda Sulut (sekitar tiga orang) dan beberapa personil dari Polresta Manado ini dikoordinasi dokter Arya Perdana.

Dalam kegiatan ini terlihat ibu-ibu Anggota Bhayangkari (termasuk istri-istri perwira) dan Polwan baik dari Polresta Manado maupun Polsek-polsek jajaran, serta dari lingkungan TNI yang menjadi pendonor darah.

“Berdasarkan catatan yang ada, tak kurang dari 150-an orang yang siap mendonorkan darahnya,” ujar Kepala UTD RSUP Kandouw dr. Stephen Lapian kepada Meimonews.com via telefon, Selasa (7/6/2022).

Namun, dari data terakhir, hanya sebanyak 116 orang yang menjadi pendonor. “Hal ini karena ada beberapa calon pendonor tak bisa diambil darahnya karena sesuatu sebab,” jelas Paul Hendrata, yang dihubungi terpisah.

Kegiatan ini dihadiri Kapolresta Manado Kombes Pol. Parulian Sirait, Wakapolresta AKBP Faizol Wahyudi, dan pejabat utama seperti Kabag SDM Kompol Agnes Timbuleng, Kasat Sabhara Kompol Barto Dambe, Kasi Keuangan AKP Nico Tampatty, serta Ketua PC Bhayangkari Polresta Manado Ny. Parulian Sirait. (af)

Meimonews.com – Momen membuka pelaksanaan kegiatan Penajaman Cascading Kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dipakai Walikota Andrei Angouw untuk mengingatkan aparat Pemkot Manado terhadap kinerja yang hendak dicapai.

Ketika memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Gran Puri Manado, Selasa (7/6/2022), Walikota memaparkan soal tolok ukur agar dapat mencapai target dari visi dan misi AARS (Andrei Angouw dan Richard Sualang) sesuai dengan RPJMD Pemkot Manado saat ini.

“Dengan ada target, semua pekerjaan akan menjadi jelas dan saya berharap hal ini menjadi acuan dalam melaksanakan pekerjaan kita. Sekali lagi bahwa target-target itu tercapai dan realistis,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini lantas memberikan beberapa contoh dari beberapa Dinas/Badan yang harus dilakukan sesuai tupoksinya dalam meningkatkan kinerja.

Walikota menyarankan beberapa hal penting yang harus dilakukan oleh Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, PTSP, Dinas Pariwisata dan Dinas/Badan lainnya supaya fokus dengan target dan tolok ukur yang sudah disiapkan sesuai dengan tupoksi masing-masing SKPD.

Di kesempatan tersebut, Walikota juga kembali menyinggung soal gaji dan honor bagi ASN dan THL yang sering tertunda.

Masalah ini sering diutarakannya dalam berbagai pertemuan dan kegiatan bersama jajaran pemerintah kota. Baginya, hal seperti ini akan mengganggu kinerja. “Makanya harus diperhatikan soal gaji ini,” tegas Walikota.

Kegiatan diawali laporan Kepala Bapelitbangda Kota Manado Dr. Lini Tambayong yang memaparkan tentang substansi kegiatan pelaksanaan ini serta hasil evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Kota Manado beberapa tahun terakhir sejak 2011-2021 berdasarkan RPJMD Kota Manado.

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Pemerintah Kota Manado Dr. Micler C.S. Lakat S.H.,M.H, para Asisten, Kepala Balitbangda Kabupaten Banggai, Kepala SKPD Pemerintah Kota Manado, para Camat dan peserta lainnya serta para narasumber dari Menpan RB. (lk)

Meimonews.com -Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ODSK Manado berhasil melakukan operasi perdana bedah digestif di Instalasi Bedah rumah sakit, Senin (6/6/2022).

Operasi dipimpin dr. Fransiskus Andi Silangen, SpB, KBD yang adalah Ketua DPRD Sulut bersama dr. Toar Mambu, SpB, KBD dan turut didampingi Tim Bedah Digestif RSUP Prof. Kandouw yang dipimpin Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB, KBD.

Kepada wartawan, dokter Andi (sapaan akrab Fransiskus Andi Silangen) menjelaskan, operasi yang dipimpinnya adalah operasi laparascopic cholecystectomy untuk mengeluarkan batu empedu dengan menggunakan alat semacam teropong berkamera yang dimasukkan ke dalam rongga perut pasien dengan sayatan rekatif kecil/minimal.

“Dengan teknik ini, jika tanpa komplikasi, pasien bisa pulang dalam 1-2 hari setelah operasi,” ujar  dokter ahli bedah digestif ini.

Direktur RSUD ODSK dr. Enriko H. Rawung, MARS yang ikut mengawal jalannya operasi di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD ODSK menyambut gembira kesuksesan operasi ini.

Dokter Enriko menjelaskan, pasien yang dioperasi adalah seorang wanita berusia 70 tahun. Operasi dilaksanakan sejak jam 18:36-20:15 Wita, dan berjalan sukses.

“Ini membuktikan sistem internal RSUD ODSK telah handal dan sanggup melaksanakan operasi yang terbilang canggih ini,” ujarnya seraya menyebutkan, persiapan operasi cukup rumit, namun pihaknya gembira bisa operasi ini bisa berjala dengan baik.

Dari hasil laporan yang diterima, kondisi pasien pasca operasi baik dan stabil. :Jika tidak ada komplikasi besok atau lusa pasien bisa pulang,” ujar doktet Enrico.

Jenis operasi ini  adalah operasi canggih dengan menggunakan alat laparoscopi yang masih jarang dilakukakan di Sulawesi Utara.

Masalah penyakit batu empedu adalah masalah yang bisa mengganggu fungsi tubuh lain jika tidak ditangani dengan cepat.

Dikerahui, kalau meradang, si batu bisa menyebabkan fungsi liver terganggu, dan kolesterol jahat bisa tidak terkontrol.

Jika upaya mengeluarkan si batu dengan operasi bedah terbuka konvensional, maka pasien bisa dirawat berminggu-minggu di rumah sakit untuk menunggu luka operasi sembuh dengan resiko komplikasi infeksi pasca operasi.

Dengan teknik laparoskopi, hari ini operasi, besok pasien bisa pulang, karena luka sayatan operasi sangat kecil. (lk)

Meimonews.com – Beberapa personil Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut mengirim utusan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keuangan Daerah yang diselenggarakan di Hotel Bidakara, Kamis (2/6/2022)

Personil Bapenda Sulut yang ikut dalam Rakornas tersebut adalah Olvie Atteng (Kepala), Conny Kuhon (Sekretaris), Erick Tambun (Kabid Anggaran) dan Melky Matindas (Kabid Aset).

Selain itu, sejumlah dari Kabupaten/Kota se-Sulut dalam kegiatan yang secara nasional diikuti perutusan 27 Provinsi dan 215 Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Rakornas dibuka Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan ditutup Dirtjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri). Dalam Rakornas sehari ini diadakan tiga panel diskusi dengan menampilkan sejumlah pembicara.

Panel pertama yang mengangkat tema  Bimbingan Percepatan Realisasi APBD dan Penggunaan Produk Dalam Negeri menampilkan pembicara dari BPK, KPK, Reskrim Mabes Polri, Kejagung dan BPKP.

Panel kedua dengan tema Kebijakan dan Implementasi Percepatan Realisasi PAD dan Penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) serta Pelaksanaan Program Taspen menampilkan pembicara dari LKPP, Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Ditjen Bina Pembangunsn Daerah Kemendagri dan Direksi PT Taspen.

Panel ketiga dengan tema Kebijakan dan Implrmentasi Pengelolaan Keuangan Daerah menampilkan pembicara yakni Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah, Direktur Perencanaan Anggaran Daerah, Direktut Pelaksanaam dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah, Direktur Patda, Direktut Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah serta Direktur BUMD, BLUD dan BMD.

Padaa Rakornas, diadakan Penganugerahan Realisasi PAD Tahun 2021 berupa Realisasi Patda Tertinggi, Realisasi Belanja Daerah Tertinggi, Realisasi Peningkatan PAD Tertinggi, dan Penghargaam Realisasi Program Taspen (Taspen Award).

Dalam percakapan dengan Meimonews.com via WA, Senin (6/6/2022), Sekretaris Bapenda Sulut Conny Kuhon mengungkapkan, pada Rakornas tersebut, beberapa Kabupaten/Kota di Sulut mendapat penganugerahan/penghargaan.

Kabupaten Bolaang Mongondouw meraih penghargaan tertinggi tingkat Kabupaten sementara Kota Kotamobagu untuk tingkat Kota. Khusus penghargaan peningkatan PAD, Kota Tomohon masuk kategori tertinggi. (af)

Meimonews.com – Markus Paulus Rasuh terpilih sebagai Hukum Tua Desa Lolah 3 Kecamatan Tombariri Timur Kabupaten Minahasa setelah dalam proses pemilihan yang diadakan, Selasa  (31/5/2022) berhasil mengungguli calon lainnya.

Pada pemilihan yang turut dihadiri perwakilan Kejaksaan, Staf Khusus Bupati, Perwakilan Polres, Polsek Tombariri dan Camat tersebut, Rasuh mengalahkan tiga calon lainnya dengan suara cukup signifikan.

Baca juga : KTN Hadirkan Kepala BNN Sulut sebagai Pembicara Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA Katolik St. Ignatius Malalayang

Rasuh yang merupakan calon nomor urut 1 mendapat dukungan sebanyak 316 suara, nomor urut 2 Rini Terok 54 suara, nomor urut 3 Yance Wondal 248 suara dan nomor urut 4 Sakarias Karundeng 52 suara. Satu suara rusak.

Mantan Hukum Tua Desa Lolah 3 ini memiliki visi sebagai calon Hukum Tua yakni  Terwujudnya Desa Lolah 3 yang Religius, Berdaya Saing, Aman dan Damai serta Menjamin Kesinambungan Pembangunan.

Baca juga : Misa Syukur, Awali Perayaan 60 Tahun Hidup Membiara Mgr. Yos

Untuk misinya, ada enam yakni, pertama, mewujudkan keimanan dan ketagwaan kepada Tuhan yang Mahaesa. Kedua,  meningkatkan sumber daya manusia yang berbasis digitalisasi. Ketiga,  memberdayakan potensi sumber daya alam berbasis lingkungan hidup.

Baca juga : Limi dan Rinny Resmi Bupati Bolmong dan Bupati Sangihe

Keempat, meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana pertanian. Kelima,  menjamin keamanan,  keyamanan dan kedamaian hidup bernasyarakat. Keenam,  menjamin kesinambungan berbasis SDGs (Subtainable Development Goals). (af)

Meimonews.com – Tim Keimigrasian Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung Kanwil Kemenkumham Sulut, Rabu (18/5/2022).

Tim Keimigrasian yang melakukan kunker tersebut terdiri dari Direktur Izin Tinggal Keimigrasian Pramella Yunidar Pasaribu dan Analis Keimigrasian Ahli Utama Ronny F. Sompie dan M. Tamin Setiawan.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Mendampingi Tim Keimigrasian Kemenkumham RI dalam kunker ini adalah Kepala Divisi Keimigrasian, Pejabat Struktural dan Staf Kantor Wilayah Kemenkumham Sulut.

Kunker tersebut dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi terkait dengan pelayanan keimigrasian khususnya pelayanan Izin Tinggal Keimgrasian sekaligus penguatan dalam pembangunan Zona Integritas WBK/WBBM di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung Kanwil Kemenkumham Sulut.

Baca juga : Pertama Kali Ikut Lomba OSN, SMA Katolik St. Ignatius Malalayang Siapkan 10 Siswa

Di akhir kunjungannya, Direktur Izin Tinggal Keimigrasian Pramella Yunidar Pasaribu menegaskan terkait dengan pelayanan keimigrasian khususnya pelayanan Izin Tinggal agar segera disosialisasikan secara massif terkait dengan peraturan terbaru PMK No. 9/PMK.02/2022 yang mengatur tentang Tarif terbaru pelayanan Izin Tinggal. (lk)

Meimonews.com – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN-RI) Komjen Pol. Dr. Petrus Reinhad Golose melantik dua pejabat BNN-RI di Kantor BNN-RI, Jumat (13/5/2022).

Pelantikan kedua pejabat tersebut  berdasarkan pada Keputusan Presiden RI No. 50/TPA Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkingan BNN.

Kedua pejabat itu adalah Drs. Tagam Sinaga, MM sebagai Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Dayamas) BNN-RI dan Kombes Pol. Rudi Ahmad Sudrajat, SIK, MH sebagai  Kasubdit Perencanaan Teknis dan Evaluasi Direktorat Intelejen Deputi Pemberantasan BNN-RI.

Baca juga : Menkes Beberksn Cara Cegah Hepatitis Akut

Dalam sambutannya, Komjem Pol. Golose menyebutkan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan penghargaan tertinggi  dari institusi. “Jadikan jabatan ini sebagai berkat dan amanah  yang wajib dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, sebagaimana sumpah jabatan yang telah saudara ucapakan,” ujar.Golose.

Kepada pemangku jabatan Deputi Dayamas yang baru, Golose  menitikberatkan target kebijakam program Kota Tanggap Narkoba (Kotan), sesuai dengan Renstra BNN 2020-2024 yakni sebanyak  60 kabupaten/kota.

“Capaian penilaian Kotan tahun 2021 sebanyak 101 Kotan yang terdiri dari 4 wliayah kategori Sangat Tanggap, dan 97 wilayah dengan kategori Tanggap Ancaman Narkoba,” ujarnya.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Golose berharap di bawah kepemimpinan Sinaga, mampu memenuhi target 2022 yakni 90 kabupaten/kota  atau bahkan melebihi target seperti tahun sebelumnya.

Disampaikan, berdasarkan capaian kinerja tahun 2021, kegiatan pemberdayaan alternatif telah bethasil melakukan kerjasama pada 3 pilot project, salah satunya penanaman jagung di atas lahan seluas 7.090 hektar dengan  melibatkan 6.710 orang petani dan menghasilkan 49.630 ton jagung di Provinsi Aceh.

” Saya harap pada tahun 2022 akan ada terobosan kreatif program Grand Disign Alternative Development (GDAD)  maupun dalam pemulihan kawasan rawan narkoba,”  ujarnya, seperti dikutip Humas dan Protokol BNN-RI.

Baca juga : Saat Membuka Musprov X, Walikota Manado Ungkapkan Beberapa Harapan

Di akhir sambutannya, Golose berpesan untuk terus meningkatkan kepercayaan  masyarakat melalui Tagline War on Drugs dengan lebih cepat  dan tak boleh surut (speed up never let up).

Kepada pejabat yang dilantik, Golose meminta untuk segera membuktikan kemampuannya dengan menunjukkan prestasi kerja yang baik, beradaptasi cepat dengan tugas jabatan yang baru serta mampu bekerja dengan  keras dan cerdas. (lk)