Victor Mailangkay (tengah, berpakaian.loreng) bersama sejumlah pimpinan organisasi KB TNI-Polri

 

Meimonews.com – Victor Mailangkay kembali dipercaya untuk memimpin Generasi Muda (GM) Forum Komunukasi Putra Putri TNI – Polri (FKPPI) Sulawesi Utara masa bakti tahun 2021 – 2026.

Kepercayaan tersebut diberikan kepada Mailangkay (ketua masa bakti 2016 – 2021) saat Musyawarah Daerah (Musda) IX organisasi yang diselenggarakan di Makaodam XIII / Mdk, Senin (18/10/2021).

Dari semua Pengurus Cabang (PC) yang menjadi peserta forum tertinggi tingkat daerah tersebut, secara aklamasi memilih Mailangkay (setelah laporan pertanggungjawaban pengurus diterima) untuk menjadi nakoda GM FKPPI Sulut lima tahun ke depan.

Wakil Ketua DPRD Sulut itu menerima kepercayaan yang diberikan dengan tekad bersama PD yang akan disusun Tm Formatur membangun sinergitas bersama TNI – Polri dan Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw untuk membangun daerah Bumi Nyiur Melambai ini.

Musda GM FKPPI Sulut yang turut dihadiri perwakilan pimpinan organisasi keluarga besar TNI – Polri yakni PPM, KBPPP dan PPP Brimob tersebut dibuka pelaksanaannya oleh Pangdam XIII / Mdk Mayjen TNI Franky Mamahit di dampingi antara lain Waketum PP GM FKPPI Agus Sujanto, Kaban Kesbang Sulut Stevan Liouw (mewakili Gubernur Sulut, Wakapolda Sulut, perwakilan Danlanudsri, Danlantamal, Danrem 131 / Santiago.

Untuk acara penutupan dilakukan Kapolda Sulut Irjen Pol. Nana Sujana di dampingi antara lain Pangdam, Danlanudsri, Dan Lantamal, Waketum PP GM FKPPI, dan Ketua PD terpilih. (lk)

Meimonews.com – Keberhasilan Tim Tinju Sulawesi Utara di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 Papua terletak pada kekompakan semua stake-holder (pemangku kepentingan).

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Pengprov (Pengurus Provinsi) Pertina (Persatuan Tinju Nasional) Sulut Reyno Franciano Bangkang dalam percakapan lewat telefon dengan Meimonews.com, Rabu (14/10/2021).

“Kunci keberhasilan Tim Tinju Sulut di PON kali ini adalah karena adanya kekompakan semua pihak, pemangku kepeentingan baik petinju, pelatih, pengurus, Pemprov Sulut, Pemkot Manado dan dukungan dari masyarakat,” ujar Bangkang.

Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Manado ini menjelaskan, bila tidak ada kekompakan tersebut, ia tidak meyakini Tim Tinju mendulang keberhasilan seperti yang dicapai yakni dua medali emas, satu perak dan satu perunggu dari lima petinju yang diutus ke ajang PON Papua.

Pada PON 2016 di Jawa Barat, Tim Tinju Sulut hanya berhasil meraih dua perunggu yakni dari Irvan Tetonda dan Novly Engkeng dari enam petinju yang diutus.

“Oleh karena keberhasilan ini, saya selaku Ketua Umum Pengprov Pertina Sulut menyampaikan terima kasih atas kekompakkan semua pihak dan dukungan dari masyarakat,” ujarnya.

Tim Tinju Sulut untuk PON 2021 dilatih oleh Bonix Saweho (Ketua Komtek dan Kepelatihan Pengprov Pertina Sulut), I Wayan Sudia dan Patrick Timbowo. Para petinjunya adalah Veronika Nicolas (kelas 54 kg putri), Juandly Abbas (kelas 46 kg putra, Adrianus Salamisy (kelas 60 kg putra),. Farrand Papendang (kelas 64 kg putra), dan Toar Sompotan (kelas 81 kg putra).

Sebelum keberangkatan tim, Bangkang mengungkapkqn target yang akan dicapai setelah melihat latihan yang dilakukan Tim Pelatih dan motivasi yang diberikan adalah dua medali emas. Dan, ternyata berhasil. Bukan hanya dua medali emas tapi juga ditambah satu perak dan satu perunggu.

Dengan keberhasilan ini, perolehan medali Tim PON Sulut jadi bertambah dan meningkatkan urutan perolehan medali dan peringkat secara keseluruhan.

Secara terpisah, Bonix Saweho mengungkapkan rasa terima kasihnya atas keberhasilan ini karena adanya keterlibatan dan dukungan dari banyak pihak dan (terutana) perkenanan Tuhan.

“Terima kasih untuk semuanya itu,” ujar Camat Tuminting itu kepada Meimonews.com. (lk)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Utara mengelar. kegiatan Informasi dan Edukasi melalui Talkshow / Tatapmuka kepada Siswa-siswi SMK Negeri 2 Manado di kompleks persekolahan yang terletak di Jl. Pumorow Manado, Kamis (7/10/2021).

Sejunlah naraumber / pembicara ditampilkan pada kegiatan yang dimoderatori Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran dan diikuti 55 siswa dengan mengikuti protokol kesehatan pandemi Covid-19 tersebut.

Narasumber / pembicara tersebut adalah Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Victor J. Lasut yang sekaligus membuka acara, Koordinator Bidang P2M BNN Sulut Sam G. Repy yang membawakan materi Upaya P4GN dalam rangka War on Drugs, Sekdispora Sulut Ronny F. Siwu tentang Peran Pemuda dalam Memerangi Narkoba.

Selain itu, Irene DC Rindorindo tentang Teknik Komunikasi Langsung dan Pemanfaatan Media Komunikasi untuk War on Drugs serta Plt Sub Koordinator Pencegahan Bidang P2M BNN Sulut Dian Yuni Seria tentang Penjelasan dan Pengisian Dectari.

Lasut dalam pemaparan materinya menjelaskan tentang apa itu narkoba jenis-jenis narkoba, bahaya narkoba, Indonesia Darurat Narkoba, Prevalensi penyalahgunaan Narkoba di Indonesia da khususnya di Sulut, upaya P4GN dan peran pemuda dalam P4GN.

Diungkapkan, saat menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Sulut, ia pernah menangkap pengedar Narkoba di depan Kompleks sekolah, yang dulunya masih belum seramai saat ini dan di beberapa sekolah lainnya di daerah ini.

Lasut berharap, setelah kegiatan informasi dan edukasi ini, siswa-siswa di sekolah ini bisa menyampaikan tentang bahaya narkoba ke teman-teman lainnya baik yang bersekolah di SMK Negeri 2 Manado maupun teman-teman sekolah lain dan keluarga.

“Dengan demikian, adik-adik telah berperan dalam P4GN (pencegahan dan Pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” ujar mantan Direktur Reserse Umum Polda Sulut ini.

Kegiatan di SMK Negeri 2 Manado pimpinan Julius R. Koloay ini dilaksanalan oleh panitia yang diketuai Sub Koordinator Pemberdayaan Bidang P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat) BNN Sulut Terry Tikoalu. (lk)

Meimonews.com – Perang masa kini yang terjadi dan perlu diwaspadai oleh Indonesia, salah satunya adalah proxy war (perang modern).

“Proxy war tidak melalui kekuatan militer tetapi perang melalui berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, baik politik, ekonomi. sosial budaya, termasuk hukum,” ujar Handoyo Sugiarto ketika memberikan pembekalan kepada Calon Pengurus PMKRI Gorontalo pimpinan Jujur Marpaung di Sekretariat PMKRI Gorontalo, Sabtu (2/10/2021).

Depertim PMKRI Gorontalo dan juga Ketua Pengurus Daerah KB FKPPI Gorontalo ini lantas menguraikan tentang latar belakang / sejarah proxy, ancaman yang akan ditimbulkan, kegiatan, pentahapan, konsep menghadapi proxy war.

Dikemukakan, perang modern adalah perang yang sangat berbeda dengan konsep, metode dan teknologi militer sebelumnya, menekankan bagainana hambatan harus dimodernisasi untuk menjaga kelayakan pertempuran mereka.

“Karena itu, perang modern adalah siubyek yang berkembang, terlihat berbeda di waktu dan tempat yang berbeda,” tandas Handoyo.

Menurutnya, ada beberapa indikasi perang modern di Indonesia. Di antaranya, gerakan separatists, demonstrasi massa, penerapan regulasi yang merugikan, dan peredaran narkoba.

Terkait dengan pentahapannya, Handoyo menjelaskan tahap-tahapnya ada lima yakni infiltrasi, eksploitasi, politik adu domba, cuci otak (brain wash), dan invasi / pencapaian sasaran.

Meyinggung soal konsep menghadapi perang modern ini, dijelaskan, generasi muda (termasuk mahasiswa) adalah generasi baru yang cepat atau lambat akan menggantikan generasi sebelumnya. Regenerasi ini terjadi secara alamiah.

“Bukan tidak mungkin mahasiswa akan menjadi agen-agen perubahan dalam sejarah Indonesia,” sebut Kadis PU Provinsi Gorontalo ini seraya menyebutkan, oleh karena itu mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus berperan penting dalam upaya pencegahannya.

Untuk menangkal proxy war, menurut Handoyo, ada langkah-langkah konkrit upaya dilakukan yakni iidentifikasi dan kenal masalah, ahli sesuai bidang masing-masing, gerakan pemuda berbasis wirausaha, mengadakan komunitas belajar, dan program pembangunan karakter.

“Diharapkan, sebagai generasi penerus bangsa, memahami tentang proxy war dan mampu menghadapi proxy War dalam kehidupan sehari-hari, sesuai dengan aturan atau perundang-undangan yang berlaku,” kata Handoyo. (lk)

Meimonews.com – Ratusan masker dan puluhan paket sembako dibagikan kepada warga/umat Katolik oleh ibu-Ibu yang tergqbung dalam Kaum Ibu Katolik (KIK) Santa Faustina Paroki Santu Kristoforus Gorontalo dalam kegiatan Peduli Covid-19, Rabu (29/9/2021).

Aksi nyata mendukung upaya memutus matarantai penyebaran Covid-19 dan membantu mereka terkena dampaknya tersebut dilakukan di beberapa lokasi di tiga Kabupaten di Provinsi Gorontalo.

Setelah dilepas dengan doa oleh Pastor Paroki St. Kristoforus Gorontalo Pastor Marcelino Ronny Singal Pr di pastoran, rombongan KIK dan beberapa Pengurus dan Anggota KBK (Kaum Bapak Katolik) Paroki segera bergerak menuju lokasi sasaran sumbangan.

Lokasi awal yang dikunjungi adalah Desa Jati Mulya Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo. Dengan diantar Ketua Stasi Bongo Paroki St. Theodorus Kaaruyan Boalemo Panut Handoko, rombongan mendatangi rumah-rumah umat yang akan diberikan bantuan.

Setelah di Jati Mulya, rombongan menuju Desa Bulalo Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara. Belasan umat di Stasi Kwandang pimpinan Amandus B diberikan bantuan.

Ketika berada di pertigaan jalan menuju Pelabuhan Anggrek Kwandang, rombongan membagikan masker kepada warga termasuk pengemudi dan penumpang kendaraan termasuk bentor (kendaraan tradisional setempat) yang tidak memakai masker.

Kemudian, rombongan menuju lokasi berikut yaitu di Limboto Kabupaten Gorontalo. Puluhan masker dan sejumlah paket sembako diberikan kepada umat Stasi Limboto yang dipimpin Anneke Paula Rantung.

Aksi Peduli Covid-19 yang dimaksudkan pula untuk mendukung Surat Edaran Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC tahun 2021 tersebut mendapat dukungan Pastor Paroki St. Kristoforus Gorontalo Pastor Marcelino Ronny Singal Pr dan Pastor Paroki St. Theodorus Kaaruyan Pastor Nico Rumbayan MSC serta sejumlah pihak termasuk KBK Paroki Gorontalo.

Magretha Johana Tinangon (Ketua KIK Sta. Faustina Paroki St. Kristoforus Gorontalo), sangat senang dan berterima kasih karena kegiatan yang mendapat dukungan banyak pihak termasuk Kaum Bapak Katolik (KBK) Paroki Gorontalo dan pastor di dua paroki bisa berjalan dengan baik dan sukses.

Kegiatan yang difasilitasi Talulembang Sule (aktivis awam Paroki Gorontalo) ini diharapkan menjadi pemacu semangat ibu-Ibu Katolik yang di Paroki St. Kristoforus Gorontalo. Diharapkan pula agar ada aksi / kegiatan lanjutan / lain, setelah kegiatan Peduli Covid-19 ini.

Sejumlah umat / warga yang diwawancarai Meimonews.com sangat senang dan berterima kasih atas perhatian / kepedulian dari KIK Paroki St. Kristoforus Gorontalo ini.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Kaum Ibu Katolik (KIK) Paroki Kristoforus Gorontalo yang telah memberikan bantuan berupa masker dan sembako. Tuhan memberkati ” ujar salah satu penerima bantuan. (lk)

Meimonews.com – Cabang olahrqga (cabor) tinju targetkan mendapat dua medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 Papua. Target demikian dikarenakan persiapan yang dilakukan sudah cukup memadai.

“Untuk PON Papua (tahun 2021, kami menargetkan atlit / petinju kita mendapat dua medali emas,” ujar Ketua Umum Pengprov Pertina (Persatuan Tinju Nasional) Sulut Reyno Franciano Bangkang kepada Meimonews.com di Manado, Kamis (23/9/2021) siang.

Target demikian, menurut Bangkang, tidak muluk – muluk karena persiapan yang dilakukan sudah cukup memadai. Apalagi Sulut adalah gudang petinju nasional dan sangat diperhitungkan di kancah nasional.

Dikemukakan,. Pengprov Pertina Sulut menargetlan demikian agar para petinju berusaha untuk mencapai target tersebut. “Dengan demikian, para petinju akan fokus bertanding dan berusaha meraih prestasi tertinggi (medali emas),” ujar Bangkang.

Ketika disinggung dari kelas mana saja yang akan mendapat medali emas, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Manado ini enggan menyebutkan. “Rahasia,” tegasnya singkat sambil tertawa.

Kendati demikian, Bangkang menyebutkan, semua petinju berpeluang mendapat medali emas. Apalagi nereka semua (para petinju Tim PON Sulut) sudah berlatih keras di bawah koordinasi Ketua Komtek dan Kepelatihan Bonix Saweho.

Semuanya, jelas Bangkang adalah hasil seleksi yang ketat dari petinju – petinju terbaik di daerah ini.

Menyinggung tentang daerah – daerah mana saja yang menjadi lawan terberat, Bangkang menegaskan, “semua daerah. Apalagi semua daerah .baik DKI, Papua, Sumatera dan lain terlihat cukup siap dan tak mau kalah dengan target medali emas.

“Itulah sebabnya kita tidak boleh pandang enteng. Harus fokus, full perhatian, harus mengerahkan semua kekuatan yang ada,” tandas mantan Kapolsek Malalayang ini.

Lima petinju Sulut yang dipersiapkan untuk berlaga di ajang PON Papua 2021adalah Veronika Nicolas (54 kg putri), Juandly Abbas (46 kg putra), Adrianus Salamisy (60 kg putra), Farrand Papendang (64 kg putra) dan Toar Sompotan (81 kg putra).

Mereka dilatih oleh Bonyx Saweho, I Wayan Sudia dan Patrick Timbowo. (lk)

Meimonews.com – Lima petinju Sulawesi Utara dipersiapkann untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021.

Kelima petinju tersebut akan turun di kelas .54 kg putri (Veronika Nicolas), kelas 46 kg putra (Juandly Abbas), kelas 60 kg putra (Adrianus Salamisy),.kelas 64 kg putra (Farrand Papendang), dan kelas 81 kg putra (Toar Sompotan).

Pantauan Meimonews, kelima petinju tersebut lagi intens melakukan di Kompleks GOR Wolter Robert Mongisidi, Sario Manado baik fisik maupun teknis.

Mereka dilatih oleh Bonyx Saweho, I Wayan Sudia dan Patrick Timbowo.

Tim Sulut pada PON 2016 Jawa Barat meraih dua perunggu dari kelas 49 kg atas nama Irvan Tetonda dan kelas 52 kg atas nama Novly Engkeng.

Untuk PON 2021 Papua, sebut Bonix Saweho (Pelatih Tim Tinju Sulut), Pengprov Pertina Sulut menargetkan petinju Sulut mendapat 1 medali perunggu.

“Kalau Tuhan sayang dan berkenan, target tersebut bisa dicapai. Bahkan, bila dimungkinkan semua atlit bisa membawa pulang medali karena semua berpeluang mendapat medali,” ujar Camat Tuminting itu dalam percakapan dengan Meimonews.com di sela latihan, Rabu (22/9/2021) pagi. (lk)

Meimonews.com -Jujur Marpaung terpilih sebagai Mandataris / Formatur Tunggal / Ketua Presidium PMKRI Calon Cabang Gorontalo St. Yohanes Paulus II pada forum Rapat Unum Anggota PMKRI Calon Cabang Gorontalo yang diadakan di Pastoran Paroki St. Kristoforus Gorontalo, Sabtu (18/9/2021).

Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gorontalo ini berhasil mengalahkan Calon lainnya yakni Stevan Lintang (Koordinator Pengurus PMKRI Kota Jajakan Girontalo) dengan perolehan lima suara sedang Stevan hanya memperoleh dua suara.

Pimpinan Sidang yang diketuai Andreas Hulu di dampingi Shorinji Kaporoh (Sekretaris) dan Maria KA Bay (Anggota) langsung mengesahkan hasil tersebut disaksikan Pastor Moderator Marcelino Ronny Singal Pr, Talulembang Sule dan Handoyo Sugiarto (Depertim), Ketua Presidium PMKRI Manado Andreas Buanglera, Anggota dan simpatisan serta sejumlah undangan seperti Rita Tinangon dan Ferdinand Kaporoh.

Kepengurusan PMKRI Gorontalo akan disusun Kapres (Ketua Presidium) dalam jangka waktu sebulan untuk pengesahan / pelantikan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI).

Dalam forum RUACC tersebut, selain pemilihan Mandataris / Formatur Tunggal / Ketua Presidium, diadakan pula pembahasan Nama Pelindung, Lambang dan Anggaran Rumah Tangga Calon Cabang (ARTCC) PMKRI Gorontalo.

Sebelum RUACC, diadakan Sidang Kehormatan dalam rangka Peningkatan Status PMKRI Gorontalo dari Kota Jajakan menuju Calon Cabang yang dipimpin Kapres PMKRI Cabang Manado Andreas Buanglera.

Pastor Moderator PMKRI Gorontalo / Pastor Paroki St. Kristoforus Gorontalo Pastor Marcelino Ronny Singal Pr dalam sambutannya mengapresiasi atas peningkatan status ini dan mengungkapkan rasa bangganya dengan kehadiran PMKRI Gorontalo.

Pastor Ronny (sapaan akrabnya) telah melihat dan merasakan makna kehadiran PMKRI di Gorontalo. “Telah terlihat aktivitas PMKRI Gorontalo. Ada beberapa kegiatan yang telah dilakukan,” ujarnya.

Sejumlah kegiatan tersebut,.menurut data Meimonews.com, tak terlepas kaitannya dengan dukungan / bantuan dari Talulembang Sule dan Handoyo Sugiarto (Depertim), Daud Sandalayuk (Dosen), Wimala Weliangan dan lain-lain.

Semangat tersebut ,sambung gembala yang sangat menyuport kehadiran PMKRI Gorontalo, kiranya terus berkobar dalam diri anggota PMKRI Gorontalo untuk membangun gereja dan tanah air.

Depertim PMKRI Gorontalo Talulembang Sule berharap, adanya peningkatan status PMKRI Gorontalo dari Kota Jajakan menjadi Calon Cabang akan memacu semangat warga PMKRI Gorontalo intuk terus meningkatkan prakarsa dan inisiatif menjadikan PMKRI sebagai candradimuka bagi pembentukan calon-calon pemimpin yyang kelak siap menyumbangkan dharma baktinya bagi kemajuan gereja dan masyarakat dalam berbagai medan pengabdian.

PMKRI Gorontalo, sebut mantan Ketua PMKRI Cabang Manado ini, harus menjadi organisasi kader. Tentu saja kader yang dihasilkan adalah kader yang paripurna yang memiliki kapasitas kepemimpinan yang mumpuni, ditopang oleh penguasaan Ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain itu,.”memiliki kepedulian dan kepekaan sosial maupun keluhuran budi pekerti atas dasar iman kekatolikan yang kuat berakar,” ujar Sule, yang bersama Lexie Kalesaran menjadi pemrakarsa / Penggerak kehadiran PMKRI di Gorontalo.

Peningkatan status PMKRI Gorontalo dari Kota Jajakan menjadi Calon Cabang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Pengurus Pusat (PP) PMKRI No. : 22/SK/PP-PMKRI/I-F/VIII/2021 tertanggal 30 Agustus 2021.

SK teraebut diadakan Ketua Presidium PMKRI Cabang Manado Andreas Buanglera pada Sidang Kehormatan yang dipimpinnya di dampingi Koordinator Pengurus PMKRI Kota Jajakan Gorontalo Stevan Lintang dan Ketua Tim Kerja Peningkatan Status PMKRI Gorontalo dari Kota Jajakan menjadi Calon Cabang Shorinji Kaporoh.(af)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut menggelar dua kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peresaean Gelap Narkoba.(P4GN) di tempat yang sama tapi peserta dan waktunya berbeda.

Bimtek pertama dilakukan bagi lingkungan pemerintahan pada Selasa – Rabu (14-15/9/2021) yang diikuti puluhan peserta sedang bimtek kedua dilakukan bagi Lingkungan Pendidikan pada Kamis-Jumat (16-17/9/2021) yang diikuti puluhan peserta.

Tampil sebagai pengajar pada dua kegiatan tersebut adalah Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Victor Jefry Lasut yang membawakan materi Strategi Pencegahan dalam P4GN, Ditreserse Narkoba Polda Sulut Kompol Elia Maramis (Aspek Hukum dalam P4GN, Psikolog Lengkana Nasman (Pengerahuan Dasar Adiksi, Konsoling dan Rehabilitasi).

Dosen Politeknik Manado Beldi Tombeg (Dinamika Kelompok). Ketua Komunitas Anti Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran (Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam P4GN), Direktur LBPPPSDM Jeinner J. Rawung (Pengembangan Karakter Individu sebagai Penggiat P4GN), Staf Balai Bahasa Irene DC Rindorindo (Public Speacking dalam Penyampaian P4GN), dan Kabid P2M BNN Sulut Sam G. Repy (Action Plan).

Pembukaan kedua Bimtek tersebut dilakukan Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Victor Jefry Lasut di dampingi Kabid P2M Sam G. Repy dan Kasie Pemberdayaan Bid. P2M Terry Tikoalu. (af)

Meimonews.com – Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Amrin Ibrahim menyambangi Sekretariat PD KB FKPPI (Pengurus Daerah Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri TNI/Polri) Provinsi Gorontalo yang berada di Jl. Prof. Dr. Aloe Saboe, Jumat (17/9/2021).

Kunjungan Danrem yang di dampiingi Kasiter Rem 133/Nani Wartabone Kol. Inf. Marthen Pasunda tersebut dimaksudkan untuk memantapkan jalinan silahturahmi PD KB FKPPII dengan Korem 133/Nani Wartabone.

Sejumlah personil PD KB FKPPI Provinsi Gorontalo yang diketuai Handoyo Sugiarto mendampingi Handoyo, di antaranya Sekretaris Acmad Hulopi.

Di momen silaturahmi tersebut, Danrem menyampaikan terima kasih kepada Ketua PD KB FKPPI Provinsi Gorontalo yang telah memberikan kesempatan kepada pejabat Korem untuk bersilaturahmi ke SSekretarit PD KB FKPPI Gorontalo.

Danrem memperkenalkan dan berharap agar kerjasama PD KB FKPPI dengan Korem terus dimantapkan bahkan ditingkatkan di waktu-waktu mendatang.

Di samping itu, saling memberi informasi apapun yang ada di dalam maupun di.luar FKPPI serta saling bekerjasama.

Danrem juga berharap agar anggota KB FKPPI dapat berperan aktif dalam upaya penanganan Covid-19 serta menjadi contoh dan pelopor protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 dapat segera terbatas.

Diiharapkan pula agar KB FKPPI berperan dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme di Gorontalo.

“Salah satu fungus dari FKPPI adalah sebagai penegak NKRI dan mencegah adanya paham radikalisme dan terorisme,” ujar Brigjen Ibrahim.

Saat silaturahmi tersebut, Damrem mengungkapkan rasa bangganya karena Korem 133 / Nani Wartabone sudah meningkat statusnyaa menjadi tipe A dan Danremnya berpangkat brigjen, apalagi saat ini Danremnya orang Gorontalo. (lk)