Meimonews com – Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Kota Manado Tahun 2023 terus bertugas dan merampungkan kerjanya terkait dengan penanganan pasca bencana banjir dan tanah longsor, Januari 2023, yang saat ini sudah memasuki masa Transisi Darurat Pemulihan Bencana.

” Kami, Satgas Penanggulangan Bencana Alam Kota Manado yang dipimpin Sekda Kota Manado pak Micler Lakat terus melakukan tugas di masa pemulihan ini, yang akan berakhir 27 April 2023,” ujar Sekretaris Satgas Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Selasa (11/4/2023).

Pelaksanaan kegiatan ini, sambung Sambuaga, terus dipantau dan diberikan arahan oleh Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang agar berjalan sebagaimana mestinya.

Dikemukakan, penanganan masa Transisi Darurat Pemulihan Bencana Alam melibatkan satuan kerja yang ada di Kota Manado. Ada koordinasi dan rapat-rapat sehingga bila masalah-masalah bisa secepatnya diselesaikan.

Demikian pun, sambung Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado ini, pelaporan dan progresnya senantiasa dibuat oleh Satgas sehingga segala kegiatan dapat terukur dan dipertanggungjawabkan.

Kegiatan penanganan pasca bencana yang kini sudah memasuki masa Transisi Tanggap Darurat kedua bukan saja hanya kepada warga yang sudah dipindahkan ke Pandu dan hal-hal terkait dengan itu tapi juga bagi warga yang fasilitas pemukimannya rusak serta perbaikan sarana/prasarana penyebab banjir dan longsor.

“Saat ini, antara lain sedang perbaikan dan rehab rumah-rumah warga yang rusak akibat terdampak bencana serta pelebaran sungai dan perbaikan tanggul-tanggul sungai yang rusak atau pengadaannya, dan lain-lain,” ujar Sambuaga.

Khusus untuk warga yang tinggal di bantaran sungai seperti di Bailang, Pemerintah Kota Manado telah menyiapkan pemukiman di Pandu. (lk)

Meimonews.com – Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si, IPU Asean Eng menegaskan, apel kerja ini tidak hanya kegiatan rutin yang dilaksanakan tanpa makna tapi merupakan momentum yang tepat untuk mengevaluasi sejauhmana pelaksanaan tugas dan kinerja yang telah dilakukan sambil mempersiapkan pelaksanaan tugas dan kerja ke depan.

Hal tersebut ditegaskan Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Minahasa Dr. Lynda  Deasy Watania, SE, M.Si pada Apel Perdana Awal April di Gedung Wale Ne Tou Tondano, Selasa (11/4/2023).

Apel yang dipimpin Watania sebagai pembina apel ini diikuti seluruh ASN Eselon I, II, III, dan IV dan THL Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Bupati menambahkan, apel perdana dilaksanakan dalam rangka memperkuat motivasi serta membangun kebersamaan tim kerja Pemerintah Daerah dalam mensinergikan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

“Agar selaras dengan dinamika tuntutan perubahan yang berkembang dalam lingkup pemerintahan baik nasional maupun daerah, termasuk di dalamnya transformasi digitalisasi dalam pelayanan publik,” ujar Sekda Minahasa Dr. Lynda Watania mengutip sambutan Bupati.

Kepada semua ASN dan THL lingkup Pemkab Minahasa diminta untuk menciptakan sistem dan mekanisme kerja yang mengikuti aturan dan prosedur, dengan ramah dan santun, membangun koordinasi dan komunikasi yang efektif, serta meningkatkan performance dan kinerja individu maupun organisasi.

Terkait dengan cuaca saat ini yang cenderung berubah-ubah, diminta mencermatinya. Kepada ASN dan THL diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam, sambil memperhatikan kebersihan dan keindahan halaman dan lingkungan di sekitar.

Di momen ini, Bupati dan Wakil Bupati Dr. (Hc) Robby Dondokambey, S.Si, MAP menyampaikan terima kasih dan memberi apresiasi kepada semua yang telah berperan aktif sehingga Pemkab Minahasa meraih beberapa penghargaan di awal tahun 2023 berkaitan dengan kinerja yang telah dilaksanakan bersama.

”Semoga dengan keberhasilan atas kerja jajaran Pemerintah Daerah, DPRD, Forkopimda serta partisipasi masyarakat akan meningkatkan pembangunan yang bermuara kepada kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Minahasa,” ujar Sekda mengutip Bupati.

Di awal sambutannya, Bupati menyampaikan selamat Paskah kepada umat kristiani dengan harapan semoga makna kebangkitan Tuhan Yesus akan meningkatkan iman dalam kehidupan orang percaya yang memiliki hidup berkemenangan dan pengharapan akan kehidupan yang kekal. (*)

Meimonews.com – Hari-hari belakangan ini, wilayah Kabupaten Minahasa dilanda hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang, yang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan tanah longsor.

Menyikapi hal itu, Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Minahasa mengimbau kepada warganya agar selalu waspada terhadap segala kemungkinan yang bisa terjadi.

“Waspadai terhadap kemungkinan resiko bencana yang dapat terjadi,” sebut Kadis Kominfo Maya Marina Kainde, SH, MAP dalam siaran persnya mengutip imbauan Bupati Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si, IPU Asean Eng dan Wakil Bupati Dr. (Hc) Robby Dondokambey, S.Si, MAP, Sabtu (8/4/2023).

Warga yang berada di lokssi ketinggian atau lereng gunung yang rawan terjadinya bencana banjir dan longsor diharap berhati-hati. Hindari pohon-pohon yang rawan tumbang.

“Berhati-hatilah bila melakukan aktivitas di luar rumah baik menggunakan kendaraan bermotor maupun berjalan kaki,” imbaunya.

Diimbau pula untuk selalu mengikuti informasi  BMKG (Badan Meteorologi dan Geofisika) dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) serta menjaga kebersihan lingkungan. (Fer)

Meimonews.com -:Umat Stasi St. Fransiskus Xaverius Maumbi Paroki Sta. Ursula Watutumou pimpinan Decky Dumanau melakukan Perarakan Jalan Salib di Perayaan Jumat Agung, Jumat (7/4/2023).

Perarakan dilakukan dengan mengitari Desa Maumbi Kecamatan Kalawat mulai jam 07.00 sampai 09.30 Wita.  Start dan finish di Gereja Stasi.

Peragaan Kisah Sengsara Yesus Kristus dilakoni Orang Muda Katolik pimpinan Stovel Kalengkongan.

Ada 14 perhentian kisah sengsara, di mana 10 tempat-tempat tersebut berada di depan rumah umat stasi, 3 di depan gereja dan 1 di dalam gereja.

Walaupun berarak, namun umat khusuk dan tertib mengikuti jalannya acara, di mana sebagian besar mengikuti jalan Kabupaten khususnya Desa Maumbi.

Pengaturan perarakan telah disiapkan dengan baik oleh KBK dan LC Stasi serta didukung masyarakat setempat sehingga tidak mengganggu arus lalulintas/pengguna jalan, padahal jalur tersebut sangat padat arus lalulintasnya karena merupakan jalan poros Manado – Bitung.

“Perarakan ini sungguh meñggugah hati umat sehingga banyak umat terlihat berlinang airmatanya saat proses jalan salib,” ujar Johan Wewengkang, tokoh umat setempat kepada Meimonews.com. (Fer)

Meimonews.com – Umat Katolik di seluruh dunia merayakan Jumat Agung pada Jumat (7/3/2023), yang merupakan rangkaian perayaan Tri Hari Suci (Kamis Putih, Jumat Agung, dan Minggu Paskah)

Di dalam tata perayaanJumat Agung tersebut, ada bagian pentingnya. Salah satunya adalah Passio (Kisah Sengsara Yesus Kristus).

Di Paroki St. Josep Pelindung Pekerja Manado, Passio dalam Perayaan Jumat Agung ini dibawakan oleh empat orang (dua perempuan dan dua laki-laki) yang tergabung dalam Orang Muda Katolik (OMK) Paroki.

Melalui pewartaan keselamatan, terjadilah keselamatan bagi umat manusia. Maka, sejak dahulu pewartaan ini terjadi melalui nyanyian. Lagu tradisional berdasarkan sebuah lagu gregorian resitatif yang sudah cukup terkenal.

Dalam kisah Sengsara Yesus Kristus (menurut Yohanis) tersebut ada poin-poin penting yang ditampilkan yakni Mereka menangkap Yesus dan membelenggunya; Yesus dibawa dulu ke Istana Nanas;  Bukankah engkau juga seorang murid Yesus ? Bukan  !.

KerajaanKu bukan dari dunia ini; Salam, ya Raja Bangsa Yahudi; Enyahkan Dia ! Enyahkan Dia ! Salibkan Dia !; Yesus disalibkan bersama dua orang lain; Mereka membagi-bagikan pakaianKu; Itulah anakmu. Itulah ibumu; Selesailah sudah; Segera darah dan air mengalir keluar; Jenazah Yesus dibungkus dengan kain kafan dan dibubuhi dengan wangi-wangian.

Karena passio ini dinyanyikan dan membutuhkan waktu yang cukup (sekitar 45 menit) maka dibutuhkan persiapan. Dan, itu sudah dilakukan sehingga pelaksanaannya berjalan dengan baik dan lancar. (Fer)

Meimonews.com – Sebanyak 44 dari 45 siswa SMA Negeri 1 Manado ikut kompetisi Olimpiade Siswa Nasional (OSN) Tingkat Kota Manado yang berlangsung Selasa – Kamis (4-6/3/2023).

Acara pembukaan dilaksanakan Selasa (4/4/2023) sedang pelaksanaan test berlangsung Rabu-Kamis (5-6/4/2023).

Test secara serentak bersama siswa sekolah-sekolah lain yang ada di Kota Manado namun pelaksanaannya dilakukan di masing-masing sekolah tapi diawasi seperti di SMA Negeri 1 Manado oleh Tim yang ditentukan panitia yakni dari SMA Klabat.

Siswa SMA Negeri 1 Manado yang ikut program nasional ini terdiri dari siswa kelas 10  dan kelas  11. Untuk hari pertama test (Rabu, 5/4/2023) diikuti 19 siswa sedang hari kedua test (Kamis, 6/4/2023) diikuti 25 siswa.

“Sebenarnya, kami memiliki 45 siswa yang akan ikut dalam ONS kali ini, namun seorang siswa berhalangan sehingga hanya diikuti 44 siswa,” ujar Kepala SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jeremias kepada Meimonews.com di sela memantau test hari kedua (Kamis, 6/5/2023).

“Perwakilan dari SMA Negeri 1 Manado ini ikut seleksi di lima mata pelajaran. Tiap mata pelajaran diikuti lima siswa, kecuali ada satu mata pelajaran yang hanya diikuti empat siswa karena seorang siswa berhalangan hadir,” jelas Jeremias.

Mantan Kepala SMA Eben Haezar dan SMK Kalasey ini berharap, dalam kompetisi di tingkat Kota Manado banyak siswa sekolah yang dipimpinnya lolos ke tingkat selanjutnya. (Fer)

Meimonews com – Sekda Minahasa Dr. Lynda D. Watania, SE, M.Si mengingatkan kepada seluruh Hukum Tua di Kabupaten Minahasa untuk menggunakan dana desa sesuai petunjuk teknis (juknis) yang ada.

“Saya minta kepada seluruh Hukum Tua dan perangkat desa ketika mengelola keuangan desa harus sesuai aturan. Jangan sampai nantinya malah terjerat hukum hingga dipenjara,” ujarnya, Selasa (4/4/2023).

Pemerintah Desa, tambahnya, harus mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pasalnya, Dana desa itu dikucurkan Pemerintah Pusat demi memacu pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Kelolalah dana desa itu sebaik-baiknya. Ikuti petunjuk teknis yang sudah diberikan ketentuannya dari pemerintah,”  tegas Sekda.

Sekda berpesan agar penggunaan dana desa harus dipublikasikan secara transparan, sehingga masyarakat bisa mengetahuinya.

“Penggunaan dana desa diawasi oleh Badan Pengawas Desa dan masyarakat. Untuk itu, jangan coba-coba main-main dengan anggaran tersebut,” katanya mengingatkan.

Sekda optimis Pemerintah Desa bisa lebih memahami penggunaan dan pelaporan keuangan sehingga dapat meminimalisir penyimpangan dana yang dipergunakan untuk kepentingan masyarakat.

Dikemukakan, nantinya, semua laporan keuangan yang bersumber dari dana desa termasuk pembangunan fisik akan diperiksa oleh instansi terkait, apakah itu sesuai aturan atau tidak. (Fer)

Meimonews.com – Tim Ahli Pertahanan dan Keamanan (Hankam) Badan Intelejen Negara (BIN) Pusat dipimpin Staf Ahli Bidang Hankam Laksamana Muda Prof.(H.C) Dr. Ivan Yulivan, S.E, CHMP,M.Tr (Han) berkunjung ke Unsrat Manado, Selasa (4/4/2023).

Tim BIN-RI tersebut diterima Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, MSc dan Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, MSc, DEA di Kantor Pusat.

Pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki adanya kerjasama BIN dan Unsrat membangun Asrama Mahasiswa Nusantara sebagai upaya menumbuhkembangkan nilai dan sikap mahasiswa yang berwawasan nusantara.

Maksud dan tujuan ini direspon positif dan suportif oleh pihak Unsrat yang diwakili Prof. Gerung dan Prof. Sangkertadi atas nama Rektor Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU, yang berhalangan hadir karena ada kegiatan di Bali yakni sebagai dosen penguji disertasi S3 (doktor) dan menandatangani MoU dengan dua universitas.

Turut hadir Tim Hankam BIN Pusat yaitu Drs. Idham Malik, MSi (Staf Ahli SDA dan Lingkungan Hidup BIN) dan Prof. Dr. Imron Cotan (Staf ahli Wakil Kepala BIN) serta Kabinda Sulut Brigjen TNI Raymond Marojahan, SE. (FA)

Meimonews.com – KTN (Komunitas Tolak Narkoba) menggelar Diseminasi Informasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba ) di SMP Katolik 2 St. Rafael Kleak Manado, Senin (3/4/2023).

Sebanyak 250-an siswa pimpinan Henny Lani Tayu tersebut menjadi peserta kegiatan yang diadakan di kompleks sekolah dengan pembicara Kepala Seksi Rehabilitas BNN Manado dr. Gregorius Tobing dan Karmen (staf BNN Manado) serta Ketua KTN Lexie Kalesaran.

Di awal kegiatan, Kepala Sekolah Henny Lani Tayu mengingatkan para siswa tidak menggunakan narkoba karena akan merusak masa depan siswa itu sendiri. “Saya berharap, setelah ada sosialisasi bahaya narkoba, para siswa jadi tahu bahayanya dan tidak menggunakannya,” ujarnya.

Mendampingi Tayu dalam kegiatan ini adalah Wakepsek Bidang Kurikulum Herman Dien, Wali Kelas 9 Naenci Panjaitan, Wali Kelas 8 Susan Cicilia, dan Wali Kelas 7 Seske Wurangian.

Dalam pemaparan materinya Bahaya Narkoba : Apek Resiko dan Protektif Generasi Muda terhadap Penyalahgunaan Narkoba), Kalesaran antara lain menjelaskan apa itu narkoba dan bahayanya, apa penyebab dan pengaruhnya, serta bagaimana agar para siswa tidak terjerat pada penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Dikemukakan, penyebab penyalahgunaan narkoba, ada yang karena faktor internal yakni keluarga, ekonomi dan kepribadian, tapi ada pula karena faktor eksternal yakni pergaulan dan sosial masyarakat.

Untuk aspek resiko, penggiat dan relawan anti narkoba Sulut ini menyebutkan, ada empat aspek resiko yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba yaitu merugikan pribadi/individu, merugikan keluarga, merugikan masyarakat, dan merugikan negara.

Diingatkan bahwa beberapa kepribadian remaja yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, di mana hal ini menjadi potensi pasar potensial bagi pengedar, bandar dan pemilik pabrik narkoba.

Oleh sebab itu, diberikan beberapa langkah/upaya yang perlu dilakukan para siswa yang adalah generasi penerus bangsa ini agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba.

“Para siswa hendaknya tidak coba-coba pakai dan menjadi pengedar (walau tanpa sengaja) karena resikonya sangat merugikan baik saat ini maupun masa depan,” harapnya.

Diharapkan pula agar para siswa berperan dalam upaya P4GN setelah mendapat informasi lewat diseminasi ini, di mana partisipasi masyarakat termasuk generasi muda dalam upaya P4GN telah diatur dalam UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (*)

Meimonews.com – Banjir besar di Manado pada Januari 2023 menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan dan ruas jalan, termasuk ruas jalan Mapanget – Molas.

Terdapat dua titik kerusakan yang terjadi dan salah satu titik kerusakan menyebabkan amblasnya tanah sehingga ruas jalan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua.

Belakangan longsoran makin membesar sehingga disarankan jalan tidak dilewati kendaraan roda empat ke atas.

“Di media sosial kencang berhembus, kerusakan tersebut dibiarkan pemerintah, dan tudingan pembiaran dialamatkan kepada Walikota dan Wakil Walikota Manado,” ujar Kadis Kominfo Manado Erwin Kontu kepada Meimonews.com, Jumat (31/3/2023).

Meskipun dalam akun media sosial tidak secara jelas menulis Pemerintah itu apakah Pemprov Sulut atau Pemkot Manado, sambungnya, tetapi dalam media online, ditulis secara jelas Walikota dan Wakil Walikota Manado.

Diungkapkan, setelah dikonfirmasi dengan pihak terkait, ternyata ruas jalan dimaksud adalah Jalan Mapanget – Molas, dengan dua titik kerusakan terjadi di ruas jalan dan yang satu lagi jembatan, tepatnya di Kima Atas.

“Dari klasifikasi jalan, ruas jalan dimaksud menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,” ujarnya.

Meski demikian, sebutnya, sudah ada koordinasi. Ternyata, sejak kejadian pada pertengahan Januari 2023, Pemerintah Kota Manado atas arahan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang sudah melakukan koordinasi.

Dikemukakan, pada masa tanggap darurat sudah diambil langkah dengan menyiapkan jalan memutar tetapi terkendala dengan penebangan 16 pohon dan kondisi jalan yang tidak memungkinkan.

Langkah lanjutannya adalah pelaksanaan lelang dengan pergeseran anggaran dari pihak terkait di Pemerintah Provinsi. Lelang akan dilaksanakan pada April 2023.

“Usai penandatanganan kontrak, pekerjaan akan dilakukan dengan percepatan dari target 6 bulan menjadi 3 bulan, sehingga dalam perhitungan, pada Juli 2023, jalan dan jembatan yang rusak sudah bisa dipergunakan kembali,” tandasnya.(lk)