Meimonews.com – Masa bakti Senat Unsrat Manado akan segera berakhir. Oleh karena itu, telah dibentuk Panitia Pemilihan Senat periode tahun 2023-2027 berdasarkan SK Rektor Unsrat Prif. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng No. : 701/UN12/LL/2023 tertanggal 14 April 2023.

Guna membahas persiapan pelaksanaan pemilihan tersebut, Panitia Pemilihan menggelar rapat di ruang rapat Unsrat Lantai 4, Jumat (12/5/2023).

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ronny Adrie Maramis, SH, MH sekaligus Ketua Panitia di dampingi Prof. Dr. Drs. William Agustinus Areros (Sekretaris) dan Prof. Dr. Ir. Jeany SH Polii Mandang, MS (Anggota) memimpin rapat.

Tahapan-tahapan pemilihan yang dijadualkan dilaksanakan dalam.waktu dekat ini dan persyaratan calon anggota Senat disusun secara bersama dalam rapat tersebut.

Dalam sambutannya, doktor Maramis mengingatkan, pemilihan Senat Unsrat merupakan salah satu tahapan penting dalam pengembangan dan penyempurnaan sistem pendidikan di Unsrat.

“Pemilihan Senat Unsrat yang dilakukan secara demokratis dan transparan akan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dan kemajuan Unsrat ke depan,” ujarnya.

Doktor Maramis menekankan tentang pentingnya partisipasi seluruh unsur civitas akademika Unsrat dalam pemilihan ini.

Rapat ini diakhiri dengan harapan untuk tercapainya pemilihan Senat Unsrat yang demokratis, transparan, dan bertanggung jawab, yang dapat memberikan kontribusi positif bagi Unsrat ke depan. (FA)

Meimonews.com – Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS) menghadiri Ibadah Syukur 2 tahun kepemimpinan sebagai Walikota dan Wakil Walikota (Wawali) Manado.

Mendampingi AARS, Ketua TP-PKK Kota Manado Ny. Irene Angouw-Pinontoan dan Sekretaris TP-PKK Kota Manado Ny. dr. Merry Sualang-Mawardi, Sp.A.

Ibadah syukur yang dipimpin Ketua Sinode GMIM Pdt. Hein Arina ini dilaksanakan di Aula Serbaguna Pemerintah Kota Manado, Kamis (11/5/2023).

Hadir pada acara ini, Sekretaris Daerah Kota Manado Dr. Micler Lakat, SH, MH didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Manado, Ketua DPRD Manado Dra. Aaltje Dondokambey, M.Kes, Apt, Forkopimda Kota Manado, para Asisten, Staf Ahli dan Staf Khusus Wali Kota.

Selain itu, Kepala SKPD dan pejabat eselon, Direksi PD Pasar dan PDAM, para Camat, pengurus BKSAUA, FKUB, FKDM, FPK, para Lurah, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

AA mengucap syukur dan sangat berterima kasih atas apa yang sudah dilakukan oleh semua pihak selama 2 tahun memimpin Kota Manado, sehingga mampu menjalankan tugas dan program-program dengan baik.

“Kita harus membangun. Kita ada di sini adalah karena amanah dari masyarakat juga tentunya amanah dari Tuhan untuk membangun dan melayani masyarakat Kota Manado,” ujar orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini.

Ditambahkan, “biarlah apa yang kita kerjakan menjadi berkat untuk orang lain, menjadi berkat untuk negara dan bangsa serta menjadi berkat bagi generasi selanjutnya.

Acara dilanjutkan dengan pemasangan dan peniupan lilin 2 tahun kepemimpinan AARS di Kota Manado oleh AARS didampingi Ketua dan Sekretaris TP-PKK Kota Manado. (elka)

Meimonews.com – Sekelompok anak muda yang sedang pesta minuman keras  (miras) dan mengkonsumsi obat terlarang diamankan Tim Charlie Resmob On The Road (ROTR) Polresta Manado di Kelurahan Bumi Beringin, Manado, Rabu (10/5/2023) pukul 23.00 Wita.

Gerak cepat tersebut menindaklanjuti laporan warga tentang adanya sekelompok perempuan yang melakukan pesta miras dan diduga telah mengkonsumsi obat-obatan terlarang tersebut.

Dengan sigap, tim ROTR Polresta Manado mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) dan mengamankan barang bukti serta tiga wanita yang kedapatan sedang mengkonsumsi miras dan obat terlarang.

Tim Charlie ROTR Polresta Manado langsung mengamankan ketiga wanita tersebut serta barang bukti ke Mako Polresta dan diserahkan ke piket narkoba guna ditindak lebih lanjut.

Kasat Narkoba Polresta Manado Kompol May Sitepu, SIK

Kasat Narkoba Kompol May Diana Sitepu, SIK mengatakan, ketiga wanita tersebut akan diberikan pembinaan agar tidak mengulangi kesalahan tersebut yang dapat berdampak buruk.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK menegaskan, akan memberikan efek jera kepada pelaku agar pelaku tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. (AF)

Meimonews.com – Wakil Bupati Minahasa Dr. (Hc) Robby Dondokambey dan Asisten Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa mendatangi sejumlah lokasi untuk menyerahkan bantuan kepada warga yang terkena bencana alam angin kencang dan kebakaran.

Sebanyak sebelas keluarga yang terkena bencana tersebut didatangi langsung dan diserahkan bantuan Pemkab Minahasa, Selasa (9/5/2023).

Wakil Bupati menyerahkan bantuan kepada 3 keluarga di Kelurahan Peleloan Kecamatan Tondano Selatan. Sementara Asisten I dan III bersama jajaran, menyerahkan bantuan kepada 7 keluarga di kelurahan Liningaan Kecamatan Tondano Timur dan 1 keluarga di Kelurahan Wewelen Kecamatan Tondano Barat.

Wabup mengungkapkan, Pemlab Minahasa turut prihatin dengan terjadinya bencana alam fan berharap semoga bantuan yang diberikan membantu meringankan beban warga.

“Bencana tidak bisa kita prediksi, Oleh karena itu, saya mengimbau kita harus selalu waspada,” ujar Wabup.

Bantuan dana diberikan dengan besaran bervariasi. Untuk kebakaran Rp. 7.5 juta dan Rp. 10 juta sedangkan untuk angin kencang bantuan bervariasi dari Rp. 1 juta – Rp.  7.5 juta, sesuai dengan kerusakan rumah.

Adapun keluarga penerima dana bencana alam tersebut adalah Keluarga Rumate – Maith (angin kencang) Kelurahan Wewelen Kecamatan Tondano Barat; Keluarga Assa – Pense (angin kencang) Kelurahan Liningaan Kecamatan Tondano Timur; Keluarga Senduk – Deeng (angin kencang) Kelurahan Papakelan Kecamatan Tondano Timur.

Keluarga Deeng – Nurani (angin kencang) Kelurahan Papakelan Kecamatan Tondano Timur; Keluarga Sumarauw – Suoth (angin kencang) Kelurahan Papakelan Kecamatan Tondano Timur, Keluarga Denly Ranpen (angin kencang) Kelurahan Peleloan Kecamatan Tondano Selatan; Youke Mukuan (angin kencang) Kelurahan Peleloan Kecamatan Tondano Selatan.

Keluarga Surentu – Wauran (kebakaran) Kelurahan Liningaan Kecamatan Tondano Timur;  Keluarga Noula Palilingan (kebakaran) Kelurahan Liningaan Kec. Tondano Timur
Surentu – Watuseke (kebakaran) Kelurahan Liningaan Kecamatan Tondano Timur; Keluarga Walalangi – Nonutu (kebakaran) Kelurahan Peleloan Kecanatan Tondano Selatan.

Turut hadir Kadis Sosial Maya Rambitan, Kepala BPKAD Joice Pua, Staf Ahli Agustivo Tumundo, Kadis Perhubungan David Mangundap, Kasat Pol PP Alex Mamesah, Kadispora Arody Tangkere, Kabag Kesra Giovani Rorora, Kabag Prokopim Jhonny Tendean.

Selain itu, Camat Tondano Selatan Joris Tumilantow, Camat Tondano Timur, Steward Lumanauw, Camat Tondano Barat Robert Ratulangi. (*)

Meimonews.com – Berbagai upaya dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut dan jajarannya agar sumber dana daerah untuk pembiayaan pembangunan di daerah ini tercukupi.

Itulah sebabnya, pajak daerah yang merupakan salah satu sumber dana pembangunan tersebut dioptimalkan, walau masih ada keterbatasan seperti Pandemi Covid-19.

“Hingga triwulan 1 tahun 2023, pajak daerah yang berhasil dikumpulkan telah berjumlah Rp. 245 milar lebih,” ujar Plt. Kepala Bapenda Sulut June Silangen kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (10/5/2023).

Pajak daerah tersebut, sambungnya, belum termasuk pajak rokok. Data pajak daerah yang ada sekarang adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Air Permukaan (PAP), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Kasub PTIPD (Pengembangan Teknologi Informasi Pendapatan Daerah) Bapenda Sulut Gerry Rumondor saat ditemui terpisah merincikan pajak daerah yang telah masuk tersebut.

“Untuk BBNKB yang terkumpul berjumlah Rp. 66 miliar lebih, PAP Rp. 245 juta lebih, PBBKB Rp. 80,8 miliar lebih dan PKB Rp. 98 miliar lebih,” ujar Rumondor seraya menyebut bahwa pajak daerah tersebut belum termasuk pajak rokok.

Terkait dengan adanya program Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven O. Kandouw berupa keringanan pajak 3 Hebat, June mengajak warga wajib pajak untuk memanfaatkan momen tersebut yang akan berakhir pada 26 Mei mendatang.

Mari jo bayar pajak. Mari jo memanfaatkan program 3 Hebat,” ajak June seraya menyebutkan rincian program tersebut yakni bebas PKB,  Bebas Pokok dan BBNKB serta diskon PKB 5-10 persen. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang terus memberi perhatian serius terhadap masalah persampahan yang ada di Kota Manado.

Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setiap harinya melakukan pengangkatan sampah yang terjaring kubus apung yang ada di sungai-sungai.

Seperti terlihat, Selasa (8/5/2023), petugas DLH mengangkat sampah-sampah yang ada di jembatan Megawati.

Kadis Kominfo Manado Erwin Kontu menjelaskan, jika melihat orang membuang sampah sembarangan, masyarakat dapat melaporkan langsung di Call Center 112 (telepon) dan 085161167112 (Whatsapp), disertai bukti dokumentasi foto/video.

“Pelaku akan ditindak dengan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) sesuai dengan Perda Kota Manado Nomor 1 tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah,” tandasnya.

Kontu mengimbau warga Ibukota Provinsi Sulut dan yang melakukan aktivitas/kegiatan di Kota Manado untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Mari jo stop buang sampah sembarangan di sungai,” ujar Kontu bernada imbauan. (elka)



Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Mercure Teteli Resort and Convention, Senin (8/5/2023).

Materi yang dibahas dalam FGD tersebut berkaitan dengan naskah akademik organisasi tata kerja Unsrat Manado.

Tampil sebagai pembicara adalah Wakil Rektor 2 Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ronny Maramis, SH, MH dan Wakil Rektor 4  Bidang Perencanaan, Penganggaran dan Kerjasama Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA, serta yang menjadi narasumber Daniel Pangemanan, SH, MH.

Sebagai universitas negeri yang terletak di Manado, Sulawesi Utara, Unsrat secara teratur melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas tata kelola universitas.

Ini termasuk menyusun naskah akademik organisasi yang dirancang untuk membantu memperkuat tata kerja universitas. (FA)

Meimonews.com – Pemerintah Desa Poopoh mendapat bantuan pinjam-pakai alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda empat dari Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si, M.Eng, IPU (ROR) dan Wakil Bupati Dr. (Hc) Robby Dondokambey, S.Si, MM, MAP (RD).

Penyerahan alsintan tersebut dilakukan Wakil Bupati RD di Desa Poopoh Kecamatan Tombariri, Senin (8/5/2023).

Bantuan pinjam-pakai traktor kepada Pemerintah Desa Poopoh dalam rangka memberikan pelayanan pengolahan lahan pertanian di wilayah Kecamatan Tombariri.

Peningkatan produksi pertanian, sebut Eakil Bupati, perlu menjadi perhatian mengingat situasi saat ini yang ditandai dengan perubahan iklim yang mengarah pada Elnino.

“Ini juga sesuai dengan program Gubernur Sulawesi Utara yaitu Mari Jo Bakobong yang perlu didukung oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota,” ujar RD seraya berharap, petani yang akan menggunakan traktor merawatnya.

Camat Tombariri David Suluh, SSTP menyebutkan, alsintan ini sangat membatu para petani untuk mengelola lahan pertanian di wilayahnya, khususnya Desa Poopoh.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Tombariri dan pribadi, saya menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa, yang sudah memberikan alsintan kepada Pemerintah Desa Poopoh untuk digunakan para petani,” ujar Sulut. (*)

Meimonews.com – Ribuan dokter dan tenaga kesehatan yang tergabung dalam Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan empat organisasi profesi tenaga kesehatan (nakes);lainnya menggelar aksi damai  di depan Kantor Menkopolhukam, Senin (8/5/2023).

Massa yang bergerak dari Patung Kuda menuju Kantor Menkopolhukam tersebut menolak RUU Kesehatan yang dikenal sebagai Omnibus Law Kesehatan karena dinilai sangat merugikan pelaku kesehatan.

Beberapa hal yang menjadi keberatan antara lain ancaman kriminalisasi tenaga kesehatan, rencana pendidikan tidak berbasis perguruan tinggi, liberalisasi dan kapitalisasi kesehatan, serta penghilangan peran organisasi profesi.

Koordinator Lapangan Aksi dari Pengurus Besar PDGI drg. Eka Erwansyah mengatakan, aksi terpaksa dilakukan karena kebuntuan jalan dialog, dan pemerintah memaksakan kehendak yang tidak sesuai dengan aspirasi dari bawah.

Eka menjelaskan, peserta aksi dokter gigi datang dari seluruh Indonesia dan juga aksi serupa juga berlangsung secara serentak di daerah daerah. “Ini merupakan bentuk kepedulian dokter gigi Indonesia yang tergabung dalam PDGI terhadap ancaman RUU Kesehatan yang tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, tambah Eka, seperti dikutip Biro Humas, Data dan Informasi PDGI kepada Meimonews.com, berbagai upaya telah dilakukan oleh PDGI untuk menyuarakan ketidaksepakatan terhadap RUU Kesehatan secara lisan maupun tertulis kepada Kementerian Kesehatan maupun DPR RI.

PDGI menilai proses penyusunan draft RUU Kesehatan telah bermasalah sejak awal karena tidak taat asas dan prematur. Pasal-pasal yang disusun terlihat banyak yang saling kontradiktif dan hal ini dapat terjadi karena proses penyusunan yang terburu-buru dan tidak memperhatikan partisipasi publik secara sungguh-sungguh.

Usulan masyarakat dan juga dari organisasi profesi kesehatan dapat dikatakan diakomodasi pada RUU Kesehatan inisiatif DPR, namun sayangnya dimentahkan lagi dalam DIM (Daftar Inventarisasi Masalah) yang disampaikan kementerian Kesehatan kepada DPR.

Oleh karena itu, PDGI menolak RUU Kesehatan karena memandang perlu terlebih dahulu dipersiapkan konsepsi yang lebih matang, juga perlu dipertimbangkan dengan seksama berbagai esensi permasalahan dan aspirasi masyarakat maupun dari kalangan profesi kesehatan  dalam rangka memajukan pembangunan kesehatan Indonesia.

Diketahui, PDGI adalah satu satunya organisasi profesi yang mewadahi seluruh dokter gigi di Indonesia. Organisasi ini didirikan di Bandung pada 22 Januari 1950. Saat ini, PDGI memiliki 43.207 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw melakukan penempelan striker di rumah KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Kelurahan Sumompo Kecamatan Tuminting, Senin (8/5/2023).

Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten I Drs. Heri Saptono, Asisten II/Plt. Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Manado Atto Bulo SH., MM, Camat Tuminting Reintje Heydemans, SE.Ak, SH., M.Si, Lurah serta Ketua-ketua Lingkungan.

Dalam kegiatan ini, Walikota menempelkan stiker secara simbolis di rumah beberapa KPM sebagai perwakilan dari ribuan penerima manfaat yang ada di Kelurahan Sumompo.

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini menegaskan, penempelan stiker ini diperuntukan kepada semua KPM. “Ini dilakukan transparan dan berhak harus dapat. Jadi harus disortir betul-betul bahwa yang mendapat ini adalah yang berhak. Pemerintah ada untuk mensejahterakan masyarakatnya,” ujarnya.

Menurut Walikota, semakin sedikit stiker yang ditempel, berarti semakin berhasil program pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat.

Walikota menyentil dana lansia yang harus disesuaikan dengan data kemiskinan di Kota Manado, serta dana duka yang harus tepat sasaran berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Mantan Ketua DPRD Sulut ini langsung bertanya kepada Lurah dan Ketua-Ketua Lingkungan sehubungan pelaksanaan program ini di wilayah kerja masing-masing. Walikota mengapresiasi kegiatan ini untuk terus dilakukan dan didokumentasikan. (elka)