Meimonews.com – Sebanyak sembilan petinju disiapkan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulut pimpinan dr. Fransiskus Andi Silangen, SpB-KBD untuk mengikuti ajang Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) kedua di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), 20-31 Oktober 2023.

Kesembilan petinju itu terdiri dari empat petinju wanita dan lima petinju pria. Mereka akan terjun di sejumlah kelas.

Petinju wanitanya adalah Israela Saweho yang akan tqmpil.di kelas 50 kg, Bella Mongan 52 kg, Novenvi Samalang 54 kg dan Maria Manguntu 60 kg. Petinju prianya adalah Richard Bawelle 51 kg, Michael Awuy 67 kg, Christian Kanalung 71 kg, Vinky Montolalu 75 kg dan Charles Katiandagho 80 kg.

Persiapan pelatihan mereka berlangsung 2 bulan mulai 22 Agustus hingga 15 Oktober. Selain latihan teknik taktik, mereka juga mendapat latihan fisik.

Bertindak sebagai pelatih kepala adalah Bonix Jusak Saweho, SE yang adalah juga Ketua Komtek Pertina Sulut dan di dampingi beberapa asiaten pelatih yakni Patrick Timbowo, Toar Somputan, Ipie Pangulimang, Altin Mamitoho.

Kepada Meimonews.com di sela latihan di kompleks GOR Wolter Robert Mongisidi Manado, Selasa (12/9/2023) pagi, Bonix menjelaskan, para atlit tinju yang disiapkan di ajang Pra PON Labuan Bajo ini dilatih pagi dan sore.

“Ada sejumlah latihan teknik taktik dan fisik yang kami berikan kepada atlit tinju yang disiapkan untuk ajang Pra PON tersebut. Pagi latihan fisik sementara sore latihan teknik taktik,” ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Sulut menggelar Safari Stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Senin (11/9/2023).

Kegiatan bertempat di Kantor Bupati Boltim ini dibuka pelaksanaannya oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Hendra Tangel, SH mewakili Bupati.

Dalam  sambutannya, Tangel menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk menurunkan angka Stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dengan target prevalensi tahun 2023 sebesar 20 persen dan tahun 2024 sebesar 14 persen.

Untuk target PPGBM akhir tahun 2023 maksimal 6 persen prevalensi balita stunting, memastikan dan menjamin pengukuran balita setiap bulannya menjadi 100 persen di semua kegiatan posyandu. Komitmen ini dibuat sebagai acuan dalam penurunan prevalensi stunting.

Kepala Dinas Dukcapil KB Sulut Christodharma Sondakh, SH mewakili Wakil Gubernur Sulut menyampaikan, target pemerintah dalam menurunkan angka prevalensi stunting di Indonesia untuk menciptakan SDM yang unggul menuju Indonesia Emas Tahun 2045, tertuang dalam amanat Presiden RI melalui Perpres No.72 Tahun 2021 menurunkan angka prevalensi stunting sampai ke angka 14 persen di Tahun 2024.

Tentu saja, sambungnya, hal ini bukan merupakan hal yang mudah. BKKBN yang ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Nasional sangat menyadari hal ini. Tugas mulia ini hanya dapat dicapai dengan adanya kerjasama yang solid mulai dari pemerintah pusat, daerah sampai ke seluruh lapisan masyarakat.

Hal ini tertuang dalam Perka BKKBN No. 12 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN PASTI).

Saat ini prevalensi stunting di Sulawesi Utara sesuai SSGI 2022 masih tercatat sekitar 20,5 persen dan untuk Kabupaten Boltim, sesuai SSGI 2022 adalah 30 persen. “Artinya, untuk mencapai target 14 persen pada 2024 kita hanya punya waktu 1 tahun lebih,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, sebutnya, Pemerintah Kabupaten Boltim akan solid dan dapat bekerjasama dan memberikan manfaat dan kontribusi demi menciptakan sumber daya manusia di Provinsi Sulawesi Utara yang Hebat, Unggul dan dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Dalam kesempatan ini, Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg, memberikan Materi evaluasi dan penguatan PPS melalui safari stunting.

Balita yang tidak terukur di Februari 2023, sebutnya, sebanyak 1.259 anak yang perlu dikawal dan dipantau oleh Pemerintah Kabupaten serta mendorong agar di pengukuran Agustus 2023, Balita yang diukur bisa mencapai 100 persen.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan Pelayanan KB Gratis Tim Safari Stunting Sulawesi Utara di Puskesmas Tutuyan dan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan oleh seluruh pegawai BKKBN Perwakilan Sulut dengan memberikan makanan tambahan bagi anak stunting di Desa Tutuyan III, Kecamatan Tutuyan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Perwira Penghubung Letkol Infantri Joppy Tijow, Kepala Dinas PP KB Boltim Fera Maria Sewow, S.Sos, Kadis dan Kaban di lingkungan Pemerintah Daerah, Kepala Puskesmas, Camat, Lurah, Koordinator Program Manajer PPS Sulut Murphy Kuhu, S.TP dan Tim PPS Sulut, Kepala TVRI Stasiun Manado Drs. I Ketut Sutakariana, M.I.Kom selaku Duta Penyiaran Stunting Sulut, dan Ketua Pokja Perwakilan BKKBN Sulut. (Fer)

Meimonews.com – Memperingati Dies Natalis ke-62 Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Panitia Dies menggelar Lomba Penulisan Essay dengan tema  Tantangan dan Harapan Unsrat di Masa Depan.

“Peserta lomba terdiri dari kategori perorangan umum yakni dosen dan pegawai serta perorangan mahasiswa,” ujar Humas Unsrat Drs. Max Rembang, M.Sc kepada Meimonews.com via WhatsApp, Senin (11/9/2023) sore.

Kategori perorangan umum, rincinya, adalah dosen atau pegawai Unsrat yang aktif memiliki NIP atau SK penugasan, sedang kategori perorangan mahasiswa adalah terbuka untuk mahasiswa Unsrat yang memiliki KTM atau mahasiswa dari universitas/institusi lain yang sementara berkegiatan di Unsrat (seperti mahasiswa peserta PMM).

Essay terdiri dari lima bagian yakni judul, pendahuluan, pembahasan, kesimpulan dan saran serta daftar pustaka.

Judul, ditulis singkat dan jelas sesuai dengan judul essay maksimal 15 kata, ditulis rata tengah, huruf kapital dan bold, Times New Roman, 12 pt, 1 spasi.

Pendahuluan berisi latar belakang, fenomena permasalahan/isu yang diangkat, boleh disertakan data statistik sebagai penunjang dan alasan pentingnya isu dibahas.

Pembahasan berdasarkan pemikiran, kajian literatur atau kajian teori, memuat alternatif pemecahan masalah atau solusi atas isu yang diangkat.

Kesimpulan dan saran berisi rangkuman singkat atas hasil pembahasan, saran mengacu pada hasil pembahasan.

Daftar pustaka memuat seluruh sumber-sumber yang diacu, diurutkan dar A sampai Z, menggunakan sistem internasional secara bebas.

Format essay terdiri dari delapan poin. Pertama, ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kedua, menggunakan format kertas ukuran A4 dengan margin tepi kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas dan bawah 3 cm. Ketiga, font times new roman ukuran 12, spasi 1.

Keempat, di bawah judul diberi nama penis. Kelima, di bawah nama penulis ditulis program studi atau status mahasiswa (mahasiswa Unsrat, mahasiswa xxx peserta PMM). Keenam, jumlah kata minimal 1500.

Ketujuh, konten harus sesuai dengan tema tapi tidak dibatasi cakupannya. Kedelapan, format file berbentuk pdf, file dinamai umum_nama_unit.pdf, mahasiswa_unit.pdf.

“Kepada pemenang lomba untuk dua kategori tersebut disediakan hadiah,” ujarnya.

Untuk kategori umum, pemenang pertama mendapat uang sebesar Rp. 2.500.000 ditambah  sertifikat sedang pemenang kedua mendapat dana pembinaan ditambah sertifikat.

Untuk kategori mahasiswa, pemenang pertama mendapat Rp. 1.500.000 ditambah sertifikat sedang pemenang kedua mendapat hadiah berupa uang pembinaan ditambah sertifikat.

Karya essay dimasukkan ke panitia melalui https://form.gle/bzKAudVGo68naAEA6 selambat-lambatnya tanggal 25 September 2023 jam 20.00 wita. (FA)

Meimonews.com – Mahasiswa Unsrat yang akan mengikuti Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Angkatan ke-136 di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dilepas Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. Asean IPU dan diserahkan kepada Bupati Mitra James Sumendap, SH, MH di Auditorium Unsrat Manado, Senin (11/9/2023).

Dalam sambutannya, Rektor menjelaskan tentang apa dan bagaimana program Kuliah Kerja Terpadu (KKT) itu, serta bagaimana mahasiswa peserta program KKT berperan di masyarakat di mana mereka ditempatkan.

Ditegaskan, KKT adalah tugas Tridharma dalam bentuk kuliah pengabdian kepada masyarakat yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa program sarjana, sebelum menyandang gelar akademik kesarjanaan.

Oleh karena itu, Rektor berpesan agar dapat memanfaatkan kesempatan KKT sebagai sarana untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi para mahasiswa KKT serta menjalankan program-program yang bermanfaat buat masyarakat.

Bupati Mitra dalam sambutannya mengatakan, program KKT ini adalah bentuk kerjasama antara UNSRAT dan Kabupaten Minahasa Tenggara.

KKT, menurutnya, adalah bagian dari pengabdian masyarakat berdasarkan kemampuan ilmu yang didapat di bangku kuliah. Oleh sebab itu, Pemerintah Minahasa Tenggara dengan sukacita dan luar biasa menerima mahasiswa KKT.

Bupati berpesan kepada mahasiswa KKT Unsrat untuk mengenali budaya yang ada di Mitra, karena di sinilah para mahasiswa akan mencapai tangga-tangga keberhasilan. (FA)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Sulawesi Utara Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg yang diwakili  Lady D. Ante, S.Pd, MAP (Sekretaris) bersama Tim menghadiri Launching Sekolah Lansia SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif dan Bermanfaat) Pakalowiren di BKL (Bina Keluarga Lansia) Kasamaan Desa Munte, Kabupaten Minahasa Selatan,  Sabtu (9/9/2023).

Dalam sambutan Kaper yang dibawakan Sekertaris mengungkapkan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta dapat mendukung pengembangan Sekolah Lansia di kelompok BKL yang dapat membantu para pemangku kepentingan dalam merencanakan program Pembangunan Keluarga, dalam upaya meningkatkan pengembangan program kelanjutusiaan melalui pelaksanaan sekolah lansia di kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) di seluruh Indonesia dalam mewujudkan lansia tangguh yang SMART.

Launching sekolah lansia di Kampung KB Kalooranta Desa Munte saat ini, sebutnya, adalah pioner dan percontohan bagi pembentukan sekolah lansia yang lainnya, yang ada di Provinsi Sulawesi Utara.

Oleh sebab itu, diharapkan para anggota lansia yang ada di BKL Kasamaan Desa Munte yang akan menjadi peserta sekolah lansia dapat memanfaatkan momentum yang baik ini untuk mendapatkan berbagai ilmu sehingga dapat lulus dan mengikuti tahapan wisuda nantinya sehingga dapat  mewujudkan lansia yang SMART.

Pembukaan kegiatan ditandai pembukaan selubung papan nama sekolah oleh Bupati Minsel Frangky D. Wongkar, SH dan Sekretaris BKKBN Sulut di dampingi Kepala Dinas PPKB Kabupaten Minahasa Selatan Meity Tumbuan, S.Pd, M.Si.

Setelah itu, penyematan tanda peserta dan pemberian kelengkapan ATK serta buku bagi seluruh siswa peserta Sekolah Lansia dan Penyerahan Piagam Keluarga Harmonis. (Fer)

Meimonews.com – Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Prof Dr. RD Kandou Manado dr. Yeheskiel Panjaitan, SH. MARS bersama Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, SE melakukan penandatanganan kesepakatan bersama terkait Jejaring Pengampuh Pelayanan Prioritas dan optimalisasi layanan kesehatan berkualitas di Provinsi Gorontalo.

Penandatanganan kesepakatan yang berlangsung di Hotel Grand Q Kota Gorontalo, Kamis (7/9/2023) ini melibatkan pemerintah Kabupaten/Kota serta Rumah Sakit Pengampuh Nasional dan Regional.

Pakaya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya kepada rumah sakit pengampuh yang sudah turut bekerjasama karena sesuai dengan tujuan dari kesepakatan ini adalah meningkatkan pelayanan kesehatan prioritas kepada masyarakat Gorontalo.

“Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan kualitas layanan kesehatan di wilayah Gorontalo akan semakin ditingkatkan, memberikan manfaat besar bagi penduduk Gorontalo dalam mendapatkan perawatan kesehatan yang berkualitas”, ujarnya.

Dokter Yeheskiel menggarisbawahi pentingnya Transformasi 6 Pilar dalam menghadirkan perubahan positif. Dirjen Yankes Kemenkes memberikan penekanan khusus pada Pilar Nomor 2, yang berkaitan dengan transformasi layanan rujukan.

Pilar Nomor 2 ini, yang berfokus pada peningkatan akses dan mutu layanan rujukan, menjadi prioritas utama dalam upaya Kemenkes untuk meningkatkan kualitas perawatan kesehatan di seluruh propinsi.

Salah satu contoh konkrit dari komitmen ini adalah kesepakatan bersama rumah sakit pengampuh nasional,rumah sakit regional dan Pemerintah Propinsi Gorontalo.

Dalam pertemuan tersebut, rumah sakit pengampuh nasional dan regional, serta gubernur dan bupati yang ada di Gorontalo, bergabung untuk menandatangani kesepakatan penting yang akan membawa perubahan besar dalam layanan kesehatan.

Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mutu layanan rujukan di wilayah tersebut.

Dokter Yeheskiel menyatakan, “Peningkatan akses dan mutu layanan rujukan adalah langkah penting dalam memastikan masyarakat Gorontalo mendapatkan perawatan kesehatan yang terbaik. Dengan kerja sama antara semua pihak terkait,”,ujarnya.

Transformasi Pilar Nomor 2 ini diharapkan akan membantu mengatasi masalah aksesibilitas dan mutu layanan kesehatan di seluruh Indonesia, dan kesepakatan di Gorontalo menjadi salah satu contoh terbaik dari komitmen ini.

Ia berharap, langkah serupa akan diambil di seluruh negara untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unsrat menggelar Puncak Acara Dies Natalis ke-58 di kompleks fakultas, Kamis (7/9/2023).

Dalam sambutannya mewakili Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie,Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc mengatakan, momentum dies natalis ini merupakan bentuk evaluasi diri fakultas dan program studi terkait ketercapaian program kerja yang telah disusun oleh pimpinan FIB.

Rektor mengajak civitas FIB untuk saling merangkul, memberi motivasi dan semangat karena itu merupakan budaya cerdas dalam membangun kebersamaan mencapai tujuan yang diharapkan.

Dekan FIB Maya Pingkan Warouw, SS, M.Hum, M.Ed, Ph.D dalam laporannya mengatakan, Dies Natalis ke-58 ini, Fakultas Ilmu Budaya menyadari dengan tantangan eksistensi bahasa dan budaya yang menjadi salah satu kekayaan bangsa Indonesia perlu ada tindakan pelestarian sebagaimana diamanatkan UUD 1945.

Acara puncak peringatan dies diawali Sidang Senat Terbuka yang turut dihadiri sejumlah undangan termasuk Wakil Rektor 2 Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ronny Maramis, SH, MH. (FA)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut dan Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana (Disdukcapil KB) Sulut menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Percepatan Penurunan Stunting (PPS) dan Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB).

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang CJ Rantung Lantai 2 Kantor Gubernur, Kamis (7/9/2023) ini dibuka pelaksanaannya oleh Asisten 1 Setdaprov Sulut Denny Mangala mewakili Sekdaprov Sulut Steve Kepel di dampingi Kadis Dukcapil-KB Sulut Christodharma Sondakh dan Plh.Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Lady Ante, S.Pd, MAP mewakili Kaper Ir. Diano Tino Tandaju M.Erg.

Tampil sebagai pemateri kegiatan adalah Kepala Bappeda Sulut Elvira M. Katuuk, ST, ME dan Plh. Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Lady Ante, S.Pd, MAP dengan moderator Ketua Satgas PPS Sulut Muphy Kuhu, STP.

Katuuk membawakan materi Strategi Konvergensi Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota dalam Percepatan Penurunan Stunting sementara Ante membawakan materi Akselerasi Penyerapan Dana DAK Fisik Subbidang KB dan  BOKB Tahun Anggaran 2023.

Ketua Panitia Alfira Dilapanga, SKM dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini diikuti 60 peserta yang terdiri dari Sekda Kabupaten/Kota se-Sulut, Kadiskes Sulut, Kadiskes Kabupaten/Kota se-Sulut, Kadis PPKB Kabupaten/Kota se-Sulut, Bappeda Sulut, Dinas Dukcapil Sulut dan BKKBN Sulut.

Tujuan dari kegiatan ini, sebutnya, pertama, mengevaluasi strategi konvergensi dalam percepatan penurunan stunting; kedua, menguatkan sinergitas Tim Percepatan Penurunan Stunting; dan ketiga, meningkatkan realisasi pelaksanaan anggaran dan kegiatan DAK fisik Subbidang KB dan BOKB Tahun Anggaran 2023.

Terkait dengan penyerapan dana untuk mendukung program percepatan penurunan stunting di daerah Sulut, Mangala salam.sambutannya menegaskan, dalam rangka memaksimalkan penyerapan anggaran untuk mendukung semua program pemerintah tersebut diharapkan semua pemerintah kabupaten/kota untuk melaksanakan fungsi konsultasi, fasilitasi koordinasi dan penguatan penyediaan satu data secara maksimal sesuai arahan dan instruksi Ketua Pelaksana PPS.

“Pemerintah Kabupaten dan Kota memiliki akses  koordinasi dan kapasitas untuk memberikan pemantauan, penguatan dan dukungan teknis kepada berbagai pemangku kepentingan terkait penyerapan dana BOKB dan PPS di tingkat daerah,” ujar Mangala.

Pemerintah Provinsi Sulut yakin melalui kegiatan   ini pemerintah kabupaten/kota akan solid dan dapat bekerjasama dan memberikan manfaat dan kontribusi demi menciptakan SDM di Provinsi Sulawesi Utara yang hebat, unggul dan dapat bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional. (Fer)

Meimonews.com – Polsek Bunaken berhasil menyelesaikan perbedaan pendapat yang terjadi antara Selvi Daud, seorang ibu berusia 54 tahun dengan anaknya, Valen Daud yang berusia 35 tahun. Perbedaan pendapat ini terjadi di Kelurahan Tongkaina Lingkungan II, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Kamis (7/9/2023).

Selvi, yang bekerja sebagai petugas MRT, dan Valen Daud, yang berprofesi sebagai sekuriti, awalnya terlibat dalam sebuah kesalahpahaman yang mempengaruhi hubungan keluarga mereka. Namun, berkat tindakan bijaksana dari Polsek Bunaken, masalah tersebut akhirnya dapat diselesaikan dengan baik.

Kronologis kejadian bermula pada  Kamis, (7/9/2023) di Kelurahan Tongkaina Lingkungan II, Kecamatan Bunaken. Perbedaan pendapat antara ibu dan anak ini mengganggu kedamaian keluarga mereka. Untuk mengatasi masalah ini, Polsek Bunaken mengambil tindakan yang bijak.

Pertama-tama, kedua belah pihak yaitu Selvi dan Valen diundang ke kantor Polsek Bunaken untuk melakukan mediasi. Mediasi tersebut dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Bunaken Aiptu Suharto Baba dan anggota Bhabinkamtibmas Aiptu Jefrison Manuas.

Melalui mediasi ini, kedua belah pihak berhasil mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Mereka bersedia mengakhiri kesalahpahaman yang terjadi selama ini dan bahkan menandatangani surat pernyataan bersama sebagai bukti komitmen untuk memperbaiki hubungan mereka.

Tindakan yang diambil oleh Polsek Bunaken dalam mengundang kedua belah pihak dan memfasilitasi mediasi membantu mengakhiri pertikaian ini dengan damai. Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan keluarga mereka tanpa adanya tekanan atau paksaan dari pihak manapun.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait mengapresiasi kedua belah pihak atas sikap bijak dan kematangan dalam menyelesaikan perbedaan pendapat ini secara damai.

Keberhasilan mediasi ini, sebutnya, merupakan contoh positif bagaimana penyelesaian masalah dapat dicapai melalui dialog dan kerjasama yang baik antara pihak berkonflik.

Polsek Bunaken berharap bahwa kejadian ini akan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk menyelesaikan perbedaan mereka dengan cara yang sama, yaitu melalui dialog dan kekeluargaan. (AF)

Meimonews.com – Sebanyak 2277 mahasiswa Unsrat mengikuti program Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Angkatan 136. Setelah mendapat pembekalan, mereka dilepas untuk ditempatkan di lokasi yang telah ditentukan.

Penutupan dan pelepasan mahasiswa program KKT ini dilakukan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. Asean IPU di Auditorium Unsrat, Senin (4/9/2023).

Para mahasiswa program KKT ini akan ditempatkan di Kabupaten Minahasa Tenggara dengan tujuan 9 kelurahan dan 135 desa yang tersebar di 12 kecamatan.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsrat mengimplementasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemendikbudristek lewat program KKT Merdeka

Diketahui, KKT adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu.

Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan untuk melaksanakan KKT sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Diakhir kegiatan, mahasiswa diwajibkan membuat laporan yang isinya adalah kegiatan, informasi atau gambaran serta program dari sejak perencanaan, pelaksanaan serta hasil yang dicapai. (FA)