Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Dr. dr.Jimmy Panelewen, SpB-KBD bersama Dewan Direksi dan Pejabat terkait mendampingi Tim Konsultan Islamic Development Bank (IsDB) meninjau lokasi yang akan dibangun Gedung Kanker Terpadu, Kamis (8/6/2023) siang.

“Lahan seluas 2.200 meter dibutuhkan oleh IsDB untuk pembangunan Gedung Kanker Terpadu tersebut,. Lahan tersebut disiapkan di area parkiran depan Instalasi Rawat Jalan,” ujar Dirut.

Saat peninjauan, Tim Arsitektur RSUP Prof. Kandou dan Tim Konsultan IsDB langsung melakukan pengukuran area dimaksud.

Dokter Jimmy (sapaan Dirut) menjelaskan, ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Kesehatan RI melalui RSUP Prof. Kandou untuk mewujudkan pelayanan kesehatan secara maksimal di wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya.

Tak tanggung-tanggung, proyek pembangunan gedung setinggi 12 lantai tersebut bakal ditopang penuh oleh IsDB.

“Sejauh ini, pembahasan proyek berjalan dengan baik dibuktikan dengan peninjauan lahan yang mendapat respon baik dari tim konsultan IsDB,” ungkap dokter Jimmy.

Saat peninjauan, dokter Jimmy didampingi Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan, SH, MARS, Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto SpBTKV, Direktur Perencanaan, Keuangan dan BMN Dr. Erwin Siagian, SSTP MSi, serta Tim KSO RSUP Kandou. (Fer)

Meimonews.com – Memperingati HUT ke-65 Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Mdk dan didukung Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) pimpinan Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB, KBD menggelar kegiatan donor darah di Aula Grhadika Jaya Sakti Makodam, Rabu (7/6/2023).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kasdam XIII/Mdk Brigjen TNI M. Luthfie Beta, S.Sos, M.Si mewakili Pangdam Mayjen TNI Alfred Denny Tuejeh ini turut dihadiri Istri Pangdam, Pengurus Persit Kartika Candra Kirana, Kepala Rumkit Tk 2 RW Mongisidi dan jajaran Kodam.

Sebanyak 234 orang bersiap dan bersedia menjadi pendonor darah. Namun, dari jumlah tersebut hanya 184 orang yang lolos pemeriksaan dan diambil darahnya sementara 50 orang tidak bisa donasi karena tekanan darah tinggi atau rendah, kadar Hb kurang 12,7 atau lebih 17 dan lain-lain.

Beberapa pejabat utama Kodam dan istri mereka yang tergabung dalam organisasi Persit (Persatuan Istri Tentara) terlihat ikut mendonorkan darahnya dan lolos dalam pemeriksaan.

Di kesempatan itu, sebut Kepala UTD RSUP Kandou dr. Stephen Lapian kepada Meimonews.com, usai kegiatan, ada dua ibu Persit baru pertama kali mendonorkan darahnya yang berkenan ikut dalam kegiatan donor dara ini di momen HUT Kodam XIII/Mdk.

Dalam sambutannya, Kasdam mewakili Pangdam mengungkapkan, kegiatan donor darah dalam rangka HUT Kodam tahun ini dilaksanakan serentak di tiga tempat wilayah kerja Kodam XIII/Mdk, selain di Markas Kodam.

Disebutkan, kegiatan donor darah akan dilakukan di setiap perayaan di Markas Kodam dan wilayahnya dengan maksud untuk membantu masyarakat yang membutuhkan donor darah.

Banyak kali bila ada masyarakat menghubungi,  maka Kasdam bertanya perlu berapa pendonor dan sejumlah itu yang dikerahkan menuju UTDnya. “Kodam memiliki data lengkap golongan darah anggota,” ujar Kasdam. (AF)

Meimonews.com – Gubernur Lemhanas Andi Widjajanto, S.Sos, M.Sc, Ph.D berkunjung ke Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado sekaligus memberikan kuliah umum dengan topik Kompetisi Hegemoni, Pancasila dan Indonesia, Selasa (6/6/2023).

Dalam pemaparan materinya, Widjanto mengungkapkan, lanskap geopolitik Indonesia menghadapi kekuatan bertahan Amerika Serikat di Uyara dan kekuatan ekspansif Cina di Selatan.

Indonesia, menurutnya, harus memiliki kemampuan sendiri yaitu tidak berpihak ke Utara maupun ke Selatan.

“Menghadapi berbagai tantangan global Indonesia mengembangkan geopolitik berbasis Pancasila. Indonesia bukan negara agama, bukan negara ateis dan juga bukan negara sekuler,” tandasnya.

Ditegaskan, masa depan Indonesia menjadi negara maju dan besar, antara lain ditentukan bagaimana membangun kualitas demokrasi yang menjamin hak asasi manusia dan toleransi beragama.

“Dengan kata lain, harus memperkokoh serta mengimplementasi Pancasila sebagai dasar negara,” katanya.

Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU berterima kasih atas kunjungan Gubernur Lemhanas ke Unsrat Manado.

Kunjungan Andi Widjajanto ke Unsrat yang sekaligus memberikan kuliah umum, menurut Prof. Sompie, merupakan suatu kehormatan bagi civitas Unsrat Manado.

Diungkapkan, kuliah umum ini sebagai bentuk konkret kontribusi yang sangat berharga dari Gubernur Lemhanas kepada Unsrat.

“Ini merupakan kontribusi konkrit dalam memperkaya wawasan kebangsaan kita, seperti filosofi Dr Sam Ratulangi, Si Tou Timou Tumou Tou yang juga menjadi salah pokok penting kontribusi terhadap wawasan kebangsaan,”  jelas Rektor. (FA)

Meimonews.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Kodam XIII/Merdeka, Personil Kodim 1309/Manado melaksanakan kegiatan bersih-bersih Terminal Karombasan Manado, Selasa (6/6/2023).

Karya Bakti yang mengusung tema Kodam XIII/Merdeka patriot NKRI yang profesional, siap mendukung pembangunan nasional ini dipimpin Kasdim 1309/Manado Letkol Inf. Dedi Junaedi, SE.

Sekitar 100 personil yang terdiri dari para Danramil Jajaran Kodim 1309/Manado, Satuan Korem 131/Stg, Bintaldam XIII/Mdk, Minvetcaddam XIII/Mdk, Jasdam XIII/Mdk, Kesdam XIII/Mdk, Topdam XIII/Mdk, Zidam XIII/Mdk, Puskopad XIII/Mdk, Pendam XIII/Mdk, Polsek Wanea, PD Pasar dipimpin Direktur Umum Jefry Salilo, ASN Kecamatan Wanea dipimpin Camat Deisy Kalalo, Dishub Manado, FKPPI dan wartawan mengikuti kegiatan ini.

Dalam arahannya, Kasdim 1309/Manado mewakili Dandim 1309/Manado
Letkol Inf Himawan Teddy Laksono, S.I.Kom., M.Tr (Han) mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan pada saat ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT Kodam XIII/Merdeka.

“Diharapkan, kegiatan ini menjadi contoh untuk kedepannya dan akan tetap dilanjutkan oleh warga karena ini adalah merupakan tanggung jawab bersama dan mendukung pembangunan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kasdim.

Usai apel, karya bakti dilanjutkan dengan pembagian sektor atau target untuk pembersihan dengan ini Danramil 1309-03/WSM Mayor Inf. Frans Dahua selaku koordinator di lapangan dengan sasaran pembersihan di sekitaran Terminal Karombasan.

Pelaksanaan Karya Bakti ini, jelas Danramil, bukan semata karena HUT Kodam XIII/Merdeka tetapi bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara prajurit TNI dengan Instansi lainnya, dan agar bisa lebih dekat dengan masyarakat serta meningkatkan jiwa saling bergotong-royong.

“Diharapkan dalam kegiatan karya bakti ini TNI-Polri dan masyarakat terus menjalin tali silaturrahmi yang kuat sehingga terjaganya ideologi yang sama yaitu ideologi Pancasila untuk bersama menjaga kedaulatan NKRI,” tandas Danramil.

Dijelaskan, kegiatan Karya Bakti ini melibatkan TNI-Polri, masyarakat serta para sopir bus yang berada di terminal, ini merupakan budaya gotong-royong dan tradisi turun-temurun yang positif yang harus tetap dipertahankan.

“Negara pasti aman damai manakala aparat dan masyarakat bersatu bersama, kita harus mempunyai kecintaan kepada Negara, kebersamaan seperti ini merupakan wujud dari kecintaan kita antar sesama,” tandas Mayor Dahua.

Direktur Umum PD Pasar Kota Manado Jefry Salilo mengatakan, kegiatan ini merupakan perwujudan kepedulian dan peran satuan jajaran TNI dan Pemerintah dalam menunjang pelaksanaan pembangunan infrastruktur, khususnya pembersihan Terminal Pinasungkulan Karombasan.

“Harapan besar dalam kegiatan karya bakti ini dapat terus dilaksanakan, tentu dengan semangat kebersamaan dan kegotong royongan yang dapat memberikan kemudahan untuk para pedagang merasa aman dan sehat dengan lingkungan yang bersih,” ujar Salilo. (AF).

Meimonews.com – Pemerintah Provinsi Sulut  dan 10 Koordinator Rumah Sakit Pengampu di bawah koordinasi RSUP Prof. Dr. RD Kandou menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Jakarta, Rabu (31/5/2023).

Acara penandatanganan yang dilaksanakan di Jakarta, Rabu (31/5/2023) ini disaksikan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, dan dihadiri langsung Gubernur Sulut Olly Dondokambey serta Direktur Utama RSUP Kandou Jimmy Panelewen, dan kordinator rumah sakit lainnya.

Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Sulut. Dengan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi dan rumah sakit pengampu, diharapkan masyarakat Sulawesi Utara akan mendapatkan akses yang lebih baik terhadap perawatan medis yang berkualitas.

Dalam MoU tersebut, Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh rumah sakit pengampu, seperti peralatan medis, tenaga medis, dan fasilitas yang memadai. Pemerintah juga akan memberikan dukungan dalam mengembangkan sistem administrasi dan manajemen rumah sakit yang efisien.

RSUP Kandou sebagai rumah sakit pengampu akan berperan sebagai mitra strategis dalam meningkatkan layanan kesehatan di daerah tersebut. Mereka akan bekerjasama dengan pemerintah provinsi untuk menyediakan perawatan kesehatan yang berkualitas, melalui peningkatan infrastruktur rumah sakit, pengembangan program pelayanan, dan pelatihan tenaga medis.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey, menyampaikan harapannya, penandatanganan MoU ini akan membawa perubahan positif yang signifikan dalam sektor kesehatan di provinsi ini.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memastikan bahwa masyarakat Sulawesi Utara mendapatkan perawatan yang terbaik. Dengan kerjasama antara pemerintah dan rumah sakit pengampu, kami yakin dapat mencapai tujuan ini,” ujarnya.

Direktur Utama RSUP Kandou, Jimmy Panelewen mengungkapkan kegembiraannya terkait penandatanganan MoU ini. “Kami siap bekerja sama dengan pemerintah provinsi dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Sulawesi Utara. Melalui kolaborasi yang erat, kami berharap dapat memberikan perawatan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Diharapkan, MoU ini akan membuka jalan bagi kerjasama yang lebih luas antara pemerintah provinsi dan rumah sakit pengampu di masa depan. (Fer)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memastikan siap menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menangani dengan cepat masalah tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Langkah awal yang diambil adalah melakukan pemetaan (mapping) kemudian ditindaklanjuti dengan penindakan.

“Saya kira perintah Presiden terkait TPPO akan segera kami tindaklanjuti dengan mengambil langkah pemetaan dan penindakan,” ujar Kapolri di acara Rakernis Divisi Hubinter Polri di Serpong Tangerang, Banten, Rabu (31/5/2023).

Polri akan menindak tegas siapapun yang terlibat dalam TPPO. Saat ini,  tim sedang mempersiapkan diri untuk bekerja. “Sesuai dengan komitmen, kami akan tindak siapapun yang terlibat,” tandas Kapolri.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta agar dilakukan restrukturisasi Satgas TPPO. Selain itu, Jokowi juga menginstruksikan agar pemerintah dan aparat keamanan melakukan langkah cepat menangani masalah ini.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam rapat internal kabinet terkait TPPO di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (30/5/2023).

“Presiden menyatakan melakukan restrukturisasi Satgas Tim Tindak Pidana Perdagangan Oang, kemudian memerintahkan ada langkah-langkah cepat di dalam sebulan ini untuk menunjukkan kepada publik bahwa negara, kepolisian, negara, TNI dan aparat pemerintah yang lain itu bertindak tepat dan hadir untuk ini,” ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Pemerintah menilai masalah tindak pidana perdagangan orang dan pengiriman tenaga kerja ilegal ke luar negeri perlu mendapatkan perhatian. Para tenaga kerja yang dikirimkan tersebut biasanya dijadikan sebagai budak dan dianiaya. (AF)

Meimonews.com – Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat merayakan puncak peringatan Dies Natalis ke-63 di Graha Gubernuran,  Rabu (30/5/2023).

Turut hadir pada acara tersebut Asisten Pemerintahan Umum Setdaprov mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng,  Ketua Ikatan Keluarga Alumni Faperta Unsrat Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan, civitas akademika Faperta serta tamu/undangan lainnya.

Dekan Faperta Ir. Dedie Tooy, M.Si, Ph.D dalam laporannya memaparkan keberadaan Faperta saat ini serta hal-hal yang sudah dilaksanakan termasuk sejumlah kerjasama dan hasil-hasil penelitian yang dilakukan para dosen, program  pengabdian pada masyarakat termasuk pula kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangkaian Dies Natalis tahun ini.

Khusus kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam rangka Dies kali, sebut Tooy antara terdiri dari menanam cabe di lokasi lahan percobaan Wailan Tomohon, serta panen tanaman semangka dan penyuluhan pengendalian hama terpadu pada tanaman pangan di Desa Kauditan Minahasa Utara.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU dalam sambutannya mengingatkan agar  Dies Natalis ini dijadikan momen yang menginspirasi, memotivasi dan mendorong untuk terus berjuang demi keunggulan inovasi.

Selain itu, sebagai pengembangan potensi bersama untuk terus memajukan Fakultas Pertanian sebagai pusat unggulan dalam bidang pertanian, sehingga visi Unsrat Unggul Berbudaya menuju World Class University akan terlaksana.

Unsrat juga, sebut Rektor, menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan selaku Ketua Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Pertanian atas kontribusi dan inspirasi serta ide inovatif sehingga membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan.

Pemerintah Sulut mengakui kontribusi Faperta Unsrat dan lulusannya yang telah mampu menerapkan ilmu di bidangnya dalam mengelola
sumber daya alam (SDA) yang dimiliki daerah Sulut secara optimal hingga saat ini.

Pengakuan itu disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan Umum Sekdaprov Fransiscus E. Manumpil, M.Env, Mgmt yang membacakan  sambutan tertulis Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE pada acara puncak tersebut.

Gubernur berharap, ke depan, Faperta Unsrat mampu terus bergerak maju dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan serta kemajuan teknologi di bidang pertanian.

Pemerintah, sebutnya, telah mencanangkan program Mari Jo Ba Kobong dengan tujuan kedaulatan dan kemandirian pangan daerah.

Oleh karenanya, diajak kita semua untuk terus dan terus digaungkan dan sosialisasikan kepada seluruh masyarakat program dari pemerintah untuk menghasilkan output dan outcome yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Gubernur mengingatkan pula agar civitas Faperta Unsrat untuk menjaga komitmen dan dedikasi serta eksis dan terus berkontribusi bagi keberhasilan pembangunan daerah dan bangsa.

“Terlebih, mengoptimalkan 8 Program Studi dimiliki agar terus unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penerapan teknologi terkini, pengabdian kepada masyarakat, serta mempersiapkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing tinggi,” sebutnya.

Kepada seluruh civitas akademika juga alumni Faperta, Gubernur meminta untuk terus memberikan hal-hal terbaik dan positif. Terus berpacu dalam melodi, terus berkarya, terus belajar, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas yang bermutu dan proposional demi eksistensi dan progresivitas Faperta Unsrat ke depan.

Dalam percakapan dengan wartawan, Ketua Ikatan Keluarga Alumni Faperta Unsrat Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan menyampaikan selamat berdies natalis ke-63 kepada Faperta Unsrat. Ia berharap, Faperta semakin berkarya untuk menghasilkan SDM pertanian bermutu dan berkelas .

“Saya berharap Fakultas Pertanian terus bersinergi dengan Pemda terutama dalam program Mari Jo Bakobong, meningkatkan potensi pertanian Sulut untuk mewujudkan masyarakat yang semakin maju dan sejahtera,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado memiliki komitmen yang kuat untuk menekan angka stunting di Kota Manado demi membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan menuju Manado Maju dan Sejahtera.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Walikota Manado Richard Sualang selaku Ketua TPPPS Kota Manado saat memaparkan penilaian kinerja penurunan stunting tahun 2023 di The Sentra Hotel Manado, Selasa (30/5/2023).

“Adapun beberapa upaya dilakukan berkolaborasi dengan 11 perangkat daerah dan kecamatan serta Tim Penggerak PKK dengan sasaran ibu hamil hingga melahirkan sampai usia kelahiran 23 bulan dengan cara dilakukan pendampingan terhadap sasaran resiko tinggi,” ujar Sualang.

Pemkot Manado, sambung mantan anggota DPRD Sulut ini, juga mendorong kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kesadaran melakukan pengecekan kehamilan maupun pengukuran terhadap bayi agar dapat dimonitor dan ditangani secara baik.

“Tak lupa kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang turut serta membantu dan bekerjasama demi menekan angka stunting. Begitupula dengan masukan-masukan dari tim penilai akan menjadi perhatian bagi kami Pemerintah Kota Manado,” sebut mantan Wakil Ketua DPRD Manado ini.

Turut hadir, Ketua TP-PKK Kota Manado Irene Angouw-Pinontoan, sejumlah Kepala SKPD terkait hingga kecamatan dan tenaga kesehatan. (lk)

Meimonews.com -:Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng tampil membawakan orasi di Rapat Paripurna DPRD Minahasa Tenggara (Mitra) dalam rangka memperingati HUT ke-16 Kabupaten Mitra, di ruang rapat dewan, Selasa (23/5/2023).

Orasi yang dibawakan Prof. Sompie mengangkat tema Perspektif Ilmiah Leadership dalam Peran Budaya.

Dalam orasinya, Prof. Sompie menegaskan, keberhasilan suatu institusi pemerintahan dalam mengemban tugas sebagai lembaga eksekutif bukanlah semata-mata tertuju kepada output, tetapi harus pula dinilai melalui proses identification of needs.

“Sehingga fungsi penyelenggaraan pemerintahan dapat menjawab setiap kebutuhan masyarakat yang akhirnya outcome dari tindakan pemerintah dapat dinikmati oleh masyarakat Minahasa Tenggara,” ujarnya.

Menurutnya, leadership dalam perspektif ilmiah berbicara bagaimana individu mempengaruhi, mengarahkan dan memotivasi kelompok orang untuk mencapai tujuan bersama.

“Perspektif ilmiah tentang kepemimpinan dalam peran budaya mencerminkan pentingnya konteks budaya dalam memahami dan menerapkan kepemimpinan yang berhasil,” tandas Prof. Sompie. (FA)

Meimonews.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima para pimpinan purnawirawan TNI-Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (22/5/2023). Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi membahas mengenai sejumlah hal, di antaranya mengenai kesejahteraan bagi para purnawirawan.

“Kami menyampaikan kepada Bapak Presiden dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para purnawirawan. Kami akan mengajukan beberapa masukan yang berkaitan dengan take home pay,” ujar Ketua Umum Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (Pepabri) Agum Gumelar dalam keterangannya usai pertemuan.

Seperti dilansir BPMI Setpres, Agum Gumelar juga menyatakan, pihaknya telah menyusun usulan kepada Presiden dan berharap dapat diberikan kebijakan mengenai hal tersebut.

“Ini policy dari Menteri Keuangan. Tentunya yang kita harapkan. Ini kami sudah membuat proposalnya dan kami akan sampaikan kepada Bapak Presiden,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan mengenai perkembangan situasi global. Gumelar menyatakan, pihaknya optimistis menghadapi situasi tersebut dengan hasil yang telah Indonesia miliki.

“Kami mendapatkan arahan dari beliau tentang perkembangan situasi kondisi negara, bangsa dihadapkan pada kondisi global dan semuanya memperlihatkan satu situasi yang tidak membuat kita pesimis. Kita optimis tentang hasil yang sudah kita raih selama ini,” tegasnya.

Gumelar pun memberikan apresiasi terhadap kebijakan yang telah dibuat pemerintah yang telah mendukung stabilitas ekonomi nasional, salah satunya kebijakan hilirisasi industri. “Itu saya rasa sesuatu yang mau tidak mau kita akui ini sangat membantu stabilnya ekonomi kita,” jelasnya.

Selain itu, Gumelar juga menyatakan, purnawirawan akan mendukung berjalannya Pemilu 2024 agar dapat berjalan dengan baik. Purnawirawan bisa berperan agar supaya Pemilu 2024 ini bisa berjalan dengan baik, bisa berjalan dengan tanpa gangguan-gangguan yang berarti.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. (Fer)