Meimonews.com – Erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro) tidak saja berdampak kepada masyarakat daerah setempat tapi juga masyarakat di sejumlah daerah.

Menyikapi adanya penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Ruang tersebut, Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Andrei Angouw (Walikota) dan Richard Sualang (Wakil Walikota) mengimbau kepada masyarakat Kota Manado yang akan beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan masker.

Abu vulkanik yang tersebar di atas motor yang diparkir di halaman terbuka baru sekitar dua jam

Kenapa harus menggunakan masker ? Karena abu vulkanik yang terhirup bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.

Setidaknya, sebut imbauan Pemkot Manado tersebut, ada tiga dampaknya. Pertama, radang saluran pernapasan atas akut; kedua, radang pada selaput mata, dan ketiga, dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan radang di paru-paru. (lk)

Meimonews.com – Kongregasi Suster-suster Jesus Maria Joseph (SJMJ) menggelar Kapitel Kedua di Panti Samadi Tomohon, 11-27/4/2024.

Sebanyak 31 suster yang terdiri dari delegasi ex-officio dan peserta yang dipilih dalam Kapitel Provinsi-provinsi (Jakarta, Makassar dan Manado) mengikuti kapitel yang mengusung tema Walking Together as Prophets of Hope at the Dawn.

Dalam kapitel ini, para peserta dibimbing oleh Sr. Brigid Lawlor, RGS dari Amerika. Sr. Brigid adalah Penasehat Paus untuk Religius.

Ada juga fasilitator Mrs. Maureen Jenkins dari Amerika. Beliau adalah seorang fasilitator internasional bidang Imaginal Training dan pernah memberi training di Telkomsel.

Kapitel dipimpin Dewan Pimpinan Umum yakni Sr. Theresia Supriyati (Pemimpin Kongregasi), Sr. Francinetti Manua, Sr. Jeannette Runtu dan Sr. Monika Kalangi (Anggota Dewan).

Pelaksanaan Kapitel diawali misa yang dipersembahkan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC yang diadakan di Gereja Hati Kudus Tomohon. (lk)

Meimonews.com – Bacaan Injil hari Minggu (14/4/2024) menghantar kita kembali ke peristiwa malam sesudah Paskah. Para rasul berkumpul di Ruang Atas (Cenaculum, ruang makan), ketika kedua murid kembali dari Emaus dan menceritakan pertemuan mereka dengan Yesus.

Dan ketika mereka sedang mengungkapkan sukacita mereka atas pengalaman itu, Dia yang Bangkit menampakkan diri kepada seluruh komunitas. Yesus datang tepat ketika mereka sedang berbagi kisah perjumpaan mereka dengan-Nya.

“Peristiwa ini membuat saya berefleksi bahwa berbagi itu baik, berbagi iman itu penting. Kisah ini membuat kita berpikir tentang pentingnya berbagi iman akan Yesus yang telah bangkit,” ujar Paus Fransiskus dalam salah satu pokok permenungannya, sebagaimana dibagikannya sebelum Doa Regina Caeli, Minggu (14/4/2024).

Diungkapkan, setiap hari kita dibombardir oleh ribuan pesan. Banyak pesan yang dangkal dan tidak berguna, yang lain mengungkapkan rasa ingin tahu yang tidak bijaksana atau yang lebih buruk lagi, muncul dari gosip dan kedengkian. Pesan-pesan seperti itu adalah berita yang tidak ada gunanya, bahkan menyakitkan.

Namun, ada juga berita yang baik, positif dan membangun, dan kita semua tahu betapa senangnya mendengar hal-hal yang seperti itu, dan betapa kita merasa lebih baik lagi ketika hal itu terjadi. Dan juga adalah baik untuk berbagi kenyataan yang, baik atau buruk, telah menyentuh hidup kita, sehingga kita dapat membantu orang lain.

“Namun, ada satu hal yang sering kali sulit kita bicarakan. Kita bergumul untuk membicarakan tentang apa ? Tentang hal terindah yang harus kita bicarakan yakni perjumpaan kita dengan Yesus. Masing-masing dari kita, sanbungnya, telah berjumpa dengan Tuhan dan kita bergumul untuk membicarakannya,” sebutnya.

Masing-masing dari kita dapat berbicara banyak tentang hal ini yakni untuk melihat bagaimana Tuhan telah menyentuh kita, dan ini untuk dibagikan, bukan untuk menguliahi orang lain, tetapi dengan membagikan momen-momen unik di mana kita merasakan Tuhan hidup, dekat, menyalakan sukacita di dalam hati kita atau menghapus air mata, menularkan kepercayaan diri dan penghiburan, kekuatan dan semangat, atau pengampunan dan kelembutan.

Perjumpaan-perjumpaan seperti ini, yang masing-masing kita telah alami dengan Yesus, menurut Paus Fransiskus, harus dibagikan dan diteruskan. Hal ini penting untuk dilakukan di dalam keluarga, di dalam komunitas, dengan teman-teman.

Sama halnya dengan menceritakan inspirasi-inspirasi baik yang telah mengarahkan hidup kita, pikiran dan perasaan baik yang sangat membantu kita untuk maju, bahkan upaya dan usaha yang kita lakukan untuk memahami dan maju dalam kehidupan iman, bahkan mungkin untuk bertobat dan berbalik dari jalan-jalan kita.

“Jika kita melakukan hal ini, Yesus, seperti yang dilakukan-Nya kepada murid-murid di Emaus pada malam sesudah Paskah, akan mengejutkan kita dan membuat perjumpaan dan lingkungan kita menjadi lebih indah,” tandasnya.

Jadi, marilah kita coba ingat kembali, saat-saat yang sangat berpengaruh dalam hidup kita, sebuah perjumpaan dengan Yesus yang menentukan jalan dan arah hidup kita. Setiap orang pernah mengalaminya, setiap orang pernah mengalami perjumpaan dengan Tuhan.

“Marilah kita hening sejenak dan ingat kapan saya menemukan Tuhan ? Kapan Tuhan menjadi dan terasa begitu dekat dengan saya ? Marilah kita bermenung dalam keheningan. Dan kisah perjumpaan dengan Tuhan ini, apakah saya bagikan untuk memuliakan Tuhan ? Dan juga, apakah saya juga mendengarkan orang lain ketika mereka bercerita tentang perjumpaannya dengan Yesus ?” ajak Paus Fransiskus.

Semoga Bunda Maria, sambungnya, membantu kita untuk membagikan iman kita untuk membuat komunitas kita semakin menjadi tempat perjumpaan dengan Tuhan. (*/lk)

Meimonews.com – Mgr. Petrus Turang Pr mengingatkan kepada imam-imam/pastor-pastor baru agar tidak mengejar karier karena dalam tugasnya sebagai imam/pastor tidak dibenarkan hal itu.

Peringatan Uskup Agung Kupang tersebut disampaikan saat memberikan homili pada Perayaan Ekaristi Tahbisan Imam di  Gereja Paroki Hati Tersuci Maria Katedral Manado, Sabtu (13/4/2024).

Ditegaskan, pastor/imam bukan mengejar/mencapai karier. Kalau ada imam/pastor selalu bercita-cita jadi pastor paroki atau Superior atau jabatan lain, itu tidak benar. “Keluar saja dari imam/pastor,” tandas Uskup kelahiran Tataaran, Minahasa ini.

Menurutnya, imam/pastor adalah pembagi berkat, pembagi kasih yang berpegang teguh pada Allah.

Seorang imam/pastor mengaktualisasikan ketaatan kepada Uskup, bukan kepada diri sendiri. Imam/pastor harus menjadikan umat cinta kepada Tuhan.

“Hukum yang paling utama adalah memberi diri. Seorang imam adalah pembawa rahmat dengan tulus hati, dengan rendah hati, dengan senang hati,” ujar gembala berumur 75 tahun ini.

Mantan Ketua Komisi PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi) Keuskupan Manado ini mengingatkan pula agar para imam/pastor tidak boleh pilih-pilih, tidak ego-drama.

Para imam/pastor, menurutnya, harus menjadi imam/pastor yang secara manusiawi menghadirkan martabat mulia dari setiap orang atau kelompok orang, supaya apa yang dinyanyikan yakni Tuhanlah gembalaku aku tak akan berkekurangan sungguh benar.

“Supaya kasih Allah itu hadir setiap hari di paroki, kelompok umat. Supaya kasih Allah itu terkenal dengan benar. Supaya umat sadar kehadiran Allah,” jelas Mgr. Turang.

Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC dalam kata penutup, sebelum mengumumkan tempat tugas para imam/pastor baru, mengatakan, untuk sampai seperti sekarang ini (menjadi imam/pastor) ada proses yang panjang.

Diungkapkan, apa yang terjadi saat ini, ada awalnya. Tuhan yang memberikan kepada keluarga, berproses dalam keluarga, juga asa keterlibatan umat di lingkungan masing-masing, di stasi dan paroki serta pendidikan di seminari  mulai dari pendidikan dasar, pendidikan calon imam, keterlibatan di umat, stasi, paroki dan mendampingi mereka.

Sebelum menjadi imam, harus mengikuti pendidikan di seminari selama 6 tahun , belum lama di tambah tahun pastoral dan diakonal. Belum lagi ada yang lewat seminari Agustinianum, atau seminari menengah dan bahkan ditambah seminari kecil.

Disebutkan, kita bersyukur karena perjalanan ini sudah berhasil dilewati mereka sehingga menjadi imam. Oleh karena itu, mari torang dukung para imam-imam ini dengan doa dan memberikan teguran bila diperlukan agar mereka tetap berjalan sebagai mereka diutus/ditugaskan Tuhan di dunia ini.

“Torang samua hadir di tempat ini sebagai saksi-saksi dari peristiwa iman ini, pesta tahbisan imam-imam baru,” ujar Mgr. Rolly.

Pastor Ekaristho Gerhani Silap Pr dalam sambutannya mewakili imam-imam/pastor yang baru ditahbiskan menegaskan, panggilan Yesus terkadang misteri, tetapi misteri itu terungkap hari ini, lewat peristiwa tahbisan. “Ketika Dia memanggil kami masuk di seminari, belajar dan berproses, dibina dan membina diri, menjalani masa-masa pastoral di tengah umat, pun di lembaga pada hari ini kami boleh menerima rahmat tahbisan imamat,” ujarnya.

Firman Tuhan yang terdapat dalam Matius 4 ayat 19 yakni Mari ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia ini, sebut Silap, menggetarkan dan menyentuh mereka, menunjukkan bagaimana Tuhan memanggil mereka berjuang, menjalani ritme dan dinamika panggilan untuk melayani dan membawa terang kepada sesama.

Prosesnya, menurutnya, tidak mudah karena ada banyak hal yang harus dikorbankan dan diperjuangkan. Perjalanan ini mengajarkan mereka untuk menghargai dan belajar dari segala proses yang ada

“Proseslah yang membentuk kami, di mana di dalamnya ada jatuh-bangun, suka-duka yang terkadang melemahkan, menggoyahkan tetapi sebaliknya membuat kami kuat dan memantapkan pilihan sehingga kami bisa seperti ini,” tandasnya.

Diketahui, (Baca : Tujuh Frater Diakon Ditahbiskan jadi Imam oleh Mgr. Turang), ada tujuh imam/pastor baru yang ditahbiskan Mgr. Turang di dampingi Uskup Manado Mgr. Rolly dan Uskup Terpilih Keuskupan Agung Kupang Mgr. Heronimus Pr serta Rektor Seminari Pineleng Pastor Amri Wuritimur Pr dan Superior SkolastikatMSC Pineleng Pastor Yulius Sodah MSC.

Ketujuh imam/baru tersebut adalah Pastor Aloisius Wazi Pr, Pastor Fransiskus Ivandi Panda Raja Pr, Pastor Edward Eduardo Salilo Pr, Pastor Brelianus Susu Ndana Pr, Pastor Ekaristho Gerhani Silap Pr. Pastor Rexi Alfrids Baptisma Kawuwung MSC dan Pastor Zakarias Mayabubun MSC.

Hadir pada acara tahbisan adalah seratusan imam/pastor se-Keuskupan Manado, para frater, suster, bruder serta tamu/undangan seperti Sekda Talaud Johanis Kamagi, para orangtua/keluarga imam baru serta umat Katolik termasuk dari paroki di mana imam/pastor baru berasal atau pernah bertugas pastoral/diakonal.

Usai perayaan ekaristi, dilanjutkan acara syukuran di Wisma Montini, yang berada di kompleks Wisma Keuskupan Manado (berseberangan jalan dengan gereja Katedral Manado). (lk)

Meimonews.com -Tujuh orang frater diakon ditahbiskan menjadi imam/pastor oleh Uskup Agung Kupang Mgr. Petrus Turang Pr pada Perayaan Ekaristi (misa) yang dipimpin Mgr. Turang di dampingi Uskup Terpilih Keuskupan Agung Kupang Mgr. Hironimus Pakaenoni Pr,  Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC serta Rektor Seminari Pineleng Pastor Amri Wuritimur Pr dan Superior Skolastik MSC Pineleng Pastor Yulius Sodah MSC.

Turut mendampingi di acara misa yang dilaksanakan di Gereja Paroki Hati Tersuci Maria Katedral Manado, Sabtu (13/4/2024), seratusan imam/pastor Keuskupan Manado dan Tarekat MSC (Missionarii Sacratissimi Cordi Jesu/Misionaris Hati Kudus Yesus).

Ribuan umat Katolik termasuk dari beberapa paroki/asal para imam baru dan keluarga mereka serta tamu/undangan seperti Sekda Talaud Johanis Kamagi dan para frater, bruder, suster menyaksikan peristiwa sakral tersebut baik dari dalam gereja maupun di samping gereja.

Upacara tahbisan diawali pemilihan calon tahbisan baru dan permohonan tahbisan mewakili umat serta homili uskup pemimpin misa.

Kemudian, pengikraran janji setia calon tahbisan, litani para kudus, penumpangan tangan, doa tahbisan, pengenaan kasula, pengurapan tangan, penyerahan piala dan patena serta salam damai.

Saat Mgr. Turang memberi “salam damai,” imam/pastor baru menanggapinya dengan jawaban “dan bersama rohmu.”

Uskup pendamping dan para imam/pastor yang menghadiri misa pun ikut memberikan salam damai kepada imam/pastor baru tersebut.

Para imam/pastor baru tersebut adalah Pastor Aloisius Wazi Pr, Pastor Fransiskus Ivandi Panda Raja Pr, Pastor Edward Eduardo Salilo Pr, Pastor Brelianus Susu Ndana Pr, Pastor Ekaristho Gerhani Silap Pr. Pastor Rexi Alfrids Baptisma Kawuwung MSC dan Pastor Zakarias Mayabubun MSC.

Di penghujung misa, sebelum berkat pengutusan, Mgr. Rolly memberikan beberapa kata sambutan dan mengumumkan tempat penugasan para imam baru tersebut.

Setelah perayaan ekaristi, dilanjutkan dengan acara ramah tamah di Wisma Montini, yang berlokasi di kompleks Wisma Keuskupan (berseberangan dengan Gereja Katedral).

Usai ramah tamah, baik keluarga imam baru, kenalan maupun umat mengambil waktu untuk meminta berkat dari imam-imam baru dan foto bersama. (lk)

Meimonews.com – Pemerintah Kota Manado meminta kepada warganya untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor (rannor) khususnya sepeda motor yang menggunakan knalpot racing/brong.

Permintaan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Walikota Manado Andrei Angouw bernomor 100.3.4.3/D.06/Satpp/392/2024 tentang Larangan Pengguna Knalpot Racing/Brong.

“Ya, Pemerintah Kota Manado lewat Walikota Manado telah mengeluarkan surat edaran tersebut,” ujar Kepala Dinas Kominfo Manado Reyn Heydemans kepada Meimonews.com via telefon, Senin (8/4/2024).

Ada empat poin yang tertuang dalam surat edaran tersebut. Pertama, sepeda motor tidak boleh lagi menggunakan knalpot racing/brong di jalan kota Manado. Kedua, usaha bengkel motor tidak boleh melayani warga untuk membuat knalpot brong.

Ketiga, aparat terkait akan mencabut semua knalpot brong di jalan. Keempat, kita semua berjalan memiliki aturan supaya tidak menganggu ketenteraman dan ketertiban umum bagi warga lainnya.

“For warga Manado, inga-inga ne,” ujar Kadis Kominfo mengingatkan. (lk)

Meimonews.com – Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudhiawan bersama Wagub Steven O. Kandou dan Pangdam XIII/Merdeka serta segenap Forkopimda Sulut lainnya, melakukan pemantauan ketersediaan dan harga bahan pokok pangan di Pasar Bersehati Manado, Sabtu (6/4/2024).

Pemantauan dilakukan di pagi hari, di sela-sela kesibukan pedagang dan para pengunjung pasar melakukan transaksi jual beli.

“Hari ini Forkopimda Sulut melakukan kunjungan ke Pasar Bersehati Manado dengan tujuan melihat langsung perkembangan harga jelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Sulut.

Menurut Wagub, biasanya menjelang hari raya, terjadi kenaikan harga sembako. “Alhamdulillah untuk harga kali ini tidak terlalu naik, masih wajar dan suplai barangnya juga ada,” jelasnya.

IWagub menyampaikan terima kasih kepada Bulog yang sudah mendukung ketersediaan bahan pangan yang ada.

“Paling tidak kondisi di Pasar Bersehati ini juga menggambarkan kondisi pasar-pasar lainnya yang ada di Sulawesi Utara. Pemda bersama TNI-Polri akan mengawal ketersediaan sembako masyarakat Sulawesi Utara dalam rangka menyambut Idul Fitri,” tegasnya.

Kapolda mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik sehingga melakukan penimbunan bahan pangan. “Tidak usah panik. Harga memang agak naik sedikit,” ujarnya.

Kepada para pedagang dan distributor, diminta Kapolda agar jangan menimbun atau menahan bahan, yang bisa mengakibatkan kekacauan dalam masyarakat. (AF)

Meimonews.com – Dr. Daud Markus Liando, M.Sc terpilih menjadi Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat periode tahun 2024-2028 saat proses pemilihan, Jumat (5/4/2024).

Pemilihan yang diadakan di Aula FISIP Unsrat Manado ini dilakukan pada Rapat Senat Tertutup FISIP Unsrat yang dipimpin Dr. Drs. Burhan Niode, MM (Ketua Senat) yang turut dihadiri Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng dan Dekan FISIP Unsrat Manado periode tahun 2020-2024.

Sebelum diadakan pemilihan, para calon dekan mempresentasikan visi, misi dan program mereka bila menjadi orang nomor satu di fakultas tersebut.

Berdasarkan hasil pemilihan, Dr. Daud Markus Liando, SIP, M.Si mendapat 14 suara, Dr. Drs. Johny Revo Elia Tampi, M.Si 6 suara, sementara Dr. Sherly Yvonne Viviane Irene Goni, S.Sos, M.Si tidak mendapat suara.

“Pelantikan Dekan baru Fisip Unsrat Manado akan dilaksanakan sore ini,” ujar Anggota Panitia Pemilihan Donald Monintja kepada Meimonews.com, usai pemilihan.

Diketahui, sesuai informasi Panitia Pemilihan (Ketua Dr. Grace Waleleng, S.Sos, M.Si dan Anggota Dr. Donald  Monintja, S.Sos, M.Si) kepada Meimonews.com di Manado, Selasa (2/4/2024), Rektor Unsrat Manado telah menetapkan tiga calon akan ikut dalam tahapan pemilihan lewat SK Rektor Unsrat Manado Nomor : 760/UN12/KP/2024 tanggal 1 April 2024.

Ketiga calon tersebut mengacu pada penetapan Senat FISIP Unsrat setelah melakukan penjaringan oleh Panitia Pemilihan. Dari 14 calon yang ada, 4 dinyatakan lolos untuk kemudian mendapatkan SK Rektor, yang sesuai aturan, hanya tiga calon yang diikutsertakan dalam proses selanjutnya (pemilihan).

Ketiga calon yang ditetapkan adalah Dr. Drs. Revo Elia Tampi, M.Si (Wakil Dekan 2), Dr. Daud Markus Liando, SIP, MSi (Dosen) dan Dr. Sherly Yvonne Viviane Irene Goni, S.Sos, M.Si (Kepala Jurusan Sosial). (FA)

Meimonews.com – SMA Negeri 8 Manado menggelar Ujian Akhir dalam bentuk Presentasi Esai, Selasa – Jumat (2-5/4/2024). Ujian ini dilakukan dengan dua metode yakni daring dan luring.

Ada sebanyak 337 siswa sekolah pimpinan Dra. Mediatrix Maryani Ngantung, M.Pd ini mengikuti ujian dalam bentuk presentasi esai, yang sudah diterapkan sejak tahun lalu.

“Ada 3 siswa yang mengikuti secara daring karena mereka, yang merupakan atlit dan sedang mengikuti kegiatan lomba di luar daerah. Sedang sisanya secara luring,” ujar Ketua Panitia Presentasi Esai Kelas XII Ronald Bill Rondonuwu, S.Th kepada Meimonews.com di sela kegiatan, Selasa (2/4/2024).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sumber Daya Manusia ini menambahkan, para siswa yang mengikuti ujian ini di dampingi guru pembimbing sebanyak 44 orang dan guru penguji sebanyak 44 orang ditambah pimpinan sekolah dan penguji tamu.

Presentasi Esai Kelas XII ini dibuka Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili Kepala Bidang PSMK Vecky Pangkerego, M.Pd.

Turut hadir Staf Khusus Gubernur Bidang Pendidikan Dra. Anne Areros Dondokambey, Pengawas Bina Sekolah Dra.Fransina Takakobi, M.Pd, Kepala Sekolah Dra. Mediatrix Maryani Ngantung, M.Pd, seluruh Wakil Kepala Sekolah, guru dan pegawai.

Diketahui, presentasi esai ini merupakan Karya Tulis Ilmiah yang disusun oleh masing-masing siswa SMA Negeri 8 Manado sebagai bentuk ujian akhir sekolah.

Kalau sebelumnya, pelaksanaannya ada yang perorangan tapi ada juga yang berkelompok, namun kali ini dilaksanakan secara perorangan. (Fer)

Meimonews.com – Program Kamberu yang merupakan program inovasi dan terobosan pimpinan SMA Negeri 8 (Smandel) Manado mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulut, dalam hal ini, Wakil Gubernur Sulut Steven O. Kandouw.

Apresiasi itu diungkapkan Wagub Sulut ketika ia di dampingi sang istri dr. Kartika Devi Tanos, Asisten I Drs. Denny Mangala, MS dan Kepala Dinas Pendidikan Sulut Dr. Femmy Suluh, MSi berkunjung ke Smandel, Rabu (27/3/2024).

“Inovasi-inovasi seperti ini sangatlah diperlukan untuk meningkatkan minat dan bakat siswa dalam bidang pertanian,” ujar Wagub.

Wagub lagi panen ikan mujair. (Foto : Dokumen eskul perfilman Smandel PSP Kamberu)

Dalam motivasi dan paparannya, Wagub sempat memberikan penilaian atas kenerja sekolah/kepala sekolah dengan nilai 9,8 dari 10 atau 98 dari 100 dan disambut tepuk tangan dan gegap gempita dari 1100-n siswa serta para guru dan yang hadir di lapangan.

Wagub juga menyampaikan hal ini tidak akan terjadi jika tidak ada keberanian kepala sekolah selaku nahkoda kapal yang mau dan berani menekan tombol Enter.

“Kerjasama sekolah dengan Komite bersama semua orangtua sudah nampak nyata dengan terlaksannya program Kamberu ini,” sebutnya.

Ditambahkan, hal ini yang namanya kolaborasi/sinergitas yang kompak, sekolah, komite sekolah, orangtua siswa dan para siswa semua supaya benar-benar membawa dampak untuk waktu sekarang dan bekal positif berwirausaha setelah selesai dari SMA Negeri 8 PSP Kamberu ini.

Dalam kunjungannya di SMA Negeri 8 Manado ini, Wagub dan rombongan memanen kangkung sehat dan ikan mujair yang ada di kompleks sekolah ini

Program Kamberu (kampanye bertani urban) merupakan sebuah rencana aksi wirausaha pertanian di sekolah yang menggerakkan seluruh elemen sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan pertanian berkelanjutan sebagai proyek pembelajaran.

Sebagai sekolah penggerak, sebut Kepala SMA Negeri 8 Manado Drs. Mediatrix Maryani Ngantung, M.Pd kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (27/3/2024), harus ada inovasi yang dibuat agar sekolah ini maju.

Makanya, pihaknya membuat terobosan dengan melibatkan Dr. Marten Meruntu, orangtua siswa yang punya kepedulian dan pengetahuan bertani lewat program bertani di sekolah dengan nama Kamberu.

“Lewat program ini, kami ingin agar para siswa tidak malu untuk berkebun/bertani. Sebab, bidang ini cukup menjanjikan, dan bisa membantu masalah-masalah bangsa,” ujarnya.

Dipakainya nama Kamberu, jelas mantan Kepala SMA Negeri 9 Manado ini, terinspirasi dari satu babak dari tarian Maengket yang disebut Maowey Makamberu, di mana gerak dan lagunya mengungkapkan syukur kepada Tuhan atas hasil pertanian yang berlipat ganda.

Secara etimologis, Kamberu berasal dari bahasa daerah suku-suku Minahasa dan beberapa dialek menyebut juga “kan weru” yang berarti makanan baru.

Dalam kunjungannya ke lembaga pendidikan.menengah atas yang berlokasi di Kelurahan Kairagi Dua tersebut, Wagub memberikan pula motivasi kepada para siswa untuk terus giat belajar dan memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan dan perguruan tinggi.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci untuk meraih masa depan yang cerah. “Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan kalian. Oleh karena itu, teruslah belajar dengan tekun dan jangan mudah menyerah,” pesannya.

Dalam kunjungannya di SMA Negeri 8 Manado ini, Wagub dan rombongan memanen kangkung sehat dan ikan mujair yang ada di kompleks sekolah ini. (Fer)