Meimonews.com – Polda Sulawesi Utara melaksanakan apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Patuh Samrat 2025 di Lapangan Presisi Polda Sulut, Jalan Bethesda Mando, Senin (14/7/2025).

Gelar pasukan yang dipimpin Irwasda Polda Sulut Kombes Pol Yakub Dedy Karyawan ini dihadiri para PJU Polda Sulut, pimpinan stakeholder terkait, personil Polri, TNI, Satpol PP, Perhubungan, Jasa Raharja dan Bapenda Sulut.

“Apel gelar pasukan ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh polda dan polres se-Indonesia, dengan maksud untuk menciptakan situasi kamseltibcar lantas menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia dan memperingati pencanangan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” ujar Irwasda.

Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Patuh Samrat 2025 dilaksanakan selama 14 hari (14-27/7/2025).

Irwasda juga menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025 di Sulut selama bulan Januari sampai dengan Juni sebanyak 1.225 kejadian, dengan angka fatalitas korban meninggal dunia sebanyak 155 jiwa, korban luka berat sebanyak 170 orang dan korban luka ringan sebanyak 1.597 orang.

“Jika dibandingkan dengan angka kasus kecelakaan lantas pada tahun 2024 periode Januari sampai dengan Juni mengalami penurunan sebanyak 12 %, baik dari segi kuantitas maupun fatalitas,” jelasnya.

Hal ini, menurnua, menjadi salah satu pendorong Polri bersama TNI dan instansi terkait melakukan langkah serius dengan melaksanakan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Patuh Samrat 2025.

“Ke depan diharapkan angka kasus kecelakaan lalu lintas dapat menurun melalui kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas,” ujarnya.

Operasi ini lebih mengedepankan pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang peraturan lalu lintas. (AF)

Meimonews.com – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dalam mengelola sampah,

Pengelolaan sampah di ibukota Provinsi Sulut ini diapresiasi karena dikelola secara bertahap namun terarah.

Apresiasi tersebut disampaikan Menteri di dampingi Walikota Manado Andrei Agouw ketika berkunjung ke tempat pembuangan akhir (TPA) Sumompo, Sabtu (12/7/2025).

Kunjungan ini dilakukan saat Menteri Lingkungan Hidup transit di Kota Manado usai melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Halmahera Tengah. Menteri meninjau langsung kondisi dan sistem pengelolaan sampah di TPA Sumompo.

“Saya memberikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota Manado dan seluruh jajaran yang telah berupaya menunjukkan kemajuan dalam pengaturan area TPA dan pengelolaan sampah secara bertahap namun pasti,” ujar Menteri.

Menteri juga menilai bahwa TPA Sumompo memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan pengelolaan sampah ramah lingkungan bagi daerah lain.

“Dengan komitmen kuat dari Pemerintah Kota Manado serta dukungan sarana dan prasarana yang terus ditingkatkan, TPA Sumompo berpeluang menjadi contoh pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan,” sebutnya.

Turut hadir dalam kunjungan ini, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Wilayah Sulawesi-Maluku Azri Rasul, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Sulut Feibe Rondonuwu dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado Pontowuisang Kakauhe. (elka)

Meimonews.com – Menyusul pencairan tunjangan kinerja (tukin) dan langsung masuk ke rekening para dosen yang ada di lingkungan Universitas Negeri Manado (Unima), Rektor Unima Joseph Philip Kambey menyampaikan apresiasi dan terima kepada beberapa pihak pengambil keputusan dan yang berperan dalam proses tersebut.

“Dengan adanya pencairan tukin tersebut, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta seluruh jajaran di Kemdiktisaintek,” ujar Rektor kepada Meimonews,com via WhatsApp, Jumat (11/7/2025)

Apresiasi dan terima kasih disampaikan Rektor atas penghargaan negara terhadap dosen sebagai pendidik profesional dan ilmuwan untuk peningkatan mutu dan kesejahteraan melalui pencairan Tunjangan Kinerja (Tukin).

“Hal ini menjadi dorongan nyata bagi kami untuk terus berkarya, semakin meningkatkan motivasi dan produktivitas kerja, profesional, serta mendukung reformasi birokrasi dan pencapaian kinerja institusi,” jelas mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unima ini. (FA)

Meimonews,com – Setelah dinanti-nanti, tunjangan kinerja (tukin) akhirnya bisa dicairkan dengan 6 (enam) bulan rapel.

Informasi menggembirakan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI khususnya Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) diapresiasi para dosen.

“Akhirnya tukin cair 6 bulan rapel dari januari sampai Juni. Makasih Direktur SDM. Prof. Suning,” ujar Wakil Rektor 2 Unima Donal Matheos Ratu mengutip tanggapan sejumlah dosen kepada Meimonews.com via WhashApp, Jumat (11/7/2025).

Dosen-dosen Unima (Universitas Negeri Manado), sebutnya bersukacita sekaligus mengucapkan banyak terimah kasih kepada Menteri dan Direktur SDM yang mengawal proses sampai pencairan

“Banyak dosen memberi aprisiasi kepada Direktur Sunber Daya atas kerja kerasnya sehingga pencairan tepat. Waktu tanggal 10 Juli 2025 Tukin Unima. Sudah masuk Rekening,” ujar Ratu mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey.

Diketahui, Kemendiktisaintek RI mulai mencairkan dana tukin untuk dosen ASN untuk PTN Satker, PTN BLU belum remunerasi, dan belum dosen ASN di lingkungan LLDikti mulai Selasa (8/7/2025).

Mendiktisaintek RI Brian Yuliarto mengungkapkan, hal ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi dalam rangka meningkatkan motivasi dan profesionslisme dosen dan pegawai di lingkungan Kemdiktisaintek.

“Tunjangan kinerja ini adalah bentuk nyata penghargaan negara terhadap peran sentral dosen sebagai pendidik profesional dan ilmuwan,” ujar Menteri seperti dikutip akun Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Dalam pelaksanaannya, tambah Sesjen Kemdiktisaintek Togar Mangihut Simatupang, tata kelola administratif berjalan sesuai dengan Perpres No. 19 Tahun 2025 tentang Tunjangan Kinerja.

“Kemdiktisaintek memastikan seluruh proses penyaluran tukin dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai Perpres, Permen, dan Kepsesjen mengenai tukin,’ ujarnya.

Pencairan tukin periode Januari – Juni 2025 ditambah tukin ke-13 dimulai 8 Juli 2025. Dosen yang belum menyelesaikan proses klaim tukin sampai dengan perpanjangan waktu 7 Juli 2025 akan diproses pada periode berikutnya yakni awal Agustus 2025. (FA)

Meimonews.com – Momen peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Sulut memberikan penghargaan dan apresiasi kepada sejumlah pemangku kepentingan.

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay di dampingi Sekretaris TP-PKK Sulut Merry Mailangkay, Sekdaprov Sulut Thalis Galang, Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan serta Kadis Dukcapil Provinsi Sulut Chistodharna Sondakh pada upacara Peringatan ke-32 Harganas di halaman Kantor Gubernur Sulut, jalan 17 Agustus Manado, Jumat (4/7/2025).

Penghargaan dan apresiasi diberikan kepada pemangku kepentingan pengelola Program Bangga Kencana dan pendukung percepatan penurunan stunting di Sulut sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi terhadap pembangunan keluarga di daerah ini.

Penghargaan dan apresiasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam mendukung ketahanan serta kesejahteraan keluarga menuju Indonesia Emas 2045.

Penghargaan dan apresiasi itu, antara lain Piagam Penghargaan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting yang diberikan kepada 15 Kepala OPD KB Kabupaten/Kota di Sulut atas dukungan dan kerja keras dalam menyukseskan program-program Kemendukbangga/BKKBN.

Penyerahan Alat Teknologi Tepat Guna (ATTG) kepada 10 Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) sebagai dukungan penguatan ekonomi keluarga.

Penyerahan sertifikat dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI yang diberikan kepada dua keluarga yang melahirkan bayi pada 29 Juni 2025, bertepatan dengan Harganas.

Piagam Apresiasi TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) diberikan kepada dua pengelola Tamasya tingkat Provinsi atas kontribusi mereka dalam pengasuhan anak berbasis komunitas.

Piagam Apresiasi SIDAYA (Lansia Berdaya) diberikan kepada lima penerima dari Kabupaten Minahasa Utara dan Minahasa Selatan, yang aktif dalam pemberdayaan lansia di komunitas.

Penghargaan untuk Kampung Keluarga Berkualitas, Rumah Data Kependudukan, dan Sekolah Siaga Kependudukan diberikan kepada tiga penerima terpilih yang berhasil mengimplementasikan program secara optimal. (Afer)

Meimonews.com – Memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polda Sulut menggelar upacara dan syukuran, Selasa (1/7/2025). Upacara diadakan di Halaman Kantor Gubernur Sulut sementara syukuran di Aula Mapalus kantor Gubernur Sulut

Upacara yang dipimpin (Inspektur Upacara) Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus s di dampingi Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie ini dihadiri Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay,, Forkopimda Sulut, para pejabat TNI-Polri, pemerintah daerah dan instansi terkait, Bhayangkari, tokoh agama, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Sedangkan peserta upacara terdiri dari personil TNI-Polri, PNS Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja, Senkom, Ormas serta Pramuka.

Rangkaian kegiatan upacara di antaranya ditandai dengan pemeriksaan pasukan, penghormatan kepada pataka Polda Sulut, mengheningkan cipta, pengucapan Tribrata, penganugerahan tanda penghargaan serta doa.

Usai upacara, dilanjutkan dengan peragaan kemampuan Polri oleh personil, defiley, peninjauan bazar UMKM dan syukuran.

Syukuran diisi dengan beberapa acara yaitu penampilan grup musik kolintang, Tarian Maengket, penampilan polisi cilik (Pocil) Polres Minut, pemutaran selayang pandang Hari Bhayangkara ke-79, pemotongan tumpeng, pemberian penghargaan atas prestasi olahraga, penyerahan hadiah lomba Hari Bhayangkara dan penyerahan bansos secara simbolis.

“Hari ini hari yang berbahagia, hari yang penuh semangat. Tentunya, kami semua yang ada di Sulawesi Utara kami semua sangat bersyukur banyak yang telah dilakukan Polri untuk masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Gubernur.

Menurutnya, selain kegiatan kamtibmas, banyak juga kegiatan yang telah dilakukan Polri khususnya Polda Sulut dalam bidang sosial.

“Saya sebagai gubernur sangat berterima kasih kepada Polri atas karya-karya dan jasa serta dedikasinya selama ini. Selamat Hari Bhayangkara ke-79, Polri untuk Masyarakat,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Keluarga adalah pondasi utama dalam menopang pembangunan berkelanjutan. Pesan utama yang disampaikan tahun ini adalah urgensi membangun keluarga yang tangguh, sebagai prasyarat untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan adaptif terhadap dinamika zaman. Karena itu, ketahanan keluarga menjadi elemen krusial dalam penyusunan berbagai kebijakan strategis nasional.

Demikian penegasan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) R Wihaji dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan pada upacara memperingati Harganas kr-32 di Halaman Kantor Perwakilan Sulut, Senin (30/6/2025.

Penegasan tersebut terkait dengan tema peringatan Harganas (Hari Keluarga Nasional) tahun ini, yakni “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”, yang menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam pembangunan nasional.

Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan memimpin upacara peringatan Harganas ke-32 dan membacakan sambutan Mendukbangga/BKKBN RI Wihaji

Disebutkan, Smsejak pertama kali ditetapkan pada tahun 1993, Harganas menjadi momen reflektif untuk menegaskan bahwa keluarga adalah pilar utama dalam menciptakan generasi masa depan yang unggul.

Dikemukakan, peringatan Harganas (29 Juni) tahun ini tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga dengan berbagai kegiatan edukatif dan kampanye sosial yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah.

Upaya ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para orangtua, mengenai peran penting keluarga dalam pembentukan karakter anak dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

“Harganas menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menanamkan nilai-nilai kekeluargaan,” tandasnya.

Ini, sambungnya, adalah ajakan bersama untuk menjadikan keluarga sebagai pusat kasih sayang, pendidikan, dan perlindungan, guna mewujudkan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan berakhlak mulia.

Peringatan kali ini, baik di tingkat nasional maupun perwakilan (provinsi se-Indonesia), seluruh peserta dianjurkan menggunakan pakaian tradisional/adat setempat.

Hal ini merupakani bentuk pelestarian budaya dan penanaman nilai cinta tanah air. Pakaian tradisional bukan sekadar simbol seremonial, melainkan sarana memperkuat identitas nasional dan keberagaman budaya Indonesia. (Afer)

Meimonews.com – Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC menahbiskan seorang imam dan 14 diakon. Tahbisan ini dilakukan pada misa mulia yang diadakan di Kapel Seminari Tinggi Hati Kudus Yesus Pineleng, Senin (30/6/2026).

Ratusan imam baik diosesan Manado maupun dari beberapa Tarekat/Kongregasi di antaranya Pemimpin Dunia MSC Pastor Alvarado Tovar Mario Absalon MSC, Provinsial MSC Indonesia Pastor Samuel Maranresy MSC, Rektor Seminari Tinggi Hati Kudus Yesus Pineleng Pastor Amri Wuritimur Pr, Vikjen Keuskupan Manado Wilhelmus Thome Pr dan Sekretaris Keuskupan Manado Laurentius Paulus Pitoy Pr.

Ribuan tokoh/umat dari paroki-paroki asal calon imam/diakon dan keluarga tertahbis, para suster, frater dan bruder serta undangan lainnya termasuk beberapa umat muslim hadir pada acara penuh kekeluargaan/kebersamaan ini.

Seorang imam yang akan ditahbiskan berasal dari Tarekat Missionarii Sacratissimi Cordi Jesu (MSC) yakni Devid Fransiskus Abram MSC sementara 14 diakon tersebut terdiri dari 7 frater Tarekat MSC dan 7 frater diosesan Manado (Pr/projo).

14 Diakon yang ditahbiskan adalah dari diosesan Manado adalah Diakon Micharl Mefri Kewo Pr, Diakon Jecklin Carol Mononimbar Pr, Diakon Beato Dionesius Pasakin Pr, Diakon Wandelinus Gleko Pr, Diakon Christoano Mandagi Pr, Diakon Frederic Leonardo ZE Pr dan Diakon Marcelino Ronaldo Pr.

Dari Tarekat MSC adalah Diakon Argonius Fokas MSC, Diakon Belly Yoakhim Resubun MSC, Diakon Jenner Bernardus Senduk MSC, Diakon Petrus Eki Lehalima MSC, Diakon Yofalandus Litong TAA MSC, Diakon Yohanes Esserey MSC dan Diakon Yohanes Jeng MSC.

Mewakili yang tertahbis, Diakon Jecklin mengungkapkan bahwa mereka bisa ditahbiskan saat ini bukan karena kemampuan atau kepintaran mereka tapi karena hasil dan dukungan banyak pihak. “Tahbisan yang kami terima saat ini adalah hasil dari kita semua,” ujarnya.

Lewat tahbisan ini, sambungnya, .mereka bisa berhasil seperti saat ini karena adanya dukungan dan doa dari banyak orang.

Oleh karena itu, atas nama mereka yang ditahbiskan, ia menyampaikan terima kepada semua pihak mulai dari Uskup, pimpinan tarekat, pembina/dosen hingga keluarga dan umat yang telah memberikan dukungan termasuk doa sehingga mereka bisa ditahbiskan hari ini.

Mewakili orangtua yang ditahbiskan (Pastor Devid), Dei Pontoh menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan/mendukung sehinggs anak dan teman-temannya bisa ditahbiskan saat ini.

Kalau ditanyakan, apa yang kami rasakan saat ini, maka jawabannya adalah kita bersyukur kepada Tuhan karena para frater bisa ditahbiskam sebaga imam dan diakon.

Dia mengakui bahwa pada proses sehingga bisa sampai saat ini (imam dan diakon) pasti banyak tantangan yang dihadapi. “Tapi bila telah sampai pada saat ini (menjadi imam dan diakon) itu berarti Tuhan telah memanggil dan memilih untuk menjadi pelayan Tuhan dan melayani umat,” ujarnya.

Dia memohon dukungan dan doa agar mereka yang ditahbiskan mampu menyelesaikan setiap tantangan yang dihadapi nanti baik sebagai diakon maupun imam.

Saat memberikan sambutan sebelum mengumumkan tempat penugasan mereka yang ditahbiskan, Mgr. Rolly menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang ikut terlibat termasuk para dosen dan pembimbing para frater sehingga mereka bisa ditahbiskan saat ini baik sebagai imam maupun diakon.

Kepada imam baru dan diakon, mantan Provinsial MSC Indonesia ini menyampaikan selamat karena bisa ditahbiskan menjadi imam dan diakon, yang diraih dengan proses panjang. (elka)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Sidang Senat Terbuka dengan agenda Wisuda Program Sarjana, Magister dan Doktor Semester Genap Tahap II Tahun Akademik 2024/2025.

Sebanyak 639 lulusan yang diwisuda dalam Sidang Senat yang dipimpin Herry Sumual (Ketua) di Auditorium Maria Walanda Maramis, Rabu (25/6/2025) ini.

Mereka yang diwisuda terdiri dari Pascasarjana 24 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) 165 orang, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) 156 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 73 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam serta Kebumian (FMIPAK) 43 orang.

Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) 50 orang, Fakultas Teknik (FT) 95 orang, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Kesehatan, dan Masyarakat (FIKKM) 33 orang.

Nama-nama yang diwisuda tertuang dalam surat keputusan Rektor Unima Joseph Philip Kambey yang dibacakan Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Mister Gideon Maru,

Di momen ini pula, Unima juga menerima kembali dua dosennya yang telah menyelesaikan studi Doktor di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yakni Dr. Jeane Kalengkongan, S.Pd, M.Pd dan Dr. Deane Umboh, S.Pd, M.Pd.

Dalam sambutannya, Rektor Unima menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan wisuda dan menekankan bahwa prosesi ini merupakan bentuk akuntabilitas akademik dan tanggung jawab publik dari institusi pendidikan tinggi.

“Hari ini saya mewisuda 639 anak-anak bangsa dari seluruh penjuru Indonesia. Mereka telah dibentuk melalui proses pendidikan yang ketat dan penuh tantangan, hingga siap menghadapi dunia kerja dengan kompetensi dan daya saing tinggi,” ujar Rektor.

Ditegaskan, wisuda bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian nyata kepada masyarakat. “Melalui wisuda ini, kami mempertanggungjawabkan kepercayaan publik untuk mencetak insan akademik berkarakter Pancasila, sebagai kontribusi nyata menuju Indonesia Emas. Gelar yang diperoleh adalah amanah yang harus dibawa dengan tanggung jawab, dedikasi, dan semangat pengabdian,” ujarnya.

Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua dan keluarga wisudawan atas kepercayaannya kepada Unima sebagai lembaga pendidikan.

Terkait dengan penerimaan kembali dua dosen Unima yang telah menyelesaikan studi doktor, Rektor menyampaikan slamat berkarya dan terus berkontribusi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Unima.

Rektor juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap pengembangan Unima, termasuk rencana pendirian Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran. Bahkan, dalam waktu dekat, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto dijadualkan mengunjungi Unima dalam rangka memperkuat program Kampus Berdampak serta pembangunan infrastruktur kampus.

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Litbangda Sulut Novita Lumintang menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh wisudawan dan civitas akademika Unima.

“Keberhasilan saudara-saudari hari ini bukan akhir, melainkan gerbang pengabdian sejati. Unima telah membuktikan diri sebagai laboratorium pembentuk karakter dan kompetensi di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Gubernur juga mendorong para lulusan untuk berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, teknik, kesehatan, ekonomi hingga seni budaya. Pemerintah Provinsi Sulut siap menjadi mitra strategis dalam mewujudkan visi besar tersebut.

“Unima adalah penggerak mobilitas sosial dan intelektual di kawasan timur Indonesia. Teruslah berinovasi, berjejaring, dan bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat,” ujar Lumintang mengutip Gubernur.

Di momen penuh kegembiraan itu, diberikan penghargaan kepada Gracia Karin Tanwijaya (mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan) karena telah mengharunkan nama Unima di South East Asia Hapkido Champion. Mewakili Indonesia, Gracia meraih medali emas di ajang bergengsi internasional itu.

Hadir dalam acara wisuda ini, pimpinan tingkat universitas dan fakultas, para guru besar, dosen dan staf, wisudawan dan keluarga serta undangan lainnya. (*/FA)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan The Best Regional Bank in Excellence dari Majalah Infobank dan Marketing Research Indonesia.

Penghargaan prestisius ini diterima Direktur Utama PT Bank SulutGo Revino M. Pepah di Shangri-La Hotel Jakarta, Selasan(24/6/2025).

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh dua tokoh terkemuka di bidang keuangan dan perbankan yaitu Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara Muliaman Hadad dan Ketua Komisi XI DPR RI Bidang Keuangan Perbankan Mukhamad Misbakhun.

Kehadiran para tokoh tersebut semakin memperkuat kredibilitas dan bobot penghargaan yang diterima Bank SulutGo.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen BSG dalam memberikan layanan perbankan terbaik serta inovasi berkelanjutan untuk kemajuan ekonomi daerah. Keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras seluruh jajaran BDG dalam menjaga performa dan kepercayaan nasabah.

Dalam sambutannya, Pepah menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan produk perbankan, serta berperan aktif dalam memajukan perekonomian Sulawesi Utara dan Gorontalo,” ujarnya.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi Bank SulutGo untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah. (Afer)