Meimonews.com – Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado merayakan puncak Dies Natalis ke-25 di kompleks kampus, Kairagi 1 Manado, Kamis (7/8/2025).
Perayaan diawali misa syukur yang dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC sebagai selebran utama di dampingi antara lain Pastor Melky Malingkas Pr, Pastor Revi Rafael Tanod Pr dan Pastor Andre Rumajar Pr sebagai selebran.
Hadir dalam perayaan ini tokoh-tokoh penting seperti Superior General of The Brothers of The Christian School dan co-founder Unika De La Salle Br. Armin Altamirano Luistro FSC dan Consul General Filipina Mary Jennifer Domingo Dingal, serta seluruh sivitas akademika dan alumni.
Perayaan yang berlangsung penuh makna, tidak hanya sebagai momentum syukur dan refleksi, tetapi juga menjadi ruang berbagi kisah inspiratif dari para pendiri dan pemimpin kampus.

Di momen tersebut Bruder Armin (Pimpinan Tertinggi Bruder Lasalle Dunia berkedudukan di Roma dan pendiri Unika De La Salle Manado bersama Mgr. Yos Suwatan MSC) membagikan kesaksian haru tentang doa dan devosi untuk kampus.
Dalam sambutannya, Armin menyampaikan sebuah kesaksian yang mengharukan tentang perjalanan awal Unika De La Salle Manado.

Diungkapkan, pada masa-masa sulit awal berdirinya universitas ini, ia sempat berpikir Unika De La Salle tidak akan bertahan lama karena begitu banyak permasalahan yang menghadang. “Saya sempat merasa, universitas ini mungkin akan segera berakhir,” kenangnya jujur.
Namun, di tengah kegundahan tersebut, Armin mengambil langkah spiritual yang sangat pribadi. Ia melakukan devosi khusus kepada Bunda Maria Bintang Laut (Our Lady of the Star), memohon agar universitas ini tetap mampu bertahan dan berkembang.

“Saya secara pribadi mempersembahkan universitas ini dalam devosi kepada Bunda Maria Bintang Laut. Saya berdoa agar Unika De La Salle terus diberi jalan untuk bertahan dan berkembang,” ujarnya dengan suara penuh haru.
Kesaksian ini disampaikan Bruder Armin secara publik untuk pertama kalinya di depan seluruh keluarga besar Lasallian.
Ia mengungkapkan rasa syukur dan harunya karena kini dapat menyaksikan sendiri bagaimana Unika De La Salle Manado telah bertumbuh dan menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan di Indonesia.
“Melihat kebersamaan dan semangat Lasallian yang hidup sampai hari ini adalah jawaban dari semua doa dan harapan yang saya panjatkan,” tandasnys.
Rektor Unika De La Salle Manado Pastor Johanis Ohoitimur MSC menyambut baik pesan inspiratif tersebut.
Dalam pidatonya, Pastor Yong (sapaan Rektor) menegaskan bahwa semangat, doa, dan dedikasi para pendiri serta seluruh komunitas Lasallian akan terus menjadi fondasi utama pengembangan kampus di masa depan.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-25 Arteurt Merung, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Dies Natalis, mulai dari sivitas akademika, alumni, tamu undangan, hingga para mitra dan sponsor.
Art (sapaan akrabnya) berharap, semangat persaudaraan dan pelayanan Lasallian yang telah terbangun selama seperempat abad ini akan terus menjadi landasan kuat dalam menapaki masa depan Unika De La Salle Manado. (elka)





