Meimonews.com – Negosiasi dan mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa (alternative dispute resolution) dapat menjadi upaya yang efektif untuk menyelesaikan kecenderungan meningkatnya sengketa medis pasien yang menggugat tenaga kesehatan (nakes).

Hal tersebut disampaikan Dr. Paulus Januar drg, MS, CMC pada seminar Professional Leadership Academy bagi tenaga kesehatan yang diikuti dokter, dokter gigi, perawat, dan apoteker di Jakarta, Sabtu (21 /1/2023).

“Negosiasi dan mediasi merupakan cara penyelesaian sengketa medis secara cepat, efektif, murah, serta adil,” ujar Paulus yang adalah Ketua Badan Kehormatan Etik Mediator dan Legislasi PKMBI (Perkumpulan Konsultan Mediasi Bersertifikat Indonesia).

Disebutkan, sengketa medis merupakan sengketa yang terjadi antara pasien dengan nakes atau antara pasien dengan rumah sakit/fasilitas kesehatan. Sengketa medis umumnya karena pasien tidak puas atau tidak senang dengan pelayanan kesehatan yang diperolehnya, serta dipandang penyebabnya karena kesalahan atau kelalaian tenaga nakes yang merawatnya.

Saat ini, masyarakat yang tidak puas terhadap pelayanan kesehatan yang diperolehnya cenderung dengan mudah menuntut dan menggugat. Sebagai akibatnya sengketa medis semakin meningkat intensitas maupun jumlahnya. Cukup banyak dokter, dokter gigi, perawat dan bidan yang diadukan dengan tuduhan melakukan malpraktik medis.

“Masyarakat umumnya berpandangan, sengketa medis lebih baik diselesaikan di pengadilan. Namun permasalahannya, penyelesaian melalui pengadilan relatif lama, biaya tidak sedikit, serta pembuktian di pengadilan tidak mudah,” tandasnya.

Sebenarnya, ungkap Paulus, terdapat alternatif penyelesaian sengketa medis dalam bentuk negosiasi dan terutama mediasi. Malah, pada Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan ditetapkan, dalam hal tenaga medis diduga melakukan kelalaian dalam menjalankan profesinya, harus diusahakan diselesaikan terlebih dahulu melalui mediasi.

Negosiasi merupakan penyelesaian sengketa yang dilakukan dengan perundingan antar para pihak yang bersengketa untuk mendapatkan kesepakatan bersama. Sedangkan mediasi merupakan penyelesaian sengketa yang dilakukan dengan perundingan antar para pihak yang bersengketa untuk mendapatkan kesepakatan bersama dengan difasilitasi mediator sebagai pihak ke tiga yang netral.

Dikemukakan, kerapkali negosiasi tidak berhasil mencapai kesepakatan karena kedua belah pihak bersikukuh dengan pendiriannya. Sedangkan mediasi merupakan negosiasi yang disertai peran mediator. Peran mediator menjadi unsur penting dalam penyelesaian sengketa karena berperanan dalam membantu saling pemahaman, mengendalikan proses, serta mendorong inisiatif mencari penyelesaian bersama.

Mediator, menurutnya, adalah pihak netral yang membantu para pihak yang bersengketa dalam proses perundingan mediasi guna mencari berbagai kemungkinan penyelesaian sengketa tanpa menggunakan cara memutus atau memaksakan sebuah penyelesaian. Terdapat mediator bersertifikat berdasarkan pendidikan mediator yang diselenggarakan oleh lembaga yang terakreditasi oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Dalam kaitan dengan mediasi sengketa medis, diharapkan terdapatnya mediator profesional yang bersifat netral serta memahami permasalahan medis.

“Saat ini terdapat tenaga kesehatan seperti dokter, dokter gigi, dan perawat yang telah menempuh pendidikan mediator bersertifikat,” ujar mediator bersertifikat ini.

Dijelaskan, secara lebih mendasar, negosiasi dan mediasi merupakan perwujudan keadilan restoratif (restorative justice). Keadilan restoratif adalah penyelesaian sengketa dengan melibatkan pelaku, korban, dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan, dan bukan penghukuman apalagi balas dendam.

Dalam penegakan hukum berlangsung pergeseran paradigma dari keadilan retributif yang cenderung punitif (menghukum) menjadi keadilan restoratif yang memperhatikan kepentingan pihak yang dirugikan.

“Keadilan restoratif pada hakikatnya hendak menempatkan fungsi penjatuhan hukuman sebagai ultimum remidium, yaitu solusi akhir apabila upaya hukum lainnya sudah tidak bisa digunakan lagi,” sebutnya.

Namun di lain pihak, sambungnya, negosiasi dan mediasi terhadap sengketa medis sebagai perwujudan keadilan restoratif, sama sekali bukan upaya impunitas untuk membenarkan yang salah, melainkan justru untuk semakin meningkatkan profesionalisme dan tanggung jawab pelayanan kesehatan.

Koordinator seminar Professional Leadership Academi Dr Hananto Seno drg, SpBM(K) MM CMC, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk bersama-sama mengatasi permasalahan maupun kebutuhan bersama para tenaga kesehatan.

Seminar ini diselenggarakan berkat kerja bareng PKMBI, Yayasan PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia), ICD (International College of Dentistry), IDI (Ikatan Dokter Indonesia), serta didukung alomedika dan Formula. (Fer)

Meimonews.com – Pemerintah Kecamatan Wenang tak main-main terkait dengan kebersihan yang ada di wilayah Kecamatan Wenang, Kota Manado. Petugas yang tak disiplin dipastikan akan kena sanksi bila lalai dalam melaksanakan tugasnya.

“Bila ada petugas kebersihan di Kecamatsn Wenang lalai.dalam melaksnakan tugasnya pasti diberikan sanksi,” ujar Camat Wenang Bonix Saweho di dampingi Kasie Pengelolaan Kebersihan Mexen F. Rumengan
kepada Meimonews.com di Taman Kesatuan Bangsa, Sabtu (21/1/2023).

Saat ini, tambah Saweho, sudah ada beberapa petugas yang diberikan sanksi berupa teguran. Bahkan, sudah ada enam petugas yang diberhentikan karena tidak melaksanakan tugasnya dengan baik.

Rumengan menjelaskan, di Kecamatan Wenang yang memiliki 12  kelurahan ada hanpir 100 petugas kebeesihan. Ada yang bertugas mengangkut sampah menggunakan truk-truk sampah tapi ada juga yang menggunakan motor sampah.

Mereka bertugas berdasarkan ret.  Untuk truk ada tiga ret dan sudah diatur jam-jam bertugasnya. Denikian pula yang menggunakan motor sampah. Sudah diatur jadualnya yakni 2 ret.

“Kami, dari Kecamatan senantiasa memonitor, memantau perkembangan di lapangan agar mengetahui kondisi pekerjaan petugas kebersihan yang bertugas,” ujar Saweho.

Mantan petinju andal Sulut ini menambahkan, selain dipantau ioleh petugas kecamatan, Pemerintah Kecamatan berharap kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada Pemerintah Kecamatan bila ada petugas yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Pemerintah Kecamatan Wenang, menurut  Saweho dan Rumengan memang bersikap tegas kepada petugas kebersihan, mengingat arahan Walikota dan Wakil Walikota (Andrei Angouw dan Richard Sualang) agar memberi perhatian serius terhadap kebersihan di daerah ini. (elka)

Meimonews.com – PPP (Perhimpunan Putra Putri) Brimob mengadakan sosialisasi Kamseltiblantas (keamanan, keselamatan dan tertib berlalulintas) di SD Katolik 07 Manado, Jumat (20/1/2022).

Sekitar 240-an siswa sekolah pimpinan Telda Ticoalu itu ikut dalam sosialisasi yang menampilkan narasumber Lexie Kalesaran (Ketua PPP Brimob) tersebut.

Materi yang disampaikan, selain rambu-rambu yang ada di jalan-jalan raya tapi juga bagaimana baik pejalan kaki maupun pengemudi mengikuti aturan lalulintas yang ada serta juga para penumpang motor atau mobil.

‘Keamanan dan keselamatan berlalulintas sangat pentimg. Demikiam pun tertib berlalulintas. Bukan hanya untuk orang lain tapi juga untuk diri sendiri,” kata Kalesaran.

Ditambahkan, para siswa yang datang ke sekolah atau ke tempat lain dengan menumpang kendaraan roda dua (motor) hendaknya memakai helm; demikianpun yang naik mobil, kiranya memasang sabuk pengaman yang ada.

Saat sosialisasi terlihat antusiasme para siswa karena materi dibawakan dengan cara dialogis. Itulah sebabnya, saat pemateri bertanya, para siswa berkeinginan menjawabnya dengan mengacungkan tangan. Demikianpun, saat diberikan kesempatan untuk bertanya, para siswa berkeinginan tampil untuk bertanya.

Antusiasnya para siswa terlihat pula saat simulasi. Para siswa berkeinginan untuk tampil memperagakan simulasi menyeberang lewat zebra cross. (*)

Meimonews.com – Untuk tahun 2023, Unit Pelaksana Teknis Daerah  Pengelola Pendapatan Daerah (UPTD PPD) Manado menargetkan Pajak Daerah sebesar Rp. 292, 4 miliar lebih.

Hal tersebut diakui Kepala UPTD PPD Manado Christian Mingkid kepada Meimonews.com via telefon, Jumat (20/1/2023). “Bila dibandingkan dengan target perubahan tahun 2022 maka ada kenaikan sebesar Rp. 8 miliar lebih,” ujar Mingkid.

Kepala Seksi Pajak dan Retribusi UPTD PPD Manado Zulinda Surjani Takalamingan yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/1/2023) mengakui kenaikan tersebut. “Kenaikan tersebut antara lain dari PKB dan BBN-KB,” ujarnya.

Rinciannya adalah PKB target tahun ini Rp. 184 miliar lebih atau naik sebesar Rp. 6 miliar lebih bila dibandingkan dengan target perubahan tahun 2022 yang sebesar Rp. 178 miliar lebih.

Untuk BBN-KB, ditargetkan Rp. 101 miliar lebih atau naik Rp.884 juta lebih bila dibandingkan tahun lalu yang berjumlah Rp. 100 miliar lebih.

Mingkid optimis target tahun ini bisa tercapai bila ada sinergitas dari pihak Kepolisian, Jasa Raharja dan Bapenda/Dispenda di samping dukungan dari pihak perbankan (BSG dan BRI).

Sinergitas dan dukungan tersebut diakuinya sudah terlihat selama ini, dan diharapkan lebih meningkatkan di tahun berjalan.

Selain itu, ketaatan warga membayar pajak.”Pak Gub dan Pak Wagub berharap target terlaksana dengan optimis dengan mengajak warga untuk taat membayar pajak,’ tambah Mingkid. (Fer)

Meimonews.com – Prestasi penting ditorehkan Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Ir. Royke Octavian Roring, MSi (ROR) dan Wakil Bupati Dr. (Hc) Robby Dondokambey, SS, MM (RD) terkait dengan pencapaian target penerimaan pajak tahun 2022.

Prestasi tersebut berbuah penghargaan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bitung, yang diterima ROR-RD di ruang sidang Kantor Bupati, Rabu (18/1/2023). Penyerahan penghargaan dilakukan Kepala KPP Pratama Bitung Yul Heriawan.

Heriawan menjelaskan, penghargaan ini diberikan dalam rangka pencapaian target penerimaan pajak tahun 2022 Pemkab Minahasa, yang mencapai Rp 57 miliar lebih.

Dikatakan, tahun pajak 2022 merupakan tahun yang luar biasa bagi Pemkab Minahasa karena setelah Covid-19 berlalu, KPP Pratama Bitung dan Pemkab Minahasa, senantiasa berpegang erat untuk mendulang penerimaan negara, melalui setoran pajak.

Tentunya, lanjut dia, ucapan syukur disampaikan karena seluruh perjuangan dan kerjasama yang terbina berhasil mencatat nilai setoran pajak ke kas negara untuk tahun 2022 adalah sebesar Rp 57.439.436.186.

Namun begitu, sebutnya, nilai ini masih akan bertambah seiring dengan proses rekonsiliasi yang sedang berjalan, antara KPP Pratama Bitung, KPPN Manado dan Pemkab Minahasa. Nilai setoran tahun 2022 ini naik sebesar Rp 14 miliar dibanding 2021 karena adanya proyek PEN, pembangunan rumah sakit dan Dana DAK Fisik.

“Meningkatkan setoran pajak tersebut tak lepas dari kerja keras bendahara pemerintah di lingkungan Kabupaten Minahasa, mulai dari BPKAD sampai satker terkecil di desa memiliki peran yang sangat vital,” kata Heriawan.

Bupati ROR dalam sambutannya menyampaikan banyak terima kasih kepada KPP Pratama Bitung, yang tidak pernah bosan-bosan memberikan pengarahan kepada Pemkab Minahasa, dalam rangka peningkatan pembayaran pajak.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Minahasa yang sadar akan membayar pajak sehingga nilai setoran pajak tahun 2022 meningkat.

“Penghargaan yang diterima ini, tak lepas dari peran semua instansi terkait terlebih masyarakat Minahasa. Sekali lagi, atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, saya menyampaikan banyak terima kasih kepada KPP Pratama Bitung, yang sudah memberikan penghargaan ini,” ujar Bupati. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. dr. RD Kandou yang sering disingkat RSUP Kandou pimpinan Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD (Dirut) mengadakan ibadah rutin di Gereja Lukas Oikumene, kompleks rumah sakit, Rabu (18/2/2023).

Di momen tersebut, diadakan pula pengutusan kepada Tim Transplantasi Ginjal RSUP Kandou dan pegawai baru P3K.

Yang bertugas dalam ibadah tersebut adalah Doa Khadim Buka Pdt. Christian Keintjem, STh. Doa Buka dan Tahbisan :Pdt. Jelita Manopo, STh, Pembawa Firman Pdt. Dr. Adolf Wenas, M.Th, Doa Khadim Tutup Pdt. Deisy Arungpadang, STh.

Adapun yang mengisi puji pujian, yakni Direktorat SDM Pendidikan dan Umum, Tim Transplantasi Ginjal dan Pegawai P3K yang baru.

“Hari ini ada pengutusan Tim Transplantasi Ginjal, dimana sesuai rencana tanggal 28 Januari 2023, RSUP Kandou akan melaksanakan operasi transplantasi ginjal yang pertama di Indonesia Timur dan di Rumah Sakit Kandou,” kata Plh Dirut RSUP Kandou Dr. dr  Ivonne E. Rotty, M.Kes, usai ibadah.

Dokter Ivonne meyakini, semua persiapan transplantasi ginjal, rencana dan usaha sangat perlu topangan doa agar semua berjalan dengan lancar. “Usaha kami tidak akan sia-sia karena ada Tuhan selalu beserta dengan kita,” tandas dokter yang sehariannya ada Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Kandou

Meimonews.com – Pemilik rental baik mobil maupun sepeda motor yang ada di wilayah hukum Polda Bali diimbau agar sebelum menyewakan kendaraannya kepada wisatawan asing dan lokal untuk mengingatkan agar saat berkendara wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan patuh terhadap aturan lalulintas yang berlaku serta mengutamakan keamanan, keselamatan dan ketertiban berlalulintas (kamseltiblantas).

Imbauan tersebut disampaikan Polda Bali lewat Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Bali Kombes Pol. Bayu Satake kepada pemilik rental, Rabu (18/1/2023).

Menurut Satake, imbauan tersebut sangat penting diberikan oleh para pemilik Rental, karena akhir-akhir ini sering terjadi pelanggaran lalulintas dan kecelakaan lalulintas yang dialami oleh warga negara asing yang menggunakan kendaraan sewaan yang disebabkan ketidakpahaman mereka terhadap aturan lalulintas yang berlaku, apalagi saat ini Polri sudah memberlakukan ETLE (tilang elektronik), yang terpasang di beberapa titik.

Oleh karena itu, Polda Bali mengimbau dan meminta kerjasamanya kepada seluruh pemilik rental mobil dan sepeda motor, sebelum menyewa kendaraan agar memberikan arahan kepada setiap penyewa kendaraan tersebut baik wisatawan asing maupun lokal agar selalu mematuhi aturan lalulintas yang berlaku.

“Pemilik rental agar memberikan arahan agar wisatawan asing dan lokal selalu patuhi aturan lalulintas seperti menggunakan helm, membawa SIM, menggunakan sabuk keselamatan, tidak bermain handphone, serta aturan lalulintas lainnya dan juga agar selalu berhati-hati dengan tetap mengutamakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlalulintas,” ujarnya.

Jika memang diperlukan, sambung mantan Kepala SPN Karombasan ini, para pemilik rental diharapkan menyiapkan pemandu jalan untuk mengiringi warga negara asing (WNA) tersebut saat berkendara di jalan raya. Ini di juga penting karena para wisatawan tidak terlalu hapal akan jalan-jalan yang akan mereka lalui dalam menikmati keindahan Bali.

Imbauan ini, menurut mantan Kapolres Bitung ini, diberikan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, serta keselamatan saat berkendara kepada para wisatawan baik lokal maupun asing, yang ingin menikmati keindahan pulau Bali yang dicintai ini. (Fer)

Meimonews.com – Plh Direktur Utama RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Dr. dr.  Ivonne E. Rotty, M.Kes membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Ners Poltekkes Manado di aula lantai 2 kantor pusat administrasi RSUP Kandou, Selasa (17/1/2023)

Dalam sambutannya dokter Ivonne menjelaskan, sesuai regulasi semua peserta didik yang magang di RSUP Kandou harus mengikuti Diklat terkait Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), dan Covid-19.

Disebutkan,  tujuan dari Diklat ini adalah untuk memberikan pengetahuan terupdate dalam pelayanan kepada pasien dan keluarga, mampu mengelola pasien secara mandiri di tempat pelayanan sesuai dengan kompetensi, serta terwujudnya mutu pelayanan dan keselamatan sesuai standard akreditasi.

“Sekedar diinformasikan, Diklat Rumah Sakit Kandou sudah terakreditasi, artinya semua proses Diklat di RSUP Kandou sesuai dengan standard regulasi yang ada,” ujar dokter Ivone yang adalah Direktur SDM Pendidikan dan Umum RSUP Kandou.

Dikatakan, RSUP Kandou juga mendukung tranformasi ke,-6 dari Kementerian Kesehatan terkait digitalisasi, di mana Instalasi Diklat Kandou sudah mempunyai sistim digital yang namanya E-SILAHKAN (Sistim Informasi Pelatihan Kandou). “Semua proses Diklat termonitor dalam aplikasi ini,” jelasnya.

Dokter Ivonne berharap, kerjasama seperti ini terus terjalin dan terima kasih masih mempercayakan RSUP Kandou untuk tempat menimbah ilmu Mahasiswa Poltekkes Manado.

“Saya minta kepada mahasiswa agar semua materi dari Diklat ini dapat diimplementasikan untuk pelayanan kesehatan ke depan yang lebih bermutu,” ujarnya berharap.

Turut hadir dalam kegiatan, Direktur Poltekkes Kemenkes Manado Syamsul Alam, SKM .M. Epid, bersama jajaran, Koordinator Pendidikan dan Penelitian, dr. Hanry Takasenseran, dan Kepala Instalasi Diklat dr, Reamur Moody Rawung, M.Kes, MTh. (Fer)

Meimonews.com – Setelah dilakukan visitasi dari Komisi Transplantasi Nasional(KTN) terkait RSUP Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou atau RSUP Prof  Kandou) Manado, akan menjadi penyelenggara Transplantasi Ginjal. Saat ini, pihak RSUP Kandou tinggal menunggu penetapan dari Menteri Kesehatan (Menkes).

Sambil menunggu penetapan tersebut, RSUP Kandou yang dipimpin Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD (Dirut)  sudah mengagendakan rancana untuk melakukan operasi transplantasi ginjal.

Hal itu disampaikan Plh Dirut RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Dr. dr Ivonne E. Rotty, M.Kes, saat memimpin rapat rutin Direksi bersama Koordinator dan Sub Koordinator serta pejabat pengadaan di aula lantai 2 kantor pusat administrasi RSUP Kandou, Senin (16/2/2023)

“Saat ini kita dalam persiapan, tinggal menunggu SK penetapan dari Menkes,” ujar  Direktur SDM Pendidikan dan Umum itu RSUP Kandou itu.

Dokter Ivonne menyampaikan kesiapan RSUP Kandou terkait prosedural, teknis kesiapan rumah sakit, mulai dari ruangan, peralatan, obat obatan, tetapi juga SDM yang akan turun dalam rencana tindakan penyelenggaraan transplantasi ginjal.

“Rencananya tanggal 28 Januari, RSUP Kandou akan melaksanakan operasi transplantasi ginjal yang pertama di Indonesia Timur. Dan untuk pelaksanaannya, tindakan pertama kita masih didampingi oleh RSCM. Selanjutnya, RSUP Kandou sudah bisa melakukan secara mandiri,” tambah Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, dr.  Yeheskiel Panjaitan, SH,MARS.

Ketika ditanya terkait dengan pembiayaan transplantasi ginjal oleh Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN, Frets Melope, SE, MSi, Panjaitan mengatakan sudah berkoordinasi dengan BPJS, dan sudah mendapat persetujuan.

“Sudah disetujui oleh BPJS, dengan catatan kita harus memenuhi persyaratan dalam Permenkes tersebut, dan itu sementara berproses,” jelasnya. (Fer)

Meimonews.com – Analis Keimigrasian Ahli Utama Kemenkumham RI Irjen Pol. (Purn) Dr. Ronny F. Sompie, SH, MH menyambut baik program-program Pewarta Nasrani (Pewarna) Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Irjen Pol. (Purn) Sompie ketika menerima kunjungan Pengurus Pewarna Indonesia yakni Ketua Umum Yusuf Mujiono dan beberapa pengurus lainnya di Kantor Dirjen Imigrasi, Jakarta, Selasa (17/1/2023).

Irjen Pol. (Purn) Sompie berharap, kegiatan-kegiatan dari Pewarna Indonesia dapat menjadi terang bagi Indonesia dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Hal ini memang tidaklah mudah untuk dilaksanakan, namun diyakini hal itu merupakan tantangan dari sebuah perjuangan untuk menggelorakan sebuah kebenaran.

Diceritakannya bagaimana seorang tokoh dalam Alkitab, Ayub, yang mampu bertahan dengan gempuran cobaan hidup. Semua itu dapat dilalui Ayub dengan penyerahan dan keyakinannya pada Tuhan. Dari kisah Ayub itu, menurutnya, dapat merefleksikan sebuah perjuangan yang berakhir dengan damai sejahtera.

Di akhir respon  atas pemaparan Pimpinan Pewarta Indonesia,  Irjen Pol (Purn) Sompie berpesan untuk Pewarna Indonesia agar terus semangat dan jangan letih untuk merawat keberagaman Indonesia.

Sebelumnya, Ketua Umum Pewarna Indonesia memaparkan program-program dari organisasi yang dipimpinnya.

“Kami di Pewarna Indonesia dalam upayanya terus menggelorakan semangat kebangsaan lewat program-program Pewarna Indonesia,” ujar Mujiono.

Beberapa program organisasi yang sedang dijalankan adalah tentang bagaimana merawat kebangsaan dengan nilai-nilai Kekristenan yang berdasarkan Kasih. Kegiatan dialog antar tokoh agama terus digiatkan. (Fer)