Meimonews.com – Beberapa kegiatan sosial dan olahraga mewarnai peringatan Pesta Pelindung Paroki Ratu Rosari Suci (RRS) Tuminting Manado yang jatuh pada 7 Oktober 2025.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan Sabtu (11/10/2025) tersebut adalah Fun Walk 5K, Zumba Bersama, Pengobatan Gratis dan Donor Darah.

Rangkaian kegiatan tersebut dibuka pelaksanaannya oleh Pastor Paroki RRS Tuminting.Pastor Josep Pontoan MSC dengan melepas sekaligus mengikuti Fun Walk 5K, yang start dan finishnya di halaman paroki.

 

Setelah finish kegiatan fun walk yang digerakkan oleh Orang Muda Katolik (OMK) Paroki, acara dilanjutkan dengan zumba bersama di halaman paroki, yang setelah itu pengobatan kesehatan gratis dan donor darah di aula paroki.

Kesemarakkan kegiatan yang diselenggarakan Dewan Pastoral Paroki RRS Tuminting tersebut berkat kerjasama Badan Pelayanan Keuskupan Pembaruan Karismatik Katolik Manado (BPK PKK) Manado serta didukung Dinas Kesehatan (Dinkes) Manado, Dinkes Sulut, dokter/tenaga medis dari RSUP Prof. Dr. RD. Kandow, RS Siloam, Perdhaki, FDKKM, Centra Medika, MCO, Puskesmas Singkil, serta Apotik Setia I, Apotik Anda, dan Apotik Kezia.

Kolaborasi multipihak ini, sebut tokoh umat paroki, diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang, demi mewujudkan Paroki RRS Tuminting yang semakin misioner, solider, dan peduli terhadap kesehatan serta kesejahteraan masyarakat.

Ratusan umat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang penuh keakraban dan kepedulian sosial tersebut. Bahkan, masyarakat sekitar terlihat dan menyambut positif untuk kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada mereka.


.
Salah seorang peserta pengobatan gratis, Fransiska menyampaikan apresiasinya.
“Saya sangat bersyukur dan senang sekali dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini,” ujarnya.

Baginya, pelayanan ini sangat baik dan ia merasa sangat terbantu, apalagi dengan kondisi sekarang ini, tidak semua orang bisa langsung ke dokter.

Ia sangat berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut secara bertahap dan kedepannya tetap terus berjalan, karena ini sangat bermanfaat bagi umat dan seluruh masyarakat sekitar gereja.

Pastor Paroki RRS Tuminting menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.
“Kegiatan ini tentu dibuat dalam rangka konteks persaudaraan untuk yang tadi pagi (olahraga) dan yang ini adalah soal diakonia, pelayanan bagi masyarakat karena itu sifatnya gratis, bagi umat dan masyarakat,” ujarnya.

Ukuran manusiakan sejahtera, menurutnya, bukan hanya sejahtera batin tapi juga sejahtera badani, supaya sehat, umur panjang.

Disebutkan, kegiatan ini adalah bagian dari kesaksian juga kepada masyarakat bahwa kita peduli dengan lingkungan sekitar.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com, Pastor Paroki RRS Tuminting mengungkapkan, kegiatan dalam rangka Pesta Pelindung Paroki telah dimulai pada Selasa (7/10/2025) yang ditandai misa syukur dan beberapa kegiatan lain serta nanti berakhir pada Sabtu (18/10/2025) berupa kegiatan Ziarah Porta Sancta.

Pastor Josep berterima kasih kepada pimpinan DPP Bidang 4 (penanggung jawab kegiatan), OMK Paroki, pimpinan dan umat paroki yang telah terlibat dalam kegiatan yang bekerjasama dengan BPK PPK Manado dan dukungan dari pihak-pihak terkait. (lex)

Meimonews.com – Penyelenggara Pembinaan Masyarakat Katolik (Bimaskat) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Manado pimpinan Salvatore ‘Fongky’ Ponomban mengadakan Paskah Bersama 2025, Kamis (15/5/2025).

Paskah Bersama ini diisi dengan Ziarah Pengharapan di tiga lokasi dan Berbagi Kasih serta Doa Bersama di Pekuburan para Pastor dan Doa di Taman Santo Yosep.

Ziarah Pengharapan dimulai dari Porta Sancta Gereja Hati Tersuci Maria (HTM) Katedral Manado dan berkat pengutusan oleh Pastor Poltje Pitoy MSC, selanjutnya ke Porta Sancta Maria Bunda Penolong Abadi di Wisma Lorenzo Lotta dan ke Porta. Sancta Paroki Hati Kudus Yesus Tomohon.

Setelah Ziarah Pengharapan, rombongan Bimaskat Manado menuju ke Panti Asuhan (PA) Malania Langowan untuk berbagi kasih dengan ke 60 anak panti.

Acara Berbagi Kasih diawali Doa Rosario bersama para guru, pengawas, penyuluh serta pengurus dan anak panti asuhan, kemudian penyerahan bantuan yang diterima Kepala PA Melania Sr. Joanita Moningka SJMJ, dan diakhiri nyanyi bersama anak-anak panti.

Menutup rangkaian kegiatan, diadakan Doa Bersama di Pekuburan para Pastor dan Doa di Taman Santo Yosep Kakaskasen yang dipimpin Ketua KKG Manado Yosep Rarun. (elka)

Meimonews.com – Jalan sehat, lomba membuat kue cucur, beberapa lomba mewarnai pembukaan Dies Natalis ke-60 Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unsrat Manado, Jumat (7/2/2025).

Jalan sehat mengitari ruas jalan di kompleks Unsrat yang dilepas oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, yang sekaligus ikut juga berjalan, mengawali kegiatan.

Setelah finish, acara dilanjutkan dengan beberapa kegiatan seperti senam bersama, lomba zumba, lomba membuat kue cucur. Khusus lomba membuat kue diikuti, antara lain Rektor, Wakil-wakil Rektor, Kepala-kepala Biro.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, Fakultas Ilmu Budaya telah menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Dies Natalis ke-60 ini, Rektor mendorong dan mendukung setiap langkah yang inovatif, untuk terus berkembang dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dekan FIB Maya Pingkan Warouw dalam sambutannya mengatakan, 60 tahun Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sam Ratulangi mendunia dengan membangun jembatan pengetahuan antara tradisi dan globalisasi sesuai tema Fakultas Ilmu Budaya, sudah pada usia yang dapat dikatakan cukup matang 60 tahun untuk membuktikan perannya di tengah-tengah masyarakat. (FA)

Meimonews.com – Uskup Emeritus Petrus Turang Pr merayakan 50 tahun imamat, yang diwarnai Misa Syukur yang diadakan di Emmanuel Amphiteater Catholic Youth Center Lotta, Minahasa, Rabu (18/12/2024).

Ada 12 Uskup yang berasal dari keuskupan-keuskupan di Indonesia termasuk Mgr. Turang yang memimpin misa di dampingi ratusan pastor/imam Keuskupan Manado dan beberapa pastor/imam dari Keuskupan Agung Kupang (keuskupan tempat pelayanan terakhir Mgr. Turang).

11 uskup lainnya adalah Uskup Manado Mgr. Rolly Untu, Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, Ketua KWI (Konferensi Waligereja Indonesia)/Uskup Bandung Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, Uskup Manokwari Sorong Mgr. Larion Datus Lega, Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus.

Selain itu, Uskup Amboina Mgr. Seno Inno Ngutra, Uskup Agung Makassar Mgr. Fransiskus Nipa, Uskup Agung Kupang Mgr. Hironimis Pakenoni, Uskup Emeritus Ednun Woya (Keuskupan Wetebula) dan Uskup Emeritus Petrus Bodeng Timang (Keuskupan Banjarmasin).

Sekitar 1000 orang (uskip, pastor/imam, frater, bruder, suster dan umat) mengikuti misa dan perayaan syukur yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban, kekeluaegaan dan kegembiraan tersebut.

Setelah misa, sebelum makan siang bersama, diadakan peniupan lilin ulang tahun oleh Mgr. Turang di dampingi 11 uskup, penyerahan cenderamata kepada antara lain Mgr. Turang dan Mgr. Rolly serta foto bersama.

Tiga uskup berkesempatan memberikan sambutan yakni Mgr. Rolly, Mgr. Lega dan Mgr. Bunjamin.

Mgr. Turang dalam kotbahnya sekaligus refleksinya mengurai secara singkat perjalanan panggilannya mulai dari saat masuk seminari dan sebagai imam/pastor yang lebih banyak di luar keuskupan Manado.

Di Keuskupan Manado, yang menjadi wilayah awal pelayanannya, Mgr. Turang hanya bertugas selama lima tahun dari tahun 1979-1984 (termasuk menjadi Komisi PSE KM – Red).

“Banyak keterbatasan tapi banyak surprise dan kekuatan yang membuka hati sebagai manusia untuk berpaut dengan Roh Kudus,” ujar uskup kelahiran Tataaran (Minahasa) pada 23 Februari 1947 itu.

Dari surprise sejarah perjalanan sederhana panggilannya, Mgr. Turang melihat kebaikan Tuhan, melalui lingkungan yang ada, tantangan yang ada untuk memberikan suatu jawaban yang ada.

Penyerahan cenderamata kepada Mgr. Turang (kiri) dan Mgr. Rolly

Selama penghayatan imamatnya, Mgr. Turang berusaha untuk keluar dari kelekatan diri sendiri. “Selama kelekatan diri sendiri, kita akan mengalami kekecewaan,” tandas mantan Sekretaris Komisi PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi) KWI ini.

Diungkapkan, kita tidak akang melihat sukacita hidup iman dalam perjalanan penggilan. Karena itu, surprise dalam perjalanan imamat tidak boleh membuat kita, para uskup, para imam, para pemimpin umat untuk menjadi paling hebat di dunia ini.

“Saya selalu berusaha meminta kepada Tuhan supaya dalam keterbatasan, kekurangan dan kedosaan, saya selalu mendapat sokongan, terutama dari umat sekalian,” tandasnya.

Dalam sambutannya,Mgr. Rolly mengungkapkan beberapa hal terkait dengan bagaimana hingga Mgr. Turang bisa menjadi seorang imam, karena rahmat Tuhan, seperti dikatakan Mgr. Turang, lewat Pastor van Slobbe serta jawaban ya dari Mgr. Turang sehingga bisa menjadi imam.

Mgr. Petrus Turang Pr

“Mewakili umat di Keuskupan Manado yang terdiri dari 76 paroki dan 415 stasi serta kehadiran imam mewakili umat, diakon, biarawan/biarawati dan pimpinan umat, kami menyampaikan terima kasih untuk pelayanannya, yang seperti dikatakan Mgr. Turang tadi banyak di luar keuskupan Manado karena Tuhan menghendaki Mgr. Turang berkarya di banyak tempat,” ujar Mgr! Rolly. (lk)

Meimonews.com – Senda gurau mewarnai pertemuan Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycky Harry Langie, SIK, MH saat bertemu dengan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di Wisma Keuskupan Manado, Jalan Sam Ratulangi Manado, Kamis (24/10/2024).

Suasana tersebut tercipta karena pada pertemuan tersebut ada teman seangkatan Kapolda semasa di persekolahan Katolik Manado yakni Pastor Paroki Sta. Maria Ulu Siau Pastor Adrianus Jefri Bogia MSC (teman SMP) dan Hengky Carolus (teman SMA).

Turut hadir pada pertemuan tersebut
Kabid TIK Polda Sulut Kombes Pol. Winardi Prabowo, Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol. Dr. Set Stephanus Lumowa, Dan Intelrem 131/Stg Mayor Inf. Heru Selfanus Pata, dan Penyelenggara Bimas Katolik Kemenag Bitung Drs. Plato Rawung, M.Si.

Di awal pertemuan, Kapolda menjelaskan maksud kunjungannya ke Keuskupan Manado untuk bertemu dengan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC dan beberapa harapan terkait dukungan Keuskupan Manado terhadap tugas dan fungsi Polri khususnya di Polda Sulut yang kini dipimpinnya.

Mgr. Rolly menyambut positif kehadiran Kapolda yang di dampingi Kabid TIK dan Karo Ops dan memohon maaf karena tidak bisa hadir pada acara pisah-sambut Kapolda Sulut beberapa waktu lalu karena berada di luar daerah (sudah terjadual lebih dahulu).

Mgr. Rolly juga mengungkapkan kesiapan dukungan Keuskupan Manado terkait dengan program Polda Sulut untuk kemajuan daerah ini.

Pertemuan sekitar 30 menit tersebut di akhiri penyerahan plakat dari Kapolda Sulut kepada Uskup Manado serta foto bersama. (AF)

Meimonews.com – Sejumlah atraksi kesenian, talkshow serta spirit and mission mewarnai hari pertama Perayaan Syukur 40 tahun Seminari Tahun Orientasi Rohani (TOR) Pondok Emaus (Poem) Tateli, Minahasa, Sabtu (1/6/2024).

Atraksi tersebut adalah koor dari Frater-frater Seminari Pineleng, Koor Frater-frater Seminari TOR Poem, Koor Mahasiswa STFS Pineleng, Vokal Group Mahasiswa Asrama Benedicta serta Tari Kabasaran (Minahasa) dan Tari Myama Tawahuk (Tanimbar) yang dibawakan Frater-frater Seminari TOR Poem.

Selain itu, talkshow yang menampilkan pembicara Uskup Amboina Mgr.Inno Ngutra Pr dengan pemandu Rektor Seminari TOR Poem Pastor Bonefasius Boro Bin Ola Pr serta spirit and mission dari Ketua Pukat (Profesional Usahawan Katolik) Keuskupan Manado Jimmy Asiku dan Ketua Catholic Family Ministry Raldi Laluyan.

Acara digelar Panitia yang diketuai Jonas Adam ini dimulai di gereja dan diawali Angelus serta berlanjut di aula tempat pembinaan calon-calon imam Diosesan Keuskupan Manado.

Hadir pada kesempatan itu, antara lain Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, Uskup Sorong Monokwari Mgr. Datus Lega, Wakil Rektor Seminari TOR Poem Pastor Marson Pungis Pr, Ketua UNIO Pastor Melky Malingkas Pr, Rektor Baru TOR Poem Pastor Danny Surentu Pr, Rektor Seminari Pineleng Pastor Ambrosius Wuritimur Pr, Rektor Seminari Kakaskasen Pastor Berthi Imbar Pr, Rektor Agustinianum Pastor Jivon Motikas Pr.

Sejumlah undangan lainnya juga hadir di antaranya perwakilan Kongregasi Suster-suster DSY Sr. Geralda Untu, perwakilan Frater-frater CMM Frater Herman Mandagi dan tokoh umat Keuskupan Manado Welly Pesoth dan istri serta tokoh umat Stasi Tateli Paroki Mokupa (lokasi seminari ini berada) seperti Bismark Lumentut.

Saat talkshow, Mgr. Inno memaparkan pengalamannya saat pembinaan di seminari ini sewaktu masih berstatus frater. Banyak hal-hal yang dialaminya serta menjadi pendorong semangat sehingga ia bisa ditahbiskan menjadi imam dan bahkan menjadi uskup.

Pengalaman-pengalaman tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para frater yang sementara menjalani pembinaan di seminari yang berlokasi di Stasi Tateli Paroki Mokupa ini. (lk)

Meimonews.com – Orasi ilmiah dari dua dokter akan mewarnai puncak peringatan Dies Natalis ke-65 Fakultas Kedokteran (FK) Unsrat Manado yang akan diadakan di Auditorium FK Unsrat, Selasa (28/5/2024).

Kedua dokter tersebut adalah dr. Linda Maya Tompodung, M.Pd, Ked. Sp Rad dan dr. Stephanus J. Ch. Tangel, SpB(K). Dokter Linda akan membawakan orasi ilmiah dengan judul Peran magnetik resonance imaging pada penentuan benign dan malignan massa ginekologi (karakterisasi leiomyoma. Uteri tipikal, atipikal dan leiomyosarcoma sementara dokter Stephanus tentang Pengaruh hipoalbumin terhadap kejadian disfungsi kateter hemodialisis tunel pada pasien anak dengan penyakit ginjal tahap akhir.

Demikian disampaikan Koordinator Seksi Acara Dies Natalis ke-65 Fakultas Kedokteran Unsrat Manado Dr. Victor Joseph, Sp.JPK kepada Meimonews.com via telefon, Senin (27/5/2024).

Ditambahkan, acara puncak dies ini dilaksanakan dalam Rapat Senat Terbuka  yang akan dipimpin Ketua Prof. dr. Linda WA Rotty, Sp.PD. KHOM di dampingi Sekretaris Ns. Sefti SJ Rompas, S.Kep, M.Kes.

Sebelum sambutan Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng dan Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE akan ada laporan Ketua Panitia Pelaksana Dr. dr. Mendy J. Hatibie Oley, Sp.BP(K)RE dan Dekan FK Unsrat Manado Prof. Dr. dr. Nova Hellen Kapantouw, DAN, M.Sc, Sp.GK.

Di acara puncak ini, akan pula diumumkan pemenang Putra Putri FK Unsrat Tahun 2024 dan Medical Voice, yang telah berproses sejak beberapa waktu lalu. (FA)

Meimonews.com – Hari Pangan Sedunia (HPS) Tahun 2023 Keuskupan Manado digelar di Paroki Stella Maris Bitung, Sabtu – Minggu (14-15/10/2023).

Sejumlah kegiatan termasuk lomba dilaksanakan pada peringatan yang mengusung tema Pertanian, Penyedia Pangan Bagi Semua.

Kegiatan dan lomba tersebut adalah pameran, stand education eco enzym, lomba cipta menu, talkshow/podcast agriculture sustainability, konser agriculture sustainability  short video competition, dan misa puncak HPS 2023.

Ketua Panitia Pelaksana HPS 2023 Keuskupan Manado Wandi Wewengkang

Khusus kegiatan yang dilaksanakan Paroki Stella Maris Bitung adalah Lomba Defile yang diikuti wilayah-wilayah rohani yang ada di paroki ini.

Puncak peringatan berupa misa yang dilaksanakan di gereja paroki, dipersembahkan Sekretaris Keuskupan Manado Pastor John Montolalu Pr, di dampingi Ketua Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Manado Pastor I Wayan Putra Yasa Pr dan Pastor Paroki Fidelis Donald Liuw Pr.

Turut hadir, Ketua animator Laudato Si Keuskupan Manado Fongky Ponomban, Pengurus Eco Enzym Keuskupan Manado dan sejumlah suster dari beberapa Tarekat.

Acara penutupan yang diadakan di Kompleks Persekolahan Paroki, belakang gereja, usai misa dilakukan Pastor John di dampingi Pastor Wayan dan Pastor Liuw.

Pada acara penutupan yang diwarnai penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba, Ketua Panitia Pelaksana HPS 2023 Keuskupan Manado Wandi Wewengkang menjelaskan mengapa sampai panitia mengadakan beberapa lomba  di samping kegiatan-kegiatan lain termasuk misa sebagai puncak peringatan kali ini.

Diadakannya lomba stand pameran, sebut Wandi, agar pengunjung, orang dan umat  yang datang ke lokasi ini bahwa paroki-paroki yang ada di Kevikepan Tonsea (Paroki Stella Maris masuk Kevikepan Tonsea – red) memiliki potensi-potensi pertanian yang tidak takut lapar, hasil pertanian masih ada yang ditampilkan di pameran. “Ini pesan pertama yang ingin disampaikan lewat lomba stand pameran,” ujarnya.

Pastor Paroki Stella Maris Bitung Pastor Fidelis Donald Liuw Pr saat menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba defile

Lomba cipta menu, ungkapnya, dimaksudkan untuk menyampaikan kepada umat, pengunjung dan kepada siapa saja yang tahu ada lomba cipta menu.

Lomba cipta menu dimaksudkan agar bila ada hasil pertanian maka olahlah hasil pertanian yang ada di lahan kita masing-masing menjadi makanan yang sehat. “Maka, syarat mengikuti lomba cipta menu tanpa 5 P yakni pengawet, pengenyal, perasa, pemanis dan plastik. Makanan tanpa 5 P,” tandasnya tentang pesan yang ingin disampaikan lewat lomba cipta menu.

Dikemukakan, bahan sudah ada maka jangan pakai perasa. Pakai bumbu, gunakan bumbu yang banyak supaya makanan jadi sehat dan sadap.

Terkait dengan konser, dijelaskan, kenapa ada hubungan konser, video pendek dan kegiatan hari pangan ? Itu berkaitan dengan adanya anak-anak muda sudah tidak mau ke kebun. Sudah sangat sedikit orang-orang muda mau jadi sarjana pertanian.

Foto bersama peserta pameran bersama sejumlah pastor dan panitia HPS 2023 Keuskupan Manado di acara penutupan yang dilakukan Sekretaris Keuskupan Manado Pastor John Montolalu Pr

“Ini sudah terlihat ketika ada lomba ini terlihat ada banyak anak-anak muda di kebun. Tapi setidaknya mereka datang di ladang pertanian, mereka bertemu dengan petani, berdiskusi dengan petani, yang terlihat dalam video, maka mereka semakin dekat dengan pertanian. Mereka semakin tahu bahwa pertanian itu merupakan hal penting dalam kehidupan,” ujarnya.

Ditegaskan, konser ini memang diadakan khusus untuk anak muda. Kalau tidak ada konser, mereka tidak akan datang di lokasi ini. Mereka tidak akan datang melihat orang-orang tua so siapkan di lokasi pameran.

Dengan adanya lomba konser, dan orang-orang muda datang ke lokasi kegiatan/pameran mereka semakin dekat dengan pertanian. Dan, ini memang terlihat saat pameran di hari Sabtu (14/10/2023).

Saat menutup kegiatan, Pastor John mengingatkan untuk mencintai dan menjaga alam ciptaan Tuhan

Ada cara untuk hal tersebut yakni dengan menaklukkan bumi tapi dengan cara yang mendatangkan kebaikan, kesejahteraan dan keuntungan untuk semua.

Sebelum seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka HPS 2023 Keuskupan Manado ditutup, diumumkan nama-nama pemenang lomba dan penyerahan hadiah.

Untuk lomba stan pameran pemenangnya (1 – 3)  adalah Paroki St. Yohanes Penginjil Laikit, Paroki St. Paulus Lembean dan Paroki St. Fransiskus de Sales Kokoleh.

Lomba cipta menu pemenangnya adalah Paroki Stella Maris Bitung, Paroki St. Antonius de Padua Airmadidi, Paroki St. Fransiskus Xaverius Kema.

Lomba video pemenangnya adalah Paroki GPI, Creative Corner, Paroki St. Yohanes Penginjil Laikit, STP A dan Paroki Stella Maris Bitung.

Untuk lomba defile, pemenangnya adalah WR Sta. Ursula, St. Stefanus, Sta. Monica dan St. Bernadus. (lk)

Meimonews.com – Sejumlah kegiatan mewarnai peringatan Jubileum 100 Tahun Frater CMM (Kongregasi Frater Santa Perawan Maria Bunda yang Berbelaskasih) Tahun 2023.

Khusus wilayah Sulawesi Utara (empat komunitas CMM yang tersebar di Manado 2 komunitas dan Tomohon 2 komunitas), enam kegiatan yang telah dilaksanakan dan akan berpuncak pada Sabtu (20/5/2023).

Enam kegiatan itu adalah penanaman pohon, pembagian sembako bagi lansia di paroki, pembagian sembako bagi pensiunan guru dan pegawai  di YDB dan YFA, pembagian sembako bagi pensiunan karyawan/karyawati biara frater, sumbangan ke panti asuhan.

Bantuan ATK untuk sekolah di pedalaman, bantuan untuk siswa yang kurang.mampu, donor darah, rehab rumah, jalan sehat dan salve bersama.

“Enam kegiatan tersebut sudah dilaksanakan baik di tempat Komunitas Manado maupun Komunitas Tomohon. Khusus acara puncaknya akan dilaksanakan pada Sabtu (20/5/2023) di kompleks SD Frater Don Bosco Manado,” ujar Ketua Pantia Fr. Antonius Gokok Kean CMM kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Senin (15/5/2023).

Panitia peringatan terdiri dari Ketua Frater Antonius, Sekretaris Fr.  Leston Situmorang, Bendahara Fr. Danny Latumahina dan Seksi-seksi yang terdiri darii para Frater CMM, guru, pegawai dan kenalan/keluarga. (Fer)

Meimonews.com -Sejumlah kesan dan pesan disampaikan para lanjut usia (lansia) Paroki Bunda Hati Kudus (BHK) Kairagi yang mengikuti Temu Lansia di samping pastoran, usai Misa Lansia Sedunia di gereja paroki, Minggu (24/7/2022).

Kesan dan pesan disampaikan setelah sesi perkenalan dan berbagi pengalaman di masing-masing kelompok. Ada beberapa kelompok yang dibentuk pemandu diskusi yakni Pastor Paroki Troy Kalengkongan Pr, di mana di setiap kelompok ada beberapa Orang Muda Katolik (OMK) yang mendampingi.

Sekitar dua puluhan lansia termasuk kakek dan nenek nampak gembira karena bisa bertemumuka satu dengan yang lain, apalagi saat pandemi pertemuan tatapmuka dibatasi karena protokol kesehatan.

Banyak cerita diungkap lansia yang satu ke lansia yang lain, baik yang sudah saling kenal (tapi jarang bertemu) maupun yang baru kenal.

Saling berkenal secara akrab dan berbagi cerita lebih seru disampaikan pada saat Pastor Troy membagi para lansia dalam beberapa kelompok.

Saat Pastor Troy memberikan kesempatan kepada lansia untuk menulis pesan dan kesannya terutama untuk orang muda Katolik, banyak kesan dan pesan menarik yang ditulis kemudian dibacakan satu-satu perkelompok.

Beberapa di antaranya adalah pesan Jangan lupa berdoa; Semoga anak-anak muda sekarang dengar- dengaran pada orangtua dan sesama manusia; Jadilah orang muda yang peduli terhadap perkembangan gereja karena peran orang muda menentukan masa depan gereja.

Ada juga.pesan dari seorang lansia kelahiran 5 Desember 1947 bernama David yang.menulis dengan kata/kalimat singkat. “Jang bagate,” tulis Opa David di secarik kertas tentang pesan dan kesannya, yang ditujukan kepada OMK. (af)