Meimonews.com – Sejumlah kegiatan mewarnai peringatan Jubileum 100 Tahun Frater CMM (Kongregasi Frater Santa Perawan Maria Bunda yang Berbelaskasih) Tahun 2023.

Khusus wilayah Sulawesi Utara (empat komunitas CMM yang tersebar di Manado 2 komunitas dan Tomohon 2 komunitas), enam kegiatan yang telah dilaksanakan dan akan berpuncak pada Sabtu (20/5/2023).

Enam kegiatan itu adalah penanaman pohon, pembagian sembako bagi lansia di paroki, pembagian sembako bagi pensiunan guru dan pegawai  di YDB dan YFA, pembagian sembako bagi pensiunan karyawan/karyawati biara frater, sumbangan ke panti asuhan.

Bantuan ATK untuk sekolah di pedalaman, bantuan untuk siswa yang kurang.mampu, donor darah, rehab rumah, jalan sehat dan salve bersama.

“Enam kegiatan tersebut sudah dilaksanakan baik di tempat Komunitas Manado maupun Komunitas Tomohon. Khusus acara puncaknya akan dilaksanakan pada Sabtu (20/5/2023) di kompleks SD Frater Don Bosco Manado,” ujar Ketua Pantia Fr. Antonius Gokok Kean CMM kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Senin (15/5/2023).

Panitia peringatan terdiri dari Ketua Frater Antonius, Sekretaris Fr.  Leston Situmorang, Bendahara Fr. Danny Latumahina dan Seksi-seksi yang terdiri darii para Frater CMM, guru, pegawai dan kenalan/keluarga. (Fer)

Meimonews.com -Sejumlah kesan dan pesan disampaikan para lanjut usia (lansia) Paroki Bunda Hati Kudus (BHK) Kairagi yang mengikuti Temu Lansia di samping pastoran, usai Misa Lansia Sedunia di gereja paroki, Minggu (24/7/2022).

Kesan dan pesan disampaikan setelah sesi perkenalan dan berbagi pengalaman di masing-masing kelompok. Ada beberapa kelompok yang dibentuk pemandu diskusi yakni Pastor Paroki Troy Kalengkongan Pr, di mana di setiap kelompok ada beberapa Orang Muda Katolik (OMK) yang mendampingi.

Sekitar dua puluhan lansia termasuk kakek dan nenek nampak gembira karena bisa bertemumuka satu dengan yang lain, apalagi saat pandemi pertemuan tatapmuka dibatasi karena protokol kesehatan.

Banyak cerita diungkap lansia yang satu ke lansia yang lain, baik yang sudah saling kenal (tapi jarang bertemu) maupun yang baru kenal.

Saling berkenal secara akrab dan berbagi cerita lebih seru disampaikan pada saat Pastor Troy membagi para lansia dalam beberapa kelompok.

Saat Pastor Troy memberikan kesempatan kepada lansia untuk menulis pesan dan kesannya terutama untuk orang muda Katolik, banyak kesan dan pesan menarik yang ditulis kemudian dibacakan satu-satu perkelompok.

Beberapa di antaranya adalah pesan Jangan lupa berdoa; Semoga anak-anak muda sekarang dengar- dengaran pada orangtua dan sesama manusia; Jadilah orang muda yang peduli terhadap perkembangan gereja karena peran orang muda menentukan masa depan gereja.

Ada juga.pesan dari seorang lansia kelahiran 5 Desember 1947 bernama David yang.menulis dengan kata/kalimat singkat. “Jang bagate,” tulis Opa David di secarik kertas tentang pesan dan kesannya, yang ditujukan kepada OMK. (af)

Meimonews.com – Seminar Internasional dan Nasional serta Bedah Buku Warnai Peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-72, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM).

Dua kegiatan tersebut, jelas Analis Keimigrasian Ahli Utama di Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI Irjen Pol. (Purn) Romny Sompie Meimonews.com kepada Meimonews.com via telefon/WA, Senin (17/1/2022), akan diadakan pada Selasa – Kamis (18-20/1/2022).

“Kegiatan ini akan diadakan di Direktorat Jenderal Imigrasi dan dilaksanakan secara Luring dan Daring melalui kanal Youtube Ditjen Imigrasi dan Platform zoom,” ujarnya.

Kegiatan seminar, menurut mantan Dirjen Imigrasi ini,.mengusung tema Penguatan Pengelolaan Perbatasan Dalam Perspektif Kolaborasi Manajemen Perbatasan sedang buku yang dibedah adalah Buku Pengantar Hukum Keimigrasian.

Dirincinya, hari pertama adalah seminar international yang menampilkan keynote speech Menteri Hukum dan HAM dengan narasumber Ms. Fiona Douglas Australia Border Force, Mr. Nam Liang Chia & Mr. Tan Koh Wee Singapore Immigration and Checkpoints Authority, dan Mr. Scott Partin US Immigration and Customs Enforcement.

Untuk seminar nasional menampilkan Prof. M. Iman Santoso (Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Keimigrasian Universitas Krisnadwipayana), Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, dan Dr. dr. Maxi Rondonuwu (Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan).

Untuk hari kedua (seminar nasional) menampillan narasumber Rini Widyantini, SH MPM (Sesmenpan RB), Drs. Robert Smbolon , MPA (Deputi I BNPP),.Dr. Umar Effendi, M.Si (Dir. Keamanan Negara Baintelkan Polri ), Dr. Sugeng Purnomo (Deputi III Kemenkopolhukam), dan Frederick Situmorang (Direktur C BAIS TNI.

Khusus hari ketiga (bedah buku), menampilkan keynote speaker
Prof. Dr. Eddy O.S. Hiariej, S.H., M. Hum dengan pembedah Prof . Dr. Farida Patittingi, S.H, M. Hum, Dr. Oce Madril, Dr. Agus Riewanto, I Gede Widhiana Suarda, Ph.D, Dr. Bayu Dwi Anggono, Gautama Budi A, S.H., LL.M, dan Dr. Jimmy Z Usfunan, S.H., M.H.

Sehubungan dengan dua kegiatan tersebut, Sompie mengajak kepada yang berminat untuk menghubungi Link Zoom : Meeting ID : 810 6615 6081 Pass : HBI_2022.

“Para peserta akan mendapat sertifikat secara gratis,” ujarnya seraya menyebutkan latar belakang diadakannya Seminar Imigrasi.

Manajemen perbatasan, menurut Ketua DPP KKK Indonesia ini, berkaitan dengan menjaga kedaulatan dan keamanan negara sebagai dua fungsi keimigrasian sesuai amanat UU No 6 tahun 2011, perlu dilakukan secara kolaborasi bersama kementerian / lembaga terkait termasuk Pemda yang memiliki kewenangan dan kompetensi serta tugas dan fungsi Instansinya di perbatasan NKRI.

Berkaitan dengan perlintasan manusia yang membawa barang, hewan dan tumbuhan masuk dan keluar Indonesia, secara Internasional ditangani bersama instansi Imigrasi, Bea Cukai dan Karantina.

Namun demikian, kerawanan di perbatasan sangat berkaitan dengan tugas dan fungsi keamanan dan pertahanan negara yang menjadi bagian dari tugas pokok dan fungsi TNI dan POLRI.

Di samping itu, BIN, BAKAMLA, BNPP, BNPT, BNN, KKP dan instansi terkait lainnya juga seringkali menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan perbatasan sesuai dengan kewenangannya masing-masing dan bisa belerjasama untuk menyelesaikan permasalahan di perbatasan.

“Hal inilah yang menjadi latar belakang pemikiran, ketika Seminar Keimigrasian ini disiapkan untuk diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-72 tangga 26 Januari 2022,” jelas Tou Minahasa yang cukup kreatif ini. (lk)