Meimonews com – Pelayanan kesehatan yang humanis dan profesional terus menjadi komitmen RSUP Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou) Manado dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, termasuk pasien rujukan dari berbagai daerah di Indonesia Timur.

Komitmen tersebut merupakan instruksi langsung Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan bersama jajaran direksi untuk terus mengedepankan pelayanan prima kepada seluruh pasien.

Apresiasi datang dari Mey Klafie, orangtua pasien asal Papua yang tengah menjalani pengobatan di Poliklinik Estela RSUP Kandou. Dengan penuh haru, ia mengaku sangat puas terhadap pelayanan yang diterima selama mendampingi anaknya menjalani perawatan.

“Saya Mey Klafle asal Papua, orangtua pasien rujukan dari Papua ke RS Kandou dan berobat di Poliklinik Estela. Di sini saya merasa sangat puas sekali dengan pelayanan tim medis di RS Kandou. Susternya sangat ramah, dokternya juga baik. Pokoknya semua memuaskan,” ungkap Mey di ruang Estela, Rabu (13/5/2026), seperti dikutip Humas RSUP Kandou.

Mey sampai menangis melihat perhatian dan keramahan tenaga kesehatan yang melayani pasien dan keluarga dengan penuh kepedulian. “Kami tidak bisa membalas kebaikan tenaga medis yang melayani anak kami. Saya doakan Tuhan memberkati semua pelayanan di RS Kandou supaya menjadi berkat bagi banyak orang,” tambahnya.

Apresiasi atas pelayanan baik dari RSUP Kandou datang pula dari Asmi Mokodongan, pasien asal Kotamobagu yang mengaku puas dengan pelayanan selama menjalani perawatan dan operasi di rumah sakit rujukan terbesar di Sulawesi Utara ini.

Asmi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tenaga medis RS Kandou, mulai dari dokter, perawat hingga petugas pelayanan yang dinilainya ramah dan profesional selama proses pengobatan.

“Saya merasa bangga dan sangat puas dengan pelayanan di RS Kandou Manado. Dokternya sangat bagus, susternya juga luar biasa ramah. Pelayanannya sangat baik,” ujar Asmi di ruang perawatan Irina D Atas RS Kandou Selasa (11/5/2026).

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada dokter yang menangani operasi dirinya, terutama dr. Joel, serta tim anestesi dan seluruh tenaga medis di ruang Irina D Atas yang disebutnya memberikan perhatian penuh selama masa perawatan.

“Terima kasih kepada dokter yang telah menangani dan melaksanakan operasi saya, terutama fokter Joel. Saya sangat berterima kasih karena sekarang saya sudah sehat,” katanya.

Asmi juga mengaku terkesan dengan sikap para perawat dan tenaga kesehatan yang dinilainya selalu memberikan pelayanan dengan penuh perhatian dan keramahan kepada pasien.

Menurutnya, pelayanan di RSUP Kandou Manado sangat membantu proses pemulihan pasien, sehingga dirinya merasa nyaman selama menjalani pengobatan.

“Suster-suster di Irina D Atas luar biasa. Dokter-dokternya hebat, pelayanannya mantap. Saya sangat berterima kasih kepada Direktur Utama Prof Starry Rampengan dan seluruh jajaran RS Kandou,” sebutnya, seperti dikutip Humas RSUP Kandou.

Sebelum keluar rumah sakit Asmi turut mengajak masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan agar tidak ragu berobat di RSUP Kandou Manado.

“Saya mengajak masyarakat yang mau berobat supaya datang ke RS Kandou Manado, karena pelayanannya luar biasa,” tandasnya.

Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan pada setiap pimpin apel selalu menegaskan bahwa pihak rumah sakit terus mendorong seluruh tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik, cepat, profesional, dan penuh empati kepada masyarakat.

Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak hanya soal tindakan medis, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman dan kepedulian bagi pasien maupun keluarga.

Dirut terus mengingatkan seluruh jajaran agar memberikan pelayanan dengan hati. Kepuasan dan kenyamanan pasien menjadi prioritas utama RS Kandou sebagai rumah sakit rujukan nasional di kawasan timur Indonesia.

Testimoni pasien dan keluarga seperti ini menjadi motivasi bagi RSUP Kandou untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang berkualitas, humanis, dan terpercaya bagi masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. dr. RD Kandou Manado Starry H. Rampengan, memimpin apel perdana civitas hospitalia rumah sakit yang akrab disebut dengan nama RSUP Kandou atau RS Kandou di awal tahun 2026, yang dilaksanaksn di halaman kantor pusat rumah sakit, Senin (5/1/2026).

Apel yang menjadi momen konsolidasi sekaligus pemberian motivasi kepada seluruh jajaran dalam menghadapi tantangan dan target kerja ke depan ini turut dihadiri Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto, Direktur SDM, Pendidikan dan Diklat Yune Laukati, serta Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian.

Dalam amanatnya, Dirut menyampaikan rasa syukur karena seluruh civitas RSUP Kandou dapat melewati tahun 2025 dengan baik dan kembali berkumpul dalam keadaan sehat serta diberkati.

Mewakili Direksi, Starry memberikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi seluruh pegawai RS Kandou sepanjang tahun 2025.

“Di tahun 2026 ini kita akan menghadapi banyak tugas besar, salah satunya akreditasi rumah sakit. Saya tegaskan, mutu dan keselamatan pasien tidak bisa ditawar lagi, itu sudah harga mati. Ini adalah prioritas pertama dan utama,” ujar Starry.

Dirut menekankan pentingnya penguatan budaya patient safety, pelaksanaan audit internal mutu yang konsisten, serta kesiapan seluruh unit dalam memenuhi standar dan indikator akreditasi. Menurutnya, seluruh aspek pelayanan harus berjalan selaras dengan komitmen peningkatan mutu berkelanjutan.

Dirut mengajak seluruh ASN RSUP Kandou untuk terus meningkatkan profesionalisme kerja.

Para gawai didorong agar memperdalam ilmu pengetahuan, meningkatkan kualitas diri melalui berbagai pelatihan, serta siap beradaptasi dengan perkembangan sistem digital menuju smart hospital.

Dirut berharap setiap direktorat mampu membuktikan bahwa RSUP Kandou telah melakukan berbagai perbaikan signifikan di tahun 2026.

Untuk itu, Dirut memberikan tantangan kepada seluruh direktorat agar kembali menciptakan sebanyak-banyaknya prestasi di tingkat nasional.

“Tantangan ini saya berikan sebagai motivasi dan penyemangat, agar di tahun 2026 kita semua tetap solid, bersemangat, dan membawa RS Kandou menjadi rumah sakit yang semakin maju dan lebih baik,” ujernya. (Fer)

Meimonews.com – RSUP Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou) Manado menggelar kegiatan Berbagi Kasih dengan mengunjungi dan memberikan bingkisan Natal kepada pasien yang sedang menjalani perawatan, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan berbentuk kepedulian sosial ini dipimpin Dirut RS Kandou Starry Rampengan di dampingi Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian, Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, para Manager serta Asisten Manager.

Dirut bersama rombongan menyusuri ruang-ruang perawatan, menyapa pasien, serta menyerahkan bingkisan Natal.

Usai kegiatan, Dirut menjelaskan, kegiatan Berbagi Kasih ini merupakan wujud kepedulian dan kasih RS Kandou kepada seluruh pasien yang harus menjalani perawatan di momen Natal.

“RS Kandou mengasihi dan menyayangi seluruh pasien yang sedang dirawat. Menyambut Natal, kami ingin berbagi kasih kepada mereka yang belum bisa merayakan Natal bersama keluarga. Kami juga mendoakan agar para pasien diberikan kesembuhan, sehingga damai dan sukacita Natal dapat mereka rasakan,” ujar Dirut.

Ditambahkan, bantuan yang diberikan berupa bingkisan Natal terfokus kepada pasien kelas III. Menurutnya, kegiatan sosial serupa tidak hanya dilakukan saat Natal, namun juga akan terus dilaksanakan pada hari-hari besar keagamaan lainnya.

Salah satu pasien penerima bingkisan, Yunista Pangendaheng (asal Kabupaten Kepulauan Talaud), menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Direktur Utama beserta jajaran manajemen RS Kandou.

“Terima kasih kepada Bapak Direktur Utama dan seluruh jajaran atas bingkisan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Yunista mengaku terkesan dengan kepedulian pimpinan RS Kandou yang turun langsung mengunjungi pasien di ruang perawatan. “RS Kandou sangat luar biasa. Selain pelayanannya yang baik, pimpinan rumah sakit juga sangat santun dan peduli kepada pasien,” jelasnya.

Dalam suasana penuh kehangatan tersebut, Yunista yang baru saja melahirkan di RS Kandou bahkan meminta Direktur Utama untuk memberikan nama bagi buah hatinya. Dengan penuh sukacita, Dirut memberikan nama Yosua untuk bayi yang baru lahir tersebut.

Kegiatan Berbagi Kasih ini pun menjadi simbol nyata semangat Natal di RS Kandou yang pertama kali terjadi untuk menghadirkan harapan, kepedulian, serta kebahagiaan bagi para pasien dan keluarga. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou Manado (akrab disebut RS Kandou) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Bolaang Mongondouw menggelar pelatihan Pencegahan dan Pengendalian bagi Pengelola Program Kusta dan Frambusia Tingkat Puskesmas di Hotel Quality Manado, Senin (12/8/2024).

Pelatihan yqng diketuai Veronica Magdalena Pinontoan, ST Keb iini berlangsung 5 hari (12-16 Agustus) dan diikuti 20 tenaga medis dari Bolmong.

Pelatihan dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmong Drs Ketut Kolak,M.Kes. “Terima kasih buat jajaran RS Kandou, yang sudah memfasilitasi kegiatan ini serta membuka tangan untuk bekerjasama dengan pemerintah kabupaten Bolmong,” ujar Ketut Kolak.

Diungkapkan, sengan keterbatasan sumber daya manusia (SDM) Dinas Kesehatan Bolmong belum bisa melaksanakan kegiatan diklat seperti ini dengan mandiri.

“Karena kegiatan ini merupakan progran yang strategis dan serius, untuk itu persiapan dari pelaksanaan diklatnya juga harus serius, maka outputnya pasti bagus,” jelasnya,

Kadis berpesan kepada peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan saksama, sehingga apa yang menjadi harapan dari semua penyelenggara kesehatan dapat terwujut.

Direktur Utama RS Kandou Dr..dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes, yang diwakili Manajer Diklat dr. Juddy Flora Sengkey, M.Kes dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang sudah disepakati antara Dinas Kesehatan Bolmong dan RS Kandou terkait dengan penyelenggaraan pelatihan dibidang kesehatan.

“Kami memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Bolmong yang sudah mempercayakan RS Kandou untuk dapat menyelenggarakan diklat ini,” ujar Juddy.

Juddy berharap, pelatihan seperti ini akan berlanjut karena ini merupakan pelajaran penting bagi peserta dalam belajar untuk pencegahan dan pengendalian penyakit kusta dan frambusia yang sudah lama ada dan sampai saat ini menjadi masalah kesehatan.

“Dapat dikatakan penyakit kusta dan frambusia ini penyakit tropis yang terabaikan,” sebutnya.

Untuk itu, tambahhnya, pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan tetap memberikan program pelatihan kepada pengelola program di tingkat puskesmas agar dapat meningkatkan kompetensi sehingga bersama sama dapat mengeliminasi penyakit kusta ataupun juga mengeradikasi penyakit frambusia.

Dengan demikian Juddy berharap bagi peserta mendapat manfaat dari pelaksanaan diklat ini sehingga dapat di implementsikan pada wilayah kerja masing masing.

Turut hadir Asisten Manager Pendidikan dr Silvana Lumeno, Asisten Manajer Pelatihan dr. Reamur Moody Rawung, M.Kes, M.Th dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmong, Yusuf Detu, S.Kep.Ns. (Fer)

Meimonews.com – RSUP Prof. Dr. RD Kandou  Manado berjalan sebagaimana mestinya dengan harapan dan programnya tercapai. Salah satunya berkat kontribusi dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Bedah Unsrat Manado, atau istilah di RSUP Kandou, Staf Medik Pendidikan.

“Bagian ini betul-betul menyatu dengan Rumah Sakit Kandou dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Dirut RS Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD saat memberikan sambutan pada  acara Re-Akreditasi Program Studi Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Unsrat Manado.

Kegiatan dilaksanakan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM PT-Kes) di Aula RS Kandou (sebutan akrab RSUP Prof. Dr. dr. RD Kandou), Senin (30/1/2023).

Namun, tambahnya, dikarenakan masih pendidikan, maka setiap pelayanan itu ada di dalam supervisi.

Di dampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum, Dr. dr Ivonne E.  Rotty, M.Kes, dokter Jimmy (sapaan akrab Dirut) menyampaikan selamat datang kepada tim Assesor LAM PT-Kes, Dr. dr Muhammad Arifin Parenrengi, Sp.Bedah Saraf (K) bersama Dr. dr. Yefta Moenadjat, Sp.Bedah Plastik-Rekonstruksi dan Estetis (K)

“Terima kasih kepada tim Assesor yang berkenan untuk memotret Program Studi Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Unsrat selama 3 hari,”ujar dokter Jimmy.

Dirut patut berbangga di mana dari sekian prodi yang ada di fakultas kedokteran sudah melakukan Re-Akreditasi yang unggul. “Usaha keras itu tidak akan mendustai hasil,” tandasnya.

Menurutnya, ilmu bedah bisa memberikan kontribusi yang besar dalam upaya pelayanan kesehatan maupun program untuk RSUP Kandou, karena pendidikan bedahnya baik.

“Salah satu brand dari RSUP Kandou yang nantinya dimintakan untuk rumah sakit vertikal adalah pelayanan bedah,” ujarnya.

Diakui, teman teman bagian bedah mempunyai visi yang ingin maju. Mereka ingin memposisikan diri untuk memberi kontribusi yang maksimal terhadap pelayanan di RSUP Kandou.

Disebutkan, akreditasi ini mempunyai nilai positif dan bermanfaat, terutama bisa merubah pola pikir mana yang baik dan tidak. Pemahaman baik itu harus dikerjakan terus, sehingga menjadi kebiasaan yang harus dipelihara dan semuanya itu akan menjadi budaya.

“Menuju ke arah situ tidak semudah membalikan telapak tangan, tapi saya yakin teman-teman staf pengajar bagian B?bedah akan mengejar mutu budaya itu, sehingga pelayanan kesehatan di RSUP Kandou akan semakin baik,”tandasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Sulut dr. Fransiskus Andy Silangen, SpB-KBD, Direktur RS Dr.J.H Awaloei dr Abraham Talumewo, MHSM, Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat Manado Dr. dr. Billy Johnson Kepel, M.MedSc, para Ketua Bagian dan Ketua KSM, para Koordinator Prodi PPDS-1 FK Unsrat. (Fer)