Meimonews.com – Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat menggelar pembukaan kegiatan menyambut Dies Natalis ke-67 yang dipusatkan di kompleks fakultas, Sabtu (25/4/2026).

Sejumlah kegiatan diadakan di acara pembukaan yang diawali pelepasan jalan sehat oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Kegiatan tersebut adalah lomba yel-yel, senam line dance, mediquiz, lomba poster dan pameran lukisan bagian forensik.

Turut hadir pada kegiatan yang diikuti pimpinan dan sivitas akademika Faked Unsrat adalah dekan atau perwakilan dari beberapa fakultas di lingkungan Unsrat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat mengingatkan, 67 tahun bukan sekedar angka. Ini adalah perjalanan panjang yang hanya bermakna jika menghasilkan dampak.

“Kita tidak hanya sedang mencetak lulusan, namun kita sedang membentuk dokter yang berintegritas dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya,

Rektor berharap, momentum dies natalis ini bukan sekedar perayaan, tetapi titik akselerasi, bukan sekadar refleksi, tetapi keputusan untuk melangkah lebih jauh, dan bukan sekadar bertahan tapi memimpin dan memberi dampak.

Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel dalam sambutannya menjelaskan antara lain upaya yang dilakukan institusi yang dipimpinnya dalam meraih dan mempertahankan status akreditasi unggul program studi-program studi di Faked Unsrat. (FA)

Meimonews.com -Duta Besar India untuk Indonesia HE Mr. Sandeep Chakravorty berkunjung ke Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) Manado, Jumat (24/4/2026).

Dalam agenda kunjungan terkait dengan implementasi konkrit Unsrat untuk terus memperkuat komitmennya sebagai Perguruan tinggi berdaya saing global melalui pengembangan kerjasama Internasional yang strategis ini, Dubes meresmikan Bharat Corner.

Peresmian Bharat Corner oleh Dubes di dampingi Wakil Rektor 4 (Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Humas) Unsrat Steenie Edward Wallah
dilakukan di Kompleks Kantor Pusat Urusan Internasional LPMPP (Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran) Unsrat yang dikepalai Max Runtuwene.

Peresmian Bharat Corner ditandai dengan prosesi pemotongan pita dan peninjauan koleksi dan dilanjutkan dengan penanaman pohon sebagai simbol keberlanjutan dan persahabatan antarinstitusi.

Kegiatan ini dihadiri para Dekan, Wakil Dekan, Kepala Lembaga, Kepala Biro dan staf di lingkungan Unsrat, yang mencerminkan dukungan institusional terhadap agenda internasionalisasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari diplomasi akademik yang bertujuan memperluas akses sumber pengetahuan global sekaligus memperkuat jejaring kerjasama antara Unsrat dan institusi pendidikan di India.

Kehadirian Bharat Corner diharapkan menjadi pusat literasi yang menyediakan referensi komprehensif India mencakup aspek budaya, sejarah, pendidikan dan perkembangan kontemporer.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie yang diwakili Wakil Rektor 4 dalam sambutannya menjelaskan penguatan kerjasama internasional merupakan bagian integral dari visi Unsrat dalam mengembsngkan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif dan berorientasi global.

“Kerjasama dengan mitra internasional termasuk dengan India dipandan sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi,” ujarnya.

Melalui kolaborasi tersebut, tambahnya, Unsrat mendorong peningkatan mobilitas akademik, pengembangan riset bersama serta pertukaran pengetahuan pengetahuan yang relevan dengan tantangan global.

Sandeep dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan hubungan bilateral di bidang pendidikan sebagai fondasi kerjasama jangka panjang.

Dijelaskan, Bharat Corner merupakan inisiatif yang mendukung peningkatan pemahaman lintasbudaya sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih intensif antara perguruan tinggi di kedua negara.

Secara strategis, kerjasama dengan negara dan institusi luar negeri memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, relevansi riset serta daya saing lulusan.

Unsrat secara berkelanjutan mengembangkan kemitraan yang bersifat kolaboratif dan saling menguntungkan, baik dalam bentuk program pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama maupun pengembangan kurikulum berbasis internasional.

Dengan diresmikannya Bharat Corner, Unsrat semakin menegaskan arah kebijakannya dalam membangun ekosistem akademik yang terbuka, adaptif dan terintegrasi dengan dinamika global, sejalan dengan visi universitas untuk menjadi institusi unggul di kawasan Asia Pasifik. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan (FPIK) Unsrat mengadakan Kuliah Umum di Auditorium FPIK Unsrat Manado, Rabu (22/4/2026).

Tema yang diangkat dalam kuliah umum ini adalah Mendulang potensi ekonomi biru : Kemitraan lintas sektor untuk pencapaian target pertumbuhan ekonomi.

Ada enam pembicara penting tampil dalam kuliah umum ini yakni Hendra Yusran Siry (Kementerian Kelautan dan Perikanan RI), Febrian Irawati Mamesah (Direktur Kerja Sama Intrakawasan dan Antarkawasan Asia Pasifik dan Afrika Kemenku RI), Benny Kurnia Rahman (Diplomat Ahli Madya Direktorat Kerja Sama Kemenlu RI).

Selain itu, Frank K. Griffin (Executive Director Coral Triangle Initiative (CTI), Hari Kushardanto (Vice President Rare Indonesia) dan Desy Mantiri (Dosen FPIK Unsrat).

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie mengatakan, tema yang diangkat ini mencerminkan komitmen kita bersama untuk menggali dan mengembangkan potensi ekonomi biru melalui lintas sektor.

“Sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha dan masyarakat menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa potensi ini dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Rektor berharap, para mahasiswa dan seluruh peserta dapat memperoleh wawasan yang lebih luas, pemahaman yang mendalam serta inspirasi untuk berkontribusi dalam pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan.

Dekan FPIK Unsrat Ockstan J. Kalesaran dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para narasumber/pembicara yang hadir dan membagikan ilmu, pengalaman dan wawasan kepada civitas akademika FPIK Unsrat.

Dekan yakin, materi yang akan disampaikan tidak hanya memperkaya pengetahuan tetapi juga inspirasi serta membuka cakrawala berpikir yang luas bagi para mahasiswa dan peserta kuliah umum.

Kuliah tamu ini, menurutnya, salah satu bentuk komitmen FPIK Unsrat dalam meningkatkan kualitas akademik, dengan menghadirkan perspektif baru dari narasumber.

Dekan berharap melalui kegiatan ini, terjalin interaksi yang aktif, pertukaran gagasan serta penguatan jejaring akademik yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan di FPIK Unsrat. (FA)

Meimonews,com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie membuka secara resmi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berbasis Tulis (UTBK SNBT) Unsrat Tahun 2026.

Mendampingi Rektor pada kegiatan yang dipusatkan di Gedung TIK Unsrat Manado, Selasa (21/4/2026) ini adalah Ketua Panitia Arthur Gehart Pinaria (Wakil Rektor 1 Unsrat), Tim Monev Panitia Nasional Andi Ridwan Makkulawu serta seluruh Panitia SNBT Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat mengingatkan kepada calon mahasiswa peserta UTBK dan juga orangtua calon mahasiswa untuk tidak percaya apalagi memberi uang pelicin pada siapapun yang menjanjjkan kelulusan.

“Jangan. Karena peserta UTBK nanti dinyatakan lulus berdasarkan hasil ujiannya sendiri tanpa dibantu oleh siapapun,” ujar Rektor.

Rektor menegaskan pula komitmen Unsrat dalam menyelenggarakan seleksi yang transparan, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk kecurangan.

“Kami telah menyiapkan sarana dan prasarana semaksimal mungkin, mulai dari kestabilan jaringan internet hingga pengawasan yang ketat,” jelasnya.

Kehadiran Tim Monev Pusat, menurut Rektor, memberikan keyakinan lebih bahwa Unsrat siap mencetak generasi unggul melalui proses seleksi yang sangat kompetitif ini.

Kegiatan UTBK SNBT Unsrat tahun 2026 ini, menurut Humas Unsrat Max Rembang kepada Meimonews.com, usai pelaksanaan kegiatan hari pertama, akan berlangsung hingga Kamis (30/4/2026). (FA)

Meimonews.com – Sejumlah pesan penting disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada acara Wisuda Unsrat Tahun 2026 dalam sidang senat terbuka di Auditorium Unsrat Manado, Senin (20/4/2026).

Pesan penting tersebut ditujukan kepada para wisudawan dari berbagai program studi (prodi) untuk waktu-waktu ke depan mereka.

Dikemukakan, wisuda hari ini adalah momentum penting, bukan hanya sebagai penanda berakhirnya proses pendidikan formal di bangku universitas, tetapi juga titik awal memasuki babak baru kehidupan yang lebih kompleks, dinamis, dan penuh tantangan.

“Ilmu yang saudara peroleh harus diabdikan untuk meningkatkan martabat manusia, memperkuat keadilan sosial dan membangun peradaban yang baik, seperti Filosofi Dr. GSSJ Ratulangi “Si Tou Timou Tumou Tou” (Manusia Hidup Untuk Memanusiakan Manusia Lain),” ujarnya..

Rektor juga berpesan kepada para wisudawaan untuk menjadi generasi yang menciptakan peluang, berani berinovasi dan mampu menjawab kebutuhan zaman.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus yang diwakili Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay dalam sambutannya menjelaskan, momentum wisuda adalah hasil dari proses panjang yang telah dilalui dengan penuh ketekunan dan kesabaran.

Setiap langkah yang ditempuh baik dalam ruang kuliah praktik maupun aktivitas kemahasiswaan telah membentuk karakter dan memperkaya pengalaman.

“Tidak sedikit rintangan yang dihadapi, namun semua itu justru menjadi pondasi yang menguatkan pribadi saudara-saudara untuk melangkah lebih percaya diri ke masa depan,” ujar Wagub mengutip sambutan Gubernur.

Diingatkan kepada wisudawan untuk teruslah melangkah dengan optimisme, karena di balik setiap perjuangan, selalu ada pemandangan indah yang menanti di puncak perjalanan. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, setiap penelitian yang dibiayai oleh negara wajib menghasilkan luaran sebagaimana yang telah dijanjikan dalam proposal, sesuai ketentuan Permendiktisaintek (Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi) RI.

Penegasan tersebut disampaikan Rektor Unsrat pada kegiatan Sosialisasi Penyusunan Proposal Penelitian Batch-2 dan Pemutakhiran SINTA Dosen Unsrat di Auditorium Unsrat Manado, Senin (13/4/2026).

Oleh karenanya, Rektor berharap kesempatan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan daya saing penelitian kita.

Rektor Unsrat mengapresiasi peran LPPM yang terus berupaya memperhatikan kebutuhan dosen, termasuk penyediaan program pendampingan untuk pemutakhiran profil SINTA masing-masing dosen, bersamaan dengan sosialisasi pengusulan penelitian batch-2.

Diketahui, sehubungan dengan proses pelaksanaan penerimaan dan hasil seleksi proposal penelitian Dana PNBP Unsrat Tahun 2026 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unsrat yang dipinpin Jefrey I. Kindangen menggelar sosialisasi ini.

Pada kegiatan ini, seluruh dosen untuk melakukan pemutahiran data SINTA yang akan difasilitasi oleh tim LPPM diharapkan menyiapkan data dan dokumen berupa buku, publikasi Jurnal, HKI dan lain-lain.

Penerimaan/pengajuan proposal baru gelombang ke-2 akan dibuka kembali, dengan skema penelitian yakni Riset Dasar Terdepan Umum Unggulan Unsrat (RDTU3); Riset Dasar Unggulan Unsrat Klaster 1 (RDUU_K1); dan Riset Dasar Unggulan Unsrat Klaster 2 (RDUU_ K2). (FA)

Meimonews.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (PKP RI) Maruarar Sirait mengingatkan agar jangan niatnya yang diubah, jangan niat kebaikannya diubah.

“Yang diubah adalah aturannya yang menghambat negara berbuat baik bagi rakyatnya,” ujarnya ketika memberikan Kuliah Umum di Unsrat yang di Auditorium Unsrat Manado, Sabtu (11/4/2026).

Cara berpikir ini, menurutnya harus kuat, karena kalau kita tidak punya cara berpikir seperti ini, kita akan terbatas dan saya belajar banyak dari Presiden Prabowo Subianto.

Menteri PKP RI berharap Unsrat bisa melahirkan pikiran-pikiran yang produktif dan inovatif yang bermanfaat. Jangan hanya melanjutkan apa yang ada, tetapi harus juga siap mengantisipasi perubahan, serta harus lahir pemikir-pemikir cerdas dari Unsrat.

“Tugas saya bukan menyenangkan birokrasi tapi tugas saya menyenangkan masyarakat,” tandasnya ketika memberikan materi Peran perguruan tinggi dalam memperkuat wawasan kebangsaan.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya menegaskan, perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab strategis dalam membentuk karakter, integritas dan semangat kebangsaan generasi muda.

Rektor berharap kuliah umum ini, akan lahir pemikiran-pemikiran kritis, inspirasi baru serta semangat untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa, khususnya di wilayah Indonesia Timur. (FA)

Meimonews.com – Saat ini, kita berada pada era di mana sektor pertanian tidak lagi dapat dijalankan secara konvensional semata. Perubahan iklim, keterbatasan sumber daya lahan, meningkatnya kebutuhan pangan, serta pesatnya perkembangan teknologi menuntut adanya transformasi menuju pertanian modern.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Dies Natalis ke-66 Fakultas Pertanian Unsrat Manado yang diadakan di halaman parkir fakultas, Jumat (10/4/2026).

“Pertanian modern bukan hanya tentang mekanisasi atau penggunaan alat canggih, tetapi tentang integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan manajemen yang cerdas,” ujar Rektor terkait tema Dies Natalis 2026.

Tema yang diangkat dalam dies natalis kali ini, yang menurut Rektor sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini adalah Pertanian modern sebagai fondasi pembangunan yang stabil, berdampak, dan berkelanjutan.

Perkembangan ini, menurut Rektor, mencakup pemanfaatan data dan digitalisasi, penerapan pertanian presisi, serta penguatan prinsip keberlanjutan yang menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kelestarian lingkungan.

“Dalam konteks ini, Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi memiliki peran yang sangat strategis. Fakultas tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menjadi pusat inovasi, riset, dan solusi bagi berbagai permasalahan pertanian,” ujarnya.

Ada empat hal yang diharapkan Rektor untuk Faperta Unsrat ke depan. Pertama, terus mengembangkan riset yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Kedua, mendorong hilirisasi hasil penelitian menjadi produk yang bernilai tambah.

Ketiga, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Leempat, menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Dikemukakan, dalam pembangunan nasional, sektor pertanian memegang peran yang sangat vital sebagai fondasi ketahanan pangan, penyedia lapangan kerja, dan penopang ekonomi masyarakat.

Untuk mewujudkan pertanian sebagai fondasi pembangunan yang stabil, berdampak, dan berkelanjutan, diperlukan pendekatan yang holistik dan kolaboratif. Kita tidak dapat bekerja sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi lintas sektor, lintas disiplin, dan lintas generasi.

Unsrat melalui Fakultas Pertanian (yang kini dipimpin Dedie Tooy – Red) turut berkontribusi dalam mendukung program-program nasional, antara lain melalui penguatan hilirisasi dan agroindustri, pemberdayaan petani dan pengembangan sumber daya manusia, pengembangan bioenergi dan ekonomi sirkular, serta pembangunan desa dan agrowisata.

“Sebagai Rektor, saya menegaskan komitmen universitas untuk terus mendukung penguatan sarana dan prasarana, termasuk laboratorium dan fasilitas penunjang lainnya, guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta pengembangan program-program strategis tersebut.

Kepada para mahasiswa, Rektor mengingatkan bahwa kalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan pertanian Indonesia.

“Jangan pernah memandang pertanian sebagai sektor yang tertinggal. Justru di tangan kalian,pertanian akan menjadi sektor yang modern, inovatif, dan penuh peluang. Manfaatkan waktu selama di kampus untuk belajar, berinovasi, dan mengembangkan potensi diri. Jadilah agen perubahan yang mampu membawa pertanian Indonesia ke arah yang lebih maju,” ajaknya,

Kepada para dosen dan tenaga kependidikan, Rektor menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan.

“Peran anda sangat penting dalam membentuk kualitas lulusan dan arah pengembangan fakultas ke depan,” tandasnya.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Pertanian dan Peternakan (Distanak) Sulut Wilhelmina Jasinta Nova Pangemanan mengungkapkan, acara pembukaan hari ini tentunya menandai dimulainya serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi Fakultas Pertanian Unsrat.

“Ini bukanlah perayaan puncak, melainkan awal dari berbagai agenda bermakna yang telah disiapkan untuk memperkaya wawasan, mempererat kebersamaan, dan merefleksikan kontribusi Fakultas Pertanian dalam medukung kedaulatan pangan, khususnya di Bumi Nyiur Melambai,” ujar Kadis mengutip Gubernur,

Fakultas Pertanian Unsrat, menurut Gubernur, telah lama menjadi pilar penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berkontribusi nyata bagi sektor agraris.

Di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika ekonomi global, peran akademisi pertanian menjadi sangat krusial.

Di momentum pembukaan Dies Natalis ini, Gubernur berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar, sukses, dan penuh makna, sekaligus menjadi wahana untuk memperkuat jaringan antara akademisi, praktisi, dan masyarakat.

Kolaborasi antara Pemprov Sulut dan Unsrat, khususnya Fakultas Pertanian, menurut Gubernur, harus diperkuat baik dalam riset terapan, pendampingan petani, maupun pengembangan komoditas ekspor.

“Saya berharap, Fakultas Pertanian Unsrat dapat menjadi center of excellence yang melahirkan solusi-solusi kreatif bagi masalah kebangsaan,” sebutnya.

Gubernur juga berharap memasuki usia ke-66, Fakultas Pertanian Unsrat semakin jaya, terus berinovasi, dan tetap setia pada misi mencerdaskan anak bangsa.

“Mari kita songsong masa depan dengan
optimisme. Mari kita bangun pertanian yang tangguh sebagai fondasi ekonomi daerah, sehingga bersama-sama kita mewujudkan Sulawesi Utara Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” ajaknya. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, UMKM (Usaha Menengah, Kecil dan Mikro) bukan hanya sekedar sektor ekonomi tetapi merupakan fondasi ketahanan ekonomi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Rektor Unsrat ketika memberikan sambutan pada Seminar Nasional Soemitronomics di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (9/4/2026).

Prof Soemitro, menurut Rektor, bukan hanya seorang ekonom, tetapi juga pemikir yang meletakkan dasar-dasar penting dalam pembangunan ekonomi nasional.

Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Pinaria saat menyerahkan plakat kepada Philip Pantouw (salah satu pembicara seminar)

Rektor berharap, seminar ini akan melahirkan pemikiran-pemikiran yang konstruktif, tidak hanya berhenti pada diskusi, juga dapat menjadi kontribusi nyata bagi penguatan UMKM dan kebijakan ekonomi nasional.

Gubernur Sulut yang diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Jani N. Lukas dalam sambutannya menjelaskan, melalui seminar ini tentu akan memperluas cakrawala kita semua yang hadir dalam mengadopsi maupun penerapan pemikiran ekonomi dari Profesor Doktor Soemitro Djojohadikoesoemo dalam pengembangan UMKM yang pada muaranya dapat mengembangkan sektor UMKM di daerah Sulawesi Utara.

Seminar ini menghadirkan dua pembicara yakni Haykal dan Philip Pantouw. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menghadiri kegiatan Kuliah Umum yang diselenggarakan dalam rangkaian acara pembukaan Dies Natalis ke-62 Fakultas Ilmu Sosoal dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat.

Kegiatan yang diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Rabu (8/4/2026) ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan tantangan zaman yakni Green Democracy (Demokrasi Hijau).

Kuliah Umum ini menghadirkan tokoh nasional yakni Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Sultan Baktiar Najamudin sebagai pembicara, yang di dampingi Dekan FISIP Markus Daud Liando.

Wakil Rektor 2 Unsrat Royke Iwan Montolalu, dalam sambitannya mewakili Rektor Unsrat pada acara pembukaan Dies menegaskan, FISIP Unsrat memiliki peran strategis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kecerdasan emosional.

Olehnya, diajak sivitas akademika untuk terus melakukan refleksi dan berinovasi demi meningkatkan kualitas perguruan tinggi.

Acara pembukaan diawali laporan Ketua Panitia Trilke Elita Tulung yang memaparkan rangkaian kegiatan dalam perayaan Dies Natalis tahun ini, yang dirancang untuk mendorong partisipasi aktif sivitas akademika serta memperkuat peran FISIP di tengah masyarakat. (FA)