Meimonews.com – Di tengah kesibukan agenda universitas dan aktivitas jabatan lain, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menyempatkan diri dan meluangkan waktu untuk menjenguk salah satu dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Rivo Sumampow, yang saat ini sedang menjalani perawatan medis di RSUP Kandou, Manado, Sabtu (6/6/2026).

Saat kunjungan yang menunjukkan kepedulian dan ikatan kekeluargaan yang kuat terhadap jajaran akademisi tersebut turut hadir beberapa dosen FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Unsrat di antaranya Daud Markus Ferry Liando (Deken), dan Donald Monintja (Wakil Dekan 3).

Kunjungan ini menjadi bukti nyata dari komitmen Rektor yang selalu mengedepankan nilai kemanusiaan dan kebersamaan di lingkungan kampus.

Bagi Rektor, setiap dosen, staf, dan mahasiswa adalah bagian dari keluarga besar Unsrat yang kesejahteraannya harus saling ditopang.

Dalam kunjungan hangat tersebut, Rektor Unsrat berbincang ringan serta memberikan penguatan moril secara langsung kepada Rivo, Elka Tumakaka (istri) dan keluarga yang mendampingi di rumah sakit.

Aksi simpatik dari pimpinan tertinggi Unsrat ini mendapat apresiasi mendalam dari pihak keluarga Rivo.

Mereka menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian, kehadiran, dan doa yang diberikan oleh Rektor, yang dirasa menjadi suntikan semangat luar biasa bagi proses kesembuhan.

Suasana haru dan penuh kekeluargaan begitu terasa sepanjang kunjungan. Kehadiran Rektor di RSUP Kandou ini menegaskan bahwa kepemimpinan di Unsrat tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga dibangun di atas fondasi empati dan rasa kepedulian yang tulus antarsesama warga civitas akademika. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado terus berkomitmen meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

Hal ini terlihat dengan adanya Asesmen Lapangan Akreditasi untuk Program Studi (prodi) Kehutanan Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat, Jumat (5/6/2026).

Sinergi dan keseriusan institusi terlihat jelas saat Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie didampingi Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria, Ketua LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene serta Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy dan jajaran menerima kunjungan berharga dari Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kehutanan dan Pertanian (LAM PTIP).

Tim Asesor yang bertugas dalam asesmen lapangan kali ini adalah para pakar di bidangnya, yaitu Supratman dan Harlinda Kuspradini.

Kehadiran kedua asesor disambut dengan hangat sekaligus profesional di lingkungan kampus Faperta Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kedatangan Tim Asesor LAM PTIP.

Rektor menegaskan, proses akreditasi ini merupakan momentum penting bagi Unsrat khususnya Prodi Kehutanan untuk memotret capaian kinerja, serta mendapatkan masukan strategis demi pengembangan kualitas tridharma perguruan tinggi.

“Kami selalu mendukung penuh setiap upaya peningkatan mutu akademik. Kehadiran Tim Asesor hari ini adalah bagian penting bagi kami untuk memastikan bahwa proses pendidikan di Prodi Kehutanan berjalan sesuai standar nasional, bahkan melampauinya, guna mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing,” ujar Rektor. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unarat) Manado mengadakan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan International Cultural Communication Center Malaysia (ICCCM).

Acara penandatangan dilakukan secara zoom oleh pihak ICCCM sementara dari Unsrat dilakukan dari Ruang Rapat Rektor Unsrat Manado, Kamis (4/6/2026)

Mendampingi Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, di antaranya Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat Max RJ Runtuwene.

Dalam samburannya, Rektor Unsrat menjelaskan, penandatangan MoU ini menandai tonggak penting dalam perjalanan internasional Unsrat Manado.

Penandatanganan nota kesepahaman ini, menurut Rektor, lebih dari perjanjian formal dan mewakili komitmen bersama untuk memajukan keunggulan akademik, memperkuat pemahaman budaya, mempromosikan kolaborasi penelitian, serta membina hubungan yang bermakna di antara institusi dan komunitas kita.

Ditegaskan, MoU bukan pada tanda tangan yang tertera di dalamnya, tetapi pada tindakan yang menyertainya. “Hari ini kita tanda tangan perjanjian, besok kita memulai pekerjaan,” ujarnya.

Rektor berharap nota kesepahaman ini menjadi awal dari kemitraan yang profuktif, dinamis, dan langgeng yang memberikan hasil yang bermakna bagi kedua institusi dan masyarakat yang dilayani. (FA)

Meimonews.com – Bagi sebuah institusi akademik seperti Fakultas Kesehatan Mayarakat (FKM) Unsrat, usia 17 tahun adalah pembuktian kematangan. Sejak berdiri pada tahun 2009, FKM melewati dinamika perjalanan yang luar biasa.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada Sidang Senat Terbuka FKM Unsrat dengan agenda acara Puncak Peringatan Dies Natalis ke-17 FKM Unsrat, di Auditorium Unsrat Manado, Rabu (3/6/2026).

“Berdirinya FKM hari ini sebagai salah satu fakultas yang diperhitungkan, tentu tidak lepas dari keringat, penikiran dan cinta yang ditanamkan oleh para Dekan FKM terdahulu sejak tahun 2009 hingga Dekan yang menjabat saat ini,” ujar Rektor.

Atas nama universitas, Rektor menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para pendahulu. Warisan kepemimpinan para pendahulu telah berhasil membawa FKM melangkah sejauh ini.

Terkait dengan tema yang diangkat pada peringatan tahun ini yakni UN17Y atau Unity (kesatuan), Rektor menjelaskan, tema ini merupakan sebuah refleksi mendalam. Kesehatan masyarakat tidak pernah bisa berdiri sendiri, karena esensi dari ilmu kesehatan masyarakat adalah kolaborasi.

Rektor mengingatkan, kemitraan dan organisasi profesi merupakan fondasi penting dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, riset yang aplikatif, serta program pengabdian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kehadiran para Wakil Rektor, Dekan lintas fakultas, Direktur Pascasarjana, serta jajaran LPPM dan LPMPP menegaskan komitmen.kita bersama di tingkat universitas untuk terus mendukung interdisipliner ilmu dan penjaminan mutu di FKM agar semakin unggul.

“Lebih dari itu, kesatuan (unity) ini menjadi semakin sempurna dengan kehadiran stakeholder eksternal kami. Kepada rekan-rekan dari dinas, rumah sakit serta organisasi profesi terima kasih atas kerjasama yang erat selama ini,” ujar Rektor.

Kemitraan dan organisasi profesi, menurut Rektor, merupakan fondasi penting dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, riset yang aplikatif, serta program pengabdian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Sinergi inilah yang akan terus menjadi kekuatan utama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Hadir pada acara puncak ini, Dekan FKM Unsrat Vennetia Ryckerens Danes, para Wakil Dekan, serta sivitas akademika dan alumni FKM Unsrat serta undangan lainnya (FA)

Meimonews.com – Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat menggelar acara puncak Dies Natalis ke-66 dalam Sidang Senat Terbuka fakultas yang dipimpin Jantje Pelealu di Auditorium Unsrat Manado, Selasa (26/5/2026).

Hadir pada acara yang juga diwarnai pemasangan lilin oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie di dampingi Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy, antara lain civitas akademika dan alumni Faperta Unsrat, Dekan fakultas di lingkungan Unsrat serta Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Sulut Janni Lukas mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus.

Rektor Unsrat dalam sambutannya mwngatakan, tema dies tahun ini yaknin Pertanian modern berbasis potensi lokal sebagai gondasi pembangunan yang stabil, berdampak, dan berkelanjutan, sangat relevan dengan kondisi saat ini.

“Dunia sedang menghadapi tantangan besar : perubahan iklim, ketahanan pangan, degradasi lingkungan, dan transformasi teknologi,” ujarnya.

Rektor berharap Faperta Unsrat terus menjadi pusat inovasi dan transformasi pertanian modern yang tetap berpijak pada kekayaan sumber daya lokal, kearifan lokal dan potensi daerah.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Balitbangda Sulut Janni Lukas mengungkapkan, 66 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ini adalah rentang waktu panjang yang dipenuhi kerja keras, dedikasi, pengabdian masyarakat serta perjuangan mencetak sumber daya manusia unggul di bidang pertanian.

Sejak berdiri pada tahun 1960, Fakultas Pertanian Unsrat telah menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi pertanian dan pemberdayaan masyarakat tani di Sulut, bahkan kawasan Timur Indonesia.

.”Banyak tokoh, akademisi, birokrat, penyuluh, pengusaha maupun praktisi pertanian lahir dari fakultas ini dan telah memberi kontribusi nyatw bagi pembangunan bangsa,” ujar Lukas mengutip sambutan gubernut.

Dikemukakan, saat ini, bangsa Indonesia sedang menaruh perhatian besar terhadap penguatan sektor pangan. Progran nasional swasembada pangan menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pengan nasional.

Terkait dengan itu, Gubernur menegaskan, perguruan tinggi di dalamnya Fakultas Pertanian memiliki posisi yang penting. Fakultas Pertanian harus jadi motor penggerak lahirnya inovasi pertanian modern yang produktif, efisien, berkelanjutan dan berbasis teknologi.

Dekan Faperta Unsrat dalam laporannya menjelaskan, tahun Amakademik 2025/2026 Faperta Unsrat terus melakukan transformasi dan penguatan tatakelola dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi serta tantangan pembangunan sektor pertanian di era modern.
.
Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-66 Faperta Unsrat Gregoria Sri Suhartati Djarkasi dalam laporannya antara lain mengungkapkan kegiatan-kegiatan yang telah dan akan dilakukan panitia.

Kegiatan-kegiatana tersebut adalah seminar internasional dan nasional, pengabdian kepada masyarakat, expo inovasi, eksibisi, webinar series, pembukaan dies dan selebrasi dies (acara puncak) serta temu alumni. (FA)

Meimonews.com – Guna memperkuat sinergi antaraperguruan tinggi dalam bidang pendidikan, penelitian dan inovasi, Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat Manado dan Fakultas Teknologi Informatiika (FTI) Ciputra Surabaya mengadakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA).

Penandatanganan MoA dilakukan Dekan Fatek Unsrat Liany Amelia Hendrata dan Dekan FTI Ciiputra Surabaya di gedung rektorat Unsrat Manado, Kamis (21/5/2026). Turut hadir, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Rektor Unsrat dalam sambutannya menegasoan, kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, inovasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor berharap kerjasama ini dapat diwujudkan dalam berbagai program konkrit yang memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi, khususnya bagi mahasiswa dan dosen, serta pertukaran akademik, kolaborasi penelitian, pengembangan kompetensi, hingga penguatan implementasi Kampus Berdampak. (FA)

Meimonews.com – Semangat kebangkitan nasional terus digelorakan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. Hal itu terlihat dengan adanya upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2026 yang dilaksanakan di kantor pusat Unsrat, Rabu (20/5/2026).

Upacara yang diikuti pimpnan, staf dan jajaran di lingkungan universitas yang memiliki visi Bersama menata Universitas Sam Ratulangi menjadi universitas unggul dan berbudaya ini dipimpin Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Di momen bersejarah yang mengangkat tema Jaga tunas bangsa demi kedaulatan negara ini Rektor Unsrat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI Meutya Viada Hafid.

Tema ini, menurut Menteri, sejalan dengan filosofi peringatan tahun ini yang merepresentasikan semangat Ibu Pertiwi untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa.

“Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat,” ujar Rektor membacakan sambutan Menteri.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, ungkap Menteri, visi kemandirian diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat, seperti Program Makan Bergisi Gratis telah berjalan secara masif di sekolah seluruh Indonesia.

Menteri mengajak kita menjadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital dan memastikan setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama. (FA)

Meimonews.com – Suasana penuh keakraban terlihat di Lapangan Tenis Kompleks Wisma Negara Bumi Beringin Manado, Sabtu (16/5/2026) malam.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus hadir langsung untuk berolahraga dan bermain tenis bersama Rektor Unsrat Oktovian Beety Alexanser Sompie serta beberapa dosen dan civitas akademika.

Kegiatan olahraga bersama ini bukan sekadar ajang menjaga kebugaran, melainkan juga menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulut dan kalangan akademis.

Mengenakan pakaian olahraga Gubernur dan Rektor tampak kompak saat turun ke lapangan. Pertandingan berlangsung seru namun penuh tawa, memperlihatkan sisi humanis dan kedekatan antarpemimpin tersebut dengan para dosen Kampus Tumou Tou.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unsrat menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan Gubernur untuk meluangkan waktu di tengah kesibukan untuk bermain tenis bersama.

“Ini adalah kehormatan besar bagi kami. Olahraga bersama ini menjadi sarana komunikasi yang sangat efektif, mencairkan sekat, dan membangun kemitraan yang lebih solid antara pihak kampus dan pemerintah daerah,” ujar Rektor.

Gubernur Sulut menekankan pentingnya kolaborasi sektor pendidikan dalam mendukung pembangunan di Sulawesi Utara. Menurutnya, pemikiran-pemikiran segar dari para dosen dan peneliti di Unsrat sangat dibutuhkan oleh pemerintah. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar puncak Perayaan Paskah Tahun 2026 di Auditorium Fakultas Kedokteran Unsrat Manado, Rabu (13/5/2026). Ibadah dipimpin Ketua BPMS GMIM Pdt. Adolf Katuuk Wenas (khadim) di dampingi Pastor Dismas Valens Salettia Pr.

Tema yang diangkat pada perayaan Paskah tahun 2026 adalah Terang kebangkitan Kristus menyinari sivitas akademika Universitas Sam Ratulangi, bertumbuh dalam budaya mutu, berdampak bagi sesama dan berwawasan internasional.

Hadir pada kegiatan ini, para Wakil Rektor dan Dekan di lingkungan Unsrat, tenaga pendidik dan pegawai administrasi serta mahasiswa dari berbagai fakultas serta tamu penting yakni Pangdam XIII/Mdk Mayjen TNI Mirza Agus dan perwakilan Pemprov Sulut.

Perayaan yang penuh khidmat ini tidak hanya menjadi momentum refleksi iman, tetapi juga mempererat sinergitas antarlembaga di Sulawesi Utara.

Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menambah kehikmatan acara yang dipusatkan di lingkungan kampus Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran unsur Forkopimda dan pemerintah daerah.

“Kehadiran Bapak Pangdam dan perwakilan Pemerintah Provinsi merupakan bentuk dukungan nyata terhadap atmosfir akademik yang harmonis di Unsrat,” ujar Rektor.

Terkait dengan tema yang diangkat pada perayaan Paskah tahun ini, Rektor menegaakan, tema ini mengandung makna yang sangat mendalam bagi komunitas akademik.

“Kebangkitan Kristus bukan hanya menjadi simbol kemenangan atas maut, tetapi juga menghadirkan terang pengharapan, pembaharuan hidup serta semangat untuk terus bertumbuh dan memberi dampak posotif bagi dunia di sekitar kita,” ujar Rektor.

Melalui momen Paskah ini, Rektor mengajak seluruh sivitas akademika Unsrat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat pelayanan, meningkatkan kualitas diri dan menghadirkan terang Kristus melalui karya, pengabdian dan keteladanan hidup masing-masing.

“Kiranya terang kebangkitan Kristus senantiasa menerangi langkah, karya dan pengabdian kita bersama demi kemajuan Universitas Sam Ratulangi, masyarakat, bangsa dan negara,” harap Rektor.

Dalam khotbahnya, pendeta Wenas menekankan makna kebangkitan Kristus sebagai sumber pengharapan dan kekuatan bagi dunia pendidikan untuk terus melahirkan generasi yang berintegritas.

Perayaan Paskah 2026 Unsrat ini diselenggarakan oleh panitia yang merupakan kolaborasi Fakultas Teknik pimpinan Liany Amelia Hendrata sebagai Ketua, Fakultas Ilmu Budaya pimpinan Golda Juliet Tulung Wakil Ketua, Fakultas Pertanian pimpinan Dedie Tooy Seketaris, dan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran pimpinan Max RJ Runtuwene Bendahara.

Ada sejumlah kegiatan yang diadakan pada Perayaan Paskah 2026 yang dibuka pelaksanaannya oleh Rektor yang ditandai pelepasan burung ke udara yang diadakan di kompleks Kantor Pusat Urusan internasional UnsratUnsrat, Rabu (5/5/2026)

Kegiatan itu adalah donor darah (5)5/2026), anjangsana dan berbagi kasih di Panti Sosial Bartemeus (8/5/2026) dan acara puncak (13/5/2026). (FA)

Meimonews.com – Sebanyak 10 guru besar (profesor) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dikukuhkan dalam sidang senat terbuka Unsrat yang dipimpin Ralf Kairupan di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (7/5/2026).

Pengukuhan ini berdasarkan surat keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Kemenediktisanitek RI) Brian Juliarto yang dibacakan Wakil Rektor 2 Unsrat Royke Iwan Montolalu.

Kesepuluh guru besar tersebut adalah Steenie Edward Walla, Tiny Mananoma, Dolfie Paulus Pandara, Henny Lieke Rampe, Joy Elly Tulung, Dedie Tooy, Dantje Taroreh, Betsy Agustina Naomi Pinaria, Leonardus Ricky Rengkung, dan
Carnels Djelfie Massie,

Sebelum dikukuhkan, para guru besar tersebut menyampaikan orasi ilmiah (secara singkat) di hadapan pimpinan dan anggota senat universitas, pimpinan unsrat dan fakultas, serta tamu/undangan termasuk Kepala Bapelitbang Sulut, Dewan Pengawas Kemendiktiaaintek, Kabidkum Polda Sulut dan keluarga guru besar yang dikukuhkan.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie mengatakan, hari ini, di ruangan ini kita menyaksikan buah dari sebuah perjuangan panjang itu. Menjadi guru besar bukan perjalanan yang singkat.

“Di balik toga dan gelar profesor yang hari ini dikenakan, ada malam-malam panjang yang diisi penelitian, ada lelah yang sering disimpan dalam diam, ada kegagalan yang dilalui dengan ketekunan, dan ada doa keluarga yang tidak pernah berhenti menyertai,” ujarnya.

Karena itu, sambung Rektor, pengukuhan hari ini bukan hanya kebanggaan pribadi tetapi juga kebanggaan keluarga, kebanggaan Unsrat dan kebanggaan masyarakat Sulut.

“Hari ini Universitas Sam Ratulangi bersyukur karena memiliki 10 guru besar baru yang akan menjadi cahaya bagi generasi muda, menjadi penggerak lahirnya inovasi dan menjadi suara akademik yang membawa solusi bagi masyarakat,’ tandas Rektor.

Gubernur Sulut dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Bapelitbang Sulut Yani Lukas mengatakan, guru besar adalah pencapaian luar biasa yang diraih nelalui proses panjang, penuh dedikasi, kerja keras dan ketekunan.

“Tidak semua orang mampu mencapai titik ini, sehingga apa yang diraih hari ini patut disyukuri dan dibanggakan,” ujar Lukas,

Guru besar, menurut Gubernur, bukan sekedar capaian akademik tertinggi melainkan simbol tanggung jawab yang besar. Di balik gelar tersebut, tersimpan harapan agar para.guru besar mampu menjadj pelopor dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidik yang membenruk generasi unggul sekaligus penggerak perubahan di tengah masyarakat.

“Dengan demikian, seorang guru beaar tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan intelektual tetapi juga kebijakaanaan serta kemampuan untuk menghadirkan dampak nyata,’ sebutnya. (FA)