Meimonews.com – Pemerintah Kota Manado terus mengoptimalkan peran masyarakat dalam menjalankan program-program Pemerintah yang dimulai dari Ketua-ketua lingkungan.

“Evaluasi yang dilaksanakan ini agar kita bisa mendapatkan satu acuan atau tolak ukur bagaimana kita melaksanakan pembangunan yang ada di kelurahan masing-masing termasuk juga administrasi pengelolaan pemerintahan yang ada di kelurahan,” ujar Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang.

Hal tersebut disampaikan Wawali ketika menghadiri Lomba Evaluasi Perkembangan Kelurahan Tingkat Kota Manado dan Lomba Tertib Administrasi TP PKK Tahun 2023, di Kantor Lurah Molas Kecamatan Bunaken. Senin (22/5/2023).

Kegiatan ini juga, sebut Wawali, sesuai dengan Permendagri Nomor 81 tahun 2015 tentang Evaluasi perkembangan desa/kelurahan dan berlaku di tingkat Desa, Kelurahan, Kabupaten/Kota dan Provinsi.

“Sesuai dengan harapan pak Walikota, mari kita tingkatkan pelayanan kepada masyarakat karena unsur Pemerintah Kelurahan adalah ujung tombak dalam pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan,” ujar mantan Anggota DPRD Sulut daerah pemilihan Manado ini.

Hadir pada kegiatan ini, Camat Bunaken Boyke Pandean, Ketua TP PKK Kecamatan Bunaken, Lurah Molas Leopard Tampi, Sekdis Sosial Selfie Lasut, Kapolsek, Danramil, tokoh-tokoh agama serta undangan lainnya dan masyarakat. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) terkait Laporan  Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2022.

Opini tersebut yang termuat dalan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara atas LKPD Pemkot Manado Tahun 2022.

LHP tersebut diterima Walikota Manado Andrei Angouw yang diserahkan Kepala BPK Perwakilan Sulut Arif Fadillah pada kegiatan penyerahan LHP atas LHP se-Provinsi Sulut tahun 2022 yang dilaksanakan di Kantor BPK-RI Perwakilan Sulut, Jln. 17 Agustus Manado, Senin (15/5/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak sebagai hasil dari pemeriksaan atas LKPD Tahun 2022 berdasarkan Pasal 17 ayat (3) Undang-Undang Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.

Hadir pada kegiatan ini, Gubernur Sulut  Olly Dondokambey, SE, Anggota VI BPK Dr. Pius Lustrilanang, Ketua DPRD Provinsi Sulut  dr. Fransiscus Silangen, Forkopimda Sulawesi Utara, Kepala Daerah se-Sulawesi Utara, Ketua DPRD Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara.

Saat menerima LHP, Walikota Manado di dampingi Ketua DPRD Kota Manado Dra. Altje Dondokambey, M.Kes, Apt, Wakil Walikota dr. Richard Sualang, Sekda Dr. Micler Lakat, SH, MH, Inspektur Kota Jeffrey Andries, ST, SST.Ak, dan Kepala BKAD Dr. Bart Assa, ST, MT. (elka)

Meimonews.com – Langkah responsif dilakukan Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota dan  Wakil Walikota Andrey Angouw dan Richard Sualang (AARS) terkait dengan kerusakan jalan di dekat jembatan Bailang – Molas.

Lewat Dinas PUPR Kota Manado telah diadakan supervisi terkait dengan perbaikan ruas jalan tersebut bersama instansi terkait/berwewenang pada Rabu (5/4/2023).

Berdasarkan kewenangan, ruas jalan ini merupakan jalan nasional sehingga untuk perbaikannya merupakan kewenangan Pemerintah Pusat dan telah dikoordinasikan Dinas PUPR Kota Manado dan Dinas PUPR Provinsi Sulut ke Balai Jalan sebagai pelaksana teknis pekerjaan pembangunan dan pemeliharaan jalan.

“Intensitas koordinasi ini merupakan wujud pelaksanaan tugas  Pemerintah Kota Manado menjamin keberlangsungan aktivitas dan mobilitas warga agar dapat berlangsung lancar melalui ketersediaan infrastruktur yang memadai,” ujar Kadis Kominfo Manado Erwin Kontu kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (5/3/2023).

Diketahui, cuaca ekstrim yang melanda Kota Manado selang empat bulan terakhir pada periode Januari – April 2023 telah menyebabkan beberapa konstruksi jalan dan jembatan mengalami kerusakan. Sebut saja ruas jalan Mapanget – Molas dan Jembatan Bailang – Molas.

Terhadap kerusakan fasilitas ini, sebagian besar masyarakat berharap banyak Pemerintah Kota Manado dapat segera melakukan perbaikan. Benarkah seluruh jalan dan jembatan di Kota Manado menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Manado ?

Kontu menjelaskan, berdasarkan Undang-undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan sebagaimana diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2022, sesuai kewenangannya, jalan umum dikelompokkan dalam 5 klasifikasi yaitu jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, jalan kota, dan jalan desa.

Untuk jembatan, menurut fungsinya dapat diklasifikasikan sebagai jembatan jalan raya, jembatan jalan rel, jembatan untuk talang air/aquaduk, dan jembatan untuk menyeberangkan pipa-pipa (air, minyak, gas). Sedangkan berdasarkan struktur atasnya jembatan dikategorikan sebagai  jembatan balok/gelagar, jembatan pelat, jembatan pelengkung, jembatan rangka, jembatan gantung, dan jembatan cable stayed.

Dalam Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah, tambahnya,  penanganan urusan jalan dan jembatan bagi pemerintah dilaksanakan melalui program Penyelenggaraan Jalan dengan kegiatan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota/Provinsi.

“Berdasarkan regulasi tersebut, kerusakan jalan dan jembatan di ruas jalan Mapanget – Molas dan jembatan Bailang – Molas, telah ditindaklanjuti Pemkot Manado sesuai kewenangannya,” jelas Kadis Kominfo Manado.

Disebutkan, koordinasi ini kemudian ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait. Di ruas jalan Mapanget – Molas misalnya, sejak Senin (3/4/2023) lalu telah dilakukan tender pekerjaan perbaikan jembatan sebesar 2,75 miliar, yang diperkirakan pekerjaan sudah dapat dimulai pada 1 Mei 2023. Sementara itu untuk pekerjaan perbaikan jalan sebesar 1,35 akan dilakukan tender dalam waktu dekat. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri kegiatan Tatap Muka Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bersama Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado dan Pimpinan Rumah Ibadah se-Kota Manado.

Kegiatan yang diadakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota, Selasa (21/3/2023) ini turut dirangkaikan dengan sosialisasi dari Bank Indonesia kepada para Pemuka.Agama.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan banyak terima kasih atas kerukunan yang terjalin di Kota Manado.

Walikota menggarisbawahi pernyataan Menko Polhukam saat Dialog Kebangsaan di Kota Manado 18 Maret lalu, yang menyatakan bahwa Kota Manado harus menjadi contoh kerukunan umat beragama di tingkat nasional.

Pada kesempatan ini, Walikota menyampaikan ucapan selamat melaksanakan kegiatan keagamaan Nyepi bagi Umat Hindu, serta selamat menunaikan Ibadah Puasa bagi Umat Islam.

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini mengajak masyarakat untuk dapat melaksanakan kegiatan yang bernuansa kerukunan di Kota Manado.

Walikota juga menyinggung kondisi dalam menghadapi tahun politik saat ini. Terdapat kelompok orang yang bisa menjual agama demi kepentingan politik. Walikota meminta tokoh agama untuk meredam situasi ini dan mendorong masyarakat agar memiliki etos kerja tinggi.

“Jangan ciptakan generasi malas dan tidak memiliki etos kerja. Hal ini harus didorong dan melibatkan campur tangan tokoh agama,” ujar mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Walikota mengatakan akan memanfaatkan sistem digitalisasi secara maksimal agar kinerja dapat semakin efektif dan efisien. “Kondisi ekonomi dan kondisi perbankan harus kuat dengan menciptakan kinerja yang berguna seperti program mari jo ba kobong dan lain sebagainya,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan ini Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulut, para Asisten, Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Judi Tunari, M.Theol beserta jajaran pengurus, serta para tokoh agama se-Kota Manado. (lk)

Meimonews.com – Cuaca ekstrim berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Manado sejak Kamis (26/1/2023) malam hingga Jumat (27/1/2023) yang mengakibatkan bencana, langsung diberi perhatikan Pemerintahan Kota Manado Andrei Angouw (Walikota) dan Richard Sualang (Wakil Walikota).

Tidak hanya mendengar dan meninjau tapi gerak cepat langsung diberikan kepada warga yang terkena dampak seperti banjir, longsor dan yang membutuhkan bantuan.

Lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado dan instansi terkait, yang dipantau langsung oleh Walikota dan Wakil Walikota akrab disebut duet AARS, sejumlah warga di beberapa tempat yang membutuhkan pertolongan seperti terkena banjir langsung dievakuasi/diselamatkan ke tempat-tempat aman.

Hingga saat ini, jajaran Pemkot Manado masih terus melakukan evakuasi dan penyelamatan bagi warga yang terkena dampak dari cuaca ekstrim ini.

Kepada warga yang terkena dampak diimbau Pemkot Manado untuk berpindah ke lokasi yang aman, menjauhi bantaran sungai dan tebing yang rawan longsor.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan disilahkan untuk menghubungi atau berkoordinasi dengan Ketua-ketua Lingkungan, Kelurahan, TNI/Polri serta pihak-pihak terkait.

“Warga di bantaran sungai dan rawan banjir serta di bukit agar mengungsi di tempat yang aman,” demikian imbauan Pemerintah Kota Manado.(elka)

Meimonews.com – Cuaca ekstrim yang melanda Kota Manado mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

“Masyarakat Kota Manado kami imbau untuk waspada dengan cuaca ekstrim,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Manado Erwin Kountu kepada Meimonews.com via WashApp, Senin (10/10/2022).

Warga Kota Manado terutama yang tinggal di lereng dan bantaran sungai, sebut Kountu mengutip imbauan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang, diimbau untuk selalu waspada.

“Bila memerlukan bantuan, silahkan menghubungi nomor telefon darurat  Manado Siaga 112,,” ujar Kountu.(lk)

Meimonews.com – Pelayanan Gerai Samsat telah hadir di Mall Pelayanan Publik (MPP) Manado milik Pemerintah Kota Manado, jalan Piere Tendean (Boulevard), samping Mantos Manado.

Kehadiran tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kota Manado dan Bapenda Sulut serta sejumlah lembaga/instansi vertikal/horisontal  di MPP Manado, Kamis (15/9/2022).

Penandatangan kesepakatan bersama dilakukan oleh Walikota Manado Andrei Angouw, Kepala Bapenda Sulut Olvie Atteng serta beberapa perwakilan Kejati Manado, Kapolresta Manado, Kanwil Kemenkumhan Sulut, Ombusman RI Perwakilan Sulut,  BNN Sulut, PT Bank Pembangunan Daerah Sulutgo, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado, BPJS Kesehatan Cabang Manado.

Selain itu, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Manado, Kementerian Agraria dan Tata Ruang Kantor Pertanahan Manado, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Manado, Kantor Balai POM Manado, PT Garuda Indonesia Tbk Cabang Manado, dan Balai Monitor Spektrum Frekwensi Radio Kelas 2 Manado.

Turut hadir Sekretaris Kota Manado Micler Lakat serta Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Manado Jimmy C.E. Rotinsulu, Sekretaris Steven Nangoy dan Kabid Promosi dan Kerjasama Yunita Youlanda Kumaat.

“Untuk pelayanan Gerai Samsat di Mall Pelayanan Publik Manado kami melayani pembayaran pajak tahunan secara online, penukaran notice pajak dan pengesahan STNK, setiap hari kerja mulai jam 09.00 sampai dengan 15.00 Wita,” ujar Atteng. (Fer)

Meimonews.com – Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI No. 003/2219/SJ tanggal  22 April 2022, Pemerintah Kota Manado mengeluarkan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Halal Bihalal pada Perayaan Idul Fitri Tahun 1443 H / 2022 dan untuk mencegah terjadinya peningkatan jumlah kasus Corona Virus Disease (Covid-19).

SE bernomor 044/B.06/BPBD/519/2022 yang dikeluarkan pada 25 April 2022 tersebut ditandatangani Sekretaris Daerah Kota Manado Micler CS Lakat, SH, MH atas nama Walikota Manado Andrei Angouw.

Baca juga : Tim Pembina Samsat Gelar Rakor, 3 Hal Penting Dibahas

Dalam SE tersebut disebutkan, dalam hal akan dilakukan halal bihalal oleh masyarakat, diminta  untuk memperhatikan empat hal.

Pertama, kegiatan halal bihalal disesuaikan dengan level Kota Manado yang ditetapkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Coroma Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua yang masih berlaku.

Kedua, maksimal junlah tamu yang dapat hadir pada pada acara halal bihalal adalah 75 persen dari kapasitas tempat untuk daerah yang masuk kategori Level 2.

Baca juga : Torehkan Prestasi, RSUP Kandou Berhasil Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Pertama Kalinya

Ketiga, untuk kegiatan halal bihalal dengan jumlah di atas 100 orqng, makanan/minuman disediakan dalam kemasan yang bisa dibawa pulang dan tidak diperbolehkan ada makanan/minuman yang disajikan di tempat (prasmanan). Harus dihindari acara makan-makan ramai yang membuat peserta membuka masker karena rawan penularan Covid-19.

Keempat, tetap melaksanakan protokol kesehatan secara lebih ketat yang pengaturannya diatur lebih lanjut oleh Pemerintah Daerah, dengan sekurang-kurangnya  memakai masker, mencuci tangan/menggunakan hand sanitizer secara berkala serta menjaga jarak.

Baca juga : Tindaklanjuti MoU Pemkab Talaud dan Unika De La Salle Manado, Kamagi dan Raco Tandatangani PKS

Surat Edaran tersebut ditujukan kepada Kepala Satpol PP,  Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan BUMN/BUMN, Para Camat dan Lurah, Para Kepala Sekolah,  Pimpinan Rumah Ibadah, Para Pelaku Usaha, dan Warga Masyarakat Kota Manado. (lk)

Meimonews.com – Suatu peringatan disampaikan Wakil Walikota Manado Richard Sualang saat acara pengambilan sumpah / janji dan pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Manado, Jumat (4/2/2022).

“Loyalitas saudara-saudara dituntut dan diharuskan. Jabatan ini titipan dari Tuhan. Dia titipkan pada Bapak Walikota dan dimandatkan pada saudara-saudara,” ujar Sualang.

Camat dan Lurah, sebutnya, adalah perpanjangan tangan dari Walikota di wilayah masing-masing. Tegakkan aturan, laksanakan perintah.

“Tugas kita adalah public servant. Melayani masyarakat, kekuasaan jabatan untuk melayani bukan menindas,” tegasnya.

Acara pengambilan sumpah / janji dan pelantikan yang diadakan di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado dipimpin Wakil Walikota Richard Sualang mewakili Walikota Andrey Anggouw.

Turut hadir Sekretaris Kota, lAsisten 1, Asisten 2, sejumlah pejabat eselon 2 serta para tamu undangan.

Ada 44 pejabat termasuk 5 Camat, 34 Lurah dan 1 Kepala Puskesmas yang dilantik. (lk)

Meimonews.com – Selang empat pelaksanaan vaksinasi Booster Ketiga, tak kurang dari empat ratusan Aparat Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Manado telah divaksin dengan jenis moderna di halaman Kantor Walikota.

Hal tersebut terungkap saat Meimonews.com berbincang dengan dokter Apriliana Maria Namsa selaku Penanggung Jawab Tim Tenaga Kesehatan (nakes) dari Puskesmas Tikala Baru di jeda istirahat makan siang, Kamis (27/1/2022).

 

“Sejak dimulainya pelaksanaa vaksinasi Booster ketiga, di mana kebetulan kami yang mendapat tugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado, Senin (24/1/2022) hiingga hari ini, sudah sekitar 400-an ASN yang divaksin booster ketiga dengan menggunakan moderna,” ujarnya.

Beberapa hari ini, akunya, nakes dari Puskesmas Tikala Baru menurunkan enam orang ditambah seorang sopir dan didukung dua personil dari Satpol PP Manado pada kegiatan vaksinasi Pemkot Manado, yang dilaksanakan Dinas Kesehatan di halaman Kantor Walikota.

Dijelaskan, pelaksanaan vaksinasi booster ketiga, Dinkes Manado mengatur penjadualan nakes- nakes yang bertugas, yang diambil dari Dinkes dan jajaran (puskesmas-puskesmas).

Ketika datanya, apakah bisa warga biasa (di luar ASN Pemkot Manado) bisa ikut vaksinasi, colter Namsa mengatakan bahw sejauh dosis vaksin cukup, Alan dilayani. Namun, bila tidak cukup, diarahkan ke Puskesmas Tikala Baru (lokasinya tak jauh dari Puskesmas Tikala Baru).

Mengenai vaksinasi booster ketiga baik yang dilakukan di halaman Pemkot Manado maupun di Puskesmas Tikala dilakukan Senin sampai Jumat.

Kadis Kominfo Manado Erwin Kountu ketika ditemui terpisah mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi Pemkot Manado di bawah kepemimpinan Walikota pak Andrey Angouw dan Wakil Walikota pak Richard Sualang telah dilaksanakan sejak usai pelantikan Walikota dan Wakil Walikota tahun 2021.

Pelaksanaan program vaksinasi baik bagi ASN maupun warga Manado akan terus dilakukan hingga semua terwaksinasi. “Program vaksinasi ini akan terus dilakukan sampai semua warga tervaksinasi,” ujar Kountu di ruang kerjanya.

Terkait dengan penghargaan yang diberikan Pemprov Sulut kepada Pemkot Manado karena berhasil menjadi terbaik pertama pengendalian Covid-19 dan capaian vaksinasi tingkat Sulut, baru-baru, Kountu mengutip Walikota Manado Andrey Angouw menyebutkan, akan menjadi pemacu semangat untuk terus bergiat dalam upaya pengendalian Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi. (lk)