Meimonews.com – Sebanyak 468 siswa baru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Manado mendapat pembekalan terkait dengan pengenalan lingkungan sekolah dan hal-hal positif lainnya ketika mereka menempuh pendidikan di sekolah ini.

Pembekalan tersebut dilakukan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di kompleks sekolah yang beralamatkan di Jalan Totoliu Supit Kelurahan Tingkulu Manado, Senin – Jumat (14 – 18/7/2025).

Pembukaan kegiatan bagi para siswa yang tergabung dalam 13 rombongan belajar ini dilakukan Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung.

Dalam percakapan dengan Meimonees.com di ruang kerjanya, Rabu (16/7/2025), Rawung menjelaslan, sejumlah hal terkait keadaan, potensi dan aturan sekolah dan lain-lan yang bermanfaat bagi siswa baru diberikan saat MPLS.

Ketua Panitia MPLS/Wakepsek Bidang Kesiswaan SMA Negeri 7 Manado Andika Lontoh

“Yang paling pokok, dalam MPLS ini dilakukan dengan penuh senyum dan ramah serta para siswa baru ini mengenal keadaan sekolah dan manfaat positif bagi masa depan mereka diperoleh lewat kegiatan ini,” ujarnya.

Mudah-mudahan, tambahnya, mereka (para siswa baru) bisa mengambil nilai-nilai positif untuk belajar dengan baik, mengembangkan potensi diri dan berprestasi untuk kemajuan mereka ke depan.

Wakepsek Bidang Humas SMA Negeri 7 Manado Maya Kalangi

Ketua Panitia MPLS/Wakepsek Bidang Kesiswaan SMA Negeri 7 Manado Andika Lontoh di dampingi Wakepsek Bidang Humas Maya Kalangi menjelaskan, selama MPLS ada beberapa materi yang diberikan dengan pembicara/narasumber baik dari internal maupun eksternal sekolah.

Materi yang diberikan di antaranya. Wawasan Wiyata Mandala, Tata tertib sekolah, Bahaya Narkoba, Public speacking, Anti Perundungan, Time management, Wawasan kebangsaan, Akademik dan sarana prasarana sekolah.

Selain itu, perkenalan (antar siswa baru serta guru/pimpinan sekolah dan organisasi sekolah), Games dan menghafal gerakan 7 kebiasaaan anak Indonesia hebat, Latihan PBB, Games tangkap kata, Lomba yel-yel, demo ekstrakulikuler, dan Pertunjukan bakat. (Afer)

Meimonews.com – Sebanyak 4 (empat) orang sisw yang berasal dari luar daerah (Tertinggal, Terdepan dan Terluar/3T) diterima bersekolah di SMA Negeri 7 Manado dan tinggal di rumah-rumah guru yang berlokasi dekat sekolah.

Diterimanya keempat siswa tersebut karena sekolah yang beralamatkan jalan Tololiu Supit No. 25 Tingkulu Manado dipercayakan Pemerintah Pusat untuk ikut dalan program ADEM (Afirnasi Pendidikan Menengah).

Di Sulut ada sebanyak 45 siswa dari daerah 3 T dalam program ADEM yang disekolahkan di sejumlah SMA/SMK Negeri di Manado.

“Ya, kami mendapat jatah 4 orang siswa dari luar daerah untuk bersekolah di sini dan tinggal bersama beberapa guru kami, dengan biaya pemerintah,” ujar Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung kepada Meimonews.com di ruang kepala sekolah, Rabu (16/7/2025).

Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung

Keempat siswa yang ikut dalam program ADEM yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan dan terluar tersebut berasal dari Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Talaud.

Keempat siswa tersebut adalah lulusan SMP Negeri 2 Satap Biaro (Alpianus Lalisang), SMP Negeri 5 Satap Tamako (Miranda Enjelita Senggaweng dan Hut Helda Gareta) serta SMP Negeri 1 Satap (Rainis di Tabang).

“Keempat siswa tersebut selama 3 tahun ajaran akan bersekolah di SMA Negeri 7 Manado dan tinggal di beberapa rumah guru yang tinggal di sekitar sekolah,” tambah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Ketua Panitia MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) Andika Lontoh di dampingi Wakil Kepala SMA Bidang Humas Maya Kalangi yang ditemui terpisah di sela pelaksanaan MPLS di kompleks sekolah.

Keempat siswa tersebut dan 41 siswa lainnya yang ikut dalam program ini di dampingi orangtua mereka telah diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulut Femmy Suluh di aula kantor dinas, Rabu (16/7/2025) pagi dan setelah itu diterima Rawung di ruang kerjanya, siang harinya. (afer)

Meimonews.com – Komunitas Tolak Narkoba (KTN) menggelar sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA Negeri 7 Manado di salah satu ruang kelas, Senin (3/2/2025).

Puluhan siswa dua kelas 10 (dari beberapa kelas 10) yang ada sekolah yang berlokasi di jalan Tololiu Supit No. 25 Kelurahan Tingkulu Kecamatan Wanea Manado ini mendapat sosialisasi yang dibawakan Ketua KTN Lexie Kalesaran.

Sejumlah hal terkait bahaya narkoba disampaikan pemateri mulai dari apa itu narkoba, kondisi penyalahgunaan narkoba, dampak dari penyalahgunaan narkoba, hingga upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Pemateri saat berdialog dengan salah satu siswa

Agar para siswa yang adalah generasi penerus bangsa tidak coba-coba pakai atau terjerumus dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, pemateri memberikan beberapa langkah dan upayanya.

Sebagai generasi penerus bangsa, para siswa tolak narkoba, tidak sekali menggunakan narkoba. Seharusnya apa ? “Belajar menahan diri, belajar arti kehidupan, dan belajar untuk masa depan,” ujar Kalesaran.

Penggiat dan Relawan Anti Narkoba ini mengajak para siswa untuk meraih cita-cita dengan berprestasi baik di bidang pendidikan, pramuka, olahraga, kesenian, aktif dalam kegiatan keagamaan dan lain-lain.

“Jadilah anak muda yang dibanggakan keluarga, sekolah, masyarakat, dan lembaga keagamaan,” tandas Ketua PPP Brimob ini.

Pemaparan materi dilakukan dengan cara dialogis/interaktif. Para siswa diberi kesempatan untuk bertanya atau mengungkapkan pendapatnya terkait dengan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

Kegiatan sosialisasi ini, menurut Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung sangat penting bagi siswanya yang adalah generasi penerus bangsa.

“Dengan mereka tahu tentang bahaya narkoba maka diharapkan mereka tidak coba-coba pakai, karena akan merusak masa depan mereka,” ujarnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan Meiske Maindoka senang dan berterima kasih dengan adanya sosialisasi ini karena bermanfaat bagi para siswa baik untuk saat ini maupun untuk masa depan mereka. (***)

Meimonews.com – Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 7 (Smantu) Manado menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Green Vilage Talawaan, Minahasa Utara, Jumat-Minggu (27-29/10/2023).

Tema yang diangkat dalam kegiatan yang diketuai Marsella Telew (Ketua MPK/Majelis Perwakilan Kelas) ini adalah Tema Fearlessness (keberanian) sementara sub temanya adalah  Dare to be a leader (berani menjadi pemimpin).

Sebanyak 48 calon pengurus sekolah tersebut menjadi peserta LDK, yang pelaksanaannya telah dibuka Kepala SMA Negeri 7 Mando Willem Hanny Rawung bersamaan dengan kegiatan LDK bagi beberapa organisasi intra sekolah lain di Aula Sekolah, Rabu (18/10/2023).

Selama LDK ini, peserta mendapat
materi dari beberapa pembicara yakni Ketua Pengurus OSIS Sharon Tambuwun yang membawakan materi Profil Sekolah, Ketua PPP Brimob dan Ketua Komunitas Tolak Narkoba Lexie Kalesaran (Kepemimpinan).

Alumni Smantu Manado Darma Posumah (Pengelolaan Keuangan),  Wakepsek Bagian Kesiswaan Lisye Manumpil (Tatakrama).

Selain mendapat materi oleh beberapa pembicara tersebut, peserta juga mendapat pembinaan lewat sejumlah aktivitas/kegiatan seperti sharing alumni, debat, pemaparan visi dan misi, outbond, games, movie and  question time yang dipandu Pengurus MPK dan OSIS serta pembina OSIS Purwono Suwono.

Khusus materi kepemimpinan, sejumlah pengurus OSIS dan MPK ikut mendengarkan karena bagi mereka, materi tersebut bermanfaat pula. (Fer)

Meimonews.com – Tim Evanglisasi (TE) SMA Negeri 7 Manado periode pelayanan 2023-2024 mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) TE 2023. Sebanyak 115 siswa kelas 10 dan 11 sekolah ikut dalam kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari pimpinan sekolah.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula sekolah Rabu – Jumat (25-27/10/2023) ini menampilkan sejumlah narasumber seperti Lexie Kalesaran yang membawakan materi Kepemimpinan, Pdt. Oke Johar (Homilitika), Stevani Paoki (Doa dan Puasa), Lisje Manumpil (Allah Tritunggal.dan Kepelayanan), Desteny Supit (Sejarah Tim Evangelisasi) dan materi dari Pelsis.

Selain mendapat materi dari narasumber, peserta LDK yang mengangkat tema Young people bring change with the spirit of God (Anak muda membawa  perubahan melalui Roh Kudus) ini mengikuti sejumlah rangkaian aktivitas termasuk presentasi siswa kelas dan ibadah-ibadah yang menunjang tercapainya tujuan kegiatan.

Ketua TE SMA Negeri 7 Manado Desteny Supit dan Ketua Panitia  LDK TE 2023Jenifer Lintjewas yang di dampingi Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan Lisye Manumpil menjelaskan tujuan dari kegiatan yang telah dibuka pelaksanaannya bersamaan dengan kegiatan LDK beberapa organisasi siswa sekolah oleh Kepala Sekolah Willem Hanny Rawung di aula sekolah, Rabu (18/20/2023).

Dijelaskan ada beberapa tujuan dari kegiatan ini, pertama, meningkatkan mutu kemampuan kepemimpinan; kedua, lebih memajukan kemampuan berorganisasi dan melatih untuk menjadi warga sekolah yang baik; ketiga, meningkatkan dan mengembangkan serta memperluas wawasan dalam mengembangkan serta melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

Keempat, mendorong, mengajak dan mengarahkan potensi berorganisasi; dan kelima, memberikan tuntunan dan meningkatkan pola pikir, kepribadian, sopan santun dan disiplin dalam berbagai bidang kehidupan.

Rawung, dalam arahannya saat acara pembukaan berharap lewat kegiatan LDK maka para siswa yang mengikuti kegiatan ini bisa mendapat bekal agar ke depannya diharapkan menjadi pemimpin-pemimpin berkualitas dan diandalkan.

“Lewat kegiatan ini diharapkan akan lahir calon-calon pemimpin yang luar biasa,” ujar Rawung di dampingi Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan Lisye Manumpil, pembina OSIS dan para pembina organisasi. (Fer)

Meimonews.com – SMA Negeri 7 (Smantu) Manado pimpinan Wilem Hanny Rawung, S.Sos sukses menggelar Smantu Cup yang mempertandingkan bola voli baik putra maupun putri.

Pertandingan yang digelar di lapangan bola voli sekolah 12-21 Oktober ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Provinsi Sulawesi Utara tahun 2023.

Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh
Kepala Bidang Pembinaan Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut Dr. Sri Ratna Pasiak, M.Pd mewakili Kepala Dinas Dikda Sulut Dr. Femmy Suluh, Sabtu (21/10/2023).

Pasiak dalam sambutannya mengatakan, patut bersyukur karena kegiatan Smantu Cup 2023 ini bisa berjalan dengan baik. Kita patut bersyukur karena pertolongan Tuhan, tidak ada cedera, tidak ada pertengkaran dalam kegiatan ini.

“Kegiatan ini secara umum bertujuan untuk memfasilitasi pengembangan minat dan bakat siswa SMA dan SMK khususnya dalam bidang olahraga bola  bola voli,” ujarnya.

Menurutnya, ajang seperti ini, memang perlu diberi apresiasi, dan diberi ruang oleh pihak SMA Negeri 7 Manado, dan yang perlu diperhatikan adalah kekompakan serta merupakan ajang silahturahmi.

Para siswa dari banyak sekolah dari beberapa wilayah, bukan hanya Manado, bisa bertemu dan ikut bertanding.

Sebelum penutupan, pimpinan dan staf termasuk guru-guru SMA Negeri 7 Manado, Pasiak, Kapolsek Wanea, orangtua siswa dan sejumlah undangan menyaksikan pertandingan grand final.

Keluar sebagai juara (secara berturut dari 1-3) untuk kategori putra adalah SMA Negeri 1 Manado, SMK Negeri 1 Airmadidi (Minut) dan SMA Negeri Tengah (Minsel).

Untuk putri,  SMA Negeri 1 Manado, SMA Negeri 7 Manado dan SMA Negeri Airmadidi.

Kepada pemenang diberikan hadiah berupa trofi dan uang pembinaan sebesar Rp. 3 juta, Rp. 2 juta dan Rp 1 juta untuk pemenang pertama hingga ketiga. (Fer)

Meimonews.com – Dirjen GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) Kemendikbudristek RI Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd dan rombongan di antaranya Sekretaris Temu Ismail, S.Pd., M.Si, Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK) Dr. Kasiman, dan Direktur Pendidikan Profesi Guru Adhika Ganendra, S.Si., MM  berkunjung ke SMA Negeri 7 Manado, Kamis (5/10/2023).

Dirjen dan rombongan diterima di lembaga pendidikan yang terletak di Kelurahan Tingkulu Kota Manado ini oleh Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung, S.Sos dan staf serta sejumlah siswa mulai dari pintu gerbang hingga ruang pertemuan.

Turut hadir di antaranya Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Daerah Sulut Debbie Mamangkey, S.Pd dan Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pendidikan Dra. Anne Areros Dondokambey.

Saat berada di sekolah ini, Dirjen dan rombongan disuguhi sejumlah atraksi dan diperlihatkan hasil karya siswa/sekolah.

Sejumlah penjelasan diberikan baik oleh kepala sekolah dan staf maupun siswa sehingga Dirjen dan rombongan mendapat informasi/keterangan terkait hal yang disuguhi/diperlihatkan.

Usai melihat karya-karya siswa/sekolah, dan sebelum meninggalkan kompleks sekolah, Dirjen dan rombongan makan siang bersama.

Rawung sangat berterima kasih dengan kunjungan yang tak disangka ini dan berharap masukkan yang diberikan akan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti.

Diketahui, kunjungan Dirjen dan rombongan dari Jakarta ke daerah Sulut karena ada beberapa agenda kegiatan yang akan diikuti/dihadirinya, terutama Rapat Koordinasi Internal Ditjen GTK (Rapim B) Bersama BBGP/BGP se-Indonesia. (Fer)

Meimonews.com – SMA Negeri 7 (Smantu) Manado pimpinan Willem Hanny Rawung siap menggelar Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan Gugus Depan 03.015 – 03.016.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Lisye Manumpil kepada di halaman sekolah, Rabu (4/10/2023).

Kesiapan itu terlihat dari beberapa hal yang perlu disiapkan agar pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler kepramukaan sudah mantap.

“Panitia yang diketuai Syalom Mauren Angginaloy ini telah menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan menjelang hari pelaksanaannya,” ujar Lisye seraya menyebut perhatian yang cukup besar dari kepala sekolah (Willem Hanny Rawung) sekaligus Kamabigus.

Kegiatan yang mengangkat tema Pramuka garda terdepan pelaku dalam pembentukan karakter kaum muda  ini akan dilaksanakan Jumat – Minggu (6-8/10/2023) di Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget Kota Manado.

Sebanyak 490 orang yang terdiri dari 450 siswa kelas 10, sangga kerja 31 orang, pembina 4 orang, pembantu pembina 4 orang, dan Kamabigus 1 orang akan ikut dalam kegiatan ini.  (Fer)

Meimonews. com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) dan HUT SMA Negeri 7 (Smantu) Manado tahun 2023, SMA Negeri 7 Manado akan menggelar Kejuaraan Bola Voli Smantu Cup 2023.

Pertandingan yang diperuntukkan bagi siswa SMA/SMA  sederajat  di Sulut ini akan dilaksanakan di lapangan bola voli sekolah pada 9 – 16 Oktober 2023.

Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung, S.Sos di dampingi Suryanti Wagimin, S.Pd.I, Gr (salah satu panitia) kepada Meimonews.com di kompleks sekolah, Jumat (29/9/2023) menjelaskan latar belakang sehingga sekolah yang dipimpinnya lewat panitia yang diketuai Andika Lontoh menggelar kejuaraan bola voli Smantu Cup 2023.

Diungkapkan, generasi muda adalah penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan nasional. Sebagai sosok yang mempunya  intelektual dan kepribadian luhur di dalam pengembangan tersebut perlu diciptakan suasana yang sehat  agar kreativitas dan tanggung jawab para siswa semakin berkembang dan menciptakan kegiatan yang bersifat positif demi menjunjung tinggi sportivitas.

Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung, S. Sos

Olahraga khususnya bola voli, menurutnya, merupakan sinergi ekspresi, luapan emosi kejiwaan dan aktivitas fisik manusia dalam rangka mencapai tingkat kepuasan, kebahagiaan, kenyamanan dan idealisme kreativitas.

Selain itu, olahraga bola voli merupakan suatu output yang dapat diandalkan dalam menciptakan bibit-bibit olahragawan yang berprestasi demi mengharumkan daerah Sulawesi Utara.

“Oleh karena itu, kami (sekolah) melaksanakan kejuaraan bola voli Smantu Cup 2023 sebagai wujud pembinaan olahraga khususnya bola voli dalam rangka mewujudkan tim bola voli pelajar Sulut yang andal dan berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulawesi Utara Femmy Suluh memantau pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMA Negeri 7 Manado, Senin (28/8/2023).

Kedatangan orang nomor satu di institusi pendidikan Pemerintah Provinsi Sulut ini diterima Willem Hanny Rawung (Kepala Sekolah), Lisye Manumpil dan Meiske Maindoka (Wakepsek) serta beberapa guru.

Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung bersama Proktor Inggry Mewoh di ruangan pelaksanaan ANBK

Walau hanya beberapa saat berada di sekolah yang terletak di Kelurahan Tingkulu Manado itu, namun Suluh secara seksama melihat hal-hal terkait dengan pelaksanaan kegiatan pendidikan tersebut.

Sulut mendapati, pelaksanaan ANBK SMA Negeri 7 Manado berjalan dengan lancar. “Saya melihat pelaksanaan ANBK di sekolah ini berjalan.dengan lancar,” ujar Suluh ketika diwawancarai Meimonews.com, sebelum meninggalkan sekolah.

Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh (tengah) diantara Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung ke ruang pelaksanaan ANBK

Suluh mengajak kepada para siswa peserta ANBK untuk mengisi dengan jujur karena ini untuk melihat kualitas belajar di sekolah ini.

Ditemui terpisah, Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung berterima kasih dengan kunjungan Kepala Dikda Sulut di sekolah yang dipimpinnya.

Pelaksanaan ANBK di SMA Negeri 7 Manado, jelas Rawung kepada wartawan, berlangsung pada Senin – Kamis (28-31/8/2023). “Yang mengikuti ANBK berjunlah 51 siswa,” ujarnya.

Di dampingi Wakil Kepala Sekalah Bagian Kesiswaan Lisye Manumpil dan Proktor Inggry Mewoh, Rawung menjelaskan, ada empat hal asesmen yang diikuti para siswa saat ANBK, yang pelaksanaannya dilakukan bergelombang.

Kepala Sekolah bersama dua Wakil Kepala.Sekolah yakni Lisye Manumpil dan Meiske Maindoka serta seorang guru usai memberikan keterangan terkait kunjungan Kadis Dikda Sulut untuk memantau ANBK di sekolah mereka

Untuk pelaksanaan Senin (28/8/2023), dibuat dua gelombang dengan peserta masing-masing gelombang 11 siswa untuk survey karakter dan literasi.

Demikian pula untuk Selasa (29/8/2023) dibuat juga dua gelombang dengan peserta masing-masing 11 siswa untuk numerasi dan survey lingkungan belajar.

Untuk Rabu (30/8/2023) dibuat dua gelombang dengan peserta masing-masing 12 siswa untuk survey karakter dan literasi.

Demikian pula untuk Kamis (31/8/2023) dibuat dua gelombang dengan peserta masing-masing 12 siswa untuk survey karakter.

“Di antara 51 siswa yang disiapkan untuk ikut ANBK, 5 diantaranya adalah cadangan,” ujar Rawung. (Fer)