Meimonews.com – Penasihat Dharma Wanita Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Ida Rachmawati, yang juga merupakan istri dari Menkes Budi G. Sadikin mengadakan kunjungan istimewa ke RSUP Kandou Manado, Kamis (11/8/2023).

Kedatangannya di RSUP Kandou disambut dengan penuh kekeluargaan dan semangat dari Direktur Utama Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB KBD, di dampingi Direktur SDM dan Penelitian Dr. dr. Ivonne E. Rotty, MKes, Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan penunjang dr. Yeheskiel Panjaitan, SH, MARS, Direktur Perencanaan dan Keuangan Dr. Erwin Sondang Siangian, SSTP serta jajaran RSUP Kandou lainnya dan pengurus Dharma Wanita.

Dokter Jimmy (sapaan Dirut RSUP Kandou), dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa pihak RS merasa sangat bersyukur atas kunjungan yang dihadiri oleh istri Menteri Kesehatan. Dokter Jimmy menjelaskan tentang pentingnya kerjasama antara pihak rumah sakit dan pemerintah dalam memajukan layanan kesehatan di daerah ini.

Ida Rachmawati di damping istri Dirjen P2P Dr. Mery Rondonuwu-Rumbay, SKM, MKes, tidak hanya mengunjungi istri Direktur Utama RSUP Kandou yang tengah sakit, tetapi juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak penderita kanker yang tengah menjalani perawatan di ruang Estella RS Kandou.

Tindakan istri Menkes menunjukkan rasa empati dan kepedulian terhadap kesejahteraan pasien, terutama anak-anak yang sedang berjuang melawan penyakit.

Dalam kesempatan tersebut, Ida Rachmawati juga menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari RSUP Kandou. Ia mengajak ibu-ibu Dharma Wanita Kementerian Kesehatan dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Ida Rachmawati menekankan bahwa edukasi kesehatan memiliki peran yang krusial dalam meningkatkan kesadaran dan kualitas hidup masyarakat.

Tindakan nyata istri Menkes ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan dorongan positif dalam upaya meningkatkan perhatian terhadap kesehatan serta mempererat ikatan antara pihak rumah sakit dan pemerintah daerah.

Semua pihak diharapkan dapat bersinergi demi mewujudkan layanan kesehatan yang lebih baik dan menyeluruh bagi masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Memperingati HUT ke-65 Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Mdk dan didukung Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) pimpinan Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB, KBD menggelar kegiatan donor darah di Aula Grhadika Jaya Sakti Makodam, Rabu (7/6/2023).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kasdam XIII/Mdk Brigjen TNI M. Luthfie Beta, S.Sos, M.Si mewakili Pangdam Mayjen TNI Alfred Denny Tuejeh ini turut dihadiri Istri Pangdam, Pengurus Persit Kartika Candra Kirana, Kepala Rumkit Tk 2 RW Mongisidi dan jajaran Kodam.

Sebanyak 234 orang bersiap dan bersedia menjadi pendonor darah. Namun, dari jumlah tersebut hanya 184 orang yang lolos pemeriksaan dan diambil darahnya sementara 50 orang tidak bisa donasi karena tekanan darah tinggi atau rendah, kadar Hb kurang 12,7 atau lebih 17 dan lain-lain.

Beberapa pejabat utama Kodam dan istri mereka yang tergabung dalam organisasi Persit (Persatuan Istri Tentara) terlihat ikut mendonorkan darahnya dan lolos dalam pemeriksaan.

Di kesempatan itu, sebut Kepala UTD RSUP Kandou dr. Stephen Lapian kepada Meimonews.com, usai kegiatan, ada dua ibu Persit baru pertama kali mendonorkan darahnya yang berkenan ikut dalam kegiatan donor dara ini di momen HUT Kodam XIII/Mdk.

Dalam sambutannya, Kasdam mewakili Pangdam mengungkapkan, kegiatan donor darah dalam rangka HUT Kodam tahun ini dilaksanakan serentak di tiga tempat wilayah kerja Kodam XIII/Mdk, selain di Markas Kodam.

Disebutkan, kegiatan donor darah akan dilakukan di setiap perayaan di Markas Kodam dan wilayahnya dengan maksud untuk membantu masyarakat yang membutuhkan donor darah.

Banyak kali bila ada masyarakat menghubungi,  maka Kasdam bertanya perlu berapa pendonor dan sejumlah itu yang dikerahkan menuju UTDnya. “Kodam memiliki data lengkap golongan darah anggota,” ujar Kasdam. (AF)

Meimonews.com – RSUP Prof. Dr. RD Kandou  Manado berjalan sebagaimana mestinya dengan harapan dan programnya tercapai. Salah satunya berkat kontribusi dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Bedah Unsrat Manado, atau istilah di RSUP Kandou, Staf Medik Pendidikan.

“Bagian ini betul-betul menyatu dengan Rumah Sakit Kandou dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Dirut RS Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD saat memberikan sambutan pada  acara Re-Akreditasi Program Studi Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Unsrat Manado.

Kegiatan dilaksanakan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM PT-Kes) di Aula RS Kandou (sebutan akrab RSUP Prof. Dr. dr. RD Kandou), Senin (30/1/2023).

Namun, tambahnya, dikarenakan masih pendidikan, maka setiap pelayanan itu ada di dalam supervisi.

Di dampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum, Dr. dr Ivonne E.  Rotty, M.Kes, dokter Jimmy (sapaan akrab Dirut) menyampaikan selamat datang kepada tim Assesor LAM PT-Kes, Dr. dr Muhammad Arifin Parenrengi, Sp.Bedah Saraf (K) bersama Dr. dr. Yefta Moenadjat, Sp.Bedah Plastik-Rekonstruksi dan Estetis (K)

“Terima kasih kepada tim Assesor yang berkenan untuk memotret Program Studi Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Unsrat selama 3 hari,”ujar dokter Jimmy.

Dirut patut berbangga di mana dari sekian prodi yang ada di fakultas kedokteran sudah melakukan Re-Akreditasi yang unggul. “Usaha keras itu tidak akan mendustai hasil,” tandasnya.

Menurutnya, ilmu bedah bisa memberikan kontribusi yang besar dalam upaya pelayanan kesehatan maupun program untuk RSUP Kandou, karena pendidikan bedahnya baik.

“Salah satu brand dari RSUP Kandou yang nantinya dimintakan untuk rumah sakit vertikal adalah pelayanan bedah,” ujarnya.

Diakui, teman teman bagian bedah mempunyai visi yang ingin maju. Mereka ingin memposisikan diri untuk memberi kontribusi yang maksimal terhadap pelayanan di RSUP Kandou.

Disebutkan, akreditasi ini mempunyai nilai positif dan bermanfaat, terutama bisa merubah pola pikir mana yang baik dan tidak. Pemahaman baik itu harus dikerjakan terus, sehingga menjadi kebiasaan yang harus dipelihara dan semuanya itu akan menjadi budaya.

“Menuju ke arah situ tidak semudah membalikan telapak tangan, tapi saya yakin teman-teman staf pengajar bagian B?bedah akan mengejar mutu budaya itu, sehingga pelayanan kesehatan di RSUP Kandou akan semakin baik,”tandasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Sulut dr. Fransiskus Andy Silangen, SpB-KBD, Direktur RS Dr.J.H Awaloei dr Abraham Talumewo, MHSM, Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat Manado Dr. dr. Billy Johnson Kepel, M.MedSc, para Ketua Bagian dan Ketua KSM, para Koordinator Prodi PPDS-1 FK Unsrat. (Fer)