Meimonews.com – Salah satu agenda penting yang akan dihadapi Universitas Negeri Manado (Unima) saat ini adalah proses pemilihan Rektor (Pilrek) baru Unima.

“Sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor, saya ingin menegaskan komitmen saya untuk mendukung penuh agar proses pemilihan ini berjalan akuntabel, transparan, lancar dan sukses,” ujar Plt. Rektor Unima Chatarina Muliana ketika memberikan sambutan pada Perayaan Natal Yesus Kristus Unima di Auditorium Unima, Tondano, Selasa (7/1/2025).

Kita semua, sambungnya, berharap agar pemimpin yang terpilih nantinya adalah sosok yang mampu membawa Unima menuju masa depan yang lebih baik.

Di tengah dinamika yang mungkin muncul dalam proses ini, Chatarina mengajak semua civitas akademika untuk menjaga suasana kondusif dan tetap bersatu.

“Mari kita jadikan momen ini sebagai pembelajaran bersama dalam berdemokrasi yang sehat dimana kita mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan,’ pintanya.

Natal, sebut Irjen Kemendiktisaintek RI ini, adalah waktu yang tepat untuk memperbaharui komitmen kita dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas.

Chatarina percaya, jika setiap dari kita dapat mengambil inspirasi dari semangat kelahiran Kristus maka Unima akan menjadi tempat di mana kasih, kedamaian dan kebijaksanaan menjadi dasar dari setiap langkah kita.

Diketahui bahwa proses Pilrek Unima untuk periode empat tahun ke depen telah mengalami beberapa kali penundaan karena sesuatu hal.

Saat ini, proses pilrek sementara berlangsung, dan akan memasuki tahapan pendaftaran bakal calon, sesuai jadual yang akan ditetapkan panitia. (FA)

Meimonews.com – Kerjasama yang sudah terjalin antara Wuhu Institute of Technologi (WHIT) dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado diharapkan tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi dunia pendidikan di daerah ini (Sulawesi Utara) tetapi juga menjadi simbol konkrit dari semangat kolaborasi dan pertukaran ilmu pengetahuan antara negara Republik Indonesia dan negara Tiongkok (RRC).

Harapan tersebut disampaikan Gubernur Sulut Prof. Dr. (HC) Olly Dondokambey, SE dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Sulut Steve Hartke Andries Kepel, ST, M.Si pada acara Launching Luban Workshop dan Program Student Exchange, Sabtu (27/4/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan di Lantai 5 Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat Manado ini dihadiri President Wuhu Institute of Technology Mr. Gao Wu, Direktur PT Conch Cement Wilayah Indonesia dan Direktur Utama Conch North Sulawesi Clement Mr. Chen Xiaobing, Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU Asean Eng, Ketua DPRD Sulut dr. Fransiskus Andi Silangen, Sp.B-KBD, Komisaris BSG.

Hadir juga para Wakil Rektor, pimpinan lembaga Unsrat, para Dekan, sejumlah tamu/undangan lainnya serta sejumlah mahasiswa yang ikut dalam Program Student Exchange.

Dikemukakan, kerjasama yang telah terbangun antara Wuhu Institute of Technology dengan Unsrat Manado memperkuat fondasi untuk kemajuan bersama dalam bidang pendidikan dan teknologi.

Kegiatan ini, menurut gubernur, menjadi bukti nyata kerjasama antar lembaga pendidikan dan industri yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan serta mendukung pengembangan SDM yang berkualitas, serta memperkuat fondasi untuk kemajuan bersama di bidang pendidikan dan teknologi.

“Melalui program ini, telah dilahirkan sebuah platform untuk mahasiswa kedua institusi ini, di mana dengan semangat kebersamaan dan kerja keras kita yakin akan mencapai prestasi-prestasi yang membanggakan,” ujar Kepel mengutip sambutan gubernur.

Sekretaris Daerah Sulut Steve Hartke Andries Kepel, ST, M.Si saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulut Prof. Dr. (HC) Olly Dondokambey, SE

Memperkuat pernyataan itu, gubernur mengutip kalimat bijak dari seorang filsuf dari China yakni Lao Tzu yang mengatakan kebaikan di dunia menciptakan keyakinan. Kebaikan dalam berpikir menciptakan kehebatan. Kebaikan dalam memberi akan menciptakan cinta.

“Mari kita sambut dengan tangan terbuka kesempatan berharga ini untuk membuka peluang baru bagi generasi muda kita,” ajak gubernur yang mendapat gelar Profesor Honoris Causa dari WHIT ini.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU Asean Eng

Gubernur yakin melalui kolaborasi yang kuat dan semangat kebersamaan kita akan mencapai kesuksesan yang lebih besar lagi di masa depan.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU Asean Eng di awal sambutannya menjelaskan, kegiatan yang disepakati antara Unsrat dan Wuhu Institute of Technology adalah pertukaran mahasiswa sebanyak 35 mahasiswa Unsrat dari Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

Mahasiswa ini akan mengikuti Program Kuliah E-Commerce selama 1,5 Tahun, demikian pula mahasiswa dari Wuhu Institute of Technology akan berkuliah di Unsrat.

Unsrat, sebut Rektor, berterima kasih atas bantuan dari PT Conch Cement berupa laboratorium (Luban Workshop) yang diresmikan saat itu.

Rektor berharap, kerjasama ini memberikan kontribusi positif dalam pembentukan generasi muda yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dengan modal pengetahuan dan teknologi yang terdepan.

“Semoga kerjasama ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat baik Unsrat, Wuhu Institute of Technology maupun PT Conch Indonesia,” ujar Rektor dan berharap pula agar alumni Unsrat dapat dapat diterima bekerja di PT Conch Cement.

President Wuhu Institute of Technology Mr. Gao Wu saat memberikan sambutan

President WHIT Mr. Gao Wu dalam sambutannya mengurai bagaimana awal mula kerjasama antara WHIT dengan Unsrat Manado dan apa saja hal-hal yang diharapkan dalam kerjasama ini.

Ia berharap, kerjasama yang sudah terjalin dengan baik ini akan terus berjalan bahkan ditingkatkan di waktu-waktu mendatang.

Direktur PT Conch Cement Wilayah Indonesia Mr. Chen Xiaobing dalam sambutannya mengatakan, dengan terjalinnya kerjasama ini, akan memberikan sumbangsih yang besar di bidang pendidikan antara RRC dan Indonesia.

Mr. Chen percaya, dengan kerja keras dua perguruan tinggi ini, hasil yang dicapai dapat menjadi contoh yang baik bagi dunia pendidikan kedua negara.

“Tentunya Conch Cement akan selalu me jadi teman yang selalu hadir dan turut membantu dalam kerjasama ini, mewujudkan pertukaran informasi, saling melengkapi,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com Walikota Manado Andrei Angouw berharap, lewat program guru penggerak akan menjadi buster, pendorong untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Manado.

Harapan tersebut disampaikan Walikota ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Lokakarya 7 Festival Hasil Belajar Calon Guru Penggerak Angkatan 3 Kota Manado yang diadakan di Hotel Arya Duta Manado, Jumat (13/5/2022).

“Kalau kita mau berubah maka cara kita juga harus berubah. Lewat program guru penggerak ini diharapkan akan ada perubahan yang cukup cepat. Siapa yang menjadi guru penggerak hendaknya bisa menggerakkan perubahan dimaksud,” ujar Angouw.

Baca juga : Menkes Beberkan Cara Cegah Hepatitis Akut

Guru penggerak, menurut Angouw, hendaknya menjadi agen perubahan baik bagi siswa, teman-teman guru maupun lingkungannya. “Guru penggerak harus menjadi pendorong baik bagi siswa-siswa, bagi temam guru maupun lingkungannya,” ujarnya.

Di awal sambutannya tanpa teks, Walikota menyampaikan terima kasih dan  mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta berharap agar semakin banyak mencetak guru-guru penggerak.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyebutkan, pendidikan sangat penting untuk masa depan dan kepentingan bersama kita, untuk kesinambungan bangsa ini. “Kita tidak bisa membangun bangsa ini kalau putus pendidikan kita.,” tandasnya.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Sebelum meninggalkan lokasi kegiatan, Walikota  mengambil kesempatan untuk  melihat hasil karya guru penggerak yang ada di lokasi pameran, di kompleks kegiatan.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan kelas berbagi di mana beberapa CGP berbagi pengalamannya sebagai CGP di sekolahnya, yang dipandu Syuaib Suleman (Guru SMA Negeri 9 Manado), dan Pameran.

Baca juga : Unsrat Siap Laksanakan UTBK SBMPTN Tahun 2022

Kegiatan ini diselenggarakan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan  Pendidikan Jasmani dan Bimbingan Konseling (P4TK Penjas BK) Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek selama dua hari yakni Kamis-Jumat (12-13/5/2022).

Hendra Massie selaku panitia melaporkan, kegiatan program Guru Penggerak ini diikuti 36 peserta yang adalah calon guru penggerak (CGP) Angkatan 3 sedang pengajar praktek berjumlah 8 orang.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menampilkan hasil karya CGP di bawah bimbingan pengajar praktek dan fasilitator. Adapun yang ditampilkan apa yang dipelajari selama mengikuti Pendidikan Guru Penggerak sekitar 7 bulan dengan harapan guru-guru dapat menjadi agen perubahan, membawa transformasi pada dunia pendidikan.

Selain itu, untuk mewujudkan Merdeka Belajar serta mencetak generasi yang memiliki profil Pelajar Pancasila yang adalah pilar dan masa depan bangsa.

Acara pembukaan dihadiri Kepala Balai Guru Penggerak Sulut Mohamad Hartono, perwakilan Dinas Pendidikan Sulut, Sekretaris Dikbud Manado Steven Tumiwa, Kasikur Bidang SMP Dikbud Manado Youla Paimin, Pengawas, beberapa Kepala Sekolah di antaranya Mediatrix Ngantung (Kepsek Penggerak SMA Negeri 8 Manado) dan Jemmy Jermias (SMA Negeri 1 Manado) serta sejumlah undangan lainnya termasuk praktisi pendidikan. (lk)