Meimonews.com – Tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Sulut berhasil mengamankan seorang pengedar narkotika jenis sabu, di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara.

“Tersangka pengedar sabu yang diamankan seorang pria berinisial FM (40), warga Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara,” ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Michael Irwan Thamsil kepada wartawan di Mapolda Sulut, Senin (3/3/2025).

Tersangka diamankan beserta sejumlah barang bukti terdiri dari, 3 paket sabu dengan berat kurang lebih 5,53 gram, 2 buah korek api gas, 5 buah sedotan plastik warna putih, dan 1 buah handphone.

Awalnya, jelas Kabid Humas, petugas menerima informasi dari warga masyarakat mengenai peredaran narkotika yang diduga dilakukan seorang pria berinisial FM di wilayah Kecamatan Ratatotok.

“Petugas merespons informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan di sekitar lokasi, dan menemukan indikasi kuat adanya aktivitas mencurigakan di rumah tersangka FM,” ujarnya.

Hasil penyelidikan, petugas memastikan bahwa yang bersangkutan melakukan peredaran narkotika, kemudian menggerebek rumah tersangka. Dalam penggeledahan, petugas menemukan tiga paket narkotika jenis sabu.

FM beserta barang bukti kemudian diamankan pada Selasa (28/2/2025) dan kini berada di Mapolda Sulut untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Modus operandinya, tersangka membeli sabu kemudian mengedarkan dalam paket kecil di wilayah Kecamatan Ratatotok, dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. Tersangka mengakui telah tiga kali membeli dan mengedarkan sabu di wilayah tersebut.

“Ditresnarkoba Polda Sulut masih melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika ini,” sebut Kabid Humas.

Terhadap tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukumannya 4 sampai 20 tahun penjara.

Direktur Resnarkoba Polda Sulut Kombes Pol. Budi Samekto menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus memerangi jaringan narkoba di wilayah Sulut. Pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap mereka yang terlibat dalam jaringan narkoba.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam membantu kami memerangi jaringan narkoba. Jika memiliki informasi tentang jaringan peredaran narkoba, silahkan hubungi kami di nomor telepon 081340091111,” ujarnya.

Ditresnarkoba berharap, penangkapan ini dapat menjadi contoh bagi mereka yang terlibat dalam jaringan narkoba bahwa, kepolisian tidak akan ragu-ragu untuk menindak mereka yang melanggar hukum.

“Kami juga berharap, masyarakat dapat terus mendukung kami dalam memerangi jaringan narkoba,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Tribrata Agung 2023 guna mengamankan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island State (AIS) Forum 2023 di Bali pada 10-11 Oktober 2023.

Dalam operasi ini, Polri membagi beberapa Satgas (satuan tugas), salah satunya Satgas Tindak.

Kasatgas Tindak Operasi Tribrata Agung 2023 Brigjen Pol Waris Agono mengatakan, Satgas Tindak sudah melakukan persiapan pengamanan seminggu sebelum penyelenggaraan KTT AIS Forum 2023.

“Kami sudah melakukan persiapan pengamanan ini dari jauh hari, bahkan kami sudah satu minggu lalu sudah melakukan pergeseran sarana prasarana kesini untuk melakukan persiapan,” kata Waris di Command Center 91, Nusa Dua, Bali, Minggu (8/10/2023).

Satgas Tindak ini, nantinya akan bertugas mengantisipasi, menangani dan menindak apabila terjadi peristiwa yang bersifat kontinjensi selama pergelaran KTT AIS Forum 2023.

“Seperti konflik sosial, terorisme, atau kejahatan yang menggunakan senpi, bahan peledak, bom dan drone yang tidak terdaftar dalam forum antidrone yang sudah disepakati,” jelasnya.

KTT AIS Forum 2023, sebut Waris, akan diikuti oleh 51 negara dan Indonesia menjadi tempat KTT pertama digelar. Untuk itu, berbekal pengalaman keberhasilan pengamanan KTT G20 dan KTT ASEAN, maka pola pengamanan KTT AIS Forum 2023 akan dilakukan hal yang sama.

“Kami persiapan betul pengamanannya agar KTT berjalan lancar sebagaimana kita punya pengalaman KTT G20, KTT ASEAN di Labuan Bajo dan Jakarta. Kami sudah merencanakan pengamanan KTT AIS ini mengacu keberhasilan pengamanan KTT G20 dan KTT ASEAN lalu,” tandasnya.

Dalam pengamanannya, Command Center 91 nantinya akan menggunakan 18 aplikasi, mulai dari pemantauan penerbangan pesawat delegasi, kondisi cuaca hingga kondisi di lapangan. Ada juga aplikasi face recognition yang berisi database Daftar Pencarian Orang (DPO) atau orang yang dicurigai guna mencegah terjadinya tindak pidana.

Adapun personil Brimob yang dikerahkan dalam pengamanan ini sebanyak 842 personil. Ratusan personil tersebut nantinya disebar ke lima klaster dan ditempatkan di titik-titik yang sudah ditentukan.

“Personil di lapangan dilengkapi peralatan yang kita siapkan ada setiap objek. Ada kendaraan trail, ada kendaraan rantis, sampai ada tabel cara bertindak sehingga anggota mengerti,” jelasnya.

Personil juga dibekali dengan aplikasi yang berguna melaporkan situasi di lapangan. Nantinya, jika personil tersebut membutuhkan bantuan tinggal melaporkan ke Command Center lalu dari Command Center akan menggerakkan personil lain yang terdekat untuk membantu.

Selain pengamanan di Bali, Polri juga melakukan pengamanan di jalur penyebrangan laut. Wilayah sekitar seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa Timur juga melakukan pengamanan dengan menggelar kegiatan kepolisian rutin yang ditingkatkan.

Dalam kesempatan ini, Waris juga menjelaskan beberapa titik yang menjadi perhatian pengamanan yakni Bandara, jalur perjalanan para delegasi hingga venue KTT AIS Forum 2023 berlangsung.

“Kemudian ada juga tempat wisata manakala di sela-sela waktu ada delegasi yang melakukan kunjungan ke tempat wisata dan tempat belanja itu kita sterilisasi dan dilakukan pengamanan,” katanya.

Waris meminta para personil yang bertugas selalu ingat prinsip pelaksanaan tugas yakni prosedural, profesional, dan proporsional. Anggota juga diingatkan agar menghormati hak asasi manusia (HAM) dan humanis, sehingga tindakan tidak boleh berlebihan.

“Kecuali ada ancaman yang sifatnya agresi segera. Kalau masih pasif dan aktif tidak perlu dengan kekerasan yang berlebihan. Kita awali dengan imbauan. Tapi kalau tidak diindahkan kita lakukan dengan penindakan tangan kosong lunak yakni kita evakuasi,” tegasnya. (AF)

Meimonews.com – Tidak ingin kecolongan, Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengamankan jalannya pawai ogoh-ogoh menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1945 secara all out, Selasa (21/3/2023) malam.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Bali Kombes. Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK., M.Si mengatakan, dalam pengamanan pawai ogoh-ogoh ini, Polda Bali melibatkan 606 personil yang disebar di enam titik.

“Polda Bali melibatkan 606 personil yang tersebar di 6 titik yang di setiap titiknya dipimpin oleh Pejabat Utama Polda Bali,” ujar Satake kepada Meimonews.com, Rabu (22/3/2023).

Dalam pengamanan ini, tambah mantan Kapolres Bitung Polda Sulut itu, Polda Bali mengedepankan kegiatan preventif yang didukung dengan kegiatan preemtif, intelijen, dan penegakan hukum.

“Dalam pengamanan pawai ogoh-ogoh ini, Polda Bali mengamankan secara all out. Hal ini dilaksanakan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti kemacetan, mabuk-mabukan, perusakan ogoh-ogoh, bentrok warga hingga tindak kejahatan lainnya,” tandasnya.

Tidak hanya itu, sebut mantan Kepala SPN Karombasan Polda Sulut ini, Polda Bali juga mengintruksikan seluruh jajarannya untuk mengamankan pawai ogoh-ogoh yang berada di wilayah mereka masing-masing.

Polda Bali juga menginstruksikan jajaran untuk melaksanakan pengamanan terkait pawai ogoh-ogoh di wilayah mereka masing-masing. “Kita patut bersyukur hingga akhir pawai ogoh-ogoh tidak ada hal-hal yang terlalu menonjol,” ujar Kombes Pol. Satake. (Fer)

Meimonews.com – TNI-Polri melaksanakan sholat Jum’at bersama dengan masyarakat di Masjid Agung Ibnu Batutah di Bali. Dalam pelaksanaan sholat Jum’at ini, TNI-Polri mengajak masyarakat ikut menyukseskan penyelenggaraan puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15-16 November 2022.

Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setiono mengatakan, pemusatan pelaksanaan sholat Jum’at di Masjid Agung Ibnu Batutah lantaran Masjid ini dekat dengan lokasi-lokasi di mana petugas keamanan melaksanakan penjagaan.

“Masjid Agung ini nantinya digunakan untuk para delegasi yang beragama muslim di dalam melaksanakan ibadah ataupun sholat” jelas Kombes Pol. Bayu kepada Meimonews.com, Jumat (11/11/2022).

Selain Masjid, sebut mantan Kepala SPN Polda Sulut ini, di dekat lingkungan tersebut ada juga tempat ibadah lainnya seperti Gereja, Pura dan tempat ibadah lainnya untuk para delegasi melaksanakan ibadah.

Untuk itu, sambungnya, pihak TNI-Polri juga menempatkan personilnya agar para delegasi dan tamu yang akan beribadah dapat kenyamanan dan keamanan. “Ini ada petugas-petugas khusus yang sudah ditunjuk untuk melakukan pengamanan terutama di tempat-tempat ibadah dan juga sebelum ibadah dilakukan sterilisasi,” ujarnya.

Mantan Kapolres Bitung ini pun mengajak masyarakat sekitar agar ikut menyukseskan penyelenggaraan KTT G20 agar wajah Indonesia di mata dunia baik.

“Kami mengajak masyarakat sekitar agar terlibat dalam keamanan penyelenggaraan KTT G20. Tunjukkan bahwa Bali, umumnya Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik, ramah dan membuat nyaman,” pintanya. (Fer)

Meimonews.com – Tim Resmob Alfa Polresta Manado mengamankan seorang lelaki pelaku judi togel online di Kelurahan Calaca Kecamatan Wenang Kota Manado, Sabtu (10/9/2022) sekitar pukul 12.30 Wita.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto P. Sirait, SH. SIK melalui Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso, SIK membenarkan hal penangkapan tersebut. Pelaku berinisial HS (38), warga Paal Dua,” ujarnya.

Penangkapan terhadap pelaku, sebutnya, terjadi pada saat Tim Resmob sedang melakukan patroli ROTR (Resmob on the Road) mendapat laporan dari masyarakat di mana di wilayah Calaca ada perjudian togel online yang main di Situs Toto memang sedang ramai.

Adanya informasi tersebut, tim resmob langsung melakukan pulbaket dan tim berhasil mengamankan pelaku yang sedang menunggu uang pasangan togel.

“Pelaku beserta barang bukti uang tunai sejumlah Rp. 675.000 (enam ratus tujuh puluh lima ribu rupiah), 1 Hp merek Vivo V 20 warna biru silver dan 1 buah ATM BCA kemudian diamankan di Mapolresta Manado untuk diperiksa lebih lanjut,” sebutnya. (af)

Meimonews.com – Tim Resmob/Opsnal Polresta  Manado yang dipimpin langsung Kanit Resmob Ipda Heraldy Yudhantara, S. Tr.K berhasil mengamankan pelaku penganiayaan dengan benda tajam hingga korban meninggal dunia di Kleak.

“Benar, pelaku penganiayaan dengan benda tajam hingga korban meninggal dunia yang terjadi di Kleak Lingkungan IV Manado, Selasa (30/8/2022) sekira pukul 21.00 Wita telah berhasil diamankan,” ujar Kasat Reskrim Umum Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso, SH, SIK kepada Meimonews.com, Rabu (31/8/2022).

Adapun yang menjadi korban adalah Rizky Mokoginta, lelaki berusia 32 tahun, tanpa pekerjaan yang beralamatkam Koperapoko Kecamatan Mimika Baru. Sedang terduga pelakunya adalah JYS, lelaki usia 21 tahun, swasta yang beralamatkan Desa Sea Jaga 1.

Kronologis kejadiannya adalah pada Selasa  (30/8/2022), korban bersama JYS, lelaki S dan lelaki A sedang pesta miras kemudian terjadi adu mulut antara korban dan S dikarenakan S keberatan korban yang sudah berbicara kasar dan sudah menunjukan senjata tajam jenis keris yang diselipkan di kantong jaket (hoodie) korban sehingga S bersama JYS langsung menganiaya korban.

Akibat penganiayaan tersebut korban langsung terjatuh ke tanah dan tidak sadarkan diri, namun JYS masih saja menganiaya korban sehingga dilerai oleh lelaki C. JYS melarikan diri sedangkan S yang masih berada di TKP (tempat kejadian perkara) diamankan anggota Resmob Polda.

Dengan adanya laporan tersebut Unit Resmob/Opsnal Bravo Polresta Manado melakukan pengejaran terhadap salah satu diduga pelaku dan Tim berhasil mendapatkan informasi di lokasi kos-kosan yang berada di wilayah Karombasan, sehingga Tim langsung menuju lokasi dan mengamankan salah satu terduga pelaku dan dibawa ke Mako Polresta Manado.

“Motif pelaku karena keberatan korban berkata kasar dan menunjukan senjata tajam. Saat ini, pelaku sedang dalam interogasi petugas,” ujar mantan Kasat Narkoba Polresta Manado ini seraya menambahkan bahwa petugas telah mengamankan barang bukti berupa pisau jenis keris. (af)