Meimo News

Meimonews.com – Dalam suasana kemeriahan malam Tumbilotohe (tradisi malam pasang lampu masyarakat Gorontalo menyambut Idul Fitri 1442 H), umat Katolik Paroki St. Christoforus Gorontalo berkumpul di Pastoran untuk mengucap syukur dan bergembira atas Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 gembalanya Pastor Ronny Marcelino Singal Pr, Selasa (11/5/2021)

Acara HUT diawali perayaan ekaristi di gereja paroki yang dipimpin oleh Sang Yubilaris (Pastor Ronny) dengan dihadiri sekitar 150 umat Katolik.

Selanjutnya, Dewan Pastoral Paroki dan umat menuju ke pastoran untuk acara makan bersama sebagai ungkapan syukur atas rahmat Tuhan yang telah menambahkan usia kepada Pastor Ronny.

Perayaan HUT Pastor Ronny, meskipun berlangsung sederhana di tengah keprihatinan pandemi Covid 19, namun hal tersebut tidak mengurangi kegembiraan dan sukacita di hati umat dan Sang Yubilaris sebagaimana tercermin dalam kutipan Injil Lukas : “Sebab Ia telah memperhatikan aku, hambaNya yang hina ini” yang menjadi tema perayaan HUT.

Pastor Ronny dilahirkan di Kota Tomohon, Minahasa 50 tahun yang lalu (11 Mei 1971). Keputusannya menjadi imam timbul dari pengalamannya melihat dan bergaul dengan para pastor yang bertugas melayani umat Katolik khususnya di Lahendong, tempat tinggalnya semasa kecil.

Benih panggilan itu terus bersemi dan akhirnya berbuah melalui tahbisan imamat yang diterimanya pada tanggal 28 April 2001.

Mewakili umat Paroki St Christoforus Gorontalo, Frederik Putong (Wakil Ketua III Dewan Pastoral Paroki) menyampaikan ucapan selamat HUT disertai doa kiranya Pastor Ronny berumur panjang dan diberikan kesehatan serta kekuatan dari Tuhan dalam menjalani tugas penggembalaan di tengah umat.

Sementara itu, Sang Yubilaris ketika menyampaikan sambutannya meminta umat agar terus memberikan dukungan doa bagi dirinya dalam menjalankan tugas pelayanan sebagai imam.

John Lasut (salah seorang tokoh umat) di sela acara makan bersama menyatakan bahwa penugasan Pastor Ronny di tengah umat Katolik Gorontalo hanya selang 3 bulan sebelum terjadinya pandemi Covid 19 yang berdampak pembatasan aktivitas masyarakat termasuk aktivitas pelayanan pastoral.

“Meski demikian, Pastor Ronny terus bekerja dan mampu membangun kerjasama yang baik dengan umat sehingga pelayanan sakramen dapat terus terlaksana dengan baik,” ujarnya di dampingi Talulembang Sule (salah satu DPP St. Christoforus Gorontalo.

“Selamat HUT ke 50 Pastor Ronny. Semoga panjang umur, sehat selalu dan kuat dalam melaksanakan tugas pelayanan umat. Poficiat,” tambah Sule. (lk)

Meimonews.com – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Gorontalo yang digelar sehari (Minggu, 9/5/2021) di Hotel Grand Q Kota Gorontalo menghasilkan beberapa program kerja dalam bentuk Kalender Kerja Tahunan.

Program kerja yang dihasilkan tersebut antara lain mencakup program konsolidasi, dalam hal ini, peningkatan fungsi kesekretariatan, pemantapan tupoksi masing masing bidang maupun penguatan pola hubungan kerja antar bidang.

Di bidang hubungan antar lembaga LP3KD Provinsi Gorontalo akan memperkuat hubungan silaturahmi dan kerjasama dengan lembaga2 sejenis seperti LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran / Islam ), LPPD (Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah/Kristen Protestan), UDD (Utsawa Dharma Gita / Hindu) dan STT (Swayamvara Tripitaka Gatha/ Budha).

“Melalui kegiatan kerjasama, dimungkinkan koor umat Katolik Gorontalo yang dibina LP3KD dapat berpartisipasi menyumbang lagu pada ibadah umat kristen Protestan atau sebaliknya, koor umat kristen Protestan dapat menyimbang lagu pujian pada perayaan misa umat Katolik,” ujar Sekretaris LP3KD Gorontalo Kristoforus Edison di dampingi Humas LP3KD Provinsi Gorontalo Talulembang Sule kepada Meimonews.com lewat telefon, Senin.(11/5/2021).

Demikian juga, sambung Edison, pada kegiatan lomba yang dilaksanakan LP3KD Provinsi Gorontalo sedapat mungkin akan mengundang lembaga-lembaga tersebut untuk ikut berpartisipasi menyemarakkan kegiatan dimaksud, demikian pula sebaliknya.

“Ini diharapkan dapat memperkuat toleransi dan persaudaraan antar umat beragama di Gorontalo,” sebut Edison.

Selain itu, ungkapnya, telah diagendakan kegiatan lomba koor dan mazmur tingkat daerah yang akan diikuti peserta dari wilayah, stasi dan kelompok kategorial di lingkup umat Katolik dari dua Paroki di Provinsi Gorontalo yaitu paroki St. Christoforus Kota Gorontalo dan Paroki St. Theodorus Kabupaten Boalemo.

“Kegiatan lomba tersebut tentu saja akan disesuaikan dengan kondisi Pandemi Covid 19 melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat,” jelas Edison.

Sule menambahkan, untuk menunjang aktivitas Pengurus LP3KD Provinsi Gorontalo telah diprogramkan penyiapan sekretariat LP3KD Provinsi Gorontalo yang lebih representatif dengan didiukung sarana prasarana yang memadai untuk menunjang kegiatan LP3 KD agar semakin responsif dan profesional menghadapi tugas-tugas di masa mendatang.

Untuk memaksimalkan pelaksanaan fungsi pembinaan dan pengembangan paduan suara gerejani di lingkup umat Katolik se Provinsi.Gorontalo, sebut Sule, Raker LP3KD Provinsi.Gorontalo telah merekomendasikan agar pembentukan LP3KD di Kab Boalemo perlu segera dipercepat dengan melakukan supervisi ke Paroki St Theodorus Boalemo untuk membantu kelancaran proses pengurusan adminsitrasinya di Pemerintah Kabupaten Boalemo.

“Ditargetkan pada tahun 2021 ini, LP3KD Kabupaten Boalemo dapat segera dibentuk dan dilantik,” ujar aktivis Kerawan dan mantan Ketua Presidium PMKRI Cabang Manado ini.

Semua program kerja tersebut, sambungnya, kemudian disusun dan terkonsep dalam bentuk Kalender Kerja dengan mencantumkan waktu pelaksanaan disertai penganggarannya.

Ketika menutup Rakerda LP3KD Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiharto (Ketua LP3KD Provinsi Gorontalo) mengimbau agar pengurus LP3KD Provinsi Gorontalo semakin menunjukkan kinerja dan pengabdiannya yang terbaik bagi perkembangan musik liturgi di Provinsi Gorontalo.

Selain itu, “mampu mengangkat nama Gorontalo pada pentas lomba Pesta Paduan Suara Gerejani di tingkat nasional,” ujar Handoyo, yang adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Gorontalo. (lk)

Meimonews.com – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Gorontalo menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Grand Q Kota Gorontalo, Minggu (9/5/2021).

Rakerda yang dihadiri para pengurus LP3KD Gorontalo pimpinan Handoyo Sugiarto tersebut dibuka pelaksanaannya oleh Pembimas Katolik Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Reyne Koraag, yang didahului dengan menyaksikan lagi Indonesia Raya.

Dalam sambutannya, Handoyo Sugiarto menjelaskan, Rakerda tersebut dilaksanakan dalam rangka evaluasi kegiatan dan program yang telah dilaksanakan tahun 2020 serta untuk merumuskan program dan kegiatan di tahun 2021.

Reyne Koraag dalam sambutannya ketika membuka Rakerda menyatakan bahwa LP3KD Provinsi Gorontalo telah menunjukkan eksistensi dan perannya bahkan terlibat secara aktif menyelenggarakan lomba paduan suara gerejawi baik di tingkat daerah

Selain itu, ikut menyiapkan peserta paduan suara gerrjani yang berlomba di pentas nasional. “Oleh karena itu Bimas Katolik Provinside Gorontalo akan terus memfasilitasi dan mendukung operasional LP3KD Provinsi Gorontalo,” ujar Koraag.

Talulembang Sule, salah satu Pengurus LP3KD Provinsi Gorontalo, Salam percakapan dengan Meimonews.com lewat telefon, Senin (10/5/2021) menjelaskan, rakerda LP3KD Provinsi Gorontalo berhasil merumuskan program kerja tahun 2021 dalam bentuk Kalender Kerja. (lk)

Meimonews.com – Aksi donor darah yang dilakukan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting Antoneta Airmadidi bekerjasama dengan Vox Point Indonesia (VPI) Minut sukses digelar.

Aksi kemanusiaan memperingati Hari Kartini dan Hardiknas 2021 ini dilaksanakan di Kompleks Gereja Katolik St. Antonius De Padua Airmadidi, Minggu (9/5/2021).

Sebanyak 18 kantong darah dari sejumlah pendonor berhasil diperoleh pada kegiatan yang mendapat respons positif dari umat Katolik Paroki Airmadidi.

Terlihat, sejumlah umat tampak antusias menunggu persiapan yang dilakukan petugas PMI Sulut.

Ketua WKRI Ranting Antoneta .Airmadidi Dhelpia AT Mokalu dan Ketua VPI Minut Youla Sumakud menyampaikan terima kasih pada umat dan anggota yang berpartisapi dalam kegiatan donor darah ini.

“Terima kasih untuk umat, anggota, PMI Sulut serta pihak lain yang telah berpartisipasi,” ujar Sumakud di dampingi Mokalu.

“Kegiatan ini patut kita dukung dan diharapkan tetap rutin untuk kemanusiaan. Sebab setetes darah dapat menyelamatkan manusia,” ungkap Marhaenus Rumondor (Staf Pengajar FMIPA Unsrat) yang telah 120 kali mendonorkan darahnya. (gl/lk)

Meimonews.com – Menindaklanjuti penetapan SMA Negeri 8 (Smandel) Manado sebagai Sekolah Penggerak, Mediatrix Ngantung.(Kepala Sekolah tersebut) mengadakan rapat dengan guru dan staf di Ruang Guru, Jumat (7/5/2021).

Sejumlah rencana aksi / kegiatan dibicarakan dalam rapat yang diawali pengantar dari Kepsek dan Ketua Komite Sekolah Johanes Bosco.

Mediateix memastikan memulai program sekolah penggerak dengan mengajak semua yang berperan di Smandel Manado mulai dari para Wakil Kepsek, Pengawas Kelas, Guru, Pegawai dan Staf dengan melibatkan semua orangtua untuk fokus secara maksimal kepada siswa.

Kepercayaan yang diberikan ini, menurut Mediateix, hendaknya diikuti dengan tindak lanjut berapa pelaksanaan kegiatan/program sebagaimana menjadi ukuran sehingga Smandel Manado ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak.

Johanes-Bosco meminta kerjasama yang baik dan sama-sama melangkah dalam satu komando/arahan Kepsek sebagai Nahkoda Kapal Smandel selama 3 tahun ke depan

“Saya selaku Ketua Komite SMA Negeri 8 Manado akan scepatnya berkonsolidasi dengan semua orangtua siswa mulai dari kelas yang mau naik kelas XII dan naik kelas XI dan nantinya yang akan mau masuk ke kelas ,” ujarnya.

Johanes memastikan, pihaknua akan saling bekerjasama dan membagi tugas sesuai posisi dan tugas tanggung jawab sebagai orangtua karena kita akan terus menerus mensosialisasikan betapa pentingnya orangtua harus selalu bisa dan mau mendampingi anak-anaknya terutama di masa pandemi ini.

Smandel adalah salah satu SMA di Manado dan Sulut yang ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak berdasarkan Keputusan Dirjen Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud RI No. 6555/C/HK.00/2021 tanggal 26 April 2021.

Penyerahan Keputusan sebagai Program Sekolah Penggerak dilakukan Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat upacara Hardiknas di SMA Kristen Tomohon, Rabu (5/5/2021). (af)

Meimonews.com – Dua ormas yakni WKRI (Wanita Katolik Republik Indonesia) dan VPI (Vox Point Indonesua) Minahasa Utara berkolaborasi untuk menggelar Donor darah memperingati Hari Kartini (21/4/2021) dan Hari Pendidikan Nasional (2/5/2021).

Kegiatan bakti sosial untuk kemanusiaan yang menggandeng PMI Sulut sebagai pelaksana teknis ini akan dilaksanakan pada Minggu (9/5/2021)di Kompleks Pastoran Paroki St. Antonius De Padua Airmadidi, Minut.

” Kegiatan ini merupakan aksi sosial kemanusiaan untuk membantu yang membutuhkan darah. Sebab, satu tetes darah dapat membantu menyelamatkan nyawa manusia,” ujar Ketua VPI Minut Yolanda Sumakud kepada Meimonews.com di Airmadidi, Sabtu (8/5/2021).

Dan, sambung Staf Pengajar Fakultas Pertanian Unsrat Manado itu, kegiatan ini juga, sebenarnya untuk kesehatan bagi pendonor darah.

Hal senada disampaikan Ketua WKRI Ranting Antoneta Paroki Airmadidi Dhelpia AT Mokalu ketika ditemui terpisah. “Kegiatan ini patut didukung oleh umat dan anggota,” ujarnya, Sabtu (8/5/2021).

Ditambahkan, aksi kemanusiaan ini tetap menerapkan protokol kesehatan. (af)

 


Meimonews.com – Upaya War on Drugs melalui upaya pemberantasan jaringan sindikat narkoba kembali membuahkan hasil signifikan. Dalam kurun waktu 20-27 April 2021, BNN berhasil mengungkap tiga jaringan sindikat narkoba internasional dengan barang bukti yang sangat fantastis yaitu sabu seberat 581,31 kilogram.

Jumlah yang berhasil disita tersebut tidaklah sepadan jika diukur dengan nilai uang, karena ketika sabu tersebut disita dan dimusnahkan maka tidak ada nilainya sama sekali.

“Akan tetapi, penyitaan sabu yang jumlahnya lebih dari setengah ton ini sangat bernilai penting yaitu menyelamatkan lebih dari 2,9 juta jiwa dari penyalahgunaan narkoba,” demikian Siaran Pers Biro Humas dan Protokol BNN-RI, Rabu (5/5/2021).

Keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari kerja sama lintas sektor, yaitu BNN dengan Bea Cukai serta didukung peran masyarakat yang responsif menyampaikan informasi kepada aparat di lapangan.

Adapun kronologi pengungkapan tiga jaringan sindikat narkoba tersebut, antara lain Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap sebuah rumah yang menjadi gudang penyimpanan narkoba di daerah Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, pada 21 April 2021.

Di TKP, petugas menyita 420 boks plastik yang berisi sabu seberat 536,84 kilogram dari tersangka berinisial BU. Dari hasil penyelidikan, sabu ini berasal dari Pakistan yang dibawa ke Aceh melalui jalur laut.

Berdasarkan keterangan tersangka, sabu tersebut diambil oleh kurir ABK dengan menggunakan kapal tuna. Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan HY di daerah Jalan Lintas Meulaboh-Banda Aceh.

Tak berhenti di situ, petugas BNN juga menangkap anggota jaringan sindikat lainnya yaitu MUR, di Aceh Besar serta dua warga binaan lapas yaitu AM dan MT. Pengembangan kasus ini terus dilakukan, dan tim penyidik saat ini sedang mendalami dugaan keterlibatan warga asing berinisial AZ.

BNN berhasil pula menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu yang dilakukan oleh tiga orang pria, masing-masing berinisial MH, US, dan RU pada Selasa, (20/4/2021).

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi tentang peredaran narkoba di wilayah Bireun yang dilanjutkan dengan penyelidikan dan pembuntutan terhadap kendaraan yang digunakan para pelaku. Pelaku pertama yang diamankan adalah MH, di parkiran Masjid di daerah Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Setelah dilakukan pengembangan, petugas mengamankan US di parkiran masjid di daerah Gampong Beusa Meuranoe, Kabupaten Aceh Timur. US diketahui merupakan oknum anggota DPRK Bireun.

Dari hasil penggeledahan di dalam kendaraan US, petugas menemukan sabu seberat 26,66 kg yang disembunyikan di bawah wiper, bemper depan, dan jok belakang. Selanjutnya petugas mengamankan RU di Bireun, yang ikut terlibat dalam upaya penyelundupan sabu Aceh – Medan tersebut.

Selain itu, Tim Gabungan BNN dan Bea Cukai mendapatkan informasi tentang adanya kapal kayu dari Malaysia yang diduga kuat menyelundupkan narkoba.

Selanjutnya, tim gabungan melaksanakan penyelidikan dan operasi bersama. Tepat pada 27 April 2021, tim gabungan melakukan patroli di sekitar Pulau Burung dan memberhentikan sebuah kapal kayu bernama KM Tohor Jaya yang mencurigakan. Selanjutkan kapal tersebut dibawa ke Kanwil DJBC Khusus Kepri untuk dilakukan pemeriksaan.

“Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil mengamankan 2 buah tabung gas yang di dalamnya terdapat 17 bungkus teh China berisi sabu seberat 17,81 kg berikut seorang tersangka berinisial SU,” sebut Biro Humas dan Protokol BNN RI. (lk)

Meimonews.com – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Manado mengadakan sosialisasi Surat Edaran (SE) Walikota Manado No. 44 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Kota dalam rangka Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Pandemi Covid-19.

Kegiatan dilaksanakan di Kantor Dinas Pariwisata Manado, Selasa (27/4/2021) yang dihadiri sekitar 50 orang stake-holder (pemangku kepentingan) pariwisata khususnya owner dan manager pengusaha hiburan malam/pub/cafe/karouke dan live music di Kota Manado.

Peserta sosialisasi

Turut hadir pada kegiatan yang tetap memperhatikan prokes Pandemi Covid-19 tersebut adalah Kasatpol PP, Kasat Binmas dan Kabag Ops Polresta Manado, Pasi Ops dan Pasiter Kodim 1309 Manado, BPBD Manado serta Jubir Covid-19 Pemkot Manado.

“Kegiatan yang difasilitasi oleh Ibu Kadis Pariwisata Manado ini diawali pemaparan maksud dan tujuan rapat serta menyampaikan dari beberapa narasumber terkait dengan SE Walikota tentang PPKM Berbasis Mikro (Lingkungan) dan Kota,” ujar Kepala BPBD Manado Donald Sambuaga.

Setelah penjelasan tersebut, debut Sambuaga kepada Meimonews.com di Manado, Rabu 28/4/2021), dilakukan tanya-jawab.

“Pada kesempatan itu, ada penandaranganan kesepakatan keputusan bersama untuk menaati SE Walikota terutama tentang pembatasan jam operasional dan kapasitas tempat duduk, pembelakuan prokes di tempat usaha,” ujar Sambuaga. (af)

Meimonews.com – Guna mengantisipasi kondisi alam dan cuaca ekstrim sebagaimana perkiraan BMKG bahwa akan terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir, personil Tim Gabungan melakukan pemangkasan pohon-pohon yang dapat membahayakan.

Puluhan personil Tim Gabungan yang berasal dari Dinas Lingkungan Hidup Sulut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut, BPBD Manado serta TNI dan Polri langsung berkolaborasi memangkas pohon serta membersihkan dan mengangkutnya.

Kegiatan pemangkasan tersebut terlihat seperti yang dilakukan tim Gabungan di.jalan Kalasey, Minahasa, baru-baru.

Kegiatan antisipasi dari tim gabungan, jelas Kepala BPBD Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di Manado, Minggu (25/4/2021), dilakukan selama seminggu, yang dimulai Kamis (22/4/2021).

“Langkah kolaborasi tersebut terkait dengan perkiraan dari BMKG yang perlu diantisipasi. Kondisi tersebut akibat fenomena bibit tropis menuju badai Thuzan Surigae di wilayah Nusantara khususnya di. Sulawesi Utara,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan langkah antisipasi terjadi bencana karena banyak pohon yang wilayah Kota Manado yang sudah tua dan rawan tumbang. “Maka perlu diambil langkah cepat dan koordinasi antarinstansi lebih mantap,” jelas Sambuaga. (af)

Meimonews.com – Diprakarsai PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) Kota Jajakan Gorontalo, diadakan penghijauan di Bukit Doa Desa Kaaruyen Kabupaten Boalemo, Minggu (18/4/2021).

Belasan mahasiswa Katolik dan Pengurus, Anggota dan Depertim (Dewan Pertimbangan) PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia), sejumlah umat dan Pastor Paroki St. Theodorus Kaaruyen serta sejumlah undangan lainnya melakukan penanaman pohon penghijauan.

Ratusan bibit pohon ketapang, tanjung, durian dan rambutan ditanam di lokasi yang nantinya akan dijadikan tempat wisata rohani Kabupaten Boalemo pada khususnya dan Provinsi Gorontalo pada umumnya.

Penghijauan yang diselenggarakan PMKRI Kota Jajakan Gorontalo ini merupakan bentuk dukungan dari PMKRI terhadap upaya pelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Boalemo pada khususnya dan Provinsi Gorontalo pada umumnya.

Mengawali gerakan penghijauan tersebut, Pastor Paroki St. Theodorus Kaaruyen Pastor Jimmy Tumbelaka Pr memberkati bibit-bibit pohon tersebut.

Kemudian, dilakukan penyerahan bibit oleh Koordinator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo Stevan Lintang kepada beberapa perwakilan yakni Pastor Paroki, Kadis PU Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiarto, Depertim PMKRI Gorontalo Talulembang Sule, Dosen Universitas Gorontalo Daud Samdalayuk (penyumbang bibit), Perwakilan Umat Paroki, dan Lexie Kalesaran (fasilitator).

Setelah itu, secara bersama-sama, Pengurus dan Anggota PMKRI, undangan serta umat setempat melakukan penanaman.

Semangat kebersamaan dalam kegiatan penyelamatan lingkungan ini sangat terlihat jelas. Baik perwakilan umat maupun pengurus, anggota dan Depertim dan undangan riang gembira melakukan penanaman.

Pastor Paroki P. Jimmy Tumbelaka Pr dan perwakilan umat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian dari PMKRI Kota Jajakan Gorontalo tersebut, apalagi tempat penghijauan akan dijadikan tempat wisata Rohani bukan saja bagi umat setempat tapi juga umat lainnya di Provinsi Gorontalo.

Depertim PMKRI Gorontalo Talulembang Sule saat memberikan sambutan, mengurai sedikit sejarah hadirnya PMKRI di Gorontalo, yang saat ini berstatus Kota Jajakan.

“Mudah-mudahan, dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, PMKRI di Gorontalo akan baik statusnya dari Kota Jajakan menjadi Calon Cabang,” ujarnya.

Kegiatan Rekoleksi dan Penghijauan, sebut Pemrakarsa kehadiran PMKRI di Gorontalo ini, merupakan dua kegiatan yang masuk dalam program Quick Wins PMKRI Kota Jajakan menuju Calon Cabang.

Kadis PU Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiarto menyambut positif gerakan penghijauan yang dilaksanakan PMKRI Kota Jajakan Gorontalo. “Ini bentuk nyata dari adik-adik mahasiswa Katolik dan PMKRI terhadap program penghijauan dan lingkungan hidup di daerah kita,” ujarnya.

Kegiatan ini juga, sambung anggota Depertim PMKRI Kota Jajakan Gorontalo ini, adalah bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Daerah yang telah menetapkan Kaaruyen sebagai Desa Wisata Rohani.

Sebelum kegiatan penghijauan, PMKRI Kota Jajakan Gorontalo telah melaksanakan Rekoleksi di Pantai Bolihutuo dengan pembicara/narasumber Felix Mamudi, Sabtu (17/4/2021).

Sebanyak 18 Pengurus dan Anggota PMKRI Kota Jajakan serta beberapa mahasiswa Katolik ikutserta pada kegiatan rekoleksi, di mana Anggota Depertim Handoyo Sugiarto di dampingi Ferdinand Kaporoh (Anggota FKUB Provinsi Gorontalo) turut memberikan motivasi.

Besoknya (Minggu, 18/4/2021), sebelum gerakan penghijauan, para Pengurus, Anggota dan Depertim PMKRI Kota Jajakan Gorontalo, sejumlah mahasiswa Katolik dan undangan mengikuti misa bersama umat Paroki St. Theodorus Kaaruyen.

Misa yang dilaksanakan di gereja Paroki tersebut dipimpin Pastor Jimmy Tumbelaka Pr. (elka)