Meimo News

Meimonews.com – Polresta Manado menggelar Operasi Bina Waspada Tahun 2022 guna menangkal paham radikal. Kegiatan dilaksanakan Senin (24/10/2022).

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan daya tangkal masyarakat terhadap paham radikalisme yang terjadi di wilayah hukum Polresta Manado.

“Operasi ini dilaksanakan bertujuan untuk mengembalikan pandangan, pemahaman atau ideologi yang bersifat radikal atau kekerasan kepada ideologi yang benar berlandaskan Pancasila dan UUD 1945,” ujarnya.

Kombes Pol. Sirait memberikan penekanan kepada anggota yang terlibat operasi agar dapat memahami maksud dan tujuan dari Operasi Bina Waspada 2022, sehingga operasi tersebut dapat berjalan dengan sukses sesuai ketentuan.

Operasi Bina Waspada dilaksanakan mengedepankan anggota dari fungsi pembinaan masyarakat (binmas) yakni Bhabinkamtibmas dengan melaksanakan penyuluhan dan pembinaan, serta dibantu oleh instansi terkait dan mitra kamtibmas. (Fer)

Meimonews.com  – Dua Kapolsek wanita Polresta Manado memimpin patroli rutin pada jam rawan Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), Sabtu (22/20/2022) malam.

Dua Kapolsek wanita itu adalah AKP Winifred Cynthia Lenti (Kapolsek Tuminting)  dan Iptu I Gusti Ayu Utami (Kapolsek Mapanget).

Dengan didukung beberapa personil dari masing-masing Polsek, kedua polwan ini memimpin patroli dengan maksud untuk mencegah gangguan kamtibmas dan tindak kriminalitas serta upaya pemeliharaan kamtibmas.

Diketahui, situasi malam hari sangat rawan terjadinya gangguan kamtibmas dan tindak kriminalitas. Demi menjaga dan menciptakan kamtibmas yang aman kondusif, dua Srikandi Polresta Manado pimpin personil Polresta Manado meningkatkan patroli sebagai upaya pencegahan.

Kegiatan patroli dengan sasaran ke tempat-tempat rawan tindak kejahatan. Selain itu, menyambangi pemukiman warga, perkantoran, sekolahan, perbankan, provit dan obvit di wilayah hukum Polresta Manado

Petugas patroli juga menyambangi warga yang sedang melaksanakan ronda di pos kamling guna memberikan semangat dan motivasi serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Dalam dialogisnya, petugas menyampaikan bahwa peran aktif warga melaksanakan ronda merupakan mitra kamtibmas Polri dalam menjaga situasi kamtibmas, agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melaksanakan ronda.

“Dengan kegiatan patroli malam hari dan didukung peran aktif warga masyarakat menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda diharapkan dapat terwujud situasi kamtibmas yang aman kondusif khususnya di wilayah hukum Polresta Manado,” ujar Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK. (AF)

Meimonews.com  –  2 (dua) orang laki-laki pengedar obat keras jenis Trihexyphenidyl ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Manado, Sabtu (22/20/2022) sekitar jam 00.15 Wita.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK melalui Kasat Narkoba Kompol May Diana Sitepu, SH, SIK membenarkan penangkapan tersebut.

“Tim Sat Res Narkoba menangkap dua orang laki-laki berinisial ADT alias Ajay (20), warga Singkil Satu Kecamatan Singkil Kota Manado dan FK alias Anto (27), warga Singkil Dua Kecamatan Singkil Kota Manado,” ujarnya.

Penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat terkait adanya peredaran obat keras jenis Trihexyphenidyl di wilayah Singkil Satu Kecamatan Singkil Kota Manado.

Adanya informasi tersebut m, tim langsung bergerak cepat dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kedua pelaku tersebut.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sebanyak 700 (tujuh ratus) butir trihexyphenidyl. “Selanjutnya tersangka dan barang bukti langsung diamankan ke Mako polresta Manado guna penyelidikan lebih lanjut.

Kapolresta Manado menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan informasi terkait keberadaan narkoba yang dapat merusak generasi muda.

Kapolresta mengimbau kepada masyarakat agar terus dapat membantu aparat dalam mencengah peredaran gelap narkoba. “Jangan takut. Silakan lapor ke aparat kepolisian terdekat apabila mengetahui tentang keberadaan narkoba,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Guna menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Manado, Satuan Samapta Polresta Manado melakukan Patroli Silau Mata (siaga lampu biru di keramaian kota), Kamis (20/10/2022) mulai jam 18.38 Wita.

Patroli Rayon ini dilaksanakan personil Samapta dengan menggunakan kendaraan roda 2 di sejumlah tempat yang rawan terjadi tindak kejahatan seperti di jalan-jalan sepi, pertokoan, perkantoran, perumahan, pusat keramaian serta obyek vital.

Saat patroli, personil juga mengimbau kepada masyarakat yang dijumpai untuk tetap berhati-hati dalam suasana apapun dan memberikan imbauan pada masyarakat yang disambangi untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kasat Samapta Polresta Manado Kompol Bartholomeus Dambe mengatakan, para pelaku kejahatan dalam melakukan aksinya mencari celah kelalaian dan kesempatan.

“Maka itu personil mengingatkan kepada masyarakat dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan khususnya saat jam – jam rawan demi situasi Kamtibmas tetap aman kondusif,” ujarnya seperti dikutip Humas Polresta Manado, Jumat (21/10/2022).

Siau mata memang memang difokuskan pada waktu malam untuk mengantisipasi terjadinya Curat, Curanmor dan Curas (3C) pada pemukiman warga yang ditinggal dan obyek vital seperti bank dan mesin ATM serta pertokoan dengan menyalakan lampu rotator biru pada malam hari guna menghilangkan niat para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.

“Dengan Patroli Silau Mata yang dilakukan oleh personil Sat Samapta Polresta Manado pada malam hari dapat membuat masyarakat merasa aman dan tidak akan lagi merasa was-was saat beraktifitas maupun sedang beristirahat sehingga dapat memberikan rasa aman dan juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” jelasnya. (AF)

Meimonews.com – Kasus gangguan ginjal akut yang terjadi pada anak-anak merebak bahkan kasus gagal ginjal tersebut meningkat pada dua bulan terakhir.

Berdasarkan data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), terdapat 35 kasus pada Agustus 2022. Kemudian, melonjak menjadi 71 kasus di bulan September 2022.

“Penyebab pasti kasus gangguan ginjal akut ini belum diketahui. Namun dugaan awal, kasus ini dipicu oleh konsumsi obat sirup yang mengandung Dietilen Glikol (DG) dan Etilen Glikol (EG),” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK, M.Si kepada Meimonews.com, Junat (21/10/2022).

Menurutnya, etilen glikol adalah senyawa organik tak berwarna maupun berbau, dan berkonsistensi kental seperti sirup pada suhu kamar. Senyawa ini memiliki rasa yang manis dan kerap digunakan untuk tambahan serat pada polyester, minyak rem, kosmetik, dan pelumas.

“Sampai dengan tanggal 18 Oktober 2022, Kementerian Kesehatan RI telah mencatat sebanyak 206 anak di 20 provinsi mengalami gagal ginjal akut dan sebanyak 99 anak meninggal dunia yang diduga akibat menggunakan obat sirup,” sebutnya.

Selain itu, BPOM juga telah menarik 5 (lima) merk paracetamol sirup dari peredaran yaitu, Termorex Sirup (demam), Flurin DMP Sirup (batuk dan flu), Unibebi Cough Sirup (batuk dan flu), Unibebi Demam Sirup (demam), Unibebi Demam Drops (demam).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, dalam mengantisipasi kejadian serupa Polri dalam hal ini Polda Bali, pihaknya mengintruksikan kepada seluruh Kasi Humas jajaran wilayah hukum Polda Bali untuk memberikan imbauan dan informasi yang mudah dipahami oleh masyarakat terkait penggunaan obat sirup yang mengandung zat berbahaya untuk anak-anak, Jumat (21/10/2022).

Disebutkan, dalam memberikan informasi dan imbauan tersebut Bhabinkamtibmas pada masing-masing desa juga terlibat, karena anggota Bhabinkamtibmas yang langsung terjun dan berinteraksi dengan masyarakat.

Selain itu, memberi imbauan kepada seluruh apotek, klinik, rumah sakit dan praktik mandiri nakes untuk tidak menjual maupun menggunakan obat yang dimaksud.

Diimbau kepada masyarakat Bali untuk tidak membeli atau mengkonsumsi obat yang tidak direkomendasikan oleh IDAI.  Selain itu, sebagai upaya preventif, Polda Bali juga akan terus mengawasi penjualan obat yang ada di apotik maupun toko obat dan rumah sakit anak di Bali.

“Saya imbau kepada seluruh masyarakat Bali yang memiliki anak-anak agar tidak mengkonsumsi obat yang tidak direkomendasikan oleh IDAI. Selain itu, kami jajaran Polda Bali akan mengawasi dan memantau penjualan obat pada apotik maupun toko obat di Bali,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Kepolisian Daerah (Polda) Bali memberikan layanan konseling trauma healing dan pemberian pengobatan gratis terhadap korban yang terdampak bencana banjir maupun tanah longsor di wilayah Tabanan, Rabu (19/10/2022).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Bali Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK, M.Si kepada Meimonews com menjelaskan, kegiatan ini dilakukan Polri untuk bisa mereduksi trauma-trauma pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor.

“Dalam kegiatan yang berlangsung tersebut, personil Polda Bali memberikan motivasi serta dukungan mental, agar masyarakat yang terdampak bencana alam tidak berlarut dalam trauma yang dihadapi saat ini,” ujar Kombes Pol. Satake.

Mantan Kapolres Bitung ini menambahkan, pemberian pengobatan gratis kepada masyarakat juga dilakukan oleh personil Polda Bali, yang diharapkan penyakit-penyakit yang timbul pasca bencana dapat dicegah dan diatasi.

Menurut Kombes Pol. Satake, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri khususnya Polda Bali terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. “Semoga dengan adanya pelayanan trauma healing dan pengobatan gratis ini masyarakat dapat terbantu dan kesehatannya kembali pulih,” sebut mantan Kepala SPN Karombasan Polda Sulut itu. (Fer)

Meimonews.com – Pelaku pengancaman dan pembuat keributan di Cafe Platinium Kawasan Megamas Manado dengan korban Fabiola Hosana Barambae berhasil diamankan Tim Delta Resmob on the Road (ROTR) Polresta Manado, Rabu (19/10/2022).

Pelaku kasus pembuat keributan dan pengancaman tersebut, menurut Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso, adalah seorang laki-laki berinisial RP (30), warga Kombos Timur Kecamatan Singkil Kota Manado.

 “Kejadian itu terjadi pada Minggu (16/10/2022) sekitar pukul 03.30 Wita di mana pelaku yang sudah dalam keadaan mabuk membuat keributan di Cafe Platinum yang berlokasi di dalam Kawasan Mega Mas Manado,” ujar Kompol Sugeng.

Pelaku saat itu, ungkap mantan Kasat Narkoba Polresta Manado ini, sempat mencabut sebilah pisau badik yang diselipkan di pinggangnya dan mencoba menyerang beberapa orang yang berada di sekita lokasi Cafe Platinum.

Mengetahui laporan tentang kejadian tersebut, Tim Delta ROTR Polresta Manado melakukan upaya peyelidikan hingga mengetahui identitas dan keberadaan pelaku. Hasilnya, tim berhasil mengamankan pelaku saat sedang melintas menggunakan kendaraan roda dua di ruas jalan Suprapto Kecamatan Wenang Kota Manado.

Selanjutnya, pelaku mengakui perbuatannya dan tim menyita barang bukti senjata tajam jenis badik yang digunakannya di tempat kejadian perkara (TKP).

“Pelaku sudah kami amankan bersama dengan barang bukti senjata tajam jenis pisau badik di Mako Polresta Manado untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” sebutnya. (AF)

Meimonews.com – Sekitar 100 prajurit (perwira, bintara dan tamtama) TNI Kodim 1309 Manado mengikuti Samapta Periodik Dua yang dilaksanakan di Kompleks GOR Robert Wolter Monginsidi Sario Manado, Kamis (20/10/2022).

“Kegiatan samapta ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan termasuk mereka yang akan naik pangkatnya,” ujar Pasiops Mayor inf. Frans Dahua kepada Meimonews.com di sela kegiatan.

Kegiatan ini, sambung perwira yang ditugaskan Dandim Manado Kolonel inf. Daniel Edgard Syalom Lalawi. untuk membuka kegiatan, dilaksanakan Seksi Pers Kodim 1309 Manado (pimpinan Kapten CZI Raymond Felly Ranti)

Ada sejumlah hal yang dites saat kesamaptaan ini, di antaranya lari 12 menit, restok (pool-up) push-up, sit-up, salter run dan lungers.

“Namun, sebelum melakukan kegiatan, ada tensi darah dan pemanasan,” jelas Dahua, perwira energik yang memiliki badan tegap, yang di dampingi Serma Altris (Staf Seksi Personalia). (Fer)

Meimonews.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado melakukan pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat di Kantor Perusahaan Daerah (PD) Pasar Manado, Selasa (18/10/2022).

Pengawalan aksi unjuk rasa tersebut dimulai dari titik kumpul masyarakat kemudian dilakukan pengawalan perjalanan rombongan hingga ke PD Pasar yang berada di Kompleks Pasar 45 New.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto P.arlindungan Sirait menjelaskan, pengawalan itu tidak menggunakan senjata api sama sekali. “Jadi, betul-betul humanis kita laksanakan,” ujarnya.

Dalam pengamanan dan pengawalan pun personil Polresta Manado mengimbau kepada masyarakat yang melakukan aksi agar menyampaikan aspirasinya secara tertib tanpa melakukan tindak anarkis yang dapat menganggu ketertiban dan keamanan.

“Ini merupakan dinamika sosial yang terjadi, kebijakan ini juga harus bisa diterima masyarakat agar masyarakat bisa menjalani kondisi sosialnya lebih baik,” jelas Kombes Pol. Sirait. (AF)

Meimonews.com – Polresta Manado, dalam hal ini Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polresta Manado memberikan sosialisasi pemahaman kontra radikalisme, deradikalisme dan intoleransi kepada masyarakat di Transmart Bahu Manado, Selasa (18/10/2022).

Kasat Binmas Polresta Manado AKP Fatrius Muris Padena menjelaskan, kontra radikal merupakan upaya membangun personil untuk mencegah paham radikalisme, separatisme yang saat ini banyak dihembuskan oleh kelompok tertentu melalui berbagai elemen dengan menjadi radikal.

“Upaya mencegah tindakan radikal tersebut perlu upaya dari seluruh elemen selain Forkopimda (Pemda, TNI, Polri) juga peran serta dari tokoh agama, masyarakat, adat dan pemuda,” ujarnya.

AKP Fatrius berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dan menyimak materi yang disampaikan oleh narasumber serta dapat diketahui oleh masyarakat sekitar.

“Pancasila mengandung nilai-nilai yang cocok dengan kehidupan masyarakat Indonesia dan sikap menghargai dan menghargai antar umat beragama dan berbudaya,” sebutnya.

Perwira menengah ini berpesan kepada seluruh anak – anak penerus bangsa ini dan sebagai generasi muda untuk jangan sampai terjerumus dalam sikap radikalisme. (AF)